cover
Contact Name
Spektrum Sipil
Contact Email
spektrum_sipil@unram.ac.id
Phone
+62370-638436
Journal Mail Official
spektrum_sipil@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram Nusa Tenggara Barat Kode Pos: 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Spektrum Sipil
Published by Universitas Mataram
ISSN : 18584896     EISSN : 25812505     DOI : https://doi.org/10.29303/spektrum.v7i1
Core Subject : Engineering,
Spektrum Sipil merupakan Jurnal Teknik Sipil yang bertujuan menjadi wadah komunikasi ilmiah untuk menyebarluaskan informasi, hasil-hasil penelitian, hasil kajian pustaka dan teori, yang mencakup bidang Struktur, Transportasi, Hidro, Geoteknik, Manajemen Konstruksi, dan Lingkungan. Spektrum Sipil diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September), dipublikasikan secara online dan akses terbuka dengan Nomor Seri Standar Internasional elektronik e-ISSN 2581-2505.
Articles 204 Documents
ANALISIS PENANGANAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI SUB SEKTOR PERUMAHAN PASCA GEMPA BUMI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT DI KABUPATEN LOMBOK UTARA: Rehabilitation and Reconstruction Management Analysis of the Post-Earthquake Housing Subsector of West Nusa Tenggara Province in North Lombok Regency Fradana, Yaya; Ngudiyono, Ngudiyono; Fajrin, Jauhar
Spektrum Sipil Vol 10 No 1 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i1.304

Abstract

Pada tahun 2018 terjadi gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Barat, gempa ini diawali pada tanggal 28 Juli 2018 dengan kekuatan Magnitude 6,5 SR yang kemudian diikuti puluhan gempa susulan, setelah itu gempa yang signifikan terjadi lagi pada tanggal 5 Agustus 2018 dengan kekuatan Magnitude 6,9 SR. Salah satu daerah yang mengalami kerusakan berat yaitu Kabupaten Lombok Utara, namun penanganan perbaikan infrstruktur terutama subsektor perumahan pasca bencana mengalami keterlambatan, yang sampai saat ini belum terselesaikan di wilayah ini. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui pelaksanaan di lapangan dan strategi yang optimal sehingga mempercepat pemulihan infrastruktur subsektor perumahan dengan menggunakan metode AHP dan SWOT. Analisa AHP menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan pertimbangan tertentu. Sedangkan, analisis SWOT menggunakan teknik proportionate stratified random sampling yaitu pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional. Dari hasil dan pembahasan diperoleh strategi alternatif menggunakan metode SWOT dengan analisis matriks IFAS dan EFAS, untuk grand strategi masuk dalam kuadran III yaitu strategi W-O (Weakness-Opportunity). Kemudian, alternatif strategi SWOT dengan antar kriteria yang dianalisis menggunakan AHP diperoleh bobot nilai Global Priorty yaitu Alternatif 1 = 36,3%, Alternatif 2 = 31,6%, selanjutnya Alternatif 3 = 32,2%. Pelibatan masyarakat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi baik dalam penentuan kebijakan serta pelaksanaan di lapangan menjadi strategi optimal dalam penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi subsektor perumahan pasca gempa bumi NTB 2018 di Kabupaten Lombok Utara.
EVALUASI PENYIMPANGAN DATA HUJAN SATELIT TRMM JAXA DALAM ANALISIS CURAH HUJAN RANCANGAN DI WILAYAH SUMBAWA: Evaluation of TRMM JAXA Satellite Rainfall Data on Design Rainfall Analysis in Sumbawa saidah, Humairo; Setiawan, Agustono; Setiawan, Ery; Salehudin, Salehudin
Spektrum Sipil Vol 10 No 1 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i1.305

Abstract

Pemanfaatan data hujan satelit sebagai salah satu alternatif penyedia jasa semakin dirasakan manfaatnya, utamanya bagi daerah yang memiliki stasiun penakar hujan terbatas. Salah satu satelit penyedia data hujan yang cakupan wilayahnya termasuk Indonesia adalah TRMM JAXA. Penelitian ini menguji seberapa jauh kedekatan data hujan dari TRMM JAXA dibandingkan data hujan pengukuran. Tahapan dimulai dengan mengumpulkan data hujan dilanjutkan dengan perhitungan hujan rancangan, dan mengukur penyimpangannya dengan nilai RMSE dan BIAS. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa data hujan dari satelit TRMM JAXA di Wilayah Sumbawa cenderung underestimate dan memiliki tingkat akurasi yang cukup dibandingkan data hujan pengamatan dengan penyimpangan rerata sebesar -0.05. Besaran hujan rancangan yang dihasilkan dari analisis frekuensi menggunakan data hujan satelit TRMM JAXA memiliki penyimpangan yang cukup besar yaitu sebesar 21%.
ANALISA EARNED VALUE TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN BENDUNGAN (STUDI KASUS PEMBANGUNAN BENDUNGAN BERINGIN SILA PAKET II): Earned Value Analysis of Cost and Time on Dam Construction Projects (Case Study of The Construction of The Beringin Sila Package II) Mawardin, Adi; Hasmarita, Hasmarita; Fardila, Dinda
Spektrum Sipil Vol 10 No 2 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i2.242

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia saat ini mengalami perkembangan pesat dengan terbuktinya banyak proyek pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta. Earned value merupakan salah satu metode yang digunakan dalam mengelola proyek yang mengintegrasikan biaya dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja proyek ditinjau dari segi biaya dan waktu. Metode yang digunakan yaitu earned value analysis dengan pengumpulan data pada proyek pembangunan Bendungan Beringin Sila Kecamatan Utan. Hasil analisa pada proyek pembangunan Bendungan Beringin Sila yaitu kinerja biaya tidak ada mengalami pembengkakan karena nilai Estimate At Complete (EAC) sama dengan biaya total proyek. Sedangkan nilai Schedule Performance Index (SPI) pada bulan ke 1 sebesar 0.51 yang artinya produktifitas pekerjaan terealisasi dikerjakan terlambat dari rencana awal proyek.
PARAMETER DESAIN STRUKTUR BANGUNAN KOMPOSIT BAJA-BETON DENGAN ISOLASI DASAR (STUDI KASUS HOTEL SUTAN RAJA MATARAM): Structural Design Parameters of Composite Steel-Concrete with Base Isolation Buildings (Case Study: Sutan Raja Hotel Mataram) Kencanawati, Ni Nyoman; Suparjo, Suparjo; Rusdianto, Rusdianto; Widianty, Desi
Spektrum Sipil Vol 10 No 2 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i2.321

Abstract

Pada daerah rawan gempa, struktur bangunan harus dirancang dengan desain yang teliti dan struktur terbangun dengan material yang kuat dan tahan gempa. Saat ini bangunan Hotel Sutan Raja Mataram menggunakan sistem struktur beton bertulang dan untuk meningkatkan ketahanan terhadap beban terutama gempa, maka direncanakan ulang dengan struktur komposit baja-beton dan dengan penambahan isolasi dasar.  Bangunan terdiri atas delapan lantai. Bangunan eksisting menggunakan mutu beton 30 MPa dan bangunan komposit menggunakan baja profil mutu BJ 41 dengan tegangan leleh sebesar 250 MPa dan tegangan ultimit sebesar 410 MPa. Bangunan komposit direncanakan dengan isolasi dasar tipe High Damping Rubber Bearing (HDRB). Hasil menunjukkan bahwa struktur komposit baja-beton dengan isolasi dasar sangat mempengaruhi parameter desain bangunan meliputi pengurangan berat struktur, perpanjangan periode getaran struktur, pengurangan gaya geser dasar struktur dan pengurangan nilai penyimpangan antar lantai maksimum sebesar berturut-turut 35%, 61.8%, 63.7%, dan 49.8% bila dibandingkan dengan struktur eksisting.
ANALISIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN MATARAM 11 LANTAI DI SEMARANG: Development Planning Analysis of Mataram Flats 11 Floors in Semarang Daffa Adi Pangestu, Muhammad; Zhafira, Talitha; Hartono, Naufal Fitriansah; Widorini, Trias
Spektrum Sipil Vol 10 No 2 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i2.324

Abstract

Kota Semarang adalah ibu kota Provinsi Jawa Tengah yang memiliki luas wilayah sebesar 373,70 km2. Luas kawasan permukiman eksisting di Kota Semarang telah mencapai 16.027,49 Ha dari rencana kawasan permukiman sebesar 20.832,94 Ha. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya memaksimalkan fungsi tata guna lahan, khususnya sebagai sarana dan prasarana tempat tinggal di kota Semarang. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer berupa data tanah dan data sekunder berupa data gempa serta gambar struktur bangunan yang kemudian di analisis dengan bantuan software ETABS V.20. Hasil penelitian ini adalah nilai simpangan antar lantai tertinggi ditinjau dari arah x sebesar 27,758 mm dan arah y sebesar 22,825 mm memiliki nilai di bawah simpangan ijin yaitu 70 mm. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa simpangan antar lantai pada struktur gedung ini memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh SNI-1726-2019 sehingga gedung rumah susun ini aman dari beban gempa. Nilai torsi ratio memiliki hasil di bawah 1,2 dan 1,4 sehingga berdasarkan SNI-1726-2019 struktur gedung rumah susun ini tidak memiliki ketidakberaturan torsi.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL (Studi Kasus Simpang Tiga Hang Tuah-Danau Beratan): Performance Analysis of the Three Junction Section (Case Study of Hangtuah Junction – Danau Beratan) Putri, Dewa Ayu Putu Adhiya Garini; Herin, Kornelisen Mario Kesin; Ariawan, Putu
Spektrum Sipil Vol 10 No 2 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i2.326

Abstract

Jalan Simpangan Hang Tuah dan Jalan Danau Beratan merupakan salah satu lokasi titik yang seringkali terjadi kemacetan. Hal ini dikarenakan tingginya intensitas kendaraan yang dari dan menuju jalur ini karena merupakan akses pengumpul dari jalan utama I Gusti Ngurah Rai serta tingginya kepadatan penduduk pada area Sanur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional dari simpang jalan Hangtuah dan Jalan Danau Beratan. Kegiatan penelitian dilakukan dengan metode survei lapangan selama 8 jam. Berdasarkan hasil analisis diperoleh, kondisi eksisting menunjukan kategori tingkat pelayanan C. Hal ini menggambarkan lama tundaan simpang yaitu sebesar 10,5 det/skr. Adapun parameter lain yang menunjukan kinerja simpang ini adalah kapasitas sebesar 3878 skr/jam, arus lalu lintas sebesar 1871,6 skr/jam, derajat kejenuhan sebesar 0,53. Kemudian dengan derajat kejenuhan tersebut menyebabkan peluang antrian sebesar 7,67 % (batas atas) dan 26,99 % (batas bawah).
PEMANFAATAN SUMUR RESAPAN UNTUK MEREDUKASI LIMPASAN PADA LINGKUNGAN PERMUKIMAN PERUMAHAN: Utilization of Absorption Wells to Reduce Runoff in a Residential Settlement Jaya Negara, I Dewa Gede; Wiradarma, Lalu Wirahman; Yasa, I Wayan; Saidah, Humairo; Supriyadi, Anid; Wardana, I G A N K
Spektrum Sipil Vol 10 No 2 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i2.328

Abstract

Perubahan kawasan persawahan menjadi perumahan kerap kali terjadi dan sekitar ±6 hektar sawah dijadikan perumahan dengan tipe  27/77, 36/103 dan 50/105. Adanya pembangunan perumahan tersebut  akan meningkatkan limpasan air hujan dipermukaan, dan untuk mengatasinya dapat memanfaatkan sumur resapan sebagai alternatif. Berdasarkan data uji  resapan tanah lokasi studi diperoleh 6,329 cm/jam dan  kedalaman muka air tanah 2,8 m sampai 3 m musim hujan, maka sumur resapan berpotensi diterapkan pada lokasi  studi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui besar reduksi limpasan hujan dari penggunaan sumur resapan. Debit limpasan rata-rata lokasi studi  sebesar 0,0103 m³/dt, dan  0,0408 m³/dt. Reduksi limpasan rata-rata  pada tipe rumah 36/103 sebesar 30%-43%, pada tipe rumah 50/105 reduksi limpasan besarnya 39,9% dan pada tipe rumah 27/77 reduksi limpasan terjadi sebesar 27%- 47%. Secara umum reduksi limpasan hujan dilokasi studi besarnya kurang dari 50%.
PENANGANAN FAKTOR PENYEBAB WASTE DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN CONSTRUCTION (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN JEMBATAN SEI ALALAK BANJARMASIN): Handling the Factors that Cause Waste by using the Lean Construction Approach (Case Study: Sei Alalak Bridge Construction Banjarmasin) Sari, Oryza Lhara; Situmorang, Raftonado; Septiana, Nadia
Spektrum Sipil Vol 10 No 2 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i2.271

Abstract

Lean Construction atau konstruksi ramping merupakan sebuah metode yang beberapa tahun terakhir digunakan para penyedia jasa konstruksi untuk meminimalkan waste yang terjadi dengan tujuan meningkatkan nilai tambah (value). Dari hasil identifikasi sebelumnya pada proyek Pembangunan Jembatan Sei Alalak Banjarmasin, terdapat 3 faktor penyebab waste yang paling berpengaruh yaitu: cuaca buruk, pengawasan pembuatan beton mulai dari penimbangan berat material hingga batching plan, dan dokumen pengujian. Untuk mengetahui penanganan waste tersebut, maka digunakan beberapa tools yang ada pada lean construction dengan menyebarkan kuisioner kepada para ahli (expert). Dengan menggunakan tools yang ada pada lean construction maka strategi penanganan yang didapatkan yaitu 1. cuaca tidak mendukung: last planner system, increased visualization, first run studies, daily huddle meeting; 2. pengawasan pembuatan beton mulai dari penimbangan berat material sampai dengan batching plant: last planner system, daily huddle meeting, fail-safe quality and safety; 3. dokumen pengujian: last planner system, increased visualization, daily huddle meeting, 5S process.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PEKERJAAN ULANG ATAU REWORK PADA PROYEK KONSTRUKSI (Studi Kasus : Proyek Apartemen Sky House BSD+ Phase 2): Analysis of Factors Causing Rework on Construction Projects (Case Study: Sky House BSD+ Phase 2 Apartment Project) Afrianti,, Mey Sillvia; Suwandari, Yunita Dian; Noor Aulady, Mohamad Ferdaus
Spektrum Sipil Vol 10 No 2 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i2.327

Abstract

Dalam proses pelaksanaan sebuah proyek seringkali mengalami kendala yang membuat terhambatnya penyelesaian proyek konstruksi. Salah satu yang dapat menghambat suatu proyek konstruksi adalah disebabkan oleh adanya pekerjaan ulang atau rework. Rework dapat terjadi pada setiap proyek konstruksi, hal ini juga terjadi pada proyek Apartemen Sky House BSD+ Phase 2. Proyek ini mengalami penambahan waktu karena terjadinya pekerjaan yang kualitasnya tidak memenuhi standar kriteria yang telah ditentukan sehingga diperlukan pekerjaan rework untuk memperbaiki mutu dan kualitas dari pekerjaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pekerjaan rework, mengetahui faktor dominan pekerjaan rework serta mengetahui solusi pencegahan terhadap faktor yang menyebabkan terjadinya pekerjaan rework pada proyek Apartemen Sky House BSD+ Phase 2. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan instrumen penelitian kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan program computer SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 6 faktor utama penyebab terjadinya pekerjaan ulang atau rework, yaitu faktor desain dan dokumentasi, faktor manajerial, faktor sumber daya, faktor manajerial dan peralatan dan faktor site conditions. Faktor yang paling dominan penyebab pekerjaan ulang atau rework pada proyek Apartemen Sky House BSD+ Phase 2 adalah faktor desain dan dokumentasi dengan sub variabel perubahan desain (X1.1), tidak ada shop drawing yang matang dari segi detail (X1.6), faktor manajerial dengan sub variabel kurangnya kontrol di lapangan (X2.1), dan faktor sumber daya dengan sub variabel prosedur kerja yang salah (X3.3). Solusi pencegahan pekerjaan rework adalah untuk desain gambar harus diperhatikan perencanaannya, shop drawing harus dibuat dengan tingkat detail yang jelas, melakukan pengawasan extra pada tenaga kerja agar kesalahan kerja dapat diminimalisir dan sering melakukan rapat koordinasi lapangan untuk mengetahui apakah pekerjaan di lapangan sudah berjalan sesuai dengan prosedur pekerjaan.
DURABILITAS KOMPOSIT EPOKSI-SISAL YANG DIEKSPOSE PADA LINGKUNGAN AGRESIF: Durability of Exposed Epoxy-Sisal Composites in an Aggressive Environment Fajrin, Jauhar; Sugiartha, I Wayan; Khatimah, Khusnul; Johar, Arnie Jasmine
Spektrum Sipil Vol 10 No 2 (2023): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v10i2.330

Abstract

Analisis perilaku fisik maupun mekanik komposit polimer yang sering ditampilkan oleh para peneliti lebih banyak didasarkan pada kondisi lingkungan normal. Sementara penggunaan material komposit seringkali berada pada situasi yang tidak normal atau agresif seperti kelembaban dan temperatur yang selalu berubah. Artikel ini membahas mengenai bagaimana pengaruh lingkungan agresif terhadap sifat fisik dan mekanik komposit polimer epoksi yang diperkuat dengan serat sisal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang datanya dianalisis lebih lanjut secara deskripstif. Pengujian sifat fisik dilakukan dengan cara mengukur perubahan berat selama masa ekspose pada lingkungan agresif. Sementara sifat mekanik komposit ditinjau dari dua parameter; perilaku tarik dan lentur. Pengujian kuat tarik dilakukan berdasarkan standar ASTM D-3039 dan uji lentur berdasarkan standar ASTM D790, dengan pembebanan menyesuaikan dengan ketentuan pada standar. Hasil penelitian menunjukan bahwa             Lingkungan agresif akan memperlemah sifat fisik komposit. Hasil pengukuran perubahan berat komposit mengindikasikan bahwa semua komposit yang diekspose pada 3 jenis lingkungan agresif mengalami pengurangan berat setelah diekspose selama 8 minggu. Selanjutnya sifat mekanik komposit akan mengalami degradasi apabila diekspose pada lingkungan yang agresif. Kuat tarik dan modulus tarik lebih tinggi dimiliki oleh komposit yang tidak diekspose; dengan kuat tarik sebesar 46,165 MPa dan modulus elastisitas tarik sebesar 1742,606 MPa. Kuat tarik terendah ditemukan pada komposit yang diekspose pada ruang terbuka, sebesar 14,628 MPa, dan modulus elastisitas terendah ditemukan pada komposit yang diekspose dengan cara ditanam, yakni sebesar 1502, 277 MPa. Temuan yang senada diperlihatkan pada perilaku lentur komposit. Tegangan dan modulus elastistas lentur tertinggi dimiliki oleh komposit kontrol yang tidak diekspose pada lingkungan agresif, sebesar 83,728 MPa dan 3397,5 MPa. Kuat lentur terendah dimiliki oleh komposit yang diekspose dengan cara ditanam (30,607 MPa), sementara modulus elastisitas terendam dimiliki oleh komposit yang diekspose pada ruangan terbuka, yakni sebesar 3397,5 MPa.