cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2022)" : 13 Documents clear
FEMENISME WACANA SARA MILLS PADA NOVEL DEWI LESTARI AROMA KARSA Yerry Mijianti; Desi Karolina Saragih; Sumarlam Sumarlam
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5785

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan ketidak adilan gender femenisme dalam Novel Dewi Letari Aroma Karsa dimana Laki-laki dianggap sebagai pihak yang mampu berpikir logis, abstrak, dan analitis. Sedangkan perempuan adalah makhluk yang emosional, penyayang dan pemelihara. Konsep semacam ini berdampak pada kehidupan pribadi dan publik perempuan. Metode yang digunakan untuk menganalisa wacana kritis (Critical Discourse Analysis) pendekatan model Sara Mills menjelaskan posisi subjek-objek, serta bagaimana pembaca ditempatkan dalam teks dengan pengamatan Novel Aroma Karsa dengan pengumpulan data isi teks dialog dalam novel. Hasil penelitian Subjek penceritaan dalam novel Aroma Karsa adalah pengarang (perempuan). Objek penceritaan dalam novel Aroma Karsa adalah Raras Prayagung, Jati Wesi, dan Tanaya Suma. (2) Novel Aroma Karsa menempatkan khalayak sebagai perempuan karena pengarang adalah seorang perempuan. Teks ini ditujukan pada pembaca perempuan. Pembaca menempatkan dirinya pada posisi perempuan.
ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 3 TAHUN 1 BULAN (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Silvi Sri Rahayu; Hendra Setiawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5790

Abstract

Penelitian ini akan menganalisis pemerolehan bahasa pada anak usia 3 tahun 1 bulan yang meliputi tataran fonologi dan sintaksis. Pemerolehan bahasa pada manusia diawali dari anak-anak ketika belajar berbicara. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak pada tataran sitaksis melalui kajian Mean Length Of Utterence (MLU) 2) memaparkan pemerolehan bahasa anak usia 3 tahun 1 bulan dari aspek fonologi yang meliputi pemerolehan vokal, pemerolehan konsonan, dan faktor yang mempengaruhi fonologi tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah seorang anak yang berinisial AFA. Data artikel dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian bahwa pada usia 3 tahun 1 bulan ini tampaknya ada huruf konsonan yang dikuasi dan ada juga huruf konsosan yang belum dikuasai AFA. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa fonologi anak usia 3 tahun 1 bulan yaitu faktor alat ucapnya dan faktor lingkungan atau keluarganya Tidak dibiasakannya anak dalam melafalkan ujarannya dan orang tua mengikuti melafalkan huruf vokal/ konsonan yang salah ketika berbicara dengan anak. Masyarakat yang tidak membenarkan ujaran anak tersebut membuat AFA terbiasa mengujarkan kata dengan huruf vokal atau konsonan yang salah, sehingga merasa bahwa yang diujarkannya adalah benar. Kata Kunci: Psikolinguistik, Pemerolehan Bahasa Anak
PENGGUNAAN MEDIA FILM PENDEK DALAM KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA KELAS XI MA AL-ITTIHAD PEDALEMAN SERANG Azizatul Atiah; Mahmudah Fitriyah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5781

Abstract

Penelitian ini tentang keterampilan menulis naskah drama dengan menggunakan media film pendek. Penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas XI MA Al-Ittihad Pedaleman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan film pendek dalam menulis naskah drama dan mengetahui hasil kemampuan menulis naskah drama dengan menggunakan media film pendek pada peserta didik kelas XI MA Al-Ittihad Pedaleman Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari beberapa hal di antaranya: observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Aspek yang dinilai dalam hasil menulis naskah drama yaitu kesesuaian judul dengan isi, kekuatan tokoh, kekuatan alur, kekuatan prolog, dan kekuatan epilog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 13 peserta didik memperoleh nilai dengan kualifikasi baik mencapai persentase 65% atau rata-rata nilainya 78. Kemudian, 7 peserta didik memperoleh nilai dengan kualifikasi cukup mencapai persentse 35% atau rata-rata nilainya 69. Maka, peneliti menyimpulkan bahwa keterampilan menulis naskah drama dengan menggunakan media film pendek mampu memperbaiki nilai peserta didik dengan rata-rata nilainya 75. Kata Kunci: Naskah Drama, Media Film Pendek.
PEMBELAJARAN MENGENAL, MENULIS, DAN MENERBITKAN PUISI BERMUATAN NILAI UTAMA KARAKTER REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME Nurul Setyorini; Kadaryati Kadaryati; Bagiya Bagiya
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5786

Abstract

Ada tiga karakter utama era revolusi industri 4.0 antara lain: inovasi, otomasi dan transfer informasi. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan Terdapat tiga hasil penelitian yang akan dibahas pada bagian ini, yaitu1 (1) penerapan nilai karakter utama era revolusi industri 4.0 dengan pendekatan konstruktivisme melalui pembelajaran mengenal puisi bagi mahasiswa di perguruan tinggi, (2) penerapan nilai karakter utama era revolusi industri 4.0 dengan pendekatan konstruktivisme melalui pembelajaran mencipta puisi bagi mahasiswa di perguruan tinggi, (3) penerapan nilai karakter utama era revolusi industri 4.0 dengan pendekatan konstruktivisme melalui pembelajaran menerbitkan puisi bagi mahasiswa di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan proses pembelajaran nilai pendidikan karakter melalui pembelajaran puisi bagi mahasiswa perlu memperhatikan empat tahapan meliputi, (1) memilih materi, (2) memilih sumber belajar, (3) memilih objek puisi, (4) memilih model pembelajaran, dan (5) penerapan nilai karakter utama era revolusi industri 4.0 dengan pembelajaran. Kedua, dengan memperhatikan enam tahapan pembelajaran puisi maka dosen dan mahasiswa sudah mengintegrasikan nilai-nilai karakter 4.0 dalam pembelajaran puisi, baik inovasi, otomasi dan transfer informasi. Kata kunci: nilai karakter, revolusi 4.0, puisi.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA PROKEM PADA REMAJA DI DESA KUTANEGARA KABUPATEN KARAWANG Aisah, Aisah; Rosalina, Sinta
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5791

Abstract

Bahasa prokem mencerminkan budaya yang berkembang di masyarakat. Bahasa prokem ini tidak hanya muncul baru-baru ini, tetapi sudah ada sejak lama. Bahasa prokem sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat khususnya para remaja. Penggunaan bahasa prokem pada remaja di Desa Kutanegara Kabupaten Karawang sudah sangat biasa. Semakin majunya zaman semakin banyak bahasa prokem yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa prokem pada remaja di Desa Kutanegara Kabupaten Karawang. Penelititan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini yaitu remaja yang menggunakan bahasa prokem. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan langkah-langkah reduksi data, menyajikan data, dan meinyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penggunaan bahasa prokem yang biasa dipakai oleh remaja di Desa Kutanegara Kabupaten Karawang, 2) Faktor-faktor penggunaan bahasa prokem, 3) Dampak positif dan negatif penggunaan bahasa prokem.
WACANA BERITA KURIKULUM OPERASIONAL SEKOLAH DI SEKOLAH PENGGERAK PADA KORAN DIGITAL RADARSOLO.JAWAPOS.COM (ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK) Desy Rufaidah; Ermawati Ermawati; Sumarlam Sumarlam
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5782

Abstract

Saat ini berita tidak hanya disajikan dalam bentuk cetak, tetapi disajikan pula dalam bentuk digital,daring. Melalui berita, komunikator dapat menyampaikan informasi, menyosialisasikan, mengampanyekan, memengaruhi, mengintimidasi, dan menanamkan ideologi kepada partisipan (pembaca). Makna dari wacana dan proses produksi berita dapat diketahui dengan analisis model Teun A. Van. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur teks dan konteks sosial model Teun A. Van Dijk pada wacana teks berita daring radarsolo.jawapos.com dengan judul “Sekolah Penggeran di Solo Kebut Rancang Kurikulum Baru”. Berita tersebut diterbitkan 13 Juli 2021. Data penelitian ini berupa penggalan berita daring berjudul “Sekolah Penggeran di Solo Kebut Rancang Kurikulum Baru”. Sumber data diperoleh dari surat kabar daring radarsolo.jawapos.com. Metode simak, teknik simak bebas libat cakap, catat, dan studi Pustaka digunakan untuk mengumpulkan data. Instrumen penelitian yaitu pemahaman peneliti mengenai AWK model Teun A. Van Dijk dan sekolah penggerak dengan kartu data. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Metode analisis data menggunakan metode analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. Hasil penelitian ditemukan bahwa struktur teks berita tersebut memuat tiga dimensi teks yaitu struktur makro, superstruktur, struktur mikro. Struktur makro yaitu sekolah penggerak harus menggunakan Kurikulum Operasional Sekolah. Superstruktur meliputi meliputi bagian summary dan story, sedangkan struktur mikro meliputi latar, detil, koherensi, bentuk kalimat, leksikon, dan grafis. Dalam konteks sosial diketahui tidak terdapat praktik kekuasaan dan akses luas. Kata kunci: Kurikulum Operasional, Analisis Wacana
ANALISIS UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK PADA FILM FESTIVAL ANTI KORUPSI TAHUN 2015 YANG BERJUDUL “TINUK” Fitria Apriyana; Salamah Salamah; Idawati Idawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5787

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui serta mendeskripsikan unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam film festival anti korupsi tahun 2015 yang berjudul Tinuk. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tentang makna film lebih mendalam. Metode penelitian pada film Tinuk menggunakan metode penelitian kualitatif, sebab dalam tindakannya peneliti mendeskripsikan unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik pada sebuah film, yakni : tema, alur, sudut pandang, tokoh, amanat, latar, nilai moral, keadaan politik saat film dibuat dan latar belakang pembuatan film. Analisis data yang dilakukan pada film dengan cara menonton serta memahami film kemudian menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsiknya setelah itu mendeskripsikan hasil temuan yang diakhiri dengan menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian yang dilakukan pada film festival anti korupsi tahun 2015 yang berjudul Tinuk dapat disimpulkan bahwa film Tinuk yang berdurasi 15 menit ini terkandung makna yang tersirat untuk keadaan kehidupan masyarakat saat ini. Film ber-genre drama ini adalah bentuk sindiran terhadap tindakan korupsi di Indonesia. Film Tinuk merupakan film yang mengandung nilai moral kejujuran sehingga film ini dijadikan sebagai bahan kampanye oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kata kunci: unsur intrinsik, unsur ekstrinsik, film.
BENTUK KOSAKATA EMOSI KEGEMBIRAAN ANAK USIA DINI (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Ilmi Solihat; Ade Anggraini Kartika Devi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5793

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh psikolinguistik yang menitikberatkan bahasa sebagai objek formalnya, membahas pemerolehan kosakata anak usia dini khususnya dalam menyampaikan emosi kegembiraannya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan mendeskripsikan bentukbentuk kosakata emosi kegembiraan anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif bersifat deskriptif. Objek penelitian ini berfokus dalam tuturan 1 atau 2 kata yang dituturkan oleh anak usia dini. Peneliti mengidentifikasi kosakata, dan maksud tuturan anak usia dini. Objek penelitian ini yaitu anak usia dini di PAUD Nusantara Kec. Solear. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Santosa, dkk yang mengemukakan ada 2 jenis bentuk kosakata dan dianalisis menggunakan makna leksikal dan makna kontekstual. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan teknik pustaka, teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Analisis penelitian yang digunakan yakni teknik perluas pada data yang diperoleh dari hasil catatan lapangan, dokumentasi, dan membuat kesimpulan. Hasil dari penelitian ini termasuk 52 data dari tuturan anak usia dini, 49 kosakata dasar, dan 3 kosakata berimbuhan.
LITERASI KELUARGA: STRATEGI MENUMBUHKAN KEBIASAAN TANGGUNGJAWAB MEMBACA KEPADA ANAK Mulasih Mulasih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5783

Abstract

Membaca adalah kegiatan penalaran suatu informasi yang disajikan dalam bentuk angka atau huruf merupakan salah satu bentuk implementasi dari kemampuan literasi. Kemampuan literasi sendiri dianggap menjadi salah satu komponen yang diakui menjadi tujuan pendidikan dan pengembangan setiap negara, walaupun pada kenyataannya Indonesia masih sangat tertinggal jauh. Salah satu bentuk penanganan isu ini adalah dengan menanamkan kebiasaan tanggungjawab membaca sejak dini kepada anak dengan menciptakan keluarga yang literat. Anak yang memiliki ciri khas sikap imitatif atau suka meniru, akan mudah dibentuk dengan penciptaan keluarga yang siap mencontohkan sikap literat atau banyak melakukan kegiatan terkait literasi, seperti memperbanyak interaksi dengan buku, mempunyai koleksi buku, sering membaca buku, sering memegang buku dan membolak-balik buku dan sering membacakan buku buat anak-anaknya. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menyajikan peran orang tua dalam menciptakan literasi keluarga, dari mulai mendeteksi kebutuhan dan gaya belajar anak, membudayakan minat baca di tengah keluarga, hingga melakukan penguatan terhadap budaya yang diciptakan. Kata kunci: membaca, keluarga, literasi, tanggungjawab
EVALUASI PEMBELAJARAN DARING KRITIK SASTRA MELALUI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM Intan Sari Ramdhani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi pembelajaran daring pada mata kuliah kritik sastra melalui Learning Management System di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah mengumpulkan data, melakukan perekaman data, menganalisis data dan mendeskripsikan hasil penelitian. Objek penelitian ini adalah evaluasi pembelajaran daring melalui Learning Management System. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pembelajaran Kritik Sastra yang dilakukan secara daring ini bermuara pada Learning Management System, 2) Learning Manjement System dapat menjadikan alternatif pembelajaran terbaik dalam situasi pandemi COVID-19, 3) Penggunaan LMS mudah dilaksanakan dalam pembelajaran Kritik Sastra, 4) Mahasiswa dapat mengahasilkan karya sendiri berupa buku antalogi kritik sastra, 5) Tujuan pembelajaran mata kuliah Kritik Sastra tercapai dengan penggunaan Learning Management System, 7) Merangsang sikap kritis dan kreatif mahasiswa untuk dapat mengkritik suatu karya sastra dalam pembelajaran Kritik Sastra, 8) Nilai pembelajaran Kritik Sastra menggunakan Learning Management ement System (LMS) menunjukkan nilai yang baik dan memuaskan, dan 9) Evaluasi pembelajaran yang dilihat melalui taksonomi bloom dapat tercapai dan respon mahasiswa terhadap pembelajaran daring mata kuliah Kritik Sastra menggunakan media pembelajaran Learning Management System (LMS) dikatakan baik. Kata kunci: evaluasi pembelajaran, kritik sastra, LMS

Page 1 of 2 | Total Record : 13