Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles
28 Documents
Search results for
, issue
"Vol 12, No 3 (2023)"
:
28 Documents
clear
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GUESSING GAME MAP UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS X SMA ISLAM AL-ULUM TERPADU MEDAN
Yulia Afni;
Edy Suprayetno
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.9922
Penelitian ini tentang keefektifan permainan tebak-tebakan melalui peta untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas X. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen dengan memakai nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X, sampel penelitiannya yaitu X A sebagai kelompok eksperimen dan X B sebagai kelompok kontrol, terdapat 27 siswa kelompok eksperimen dan 26 siswa kelompok kontrol. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Ada dua variabel dalam penelitian ini yaitu Permainan Menebak sebagai variabel bebas dan keterampilan berbicara siswa sebagai variabel terikat. Instrumen penelitian ini adalah tes lisan. Hasil data tes menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Nilai rata-rata pre-test pada kelompok eksperimen adalah 64,15, dan nilai rata-rata pre-test pada kelompok kontrol adalah 67,38. Sementara itu, nilai rata-rata postes kelompok eksperimen adalah 79,85 dan nilai rata-rata postes kelompok kontrol adalah 72,15. Hal ini berarti permainan tebak-tebakan melalui peta berhasil mengembangkan keterampilan berbicara siswa. Dari perhitungan independent sample t-test pada post test, diperoleh hasil bahwa nilai thitung > t tabel (3,750 > 2,000). Karena nilai t-test > t-tabel menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) valid serta hipotesis nol (H0) tidak valid. Sesuai temuan serta pembahasan penelitian, penulis mendapatkan kesimpulan bahwa permainan tebaktebakan melalui peta efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di Kelas X SMA Islam Al-Ulum Terpadu Medan.Kata Kunci: Guessing Game Map, Keterampilan Berbicara
ABSURDITAS DALAM NASKAH DRAMA “PILIHAN KEPALA DESA” KARYA EKA SHADI RAMDHANI
Wuri Dian Trisnasari;
Bagus Hady Hartanto;
Violina Azzahra
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10110
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui absurditas dalam naskah drama “Pilihan Kepala Desa” karya Eka Shadi Rhamdani. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis deskriptif. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah naskah drama yang berjudul “Pilihan Kepala Desa” karya Eka Shadi Ramdhani. Proses analisis yang digunakan dalam penelitian ini melalui 5 tahap, meliputi 1) klasifikasi data, 2) reduksi data, 3) analisis data, 4) interpretasi, 5) hasil penelitian. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa dalam naskah drama “Pilihan Kepala Desa” karya Eka Shadi Rhamdani, absurditas atau keanehan dalam cerita meliputi: ketidakjelasan pemilihan tempat, kesemrawutan penggunaan latar waktu, ketidakjelasan alur cerita, hingga jalan cerita yang menggantung ketika berada di puncak permasalahan cerita. Kata Kunci: absurditas, naskah drama
SEMIOTIKA NOVEL DAMAR KAMBANG KARYA MUNA MASYARI
Nurul Rohmah Suhaemah Muhsin;
Ummu Qura
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10017
Novel Damar Kambang karya Muna Masyari merupakan novel yang menceritakan kisah perjalanan hidup Cebbhing yang banyak mengalami masalah dalam hidupnya, novel ini menggunakan bahasa sebagai tanda atau simbol untuk menyampaikan pandangan pengarang sehingga penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tanda yang terdapat dalam novel menggunakan pendekatan semiotika sastra teori Charles Sanders Peirce. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan dalam novel. Sumber data berupa novel Damar Kambang karya Muna Masyari yang terbit pada tahun 2020 dengan jumlah 200 halaman. Teknik simak dan catat digunakan dalam teknik pengumpulan data pada novel. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan delapan ikon meliputi ikon gambar, nama binatang, dan alam semesta, kemudian ditemukan sepuluh indeks meliputi makna kehidupan dengan sosial, makna alam dengan kehidupan, dan makna gerak tubuh, serta ditemukan sepuluh simbol meliputi seimbol masyarakat Madura, simbol rambu lalu linta, dan simbol lingkungan tempat tinggal.Kata kunci: semiotika, novel, damar kambang, Charles sanders peirce
RELIGIUSITAS TOKOH AYAH DALAM NOVEL KERLING SIJANDA KARYA TAUFIQURAHMAN AL-AZIZY DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA
Dila Nimas Nurdadi;
Titik Sudiatmi;
Suparmin Suparmin
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10080
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek religiusitas tokoh Ayah dalam Novel Kerlling Sijanda Karya Taufiqurahman Al-Azizi dan mendeskripsikan relevansinya sebagai bahan ajar di SMA. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa kata, kalimat, serta ungkapan yang mengandung religiusitas dari tokoh utama dalam novel yang memuat aspek religius. Sumber data dari penelitian ini yaitu pada Novel Kerlling Sijanda Karya Taufiqurahman Al-Azizi dan sumber data lainnya diambil dari Kurikulum atau Silabus Bahasa Indonesia kelas XII SMA, Sumber data yang lain diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini yaitu menggunakan teknik pustaka, teknik membaca, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis konten. Hasil penelitian dalam Novel Kerling Sijanda karya Taufiqurahman Al-Azizi terdapat tiga 3 Aspek religiusitas yaitu Aqidah, Akhlaq, Ibadah. Aspek religiusitas yang terdapat pada tokoh Ayah dalam novel ini dapat digunakan referensi oleh guru sebagai bahan ajar pada materi bahasa Indonesia kelas XII SMA. Kata kunci: Religiusitas, Novel, Bahan Ajar
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP AL-MASYHAD
Imelia, Leni;
Humaira, Hera Wahdah;
Supendi, Deden Ahmad
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10845
Pembelajaran yang bermakna melibatkan pengalaman siswa perlu ditingkatkan, terutama dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang tidak hanya belajar pengetahuan saja, melainkan dapat menginterpretasi dan menginternalisasi teks melalui keterampilan menulis siswa. Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks yang dikaitkan dengan pengalaman nyata melalui penggunaan model experiential learning dapat dijadikan sebagai sumber belajar untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan menulis. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan model experiential learning terhadap kemampuan menulis siswa kelas VIII SMP Al-Masyhad. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, selanjutnya peneliti menggunakan jenis eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Penggunaan model experiential learning untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dapat diketahui dari pelaksanaan pretest dan posttest. Hasil penelitian yaitu nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil pretest sebesar 51,97, sedangkan hasil posttest memperoleh nilai rata-rata sebesar 71,45. Selanjutnya dilakukan uji N-gain untuk mengetahui selisih dari nilai pretest posttest yaitu memperoleh N-gain 0,4245 berkategori sedang. Sedangkan untuk pengujian hipotesis membandingkan antara dengan yaitu diperoleh hasil lebih besar dari yaitu (15,997 > 2,042), sementara berdasarkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan sehingga model experiential learning berpengaruh terhadap kemampuan menulis siswa kelas VIII SMP Al-Masyhad. Kata kunci: experiential learning, kemampuan menulis persuasi
EKOKRITIK DALAM CERITA RAKYAT PAPUA BATU KERAMAT SEBAGAI SARANA PENGAJARAN PEMAHAMAN LINGKUNGAN
Hasrul Rahman;
Wachid Eko Purwanto;
Dewanggi Apriani Karuniawati;
Faranisa Fauziana;
Siti Nuronniah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10292
Ekokritik merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari kajian sastra. Ekokritik menjadi bagian dari kajian ilmu sastra yang memiliki cara pandang berbeda dalam melihat lingkungan. Tujuan dari penelitian ini ialah menanamkan pemahaman lingkungan peserta didik melalui cerita rakyat Papua. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni ekokritik sastra. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan cerita rakyat Papua. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Hasil akhir penelitian ini didapatkan melalui empat tahap teknik analisis data, yaitu pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penyimpulan data. Temuan dari penelitian ini, yaitu berupa pemahaman tentang pemebalajaran lingkungan, dan dapat disematkannya materi SMA ke materi perkuliahan.Kata Kunci: Ekokritik, Cerita Rakyat, Lingkungan
BUDAYA GOTONG ROYONG DALAM NOVEL TIBA-TIBA MALAM KARYA PUTU WIJAYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA KELAS IX SMP/MTS
Fanisa Qorina Zahro;
Novi Diah Haryanti
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10027
Masyarakat menganggap budaya sebagai sebuah bentuk ikatan kekerabatan satu sama lain dan membuat mereka bangga hidup dalam sistem kebudayaan tersebut. Salah satu bentuk budaya tersebut adalah gotong royong. Kegiatan gotong royong dilakukan untuk menyelesaikan sebuah kepentingan yang sifatnya berupa kepentingan pribadi atau kepentingan kelompok. Namun, kehadiran budaya gotong royong ternyata tidak selalu memberikan dampak baik. Budaya gotong royong yang mengakar dan mengikat masyarakat justru menjadi sebuah nilai yang harus diberikan interpretasi baru dalam pelaksanaanya yang terlihat dalam novel Tiba-Tiba Malam karya Putu Wijaya. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam dunia sastra Indonesia dan sebagai media ajar oleh tenaga pendidik dalam proses pembelajaran sastra kelas IX SMP/MTS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Data dalam penelitian ini yaitu kutipan yang mengandung unsur budaya gotong royong dalam novel Tiba-Tiba Malam karya Putu Wijaya. Sumber data penelitian ini adalah novel Tiba-Tiba Malam karya Putu Wijaya. Novel Tiba-Tiba Malam karya Putu Wijaya yang diterbitkan oleh Kompas pada Januari 2005 edisi cetakan 1 dengan isi novel sebanyak iv + 236 halaman. Pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa gotong royong tidak hanya sekadar aktivitas yang dilakukan secara bersama-sama. Gotong royong mampu memberikan kontribusi bagi sebuah perubahan. Namun, ternyata pelaksanaan gotong royong yang terlalu mengikat justru menjadi sebuah penghalang bagi anggota masyarakat. Tenaga pendidik memanfaatkan novel Tiba-Tiba Malam karya Putu Wijaya yang mengangkat unsur kebudayaan Indonesia sebagai bahan ajar sastra kelas IX SMP/MTS dalam proses pembentukan karakter. Kata kunci: Gotong Royong, Novel, Bahan Ajar SMP/MTS
RELASI KUASA PADA TOPONIMI NAMA KOTA BEKASI, PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL RUTH WODAK
Ahmad Khoiril Anam;
Yumna Rasyid;
Miftahulkhairah Anwar
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10085
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam dan kritis menggunakan model Ruth Wodak tentang Relasi Kuasa pada Toponimi Kota Bekasi dalam Buku Sejarah Bekasi (Sejak Peradaban Buni Ampe Wayah Gini), karya Endra Kusnawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini mencakup naskah Buku Sejarah Bekasi (Sejak Peradaban Buni Ampe Wayah Gini), karya Endra Kusnawan Bab Toponimi Bekasi. Berdasarkan analisis data, penulis dapat menyimpulkan: Naskah buku Sejarah Bekasi (Sejak Peradaban Buni Ampe Wayah Gini) karya Endra Kusnawan memenuhi unsur spesifikasi topik yang baik; strategi diskursif, strategi rekrutmen, strategi kredibilitas, strategi pendelegasian, strategi dramatisasi, strategi kontroversial; dan relasi kuasa makna-makna kebahasaan. Pada dasarnya, penamaan pada nama Kota Bekasi dari masa ke masa banyak dipengaruhi oleh kaidah-kaidah kebahasaan yang dianut tiap penguasa pada tiap zamannya. Kata kunci: analisis wacana kritis, relasi kuasa, toponimi,
TUTURAN WEWALER SISWA SDIT TUBAN DALAM PERSPEKTIF KOGNITIF NEISSER
Namira Choirani Fajri;
Aninditya Ardhana Riswari
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10293
Jawa memiliki kearifan lokal dalam bidang literasi salah satunya adalah wewaler. Wewaler merupakan kumpulan aturan yang dituturkan kepada anak sebagai upaya anak berperilaku benar menurut norma masyarakat Jawa. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, wewaler sebagai aturan yang mengajarkan perilaku sesuai norma baik masyarakat Jawa untuk anak sudah terabaikan. Artikel ini disusun dengan tujuan untuk meninjau pemahaman anak pada wewaler sehingga dapat mengetahui langkah preservasi yang tepat. Data diambil dari hasil wawancara pada siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu di Tuban Jawa Timur yang termasuk pada kategori generasi alpha. Dalam proses pengumpulan data, peneliti melakukan kegiatan wawancara terkait tiga jenis wewaler, yaitu wewaler sebagai larangan, wewaler sebagai perintah, dan wewaler sebagai anjuran. Teori yang digunakakan dalam penelitian ini adalah teori kognitif Neisser, yaitu pemerolehan, penataan, dan penggunaan pengetahuan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pengetahuan anak terkait wewaler tidak linier dengan perilaku anak dalam mempercayai dan menjalankannya. Hal ini menunjukkan bahwa problematika terjadi dalam proses penataan dan penggunaan pengetahuan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa edukasi wewaler untuk anak generasi alpha harus dievaluasi. Proses edukasi wewaler untuk anak generasi alpha baiknya tidak berhenti pada proses pemberian informasi yang berkaitan dengan mitos, tetapi juga dapat diteruskan ke proses pemaknaan yang logis dan sesuai dengan zaman.Kata kunci: Anak, generasi alpha, Jawa, Mitos, Wewaler
ANALISIS WACANA KRITIS PERSPEKTIF NOURMAN FAIRLOUGH DALAM BERITA DARING
Winda Putri Rejeki;
Ngusman Abdul Manaf;
Novita Juita;
Norliza Jamaluddin
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10041
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis wacana dalam berita daring berdasarkan perspektif Nourman Fairlough. Penelitian ini merupakan penelitiian kualitatif menggunakan metode metode deskriptif Data-data yang dianalisis dalam penelitian ini berupa judul pemberitaan pejabat Indonesia, yaitu Massdes Arouffy pada empat media daring yang kemudian dianalisis berdasarkan teori Fairclough. Adapun hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari keempat berita tersebut berdasarkan berbagai alat kebahasaan yang digunakan media dalam pemberitaan Arouffy terdapat dua alat yang menandai representasi tema seseorang, yaitu melalui (1) kosakata; diksi (pilihan kosakata formal dan nonformal), ungkapan eufimistik dan (2) gramatika; tata bahasa; fungsi sintaksis dan bentuk pemberitaan. Adapun berdasarkan analisis makrostruktural dari keempat data tersebut, bahwa dapat didasarkan pada pendapat konteks sosial yang ada di luar media sesungguhnya memengaruhi bagaimana sebuah wacana ada dalam media.Kata Kunci: Berita daring, Wacana Kritis