cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2025)" : 30 Documents clear
MENGUAK PARADOKS MORAL: TELAAH NILAI MORAL DALAM LIRIK LAGU “GHIBAH” KARYA RHOMA IRAMA Hasan, Muhammad Fathur Rouf; Prastyo, Redy Eko; Rozuli, Ahmad Imron; Cahyati, Miftakhul; Khuluq, Muhammad Husnul
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara sistematis cara nilai-nilai moral diartikulasikan dalam lirik lagu “Ghibah” karya Rhoma Irama. Kajian nilai moral dan kritik sosial dalam lirik lagu ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Analisis ini merujuk pada teori sastra, semiotika, perspektif sosial, serta perspektif agama Islam. Pendekatan-pendekatan tersebut digunakan untuk mendalami penggunaan metafora, simbolisme, dan retorika dalam lirik lagu tersebut dapat membentuk pesan moral yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu “Ghibah” tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai medium yang efektif dalam menyampaikan kritik terhadap praktek mengungkap aib yang sering terjadi dalam masyarakat. Rhoma Irama mengajak pendengar untuk menolak perilaku “Ghibah” dan sekaligus mengarahkan perhatian pada pentingnya introspeksi diri dan kesadaran moral dalam kehidupan sehari-hari. Pesan moral yang terkandung dalam lagu ini mengajak pendengar untuk melakukan refleksi diri, menolak budaya “ghibah”, serta menginternalisasi nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan toleransi. Kesimpulannya, lagu “Ghibah” mampu menyampaikan kritik moral secara mendalam melalui penggunaan bahasa yang kaya akan metafora, retorika, dan simbolisme. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman lebih luas mengenai keterkaitan antara seni musik, nilai-nilai moral, dan kritikan sosial dalam konteks budaya Indonesia.Kata kunci: Kritik Sosial, Lirik Lagu, Moral
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA GAUL DALAM MEDIA SOSIAL TIKTOK Sokawati, Feby Rani; Wardani, Afrida Kusuma; Ningsih, Duwi Rahayu; Saptomo, Sri Wahono
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bentuk dan makna bahasa gaul dalam media sosial TikTok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah konten TikTok dan kolom komentarnya selama periode Oktober 2024. Data yang dikumpulkan berupa data tertulis yang terdapat dalam konten maupun komentar TikTok, yang kemudian akan disajikan dalam bentuk hasil tangkapan layar (screenshot). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik non-interaktif. Teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa banyak akronim dan singkatan baru muncul dari interaksi pengguna di platform ini, mencerminkan kreativitas dan kecepatan komunikasi di kalangan remaja. Dengan adanya media sosial seperti TikTok, penyebaran bahasa gaul menjadi lebih mudah dan cepat. Aplikasi ini tidak hanya menyediakan platform untuk berbagi konten kreatif tetapi juga berfungsi sebagai sarana bagi remaja untuk mengekspresikan diri menggunakan istilah-istilah baru.Kata Kunci: Bahasa Gaul, Media Sosial, TikTok
CAMPUR KODE PIDATO HAEDAR NASHIR DALAM MILAD MUHAMMADIYAH KE–108 DAN 109: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Tiyas, Nenden Wulan Septianning; Sudaryanto, Sudaryanto
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk dan jenis campur kode yang terdapat dalam pidato Milad ke-108 dan 109 Muhammadiyah yang disampaikan oleh Haedar Nashir. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap. Setelah data diperoleh kemudian diklasifikasikan berdasarkan kategori bentuk dan jenis campur kodenya melalui analisis secara deskriptif menggunakan teori Suandi. Pada proses analisis data digunakan teknik padan intralingual. Triangulasi waktu digunakan untuk keabsahan data dengan cara pengecekan secara berulang data yang telah diperoleh melalui sumber asli data berupa video dan teks tertulis pidato Milad ke-108 dan 109 Muhammadiyah dengan waktu yang berbeda hingga mendapatkan data yang valid dan lebih kredibel. Dalam proses keabsahan data juga dilakukan pemeriksaan sejawat melalui diskusi untuk pemeriksaan data yang telah diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan adanya unsur campur kode dalam pidato Milad ke-108 dan 109 Muhammadiyah yang disampaikan oleh Haedar Nashir yang berupa bentuk campur kode yang terdiri atas campur kode pada tataran klausa, campur kode pada tataran frasa, dan campur kode pada tataran kata. Selain bentuk, adapun jenis campur kode yang terdapat pada pidato milad Muhammadiyah yang terdiri atas campur kode ke dalam (inner code mixing), campur kode keluar (outer code mixing), dan campur kode campuran (hybrid code mixing). Kata kunci: Campur Kode, Pidato, sosiolinguistik
PEMANFAATAN MEDIA ASSEMBLR.EDU SEBAGAI PENGENALAN BUDAYA PADA KETERAMPILAN MENYIMAK MATERI MAKANAN KHAS JAWA TIMUR BAGI PEMELAJAR BIPA Tsabita, Hilya; Indrawati, Dianita; Ahmadi, Anas
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Assemblr.edu sebagai media pembelajaran inovatif dalam pengenalan budaya, khususnya dalam memperkenalkan makanan khas Jawa Timur bagi pemelajar Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Subjek penelitian adalah pemelajar BIPA tingkat pemula di Universitas Negeri Surabaya. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Untuk mengaitkan validasi data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Assemblr.edu dalam pembelajaran BIPA memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik. Media ini mampu meningkatkan eksplorasi visualisasi 3D yang realistis terhadap makanan khas Jawa Timur. Selain itu, penggunaan Assemblr.edu juga dapat mengukung pembelajaran berbasis proyek, seperti pembuatan deskripsi makanan dalam bahasa Indonesia, yang berkontribusi pada peningkatan keterampilan berbicara dan menulis pemelajar BIPA. Dengan demikian, Assemblr.edu memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks pembelajaran bahasa dan pengenalan budaya Indonesia.Kata kunci: Assemblr.edu, Makanan Khas, Keterampilan Menyimak, BIPA
PENDIDIKAN BAHASA KHUSUS DAN LITERASI SOSIAL SEBAGAI PILAR KEADILAN INKLUSIF MENUJU INDONESIA EMAS 2045 Dinihari, Yulian; Panjaitan, Mardi; Siburian, Martua Ferry
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14185

Abstract

Visi Indonesia emas 2045 menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Dalam kerangka tersebut, pendidikan bahasa khusus memegang peran strategis sebagai salah satu pilar keadilan inklusif di sektor pendidikan. Artikel ini bertujuan mengkaji peran pendidikan bahasa khusus dalam membentuk sistem pendidikan nasional yang responsif terhadap keberagaman dan kebutuhan peserta didik. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur dan analisis kebijakan, artikel ini membahas berbagai tantangan serta strategi implementasi pendidikan inklusif di Indonesia. Selain itu, artikel ini menyoroti urgensi penguatan literasi sosial sebagai bagian integral dari proses pembelajaran yang mengedepankan prinsip kesetaraan dan pemberdayaan peserta didik berkebutuhan khusus. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada sinergi antara kebijakan yang inklusif, kapasitas tenaga pendidik, ketersediaan sarana dan prasarana, penguatan literasi sosial, serta perubahan paradigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Oleh karena itu, pendidikan bahasa khusus perlu ditempatkan sebagai pilar utama dalam membentuk generasi emas yang adil, inklusif, dan berdaya saing global. Kata kunci: bahasa khusus, literasi sosial, inklusif 
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU CERITA BUTET DAN ORANG RIMBA KARYA BENNY RHAMDANI SEBAGAI MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SD Tiyas, Riska Ayuning; Fardani, Much Arsyad; Setiawaty, Rani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pendidikan karakter dalam buku cerita Butet dan Orang Rimba karya Benny Rhamdani dan mengetahui upaya guru dalam mengimplementasikan nilai karakter sebagai materi ajar bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Buku cerita Butet dan Orang Rimba karya Benny Rhamdani sebagai sumber data pada penelitian ini. Data berupa kalimat atau dialog dari buku cerita Butet dan Orang Rimba yang mengandung nilai pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik catat, studi dokumentasi dan studi literatur. Teknik analisis data dapat 4 tahapan yang mencakup pengumpulan data, klasifikasi data, interpretasi data dan penarikan simpulan. Adapun teknik keabsahan data menggunakan 2 triangulasi yakni triangulasi teori dan triangulasi peneliti. Hasil dari penelitian ini terdapat 3 nilai pendidikan karakter yakni nilai karakter sabar, nilai karakter kerja keras, dan nilai karakter peduli sosial. Serta upaya guru dalam mengimplementasikan nilai pendidikan karakter (1) bergiliran membaca ulang buku cerita Butet dan Orang Rimba,(2) memberikan tugas menganalisis amanat dari buku cerita Butet dan Orang Rimba  dan (3) membuat kelompok diskusi.Kata kunci: Nilai karakter, materi ajar, buku cerita
KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL LAKUNA KARYA KHRISNA PABICHARA Rifki, Inayatur; Purwanto, Joko; Setyorini, Nurul
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13843

Abstract

Kearifan lokal sebagai warisan budaya yang beragam memiliki nilai lokal yang harus terus dilestarikan diera modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal yang ada dalam novel Lakuna karya Khrisna Pabichara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik baca dan teknik catat yang dibantu dengan kartu pencatat data. Proses analisis data menggunakan teknik informal atau penyajian dengan kata-kata biasa. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal yang terdapat dalam novel Lakuna karya Khrisna Pabichara terdapat lima jenis, diantaranya a) bahasa: penggunaan bahasa Makassar iyek, kurru sumangak, dan kodong; b) sistem pengetahuan: pengetahuan tentang makna gerak ammenteng nyungke, pengetahuan tentang ade’wari melalui tahapan akmanuk-manuk, dan pengetahuan tentang appakasirik-sirik; c) sistem peralatan hidup dan teknologi meliputi: makanan (coto Makassar berkuah kacang, pisang peppe sambal terasi, dan songkolok bagadang), pakaian (passapu padome, senjata (badik panjaruang); d) sistem mata pencaharian: paraga dan sanro dukun pengasihan; e) sistem religi: cenning rara; dan f) kesenian: tari pakarena, tari akraga, aksara lontara paseng, tari pepe-pepeka ri makka, dan sinlirik pakesok-kesok. Pelestarian kearifan lokal dapat memperkuat identitas budaya dan menjadikannya relevan dalam era modern saat ini.Kata Kunci: kearifan lokal, novel, budaya.
IMPLEMENTASI MODEL READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN, AND CREATE (RADEC) DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VII SMPN 7 KOTA JAMBI Anjarwati, Iin; Rustam, Rustam; Wini, Lusia Oktri
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13902

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) dalam pembelajaran teks berita di kelas VII SMP Negeri 7 Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengkaji kesesuaian pelaksanaan pembelajaran menggunakan model RADEC pada kelas VII F SMP Negeri 7 Kota Jambi. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi selama proses pembelajaran, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen RPP dan foto kegiatan. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data secara terstruktur, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pembelajaran teks berita menggunakan model Model RADEC terlaksana sesuai dengan langkah-langkah menerapkan model RADEC, dan modul ajar yang telah dirancang. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa model RADEC memberikan ruang bagi siswa untuk membangun pengetahuan secara mandiri, berdiskusi, berinteraksi, serta menciptakan karya tulis berupa teks berita sesuai kaidah yang berlaku dan juga mendukung kemampuan menulis siswa ketika proses penerapannya. Pembelajaran dilakukan dengan baik sesuai langkah-langkah pembelajaran model RADEC dan menghasilkan proyek berupa sebuah karya tulis teks berita dan ditulis sesuai dengan elemen penting dalam penulisan teks berita. Dari implementasi model Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) dalam pembelajaran teks berita memberikan dampak positif yang signifikan. Dengan demikian, model RADEC layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran teks berita maupun materi lain.Kata kunci: Model Pembelajaran, RADEC, Teks Berita
TREN PENELITIAN NARATOLOGI DALAM PENGEMBANGAN LITERASI DI INDONESIA:STUDI LITERATUR REVIU Pribadi, Rendy; Dinihari, Yulian; Wardhani, Ajeng Dinar Wisesa; Ningsih, Retna
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian naratologi dalam pengembangan literasi di Indonesia melalui studi literatur sistematis terhadap 64 artikel ilmiah dari jurnal terindeks SINTA 1 dan 2 pada periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan analisis konten naratif, diklasifikasikan ke dalam empat aspek utama: jenis penelitian, subjek kajian, metode pengumpulan data, dan jenis analisis. Hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan kualitatif mendominasi secara signifikan, dengan fokus utama pada eksplorasi struktur cerita, makna tersirat, serta konteks ideologis dalam teks. Teks karya sastra masih menjadi objek utama, namun terdapat perluasan subjek ke arah media baru seperti pidato, percakapan, transliterasi video, dan teks graffiti. Metode wawancara dan studi dokumen merupakan teknik pengumpulan data yang paling banyak digunakan, sedangkan analisis naratif dan tematik menjadi pendekatan analitis paling dominan. Temuan ini memperlihatkan arah perkembangan naratologi di Indonesia ke pendekatan interdisipliner dan pascaklasik yang lebih reflektif. Studi ini menyimpulkan bahwa naratologi memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan literasi kritis, baik dalam konteks pendidikan formal maupun dalam budaya literasi masyarakat secara luas. Kata Kunci: Naratologi, Literasi, Literatur Reviu
REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM BERITA KEKERASAN SEKSUAL MELALUI WACANA KRITIS SARA MILLS Lasmidewi, Reni Noviani; Hamdani, Agus
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi perempuan sebagai korban dalam pemberitaan kasus kekerasan seksual oleh media daring Kompas.com, Detik.com, Tempo.com, dan Tribunnews.com. Metode yang digunakan adalah analisis wacana kritis dengan pendekatan Sara Mills yang menelaah tiga elemen utama: posisi subjek, posisi objek, dan posisi pembaca. Data berupa kutipan teks dari media daring Tribunnews.com, Detik.com, Tempo.co, dan Kompas.com yang dipublikasikan pada April 2025. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber. Analisis dilakukan dengan memerhatikan struktur kalimat, pilihan diksi, serta posisi naratif dalam teks. Hasil analisis menunjukkan bahwa keempat berita tersebut menempatkan pelaku sebagai pusat narasi (subjek) dengan dominasi peran aktif dan institusional, sedangkan korban perempuan direpresentasikan secara pasif sebagai objek yang mengalami tindakan tanpa suara naratif yang otonom. Tidak ada penggambaran mendalam mengenai kondisi psikologis korban, dan struktur berita cenderung mengalihkan perhatian pembaca dari pengalaman korban ke aspek prosedural, institusional, dan status sosial pelaku. Pembaca diposisikan secara netral dan tidak diarahkan untuk membangun empati terhadap korban. Temuan ini mengindikasikan bahwa media masih mereproduksi wacana patriarkis yang melemahkan posisi perempuan sebagai subjek dalam pemberitaan kekerasan seksual, serta belum menunjukkan keberpihakan etis terhadap korban. Penelitian ini merekomendasikan agar media mengedepankan narasi yang lebih berperspektif korban dan adil gender dalam peliputan kasus serupa.Kata kunci: kekerasan seksual, representasi perempuan, Sara Mills

Page 2 of 3 | Total Record : 30