cover
Contact Name
Erfan Wahyudi
Contact Email
erfan.wahyudie@gmail.com
Phone
+6282339778340
Journal Mail Official
solid.utm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pelor Mas 3, Kampus UTM Mataram, Kekalik, kec. Sekarbela, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 95 Documents
Meningkatkan Kemampuan Baca Pemahaman Menggunakan Pendekatan Keterampilan Proses Pada Siswa Kelas VIII Mts. NW Pringgasela Neni Suryanirmala; Lalu Wira Jayadi
SOLID Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v10i1.386

Abstract

Abstrak – Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) bertujuan 1). Untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca pemahaman menggunakan pendekatan keterampilan proses pada siswa kelas VIII MTs NW Pringgasela). Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara penggunaan pendekatan keterampilan proses dengan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas VIII MTs NW Pringgasela. Penelitian ini dirancang khusus untuk diteliti dimana sebelum diadakan penelitian terlebih dahulu diadakan observasi lapangan untuk mengetahui keadaan serta kemungkinan-kemungkinan yang akan diamati. Kemudian dari observasi yang dilakukan dapat ditentukan bahwa akan diambil satu kelas sebagai sample penelitian. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Untuk mengumpulkan data aktivitas belajar siswa dan guru digunakan lembar observasi, sedangkan data hasil belajar siswa diperoleh melalui tes.Kata Kunci : Kemampuan Membaca Pemahaman, Pendekatan Keterampilan Proses
A PROFILE OF SUCCESSFUL ENGLISH LANGUAGE LEARNERS (NON-ENGLISH DEPARTMENT) lalu isnaeni rahman
SOLID Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v8i2.238

Abstract

        ABSTRACT                                                    This Journal was intended to find out what students’ learning strategies at the non-English Department at ASM MATARAM. The case study method was used to approach the research data of 15 students at secretary class. The researcher collected the data through observation, taking notes and interviewing in one semester. Then, the researcher selected, simplified and organized the raw data which refer to the research problem being investigated.The findings of the research found that, ten of the students said that they started to learn English through experiences. To their case, they learn English by making chance to find opportunity with foreigners. And also, they always listen and repeat difficult words every single day. They listen to the songs that they do like. To them, repeating words loud is an effective way to get the good pronunciation. They also have got course to add their knowledge and make an English community to make them remember the words that they have through speaking activities.Keywords: Language Learning Strategies, Successful Learner 
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MY TRIP MY ADVENTURE Dedy Febry Rachman; Restu Fahdiansyah
SOLID Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v9i1.335

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this development research is expected to produce a product development package in the form of a learning model: 1). Learning device, 2). Assessment / evaluation guide to learning, 3). Guidelines for learning development, 4). Produce game- based learning models adopted from monopoly, 5). The development of the model is based on identifying the characteristics of students at the age that has reached the formal operational stage in terms of cognitive development, 6). The development of the model is based on the identification of learning objectives by considering the curriculum that has been implemented, namely the development of materials from the 2013 curriculum, 7). The learning model focuses on one material namely foreign eXIchange rates, and the same model cannot be applied to other subject matterAfter the product prototype was developed, the eXIpert validation test process, individual trials, small group tests and field tests were carried out. Based on the test results, the learning model is very valid, interesting, and effective can be applied in learning. This can be seen from the results of validation tests with the level of product feasibility of eXIperts content / material of 100%, validation of learning media eXIperts obtained an average score of 97.5%. Level of attractiveness of the product with an average percentage score of 89.76% entered the criteria very interesting. Effective products are used with an average percentage score of 79.66%.This product can also be used for a wider audience with adjustments, especially adjustments to the characteristics of students as users. Furthermore, the learning model that has been developed can be integrated with the use of information and communication technology.Keywords: Development, Learning Model, My Trip My Adventure
KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP JUSTICE COLLABORATOR TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA Ishariaty Wika Utary
SOLID Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v9i2.378

Abstract

Abstrak – Korupsi dalam sudut pandang hukum pidana memiliki sifat dan karakter sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Paling tidak ada empat sifat dan karakteristik kejahatan korupsi sebagai extra ordinary crime, Pertama, korupsi merupakan kejahatan terorganisasi yang dilakukan secara sistematis, Kedua, korupsi biasanya dilakukan dengan modus operandi yang sulit sehingga tidak mudah untuk membuktikannya, Ketiga, korupsi selalu berkaitan dengan kekuasaan. Keempat, korupsi adalah kejahatan yang berkaitan dengan nasib orang banyak karena keuangan negara yang dapat dirugikan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.rumusan masalah dalam penulisan  ini adalah :Bagaimanakah kebijakan hukum pidana saat ini terhadap Justice collaborator tindak pidana korupsi di Indonesia ?dan Bagaimanakah prospek pengaturan Justice collaborator tindak pidana korupsi di Indonesia pada    masa mendatang?.Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif (legal reseach).Pengaturan tentang Justice collaborator dalam sistem peradilan pidana di Indonesia merupakan sesuatu hal yang baru jika dibandingkan dengan praktik hukum yang terjadi karena dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Undang-Undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi maupun peraturan perundang-undangan lainnya secara eksplisit tidak mengatur tentang Justice collaborator dalam peradilan pidana, atau dengan kata lain istilah Justice collaborator terlebih dahulu dikenal dalam praktik penegakan hukum pidana dan kemudian mendapatkan perhatian dan selanjutnya mulai diatur dalam hukum positif di Indonesia. Hingga saat ini pengaturan tentang Justice collaborator secara eksplisit hanya terdapat dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2011 tentang perlakuan bagi pelapor tindak pidana (Whistleblower) dan saksi pelaku yang bekerjasama (Justice Collaborators) di dalam perkara tindak pidana tertentu. Langkah yang ditempuh pemerintah saat ini yaitu dengan melakukan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban dengan menambahkan ketentuan-kententuan yang mengatur tentang Justice collaborator. Disamping itu juga pengaturan tentang Justice collaborator harus merumuskan kembali definsi saksi mahkota dan Justice collaborator dengan rumusan yang tepat.Kata kunci:  Kebijakan, Pidana, Justice, Collaborator
PENGGUNAAN INOVASI NILAI UNTUK MENCIPTAKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF PADA STRATEGI BLUE OCEAN (STUDI PADA MASKAPAI PENERBANGAN AIR ASIA) Dwi Tesna Andini
SOLID Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v8i2.175

Abstract

Fenomena potensi pertumbuhan bisnis transportasi udara di Indonesia semakin marak diperbincangkan. Persaingan antar maskapai penerbangan terjadi. Perusahaan industri penerbangan memiliki strategi untuk tetap bertahan di pasar, salah satu strategi yang digunakan adalah menerapkan konsep Low Cost Carrier (LCC). Air Asia adalah salah satu maskapai penerbangan yang sukses menerapkan konsep LCC. Salah satu meningkatkan kemampuan perusahaan serta menciptakan segmen pasar tersendiri adalah dengan memberikan inovasi nilai. Inovasi nilai meruapakan batu pijak dari strategi blue ocean. Tujuan utama dari penelitian ini menggunakan kerangka strategi blue ocean untuk menganalisis bagaimana menggunakan inovasi nilai untuk menciptakan keunggulan kompetitif pada maskapai penerbangan Air Asia. Jenis peneliian menggunakan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian maskapai penerbangan Air Asia, objek penelitian pengguna Air Asia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dan wawancara. Analisis data pada metode kuantitatif menggunakan analisis regresi linear sedangkan untuk metode kualitatif menggunakan alisis SWOT dan analisis strategi blue ocean. Hasil dari penelitian ini adalah variabel inovasi nilai (X) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keunggulan kompetitif (Y) pada maskapai penerbangan Air Asia. Hasil untuk penelitian kualitatif. Hasil untuk analisis SWOT, Air Asia tetap mampu mempertahankan kesuksesannya mengingat kekuatan yang dimiliki, seperti brand image Air Asia sebagai maskapai penerbangan dengan biaya rendah. Strategi yang digunakan oleh Air Asia mampu menciptakan keunggulan kompetitif.Kata Kunci — Inovasi Nilai, Keunggulan Kompetitif, Analisis SWOT, Blue Ocean Strategy.
Efektifitas Undang - Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dalam Menyalakan Lampu di Siang Hari (Studi di Selong Kabupaten Lombok Timur) Ishariaty Wika Utary
SOLID Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v9i1.305

Abstract

Peraturan untuk menyalakan lampu utama sepeda motor di siang hari ditetapkan untuk menjaga keselamatan para pengguna jalan raya. Sebenarnya aturan menyalakan lampu di siang hari atau light on ini sudah dikenalkan lebih dari satu tahun, untuk menyalakan lampu pada siang hari, namun hingga saat ini tingkat kesadaran masyarakat terhadap program light on atau menyalakan lampu pada siang hari yang bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, sepertinya masih lemah. Hal tersebut terlihat di beberapa titik ruas jalan serta perempatan lalu lintas di daerah Selong Kabupaten Lombok Timur, banyak pengendara yang belum mematuhi kewajiban menyalakan lampu pada siang hari. Berdasarkan uraian dalam latar belakang di atas maka penyusun merumuskan permasalahan sebagai berikut :1.Bagaimana pengaturan Undang – Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam menyalakan lampu di siang hari?2.Bagaimanakah efektifitas penerapan light on di Selong Kabupaten Lombok Timur ?.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris. metode pendekatan yang digunakan adalah : Pendekatan perundang - undangan, Pendekatan Konseptual, Pendekatan sosiologis. Undang–Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan 1. Terdiri dari  22 BAB dan 326 Pasal.Baru dijabarkan dengan 4 Peraturan Pemerintah (PP) dari yang seharusnya 25 PP antara lain:1) PP Nomor 32 Tahun 2011, tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak  serta Manajemen Kebutuhan lalu lintas.2) PP Nomor 37 Tahun 2011, tentang Forum Lalu Lintas dan Angutan Jalan.3) PP Nomor 80 Tahun 2012, tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan.4) PP Nomor 55. Tahun 2012, tentang Kendaraan.  Kepolisian Resort Lombok Timur khususnya Satuan Lalu Lintas  telah melakukan berbagai upaya untuk memperkenalkan Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan  khususnya dalam penerapan light on. Kesimpulan, Dasar hukum light on atau DRL (Daytime Running Lights) adalah Pasal 107 dan sanksinya pada Pasal 293  Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang disahkan pada tanggal 22 juni 2009. Undang-undang ini tidak berjalan semestinya di Selong Kabupaten Lombok Timur, karena penerapan sanksi yang seharusnya tercantum pada Pasal 293 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 belum diberlakukan secara merata dan efektif, Untuk penerapan Light on di Selong Kabupaten Lombok Timur SATLANTAS Polres Lombok Timur telah melakukan berbagai macam cara untuk mensosialisasikan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, khususnya dalam mensosialisasikan light on. Namun sampai saat ini respon masyarakat sangat kurang terhadap program POLRI. Oleh karena itu, sampai saat ini program light on masih berupa himbauan dan belum ada sanksi tegas terhadap pengendara yang belum melaksanakannya. Belum ada kesadaran dari masyarakat untuk mematuhi program light on ini.Kata Kunci: efektifitas, lalu lintas, angkutan jalan
Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Yang Beritikad Baik Dalam Jual Beli Hak Atas Tanah Secara Dibawah Tangan Evangelista, Beverly Beverly
SOLID Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v10i1.371

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan hukum perjanjian jual-beli hak atas tanah dibawah tangan serta perlindungan hukum bagi pihak yang beritikad baik. Penelitian ini merupakan penelitian Hukum Normatif, dengan pendekatan konseptual, pendekatan perundang–undangan dan pendekatan kasus. Terhadap kekuatan hukum perjanjian jual-beli hak atas tanah dibawah tangan, mempunyai kekuatan bukti materiil setelah dibuktikan kekuatan formilnya bila pihak-pihak yang bersangkutan mengetahui akan kebenaran isi dan cara pembuatan akta itu. Sekalipun demikian, perjanjian dibawah tangan tetep dikatakan sah menurut hukum sesuai dengan Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 126.K/Sip/ 1976 tanggal 4 April 1978. Oleh sebab itu, sekalipun perjanjian jual beli dibawah tangan kekuatan mengikatnya sangat lemah, tetap harus tetap di lindungi oleh hukum.
SISTEM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DARUL HABIBI NAHDATUL WATHAN (NW) PAOK TAWAH PRAYA LOMBOK TENGAH. satria umami
SOLID Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v8i2.261

Abstract

Abstract: Boarding schools as education providers, selectively aimed at making students a reliable resource and expected to become leader of the Muslims, therefore the system or system component of education boarding schools should be improved.The focus of this research is to examine the system of education boarding schools Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya central Lombok in pursuit of goals that are explained in the formulation of the problem: 1) how the system of education boarding schools Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya central Lombok 2) how the relationship component of the education system in achieving the objectives. Keywords: Educational Boarding Schools System, System Component in Achieving Goals Abstrak: Pondok pesantren sebagai penyelenggara pendidikan Islam, secara  selektif bertujuan menjadikan sumber daya santri yang handal dan diharapkan dapat menjadi pimpinan umat Islam, oleh karena itu sistem atau komponen sistem  pendidikan  pondok pesantren harus ditingkatkan. Fokus dari penelitian ini untuk mengkaji sistem pendidikan pondok pesantren Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya Lombok Tengah dalam mencapai tujuan yang di jelaskan dalam rumusan masalah: 1) Bagaimana Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya Lombok Tengah 2) Bagaimana Hubungan Komponen Sistem   Pendidikan Dalam Mencapai Tujuan. Kata Kunci: Sistem Pendidikan Pondok Pesantren, Hubungan Komponen Sistem Dalam Mencapai Tujuan
PENGARUH TEMPAT DAN PROMOSI TERHADAP PERPINDAHAN MEREK PADA MATARAM MALL DI MATARAM Fitria Ika Agustina; Lale Puspita Kembang
SOLID Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v9i2.353

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui: (1) Pengaruh Tempat terhadap perpindahan merek (brand switching) pada Mataram Mall di Mataram. (2) Pengaruh Promosi Produk terhadap perpindahan merek (brand switching) pada Mataram Mall di Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian kausal. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung Mataram Mall yang melakukan perpindahan merek dari merek-merek yang ada di Mataram Mall ke pusat perbelanjaan lainnya (Mall) di Kota Mataram. Sampel yang akan diteliti sebanyak 100 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisoner. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t, dan uji R2. Dari hasil penelitian dan pembahasaan di atas, maka kesimpulan dari penelitian yang dapat diambil adalah : (1) Terdapat pengaruh yang signifikan dari Tempat terhadap Brand Switching pada Mataram Mall di Mataram. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan dari Promosi terhadap Brand Switching pada Mataram Mall di Mataram.Kata Kunci : Tempat, Promosi, Perpindahan Merek.
SISTEM PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN APBD 2017 PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI NTB henni hikmi
SOLID Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v8i2.234

Abstract

Judul dari penelitian adalah Sistem Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017 Pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Sistem Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017 Pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTB. Penelitian ini bermanfaat untuk menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya, sebagai bahan masukan bagi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTB. Dalam menentukan langkah-langkah kebijakan yang akan datang, dan dapat memenuhi salah satu syarat guna menyelesaikan konsentrasi studi pada program studi manajemen administrasi Akuntansi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian deskriftif. Adapun teknik pengumpulan data dari penelitian ini berupa teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif serta sumber data dari peneliti berupa data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis menyimpulkan Sistem Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017 Pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTB cukup efektif. Hal ini terlihat dari sistem pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017 nya dari kinerja pihak-pihak yang terkait dan langkah- langkah atau tahapan-tahapan dari prosedur pertanggungjawabannya sehingga menjadi buku Laporan Keuangan Pemda dari semua SKPD untuk Anggaran tahun 2017. Kata Kunci : Sistem Pertanggungjawaban, Pelaksanaan APBD 2017.

Page 3 of 10 | Total Record : 95