cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2022): November" : 16 Documents clear
Collaborative Management Practice menuju Sekolah Berkualitas di Bustanul Athfal Aisyiyah Pujotomo Rasidi Rasidi; Eka Septi Lestari; Rizka Afni Amalia; Mela Rafika Yuliandari; Fatika Aurellia Anissa Balqis; Nurmalia Dwi Pangesti
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.57295

Abstract

Perubahan dan perkembangan yang begitu cepat menuntut dunia pendidikan mengikuti perkembangan. Manajmen dan pengelolaan sekolah perlu adaptasi sehingga sekolah tetap eksis dan menjalankan fungsinya di sekolah. Berdasarkan analisis situasi diperoleh permasalahan belum adanya perencanaan strategis sekolah, kurang optimalnya sarana prasarana sekolah, belum optimalnya kompetensi guru, belum optimalnya kerjasama sekolah, belum optimalnya pengembangan kreativitas siswa, belum adanya company profile sekolah. Oleh karena itu, perlu Iptek Collaborative Management Practice dengan strategi pengabdian masyarakat ini yaitu: sosialisasi, perencanaan, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan dilakukan di Bustanul Athfal Aisyiyah Pujotomo, dengan target sasaran yaitu kepala sekolah 5 guru, komite sekolah, masyarakat di daerah Dusun Santan, Desa sumberejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Hasil pengabdian secara kualitas pengabdian terlaksana dengan baik dan keberlanjutan program ini mengarahkan pada pengembangan serta kemandirian kader sekolah. Pengabdian dilakukan untuk menyelesaikan masalah kelembagaan yang kompleks dengan melibatkan hubungan kolektif kolegial bersama stakeholder dan masyarakat sekolah. Kata Kunci: collaborative management; sekolah berkualitas; practice
Pelatihan Pembuatan Produk Sabun Cair Serbaguna Sebagai Upaya Inisiasi Usaha Mandiri Masyarakat Desa Tempuran Ngawi Fitria Rahmawati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.64403

Abstract

Tempuran adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur dan terdiri dari beberapa dusun, yaitu: Bulakan (ujung timur di pinggir Jalan Raya Ngawi - Maospati), Tempuran, Tempurejo, Munggur, Melikan (di tengah jalur kereta api), Jegolan (wilayah paling ujung selatan), Bendo, dan Bakalan (ujung barat). Sebagian besar geografisnya berupa lahan pertanian umumnya persawahan, dan topografi wilayahnya berupa dataran rendah. Sebagian besar penduduk asli desa Tempuran merupakan petani dan pekerja ladang, dengan jadwal pekerjaan sesuai musim tanam dan musim petik. Sesuai dengan letak georafisnya, desa ini relative mudah dijangkau dan terbuka dari berbagai arah mata angin. Sehingga jika ada usaha mikro dan menengah yang bisa diinisiasi, tidak akan terjadi kesulitan dalam akses pemasaran maupun transport bahan bakunya. Berdasarkan hal tersebut, grup riset solid state chemistry & catalysis (SSC) melakukan pelatihan pembuatan produk sabun cair berbahan baku organik gliserin sebagai dispersan, dan asam sitrun dan/ air lemon sebagai pemberi aroma. Produk sabun cair tersebut berpotensi untuk dikembangkan sebagai usaha mandiri warga karena bahan bakunya mudah didapatkan, selain itu produk sabun cair ini serbaguna, bisa digunakan untuk membersihkan badan, cuci tangan, mencuci piring dan baju. Sehingga, kemungkinan pemasarannya masih luas. Warga mengikuti kegiatan dan dapat mempraktekkan pembuatan dan menghasilkan produk sabun cair dengan baik. Kata kunci : sabun cair serbaguna; masyarakat; ngawi;  pelatihan
Melatih Otot Bagi Lansia untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Latihan Beban secara Mandiri di Rumah Intan Suraya Ellyas; Sunardi Sunardi; Muhammad Mariyanto; Sarjoko Lelono; Agus Margono; Agus Kristiyanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.64140

Abstract

Pertambahan usia akan memberikan banyak perubahan pada tubuh manusia. Salah satunya dalah penurunan massa otot yang dialami lansia. Penurunan massa otot pada lansia dapat menimbulkan gangguan otot rangka yang progresif dan terjadi secara menyeluruh. Pada kelompok lansia terjadi percepatan hilangnya massa otot dan fungsi gerak sehingga menyebabkan peningkatan risiko jatuh, penurunan fungsional, kelemahan, dan kematian. Sesuai rekomendasi WHO bahwa usia lansia yaitu diatas 65 tahun selain melakukan latihan fisik bersifat aerobik juga melakukan latihan penguatan otot berupa latihan beban yang dilakukan 2 hari dalam satu minggu. Namun, belum banyak kelompok lansia yang mengetahui dan mampu melakukan latihan beban. Kegiatan ini dilakukan  dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan bagi kelompok senam Prolanis Sehat Bugar Ceria di Kabupaten Karanganyar. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pengenalan berbagai gerakan  latihan beban yang dapat dilakukan secara mudah dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Dalam pengabdian masyarakat ini, didapatkan hasil peningkatan pengetahuan para lansia tentang manfaat dan cara latihan beban serta dapat mempraktekkan gerakan latihan beban yang baik dan benar. Kata kunci : latihan beban; lansia; sarkopenia
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Cair, Pemasaran Online Pada Usaha Hidroponik Panti Asuhan Baitul Hikmah Kabupaten Kuburaya Ekawati Ekawati; Rahmatullah Rizieq; Ellyta Ellyta; Agusalim Masulili; Sutikarini Sutikarini
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.63056

Abstract

Meningkatnya biaya produksi untuk kebutuhan nutrisi dan terbatasnya pemasaran sayuran hidroponik yang dihasilkan menjadi kendala yang dihadapi oleh usaha hidroponik panti asuhan Baitul Hikmah. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah: 1) Peningkatan pengetahuan mitra dalam membuat pupuk organik cair sebagai alternatif pendamping pupuk anorganik yang digunakan, dan 2). Peningkatan sistem pemasaran sayuran hidroponik melalui pemasaran online. Setelah dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC), dipraktekkan cara pembuatannya POC serta ditunjukkan bahan-bahan yang harus dipersiapkan mendapat respon positif  dan antusias peserta. Hal ini terlihat dari seluruh peserta mengetahui dan paham membuat pupuk organik cair sendiri,  dan seluruh peserta atau 100% peserta tertarik untuk membuat pupuk organik cair karena prosesnya mudah dilakukan dan bahan-bahannya mudah didapat dan tersedia disekitar lingkungan panti. Manfaat lain yang diperoleh yaitu POC yang dihasilkan mempunyai nilai ekonomis karena bisa dijual, dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik yang selama ini digunakan sehingga mengurangi biaya produksi, POC ini diaplikasikan oleh mitra untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia dan sebagai upaya untuk menjual produk hidrponik yang organik. Penjualan produk sayur hidroponik mitra yang sebelumnya dilakukan secara langsung kepada pengunjung dan langganan tetap, sekarang mulai meningkat dengan menggunakan pemasaran secara online melalui Instagram dan Facebook.Kata kunci : hidroponik; pupuk organik cair; panti asuhan; pemasaran online
Implementasi Auto feeder and water filter sebagai upaya peningkatan hasil budidaya ikan di komunitas AMPUH Desa Wonorejo Fuad Anwar; Mohtar Yunianto; Fendi Aji Purnomo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.65805

Abstract

Komunitas Anak Muda Punya Usaha (AMPUH) Desa Wonorejo bergerak dalam usaha budidaya ikan, selama ini mengalami kendala dalam pengembangannya yaitu keterlambatan dalam pemberian makam serta kondisi air yang selalu keruh, kegiatan ini merupakan salah satu solusi yaitu dengan implementasi auto feeder yaitu pemberian makan secara otomatis serta water filter yang membersihkan kondisi permukaan dan bagian dasar kolam dengan melakukan penyedotan scara otomatis, 2 alat tersebut telah diimplementasikan di mitra, hasil yang diperoleh telah nampak perkembangan ikan dari segi ukuran dibandingkan dengan sebelum diimplementasikan alat tersebut dalam rentang waktu yang sama serta kondisi kolam yang selalu jernih.Kata kunci: auto feeder; auto water filter; pengabdian; budidaya ikan; sirkulasi
Peningkatan Nilai Produk Melalui Perijinan PIRT, Sertifikasi Halal dan Digital Marketing Pada UMKM Sirup Parijoto Keke Tamara Fahira; Rozaq Muhammad Yasin
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.64034

Abstract

Tingginya kebutuhan konsumen terhadap pangan menjadikan pelaku usaha yang bergerak dalam bidang kuliner berperan penting dalam penyediaan makanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sehingga dalam hal ini menjadi perhatian dan tugas penting bagi seluruh pihak baik pemerintah maupun produsen makanan untuk menjaga keamanan pangan yang diproduksinya, baik dari segi gizi, kebersihan, keamanan, kehalalan dan lain sebagainya. Salah satu program pemerintah dalam menjamin produk makanan aman untuk dikonsumsi masyarakat adalah dengan mengeluarkan izin edar berupa izin PIRT (pangan industri rumah tangga) dan Sertifikasi Halal yang merupakan jaminan resmi dari pemerintah untuk dapat beredar dan aman dikonsumsi bagi seluruh konsumen. PIRT dikeluarkan melalui badan pengawas yaitu Dinas Kesehatan yang terdapat di suatu Kabupaten. Seiring dengan hal tersebut, berbagai peluang untuk melakukan peningkatan kinerja pemasaran muncul melalui platform marketplace.Pengabdian ini melakukan pendekatan pemberdayaan pemanfaatan PIRT, Sertifikasi Halal dan digital marketing melalui platform marketplace untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan kinerja pemasaran. Melalui pengabdian ini terjadi peningkatan nilai produk dengan memperoleh izin PIRT, Sertifikasi Halal dan jangkauan pasar yang lebih luas dengan menggunakan platform marketplace pada produk sirup parijoto. Kata kunci: Digital Marketing; PIRT; Sertifikasi Halal; Sirup Parijoto
Pengembangan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur dan Akuaponik Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) sebagai Solusi Usaha Pertanian di Lahan Terbatas Kynthavi Paramitha Lakshitarsari; Muhammad Hafizh Romadhoni; Venty Suryanti
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.51437

Abstract

Pandemi Covid-19 mempunyai pengaruh terhadap ekonomi warga masyarakat, terutama bagi warga yang hanya bergantung pada penghasilan harian. Salah satu cara untuk meringankan beban ekomoni warga akibat dampak pandemi Covid-19 adalah memberdayakan masyarakat untuk menerapkan konsep kawasan rumah pangan lestari agar mengoptimalkan lahan pekarangan. Kegiatan ini mengenalkan budidaya tanaman sayuran dan ikan dengan vertikultur dan akuaponik budikdamer (budidaya ikan dalam ember). Tujuannya adalah untuk membantu mewujudkan kemandirian pangan dan gizi keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena adanya peluang bisnis dari kegiatan budidaya tanaman sayuran dan ikan di pekarangan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu sosialisasi/penyuluhan, pelatihan dengan pendampingan perakitan instalasi vertikultur dan akuaponik budikdamer serta pendampingan pemeliharaan tanaman dan ikan. Kegiatan pengabdian ini mendapat respon yang positif dan antusiasme dari warga masyarakat. Masyarakat telah merasakan manfaat dari kegiatan ini baik dari segi ekonomi mapun estetika. Kata kunci: akuaponik; budidaya ikan dalam ember; lahan terbatas; sayuran; vertikultur
Pelatihan Pengisian Mini Mental State Examination (MMSE) dan Eight-item Informant Interview to Differentiate Aging and Dementia (AD8) untuk Deteksi Dini Demensia Alzheimer bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Ira Ristinawati; Diah Kurnia Mirawati; Subandi Subandi; Rivan Danuaji; Pepi Budianto; Hanindia Riani Prabaningtyas; Raden Andi Ario Tedjo; Stefanus Erdana Putra; Muhammad Hafizhan
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.66400

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk  untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tentang pentingnya cara pengisian kedua instrumen tersebut dalam rangka deteksi dini demensia Alzheimer. Kegiatan ini juga bertujuan mengarahkan para tenaga kesehatan di FKTP untuk melakukan skrining pada pasien yang memiliki faktor risiko mengalami demensia Alzheimer sehingga tatalaksana dini yang lebih baik dapat diterapkan pada penderita demensia Alzheimer yang tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup pasien tersebut. Target yang dicapai adalah peningkatan pemahaman dan informasi terkait cara pengisian MMSE dan AD8 dan manfaat skrining demensia Alzheimer. Metode pelaksanaan kegiatan pemberdayaan dan pengabdian masyarakat pada mitra berupa pemetaan demografi tenaga kesehatan FKTP potensial yang dilanjutkan dengan koordinasi dan kolaborasi dengan bagian Diklit RSUD Dr. Moewardi Surakarta untuk promosi dan pelaksanaan pelatihan daring. Selanjutnya, peneliti melakukan pelatihan dengan cara menjelaskan cara pengisian MMSE dan AD8 serta manfaat skrining demensia Alzheimer, simulasi interaktif cara pengisian MMSE dan AD8 dengan probandus, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa para tenaga kesehatan memiliki pemahaman yang meningkat dibandingkan sebelum pelatihan tentang cara dan manfaat pengisian MMSE dan AD8 dalam skrining demensia Alzheimer, sehingga meningkatkan kesadaran para tenaga kesehatan di FKTP akan dampak buruk peningkatan kejadian demensia Alzheimer yang dapat timbul akibat keterlambatan diagnosis. Kata kunci: demensia Alzheimer; pelatihan; tenaga kesehatan; MMSE; AD8
Pelatihan Pembuatan Sushi Sebagai Salah Satu Ide Untuk Berwirausaha Dwi Prasetyani; Alma Evangelista Mahendrastiti
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.61466

Abstract

Seiring dengan adanya pandemi COVID-19, tingkat pengangguran terbuka semakin meningkat dikarenakan banyak perusahaan yang merumahkan para pekerjanya. Maka dari itu, permasalahan pengangguran menjadi polemik yang perlu untuk dicarikan solusi yang tepat. Dalam menanggulangi hal ini merupakan tanggung jawab bersama, kontribusi yang dapat dilakukan bersama adalah dengan membuka lapangan kerja atau dapat dikatakan menjadi wirausaha. Oleh karena itu, guna memberikan daya kekuatan pada masyarakat daerah sekitar Kabupaten Boyolali agar dapat mandiri dengan potensi yang dimiliki, maka diadakannya pelatihan pembuatan sushi. Sushi dipilih dikarenakan makanan yang popular di kalangan masyarakat meskipun berasal dari Jepang, bahan-bahan nya pun mudah untuk didapatkan, merupakan makanan yang kaya akan protein, serta merupakan makanan yang diolah dengan kreativitas, sehingga masyarakat dapat berkreasi sekreatif mungkin. Maka, dengan pelatihan pembuatan sushi diharapkan juga menjadi salah satu terwujudnya ekonomi kreatif dengan menjadi wirausaha. Kegiatan ini dilakukan dengan metode demo memasak dan praktik langsung yang dilakukan oleh peserta yang mayoritas adalah para ibu rumah tangga. Dengan metode ini, para peserta sangat antusiasn dan dapat memahami dengan mudah tahapan demi tahapan proses pembuatan sushi. Dari hasil kegiatan ini, para beserta berhasil dalam membuat dua macam sushi yaitu makizushi dan oshizushi.  Kata kunci : pengangguran; pelatihan; sushi; wirausaha
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Implementasi 3R dalam Bentuk Pembuatan Totebag Tie Dye, Lilin Aromaterapi, dan Craft Tamanisasi Septa Kurnia Sari; Lintang Damarjati; Isykarima Amalia; Sri Rahmawati; Rony Syaifullah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.64819

Abstract

Sampah merupakan hal tidak dapat terpisahkan dari kehidupan manusia. Berdasarkan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) masih terdapat 35,68% atau setara dengan 10.238.712,15 (ton/tahun) sampah yang tidak terkelola. Sukoharjo sendiri merupakan salah satu daerah yang belakangan ini volume sampah yang dihasilkan meningkat hingga 130 ton/hari. Meningkatkan rasa kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan dengan melakukan sosialisasi pembinaan penerapan sistem 3R (Reduce, reuse, recycle) di Desa Lengking, Bulu, Sukoharjo merupakan tujuan dari dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini. Metode yang dipakai adalah persuasuif, edukatif, dan partisipatif. Hasil dari pelatihan ini adalah untuk menambah pemahaman peserta tentang: Mengapa kita perlu mengurangi sampah, Bagaimana mendaur ulang sampah menjadi produk yang layak pakai dan jual. Kegiatan pengabdian ini difokuskan kepada sosialisasi zero waste dan pelatihan pembuatan tote bag tie dye, lilin aromaterapi, dan craft tamanisasi sebagai salah satu bentuk menghasilkan produk bernilai ekonomis. Berdasarkan hasil kegiatan  ini, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kepedulian terhadap lingkungan yang mencakup pengetahuan, sikap dan perilaku melalui pembinaan penerapan sistem 3R saat sosialisasi dan proses pengolahan sampah ini sebaiknya dilakukan secara intensif. Kata kunci : craft tamanisasi;  pengabdian; 3R; tote bag tie dye; lilin aromaterapi;

Page 1 of 2 | Total Record : 16