cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 239 Documents
Implementasi Sistem Penyiraman Otomatis Pada Kumbung sebagai Upaya Peningkatan Hasil Budi Daya Jamur Tiram Desa Menawan Budi Cahyo Wibowo; Imam Abdul Rozaq
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November (Article in Press)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.71407

Abstract

Jamur tiram atau dalam bahasa latin disebut Pleurotus ostreatus adalah jamur dengan ciri fisik berbentuk cekung seperti cangkang tiram. Konsumsi jamur tiram yang semakin meningkat tiap tahunnya dan potensi pasar luar negeri yang tinggi untuk konsumsi jamurnya menjadikan produksi jamur tiram perlu ditingkatkan. Petani jamur tiram di desa menawan mengalami permasalahan dalam peningkatan produksi jamur diantaranya adalah proses perawatan budidaya jamur yang memerlukan perhatian khusus, diantaranya adalah proses penyiraman yang rutin dan terjadwal sehingga petani harus secara rutin melakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban kumbung jamur tiram sehingga tidak efisien dari segi waktu dan tenaga. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan teknologi tepat guna untuk melakukan penyiraman secara otomatis berbasis IoT melalui smartphone yang telah diimplementasikan pada kumbung jamur tiram di desa menawan kabupaten kudus. Dengan implementasi teknologi ini maka penyiraman jamur tiram dapat dilakukan melalui jarak jauh sehingga petani jamur tiram tidak harus datang ke kumbung untuk melakukan penyiraman. Sistem penyiraman otomatis ini bekerja berdasarkan kondisi kelembaban udara pada kumbung yang terbaca oleh sensor pH. Hasil panen jamur dengan menerapkan sistem penyiraman otomatis berhasil meningkatkan hasil panen dalam waktu 14 hari dengan kenaikan 83% atau naik 1.209 gram dari hasil panen dengan  penyiraman konvensional pada media uji 15 baglog jamur tiram.
Memperindah Ruang Publik dengan Taman dan Seni Mural sebagai Media Edukasi Sosial Kemasyarakatan Satria Aji Pamungkas; Venty Suryanti
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November (Article in Press)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.65117

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Integratif Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Kelompok 129 dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2021 di RW XI Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta dengan judul Program Sadar Lingkungan dan Pemberdayaan Warga Kelurahan Sangkrah, Surakarta di Masa Pandemi COVID-19. Kelurahan Sangkrah terletak di daerah bantaran Sungai Bengawan Solo yang belum dikelola dengan baik. Daerah ini merupakan daerah padat penduduk dan kumuh, dimana rumah informal banyak ditemui di sekitar bantaran Bengawan Solo. Salah satu program KKN yang telah dilaksanakan adalah (1). sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan dan keindahaan lingkungan dan (2). pelaksanaan kegiatan pemanfaatan lahan kosong di sekitar tanggul untuk dibuat taman serta membuat karya seni mural di dinding tanggul. Kegiatan ini diikuti dengan sangat antusias oleh warga masyarakat, dimana seluruh warga yaitu remaja, ibu-ibu dan bapak-bapak berkontribusi nyata untuk membuat indah lahan kosong dan dinding di tanggul bantaran Sungai Bengawan Solo. Hasil dari program kerja taman hias dan mural ini telah membuat perbedaan yang signifikan terhadap pemandangan sekitar Kelurahan Sangkrah RW XI. Seni mural bertemakan kampung KB membuat fungsi taman sebagai media edukasi. Di lokasi taman telah juga dimanfaatkan sebagai fungsi sosial yaitu sebagai tempat refreshing atau olah raga bagi warga serta tempat bermain bagi anak-anak. Fungsi ekonomi dari taman dapat terlihat dari pemanfaatn tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA) oleh warga masyarakat. Tanaman buah-buahan juga ditanam di lahan kosong tersebut, sehingga selain sebagai peneduh dan membuat udara segar atau bersih juga dapat dimanfaakan buahnya kelak dikemudian hari jika pohon sudah besar dan berbuah.
Pelatihan Manajemen Stunting pada Anak Baduta dan Peranan Pangan Kebutuhan Medis Khusus (PKMK) bagi Perawat Maria Galuh Kamenyangan Sari; Astri Tantri Indriani; Debby Andina Landiasari; Frieska Dyanneza; Ririn Kartika Novitasari; Muamar Kadafi; Septina Riyansari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November (Article in Press)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.67782

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang berakibat gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikaitkan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya.Pencegahan stunting merupakan salah satu fokus pemerintah yang bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal dan menjadi generasi masa depan yang berkualitas. Perawat merupakan salah satu komponen tenaga kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam hal pencegahan stunting, baik mengenai pengkajian risiko penyebab stunting maupun tatalaksananya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan manajemen stunting bagi anak usia dibawah 2 tahun bagi perawat. Pengabdian ini kami wujudkan dalam bentuk pelatihan dengan susunan materi yang berkaitan dengan manajemen stunting dan peran PKMK dalam mengatasi stunting. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah PPNI RS UNS.Subjek kegiatan pengabdian ini adalah 65 perawat Rumah Sakit UNS. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran para perawat terkait pentingnya stunting dan penatalaksanaannya pada anak sebelum 2 tahun dibandingkan sebelum penyuluhan.  Secara bertahap akan kami selenggarakan pelatihan bagi Dokter Umum Rumah Sakit UNS, Dokter Umum dan Perawat-perawat di Puskesmas maupun Klinik Pratama yang berada di sekitar RS UNS, juga nantinya kami berharap akan menyentuh masyarakat awan di lingkungan Sukoharjo pada khususnya dan masyarakat luas di luar lingkungan Kabupaten Sukoharjo.  Semua usaha tersebut kami lakukan sebagai wujud komitmen besar Rumah Sakit UNS untuk memberantas stunting dan menjadi bagian dari pencetak generasi penerus yang lebih baik.
Efektifitas Promosi Kesehatan Menggunakan Video Senam Rehabilitasi Vestibuler untuk Mengurangi Keluhan Vertigo di Masa Pandemik Diah Kurnia Mirawati; Raden Andi Ario Tedjo; Pepi Budianto; Hanindia Riani Prabaningtyas; Ira Ristinawati; Subandi Subandi; Rivan Danuaji; Muhammad Hafizhan; Stefanus Erdana Putra
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November (Article in Press)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.68328

Abstract

Vertigo merupakan sensasi gerakan atau rasa gerak dari tubuh seperti sensasi berputar namun tanpa adanya sensasi berputar yang sebenarnya. Vertigo paling sering disebabkan oleh disfungsi pada sistem vestibular dari lesi perifer maupun sentral. pada masa pandemi COVID-19 sebagian besar pasien vertigo mengalami kesulitan untuk rutin memeriksakan diri di rumah sakit. Oleh karena itu, dicari alternatif berupa perawatan non farmakologis agar pasien bisa tetap mengontrol keluhan penyakitnya di masa pandemi ini. Senam rehabilitasi vestibular melatih otak melalui petunjuk visual dan proprioseptif alternatif untuk menjaga keseimbangan. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui efektifitas promosi kesehatan menggunakan video senam rehabilitasi vestibuler untuk mengurangi keluhan vertigo. Penyelenggaran penyuluhan pada anggota posyandu lansia ANTHURIUM, Kelurahan Tegalrejo yang diikuti sebanyak 47 orang. Sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan evaluasi terkait pengetahuan peserta mengenai vertigo melalui pretest dan posttest. Data hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan pengetahuan peserta dari skor rata rata awal 62.4 menjadi 83.7.
Diseminasi Riset Kecerdasan Buatan Untuk Diagnosis Medis Berbasis Elektrokardiogram di Universitas Duta Bangsa Nuryani Nuryani
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November (Article in Press)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.75521

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini memaparkan diseminasi riset yang bertujuan untuk memperkenalkan konsep kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam diagnosis medis berbasis elektrokardiogram (EKG) kepada para dosen di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Duta Bangsa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para dosen tentang potensi aplikasi AI dalam bidang kesehatan dan memberikan wawasan baru mengenai penggunaan EKG dalam diagnosis gangguan kesehatan. Para dosen diajak untuk mempelajari aplikasi AI dan teknik-teknik yang digunakan dalam analisis EKG. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para dosen memiliki minat yang tinggi dalam menerapkan kecerdasan buatan dalam bidang medis, khususnya dalam diagnosis penyakit jantung melalui EKG. Mereka memahami potensi besar yang dimiliki oleh AI dalam meningkatkan akurasi dan kecepatan diagnosis, serta membantu dalam pengambilan keputusan klinis yang lebih baik.
Implementasi Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terpusat (Off-Grid) untuk sumber energi mandiri budidaya perikanan Fuad Anwar; Mohtar Yunianto; Fendi Aji Purnomo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November (Article in Press)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.76048

Abstract

Komunitas AMPUH Desa Wonorejo bergerak dalam bidang usaha budidaya ikan, energi listrik menjadi kendala selama ini apabila supplay listrik dari PLN terputus. PLTS Off-Grid menjadi salah satu solusi untuk masalah catudaya, alat tersebut terdiri dari  panel solar, inverter, battery lipo4, watt meter dan MCB. Komponen tersebut dapat memberikan suplay selama 24 jam untuk mesin sirkulasi udara dan pemberi makan otomatis. Dengan tersedianya alat tersebut kendala yang selama ini di hadapi oleh peternak ikan menjadi teratasi.Kata kunci: PLTS Off-Grid; energi surya; mandiri; Desa mandiri; budidaya
Edukasi Pengelolaan Sampah Organik di Yayasan Pendidikan Mutiara Insan Menuju Sekolah Berwawasan Mandiri Energi Kusumandari Kusumandari; Risa Suryana; Yofentina Iriani; Fahru Nurosyid; Hendri Widiyandari; Khairuddin Khairuddin
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November (Article in Press)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.77098

Abstract

Sampah selalu menjadi permasalahan yang tak kunjung usai dan menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Kesadaran masyarakat Indonesia dalam pengelolaan sampah masih harus terus ditingkatkan. Secara umum sampah dapat dikategorikan sebagai sampah organik dan non organik. Kedua jenis sampah tersebut sejatinya dapat dimanfaatkan lagi. Sebagai contoh dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi barang-barang yang bermanfaat seperti vas bunga, pot, tempat pensil dan lain sebagainya Sedangkan sampah organik dapat dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos atau bahkan untuk sampah organik dalam jumlah banyak dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi baru biogas. Oleh karenanya dalam usulan pengabdian ini, akan dilakukan edukasi pengelolaan sampah organik di Yayasan Pendidikan Mutiara Insan Sukoharjo. Yayasan Pendidikan Mutiara Insan membawahi beberapa institusi pendidikan yaitu SMPIT Mutiara Insan, SDIT Mutiara Insan dan TKIT/PAUD Mutiara Insan. Sebagai lembaga Pendidikan dengan kurikulum fullday, yayasan menerapkan kebijakan pemberian katering snack maupun makan siang setiap harinya. Selain berdampak positif, hal tersebut tentunya menimbulkan masalah karena banyaknya sampah organik yang berasal dari potongan sayuran maupun sisa makanan siswa. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka diperlukan edukasi untuk membangun kesadaran pengelolaan sampah organik tersebut. Edukasi dengan pemberian materi in class tentang pengelolaan sampah menjadi energi alternatif biogas. Kegiatan diikuti oleh pemangku kebijakan dari Yayasan Mutiara Insan dan juga perwakilan pemerintah setempat. Dari hasil pelatihan, peserta merasa mendapatkan pencerahan mengenai sampah organik sebagai sumber energi alternatif dan siap mendukung penerapannya di Yayasan Mutiara Insan sebagai usaha mewujudkan sekolah yang berwawasan mandiir energi. Dari pengabdian ini diharapkan masyarakat mendapatkan kemanfaatan edukasi dan teknologi tepat guna dalam usaha pengelolaan sampah khususnya sampah organik. 
Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Kejadian Hipertensi di Nusa Tenggara Timur Yunia Hastami; Amira Shabrina Sitarahayu; Funica Asri Rachmawaty
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.92549

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama di masyarakat Nusa Tenggara Timur. Banyak faktor yang memengaruhi kejadian hipertensi. Usia dan jenis kelamin bisa menjadi faktor risiko terjadinya kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi di desa B yang berlokasi di pedalaman Nusa tenggara Timur. Metode pada penelitian ini menggunakan cross sectional dilakukan di Desa B, Nusa Tenggara Timur, dengan variabel terikat adalah hipertensi dan variabel bebas adalah usia dan jenis kelamin. Hasil penelitian didapatkan 233 subjek. dari karakteristik dasar didapatkan usia ≤ 40 tahun sebanyak 53 warga dan usia > 40 tahun sebanyak 180 warga, jenis kelamin laki-laki 28,3% perempuan 71,7% dan kejadian hipertensi 83. Dari analisis chi square di dapatkan usia berhubungan dengan kejadian hipertensi dengan Odds Ratio 3.413 dan nilai p value = 0,001(CI 95%), sedangkan jenis kelamin tidak berhubungan dengan hipertensi.Usia > 40 tahun merupakan faktor risiko terjadinya hipertensi pada penduduk di Desa B, Nusa Tenggara Timur. Hypertension remains a major health issue among the people of East Nusa Tenggara. Several factors influence the incidence of hypertension, including age and gender, which can be potential risk factors. This study aims to determine whether there is a relationship between age and gender and the incidence of hypertension in Village B, located in the interior of East Nusa Tenggara. A cross-sectional study was conducted in Village B, with hypertension as the dependent variable and age and gender as the independent variables. The study involved 233 subjects. The basic characteristics revealed that there were 53 residents aged ≤ 40 years and 180 residents aged > 40 years. The gender distribution was 28.3% male and 71.7% female, with an incidence of hypertension observed in 83 subjects. Chi-square analysis showed that age was significantly related to the incidence of hypertension, with an Odds Ratio of 3.413 and a p-value of 0.001 (95% CI), while gender was not significantly related to hypertension. Age > 40 years is a risk factor for hypertension among the residents of Village B, East Nusa Tenggara.
Pengembangan Energi Alternatif Biogas dari Sampah Organik di Desa Wonorejo Polokarto Sukoharjo Kusumandari Kusumandari; Risa Suryana; Yofentina Iriani; Fahru Nurosyid; Hendri Widiyandari; Khairuddin Khairuddin; Mohtar Yunianto; Mokhamad Sahid Praptomo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94019

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia menjadi perhatian serius pemerintah. Berbagai usaha pengelolaan sampah dilakukan untuk mengurangi penumpukan sampah. Salah satunya dengan pengelolaan sampah jenis organik menjadi sumber energi alternatif yaitu biogas. Dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan pengolahan sampah organik menjadi energi alternatif Biogas. Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Wonorejo Polokarto Sukoharjo. Desa Wonorejo terdiri atas beberapa dukuh dengan total penduduk berjumlah 5783 orang. Selain rumah penduduk, di desa Wonorejo juga terdapat beberapa institusi Pendidikan mulai dari SD sampai SMA dan juga pondok pesantren dibawah Muhammadiyah. Oleh karenanya wilayah desa Wonorejo termasuk wilayah yang padat penduduk dengan beban sampah yang dihasilkan per hari yang cukup banyak. Sampah tersebut terdiri atas sampah organik dan non organik. Untuk sampah non organik warga dapat mengumpulkannya dan menjual ke pengepul sampah non organik. Tetapi untuk sampah organik, penduduk masih menghadapi kendala karena belum dapat mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Oleh karenanya pengolahan limbah organik menjadi biogas menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Pengolahan dimulai dengan pembuatan biodigester sebagai reaktor tempat terbentuknya gas, kemudian pengisian dengan starter dan uji fungsional. Dari pengabdian ini diharapkan masyarakat mendapatkan kemanfaatan teknologi tepat guna untuk menunjang kehidupan dalam usaha pengelolaan sampah khususnya sampah organik.
Peningkatan Kapasitas Peternak Melalui Pendampingan Pembuatan Silase Berbasis Aditif Lokal Di Peternakan Sapi Perah AI Farm Rizka Muizzu Aprilia; Hermanto Hermanto; Ifar Subagiyo; Ainy Novitasari; Asri Nurul Huda; Budi Utomo; Anifiatiningrum -; Moh Mimbar Fauzi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.109220

Abstract

Ketersediaan hijauan pakan ternak yang tidak merata sepanjang tahun menjadi tantangan utama dalam usaha peternakan sapi perah, terutama pada musim kemarau. Kelangkaan hijauan ini juga meningkatkan biaya operasional peternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian peternak dalam penyediaan pakan melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan silase berbahan lokal. Kegiatan dilaksanakan di Peternakan Sapi Perah AI Farm, Kota Batu, dengan melibatkan 30 peternak sapi perah. Proses dilakukan menggunakan bahan rumput gajah, rumput odot, dan tebon jagung yang difermentasi secara anaerob dengan tambahan 10% aditif lokal seperti molases, dedak padi, pollard, dan jagung giling. Evaluasi organoleptik dan kimiawi menunjukkan silase dengan aditif molases dan jagung giling memiliki pH terendah (<3,80) dan kandungan bahan kering tertinggi (>30%), menandakan fermentasi berlangsung optimal. Hasil kegiatan membuktikan bahwa teknologi silase dapat diterapkan secara efektif oleh peternak skala kecil melalui pendekatan partisipatif. Program ini berkontribusi langsung terhadap keberlanjutan peternakan rakyat melalui peningkatan ketahanan pakan dan efisiensi produksi.