cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 239 Documents
Pengelolaan Sampah Organik melalui Integrasi UMAITA (Unggas, Maggot, Ikan, dan Tanaman) sebagai Model Ekonomi Sirkular Suryanto Suryanto; Izza Mafruhah; Nurul Istiqomah; Sofyan Sholeh; Salva Asti Agustian; Samuel Boni Setyawan
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.108112

Abstract

Permasalahan sampah makanan di Kota Surakarta menjadi isu yang semakin kompleks seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, intensifikasi aktivitas konsumsi di sektor kuliner, serta pergeseran pola konsumsi masyarakat. Studi ini mengkaji implementasi model ekonomi sirkular berbasis integrasi UMAITA (Unggas, Maggot, Ikan, dan Tanaman) oleh TPS3R “Mojo Makmur” dalam upaya pengelolaan sampah organik. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, data diperoleh melalui observasi langsung, studi literatur, dan diskusi kelompok terarah (FGD) dengan pemangku kepentingan. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan UMAITA mampu mengintegrasikan rantai pengelolaan limbah organik melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), pemanfaatan maggot sebagai pakan ternak unggas dan ikan, serta pemrosesan residu menjadi pupuk organik hortikultura. Kendati terdapat tantangan berupa minimnya partisipasi masyarakat dan keterbatasan pasokan bahan baku, model ini menunjukkan potensi strategis dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, bernilai ekonomi, dan mendukung ketahanan pangan lokal. Studi ini merekomendasikan penguatan kolaborasi multisektor dan peningkatan litersi lingkungan untuk mendukung efektivitas dan replikasi program serupa di tingkat komunitas.
Budidaya Anggur dengan Sistem Pemantauan Berbasis IOT pada Kelompok Wanita Tani “Sekar Arum” Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar Fitria Roviqowati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei (Article in press)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.109864

Abstract

Anggur (Vitis vinifera) adalah salah satu buah paling populer di dunia, dan dapat dikonsumsi mentah atau diolah menjadi berbagai produk seperti jus atau selai. Anggur dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, budidaya anggur harus memperhatikan faktor lingkungan utama yang mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan budidaya tanaman diantaranya adalah suhu, kelembaban tanah dan udara, intensitas cahaya serta status kesuburan tanahnya. Anggur merupakan tanaman merambat dengan sistem penanaman khusus, seperti menggunakan tiang atau kawat sebagai penyangga. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada masyarakat cara mengembangkan kebun anggur dengan menerapkan teknologi modern IoT untuk membudidayakan anggur yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemandirian keluarga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah deskriptif. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan, meliputi persiapan bahan dan materi, penyuluhan dan pengenalan, praktik/demplot budidaya anggur, penerapan IoT, pendampingan, seminar dan publikasi, pelaporan. Tahap persiapan melibatkan pencarian mitra, pengumpulan informasi tentang status mitra, dan merekomendasikan tindakan. Pelaksanaan melibatkan komunikasi dan pelatihan di lokasi mitra. Selain itu, pemantauan dan evaluasi berkala akan dilakukan untuk memantau perkembangan mitra pasca kegiatan. Melalui program pengabdian masyarakat ini, diharapkan minat masyarakat terhadap budidaya anggur akan meningkat, yang pada akhirnya berujung pada peningkatan kemandirian ekonomi. Adapun target luaran adalah sebagai berikut: publikasi pada jurnal nasional ber-ISSN yang dapat diakses secara online, publikasi pada media cetak / online, peningkatan daya saing perekonomian masyarakat dan penerapan iptek di masyarakat serta produk inovasi teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Pengenalan Aplikasi Elektronika Berbasis Android di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Grobogan Utari Utari; Nuryani Nuryani; Riyatun Riyatun; Budi Purnama
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94407

Abstract

AbstractThe rapid development of science and technology in recent years has greatly affected the teaching and learning process, especially physics lessons in high school. One of the technology products that has been widely used in all levels of society, including by students both at the elementary level to universities, is the smartphone. This community service activity is intended to increase the knowledge and skills of high school students in using smartphones with the Android operating system in a more effective, interactive, and fun learning process. This activity is carried out through training with theoretical presentation methods, practice, and discussion (question and answer). Direct practice is carried out using electronic media in smartphones owned by each participant (student). The practice used Android to create simple programs with the koltin programming language. Kotlin programming language was chosen because it is simpler, safer, and more productive than other programming languages, especially in the context of Android application development. From the discussion at the end of the training, it was concluded that students' knowledge and interest related to Android applications in learning are increasing because learning is done with easy, interactive, and fun methods. In addition, there is a growing interest of the students to continue their studies in college, especially in S1 Physics FMIPA UNS.    Keywords: Android, Kotlin, Learning, Student Univer
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Dalam Rangka Gerakan Lumbung Hidup Rating Aisyiyah Kroman Norainny Yunitasari; Janatun Na'imah; Diah Ratnasari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.99928

Abstract

The Aisyiyah Living Granary Movement (GLHA) is carried out to utilize empty land to meet food needs. One important thing in this movement is the community's understanding of how to obtain fertile planting media and support plant growth, namely by making compost. The purpose of this activity is to strengthen the community's understanding (especially members of the Aisyiyah Kroman Branch) in efforts to make compost independently. The activity method used is counseling (lectures). The results of the activity show that this activity can encourage the enthusiasm of participants to ask questions and explore the manufacture of organic fertilizer (compost). In making this compost, two types of results can be obtained, namely liquid and solid fertilizer. This is different from eco enzyme fertilizer which is only liquid. The two types of fertilizers also differ in terms of the smell produced, organic fertilizer (compost) has an unpleasant odor, while eco enzyme fertilizer has a fresher odor.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Detergen Cair Alami Berbasis Buah Lerak untuk Mengurangi Penggunaan Bahan Kimia Berbahaya Abu Masykur; Dina Fitriana; Sri Hastuti; Atmanto Heru Wibowo; Candra Purnawan; Denna Artika Cinta; Khairunnisa Nabilla
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.109413

Abstract

Aktivasi peran masyarakat dalam menjaga lingkungan perairan penting dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Salah satu caranya adalah melalui edukasi tentang pentingnya menggunakan bahan rumah tangga yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan melakukan sosialisasi kepada kelompok PKK di Perumahan Pondok Baru Permai IV, Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali mengenai dampak penggunaan detergen kimia yang berlebihan terhadap lingkungan. Pada sosialisasi ini, dikenalkan detergen ramah lingkungan yang berbahan dasar buah lerak yang kemudian diikuti dengan demonstrasi dan pelatihan. Keberhasilan kegiatan diukur dengan menganalisis hasil pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang ditunjukkan oleh hasil posttest yang meliputi (1) anggota kelompok PKK telah mengetahui kandungan dalam detergen dan isu pencemaran lingkungan karena detergen komersial yang dievaluasi melalui peningkatan nilai rata-rata yang semula 87 pada pretest menjadi 99 pada postest. (2) Anggota kelompok PKK memahami cara membuat detergen cair berbasis lerak. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan implikasi mampu meningkatkan pengetahuan anggota kelompok PKK mengenai dampak penggunaan detergen konvensional, bahan alam yang potensial untuk digunakan sebagai bahan dasar detergen alami ramah lingkungan, dan keterampilan dalam membuat detergen cair dari bahan alam.
Implementasi Metode Learning by Doing Untuk Meningkatkan Pemahaman Prinsip Kerja Motor dan Generator Listrik Pada Siswa Klas XII MAN I Grobogan Suharyana Suharyana; Budi Purnama; Riyatun Riyatun; Utari Utari; Suharno Suharno; Artono Dwijo Sutomo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110622

Abstract

Group Riset Material dan Sensor Magnetik FMIPA UNS telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat kepada 15 guru dan 36 siswa klas XII MAN I Grobogan dengan tujuan meningkatkan pemahaman para siswa pada prinsip kerja motor listrik dan generator listrik menggunakan metode learning by doing. Efektivitas metode dilihat dari perbandingan nilai pre-test dan post-test sesudah siswa melaksanakan eksperimen. Nilai rata-rata pre-test adalah 67 sedangkan nilai post-test sebesar 84. Dengan demikian dapat disimpulkan metode learning by doing yang diimplementasikan dalam eksperimen berhasil meningkatkan pemahaman para siswa.  
Pelatihan berbasis alat peraga kemagnetan dan kelistrikan bagi guru Sekolah tingkat Dasar sebagai upaya pengenalan sains sejak awal Fuad Anwar; Mohtar Yunianto; Suparmi Suparmi; Cari Cari; Suharyana Suharyana
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.89782

Abstract

Kegiatan pengabdian berupa pelatihan alat peraga kelistrikan dan kemagnetan  merupakan salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan dalam pengajaran sains sejak dini. Selama ini, anak-anak diajarkan sains melalui cerita, yang membuat mereka bosan berakibat mereka kurang memahami sains. Dalam kegiatan ini dilkaukan pelatihan pemanfaatan sains sejak dini melalui praktek penggunaan alat peraga kelistrikan dan   kemagnetan bagi guru tingkat Sekoalh dasar. Kegiatan dimulai dengan pretest untuk mengetahui kemampuan peserta pelatihan diperoleh nilai rerata 69, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan konsep teori dan praktik alat peraga kelompok. Diakiri dengan praktek pemanfaatm alat peraga kelistrikan terkait dengan rangkaian seri dan paralel dan untuk kemagnetan dengan pengenalan magnet statis dan dinamis.  Hasilnya adalah peserta menunjukkan tingkat pemahaman yang lebih baik terbukti dengan hasil postest dengan nilai rerata adalah 84. Kata kunci: alat peraga; saintek; percobaan; listrik; magnet
Strategi Pengembangan Visual Branding untuk UMKM Kopi Wangsul melalui penerapan metode Design Thinking Andry Prasetyo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94939

Abstract

Dusun Nglurah, sebuah desa di lereng Gunung Lawu yang selama ini dikenal sebagai penghasil sayur-sayuran dan tanaman hias, kini mengembangkan pertaniannya melalui budidaya kopi. Kopi Wangsul sebagai salah satu produk UMKM yang lahir dari upaya diversifikasi pertanian di desa ini, menghadapi tantangan yang cukup berat dalam hal pemasaran. Minimnya media promosi yang efektif menjadi kendala utama bagi para petani kopi dalam mengenalkan produknya ke pasar yang lebih luas. Penelitian ini berfokus pada pengembangan visual branding produk Kopi Wangsul dengan menciptakan desain kemasan yang eye catching, mampu menyampaikan pesan secara efektif, meningkatkan penjualan, dan bersifat ikonik. Penelitian ini menggunakan metode design thinking dan bertujuan untuk menciptakan desain kemasan kopi yang mampu menjadi ciri khas produk Kopi Wangsul dan menjadikannya sebagai identitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui visual branding yang solid dan ikonik serta nilai visual yang menarik, Kopi Wangsul mampu menembus pasar yang lebih luas, membangun citra merek yang unik, dan meningkatkan kesejahteraan petani di Dusun Nglurah. Kata kunci: Design thinking, desain kemasan, kopi wangsul
Pelatihan Penulisan Notasi Balok melalui Penciptaan Lagu Anak pada Guru TK Se-Kecamatan Tandes Surabaya Marda Putra Mahendra; Dhani Kristiandri; Vivi Ervina Dewi; Agus Suwahyono; Moh. Sarjoko
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of teachers in learning music is very important to the development of children, especially in Early Childhood Education (PAUD). Education unit data of Tandes Surabaya sub-district has 116 schools that focus on Early Childhood Education (PAUD). In general, kindergarten teachers in the Tandes Surabaya area in the learning process use the learning model of listening and imitating videos on Youtube. This is a problem for kindergarten teachers in the Tandes Surabaya sub-district area. Kindergarten teachers in the Tandes Surabaya area should have competence in reading notation, writing notation, and making songs, especially children's songs. The purpose of the training on writing beam notation through the creation of children's songs for kindergarten teachers in Tandes Subdistrict is to improve teachers' competence in reading beam notation, writing beam notation and creating simple children's songs. This training was conducted in May-August 2024 through 4 stages, namely 1) Preliminary study and target audience; 2) Preparation of materials and small-scale trials; 3) Determination of activity schedule; 4) Activity implementation and; 4) Activity evaluation. The training participants were 53 kindergarten teachers in Tandes Sub-district, Surabaya. The results of this training are 5 children's songs created by kindergarten teachers in Tandes Surabaya District which are equipped with music notation and get Intellectual Property Rights (IPR).Keywords; community service; community; music; notation; song
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Branding Produk Hilir Kakao di Suka Agung Bulok Tanggamus Lampung Dayang Berliana; Analianasari Analianasari; Fadila Marga Saty; Rima Maulini; Sutarni Sutarni; Fitriani Fitriani; Kurnia Rimadhanti Ningtyas
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110532

Abstract

Pekon Suka Agung merupakan salah satu pekon di Kecamatan Bulok yang memiliki luas lahan kering tertinggi untuk budi daya kakao. Kelompok tani di Pekon ini telah membudi dayakan kakao sejak tahun 1998 serta memperoleh hibah bantuan Dana Aspirasi berupa Fasilitas Pengelolaan Biji Kakao November 2020. Pembentukan kelompok tani Sido rukun 5 sejak tahun 2016 dengan jumlah anggota kelompok tani berjumlah 24 orang aktif serta luas garapan 37 ha. Sarana prasarana pengolahan produk cokelat yang dimiliki kelompok tani Sido rukun 5 tergolong cukup memadai. Sarpras tersebut berasal dari Bantuan Dana Aspirasi untuk memproduksi bubuk cokelat dan coco butter. Merek produk cokelat yang dihasilkan bernama Kihako. Namun,  kemasan dan label produk belum variatif, inovatif dan menarik.  Promosi maupun penjualan produk bubuk cokelat masih terbatas lokal. Penerapan digital marketing belum dilakukan secara optimal oleh anggota kelompok. Oleh karenanya perlunya penguatan branding produk melalui pengenalan platform pemasaran digital dan pendampingan promosi kepada anggota kelompok. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan menjadikan produk kelompok mampu bersaing secara kompetitif di tingkat regional hingga nasional. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tentang pembuatan desain kemasan dan label produk bubuk cokelat yang variatif, inovatif dan menarik dan meningkatkan pengetahuan kelompok tentang pembuatan materi promosi dan penerapan digital marketing. Metode pendekatan yang digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi Kelompok Sido Rukun 5 adalah dengan cara pendekatan partisipatif aktif. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa sebanyak 90% peserta PKM setuju adanya peningkatan pengetahuan petani tentang pentingnya kemasan, desain, dan label produk serta 90% juga peserta PKM siap menerapkan  digital marketing dalam meningkatkan daya saing produk anggota poktan.  Kemasan yang dimiliki anggota kelompok setelah adanya kegiatan PKM menjadi lebih variatif dan desainnya lebih menarik. Sebanyak 90% anggota kelompok tani juga siap menerapkan promosi digital pada akun-akun media sosial yang dimiliki.