cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
Pelatihan pembuatan Batik Jumputan dan sosisalisasi strategi pemasaran bagi kelompok PKK di Desa Pojok Bambang Harjito; Dionysius Deva Andraresa Kumara; Nur Ayni Fitri; Alfina Raditia Aulia; Alifio Radia Paradis; Herliana Sari Widiyani; Pramesti Ayu Pitaloka
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.72816

Abstract

Pojok Village, Tawangsari, Sukoharjo Regency is one of the villages that has yet to develop much in entrepreneurship. Because of this, the village government continues to support various activities in the field of entrepreneurship, such as MSME workshops and outreach, as well as the establishment of a village-level MSME community they recently wanted to do. Therefore, to support this activity, the UNS KKN Team in Pojok Village also assisted the government program by holding Jumputan Batik Marketing Strategy Socialization and Jumputan Batik Making Training to provide business ideas well as training to inspire Pojok Village business enthusiasm. The implementation method is to conduct educational socialization first to provide an understanding of jumputan batik and its potential from an economic perspective and then be given training in jumputan batik making. After the socialization and training were carried out, it was discovered that the participants better understood how to make and market jumputan batik. This is evidenced by the data obtained through questionnaires filled out by the participants before and after the activity. The analysis results show that the percentage of participants' knowledge has increased from below the 50% conformity point to above 50%.
Pendampingan Teknologi Silase di BUMDes Sumber Barokah sebagai Upaya Peningkatan Green Economy Syaiful Khoiri; Mustika Tripatmasari; Nur Widodo; Himmatul Khasanah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.79597

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Berkah Desa Kebun Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan, Madura adalah salah satu pelaku usaha peternakan sapi potong yang dibudidayakan secara koloni di kandang komunal. Sebgaaimana segitiga emas peternakan yaitu breeding, feeding dan manajemen, permasalah feeding juga dialami oleh BUMDes tersebut khususnya untuk pemenuhan ketersediaan hijauan pakan ternak. Hal tersebut terjadi karena keterbatasan lahan, proses budidaya hijuan yang kurang optimal dan kelangkaan hijauan dimusim kemarau. Kegiatan ini bertujuan untuk pendampingan penerapan teknologi silase pada BUMDes Sumber Berkah sebagai upaya alternatif pemenuhan pakan guna mendukung green economy melalui konsep LEISA. Metode pelaksanaan meliputi obeservasi awal, FGD, workshop pelatihan, pendampingan dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan anggota BUMDes Sumber Berkah dalam pengolahan dan penyediaan pakan dari berbagai sumber hijauan termasuk rumput dan limbah pertanian. Selain itu peternak juga memahami teknik penyimpanan pakan dengan metode silase sebagai upaya pemenuhan hijuan pakan ternak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah  penerapkan konsep LEISA dan peningkatan green economy di BUMDes berhasil dilaksanakan dengan baik dan anggota BUMDes merasa puas. Kata kunci: fermentasi, pakan, sistem pertanian terpadu, sapi potong
Pengenalan dan Penerapan Konsep Pengendalian Hama Penyakit Terpadu (PHPT) kepada Kelompok Wanita Tani “Loh Jinawi” di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo Pancasona, Muhammad Garda; Suryanti, Venty
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.64991

Abstract

Penyuluhan konsep Pengendalian Hama Penyakit Terpadu (PHPT) merupakan salah satu kegiatan KKN Tematik UNS Kelompok 216 periode Juli-Agustus 2021 di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) “Loh Jinawi” dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman dengan menerapkan konsep pengendalian ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan dengan memaparkan materi terkait definisi, tujuan, prinsip, komponen, dan bentuk implementasi PHPT di lapangan. Praktik pembuatan alat perangkap hama juga dilaksanakan, yaitu alat perangkap likat kuning dan alat perangkap lalat buah berbahan metil eugenol. Anggota KWT juga diperkenalkan bahan dapur yang dapat berpotensi sebagai pestisida nabati, seperti cabai merah, bawang merah, dan bawang putih. Cara penyemprotan pestisida yang tepat dipraktekkan bersama. Selama keberjalanan kegiatan, anggota KWT “Loh Jinawi” aktif melakukan tanya jawab dan konsultasi terkait HPT bersama mahasiswa KKN Tematik UNS.
Pengembangan Sistem Manajemen Donasi pada Griya PMI Surakarta untuk Meningkatkan Efektifitas Pemenuhan Kebutuhan Warga Griya Umi Salamah; Ristu Saptono; Wiharto Wiharto; Esti Suryani; Wisnu Widiarto; Shaifudin Zuhdi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.110962

Abstract

Griya PMI merupakan salah satu wujud kepedulian PMI Surakarta terhadap permasalahan sosial dalam masyarakat, khususnya terkait keberadaan orang-orang terlantar. Pemeliharaan orang-orang terlantar tersebut dipenuhi dengan donasi yang diberikan masyarakat. Agar pemberian donasi sesuai dengan kebutuhan suatu secara real time, diperlukan suatu sistem yang dapat memberikan informasi yang akurat terkait dengan prioritas kebutuhan saat ini. Sistem yang dibangun berbasis web dan mobile di Griya PMI Surakarta sebagai solusi terhadap permasalahan pengelolaan donasi yang selama ini dilakukan secara manual. Proses pengembangan dilakukan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, hingga pelatihan pengguna. Sistem ini memungkinkan pencatatan donasi secara real-time, pengelolaan stok barang, notifikasi kebutuhan prioritas, dan pelaporan transaksi. Dengan integrasi sistem web dan mobile, kegiatan ini berhasil meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan donasi. Selain itu, dokumentasi teknis dan pelatihan bagi mitra telah disiapkan guna memastikan keberlanjutan sistem. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi mampu memberikan dampak signifikan dalam mendukung operasional lembaga sosial. Diharapkan, sistem ini dapat terus dikembangkan lebih lanjut untuk menjawab kebutuhan strategis Griya PMI Surakarta di masa depan. Kata kunci: Donasi, Griya PMI, pengelolaan stok, SDLC Waterfall, sistem informasi
Profil Keterlaksanaan Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Fisika Fase F di MGMP Fisika SMA Kabupaten Sukoharjo Shofi Hikmatuz Zahroh; Sarwanto Sarwanto; Sukarmin Sukarmin; Fairusy Fitria Haryani; Elvin Yusliana Ekawati; Ahmad Fauzi; Daru Wahyuningsih; Pujayanto Pujayanto; Widha Sunarno
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i1.80503

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk memiliki kemampuan dalam mengembangkan perangkat ajar pembelajaran. Namun, hanya 5% guru dari 21 responden yang mengembangkan perangkat ajarnya sendiri. Oleh karena itu, grup riset Manajemen dan Inovasi Pembelajaran Fisika (MIPF) FKIP Universitas Sebelas Maret melaksanakan kegiatan pendampingan terhadap guru Fisika SMA Kabupaten Sukoharjo dalam menyusun modul ajar Fase F Kurikulum Merdeka. Tujuan dari kegiatan pendampingan antara lain, 1) memberikan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka, asesmen diagnostic, dan proses penyusunan ATP dan modul ajar dan 2) melatih guru dalam menyusun modul ajar fisika fase F. Kegiatan pengabdian yang dilakukan grup riset MIPF diselenggarakan selama tiga (3) tahap dan melibatkan 33 guru Fisika SMA Kabupaten Sukoharjo selama bulan Juni-Agustus 2023. Berdasarkan hasil evaluasi, didapatkan bahwa guru fisika mendapatkan pemahaman yang lebih terkait prosedur pembuatan ATP (83,3% sangat paham), fungsi dan tujuan dari pembuatan ATP (83,3% sangat paham), hakikat modul ajar (83,3% sangat paham), komponen modul ajar (91,7% sangat paham), proses pembuatan modul ajar (91,7% sangat paham), tujuan asesmen diagnostic (83,3% sangat paham),  dan jenis tes diagostik (91,7% sangat paham). Selain mendapatkan wawasan baru, guru fisika juga telah menyusun luaran berupa 14 modul ajar yang telah direview oleh tim grup riset MIPF. The Kurikulum Merdeka requires teachers to have the ability to develop learning and teaching tools. However, according to a survey conducted on Sukoharjo Regency High School physics teachers, only 5% of teachers from 21 respondents developed their teaching tools. Apart from that, Phase F of the Kurikulum Merdeka will be implemented in the 2023 academic year. Therefore, the Physics Learning Management and Innovation (MIPF) research group at FKIP Sebelas Maret University is mentoring Sukoharjo Regency High School Physics teachers in preparing Modul Ajar for Phase F of the Kurikulum Merdek. The mentoring activities have two main goals: 1) to give teachers a better understanding of the Independent Curriculum, diagnostic tests, and the process of creating ATP and lesson plans (Modul Ajar); and 2) to train teachers in creating phase F physics lesson plans (Modul Ajar). The service activities carried out by the MIPF research group were held in three (3) stages and involved 33 Sukoharjo Regency High School physics teachers from June to August 2023. Based on the evaluation results, it was found that physics teachers gained a greater understanding regarding the procedure for making ATP (83.3% really understood), the function and purpose of making ATP (83.3% really understood), the nature of the Modul Ajar (83.3% really understood), the components of the Modul Ajar (91.7% really understood), the process of making the Modul Ajar (91.7% really understood), the purpose of the diagnostic assessment (83.3% really understood), and the type of diagnostic test (91.7% really understood). Results Apart from gaining new insights, the service activities carried out by the physics teacher have also prepared output in the form of 14 Modul Ajar, which was prepared by the teacher and has been reviewed by the MIPF research group team.
Digitasi Family Records sebagai Upaya Penyelamatan Arsip di Kelurahan Jebres, Kota Surakarta Hanum Kartikasari; Irsyadul Ibad; Fahmi Ulin Ni'mah; Chairul Huda Atma Dirgatama; Arinta Kusumawardhani; Ida Setya Dwi Jayanti; Mutiara Auliya Khadija
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.80192

Abstract

Artikel ini membahas tentang upaya penyelamatan dan digitasi arsip keluarga melalui pengabdian kepada masyarakat kelompok PKK di Kelurahan Jebres, Kota Surakarta. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya penyelamatan arsip keluarga, seringnya terjadi kerusakan dan kehilangan arsip, maupun penemuan kembali arsip yang cukup lama. Dengan demikian perlu adanya pengetahuan dan pelatihan kepada masyarakat akan pentingnya pengelolaan arsip keluarga baik secara konvensional dan digital. Kegiatan ini dilakukan pada kelompok PKK Kelurahan Jebres, Kota Surakarta. Metode pengabdian dilakukan dengan penyampain materi tentang arsip dan klasifikasi arsip, pelatihan pengindeksan dan penyimpanan arsip dengan document keeper, dan pelatihan alih teknologi/digitasi arsip keluarga menggunakan aplikasi camscanner, lens dan juga alat iscanner. Hasil dari pengabdian ini adalah terciptanya arsip digital yang terorganisir dengan baik, memungkinkan aksesibilitas yang mudah dan perlindungan terhadap kerusakan atau kehilangan arsip. Digitasi arsip keluarga menjadi solusi efektif dalam penyelamatan arsip keluarga di kelompok PKK Jebres, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang klasifikasi arsip dan digitasi arsip.Kata kunci: Arsip keluarga; Digitasi; Penyelamatan arsip
Perancangan Identitas Visual Gamelan Ethnic Music Festival 2025 Berbasis Design Thinking sebagai Strategi Komunikasi Budaya Gamelan Ardhita Auliya Rifqy; Taufik Murtono; Ipung Kurniawan Yunianto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.115552

Abstract

Gamelan Ethnic Music Festival (GEMFest) 2025 menghadapi tantangan dalam mengembangkan pesan budaya yang konsisten dan relevan bagi audiens muda di media digital. Kegiatan ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem identitas visual GEMFest 2025 berbasis pendekatan design thinking sekaligus memperkuat kapasitas komunikasi visual penyelenggara festival. Metode pelaksanaan meliputi tahapan empati, perumusan masalah, eksplorasi ide, perancangan, implementasi, dan evaluasi melalui proses pendampingan partisipatif yang melibatkan mitra sebagai co-creator. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem identitas visual yang dihasilkan mampu meningkatkan konsistensi komunikasi visual serta memperluas visibilitas budaya gamelan di media sosial, sebagaimana ditunjukkan oleh statistik penonton dan jangkauan audiens. Selain menghasilkan luaran visual, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi visual dan pemahaman strategis mitra dalam mengelola komunikasi budaya secara lebih terstruktur. Dengan demikian, desain komunikasi visual berperan sebagai sarana penguatan kapasitas komunitas budaya dalam merepresentasikan nilai tradisional secara adaptif di era digital. Kata kunci: Design Thinking; Festival Budaya; Gamelan; Identitas Visual; Music Ethnic.
Pendampingan di Desa Gentan, Baki, Sukoharjo dalam Penanganan Sampah dengan Metode Pirolisis Menuju Desa Mandiri Sampah Al Buchori Nur Fajar; Niken Safitri; Damacasta Ardeliapta Edivtaputri; Fadhia Azahara Dilia; Farhan Pandu Rifqu Abdilla; Galih Widiyanto; Khoirun Nisa Ashar; Muhammad David Julian Syach; Nova Septi Widyaning Putri; Vicky Ahava Ferdinansyah; Khoirina Dwi Nugrahaningtyas
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i1.83323

Abstract

Desa Gentan terletak di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah merupakan daerah pedesaan yang gencar terhadap penanganan masalah sampah. Dengan program yang dicanangkan  “Menuju Kebangkitan Ekonomi Desa Mandiri Sampah”, Desa Gentan melakukan upaya pembuatan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan Gerakan Gelipah (Gentan Peduli Sampah). Dalam mendukung program tersebut, kelompok KKN UNS 122 melalui pengabdian masyarakat dalam bentuk mengoptimalkan serta mengenalkan teknologi pirolisis sebagai solusi inovatif. Proses pirolisis dilakukan menggunakan bahan baku ban bekas dan sampah plastik. Hasil yang diperoleh berupa minyak dan tar. Pirolisis ban bekas menghasilkan produk minyak yang lebih banyak dibandingkan pirolisis plastik. Minyak pirolisis (MP) yang dihasilkan berupa campuran bensin, solar, dan minyak tanah. Uji nyala menunjukkan bahwa seluruh MP dapat terbakar kecuali MP Ban Jeriken Atas (Ban J2). Produk MP ban bekas dan sampah plastik dapat menjadi bahan bakar alternatif. Optimalisasi kondisi pirolisis dan perbaikan alat pirolisis di Desa Gentan perlu dilakukan untuk memaksimalkan hasil yang diperoleh. Pengembangan teknologi pirolisis di Desa Gentan berpotensi sebagai solusi inovatif dalam menangani masalah sampah dan dapat membuka peluang baru dalam industri bahan bakar alternatif. Gentan, located in the Baki District, Sukoharjo Regency, Central Java, is a rural area actively addressing waste management issues. With the initiated program “Towards the Rise of Self-Reliant Waste Economy in the Village”, Gentan Village has undertaken efforts to establish #R TPS (Reduce, Reuse, Recycle) and the Gelipah Movement (Gentan Cares for Waste). In support of this program, the UNS 122 Community Service Program group, through community service, aims to optimize and introduce pyrolysis technology as an innovative solution. The pyrolysis process is conducted using used tires and plastic waste as raw materials. The results obtained include oil and tar, with tire pyrolysis producing more oil compared to plastic pyrolysis. The pyrolysis oil (PO) produced is a mixture of gasoline, diesel, and kerosene. Flame tests indicate that all POs are combustible except for the Upper Jeriken Tire Oil (Tire J2). The products form tire and plastic waste pyrolysis have the potential to become alternative fuels. Optimization of pyrolysis conditions and improvements to the pyrolysis equipment in Gentan need to be carried out to maximize the obtained results. The development of pyrolysis technology in Gentan Village has the potential as an innovative solution to address waste issues and may open new opportunities in the alternative fuel industry. 
New Product Development Petani Sayur Gen Y di Desa Sobokerto Boyolali Agreianti Puspitasari; Agustin Amborowati; Yeni Fajariyanti; Haryanto Haryanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.56786

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Sobokerto Kabupaten Boyolali. Kegiatan yang dilakukan adalah pengembangan produk olahan sayuran dan pelatihan manajemen usaha. Desa Sobokerto merupakan salah satu desa dengan hasil produk unggulan pertanian sayur seperti bayam, selada, kenikir, kangkung dan lain-lain. Kegiatan pertanian masih dijalankan secara tradisional begitu pula dengan pemasarannya. Masih banyak penduduk desa yang belum bisa mengoptimalkan hasil pertaniannya dan produk olehan dikarenakan masih kurangnya pengetahuan tentang manajemen usaha, masih kurangnya motivasi untuk menjadi wiraswasta dan masih belum ada inovasi produk olahan dari sayuran. Fokus pengabdian ini adalah memberikan pendampingan kewirausahaan dan memberikan pelatihan manajemen keuangan, manajemen produksi, dan manajemen pemasaran serta pelatihan pengolahan produk olahan sayur yaitu nugget dan juice sayur. Metode pengabdian ini adalah dengan memberikan in house training secara luring dan daring di Desa Sobokerto. Materi pelatihan adalah manajemen produksi, manajemen keuangan, dan manajemen pemasaran serta praktik cara pengolahan produk nugget dan juice berbahan dasar sayur. Hasil pengabdian ini adalah produk olahan nugget dan juice dengan menggunakan merk sendiri, artikel jurnal, dan publikasi kegiatan di media cetak atau elektronik. Hasil produk dari pengabdian ini diharapkan bisa menjadi alternatif produk yang bisa dipasarkan oleh masyarakat Desa Sobokerto sehingga bisa memberikan pendapatan tambahan bagi rumah tangga. Kata kunci:  pengabdian masyarakat, produk unggulan daerah, pendampingan kewirausahaan
Embung dan Umbul Sikajar Sebagai Destinasi Wisata Baru di Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten Jaka Suyana
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.86462

Abstract

Desa Pondok mulai merintis Embung dan Umbul Sikajar sebagai destinasi wisata baru yang diharapkan dapat menarik wisatawan dari luar desa. Untuk mencapai tujuan tersebut, Tim 24 KKN-UNS Tahun 2023 mengadakan program kerja, diantaranya : (a) kegiatan sosialisasi keberadaan Embung dan Umbul Sikajar sebagai potensi unggulan desa untuk pengembangan sektor pariwisata; dan (b) kegiatan pemasangan papan identitas untuk Embung Sikajar, penebaran benih ikan tombro, pengadaan tempat sampah organik dan anorganik, serta penanaman tanaman. Program tersebut melibatkan aparat desa, paguyuban pemuda-pemudi tingkat RW, serta warga masyarakat desa. Antusias warga masyarakat desa sangat tinggi untuk ikut mensukseskan program kerja mahasiswa KKN-UNS. Hasil yang diperoleh diantaranya kebanggaan adanya destinasi wisata baru di tingkat desa, meningkatnya kesadaran warga masyarakat untuk mengelola sampah dengan benar, serta kepedulian melestarikan lingkungan khususnya di kawasan Embung dan Umbul Sikajar.