cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 239 Documents
Diversifikasi Tanaman Pekarangan Dengan Tanaman Alpukat Untuk Meningkatkan Gizi Keluarga Sri Hartati; Ahmad Yunus; Nandariyah Nandariyah; Endang Yuniastuti; Bambang Pujiasmanto; Edi Purwanto; Samanhudi Samanhudi; Sulandjari Sulandjari; Adi Ratriyanto; Sigit Prastowo; Ida Rumia Manurung; Venty Suryanti; Ari Susilowati; Anif Nur Artanti; Sri Mulyani; Paramasari Dirgahayu
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.61199

Abstract

Alpukat (Persea americana) merupakan buah yang sudah sangat dikenal dan digemari oleh masyarakat. Alpukat diketahui memiliki khasiat sebagai antioksidan, antidiabetik dan efek hipolipidemik. Nutrisi yang terkandung dalam buah alpukat mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Namun, cara budidaya tanaman Alpukat  sangat berpengaruh pada khasiat atau kualitas dan kuantitas dari produk yang dihasilkan. Sehingga diperlukan pemahaman tentang cara budidaya tanaman Alpukat kepada masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah agar masyarakat lebih memahami cara budidaya tanaman alpukat sebagai tanaman pekarangan dan mengetahui manfaat buah Alpukat dalam meningkatkan gizi keluarga. Kegiatan pengabdian sudah dilaksanakan dengan metode penyuluhan dengan penyampaian materi tentang budidaya tanaman Alpukat, manfaat Alpukat, serta berbagai olahan Alpukat sedangkan pada akhir sesi dilakukan pemberian bibit Alpukat serta pupuk pada masing-masing peserta. Kegiatan yang sudah terlaksana ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya masyarakat Kelurahan Wonokarto tentang budidaya tanaman Alpukat dan keanekaragaman manfaat Alpukat untuk kesehatan.Kata Kunci: alpukat; budidaya; penyuluhan; pupuk
Efektivitas Promosi Kesehatan Menggunakan Leaflet Nyeri Punggung Bawah untuk Mengurangi Keluhan Nyeri Punggung di Masa Pandemik Diah Kurnia Mirawati; Hanindia Riani Prabaningtyas; Pepi Budianto; Subandi Subandi; Rivan Danuaji; Baarid Luqman Hamidi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.56217

Abstract

Nyeri punggung  bawah  (NPB) adalah  suatu keadaan  tidak  nyaman  atau  rasa  nyeri  yang  akut  pada  di  daerah  ruas lumbalis  kelima  dan  sakralis pertama (L5-S1). Kebijakan social distancing pada masa pandemi COVID-19 diberlakukan untuk menurunkan angka infeksi COVID-19, namun hal ini memunculkan masalah baru seperti nyeri musculoskeletal yang terjadi karena kurangnya aktivitas fisik individu. Pandemi COVID-19 juga secara signifikan mengurangi akses pasien untuk mendapatkan pengobatan di fasilitas kesehatan untuk mengatasi nyeri punggung yang dialami. Hal ini mendorong peneliti untuk mengembangkan media edukasi untuk tatalaksana mandiri untuk pasien dengan NPB. Pada pengabdian masyarakat ini, peneliti menyusun materi edukasi mengenai rehabilitasi NPB yang dapat dilakukan di rumah. Kami mengukur skala nyeri dan kualitas hidup pasien sebelum dan sesudah edukasi. Skala nyeri pasien diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS), sedangkan kualitas hidup pasien dinilai dengan The World Health Organization Quality of Life – BREF (WHOQOL-BREF). Uji T-test dependen menunjukkan terdapat penurunan intensitas nyeri (p=0.000) dan perbaikan kualitas hidup peserta (p=0.000) setelah edukasi. Kata kunci: nyeri punggung bawah; pengabdian masyarakat; pendidikan
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk Mendukung Pemenuhan Persyaratan SNI 01-2907-2008 bagi Kelompok Tani Kopi Prohutani Kalisoro Tawangmangu Kabupaten Karanganyar Wahyudi Sutopo; Fakhrina Fahma; Roni Zakaria; Muhammad Hisjam; Yusuf Priyandari; Renny Rochani; Yuniaristanto Yuniaristanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.64417

Abstract

Pandemi Covid-19 telah turut serta dalam memberikan dampak pada industri kopi di Indonesia. Namun, prospek kopi tetap menjanjikan karena didukung oleh produksi dan konsumsi dalam negeri, serta hasil nilai ekspor yang tinggi.  Industri ini juga masih berpeluang sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional. Di beberapa kota besar seperti Solo, bisnis coffee shop memang tak seramai masa sebelum pandemi. Besarnya permintaan kopi menjadi daya tarik bagi petani untuk menanam kopi tak terkecuali petani di desa Kalisoro kecamatan Tawangmangu kabupaten Karanganyar yang menjadi mitra pada kegiatan PKM ini.   Untuk itu pada kegiatan pengabdian ini dilakukan pembuatan teknologi tepat guna teknologi tepat guna berupa  rancang bangun mesin sortasi biji kopi untuk memenuhi persyaratan mutu SNI 01-2907-2008.  Dari kegiatan ini dihasilkan mesin sortasi yang dibuat terbukti memiliki performansi multifungsi yaitu memisahkan biji kopi dari kotoran, ranting, serangga, dll sekaligus mensortasi (gradding) biji kopi berdasarkan ukurannya.  Pelatihan penggunaan mesin juga telah dilakukan pada mitra POKTAN PROHUTANI.  Selain itu juga telah dilakukan sosialisasi terkait teknik pemanenan dan teknologi pasca panen biji kopi. Kata kunci: Kopi; Industri Kecil dan Mikro (IKM); SNI 01-2907-2008; Mesin Sortir
Optimalisasi Sampah Anorganik Menjadi Produk Cinderamata Desa Wisata Ponggok Arinta Kusumawardhani; Dewi Sita Imaniar; Ilona Larasati Usman; Rahma Galuh Pangestuti; Pramudhita Restilianingrum Prayoga
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.70854

Abstract

Desa Ponggok di Kabupaten Klaten memiliki beberapa lokasi wisata yang terkenal. Salah satunya yaitu Umbul Ponggok yang mendatangkan lebih dari 70 orang pengunjung setiap harinya. Hal ini menjadi permasalahan baru bagi Desa Ponggok dalam mengelola sampah yang dihasilkan pengunjung. Sampah anorganik berupa plastik merupakan jenis sampah yang paling sulit dikelola. Desa Ponggok memiliki bank sampah yang terdapat 50 hingga 60 penyetor, apabila sampah terkumpul tanpa diolah maka nilai jualnya tidak optimal. Tujuan pelatihan pemanfaatan sampah anorganik menjadi produk cinderamata yaitu untuk meningkatkan nilai jual sampah. Pelatihan pemanfaatan sampah anorganik menjadi  produk cinderamata dilakukan pada bulan Oktober – Desember tahun 2022 melalui 4 tahapan, yaitu 1) sosialisasi program melalui penyampaian materi pengelolaan sampah anorganik di Desa Ponggok; 2) Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan produk cinderamata sampai packaging dan yang terakhir yaitu 3) monitoring program  4) terakhir, yaitu kegiatan Focus Group Discussion. Peserta pelatihan merupakan pengurus Bank Sampah Berkah Alam dan masyarakat Desa Ponggok. Hasil dari pelatihan didapatkan produk cinderamata berupa vas bunga rustic dari bahan baku sampah plastik dan peningkatan pemahaman dalam pengelolaan sampah anorganik. Kata kunci: Pengolahan; Bank Sampah; Pelatihan
Pengabdian Kepada Masyarakat Penerapan Teori Kaizen untuk Meningkatan Kualitas Usaha Keripik Talas di UKM Asyifa Oleh-Oleh I Ketut budaraga; Wellas Sri Devi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.57375

Abstract

Talas merupakan bahan pangan lokal di Sumatera Barat mempunyai peranan penting untuk menjaga ketahanan pangan. Talas banyak dimanfaatkan sebagai makanan olahan di daerah-daerah. Permasalahan dijumpai pada UKM  Asyifa oleh-oleh perlu adanya peningkatan kualitas dan penerapan manajemen yang baik. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan tambahan informasi penerapan teori KAIZEN untuk peningkatan kualitas produksi kepada UKM  Asyifa Oleh-Oleh. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah kunjungan lapangan disertai dengan ceramah secara timbal balik dilakukan secara langsung dan daring. Dalam diskusi tidak bersifat menggurui agar pesan inovasi yang ingin disampaikan sampai kepada UKM. Materi diskusi yang disampaikan masalah penerapan teori KAIZEN yaitu UKM perlu adanya perencanaan produksi, proses produksi pengolahan talas yang baik, adanya control terhadap mutu produksi serta kegiatan aktivitas selanjutnya, artinya ada usaha  peningkatan mutu secara terus menerus (continuous improvement).   Hasil yang diperoleh UKM menyambut baik masukan tersebut, dan kedepan akan dilaksanakan secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan SDM yang dimiliki oleh UKM Asyifa Oleh-Oleh.  Saat ini prospek pemasaran kripik talas cukup bagus, pemasaran sudah dilaksanakan di wilayah Sumatera Barat dan luar Sumatera Barat. Keripik UKM Asyifa oleh-oleh belum dikemas dengan baik. Adanya UKM ini sangat membantu peningkatan pendapatan masyarakat disekitarnya.       Kata kunci: Produksi, Keripik Talas, Kaizen, Kualitas
Penerapan Teknologi Pencacah Multi Blade Pada Proses Pengolahan Limbah Ikan sebagai Upaya Pemberdayaan Nelayan Di Desa Berahan Kulon, Kecamatan Wedung Kabupaten Demak Laila Fitriana; Herman Saputro; Husin Bugis; Budi Siswanto; Ranto Ranto; Riyadi Muslim
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.56315

Abstract

Desa Berahan Kulon Kec. Wedung Kab. Demak merupakan desa daerah pesisir pantai utara Jawa yang memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Kegiatan usaha itu meliputi usaha perikanan air laut, air payau dan air tawar. Hasil tangkapan ikan laut setiap tahunnya tidak kurang dari 600 ton, serta budidaya ikan air tawar mencapai 97.6 ton per tahun. Potensi produksi ikan tersebut menyisakan limbah ikan dan kerang yang belum termanfaatkan dengan baik. Kegiatan yang dikeloala kelompok petani tambak dan nelayan tersebut juga memiliki masalah pada suplai dan harga pakan ikan yang selalu berubah-ubah. Akibat permasalahan tersebut usaha tambak yang dikelola melalui Kelompok Budidaya Ikan Margo mulyo mengalami kerugian. Adanya potensi dan permasalahan tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat terkait kemandirian pakan ikan dengan penerapan teknologi mesin pembuat tepung ikan. Penerapan teknologi pencacah multi blade untuk memudahkan proses pengolahan limbah ikan tangkapan nelayan menjadi tepung ikan. Kegiatan kemitraan ini difokuskan bagaimana menyediakan alat produksi tepung ikan dan pelatihan produksi bagi nelayan. Kegiatan kemitraan UMKM Margo Mulyo Abadi dengan UNS ini mampu menjadi solusi akan isu yang berkembang, sekaligus mampu meningkatkan nilai ekonomis limbah ikan sehingga terdapat peningkatan pendapatan bagi para anggotanya. Kata kunci: Pemberdayaan; Teknologi Pencacah; multi-blade; limbah ikan; tepung ikan.
Pengenalan dan Pembuatan Ornamen Sebagai Bentuk Pembelajaran Sejarah dan Kebudayaan Siti Indah Lestari; Ivo Ramadhani; Joko Bintarto; Afifah Salma
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.61340

Abstract

Ornamen atau sering disebut desain dekoratif adalah seni yang digunakan dengan tujuan memperindah. Penerapan ornamen pada bidang interior banyak diterapkan pada lantai, plafon, dinding, bukaan dan elemen interior lainnya, selain tujuan memperindah, penggunaan ornamen pada elemen interior menyimpan fungsi dan makna didalamnya yang tidak banyak diketahui oleh banyak kalangan masyarakat. Menurut sejarawan arsitektur Sir John Summerson, dekorasi dan ornamen telah menjadi saksi dalam peradaban sejak awal sejarah dari "Arsitektur Mesir Kuno" hingga penurunan eksistensi ornamen pada abad ke-20. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini mengenalkan ornamen dan pembuatan ornamen secara digitalisasi kepada kaum muda khususnya anak SMK agar dapat memahami sejarah budaya melalui ornamen dan meningkatkan kompetensi dalam bidang digitalisasi sesuai dengan tuntutan zaman. Target sasarannya adalah SMK Tarbiyah Islamiyah Medan, kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahapan yakni pemaparan materi mengenai ornamen dekoratif dari zaman mesir kuno hingga saat ini, pengenalan tool software dan pendampingan pembuatan ornamen secara digitalisasi. Hasil dari kegiatan yaitu siswa mengetahui sejarah seni budaya dari desain ornamen dan mampu membuat desain dengan teknik eksplorasi bentuk ornamen dari ide pemikiran secara digitalisasi dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi software desain. Kata kunci : ornamen;  sejarah kebudayaan; pembelajaran
Pemanfaatan Ubi Jalar sebagai Alternatif Karbohidrat yang Meningkatkan Ekonomi Warga Banten Rihadatul Aisy; Gita Nur Aisyah Putri; Nabila Nurul Aulia; Nuriana Salsabila; Sherly Indrawati; Willy Faisal Madani; Rida Oktorida Khastini
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.62162

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan salah satu komoditas yang nilai ekonomisnya tinggi dan mempunyai banyak manfaat dan kandungan nutrisi yang berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap konsumsi ubi jalar sebagai pangan lokal alternatif karbohidrat dan upaya yang dilakukan oleh masyarakat Banten dalam pemanfaatan potensinya untuk meningkatkan sektor ekonomi. Penelitian kuantitatif dilakukan metode penelitian survei deskriptif kepada 57 responden masyarakat Sindangkarya Kabupaten Pandeglang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Banten memiliki ragam persepsi terkait ubi jalar, potensi dan pemanfaatannya. Informasi yang diperoleh dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan ubi jalar yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan aspek ekonomi masyarakat lokal Banten. Kata kunci :  Ubi jalar; karbohidrat; alternatif pangan.
Pendampingan Pengelolaan Keuangan Berbasis Digital Finance Syariah Pada Yayasan Fathu Minal Fityan Reni Dwi Widyastuti; Aris Setiawan; Wilda Sari; Ekawati Ekawati; Purwanto Purwanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.69228

Abstract

Pengelolaan keuangan sangat penting dilakukan oleh berbagai pihak termasuk pondok pesantren. Namum pada kenyataanya masih terdapat banyak pondok pesantren yang belum dapat melakukan pengelolaan keuangan dikarenakan oleh berbagai factor. Diantaranya adalah kurangnya pemahaman pengurus pondok pesantren dalam melakukan pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pengelolaan keuangan berbasis akuntansi syariah pada pondok pesantren. Pengabdian dilaksanakan pada Yayasan Fathu Minal Fytian Kalimantan Barat. Pelatihan dan pengelolaan keuangan yang dilakukan berbasis Digital Finance Syariah dengan menggunakan Aplikasi SYIAR. Kegiatan PKM ini diawali dengan proses survei permasalahan, penyuluhan atau penyampaian materi, dan pendampingan dalam praktik administrasi dan pengelolaan keuangan. Setelah program ini selesai diharapkan pengelola pondok pesantren dapat melakukan pengelolaan keuangan dengan baik menggunakan aplikasi digital. Kata kunci : Pengelolaan Keuangan; Digital Finance Syariah; SYIAR
Pembelajaran IPA menggunakan FUNEX (Fun Sains Experiment) di SDN 01 Karakan Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo Ida Nugroho Saputro; Annafi Nur Faisa Hapsari; Ardhea Nur Syahfa; Galuh Retno Palupi; Hasna Madikha; Ikhsan Jodyastama; Nimas Dwi Astuti; Respati Arli Shigit i Wisanggen; Rismawati Ariesta Wulandari; Salma Miftahul Azizah,; Uswah Karimah Nur Khasanah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.65727

Abstract

Semua anak memerlukan pendidikan yang layak untuk perkembangan daya pikir. Untuk meningkatkan daya berpikir, maka siswa memerlukan pembelajaran yang menarik. Dalam pembelajaran menumbuhkankan antusias dan semangat belajar sehingga meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan. Kegiatan pembelajaran dilakukan di SDN 01 Karakan Weru Sukoharjo. Pembelajaran disekolah ini mempunyai keterbatasan pada sarana prasarana dan kinerja pendidik yang kurang optimal. Sehingga perlu dilakukan inovasi pembelajaran agar siswa mudah dalam memahami materi mata pelajaran IPA. Dalam hal ini diterapkan pelaksanaan program kerja Fun Sains Experiment (FUNEX) dengan melakukan eksperimen sains yang menyenangkan. Pada kegiatan ini menggunakan metode observasi dan wawancara untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan pemahaman siswa. Program FUNEX dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan dengan agenda eksperimen air anti gravitasi dan roket cuka. Pada pembelajaran ini meningkatkan antusias dan semangat belajar pada siswa untuk mata pelajaran IPA. Pembelajaran ini melibatkan siswa secara langsung melakukan eksperimen untuk melihat kejadian-kejadian yang berkaitan dengan sains. Siswa dapat memahami dengan mudah tentang konsep pelajaran IPA yang diajarkan oleh guru. Kata kunci: pembelajaran; FUNEX; memahami; sains .