cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
Bantuan Hidup Dasar Dan Edukasi Tatalaksana Nyeri Di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Karanganyar Purwoko Purwoko; Andy Nugroho; Sugeng Budi Santosa; R. Th Supraptomo; Eko Setijanto; Heri Dwi Purnomo; Ardana Tri Arianto; Muhammad Husni Thamrin; Arif Zuhal Amin Hananto; Aura Ihsaniar
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i1.79286

Abstract

Keadaan kegawatdaruratan adalah suatu keadaan dimana korban akan mengalami kecacatan atau bahkan kematian, bila tidak mendapatkan pertolongan dengan segera. Salah satu jenis masalah kegawatdaruratan yang dapat menimbulkan kematian mendadak biasanya ditemui diakibatkan oleh henti jantung (cardiac arrest). Penanggulangan kegawatdaruratan merupakan aspek yang penting dan tidak terbatas pada tenaga medis terlatih. Nyeri adalah sensasi yang sangat tidak menyenangkan dan sangat individual yang tidak dapat dibagi dengan orang lain. Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah pelajar yang menduduki masa pendidikan formal sebelum memasuki bangku perkuliahan. Masih minimalnya pengetahuan siswa SMA akan manajemen nyeri menyebabkan seringkali penanganan dan tindaklanjut mengenai keluhan nyeri tidak adekuat. Hal ini yang menjadi dasar dilakukannya kegiatan ini sehingga siswa SMA dapat lebih teredukasi dan dapat menangani kondisi nyeri dengan baik serta memberikan edukasi berlanjut terutama kepada masyarakat. Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi bermaksud mengadakan pelatihan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat dalam lingkup wilayah SMA untuk melakukan BHD pada korban henti jantung dan memberikan penyuluhan terkait manajemen nyeri dengan harapan agar para peserta lebih teredukasi mengenai kondisi nyeri dan bagaimana cara menanganinya. An emergency is a situation where the victim will experience disability or even death if they do not receive immediate help. One type of emergency problem that can cause sudden death most commonly occurs due to cardiac arrest (cardiac arrest). Emergency management is essential and not limited to trained medical personnel. Pain is a very unpleasant and highly individual sensation that cannot be shared with other people. High School (SMA) students are students who complete a period of formal education before entering college. High school students lack knowledge about pain management, so treatment and follow-up regarding pain complaints are often inadequate. This is the basis for carrying out this activity so that high school students can be more educated, handle pain conditions well, and provide ongoing education, especially to the community. Department of Anesthesiology and Intensive Therapy, Dr. Regional General Hospital. Moewardi intends to hold training on Basic Life Support (BHD) for the community within the SMA area to carry out BHD for cardiac arrest victims and provide counseling regarding pain management with the hope that the public will be more educated about pain conditions and how to handle them. 
Pelatihan Pembelajaran Interaktif berbasis Masive Open Online Course (MOOC) Rumah Vokasi Untuk Sekolah Kejuruan Herman Saputro; Ranto Ranto; Husin Bugis; Danar Susilo Wijayanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.80183

Abstract

E-learning menjadi salah satu hal yang digagas mampu menjadi solusi dari permasalahan pembelajaran. Massive Open Online Course atau MOOC merupakan metode pembelajaran jarak jauh skala besar yang memungkinkan semua orang bisa mengakses. Penggunaan MOOC menjadi salah satu wujud dari perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Perkembangan teknologi yang merambat di dunia pendidikan dapat mempengaruhi persepsi serta pengalaman peserta didik dalam pembelajaran. Permasalahan yang timbul pada SMK Bhinneka Karya Surakarta terkait dengan pembelajaran CNC adalah sebagai berikut: 1) Pada mata pelajaran teknik pemesinan CNC membutuhkan gambar ilustrasi untuk memudahkan memahami materi pelajaran. Sehingga banyak siswa yang mesih mengalami kebingungan dalam mengikuti pembelajaran. 2) Dibutuhkan platform belajar hybrid dengan memanfaatkan smart phone, untuk mendukung optimalisasi hasil belajar, khususnya mata pelajaran teknik pemesinan CNC. Hasil dari identifikasi masalah tersebut ditindak lanjuti oleh tim Pengabadi ECCEE dengan merancang desain program peningkatan kompetensi paedagogi. Peningkatan terhadap guru-guru ini dilakukan melalui tahapan-tahapn sebagai berikut:  Tahap 1: Pengenalan dan pelatihan penggunaan MOOC Rumah Vokasi kepada Guru, Tahap 2: Pelaksanaan pembelajaran menggunakan MOOC Rumah Vokasi, dan Tahap 3: Evaluasi penggunaan MOOC Rumah Vokasi. Hasil pengujian implementasi aplikasi MOOC Rumah Vokasi terhadap hasil pembelajaran menunjukkan peningkatan yang positif.  Pengalaman siswa terkait implementasi aplikasi MOOC Rumah Vokasi telah menjawab bahwa aplikasi MOOC Rumah Vokasi sangat mendukung pembelajaran di SMK dan juga mampu meningkatkan semangat anak untuk belajar. Kata kunci: e-Learning, Mosive Open Oline Corse, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Penguatan Kapasitas Peternak Kambing Perah melalui Sinergi Akademisi, Pemerintah Desa dan CA Farm Sukoharjo Winny Swastike; Muhammad Cahyadi; Ahmad Pramono; Farouq Haidar Barido
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.110621

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berawal dari permasalahan mitra mengenai tantangan usaha kambing perah yang kerap berhenti pada produksi susu segar tanpa nilai tambah. CA Farm Sukoharjo dipilih sebagai mitra karena telah memiliki pengalaman dalam beternak kambing perah, namun masih terkendala pada efisiensi pakan, pengolahan susu, pemanfaatan limbah, serta strategi pemasaran. Kegiatan ini terdiri dari pelatihan pakan, pelatihan pengolahan susu, pelatihan pengolahan limbah dan pemberian bantuan alat pasteurisasi juga diakhir dengan fasilitasi keikutsertaan dalam pameran tingkat kabupaten, serta keterlibatan mahasiswa KKN. Program pengabdian skema Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) reguler UNS TA 2025 ini bertujuan memperkuat kapasitas peternak dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan jejaring usaha. Tahapan kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, diskusi terarah, penyuluhan dan pelatihan dalam workshop, serta evaluasi dan monitoring kegiatan. Hasil kegiatan yang didapat melalui evaluasi yang dilakukan dengan tahapan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak dari 65% menjadi 95%. Selain itu, terjadi efisiensi pakan hingga 23%, serta peningkatan pendapatan usaha sekitar 30% dalam enam bulan pasca kegiatan. Analisis SWOT menunjukkan adanya perubahan yang cukup signifikan, terutama pada aspek kekuatan (skills dan peralatan) dan peluang (akses pasar). Program ini membuktikan bahwa keberpihakan akademisi melalui alih teknologi dan informasi dapat memberikan dampak nyata dalam membangun ketahanan usaha peternakan rakyat yang lebih mandiri dan berdaya saing.Kata Kunci: susu kambing; kambing perah; peningkatan kapasitas; alih teknologi; pemberdayaan
Inovasi Kemasan Sebagai Sarana Meningkatkan Brand Image Produk Mie Soun Desa Manjung, Klaten Arinta Kusumawardhani; Irsyadul Ibad; Chairul Huda Atma Dirgatama; Is Hadri Utomo; Retno Suryawati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i1.74951

Abstract

Industri mie soun di Desa Manjung telah berdiri lebih dari 50 tahun dan menjadi pekerjaan turun-temurun yang dilakukan oleh warga. Mie soun banyak digunakan masyarakat untuk menjadi bahan baku atau bahan pendamping dalam pembuatan kuliner soto dan bakso. Seiring dengan meningkatnya produk kompetitor, mie soun asal Desa Manjung tidak lagi sepopuler dahulu.  Generasi millenial di wilayah Klaten, tidak lagi mengetahui bahwa produk mie soun tersebut berasal dari Desa Manjung. Hal ini mengakibatkan hilangnya ‘ciri khas’ mie soun sebagai produk lokal Desa Manjung.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan brand image mie soun  dengan melakukan inovasi kemasan produk.  Manfaat dari inovasi kemasan tersebut adalah (1) Meningkatnya brand image mie soun dari Desa Manjung sebagai produk yang menarik, (2) Meningkatnya kemampuan produsen tentang packaging produk. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu dengan pelatihan branding produk, pelatihan pembuatan logo dan merk produk, pelatihan pembuatan desain kemasan, serta pendampingan branding produk berbasis kearifan lokalSelanjutnya, pendampingan akan dilakukan dengan cara pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan dilakukan pada bulan mei – agustus 2021 dengan jumlah peserta 20 produsen mie soun dari Desa Manjung.The vermicelli soun noodle industry in Manjung Village has existed for more than 50 years and has been a hereditary work carried out by residents. Vermicelli noodles are widely used by the community as a raw material or accompanying ingredient in making culinary soup and meatballs.With the increasing number of competitor products, vermicelli noodles originating from Manjung Village are no longer as popular as before.. The millennial generation in the Klaten area no longer knows that the vermicelli noodle product originates from Manjung Village. This resulted in the loss of the 'characteristic' of soun noodles as a local product of Manjung Village. The purpose of this activity is to improve the brand image of soun noodles by innovating product packaging. The benefits of this packaging innovation are (1) Increasing the brand image of soun noodles from Manjung Village as an attractive product, (2) Increasing the ability of producers regarding product packaging. The method of theses community service activities are product branding training, logo and product branding training, packaging design training, and product branding assistance based on local wisdom. Furthermore, assistance will be carried out in the way of product packaging and marketing. Training activities are carried out in May - August 2021 with 20 participants from the soun noodle producer from Manjung Village.
Edukasi Keuangan untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa di Surakarta Theda Renanita; Fadjri Kirana Anggarani; Andrian Liem; Rini Setyowati; Afia Fitriana; Aditya Nanda Priyatama; Arif Tri Setyanto; Nugraha Arif Karyanta
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.89933

Abstract

Literasi keuangan menjadi isu global dan menjadi program nasional di berbagai negara termasuk Indonesia. Literasi keuangan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, data menunjukkan literasi keuangan perlu ditingkatkan. Mahasiswa merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian karena masa perkembangan mahasiswa adalah masa mempersiapkan kemandirian keuangan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan melibatkan pengetahuan dan perilaku keuangan. Untuk meningkatkan literasi keuangan maka diselenggarakan kegiatan edukasi keuangan keuangan dengan perspektif psikologi ekonomi. Kegiatan ini menekankan pada aspek psikologis keuangan. Peserta edukasi keuangan ini sebanyak 32 mahasiswa. Metode yang digunakan adalah ceramah dan aktivitas aktif peserta dengan menggunakan lembar kerja. Efektivitas program juga dianalisis dengan membandingkan rata-rata efikasi keuangan, pengetahuan keuangan subjektif, pengetahuan keuangan objektif, dan perspektif keuangan masa depan pada saat pre-test dan post-test. Selain itu, peneliti juga membandingkan rata-rata keempat variabel dari kelompok peserta program edukasi dengan non peserta program (N=33). Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata keempat variabel setelah mengikuti program. Kelompok yang mengikuti program menunjukkan rata-rata keempat variabel lebih tinggi daripada non peserta. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan mereka, meningkatnya pemahaman mengenai keuangan, dan merasa menjadi lebih percaya diri dalam mengelola keuangan. Mereka juga akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dalam kehidupan keuangan mereka sehari-hari. Kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin dan masif untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan keuangan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai produk dan jasa keuangan dan menggunakannya dengan bijaksana. Kata kunci: edukasi keuangan; literasi keuangan; mahasiswa; perilaku keuangan 
Retrofit Mesin Emco Concept 55 Turning Unit Menggunakan Pengendali Mach 3/4 Untuk Meningkatkan Fleksibilitas Pembelajaran Cnc Heru Sukanto; Iwan Istanto; Purwadi Joko Widodo; Fitrian Imaduddin; Budi Santoso; R Lullus Lambang GH; Joko Triyono; Rahman Wijaya
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.110616

Abstract

Penggunaan mesin CNC untuk menghasilkan produk dengan akurasi yang tinggi sangat penting dalam perkembangan industri saat ini. Mesin Emco Concept 55 Turning Unit adalah salah satu mesin bubut CNC yang populer pada masanya karena kehandalannya dalam menghasilkan produk dengan akurasi tinggi. Namun, seiring perkembangan teknologi, mesin ini mulai mengalami keterbatasan, terutama dalam hal sistem kontrol dan kompatibilitas dengan perangkat lunak modern. Retrofit mesin CNC adalah solusi yang semakin populer untuk mengatasi masalah ini. Retrofit dimulai dengan persiapan dan analisis awal dengan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi mesin untuk mengevaluasi komponen mekanis, elektrik, dan sistem kontrol yang ada. Setelah itu dilakukan pembongkaran sistem kontrol lama dan memasang sistem kontrol baru serta mengatur konfigurasi perangkat lunak yang baru. Setelah semua komponen terpasang pengujian dan optimasi dilakukan agar mendapatkan hasil dan maksimal. Tahap terakhir dalam retrofit adalah finalisasi agar semua komponen terpasang dengan rapi dan aman sesuai dengan desain yang ditetapkan. Dari kegiatan ini dihasilkan mesin CNC dapat kembali berfungsi dengan baik dan kompatibel dengan software modern, memiliki antarmuka grafis yang intuitif, dan dapat terhubung ke sistem jaringan untuk mendukung pemantauan dan integrasi ke dalam ekosistem Industri 4.0. Kata kunci: CNC; Retrofit; Antar muka; Integrasi; Industri 4.0
Sosialisasi Deradikalisasi Agama pada Pondok Pesantren di Surakarta Warto Warto; Tiwuk Kusuma Hastuti; Insiwi Febriary Setiasih; Umi Yulianti; Isnaini Wijaya Wardani; Muhammad Bagus Sekar Alam
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i1.84214

Abstract

Paham radikalisme agama yang sedang melanda di Indonesia tidak hanya menjadi persoalan umat beragama tetapi telah menjadi persoalan negara karena dapat melemahkan nasionalisme. Paham radikalisme agama telah merasuki institusi pendidikan dan bersemai di internet maupun media sosial. Upaya pencegahan untuk menangkal paham radikalisme sangat penting dilakukan sehingga diperlukan kerjasama antar institusi pendidikan sebagai kolaborasi pendidikan. Seperti kerjasama antara pondok pesantren dengan universitas untuk bersama-sama memberikan pencerahan tentang penguatan nasionalisme dan nilai keagamaan. Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara terbuka yang bertujuan mensosialisasikan deradikalisasi agama di pondok pesantren seperti diskusi publik yang telah diselenggarakan di pondok pesantren Al-Muayyad Windan sebagai hasil kerjasama dengan Universitas Sebelas Maret. Adanya diskusi publik ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pemahaman keagamaan yang radikal yang berbeda dengan pandangan moderat. Moderasi Islam inilah yang diharapkan tumbuh di Lembaga-lembaga Pendidikan sebagai sarana memperkuat nasionalisme. The religious radicalism that is currently sweeping Indonesia is not only a problem for religious communities but has become a problem for the state because it can weaken nationalism. Religious radicalism has penetrated educational institutions and has spread on the internet and social media. Preventive efforts to ward off radicalism are very important so cooperation between educational institutions is needed as an educational collaboration. Such as collaboration between Islamic boarding schools and universities to jointly provide enlightenment about strengthening nationalism and religious values. These activities can be carried out openly with the aim of socializing the deradicalization of religion in Islamic boarding schools, such as public discussions that have been held at the Al-Muayyad Windan Islamic boarding school as a result of collaboration with Sebelas Maret University. It is hoped that this public discussion will be able to provide students with an understanding of radical religious understanding which is different from moderate views. This Islamic moderation is expected to grow in educational institutions as a means of strengthening nationalism
Pendampingan dan peningkatan kompetensi praktek biologi mikroskopis bagi siswa SMP Djama’atul Ichwan, Surakarta Elisa Herawati; Shanti Listyawati; Tetri Widiyani; Agung Budiharjo; Okid Parama Astirin
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.87836

Abstract

Biologi mikroskopis mempelajari organisme pada level seluler dan menjadi bagian tak terpisahkan dari pengetahuan IPA modern. Di SMP Djama’atul Ichwan Surakarta, keterbatasan fasilitas membuat pembelajaran konsep-konsep biologi mikroskopis sulit dibarengi dengan pengalaman praktek di laboratorium sekolah. Mitra mengharapkan ada pendampingan untuk meningkatkan kompetensi praktek pada mata pelajaran biologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi praktek dan wawasan umum siswa mengenai biologi mikroskopis yang tercakup dalam materi IPA di SMP. Kompetensi praktek biologi mikroskopis yang belum maksimal pada mitra berakar dari tidak adanya laboratorium IPA, media praktikum, dan mikroskop. Tim PKM UNS menghadirkan solusi berupa program pendampingan kepada siswa selama satu semester yaitu, 1) pengenalan mikroskop dan aplikasinya; 2) praktek membuat preparat mikroskopis sederhana sesuai materi SMP; 3) pengadaan mikroskop cahaya; modul praktikum; foldscope untuk mitra; 4) komunikasi selama semester berjalan dan umpan balik mengenai aktivitas praktikum dengan mikroskop di SMP. Keberhasilan kegiatan dapat dilihat dari indikator skor pre-/post-test, aktivitas praktikum, dan pengadaan mikroskop untuk SMP. Siswa menjadi paham prinsip kerja dan aplikasi mikroskop untuk visualisasi struktur seluler dan jaringan, hal ini tampak dari peningkatan skor post-test (>25% kenaikan skor) pada 72% siswa. Pada sesi praktikum, siswa mampu membuat dua preparat berbeda untuk diamati dengan mikroskop dan diidentifikasi bagian-bagiannya. Selanjutnya, siswa dapat melakukan praktek mandiri di SMP menggunakan mikroskop dari investasi kegiatan pengabdian ini Kata kunci: kompetensi praktik, biologi mikroskopis
Implementasi Oil Spinner Sebagai Teknologi Tepat Guna Untuk Meningkatkan Mutu Aneka Keripik Di Home Industry “Anugerah Keripik” Giffary Pramafisi Soeherman; Deary Amethy Zahrotinufus Joen; Fahrulsyah Fahrulsyah; Kurnia Rimadhanti Ningtyas; Ailsa Azalia; Yessa Darlingga Yuandika; Supriyanto Supriyanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.112351

Abstract

Proses produksi aneka keripik di Home Industry Anugerah Keripik masih menghadapi masalah tingginya kandungan minyak pada produk akhir karena proses penirisan minyak masih dilakukan secara manual menggunakan tampah atau saringan konvensional. Minyak berlebih ini berdampak negatif pada kualitas produk seperti rasa berminyak, potensi penurunan daya simpan akibat ketengikan, dan penampilan yang kurang menarik. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan Oil spinner sebagai teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei mitra, perumusan masalah, perumusan solusi, perancangan dan pembuatan alat, hingga pengujian dan sosialisasi teknis penggunaan alat. Hasil kegiatan PKM ini adalah implementasi oil spinner yang terbukti mampu menurunkan kandungan minyak, terutama pada produk keripik mantang (ubi ungu) yang semula sangat berminyak menjadi sangat bersih dari minyak. Alat ini bekerja berdasarkan prinsip gaya sentrifugal untuk membuang sisa minyak dari permukaan makanan. Meskipun alat ini tidak cocok untuk semua produk (misalnya keripik tempe yang cenderung hancur), penerapan teknologi oil spinner ini memberikan dampak positif signifikan terhadap mutu produk aneka keripik, meningkatkan perspektif konsumen, dan mewujudkan transfer ilmu antara institusi pendidikan dan industri rumahan.Kata kunci : Keripik; spinner; minyak
Inisiasi dan Pengembangan Ruang Komunitas Digital Desa di Desa Wonorejo sebagai upaya mewujudkan Desa Mandiri berbasis Digital Yunianto, Mohtar; Anwar, Fuad; Suparmi, Suparmi; Cari, Cari; Suharyana, Suharyana; Darmanto, Darmanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.75826

Abstract

Desa Wonorejo merupakan satu-satunya Desa di Kecamatan Polokarto yang memperoleh Predikat Desa Mandiri, berbagai kegiatan dilakukan untuk implementasi predikat tersebut salah satunya adalah Desa Digital. Upaya yang dilakukan diantaranya dengan pembentukan ruang komunitas Digital Desa dengan 6 fokus diantaranya Ekonomi Cerdas, Tata Kelola Cerdas, Lingkungan Cerdas, Mobilitas Cerdas, Hidup Cerdas dan Masyarakat Cerdas. Langkah yang telah dilakukan untuk mewujudkan 6 fokus tersebut adalah pembuatan ruang komunitas fisik dan juga ruang komunitas virtual. Dengan di buatnya 2 ruang komunitas tersebut diharapkan Desa Wonorejo segera tercapai sebagai Desa Mandiri berbasis Digital.Katakunci : Digital; Desa Mandiri; komunitas; ruang digital