cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 704 Documents
Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Siswa SMA Negeri 3 Kendari Muchtar, Febriana; Lestari, Hariati; Effendy, Devi Savitri; Bahar, Hartati; Tosepu, Ramadhan; Ahmad, La Ode Ali Imran
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022357

Abstract

Dengue hemorrhagic fever or known as DHF is an infectious disease caused by the dengue virus through the bite of the Aedes aegypti mosquito. Dengue fever is very susceptible to occur in residential conditions that do not care about environmental cleanliness. This can be caused by a lack of knowledge and application of clean and healthy living behavior (PHBS). The purpose of the community service activity is to provide information about the prevention of dengue hemorrhagic fever to students of SMA Negeri 3 Kendari. The counseling was carried out using the lecture method, question and answer and discussion. The toolkit used a leaflet from the Ministry of Health of The Republic of Indonesia. The service activities were enthusiastically followed by the students and they were committed to implementing clean and healthy living behavior as an effort to prevent dengue hemorrhagic fever. Abstrak. Demam berdarah dengue atau yang dikenal dengan DBD merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit demam berdarah sangat rentan terjadi pada kondisi pemukiman yang tidak peduli dengan kebersihan lingkungan. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan penerapan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan informasi tentang pencegahan demam berdarah dengue pada siswa SMA Negeri 3 Kendari. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi. Penyuluhan menggunakan leaflet Kemenskes RI. Kegiatan pengabdian diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi dan mereka berkomitmen untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan demam berdarah dengue.
Aplikasi Bantuan Pembelajaran Matematika untuk Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Afib Rulyansah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Mujad Didien Afandi; Rachma Rizqina Mardhotillah; Ashfiyatun Najjah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023382

Abstract

Ada banyak aspek kehidupan di mana belajar sangat penting. Pembelajaran dapat berlangsung di berbagai lingkungan institusional dan non-institusional. Wabah COVID-19 saat ini telah membuat banyak anak, terutama yang duduk di bangku sekolah dasar dan khususnya matematika, mempertanyakan efektivitas sistem pembelajaran online. Untuk mengatasi hal ini, pendidikan nonformal menjadi penting. Akibatnya, penulis terlibat dalam kegiatan bimbingan belajar dengan siswa di sekolah dasar untuk membantu pendidikan mereka. Bimbingan belajar adalah salah satu bentuk pendidikan ekstrakurikuler. Memanfaatkan alat bantu instruksional dapat meningkatkan efektivitas sesi les. Alat peraga, atau "alat peraga", dapat berupa barang alami atau buatan manusia. Di desa Mataloko, salah satu rumah penduduk berfungsi sebagai tempat berkumpulnya sekelompok kecil sukarelawan yang membantu siswa dengan konsep matematika melalui penggunaan alat pengajaran. Tujuan dari program pendampingan ini adalah untuk membangkitkan minat siswa terhadap matematika. Minat siswa untuk belajar mungkin telah berkurang selama pandemi covid-19, tetapi program pendampingan ini berharap dapat mengembalikan minat itu. Sesi les sering terdiri dari kombinasi ceramah dan percakapan. Dalam kuliah, instruktur pertama-tama menyajikan subjek ke kelas secara lisan. Siswa terlibat dalam diskusi melalui latihan tanya jawab yang berkaitan dengan pemahaman mereka tentang mata pelajaran yang diberikan. Latihan bimbingan belajar ini berpotensi menimbulkan rasa ingin tahu siswa tentang operasi matematika. Tanggapan siswa selama sesi bimbingan memberikan bukti akan hal ini.
Habituasi Pembelajaran Digital selama Pandemi Covid-19 Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Authar, Nailul; Firdhausyah, Yasmin Afra
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022317

Abstract

Tidak mungkin mengabaikan fakta bahwa sekolah akan terkena dampak dari munculnya Covid-19 dan apa yang disebut Era Pandemi. Memanfaatkan kebijakan work from home juga berdampak pada pembelajaran dari rumah, membuat kebijakan baru yang mengharuskan proses pembelajaran dilakukan secara online melalui media (teknologi). Teknik Pembelajaran Jarak Jauh paling efektif jika memiliki pemahaman teknologi yang baik. Karena kompleksitas teknologi, setiap orang yang terlibat dalam Pembelajaran Jarak Jauh—profesional pengajar dan siswa serta walinya—harus melek teknologi. Kenyataannya, pihak-pihak yang harus terlibat tidak sepenuhnya menguasai penguasaan teknologi. Sejumlah faktor berkontribusi terhadap hal ini, termasuk kurangnya pengalaman mereka yang terlibat dalam pembelajaran jarak jauh, yang harus menggunakan media yang membutuhkan penguasaan teknologi, serta rendahnya kualitas atau karakteristik Perangkat yang dimiliki dan ketidakmampuan sebagian orang, terutama orang tua, untuk berpartisipasi secara aktif. Keterlibatan dalam pendidikan anak Di era epidemi ini, diperlukan upaya bantuan pendidikan dini yang komprehensif untuk memastikan bahwa pendidikan bermanfaat bagi semua pihak. Proses Pembelajaran Jarak Jauh dan Online College harus berhasil jika ingin memenuhi kurikulum yang telah ditentukan, dan pengabdian ini merupakan upaya untuk mewujudkan bahwa semua pihak harus berpartisipasi secara aktif.
Edukasi dan Pembinaan Kader Dalam Peningkatan Pengetahuan Dalam Penilaian Pertumbuhan dan Perkembangan Balita di Posyandu Gusti Lestari Handayani; Vivianti Dewi
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023412

Abstract

Early detection of developmental abnormalities in infants reduces the risk of more serious illnesses. The purpose of the activity is to carry out Community Service Activities through educational activities and increase the ability of cadres in assessing growth and development as well as stimulation for toddlers at the Posyandu in the working area of the Aurduri Health Center, Jambi City, namely to increase cadre knowledge about procedures for assessing growth and development of toddlers, to be able to provide proper consultation for mothers of toddlers related to the results of the assessment of growth and development, as well as its stimulation. This community service method is carried out by providing education in the form of counseling, conducting demonstrations in assessing the growth and development of toddlers and their stimulation. and to evaluate it is done by using a pretest and post test questionnaire to assess the mother's knowledge and observation to assess the skills of cadres. The results of the implementation of the activities obtained an increase in the knowledge and skills of cadres regarding the assessment of growth and development of toddlers and their stimulation. The implementation of service activities is further enhanced in an effort to increase the knowledge and skills of cadres not only in assessing growth but also in the development of toddlers.
Implementasi blue economy dengan pendampingan pembuatan buku profil UMKM produk olahan perikanan Desa Batu Belubang, Bangka Belitung Adibrata, Sudirman; Pratiwi, Anggelia Nurtasbita; Jesiska, Adella; Aulia, Aulia; Animah, Animah; Purnamasari, Ariska; Angelia, Fera; Rani, Indah Septia; Anggraini, Nadilla
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022349

Abstract

Village Development Activity 2022 conducted a real contribution to promoting micro, small, and medium enterprises (UMKM) at Batu Belubang Village, Pangkalan Baru Sub-district, Central Bangka Regency, Kepulauan Bangka Belitung Province. Optimizing the marine resources by the UMKM to bolster the economy and entrepreneurship at the village is in accord with the blue economy concept. Some optional solutions to UMKM problems found in the village like introducing the business concept of fishery product processing that belongs to IPAL, eye-catching product packaging, gradually permitting assistance by related government bodies, knowledge transfer, and digital marketing via Facebook, WhatsApp, Instagram, Twitter, an official virtual store like Bukalapak, Shopee, and others. The guidance and assistance of UMKM from the local government regarding the potential of processed fishery products is very much needed. One of the assistances is the creation of a profile book for processed fishery products UMKM to facilitate the path of information to consumers. A website-based information technology network is very helpful in promoting UMKM for fishery products that can reach consumers from across provinces in Indonesia and across countries. Abstrak: Kegiatan Bina Desa tahun 2022 dapat memberikan konstribusi nyata untuk memajukan UMKM di Desa Batu Belubang Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Mengoptimalkan sumberdaya laut untuk pertumbuhan ekonomi dan wirausaha di desa sejalan dengan konsep blue economy. Tawaran solusi dari permasalahan UMKM di Desa Batu Belubang yaitu pengenalan konsep usaha pengolahan hasil perikanan yang memiliki IPAL, kemasan produk yang lebih menarik perhatian (eye catching), perijinan diharapkan dapat dibantu oleh dinas terkait secara berkala, transfer pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital seperti Facebook, Whattsap, Instalgram, Twitter, toko virtual yang resmi seperti Bukalapak, Shopee dan lainnya. Pembinaan dan pendampingan UMKM dari pemerintah daerah terkait potensi produk olahan hasil perikanan sangat dibutuhkan. Salah satu pendampingan yaitu pembuatan buku profil UMKM produk olahan perikanan untuk mempermudah jalur informasi ke konsumen. Jaringan teknologi informasi berbasis website sangat membantu promosi UMKM produk perikanan yang dapat menjangkau konsumen dari lintas provinsi di Indonesia dan lintas negara.
Karakterisasi Pendidikan Anti Korupsi dan Wawasan Kebangsaan: Program Pengabdian Masyarakat Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Rihlah, Jauharotur; Nurfaiza, Yusril Izza
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022308

Abstract

Semakin banyaknya pengaruh buruk dari globalisasi secara bertahap mengikis pemahaman tentang etnisitas dan benar-benar mencintai tanah air. Ditambah lagi dengan maraknya korupsi yang mempengaruhi setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Tema pengabdian kepada masyarakat SD Namira Probolinggo adalah penguatan positif wawasan kebangsaan dan pendidikan anti korupsi, yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana nilai-nilai tersebut ditanamkan kepada siswa melalui program pembiasaan di sekolah. Metode Konseling orang tua dan gerakan pembiasaan karakter bangsa di sekolah adalah dua metode yang digunakan untuk membantu mencapai tujuan tersebut. Persiapan tahap pertama meliputi perizinan, koordinasi, dan sosialisasi dengan SD Namira, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, serta pelaksanaan tahap kedua. Sosialisasi dan penyuluhan merupakan bagian dari pelaksanaan tahap kedua. Poster korupsi di sudut adalah cara yang bagus untuk membiasakan siswa dengan gagasan untuk menghindarinya di tempat kerja. Tahap keempat, yang terdiri dari evaluasi kegiatan dan penyusunan laporan kegiatan. Partisipatif, keterlibatan aktif dari guru, siswa, dan orang tua siswa adalah metode yang digunakan dalam pendekatan ini. Ketika generasi muda terpapar pendidikan antikorupsi di sekolah, maka membantu memperkuat karakter dan jiwa moral bangsa.
Optimalisasi dan Penguatan Pemahaman Kader tentang Pencegahan, Screening serta Pemeriksaan Malaria pada Ibu Hamil Ika Wijayanti; Siana Dondi; Santa Erina Louise Sihombing; Eyllonggia Mawene; Farida Fransisca Sihotang
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023397

Abstract

Malaria cases in 2017 an estimated 219 million cases of malaria occurred in the world. Malaria as one of the infectious diseases that is still a public health problem, especially in Papua, has an impact on the decline in the quality of human resources which can cause various social, economic problems, and even affect security. Nolokla and Asei Kecil are one of the villages in the working area of the Harapan Health Center in Jayapura Regency with a large number of pregnant women. Service activities in the form of cadre training. The media that will be used are cadre training modules in screening and early detection, malaria examination in pregnant women with malaria, questionnaire sheets and leaflets. Evaluation of knowledge of posyandu cadres is to provide questionnaires before and before training and evaluation of malaria in pregnant women is to do a physical examination and RDT on pregnant women. The result of this activity is an increase in knowledge of cadres and pregnant women. Abstrak: Kasus malaria pada tahun 2017 diperkirakan 219 juta kasus malaria terjadi di seluruh dunia. Malaria sebagai salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama di Papua, berdampak kepada penurunan kualitas sumberdaya manusia yang dapat menimbulkan berbagai masalah sosial, ekonomi, bahkan berpengaruh kepada stabilitas keamanan. Nolokla dan Asei Kecil merupakan salah satu desa wilayah kerja Puskesmas Harapan yang terdapat di Kabupaten Jayapura dengan jumlah ibu hamil yang banyak. Kegiatan pengabdian berupa pelatihan kader. Media yang akan digunakan adalah modul pelatihan kader dalam screening dan deteksi dini, pemeriksaan malaria pada ibu hamil dengan malaria, lembar kuesioner dan leaflet. Evaluasi pengetahuan kader posyandu adalah dengan pemberian kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan dan evaluasi malaria pada ibu hamil adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik dan RDT pada ibu hamil. Hasil dari kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan pada kader dan ibu hamil.
Pemeriksaan Kadar Hemoglobin dan Pemberian Edukasi tentang Anemia pada Remaja Putri Karinda, Merlin; Muflihah, Muflihah; Vaira, Rizky
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022334

Abstract

Anemia is still a public health problem in Indonesia that needs special attention. Based on the 2018 Riskesdas, the prevalence of anemia in adolescents is 32%, meaning that 3-4 out of 10 adolescents suffer from anemia. This is influenced by the habit of nutritional intake that is not optimal and lack of physical activity. The impact of anemia on adolescent girls and poor nutritional status have a negative contribution when pregnant in adolescence or adulthood which can lead to the birth of babies with low birth weight, morbidity and even death for mothers and babies. This community service aims to increase the knowledge of young women about anemia and the risks to reproductive health through the provision of health education about adolescent anemia and reproductive health as well as examination of hemoglobin levels. This community service is carried out by the method of providing health education and direct examination of hemoglobin levels to students in class XI and XII at SMA PGRI 2 Banjarmasin, totaling 75 students. Service activities like this can be carried out routinely both in the same location or in different locations with the target community really in need of health services, especially regarding anemia in adolescents. Abstrak: Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang perlu mendapat perhatian khusus. Berdasarkan Riskesdas 2018 prevalensi anemia pada remaja sebesar 32%, artinya 3-4 dari 10 remaja menderita anemia. Hal tersebut dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal dan kurangnya aktifitas fisik.  Dampak anemia pada remaja putri dan status gizi yang buruk memberikan kontribusi negatif bila hamil pada usia remaja ataupun saat dewasa yang dapat menyebabkan kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah, kesakitan bahkan kematian pada ibu dan bayi.  Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia dan resiko terhadap kesehatan reproduksi melalui pemberian pendidikan kesehatan tentang anemia remaja dan kesehatan reproduksi serta pemeriksaan kadar hemoglobin. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode pemberian pendidikan kesehatan serta pemeriksaan langsung kadar haemoglobin kepada siswi kelas XI dan XII di SMA PGRI 2 Banjarmasin yang berjumlah 75 orang siswi. Kegiatan pengabdian seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran masyarakat yang benar-benar membutuhkan pelayanan kesehatan terutama mengenai anemia pada remaja.
Pemberdayaan dan Pembinaan Bidan Dalam Meningkatkan Ketepatan Pengambilan Keputusan Klinik Ibu bersalin Melalui Penerapan Pengunaan Partograf Digital dan Konvensional di Puskesmas Biromaru Nurasmi Nurasmi; Yuhana Damantalm; Irnawati Irnawati
Indonesia Berdaya Vol 3, No 2: February-April 2022
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022303

Abstract

Angka kematian maternal dan perinatal yang tinggi juga disebabkan oleh dua hal penting yang memerlukan perhatian khusus yaitu terjadinya partus terlantar atau partus lama dan terlambatnya melakukan rujukan. Kematian ibu pada saat persalinan karena komplikasi yang sering tidak dapat diperikirakan sebelumnya seperti perdarahan, partus lama, dan partus tak maju, beberapa penyulit tersebut dapat dicegah apabila penolong persalinan menggunakan partograf untuk mendeteksi dini penyulit persalinan. Partograf merupakan panduan observasi persalinan yang memudahkan penolong dalam mengidentifikasi secara dini kasus kegawatdaruratan dan penyulit pada ibu dan janin sehingga pengambilan keputusan yang tepat dalam penanganan maupun dalam mengambil tindakan atau rujukan lebih optimal. Tujuan kegiatan Meningkatkan pengetahuan dan informasi tentang pengisian partograf kovensioanl dan partograf digital, Meningkatkan kepatuhan dan keteramiplan dalam penggunaan partograf digital dan konvensioanl, Membantu dalam penyamaan persepsi dan refresing penilaian kala I sampai kala IV menggunakan partograf. Adanya penyamaan persepsi dengan semua bidan pelaksana terkait pengisian partograf yang terbaru, semua bidan pelaksanan memahami penggunaan partograf dengan benar dan tepat serta menjadikan partograf sebagai catatan pendokumentasian dalam proses persalinan dan alat pengambilan keputusan klinik pada ibu bersalin. Peningkatan pengtahauan dan keterampilan bidan dalam penggunaan partograf digital maupun partograf konvensional. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan diperlukan pelatihan yang rutin terkait penggunaan partograf dalam persalinan sehingga pengetahuan dan keterampilan bidan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi
Mendidik Generasi melalui Membaca Ekstensif: Sebuah Program Peningkatan Literasi di Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo Rachma Rizqina Mardhotillah; Afib Rulyansah; Jauharotur Rihlah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Rohmatun Nashirin
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023380

Abstract

Kepala desa Kecamatan Bantaran meminta bantuan tim pengabdian setelah mengetahui bahwa kemampuan membaca warga kecamatan tersebut rendah. Kepala desa meminta bimbingan, pelatihan, dan insentif untuk membantu warga masyarakat mengembangkan kecintaan membaca. Selain itu, pembaca masa depan bangsa dapat mengembangkan kecintaan membaca sepanjang hayat sebagai bagian dari tradisi budaya yang dinamis. Inilah sebabnya mengapa strategi membaca ekstensif, serta teknik dan metode lainnya, dibahas dan disajikan untuk pelatihan dalam latihan ini. Teknik yang menggabungkan titik awal yang ringan. Oleh karena itu, diharapkan hal ini akan mendorong anak-anak untuk mengambil buku dan membaca. Segala sesuatu yang berhubungan dengan literasi tampaknya berjalan tanpa hambatan. Buktinya dapat ditemukan dalam keinginan peserta untuk terlibat dalam debat, pertama dengan mengajukan pertanyaan dan dengan berbagi pengalaman mereka sendiri, dan kemudian dengan beralih ke kegiatan membaca yang seharusnya dilakukan oleh perpustakaan keliling itu sendiri. Ketertarikan siswa SD terhadap buku bacaan yang diberikan oleh perpustakaan keliling merupakan salah satu indikator keberhasilannya.