cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 704 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Setelah Pemberian Penyuluhan dan Pemanfaatan Buah Bit Wijayanti, Ika; Dondi, Siana; Sihombing, Santa Erina Louise; Rerey, Heni Voni; Mawene, Eyllonggia
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022283

Abstract

Anemia is a common problem in the world. Anemia in pregnant women is caused by blood dilution or hemodilution. Handling of anemia in pregnant women can be done with 2 treatments, namely pharmacological and non-pharmacological. One of the efforts to increase HB levels is by using beetroot herbal plants (Beta vulgaris L). Service activities in the form of counseling and measuring hemoglobin levels before and after consumption of beets for 7 days. The data collection technique used is a total sampling technique, namely all pregnant women who experience anemia in the nolokla and asei small villages in September 2021. After counseling pregnant women, the knowledge of pregnant women has increased. Hemoglobin levels in pregnant women increased after an intervention by consuming beets for 7 days. This service activity is expected to increase maternal knowledge so that it can reduce the incidence of anemia, especially in mothers during pregnancy. Abstrak: Anemia merupakan masalah yang umum terjadi di dunia. Anemia pada ibu hamil disebabkan darah mengalami pengenceran atau hemodilusi. Penanganan anemia pada ibu hamil dapat dilakukan dengan 2 penanganan yaitu dengan farmakologis dan non farmakologis. Upaya meningkatkan kadar HB salah satunya dengan tumbuhan herbal buah bit (Beta vulgaris L). Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan dan pengukuran kadar hemoglobin sebelum dan sesudah konsumsi buah bit selama 7 hari. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik sampling total yaitu semua ibu hamil yang mengalami anemia di kampung nolokla dan asei kecil bulan September 2021. Setelah dilakukan penyuluhan kepada ibu hamil, pengetahuan ibu hamil mengalami peningkatan. Kadar haemoglobin pada ibu hamil mengalami kenaikan setelah dilakukan intervensi dengan mengkonsumsi buah bit selama 7 hari. Kegiatan pengabdian ini diharapkan pengetahuan ibu dapat meningkat sehingga dapat mengurangi angka kejadian anemia terutama pada ibu selama kehamilan.
METODE KB PADA IBU MENYUSUI Jualianawati, Tinta; Amir, Eka Fitri; Huzaima, Huzaima; Aditya, Aditya
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022261

Abstract

Breast milk is the best life fluid that is needed by babies. Breast milk contains various substances that are important for the growth and development of babies and according to their needs. The causes that affect the smooth production of breast milk are factors such as maternal food intake, peace of mind and peace of mind, use of contraception, breast care, rest, work, and drugs. Babies who don't get enough breast milk are at risk of developing hypoglycemia and slower weight gain than babies who are getting enough breast milk. The purpose of this service is to determine the selection of family planning methods for breastfeeding mothers in order to increase their insight and knowledge and to be able to delay and distance the child's age. By using the question and answer method and discussion. The existence of hormonal contraception, especially injectable contraception, is the contraceptive that is most in demand by family planning acceptors, which is the safest, practical, and does not need to be reminded every day. Injectable contraceptives that can be given to breastfeeding mothers are progestin-based injections.
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Daring di MTs Sirajul Huda Adipta, Marazaenal; Suandi, Suandi; Muzakir, Muzakir; Sahabudin, Sahabudin; Mawarzani, Sapka; Sanwani, Sanwani; Masnun, Masnun; Idham, Idham; Dasarja, Lalu Butsiawan; Busrono, Lalu Muhammad
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022250

Abstract

The passing of the covid-19 pandemic leaves a variety of new habits implemented by schools, especially teachers in the learning process. The new habit in question is that teachers use online media to carry out the learning process. This is also a form of demand from the government to reduce the spread of the COVID-19 pandemic. This training activity on the use of online learning media begins with a theoretical explanation of the definition of online learning and the various online learning media platforms currently available. Of course, as educators must be able to choose the right online learning media so that students also do not experience obstacles and difficulties in following the learning delivered by the teacher. Before entering the training stage, the speaker provided material about learning media in general and the difference between online learning media. On this occasion, what was conveyed was about google classroom, zoom meeting and google form. Program socialization was carried out to introduce the program and how to use it to all teachers at MTs Sirajul Huda. Abstrak: Berlalunya pandemi covid-19 menyisakan berbagai kebiasaan-kebiasaan baru yang diterapkan oleh pihak sekolah terutama guru dalam proses pembelajaran. Kebiasaan baru yang dimaksud adalah guru menggunakan media online untuk melaksanakan proses pembelajaran. Hal tersebut juga sebagai bentuk tuntutan dari pemerintah untuk mengurangi penyebaran pandemi covid-19.Kegiatan pelatihan penggunaan media pembelajaran online ini diawali dengan penjelasan secara teoritis mengenai definisi pembelajaran online dan berbagai macam platform media pembelajaran online yang ada saat ini. Tentu sebagai pendidik harus dapat memilih media pembelajaran online yang tepat agar siswa juga tidak mengalami kendala dan kesulitan dalam mengikuti pembelajaran yang disampaikan oleh gurunya. Sebelum masuk ke tahap pelatihan, pembicara memberikan materi tentang media pembelajaran secara umum dan perbedaannya dengan media pembelajaran online. Dalam kesempatan ini yang disampaikan adalah tentang google classroom, zoom metting dan google form. Sosialisasi program dilakukan untuk mengenalkan program serta cara penggunaannya kepada semua guru yang ada di MTs Sirajul Huda.
Pembedayaan Guru SMP dalam Mengoperasikan Kuis Edukatif Quizizz untuk Menunjang Blended Learning Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Pratiwi, Emy Yunita Rahma; Rihlah, Jauharotur
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022238

Abstract

Kondisi Guru harus memiliki tingkat kemahiran teknologi yang tinggi agar berhasil dalam pendidikan online. Namun meski begitu, tidak semua guru pendidik mampu dengan mudah menyikapi penggunaan perangkat pembelajaran. Layanan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan, pelatihan, dan bimbingan kepada guru agar dapat menggunakan aplikasi Quizziz untuk melakukan pembelajaran dan evaluasi yang menyenangkan. Kegiatan awal, tengah, dan akhir merupakan tiga tahapan metode yang digunakan dalam latihan ini. Focus Group Discussion kepada organisasi dan tim mitra merupakan bagian dari kegiatan awal. Pelatihan kemudian dilaksanakan, dilanjutkan dengan kegiatan tambahan. Kemampuan peserta pelatihan meningkat pesat sebagai hasil dari kegiatan ini. Data tentatif menunjukkan bahwa hanya 13% peserta yang mengetahui aplikasi Quizziz sebelum pelatihan, tetapi jumlah ini meningkat menjadi 100% setelahnya. Selanjutnya, kita akan berbicara tentang pemahaman. Hanya 8% peserta yang bisa menggunakan aplikasi Quizziz sebelum pelatihan, sedangkan 70% bisa setelah pelatihan. Terakhir, jumlah peserta yang setuju untuk mengikuti Quizziz meningkat dari 26% sebelum pelatihan menjadi 89% setelah pelatihan. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan pengabdian ini pun berjalan dengan baik dan berhasil meningkatkan wawasan, pemahaman, dan minat peserta terhadap penggunaan Quizziz untuk pembelajaran.
Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Ecoenzym Skala Rumah Tangga di Kelurahan Pangkalan Jati Cinere Depok Noviana, Linda; Prinajati, Purnomosutji Dyah
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022288

Abstract

Organic waste is waste that is easily biodegradable in the environment. However, if it is not managed properly, it will have an environmental impact and disrupt human health. One way to overcome the problem of organic waste is to make an ecoenzyme solution from organic waste. Ecoenzym is a natural solution that is versatile and can be used as a floor cleaner, cleaning household furniture and other uses. The location that will be used as an object for PKM is Pangkalanjati Baru village, Cinere Depok. This is because this area produces a lot of organic waste that has not been managed properly. The objectives of this PKM are: (1) Creating public awareness of managing waste. (2) Provide an understanding of the importance of waste management. (3) Provide knowledge on the manufacture of ecoenzymes from organic waste. (4) Provide skills in making ecoenzymes on a household scale. From the results obtained after participating in the training to make ecoenzymes, the knowledge of PKK women increased from 30% to 70%. Meanwhile, the skill in making ecoenzymes increased from 20% to 60%. In terms of skills, it was felt that they were not optimal due to the lack of available facilities and infrastructure and the women also had other duties in their PKK organization.
Pemberdayaan Perempuan dalam Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Media Leaflet di Poli Kebidanan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Raidanti, Dina; Wijayanti, Rina
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022280

Abstract

Tingginya prevalensi kanker di Indonesia perlu dicermati dengan tindakan pencegahan dan deteksi dini yang telah dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan. Kasus kanker yang ditemukan pada stadium dini serta mendapat pengobatan yang cepat dan tepat akan memberikan kesembuhan dan harapan hidup lebih lama. Keterlambatan pasien kanker serviks dating berobat sering disebabkan ketidaktahuan pasien tentang ketidaknormalan alat reproduksi yang dialami. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi. Hasil pre-test responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 4 orang (13,3%) dan pengetahuan cukup sebanyak 26 orang (86,7%); sedangkan pada hasil post-test yang responden dengan pengetahuan baik sebanyak 23 orang (76,7%), dan pengethuan kurang sebanyak 7 orang (23,3%). Hasil pre-test sikap responden yang memiliki sikap positif sebnyak 10 orang (33,3%) dan yang memiliki sikap negative sebanyak 20 orang (66,7%). Pada hasil post-test diketahui bahwa responden yang memiliki sikap positif sebanyak 22 orang (73,3%) dan yang memiliki sikap negative sebanyak 8 orang (26,7%). Penyuluhan dengan media leaflet dapat meningkatkan pengetahuan keluarga tentang bahaya kanker serviks dan pencegahannya sejak dini. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang pengertian kanker serviks, bahaya, gejala, pencegahan dan cara deteksi dini kanker serviks. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Pemberian materi yang dilanjutkan diskusi terbukti efektif meningkatkan pemahaman wanita usia subur mengenai kanker serviks dan pentingnya deteksi dini kanker serviks.
Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Pendampingan Penyusunan RPP berorientasi Kecakapan Abad 21 Rihlah, Jauharotur; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Authar, Nailul
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022256

Abstract

Tidak dapat disangkal bahwa Revolusi Industri Keempat akan segera berlangsung (juga dikenal sebagai Industri 4.0). Bahkan pendidikan terpukul keras oleh angin puyuh revolusi. Sekolah memiliki tanggung jawab yang signifikan dalam mempersiapkan anak-anak mereka untuk era digital. Bagi lembaga pendidikan, tuntutan akan pendidikan luar biasa dari mereka yang mempersiapkan generasi penerus siswa sangatlah besar. Pendidikan dipengaruhi oleh berbagai unsur, salah satunya adalah kualitas guru. Guru harus diizinkan untuk berpartisipasi dalam proses pendidikan untuk memajukan pengembangan profesional mereka sendiri. Untuk pengalaman pendidikan kelas dunia, penting untuk merencanakan ke depan. Setiap kelas perlu memadukan keterampilan dan informasi dari era modern ke dalam konten yang disajikan. Modifikasi kurikulum 2013 untuk 2018 menetapkan ini sebagai wajib. Penanaman keterampilan abad 21 ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa menghadapi hari-hari revolusi industri 4.0 yang sudah berlangsung. Sebagai contoh, keterampilan abad 21 mencakup kemampuan untuk belajar dan berkembang, serta bagaimana berinteraksi dan berkolaborasi dengan orang lain. Berbagai macam keterampilan, seperti berpikir kritis, pemecahan masalah dan komunikasi serta kreativitas dan membaca, diperlukan dalam setiap komponen. Guru perlu meningkatkan kemampuannya dalam mengajarkan keterampilan abad ke-21. Guru harus diberi instruksi tentang bagaimana merancang kelas yang menggabungkan keterampilan yang sesuai untuk abad kedua puluh satu.
Pelatihan Pembukuan dan Pencatatan Keuangan Sederhana Menuju Enterpreneur Muda yang Kreatif dan Inovatif kepada Siswa SMK KH Gholib Pringsewu Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung Sawitri, Riska Agi; Harlianty, Rully Afrita; Dahrul, Annida; Nurzanah, Eka; Marthalena, Yenny; Sunarmi, Sunarmi; Widita, Cintya Sukma; Mukhlis, Hamid; Lestari, Sastri Ayu; Nuriyanti, Okta
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022262

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman atas sistem pencatatan keuangan dan pembukuan sederhana kepada siswa dan siswi SMK KH GHALIB, sehingga setelah mengikuti kegiatan pelatihan siswa dan siswi akan memiliki kemampuan pencatatan dan pembukuan sederhana untuk usaha UMKM yang akan mereka lakukan. Kegiatan pengabdiankepada masyarakat ini memberikan hasil yang sangat positif yaitu memberikan bekal pengembangan diri khususnya dalam hal kemampuan pembukuan dan pencatatan keuangan sederhana sertapeningkatan semangat untuk menuju enterpreneur muda yang kreatif dan inovatif. Hasil dari kegiatan ini dapat diuraikan dalamindikatorsebagai berikut: (1) Peserta dapat mengikuti dengan kondusif dari awal acarahinggaakhir. (2) Pesertasiswa memiliki kemampuan pembukuan dan pencatatan keuangan sederhana. (3) Peserta terdorong menuju enterpreneur muda yang kreatif dan inovatif.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mempersiapkan para siswa dalam menentukan karir ketika mereka memilih untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi setelah lulus sekolah. Persiapan karir khususnya dalam pengenalan minat, pengenalan karir dan perencanaan serta penentuan karir para siswa/i kelas XII SMK Gholib. Sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah siswa kelas XII SMK Gholib dengan jumlah peserta sebanyak 120 orang. Pengenalan karir dirasa perlu untuk prsiapan karir ketika memasuki perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diberikan dengan metode klasikan, yaitu disampaikan dalam bentuk paparan klasikal dan selanjutnya dilanjutkan dengan tanya jawab. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dapat diuraikan dalam indikator sebagai berikut: (1) Peserta dapat mengikuti dengan kondusif dari awal acara hingga akhir, (2) Peserta siswa memiliki gambaran karir yang mereka pilih, (3) Peserta terdorong untuk mempersiapkan karir ketika melanjutkan ke perguruan tinggi.
Coffee Shop as a Space for Learning English Speaking Skills for Underprivileged Students Authar, Nailul; Saputri, Tiyas; Djuwari, Djuwari; Fitriyah, Fifi Khoirul
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022293

Abstract

Take a look at from the current situation, drinking a cup of coffee in a coffee shop becomes a living style trend in society. Not only teenagers experience enjoyable and comfort there, but also adult people feel the same too. This phenomenon are happening right now. Seeing this situation, it would be better if the activity of drinking coffee that was liked by the general public could be a way to overcome boredom in learning English, especially in speaking skills. However, not all students can get these facilities due to economic factors. They are called "Underprivileged Students". So, with this activity, it is hoped that it can help disadvantaged students so that they can get additional English education. The ranking shows that the English ability of the people in Indonesia is in the very low category. Without exception, teenagers or students in Surabaya. Especially those who experience this problem are underprivileged students, because they only get education through formal schools which are only carried out in class or online so they are less effective. As stated in the sub-chapter description of partner problems, there are solutions to overcome problems with partners. One of the creative ideas that can be done is to learn English at the Coffee Shop. This activity will take place through 4 stages, the first is pre-activity, the second is the general stage which includes the inauguration of the activity, the third is the core of the activity, and the fourth is the evaluation of the activity.
Upaya Peningkatan Bahasa Sehat di Tengah Dekadensi Bahasa Indonesia melalui Integrasi Kurikulum Pendidikan dan Kampus Merdeka Fauzia, Ana; Hamdani, Fathul; Yomi, Arda; Maulana M, Muh. Ainul; Satriawan, Roni; Mernissi, Zampara
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022289

Abstract

Kemajuan globalisasi juga memberikan pengaruh terhadap gaya komunikasi anak muda, khususnya dalam berbahasa. Saat ini bahasa gaul sudah bergerak menjadi trend di kalangan anak muda dan menyebabkan kecintaan terhadap Bahasa Indonesia semakin menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya menggunakan bahasa sehat (Bahasa Indonesia) dan upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Penulisan artikel ini mengaplikasikan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan konseptual. Hasil penelitian mengetengahkan bahwa penggunaan bahasa sehat (Bahasa Indonesia) sangat penting, sebab bahasa merupakan identitas suatu bangsa. Di samping itu, pentingnya meningkatkan penggunaan Bahasa Indonesia juga didasarkan oleh beberapa hal, yakni agar eksistensi Bahasa Indonesia tidak terancam oleh bahasa gaul, agar derajat Bahasa Indonesia tidak menurun, dan agar Bahasa Indonesia tidak punah. Adapun upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan bahasa sehat (Bahasa Indonesia) adalah melalui program integrasi kurikulum pada institusi pendidikan, yang dilakukan melalui kontribusi generasi muda khususnya Duta Bahasa. Di dalam program ini, akan terbagi menjadi strategi yang berfokus pada dua mekanisme yaitu, integrasi pada kurikulum sekolah dan program linguistik yang dikolaborasikan bersamaan dengan program kampus merdeka.