cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 760 Documents
Pembinaan Karakter Relgius Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Dzikir Sukron Djazilan; Nafiah Nafiah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023375

Abstract

Children who have high religiosity are considered to have guidelines for responding to life and have better endurance in managing the problems they face. The objectives of this community service are 1) To improve the religious character of elementary school-aged children at the Nafisa Foundation, 2) to provide guidance to elementary school-aged children at the Nafisa Foundation through regular dhikr activities, 3) To provide assistance in fostering children's religious character. elementary school age in the Nafisa Foundation. Efforts to be made to overcome these problems are to conduct routine training at the Nafisa foundation to overcome the problem of low religious character due to excessive gadget dependence, which is carried out through fostering the religious character of elementary school age children through regular joint dhikr activities This method of implementing community service is carried out to overcome partner problems regarding literacy and numeracy through four activities, namely pre PKM activities, implementation of PKM activities, evaluation of PKM implementation and follow-up and improvement of community service activities. The results of community service show that community service activities by doing dhikr can improve the religious character of elementary school age children in the Nafisa Foundation. The activities of fostering elementary school age children at the Nafisa Foundation through routine dhikr activities which are carried out at the end of every month. Assistance in fostering the religious character of elementary school age children at the Nafisa Foundation is carried out in addition to dhikr activities, but also through recitation activities carried out by the Nafisa Foundation which can improve the religious character of elementary school students. Abstrak: Anak yang memiliki religiusitas yang tinggi dianggap memiliki pedoman untuk merespon hidup dan mempunyai daya tahan yang lebih baik dalam mengelola permasalahan yang dihadapi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah 1) Untuk meningkatkan karakter relegius anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation, 2) melakukan pembinaan anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation melalui kegiatan dzikir secara rutin, 3) Melakukan pendampingan pembinaan karakter relegius anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation. Upaya yang akan dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah melakukan pembinaan rutifitas di Nafisa foundation untuk menanggulangi permasalahan rendahnya karakter relegius karena ketergantungan gadget yang berlebihan dilakukan melalui pembinaan karakter relgius anak usia sekolah dasar melalui kegiatan dzikir bersama secara rutin. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra tentang literasi dan numerasi melalui empat kegiatan yaitu pra kegiatan PKM, implementasi kegitan PKM, Evaluasi pelaksanaan PKM dan tindak lanjut dan perbaikan kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan dzikir dapat meningkatkan karakter relegius anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation. Kegiatan  pembinaan anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation melalui kegiatan dzikir secara rutin yang dilakukan setiap akhir bulan sekali. Pendampingan pembinaan karakter relegius anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation dilakukan selain melakukan kegiatan dzikir jugan dilakukan dengan kegiatan mengaji yang dilakukan oleh yayasan Nafisa Foundation yang dapat meningkatkan karakter relegius siswa sekolah dasar.
Program Keaksaraan: Wujud Kepedulian Pendidikan Kecamatan Maron Berdayakan Warga Lokal di Kabupaten Probolinggo Afib Rulyansah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Andini Hardiningrum; Rachma Rizqina Mardhotillah; Yusril Izza Nurfaiza
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023392

Abstract

Kabupaten Probolinggo Jawa Timur termasuk wilayah yang dikenal sebagai "Kecamatan Maron". Isu-isu masyarakat berasal dari fakta bahwa anggotanya, secara keseluruhan, berpendidikan rendah, buta huruf, dan kekurangan keuangan. Orang tua yang tidak memiliki kemampuan literasi yang paling dasar sekalipun (Calistung) tidak dapat mendidik anak-anak mereka atau menginspirasi mereka untuk belajar. Sangat sedikit dari populasi usia sekolah yang telah berkembang melampaui tingkat sekolah dasar. Kunci untuk memecahkan masalah ini adalah dengan menekankan nilai pendidikan. Acara ini berfungsi sebagai platform dari mana kegiatan pendidikan diarahkan perbaikan masyarakat dapat dipromosikan. Masyarakat secara keseluruhan harus menyadari nilai pendidikan dan melakukan apa yang bisa dilakukan untuk mendorong anak-anak menghadiri kelas. Alat untuk mencapai tujuan Mencampur ke dalam komunitas dan menggunakan persuasi dan kolaborasi adalah dua contoh. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan pendidikan, penyuluhan di Calistung, pengadaan taman bacaan, penayangan video pendidikan, dan pemberian kuis. Respons sosial yang baik terhadap nilai pendidikan diberikan oleh acara tersebut. Analisis terhadap survei yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sebagian responden mendukung pelaksanaan KKN PPM dan pendidikan nilai, khususnya bagi anak-anak usia sekolah yang berencana untuk melanjutkan pendidikan.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Menggunakan Larva Lalat Tentara Hitam (Black Soldier Fly/BSF) di Desa Ciputri Dharma, Agus Pambudi; meitiyani, meitiyani; Asiah, Nur
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022365

Abstract

Sebagian besar sampah rumah tangga yang dihasilkan masyarakat Desa Ciputri dilakukan dengan diangkut, dibakar, ditimbun maupun dibuang ke sungai. Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan.oleh karena itu, diperlukan pengelolaan sampah organik menggunakan lalat tentara hitam. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan tigkat kepedulian dalam pengelolahan sampah organik menggunakan maggot. Tempat pelaksanaan pelatihan dilakukan di Dusun Tunggilis Pojok, Desa Ciputri Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Waktu pelatihan pada taggal 16 -17 September 2022 sebanyak 48 peserta yang terdiri ibu-rumah tangga, pemuda, dan petugas Balai Besar TNGGP. Hasil dari budidaya maggot dapat mengurangi sampah organik di Desa Ciputri selain itu juga maggot dapat dijadian sebagai salah satu sumber nilai ekonomi untuk masyarakat Desa Ciputri. Luas rumah maggot harus sesuai dengan skala yang akan di produksi untuk menampung, mengkonversi sampah organik menggunakan maggot BSF. Pertumbuhan maggot dipengaruhi dari beberapa faktor cahaya matahari, kondisi suhu udara, banyaknya BSF dalam kandang, dan kualitas induk, lamanya penetasan telur. Pengalaman sumber daya manusia dalam memelihara maggot juga mempengaruhi lamanya siklus seperti jenis pakan, bobot pakan dan berapa kali pakan yang diberikan selama sehari. Pendampingan masyarakat secara berkelanjutan memberikan dampak positif dalam kepedulian pengelolaan sampah organik.   
Pengembangan Profesional Pendidik SD dalam Penggunaan Aplikasi Sekolah Literasi Digital Berbasis Artikulasi Artificial Intelligence Afib Rulyansah; Rachma Rizqina Mardhotillah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Mujad Didien Afandi; Putri Lailatul Aisah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023383

Abstract

Sekolah dasar yang berpartisipasi dalam gerakan literasi Kabupaten Probolinggo sangat penting untuk mensukseskan program kemitraan. SD Namira Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo merupakan rekanan bisnis awal. Program “Gadget Positive Literacy Culture School” saat ini sedang dilaksanakan di SDN Namira Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo dalam rangka menumbuhkan kecintaan membaca dan menulis di kalangan siswa SD. Karena berbagai alasan, sekolah telah memutuskan untuk memberikan instruksi dalam program Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan yang tersedia di platform Sekolah Literasi Digital melalui adaptasi dari platform e-learning pemerintah Indonesia, Rumah Belajar. Dengan sedikit keberuntungan, pelatihan ini akan membekali para pendidik untuk tetap mengajar meski harus berpisah secara fisik akibat pandemi Covid-19. Gubernur Jawa Timur telah mengeluarkan surat edaran yang meminta orang tua untuk mengeluarkan anak-anak mereka dari sekolah untuk sementara waktu. Oleh karena itu, salah satu prinsip dasar dari filosofi kami sebagai sebuah organisasi adalah bahwa cara terbaik bagi sekolah dan orang tua untuk mendukung perkembangan akademik anak-anak mereka adalah dengan bekerja sama untuk memungkinkan anak-anak menerima pendidikan. pendidikan dalam kenyamanan rumah mereka sendiri. Hal ini dapat dicapai melalui penggunaan metode pendidikan yang lebih konvensional, seperti menghadiri kelas di lokasi fisik, atau, baru-baru ini,. Salah satu aspek yang membantu lembaga mitra ini adalah adanya elemen infrastruktur E-Learning. E-Learning adalah metode pengajaran yang menggabungkan instruksi kelas tradisional dengan pengaturan diskusi dan kolaborasi online yang lebih informal. Pernyataan E-Government pemerintah Indonesia secara maksimal, program yang berbasis pada platform Sekolah Literasi Digital berbasis Artificial Intelligence ini dapat melatih dan mulai menjadikan siswa di sekolah menjadi individu yang memiliki kepribadian berpikir kritis dan responsif. Platform pembelajaran yang dikenal sebagai "Rumah Belajar." Selanjutnya, sekolah akan menawarkan program pelatihan untuk platform pembelajarannya, yang akan didasarkan pada kecerdasan buatan, sehingga memecahkan masalah. Platform Indonesia akan dioptimalkan untuk mencapai tujuan ini. Pendidikan Online Pemerintah "Rumah Belajar".
Karya Inovasi: Sebuah Program Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Basuki, Edi Pujo; Zahro, Choirun Nisa Afidatus
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022318

Abstract

Karya-karya inovatif yang diterapkan secara kreatif dalam proses pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan profesi guru. Siswa hanya menerima tugas dari guru yang aktif belajar selama pandemi covid-19. Guru di sekolah dasar mengalami kesulitan dengan pengalaman belajar dan kurang menarik. Tujuan dari penyedia ini adalah untuk membantu guru sekolah dasar dalam membuat materi dan rencana pelajaran yang mutakhir. Perencanaan kegiatan melalui penggunaan metode Forum Group Discussion, penyebaran informasi, dan pemberian pendampingan. Guru SD Probolinggo adalah audiens yang dituju. Dengan menggunakan angket dan deviasi dasar untuk mengukur kemampuan guru, dapat dievaluasi hasil pendampingan guru SD terhadap kreasi karya baru. Menurut temuan penyelidikan, 41,10 persen pendidik mungkin terlibat dalam pekerjaan inovatif, 25,77 persen pendidik percaya bahwa mereka tidak terlibat dalam pekerjaan inovatif, dan 33,13 persen pendidik benar-benar terlibat dalam pekerjaan inovatif. Sebelum pendampingan, sebagian besar guru yaitu 47,85% cenderung memahami kompetensinya sendiri dalam kesiapan kerja teknologi, 23,31 persen tidak paham dan 28,83 persen paham. Kemampuan guru sekolah dasar untuk mengembangkan karya inovatif meningkat sebagai hasil dari pendampingan di bidang ini. Hasilnya, 69,84 persen guru mampu menciptakan karya inovatif, sementara 28,57 persen guru mungkin sudah melakukannya tetapi membutuhkan dukungan tambahan. Hanya 1,59 persen dari mereka yang mendaftar tidak dapat mengirimkan karya kreatif mereka untuk koleksi. Guru harus menjalani pelatihan ekstensif untuk menginspirasi siswa mereka untuk menciptakan karya seni baru.
Kelas Prenatal Yoga Sebagai Upaya Mengurangi Ketidaknyamanan pada Ibu Hamil Nova Elok Mardliyana; A'im Matun Nadhiroh; Irma Maya Puspita
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023407

Abstract

Kehamilan merupakan masa di mana ibu hamil mengalami perubahan fisiologis dan psikologis. Perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan dapat menyebabkan terjadinya keluhan atau ketidaknyamanan dalam kehamilan, yang termasuk dalam ketidaknyamanan fisik selama kehamilan di antaranya adalah nyeri punggung, nyeri pinggang, sulit tidur di malam hari/ insomnia, dan kram pada kaki. Sedangkan ketidaknyamanan psikologis yang dapat terjadi pada ibu hamil yaitu kecemasan dan rasa takut menghadapi proses persalinan. Berlatih yoga pada saat hamil merupakan salah satu solusi yang bermanfaat sebagai media selfhelp yang akan mengurangi ketidaknyamanan selama masa kehamilan, membantu proses persalinan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan selama 2 kali pertemuan dengan tujuan untuk membantu ibu hamil dalam mengurangi keluhan atau ketidaknyamanan fisik dan psikologis selama kehamilan untuk mendapatkan kehamilan yang sehat dan berkualitas. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa dari 7 orang peserta yang mengikuti kelas prenatal yoga, didapatkan sebanyak 5 orang (71%) merasakan bahwa ketidaknyamanan berkurang, sedangkan 2 orang (29%) mengatakan ketidaknyamanan menetap. Simpulan dari kegiatan ini adalah pengabdian kepada msyarakat yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi peserta ibu hamil, tujuan dari kegiatan ini tercapai yang ditandai dengan kegiatan berjalan lancar, peserta antusias mengikuti kegiatan, dan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh peserta sebagian besar berkurang.
Exposing Literacy in SD and SMP Swasta HKBP Sidorame Medan Manurung, Lastri Wahyuni; Sitorus, Nurhayati; Pangaribuan, Marnala; Pakpahan, Carolina; Saragi, Christina Natalina; Sipayung, Kammer Tuahman; Napitupulu, Fenty Debora; Maděra, Martin
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022354

Abstract

The program of Pengabdian Kepada Masysarakat (Public Community Service) is aimed the literacy improvement training for elementary and junior high school children aims to provide students as well as teachers with information assistance about the importance of literacy for the development of knowledge in Indonesian society. This activity was carried out by lecturers and students from the English Department, Faculty of Teacher Training and Education, HKBP Nommensen University with students from Czech University. The program of PKM Activity was started on July 25th, 2022, and ended on July 26th, 2022. It is very clear that the cause of the low literacy ability (in terms of reading) is the oral tradition that is still rooted in society. In addition, related to elementary schools, the school system still does not provide opportunities for literacy traditions to students. This also happened to students at SD and SMP HKBP Sidorame Medan. This problem is trying to be minimized by conducting community service programs related to literacy for elementary and junior high school students. The Project represents one of the important areas of development of reading literacy in school. The most positive feature is the fact that there are large numbers of identified target groups, not only students but also teachers. Teachers themselves should expose students to literacy. Literacy should become a culture.
Transfer Kompentesi Teknologi dari Mahasiswa kepada Guru Sekolah Dasar: Sebuah Program Pengabdian Masyarakat Nafiah, Nafiah; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Nashirin, Rohmatun
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022309

Abstract

Salah satu proyek yang dijalankan Kemendikbud-dikti, Kampus Mengajar berfokus pada peningkatan standar pendidikan yang ditawarkan kepada siswa di sekolah dasar dan menengah pertama. Di bawah bimbingan seorang dosen pembimbing lapangan, tujuan utama program ini adalah untuk memudahkan siswa mengikuti kegiatan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Enam mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, bersama seorang dosen pembimbing, bertanggung jawab atas pelaksanaan Kampus Ajar generasi kedua di SD Namira yang terletak di Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Metode penelitian yang dilakukan adalah melestarikan bahan, melakukan wawancara, dan menganalisis program. Kegiatannya meliputi mengajar, membantu adaptasi teknologi baru, serta memberikan bantuan kepada manajemen dan guru sekolah. Program pendampingan KBM, kunjungan rumah, pendampingan AKM, praktik kegiatan literasi berhitung, dan SKG Jum'at dan lain-lain merupakan contoh dari jenis kegiatan mengajar yang dilakukan. Tujuan dari program adaptasi teknologi dan administrasi pendukung untuk memperkenalkan kegiatan teknologi aksi, mensosialisasikan pembuatan inovasi media pembelajaran dan membantu administrasi sekolah dalam mempengaruhi daya saing setiap program.
Pendampingan Guru Pos PAUD Tepadu dalam Pembuatan Media Pembelajaran Pada Anak Destita Shari; Andini Hardiningrum; Berda Asmara; Machmudah Machmudah; Mujad Didien Afandi
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023399

Abstract

The learning process in schools requires the role of the teacher indirecting, guiding andi providing knowledge to students. In the learing process in early childhood, it is necessary to plan learning and learning media in learing activities. To optimize these activities, educators are expected to optimize the abilities and knowledge gained through mentoring activities in making learning media to be more creative and innovative. The location of the implementation of community service activities at the Pos Paud Terpadu Sekar Wangi Surabaya. The method implemented in assisting the manufacture of learning media is problem identification, discussion, evaluation. The result of community service activities is that the implementation of assistance in making learning media for Pos PAUD Terpadu is very effective for educators. The achievement of the implementation of mentoring activities consists of the suitability of learning planning, learning media adapted to the activity design. Implementation educators are required to design learning activities and learning media used, communicate in the process of learning activities. Abstrak: Proses pembelajaran di sekolah diperlukan peran guru dalam mengarah, membimbing dan memberikan pengetahuan untuk peserta didik.  Pada proses pembelajaran pada anak usia dini diperlukan perencanaan pembelajaran dan media pembelajaran pada kegiatan belajar. Untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut pendidik diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan dan pengetahuan yang di dapatkan melalui kegiatan pendampingan pembuatan media pembelajaran agar lebih kreatif dan inovatif. Lokasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pos Paud Terpadu, Sekar Wangi  Surabaya. Metode  yang dilaksanakan pada pendampingan pembuatan media pembelajaran adalah identifikasi permasalahan, diskusi, evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pelaksanaan pendampingan pembuatan media pembelajaran untuk pendidik Pos PAUD Terpadu sangat efektif untuk pendidik. Ketercapaian pelaksanaan kegiatan pendampingan terdiri dari kesesuaian perencanaan pembelajaran, media pembelajaran yang disesuaikan dengan rancangan kegiatan, Implementasi pendidik diwajibkan untuk merancang kegiatan pembelajaran dan media pembelajaran yang digunakan, menyampaikan dalam proses kegitan pembelajaran.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit DBD di Desa Beti Indralaya Selatan Ogan Ilir Ramayanti, Indri; Erlyn, Putri; Noviyanti, Noviyanti; Silvana, Rista; Prayogi, Fandika Dhimas
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022336

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) morbidity and mortality continue to occur in Indonesia year after year, so activities to eradicate mosquito nests must be carried out with the participation of all levels of society. One of the programs that can be implemented in health education is to provide understanding, knowledge, and public awareness. This activity aims to increase public awareness and attitudes toward dengue fever prevention. The lecture method, audio-visual media, teaching aids, and discussion are used in the implementation. Women members of the Family Welfare Programme in Beti Village, South Inderalaya District, Ogan Ilir Regency were given community service. There were as many as 38 people who responded. Activities are evaluated using a questionnaire distributed at the start and end of the activity. The activity's outcomes demonstrated an increase in knowledge about DHF prevention. Conclusion: Counseling the community about dengue fever has a positive impact on raising public awareness and knowledge about DHF prevention.