cover
Contact Name
Risa Dwi Ayuni
Contact Email
rda.academic@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnamutakallimin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No.2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 2686178X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Mutakallimin adalah jurnal Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Asyad Al Banjari. Jurnal Mutakallimin terbit dua kali pada bulan Mei dan Bulan November. Jurnal ini berisikan artikel yang mengkaji ilmu dalam cakupan bidang : 1. Komunikasi 2. Jurnalistik 3. Humas 4. Media digital 5. Periklanan 6. Komunikasi bisnis.
Articles 141 Documents
STRATEGI PUBLIC RELATIONS ELITA KERUDUNG DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA ”ELITA YOUR PASSION MATE” Dhila Safira Maytarani; Riski Apriliani
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i2.16898

Abstract

Penampilan merupakan salah satu kepercayaan diri dan representasi untuk menunjukan kepribadian seseorang. Hal tersebut menjadi faktor utama dari bertambah banyaknya brand fashion di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya brand spesialisasi  kerudung yaitu elita kerudung, yang didirikan sejak tahun 2012 dan mampu bertahan hingga sampai saat ini. Dengan bertahannya elita kerudung di tengah banyaknya persaingan brand  fashion muslim di Indonesia, tentunya menjadi tugas dari Public Relations perusahaan dalam melakukan branding dan mempertahankan strategi komunikasi agar citra sebagai brand fashion muslim di Indonesia yang mengusung konsep ”ELITA YOUR PASSION MATE” agar tetap terjaga. Penelitian dilakukan untuk menemukan hasil dari strategi yang digunakan Public Relations elita kerudung untuk mempertahankan citra perusahaan. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, sekaligus dengan metode studi kasus guna untuk menghasilkan penelitian dengan deskripsi yang secara jelas berdasarkan penelitian yang dilakukan. Pengumpulan data secara primer dilakukan dengan cara wawancara bersama pihak Public Relations Elita kerudung, dua karyawan, dan tiga customer.  Sedangkan data sekunder melalui observasi, dokumentasi dan jurnal-jurnal terkait. Teknik analisis data penelitian akan mengikuti model analisis data dari Miles dan Huberman berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan berupa verifikasi. Serta untuk menguji keakuratan data yang didapat dari penelitian ini yaitu dengan triangulasi sumber. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa elita kerudung ingin melakukan penyegaran dengan memutuskan untuk melakukan rebranding mengingat usia brand mempengaruhi daya minat beli serta elita kerudung tidak hanya ingin membersamai tetapi juga ingin perempuan aktif lebih percaya diri dalam mengidentifikasi dan mengekspresikan diri
STRATEGI PSIKOLOGI KOMUNIKASI MENGURANGI PERNIKAHAN DINI UNTUK MENINGKATKAN KEMAKMURAN PADA KELURAHAN TELUK DALAM BANJARMASIN Adelia Winda Hapsari; Ade Nur Atika Sari; Achmad Nasrulloh; latifah latifah
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i1.14932

Abstract

ABSTRAKPenerapan strategi komunikasi melalui aspek pendekatan psikologis untuk memperluas wawasan dan kesadaran diri para generasi muda, untuk mencegah dan menghindari pernikahan dini demi meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, dalam hal ini studi kasusnya adalah  para generasi muda pada Warga Rawasari 7 RT.054 RW.005 Komplek Pondok Sari Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan yang mana pada artikel ini dianggap warga disini adalah sampel dari populasi warga kota Banjarmasin yang termasuk salah satu kota besar yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Berikut beberapa hal permasalahan yang akan di bahas nanti, yaitu seberapa penting menjalin kedekatan emosional dengan cara komunikasi dari orang tua kepada anak-anaknya yang sudah beranjak dewasa agar terbuka wawasannya untuk tidak melakukan pernikahan dini. Dengan strategi berkomunikasi dari hati ke hati tanpa bersikap menggurui, tapi lebih ke psikologis seperti seorang sahabat atau teman yang menasehati, itu jauh lebih bisa masuk secara mendalam ke mind atau pikiran anak-anaknya. Karena pendekatan berkomunikasi dengan cara menjadikan anak sebagai sahabat di kala mereka remaja, itu jauh lebih efektif dibandingkan mendidik mereka secara kolot atau otoriter. Dalam artikel ini,, warga rawasari 7 yang dijadikan sebagai perbandingan dari berbagai penelitian tentang pernikahan dini yang terjadi di desa desa pedalaman pada seluruh Indonesia. Rumusan masalah dalam artikel penelitian ini adalah Bagaimana strategi psikologi komunikasi mengurangi pernikahan dini untuk meningkatkan kemakmuran pada kelurahan teluk Dalam di Kota Banjarmasin.  Didapatkan hasil penelitian bahwa dari data di lapangan beserta In-Depth Interview ke warga, tingkat Pendidikan, wawasan, kesadaran diri, dan strategi psikologi pendekatan dari para orang tua ke anak-anaknya benar sangat mempengaruhi perubahan mindset untuk tidak gegabah dalam melakukan pernikahan dini. Dengan ini terlihat jelas bagaimana perbedaan penelitian pernikahan dini yang terjadi di kota dan di masyarakat desa. Dengan berkurangnya pernikahan dini di Indonesia, maka akan meningkatkan kemakmuran social bagi seluruh rakyat Republik Indonesia. Kata Kunci : psikologi komunikasi; pernikahan dini, kemakmuran.
Instagram Content Analysis of #BanggaIlustratorLokal Campaign on Building the Brand Image of Sovlo Happy Angela; Chika Dhamma Saputri; Gabriella Angelica
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i1.13569

Abstract

A local brand called Sovlo collaborates with local illustrators to create illustrated fashion products, such as bags and t-shirts. In order to support Indonesian illustrators, Sovlo started a campaign called #BanggaIlustratorLokal, which is carried out both offline and online on Instagram since 2021. As it is known, content is crucial to the success of any social media campaign because everything shared on social media, including photos, videos, captions, comments, etc., contributes to how people think about a brand and eventually shapes the brand image. Therefore, as a brand, Sovlo needs to develop good content to create a positive brand image. The purpose of this study is to see how Sovlo’s brand image is shaped by the Instagram content of the #BanggaIlustratorLokal. This study is a qualitative descriptive study that uses the concepts of good social media content characteristics which are educative, entertaining, persuasive, telling a story, sharing, and finding. According to the findings of this study, Sovlo’s brand image has developed as a brand that empowers and supports Indonesian illustrators as a result of the #BanggaIlustratorLokal campaign’s use of phrases associated with local illustrators, products made in collaboration with local illustrators, and/or mention of local illustrators in the visual and/or caption.
Perencanaan Komunikasi Aparatur Pemerintah Desa Dalam Mempertahankan Tradisi Ojhung Di Masyarakat Desa Bugeman Situbondo Shinta Ayu Lestari; Juariyah Juariyah Juariyah
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Mutakallimin: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v8i1.18306

Abstract

Artikel ini berisi tentang perencanaan komunikasi yang dilakukan oleh aparatur pemerintah desa Bugeman sebagai penanggung jawab sekaligus pelaksana tradisi Ojhung setiap tahunnya
Doctor Tirta’s Branding As An Influencer In The Telemedicine Program Irawan Irawan; Lulu Nurul Azkiyah; Ardian Setio Utomo; Dewi Warhamni
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v6i2.12933

Abstract

New media presents social media as a medium for interacting, collaborating, sharing, communicating, and forming social bonds with other users. During the COVID-19 pandemic, influencers used new media to socialize Covid-19 prevention and build personal branding. Dr. Tirta is an influencer in building personal branding with the telemedicine program he created. Telemedicine has received a lot of positive responses from the public. This research aims to determine the personal branding of Dr. Tirta as an influencer in the telemedicine program. The theory used in this research is Montoya's eight Personal Branding theories. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. In collecting data using observation techniques, in-depth interviews with telemedicine patients, Dr. Tirta, and documentation. The research results show that Dr. Tirta has described eight personal branding concepts from Montoya. The specialty of Dr. Tirta is different from the concept of personal branding in general. Dr. Tirta does not focus on one unique skill. He has two skills, namely, in business and health. Apart from that, Dr. Tirta is an eccentric appearance characterizes, and his way of speaking seems blunt. Its consistency and determination in educating the public regarding health on social media with attractive packaging also give a positive impression.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Personal Branding dalam Membangun Citra Positif Generasi Z Devan Christian Saputra; Devi Wening Astari
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i2.16578

Abstract

Generasi Z, merupakan Generasi yang lahir antara tahun 1995 hingga 2010, tumbuh dalam era perkembangan digital yang mendorong kecakapan teknologi dan komunikasi yang tinggi. Dengan karakteristik yang progresif, Generasi Z lebih memiliki kecenderungan untuk terbuka terhadap budaya dan peduli terhadap lingkungan. Mereka juga sering mengalami masalah kesehatan mental akibat paparan media sosial yang intens sehingga mendapatkan citra yang buruk. Penelitian ini menganalisis bagaimana Generasi Z membangun personal branding di Instagram sebagai citra positif, menggunakan tiga prinsip utama: kekhasan, keterkaitan, dan konsistensi. Melalui observasi terhadap tiga influencer Generasi Z @jharnabhagwani, @Medyrenaldy, dan @Bellatanesiaa, ditemukan bahwa mereka sangat efektif dalam menggunakan platform media sosial instagram ini untuk menciptakan sebuah citra diri yang positif dan identitas diri yang unik. Jhana Bhagwani menonjolkan diri sebagai beauty vlogger, Medy Renaldy sebagai kolektor mainan action figure, dan Bella Kuku Tanesia sebagai food vlogger, masing-masing dengan karakteristik dan audiens yang spesifik.Pada penelitian ini menunjukan bahwa konsistensi dalam memposting konten yang relevan dan khas sangat penting dalam menciptakan sebuah personal branding seseorang yang kuat. Temuan ini memperkuat pemahaman tentang bagaimana Generasi Z memanfaatkan media sosial Instagram untuk membangun sebuah identitas diri yang positif dan bisa memberikan wawasan mengenai strategi personal branding yang efektif dalam konteks digital saat ini. Kata Kunci: Citra Positif; Generasi Z; Influencer;Instagram; Media Sosial; Personal Branding.
FRAMING PEMBERITAAN WACANA HAK ANGKET DPR PASCA PEMILU DI MEDIA ONLINE Dwi Aryanti; Qorotul Aeni; fahrul razi; Anas Azhimi Qalban
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i1.14537

Abstract

Wacana hak angket DPR yang diusulkan oleh Ganjar Pranowo sebagai Capres nomor urut tiga menyita perhatian media massa termasuk media online Republika.co.id dan Sindonews.com. Selain kedua media tersebut aktif dalam memberitakan wacana hak angket DPR, tetapi juga kedua media tersebut dimiliki pendukung salah satu pasangan calon presiden. Republika.co.id dimiliki oleh Erick Thohir yang berada dibarisan pendukung Prabowo Gibran, sedangkan Sindonews.com dimiliki oleh Hary Tanoesoedibjo yang menjadi pendukung dari Ganjar Mahfud. Tujuam dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana Republika.co.id dan Sindonews.com melakukan pembingkaian terhadap sebuah peristiwa atau isu wacana hak angket DPR pasca Pemilu berdasarkan analisis framing Robert Entman dengan metode deskriptif kualitatif serta teknik analisis data melalui reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam pengambilan sampel, penulis menggunakan purposive sampling  dengan sampel penelitian yang terdiri dari 4 dari 42 teks berita tentang wacana hak angket DPR pasca Pemilu sepanjang 20 Februari sampai 20 Maret 2024. Hasil dari kajian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara Republika.co.id dengan Sindonews.com dalam memberitakan peristiwa tersebut. Republika.co.id lebih cenderung menarasikan bahwa hak angket tidak akan disetujui oleh DPR. Sedangkan Sindonews.com lebih cenderung untuk mendukung hak angket sebagai bagian dari proses menjaga demokrasi. 
Framing Budaya Populer Global: Analisis Struktur Wacana Pemberitaan IShowSpeed Di Media Online Indonesia Ahmadi Ahmadi; M Reza Ishadi Fadillah
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Mutakallimin: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v8i1.19290

Abstract

Kehadiran kreator konten global seperti IShowSpeed di Indonesia menjadi fenomena yang viral dan ramai diberitakan oleh media daring. Fenomena ini tidak hanya merepresentasikan pertukaran budaya populer, tetapi juga menjadi arena konstruksi makna oleh media dalam membentuk persepsi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media online Indonesia membingkai pemberitaan mengenai IShowSpeed menggunakan model analisis framing dari Pan & Kosicki. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan menganalisis enam artikel dari dua media daring, yaitu Kompas.com dan IDN Times. Keempat struktur dalam model Pan & Kosicki—sintaksis, skrip (dengan pendekatan 5W+1H), tematik, dan retoris—digunakan untuk mengkaji narasi yang dibangun media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com lebih menekankan aspek prestasi dan profesionalisme IShowSpeed melalui penyampaian data faktual dan gaya jurnalistik formal. Sebaliknya, IDN Times mengangkat aspek interaksi budaya dan hiburan populer dengan gaya bahasa ringan dan ekspresif yang dekat dengan audiens muda. Perbedaan ini menunjukkan bahwa media memiliki strategi naratif yang khas dalam membingkai figur internasional. Penelitian ini menegaskan pentingnya analisis framing dalam memahami bagaimana media mengonstruksi realitas dalam lanskap digital.
PERILAKU NON VERBAL TOUR GUIDE LOMBOK SEBAGAI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM BERINTERAKSI DENGAN WISATAWAN ASING Sri Murti Dina Triyasningrum; Sri Ulya Suskarwati; Andre Josua Christiawan S
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v6i2.12839

Abstract

Komunikasi antarbudaya adalah proses komunikasi dari satu individu dengan suatu budaya dengan individu dari budaya lainnya dan tercipta pemahaman yang sama. Proses tersebut dialami oleh tour guide lokal di Lombok yang berkomunikasi dengan wisatawan asing yang memiliki perbedaan budaya. Tour guide lokal menggunakan bahasa Inggris dalam memperkenalkan objek wisata Lombok, namun masih terjadi perbedaan pemahaman antara keduanya. Fenomena tersebut menarik perhatian peneliti untuk mengetahui komunikasi antarbudaya yang terjadi dari 5 elemen menurut konsep Larry A. Samovar yang dianalisis dengan teori komunikasi akomodasi melalui metode penelitian kualitatif dengan hasil adanya kecenderungan penggunaan perilaku  non verbal dengan gesture, gerak tangan, ekspresi,  serta adanya adaptasi dengan lingkungan baru dan perilaku verbal dengan menggunakan bahasa inggris namun masih perlu frekuansi pengulangan kata dan bantuan kamus online. Penelitian ini diharapkan dapat membantu jasa pemandu wisata lokal lombok untuk lebih mendalami pemahaman komunikasi non verbal dengan wisatawan asing serta dapat menjadi bahan evaluasi diri untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi antarbudaya dengan wisatawan asing.
PENGARUH KOMUNIKASI PARTISIPATIF TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN MASJID DI KOTA BANJARMASIN Achmad Nasrulloh; Gusti Saufi Rizal; Annisa Annisa; Nurul Barkiah
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i2.16984

Abstract

ABSTRAKPenerapan Komunikasi partisipatif dan partisipasi masyarakat merupakan modal dasar dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan, termasuk pembangunan masjid sebagai sarana dan prasarana ibadah umat Islam. Adanya partisipasi masyarakat diharapkan dapat menanggulangi keterbatasan dana dan kemampuan dalam pelaksanaan program pembangunan masjid Al Ikhlas di Kelurahan Sungai Andai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis besaran pengaruh komunikasi partisipatif secara parsial, simultan dan besaran pengaruh terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan Masjid Al Ikhlas di Kelurahan Sungai Andai. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan triangulasi yakni observasi partisipan dan wawancara. Spesifikasi penelitian dua variabel, menggunakan Skala Likert ,tehnik purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel dengan jumlah 70 orang. Tehnik pengumpulan data meliputi, teknik  kuisioner, obervasi partisipan, dokumentasi, dan wawancara. Uji instrument dengan SPSS, uji validitas kolerasi Pearson Product Moment  dan uji koefisien reliabilitas Alpha Cronbach dan Analisi data menggunakan deskriptif presentsae rata-rata, regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan variabel komunikasi partisipatif memiliki pengaruh positif signifikan terhadap partisipasi masyarakat dalam pembangunan Masjid Al Ikhlas Kelurahan Sungai Andai Kota Banjarmasin, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,677 dengan koefisien sebesar 0.855 satuan, nilai intercept 7.406, komunikasi partisipatif dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Masjid Al Ikhlas Kota Banjarmasin masuk dalam kategori baik dengan nilai tingkat capaian responden variabel komunikasi partisipatif nilai skor rata-ratanya adalah 4.28, tingkat capaian responden 86.00%,variabel partisipasi masyarakat nilai skor rata-ratanya adalah 4.02 dengan tingkat capaian responden 80.00%.Kata Kunci : Komunikasi Partisipatif, Partisipasi Masyarakat.