cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
support@restuwahyuno.web.id
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jpkcenut@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lingkar Raya Kudus - Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kesehatan
ISSN : 26143593     EISSN : 26143607     DOI : https://doi.org/10.31596/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kesehatan merupakan jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian masyarakat didalam pemberdayaan di bidang Kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala 2 (dua) kali dalam satu tahun.
Articles 223 Documents
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Pentingnya Asi Dan Mp Asi Yang Tepat Dalam Pencegahan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Di Desa Cranggang Sri Hartini; Galia Wardha Alvita; Biyanti Dwi Winarsih; Noor Faidah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.142

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronik yang dampaknya dapat muncul pada perkembangan dan pertumbuhan  balita. Stunting  diakibatkan asupan gizi yang cukup lama dimulai dari bayi dalam kandungan, lahir hingga lima tahun awal kehidupan. Asupan gizi yang optimal pada bayi baru lahir dengan ASI ekslusif sebagai makanan  utamanya hingga usia 6 bulan  kemudian dilanjutkan hingga 2 tahun disertai makanan pendamping asi yang tepat dan berkualitas maka  kejadian stunting pada balita dapat dicegah.  peran penting dalam upaya pencegahan kejadian stunting ini yaitu dengan memperdayakan masyarakat khususnya para orang tua untuk memperhatikan asupan ASI dan MP-ASI bagi bayinya. Dengan pemberian pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya MP-ASI yang tepat maka diharapkan masyarakat dapat merubah perilaku untuk mengutamakan asi eksklusif dan MP ASI dengan tepat.  Metode dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan deskriptif observasional dengan 36 Partisipan yang tinggal di desa Cranggang. Pemilihan sample berdasarkan purposive sample. Teknik pengambilan data dilakukan melalui evaluasi instrument pertanyaan yang dilaksaakan dengan pre dan post tentang pentingnya MP-ASI yang tepat pada bayinya. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu tim pengabmas memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya MP-ASI yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan gizi bayi.   Dari hasil evaluasi pre dan post tersebut didapatkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari nilai pre test rata-rata 39,31 menjadi nilai post test rata-rata 43,61 dan perilaku masyarakat dalam pemberian MPASI yang tepat meningkat dari 23 peserta bertambah menjadi 31 peserta
PENYULUHAN SWAMEDIKASI OBAT HERBAL DI PKK KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO Rony Setianto; Belinda Arbitya Dewi; Faradina Rosita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i1.110

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di PKK Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro adalah sebagai salah satu bentuk dari Tri dharma Perguruan Tinggi sebagai tempat proses pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang mengambil peranan penting didalam masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya agar lebih mengenal tanaman dan dapat memanfaatkan sebagai tanaman obat keluarga (TOGA). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat melakukan swamedikasi obat herbal di wilayah Dander Kabupaten Bojonegoro. Metode yang dilakukan dengan menggunakan cara penyuluhan terhadap tanaman yang dapat digunakan sebagai obat. Penyuluhan meliputi  pengenalan tanaman obat, manfaat serta kegunaan tanaman obat, cara pembuatan obat herba berdasarkan literatur yang ada. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Dander Kabupaten Bojonegoro adalah untuk pemanfaatan bahan alam disekitar wilayah Dander untuk pengobatan swamedikasi jenis penyakit panas, diare dan pengobatan luka.Tanaman yang digunakan untuk pengobatan penurun demam adalah jahe, kunyit, bawang merah. Tanaman yang digunakan untuk luka adalah lidah buaya, Iodium, cocor bebek, daun sirih, penicillin. Dan tanaman yang digunakan untuk diare adalah daun jambu, kunyit, daun sendok, daun kayu putih, teh. Kata Kunci: Pengabdian masyarakat, Swamedikasi, tanaman herbal. 
PERAN PRODI S1 FARMASI STIKES RAJEKWESI BOJONEGORO DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI MASA PANDEMI Belinda Arbitya Dewi; Rony Setianto; Faradina Rosita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i1.105

Abstract

STIKES Rajekwesi Bojonegoro dalam tugasnya mengemban Tri dharma PerguruanTinggi  sebagai tempat proses pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat mengambil peranan penting didalam membantu pemerintah dalam penanganan pencegahan Covid-19 yang terjadi pada saat ini. Kelangkaan perbekalan farmasi khususnya hand sanitizer dan masker di wilayah Bojonegoro menjadikan Prodi Farmasi sebagai bagian dari masyarakat kampus mempunyai peranan aktif dalam membantu menyediakan produk – produk yang dibutuhkan di masyarakat dalam rangka mencapai tujuan bersama penangan covid-19. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk membantu menangani kebutuhan farmasi yaitu hand sanitizer, masker dan mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga protocol kesehatan di wilayah Bojonegoro. Metode yang dilakukan adalah pembuatan hand sanitizer yang dikoordinasi Prodi farmasi sesuai formulasi standar WHO sesuai aspek kefarmasian dan menyediakan masker sekaligus mendistribusikan di wilayah Bojonegoro yaitu Dander, Temayang, Kapas, Balen, sumberrejo, Baureno,Kalitidu, Padangan dan Ngraho. Juga bersinergi dengan PMI Bojonegoro dalam membantu ketersediaan handsanitizer. Kampus sebagai wadah intektual mempunyai peran aktif dan bersinergi terhadap penanganan pencegahan perkembangan Covid-19 yang ada di wilayah Indonesia. Kata Kunci: Pengabdian masyarakat, protocol kesehatan, Stikes Rajekwesi.
Perilaku Pencegahan Dan Penanggulangan Covid-19 Di Desa Mojorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Karina Nur Ramadhanintyas; Zaenal Abidin
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.143

Abstract

Data COVID-19 di Indonesia, selalu terjadi peningkatan hari demi hari, termasuk kasus COVID-19 di Kebonsari Madiun yaitu per 19 Desember 2020 memiliki total 14 kasus positif COVID-19 dengan 12 orang diantaranya telah sembuh, 1 orang meninggal dunia, dan 1 orang masih dalam perawatan. Oleh karena itu diperlukannya sebuah program yang fokus terhadap pelaksanaan 3M di Desa Mojorejo yang bertujuan dalam menangani pandemi. Berdasarkan hasil observasi di Desa Mojorejo bahwa penyuluhan pencegahan COVID-19 yang sudah ada dinilai kurang efektif dan tidak merata. Jadi kegiatan  pengabdian masyarakat kali ini yang dilakukan yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat secara door to door sekaligus pembagian stiker, brosur, masker, dan vitamin serta pemasangan banner di 3 Dusun yang berada di Desa Mojorejo. Untuk mengukur keberhasilan pengabdian masyarakat ini dilakukan  dengan metode pre test dan post test. Hasilnya terdapat peningkatan signifikan dengan rata-rata 40% dari ketiga indikator program pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan.
Penggunaan Vitamin Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Di Masa Pandemi Heni Setyoningsih; Yulia Pratiwi; Annis Rahmawaty; Hasty Martha Wijaya; Rifda Naufa Lina
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.131

Abstract

Virus Corona diklaim sebagai penyakit pandemi, berarti virus mematikan tersebut menyebar tidak terkontrol di sebagian besar negara di dunia. Gejala virus corona antara lain demam, batuk, kelelahan, sesak napas dan hilangnya indera penciuman serta diare. Masa inkubasi yang akurat untuk virus ini, tetapi gejalanya dapat muncul kapan saja antara satu hari hingga dua minggu setelah terpapar. Pada dasarnya, tubuh manusia memiliki sistem imun untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Namun, ada hal-hal yang dapat melemahkan sistem imun atau daya tahan tubuh seseorang, antara lain penuaan, kurang gizi, penyakit, bahkan penggunaan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, fungsi sistem imun merupakan bagian penting dan perlu senantiasa dijaga agar daya tahan tubuh tetap kuat dan optimal. Sistem imun yang kuat sangat penting bagi pertahanan tubuh dalam mencegah berbagai penyakit menular, terutama di masa pandemi COVID-19.Infeksi Coronavirus (2019-nCoV) belum memiliki obat antivirus target yang efektif. Pengobatan suportif masih menjadi pengobatan utama saat ini untuk pasien COVID-19. Salah satunya pemberian Vitamin C, D, dan Seng oral maupun intravena dapat mengurangi peningkatan risiko komplikasi, mengurangi tingkat keparahan, mengatasi gejala, dan meningkatkan imunitas tubuh.Metode pengabdian masyarakat ini dalam mengatasi masalah masyarakat untuk menghadapi pandemi virus Covid-19 yang dilakukan oleh Tim STIKES Cendekia Utama Kudus adalah melalui sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan dan pembagian vitamin C, D, dan Seng bagi para pengunjung Kawasan objek wisata Menara Kudus untuk meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat meminimalisir penularan virus Covid-19 serta memutus mata rantai penularannya. Masyarakat pengunjung area wisata menara sangat antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengaharapkan untuk bisa dilakukan kegiatan serupa secara berkelanjutan mengingat masa pandemi belum bisa dipastikan kapan berakhir.
Front Matter Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 4 No. 1 Tahun 2021 Eko Prasetyo
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i1.114

Abstract

PENINGKATAN KUALITAS REMAJA DALAM PENCEGAHAN PERILAKU SEKS BEBAS DAN BAHAYA HIV / AIDS PADA SISWA SLTA DI SMA MUHAMMADIYAH SUMOWONO Joyo Minardo; Zulmi Roestika Rini
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i1.106

Abstract

Pemahaman remaja tentang seks dan seksualitas yang sehat  masih sangat kurang, hal ini di buktikan  masih ada sekitar 60% remaja mengaku telah mempratekkan seks pra nikah dan 50% dari pengidap HIV dan AIDS adalah kelompok usia remaja. Rasa penasaran dan ingin tahu remaja tentang sex, menggugah perilaku  pada perbuatan –perbuatan yang mengarah pada percobaan dan bahkan melakukan perbuatan sex pranikah.. Siswa SMA muhammadiyah Sumowono, Kecamatan Sumowono, Kab Semarang termasuk kelompok remaja yang perlu mendapatkan pendidikan kesehatan terkait seks dan kesehatan reproduksi karena mayoritas masyarakat wilayah Sumowono menganggap tabu apabila berbicara tentang seks dan kultur budaya masyarakatnya masih minim untuk mendapatkan informasi tentang masalah seksualitas dan kesehatan reproduksi. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini  agar para siswa mendapatkan informasi yang benar  tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi untuk mencegah terjadinya perilaku seks bebas dan dampak penyakit yang bisa ditimbulkannya. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu memberikan pendidikan kesehatan tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi.Siswa sebelumnya dievaluasi pengetahuanya tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi pada remaja. Pendidikan kesehatan diberikan secara daring dengan bantuan media sosial yang dimiliki siswa. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan didapatkanhasil sebagian besar siswa pemahamnanya baik tentang pendidikan seksualitas dan kesehatan reproduksi sebesar 40.5 %, pemahamnan sangat baik 35.2 % serta yang pemahanya cukup 24.3 % Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat  pada siswa SMA Sumowono Kab. Semarang terjadi peningkatan pemahaman dan pengetahuannya tentang pendidikan kesehatan seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja untuk mencegah  perilaku seks bebas dan penyakit yang ditimbulkannya.Kata kunci: Seksualitas, kesehatan reproduksi, perilaku seks bebas.
Pelaksanaan Dukungan Spiritual Perawat Pada Pasien Covid-19 di Ruang HCU RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan Tri Ratnaningsih; Khoirun Nisak; Asnar Firoj Mu’tashim
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v5i1.193

Abstract

Munculnya wabah Covid-19 berdampak secara global ke seluruh dunia. Jumlah orang yang terinfeksi dan mereka yang meninggal meningkat dari hari ke hari. Kemungkinan reaksi yang berhubungan dengan stres sebagai respons terhadap pandemi Covid-19 dapat mencakup perubahan konsentrasi, iritabilitas, kecemasan, insomnia, berkurangnya produktivitas, dan konflik antar pribadi.Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan spiritual pada pasien covid-19 oleh perawat di Ruang HCU RSUD bangil Pasuruan, agar pasien tidak cemas berlebihan selama perawatan sampai sembuh.Metode dari kegiatan ini adalah dukungan spiritual pada pasien covid-19 di Ruang HCU RSUD Bangil Kab. Pasuruan mengacu pada pelaksanaan Asuhan Keperawatan spiritual pada pasien dengan melibatkan team PKRS RSUD Bangil Kab.Pasuruan.Hasil kegiatan ini sebagian besar perawat berusia 31-40 sebanyak 29 orang dengan persentase 78,4% mempunyai perbandingan jenis kelamin laki-laki lebih banyak daripada perempuan, yaitu sebanyak 20 orang (54,1%).  Pendidikan terakhir yang paling banyak adalah  DIII Keperawatan sebanyak  26 orang (70,3%). Masa kerja sebagian besar adalah 6-12 bulan sebanyak 24 orang (64,9%). Status pernikahan sebagian besar sudah menikah yaitu sebanyak 22 orang (59,5%). Status kepegawaian sebagian besar pegawai BLUD sebanyak 29 orang  (78,4%).Dukungan moral dan doa dari keluarga, sahabat, dan tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor penting bagi kesembuhan para pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19. Pelaksanaan bimbingan rohani pada pasien di rumah sakit melibatkan tenaga kesehatan, konselor rohani Islam, pasien dan keluarga pasien, semuanya saling bekerja sama demi memberikan yang terbaik bagi kesembuhan pasien. Sebelum dilaksanakan dukungan spiritual, pasien tampak tidak bergairah dan menunjukkan wajah yang tidak ceria, setelah dilakukan Tindakan dukungan spiritual pasien lebih ceria dan semangat menjalani perawatan di rumah sakit.Simpulan dari kegiatan ini adalah Pelaksanaan Doa Bersama oleh perawat dan pasien berjalan lancar. Pasien merasa dipedulikan dengan sharing pengalaman dan menyampaikan keluhan kepada perawat.
Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dalam Percepatan HERD IMMUNITY di STIKES Payung Negeri Pekanbaru Ifon Driposwana Putra; Deswinda Deswinda; Donny Hendra; Dendy Kharisna
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v5i1.188

Abstract

Indonesia telah melakukan berbagai kebijakan untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19, mulai dari kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sampai kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), namun belum mampu mengendalikan penyebaran Covid-19.Maka kebijakan terbaru adalah program vaksinasi Covid-19 untuk percepatan herd immunnity. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini adalah untuk membantu permerintah dalam percepatan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan mengundang peserta vaksinasi Covid-19 yang telah mendaftarkan diri ke Kampus 1 STIKes Payung Negeri Pekanbaru yang berjumlah 310 Orang, kemudian dilakukan screening kesehatan dan peserta yang lolos uji dilakukan vaksinasi. Kegiatan ini dilakukan selama 2 hari yaitu pada tanggal 23 dan 24 Oktober 2021. Hasil yang didapatkan adalah lebih dari separoh (58%) peserta vaksinasi Covid-19 di STIKes Payung Negeri Pekanbaru adalah Mahasiswa dan42% adalah masyarakat umum
Edukasi Pencegahan Covid-19 Mahasiswa Akper Yatna Yuana Lebak Sarma Eko Sinaga; Selma Selma; Silfa Silfa; Christina Christina; Irfan Ali
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v5i1.194

Abstract

Dampak negatif dari penyebaran covid-19 sangat berpengaruh di setiap segi kehidupan. Hal ini dapat dicegah dengan menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan menggunakan sabun, memakai masker serta menjaga jarak. Pemberian edukasi tentang pencegahan covid-19 juga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk dapat menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan  sehari-hari. Begitu juga dengan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan mahasiswa terkait dengan pencegahan covid-19 agar nantinya terjadi perubahan tingkah laku yang mengarah kepada menurunnya penularan  dan penyebaran covid-19. Metode pelaksanaannya pemberian edukasi pencegahan dan pengendalian covid-19, dan simulasi cara mencuci tangan, cara membuang masker, Physical Distancing. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui Google Form sebelum dan sesudah pemberian edukasi covid-19. Kegiatan ini diikuti 166 mahasiswa AKPER Yatna Yuana Lebak dengan menggunakan Windows 365 (Teams). Hasil kegiatan ini terdapat jumlah mahasiswa laki-laki 68 (41%) dan perempuan  98 (59%) dan setelah diberikan edukasi tentang pencegahan dan pengendalian covid-19 terjadi peningkatan pengetahuan pada variabel orang yang memiliki risiko tinggi dan bisa berakibat fatal jika terinfeksi virus corona yaitu sebesar 38.46%.  Kesimpulan pelaksanaan kegiatan ini memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikannya edukasi tentang pencegahan covid-19.

Page 8 of 23 | Total Record : 223