cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
support@restuwahyuno.web.id
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jpkcenut@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lingkar Raya Kudus - Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kesehatan
ISSN : 26143593     EISSN : 26143607     DOI : https://doi.org/10.31596/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kesehatan merupakan jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian masyarakat didalam pemberdayaan di bidang Kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala 2 (dua) kali dalam satu tahun.
Articles 223 Documents
PEMBERDAYAAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENCEGAHAN COVID-19 DI MASYARAKAT KABUPATEN DEMAK Galia Wardha Alvita; Sri Hartini; Biyanti Dwi Winarsih; Noor Faidah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i1.102

Abstract

Wabah Covid 19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, penyebarannya sangat cepat hingga ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini telah merenggut banyak korban jiwa sehingga WHO menetapkan sebagai pandemic Covid 19.Penularan yang sangat mudah dan penyebaran yang cepat maka Covid 19 harus diputus mata rantai penularannya. Salah satu program dalam memutus penularan Covid 19 yaitu dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak social serta sebaik mungkin untuk menetap di rumah jika tidak ada keperluan yang penting atau di sebut dengan Work From Home (WFH).  Dalam WFH Keluarga memiliki peran penting dalam upaya pencegahan penyakit Covid 19 yaitu dengan memberikan dukungan keluarga berupa dukungan infomasional, dukungan instrumental, dukungan emosional dan dukungan penghargaan. Metode dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan deskriptif observasional dengan sampel 30 keluarga binaan di kabupaten demak. Pemilihan sample berdasarkan purposive sample. Teknik pengambilan data dilakukan melalui evaluasi instrument pertanyaan yang dilaksaakan dengan pre dan post tentang materi dukungan keluarga dalam meningkatkan perilaku pencegahan Covid 19. Dari hasil evaluasi pre dan post tersebut didapatkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari nilai pre test rata-rata 65  menjadi nilai post test rata-rata 85 Kata Kunci: Covid-19, Keluarga, dukungan
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengendalian Dan Pengontrolan Penyakit Tidak Menular : Posbindu Ptm Di Dusun Gunung Cilik Desa Watu Gajah Gedangsari Gunung Kidul Istianna Nurhidayati; Sri Handayani; Ratna Agustiningrum
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.134

Abstract

Penyakit tidak menular merupakan penyebab kematian utama di dunia. WHO memaparkan 29 juta (80%) kematian  karena penyakit tidak menular terjadi di negara berkembang. Kondisi ini timbul akibat perubahan perilaku manusia dan lingkungan yang cenderung tidak sehat terutama pada negara-negara berkembang. Pada awal perjalanan Penyakit tidak menular seringkali tidak bergejala dan tidak menunjukkan tanda klinis secara khusus sehingga datang sudah terlambat atau pada stadium lanjut akibat tidak mengetahui dan menyadari kondisi kelainan yang terjadi pada dirinya. Tujuan kegiatan ini adalah untukmeningkatkan peran serta masyarakat dalam pengendalian dan mengontrol penyakit tidak menular di dusun gunung cilik Watu gajah gunung kidul.Kegiatan melibatkan tokoh masyarakat, kader kesehatan dan para penderita penyakit tidak menular di dusun Gunung cilik. Kegiatan dilakukan dengan tiga tahap yaitu sosialisasi, pengorganisasian dan pelatihan kader. Sosialisasi dilakukan untuk mengedukasi masyarakat tentang penyakit tidak menular dan pentingnya Posbindu PTM, pengorganisasian Posbindu untuk membentuk kepengurusan dan pelatihan kader untuk membekali kader dalam pelayanan posbindu. Kegiatan dilaksankan dengan baik dan mendapat respon kooperatif , antusias dan aktif setiap kegiatan dilakukan . pemerintah desa Watu gajah dan Puskesmas Gedangsari  mendukung keberadaan posbindu PTM di dusun Gunung cilik  untuk mengendalikan dan mengontrol penyakit tidak menular.
Dukungan Kepada Duta Edukasi Perubahan Perilaku (Epp) Covid-19 Kab. Kudus Tentang Perilaku Masyarakat Yayuk Fatmawati; Shodiq Eko A
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.132

Abstract

Pada bulan Januari 2021 pandemi covid-19 belum juga berakhir, diawal tahun ini ada 222 negara yang terkonfirmasi termasuk di Indonesia. Kasus baru covid-19 di Indonesia semakin meningkat dan saat ini jawa tengah menempati posisi ke 4 di Indonesia setelah DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat.Tren peningkatan dan kecepatan penyebaran virus ini harus dihambat dan berbagai upaya telah dilakukan diantaranya adalah dari kementrian pendidikan dan kebudayaan melalui Dikti melakukan berbagai upaya diantaranya adalah dengan membuat program duta edukasi perubahan perilaku (EPP) di kabupaten dengan kasus tinggi termasuk kabupaten kudus.Dalam upaya mendukung keberhasilan duta EPP tersebut maka berbagai dukungan dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung duta EPP Kab. Kudus dalam melaksanakan tugasnya dengan memberikan pengetahuan tambahan tentang edukasi dan perubahan perilaku.Metode  dari kegiatan ini dilakukan dalam bentuk webinar via zoom yang diikuti sekitar 40 peserta, dengan interaksi dua arah.Materi yang diberikan adalah tentang tips dalam melakukan tugas sebagai duta edukasi dan perubahan perilaku, berupa konsep perilaku dan kemampuan yang dibutuhkan dan pemahaman konsep manusia. Dalam proses diskusi didapatkan sharing pengalaman dari beberapa peserta tentang materi tersebut.Dukungan merupakan bentuk tingkah laku yang menumbuhkan perasaan nyaman dan membuat individu percaya bahwa ia dihormati, dihargai, dicintai dan bahwa orang lain orang lain bersedia memberikan perhatian dan keamanan. Tugas yang dilakukan duta EPP tidaklah mudah, dukungan dan bekal materi dalam menjalankan tugas sangat membantu keberhasilan dari tugas tersebut.
APOTEKER KECIL DAN BUDAYA MINUM JAMU Endra Pujiastuti; Dian Arsanti Palupi; Susan Primadevi; Dessi Erliani Mugita Sari; Lilis Sugiarti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i1.108

Abstract

Dewasa ini, pembinaan program pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di usia sekolah terutama di tingkat sekolah dasar sudah mulai berkembang. Apoteker sebagai salah satutenaga kesehatan telah diakui eksistensinya diIndonesia melalui Peraturan Pemerintah No.51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian dijelaskan bahwa yang mempunyai kewenangan untuk menyerahkan obat ke pasien adalah Tenaga Kefarmasian (Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian), karena obat bisa menjadi racun jika disalahgunakan. Jamu telah menjadi bagian budaya dan kekayaan alam Indonesia dan hasil Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa penggunaan jamu oleh masyarakat Indonesia lebih dari 50%. Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan partisipasi peserta didik sebagai upaya pembelajaran mengenai kesehatan khususnya kefarmasian. Menumbuhkan kecintaan siswa akan budaya minum jamu dan memberikan pengetahuan tentang obat tradisional. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat SD N 5 Ngembalrejo Bae Kudus Jawa tengah. Bentuk kegiatan pengenalan profesi Apoteker, bahan dan manfaat jamu. Pengabdian masyarakat dengan topik “Apoteker Kecil dan Budaya Minum Jamu” telah terlaksana dengan baik. Sambutan peserta didik sangat baik dan mengharapkan kegiatan serupa dilaksanakan secara rutinKata Kunci : Apoteker kecil, Jamu
TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIS UNTUK MENGATASI INSOMNIA DI MASA PANDEMI COVID-19 Gardha Rias Arsy; Anita Dyah Listyarini
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i1.103

Abstract

Pandemi Covid 19 saat ini memberikan tekanan dan stressor tersendiri bagi masyarakat. Banyaknya permasalahan yang timbul karena pandemi tersebut mengakibatkan kecemas karena merasa takut terinfeksi, perubahan pola hidup sehingga mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Banyak masyarakat yang menjadi susah tidur atau sering disebut dengan insomnia. Insomnia merupakan suatu keadaan susah memulai untuk tidur dimalam hari dan terbangun lebih awal di esok harinya. Seseorang yang mengalami Insomnia juga di sertai dengan rasa gelisah, dan tidak nyaman. Pemberian terapi otot progresif yang bertujuan untuk merelaksasikan otot-otot yang menegang, memberikan kenyamanan dan menurunkan stress dirasa dapat diberikan kepada masyarakat yang mengalami insomnia.Pemberian terapi otot progresif dilakukan setiap hari selama empat minggu. Setelah diberikan intervensi selama empat minggu, terjadinya penurunan gejala insomnia pada klien ditandai dengan peningkatan kualitas tidur. Kata Kunci: Covid-19, Insomnia, Terapi Otot Progresif
Meningkatkan Kesadaran Akan Bahaya Narkoba Pada Kelompok Pelajar Dan Mahasiswa Melalui Kegiatan Seminar Hairudin La Patilaiya; Ramli Ramli; Taufik Yunus; Sitti Nurhidayanti Ishak
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.139

Abstract

Zaman globalisasi seperti saat ini mempengaruhi dan bahkan membuat nilai-nilai moral dalam kehidupan menjadi kurang diperhatikan lagi. Pergaulan semakin bebas sehingga memicu terjadinya perbuatan yang tidak baik bagi kesehatan, yaitu mengkonsumsi narkoba. Banyak faktor yang melandasi hal tersebut, seperti pergaulan yang tidak sehat, ingin coba-coba, dan lain sebagainya. Maraknya pernggunaan narkoba saat ini tidak hanya tren di kalangan para pemuda yang sudah tidak menduduki bangku sekolah lagi, saat ini penggunaan narkoba telah marajalela di kalangan para pelajar, mahasiswa, orang dewasa dan bahkan pada usia lanjut. Program pengabdian masyarakat di selenggarakan oleh Majelis Kesehatan Umum dan Pelayanan Sosial Pimpiman Wilayah  Muhamamdiyah Maluku Utara dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba bagi kelompok pelajar dan mahasiswa. Adapun metode seminar adalah Ceramah, diskusi dan  Tanyajawab dan alat Penunjang seminar  adalah Infocuc, payar lebar, Leptop, Alat Tulis dan KIT. Sebagai peserta Kegiatan adalah pelajar dan mahasiswa berjumlah 114 peserta, yang terdiri dari MTs Darul Ulum Sasa Kota Ternate, MA Darul Ulum Sasa Kota Ternate, SMA Muhammadiyah Kota Ternate, SMA Negeri 3 Kota Ternate, SMK Negeri 4 Kota Ternate sebanyak 66 pelajar dan 48 Mahasiswa dari Program Study Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UMMU, Mahasiswa Prodi PGSD dan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Pendidikan UMMU. Dari kegiatan ini diharapkan terdapat kesadaran pada kelompok pelajar dan mahasiswa akan bahaya narkoba yang menjadi masalah global saat ini sehingga kewaspadaan terhadap pengaruh dari narkoba.
Upaya Peningkatan Kesehatan Anak Melalui Pencegahan Bullying Pada Anak Fiki Wijayanti; Tina Mawardika; Natalia Devi Oktarina; Siti Haryani
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.133

Abstract

Bullying adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan dengan cara menyakiti dalam bentuk fisik, verbal atau emosional/psikologi oleh seseorang atau kelompok yang merasa lebih lemah fisik ataupun mental secara berulang-ulang tanpa ada perlawanan dengan tujuan membuat korban menderita. Perilaku bullying dapat menciptakan suasana lingkungan yang kurang mendukung terhadap perkembangan anak, baik fisik maupun mentalnya. Perilaku bullying yang terjadi berupa fisik dan non fisik/verbal. Bullying ini muncul karena adanya salah paham dan masalah kecil sehingga menimbulkan dampak bagi kesehatan mental korban.Dampak yang terjadi pada anak yang menjadi korban akan merasa tidak nyaman berada di sekolah, takut, rendah diri, penurunan prestasi akademik, sulit berkonsentrasi bahkan sampai berkeinginan untuk bunuh diri. Untuk itu diperlukan adanya promosi kesehatan tentang dampak perilaku bullying pada anak, untuk menurunkan angka kejadian bullying pada anak.Pelaksanaan Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode pendekatan partisipatif. Sesuai dengan metode pendekatan yang dilaksanakan maka kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan bullying pada anak yang diberikan kepada siswa di TK-SD Panjang 3 Ambarawa melalui media zoom class meeting
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BIJAK MENYIKAPI COVID 19 DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA PADA SISWA SMK ROUDLOTUL HIKMAH GRESIK Ninik Ambar Sari; Dwi Priyantini; Dedi Irawandi; Nur Muji Astuti; Christina Yuliastuti; Imroatul Farida; Setiadi Setiadi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i1.109

Abstract

Insiden kasus covid 19 terus bertambah diberbagai negara tidak terkecuali di Indonesia.Tingginya mobilitas penduduk antar daerah merupakan salah satu mata rantai penularan yang sulit diputus. Sampai saat ini vaksin untuk mencegah dan obat khusus untuk mengobati virus corona belum ditemukan. Maka satu-satunya cara paling efektif adalah dengan upayapencegahan yaitu dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan yang berisi tentang definisi Covid 19, gejala pasien terkena covid, cara tepat mencuci tangan, etika batuk yang tepat dan cara penggunaan masker yang tepat. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan ada perubahan secara signifikan tingkat pengetahuan tentang konsep covid 19 dan perilaku hidup bersih dan sehat. Keyword : Covid 19, pendidikan kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI DI WILAYAH DESA CANDIREJO KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG Siti Haryani; Ana Puji Astuti; Kartika Sari
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i1.104

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan Di Indonesia. Saat ini, Indonesia merupakan peringkat ke lima kejadian stunting pada balita di dunia. Di Indonesia, stunting disebut kerdil, artinya ada gangguan pertumbuhan fisik dan pertumbuhan otak pada anak.Prevalensi stunting di Jawa Tengah tergolong tinggi yaitu sebesar 33,6%,sedangkan data Puskesmas Ungaran 2017 mencatat prevalensi stunting di Ungaran sekitar 6,14% dimana salah satu desa yaitu desa Candirejo memiliki balita stunting 19 anak.Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mencegah angka kejadian pada Balita Di Desa Candirejo. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu memberikan pendidikan kesehatan tentang stunting dan dampaknya, menjelaskan cara pemberian asupan makanan bergizi melalui kegiatan demonstrasi pembuatan makanan tambahan, cara melakukan perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan cuci tangan kepada para ibu PKK di wilayah RW 1 Desa Candirejo. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan didapatkan 90% Ibu PKK RW 1 Desa Candirejotelah mengikuti pendidikan kesehatan mengenai stunting, 85 % Ibu PKK RW 1 telah mengikuti edukasi mengenai PHBS dan pemberian makanan tambahan. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat di wilayah RW 1 desa Candirejo yaitu ibu-ibu PKK mampu menjelaskan kembali tentang pencegahan stunting dan menerapkan perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui gerakan mencuci tangan serta membuat makanan tambahan Kata kunci: Stunting, komunikasi informasi edukasi (KIE)
Penyuluhan Kesehatan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dalam Era Pandemi Covid-19 Di Sma Hang Tuah I Daerah Pesisir Surabaya Jawa Timur Hidayatus Sya’diyah; Dhian Satya Rachmawati; Dini Mei Widayanti; Yoga Kertapati; Ayu Citra Mayasari; Nur Chabibah; Ari Susanti; Nuke Amalia; Arie Dwi Alristina
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.140

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah yang harus dilakukan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi setiap orang termasuk di lingkungan sekolah. Manfaat PHBS di lingkungan sekolah adalah memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah untuk mau melakukan pola hidup sehat untuk menciptakan sekolah sehat serta meningkatkan proses belajar mengajar dan para siswa, guru hingga masyarakat lingkungan sekolah menjadi sehat (2). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya sebagai institusi pendidikan tinggi mempunyai peran penting (Tri Dharma Perguruan Tinggi) dalam mengabdikan diri terhadap masyarakat dalam bentuk kegiatan sosial yaitu salah satunya dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat bekerja sama dengan institusi pendidikan (SMA Hang Tuah Surabaya)Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis, 20-21 Januari 2021 di SMA Hang Tuah 1 Surabaya dengan melakukan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta aplikasinya melalui daring/online dengan link gmeet dengan beberapa tahapan kegiatan, yaitu: 1) sosialisasi dan perijinan, 2) persiapan alat dan sarana serta media penyuluhan, 3) melakukan penyuluhan dan aplikasi 4) evalausi hasil kegiatan penyuluhan 

Page 7 of 23 | Total Record : 223