cover
Contact Name
Angge Sapto Mubharokh
Contact Email
unggul.sapto26@gmail.com
Phone
+628127144404
Journal Mail Official
muaddib@radenfatah.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. K.H. Zainal Abidin Fikri KM. 3,5
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Muaddib: Islamic Education Journal
ISSN : 27229564     EISSN : 27229572     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Muaddib: Islamic Education Journal (P-ISSN: 2722-9564) and (E-ISSN: 2722-9572) is a peer-reviewed journal published biannually (June & December) by Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia. This journal specializes in islamic education sources, Islamic educational institutions, Islamic education curriculum, utilization and development of learning resources in Islamic education, Islamic educational values, and contemporary issues in Islam. Muaddib: Islamic Education Journal researchers, scholars, as well as professionals in the realm of Islamic education to communicate their original research and current issues on the subject.
Articles 97 Documents
Efektivitas Penggunaan Multimedia Interaktif Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Fitria Handayani; Abu Mansur; Amir Rusdi
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 1 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i1.15090

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam setelah diterapkan multimedia interaktif dan mengetahui efektivitas penggunaan multimedia interaktif terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design – posttest control group design. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan tes. Sebelum melakukan pengambilan data, instrumen yang dibuat dilakukan uji validitas dan realibilitas. Kemudian, sebelum dilakukan uji hipotesis dilakukan uji validitas dan homogenitas. Setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas, selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji t. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 1) Keaktifan siswa pada kelas kontrol yang berkategori tinggi sebesar 1 siswa dengan persentase 3,03%, yang berkategori sedang sebesar 22 siswa dengan persentase 66,67%, dan yang berkategori rendah sebesar 10 siswa dengan persentase 30,30%. Selain itu, keaktifan siswa pada kelas eksperimen yang berkategori tinggi sebesar 5 siswa dengan persentase 15,15%, yang berkategori sedang sebesar 24 siswa dengan persentase 72,73%, dan yang berkategori rendah sebesar 4 siswa dengan persentase 12,12%. 2) efektivitas penggunaan multimedia interaktif terhadap keaktifan peserta didik diperoleh yakni nilai thitung > ttabel (7,17 > 1,69) dan taraf signifikansi < 0,05 yakni 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif efektif terhadap keaktifan siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Selain itu, efektivitas penggunaan multimedia interaktif terhadap hasil belajar peserta didik diperoleh yakni nilai thitung > ttabel (9,734 > 1,69) dan taraf signifikansi < 0,05 yakni 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif efektif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam.
Upaya Orang Tua Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Islam pada Anak Usia 7-12 Tahun (Studi Kasus Anak Putus Sekolah di Desa Rekimai Jaya) Salihin, Rahmad; Fakhruddin, Fakhruddin; Sutarto, Sutarto
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 2 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i2.14373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya orang tua menanamkan nilai pendidikan agama Islam pada anak usia 7 sampai 12 tahun (studi kasus anak putus sekolah di Desa Rekimai Jaya), ditinjau dari faktor, nilai pendidikan Islam, dan upaya untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sumber data dalam penelitian ini antara lain perangkat desa Rekimai Jaya, orang tua anak putus sekolah, perangkat agama Desa Rekimai Jaya dan anak putus sekolah di Desa Rekimai Jaya. Metode pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan merupakan analisis data kualitatif bersifat induktif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 1) Faktor yang mempengaruhi anak putus sekolah di Desa Rekimai Jaya yakni kurangnya minat belajar, rendahnya pendidikan orang tua, ekonomi yang rendah, kurangnya perhatian orang tua, lingkungan masyarakat yang banyak mengalami putus sekolah, kurangnya pemahaman orang tua terkait dengan pendidikan dan lingkungan masyarakat yang mayoritas petani kopi dan sayur sehingga anak anak lebih tertarik untuk mencari uang dari pada sekolah. 2) Nilai-nilai yang ditanamkan orang tua pada anak putus sekolah usia 7-12 tahun ialah nilai aqidah, ibadah, dan akhlak. 3) Upaya orang tua dalam menanamkan nilai-nilai pedidikan Islam adalah dengan pembiasaan, memberikan motivasi dan di masukkan ke TPA dan di arahkan untuk mengikuti pengajian-pengajian di masjid, memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari, berperilaku yang baik serta mengajarkan anak agar terbiasa hidup berakhlak seperti sopan santun, cara berpakaian yang sesuai dengan ajaran agama, menghormati orang tua dan mengarahkan anak untuk selalu menjalankan nilai-nilai pendidikan Islam.
Pengaruh Penerapan Metode Hypnoteaching pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Peserta Didik Muhammad Rifqi; Kasinyo Harto; Ermis Suryana
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 1 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i1.15091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode hypnoteaching terhadap motivasi belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis quasi experiment. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimental semu design. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah semua siswa kelas XI. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas XI berjumlah 36 orang dari 4 kelas yang memiliki motivasi belajar dan hasil belajar rendah. Teknik pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah angket, tes dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif menggunakan uji t dan uji regresi linier ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis pada data motivasi diperoleh nilai thitung sebesar 2,714 dengan nilai signifikan 0,011 dan sesuai tabel statistik distribusi t dengan taraf signifikan 5% diperoleh hasil nilai ttabel sebesar 1,671. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai thitung (2,714) > nilai ttabel (1,671) dan nilai signifikan (0,011) < (0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan ada pengaruh penerapan metode hypnoteaching terhadap motivasi belajar. Selain itu hasil uji hipotesis pada data hasil belajar diperoleh nilai thitung sebesar 3,418 dengan nilai signifikan 0,011 dan sesuai tabel statistik distribusi t dengan taraf signifikan 5% diperoleh hasil nilai ttabel sebesar 1,671. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai thitung (3,418) > nilai ttabel, (1,671) dan nilai signifikan (0,000) < (0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan metode hypnoteaching terhadap hasil belajar. Kemudian, hasil uji regresi linier dalam mengetahui besarnya pengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar setelah menggunakan metode hypnoteaching didapatkan nilai Fhitung sebesar 31,343 > nilai Ftabel (3,19) dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar dan hasil belajar setelah menggunakan metode hypnoteaching.
Pembinaan Nilai Toleransi Beragama Siswa Melalui Budaya Sekolah Mastina Mastina; Aida Imtihana
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 1 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i1.15092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengenai pembinaan nilai toleransi beragama siswa melalui budaya sekolah serta faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penedekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Bina Warga 1 Palembang. Adapun informan penelitian ini adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pembinaan toleransi melalui budaya sekolah diantaranya terlihat dalam kegiatan belajar mengajar yaitu: mengintegrasi nilai-nilai toleransi mata pelajaran, guru mengajarkan toleransi dengan memberikan isu-isu dan contoh-contoh aktual, guru menggunakan beberapa metode pembelajaran yang mendukung pembinaan toleransi. Selain itu, pembinaan toleransi juga terintegrasi dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah yaitu (Rohani islam), UKS (Unit Kesehatan Sekolah), PMR (Palang Merah Remaja), dan pramuka. 2) Terdapat faktor-faktor pendukung dalam proses pembinaan toleransi siswa yaitu: kebijakan dinas dan kepala sekolah, pedoman kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam perangkat pembelajaran, sumber daya manusia yang baik, sarana dan prasarana, lingkungan, kebersamaan warga sekolah, komitmen sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu terdapat faktor penghambat dalam proses pembinaan toleransi siswa yaitu latar belakang siswa dan terdapat pihak yang tidak ikut berpartisipasi dan bekerja sama dalam pembinaan nilai-nilai karakter.
Implementasi Teori Belajar Behavioristik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Hadi, Azwar; Sari, Indah
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 2 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i2.15145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis impelementasi teori belajar behavioristik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam dan mengetahui dampak dari perubahan perilaku yang terjadi dalam pembelajaran dengan menerapkannya teori belajar behavioristik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Sedangkan pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian adalah guru pendidikan agama Islam dan peserta didik di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Palembang. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data yang telah diperoleh dilakukan analisis data menggunakan analisis data kualitatif Miles and Huberman yang meliputi tahapan data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), conclusion drawing/verification (penarikan kesimpulan dan verifikasi). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini: 1) penerapan pembelajaran pendidikan agama Islam dengan pendekatan teori belajar behavioristik sudah berjalan, diantaranya melalui metode reward, punishment, dan reinforcement. 2) Dampak pembelajaran behavioristik dapat dilihat dari tertanamnya nilai-nilai akhlak yang peserta didik terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat yang meliputi selalu sopan pada orang tua dan sesama, rajin beribadah, dapat membedakan sikap terpuji dan tercelah, bertoleransi, jujur, tanggung jawab, disiplin, tolong menolong, dan ramah tamah. Selain itu, dampak pembelajaran pendidikan agama Islam reward dan punishment juga berpengaruh dalam meningkatkan semangat siswa, membangkitkan motivasi siswa dalam belajar terutama dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Setelah pembelajaran menggunakan teori belajar behavioristik membuat peserta didik lebih aktif dan peserta didik merespon pembelajaran dengan baik.
Implementasi Model Pembelajaran Flipped Classroom pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Nofriansyah, Kms; Zuhdiyah, Zuhdiyah; Syarifudin, Achmad
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 1 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i1.15175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran flipped classroom pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MTS Najahiyah Palembang. Dalam penelitian ini yang menjadi informan penelitian adalah kepala Madrasah, guru sejarah kebudayaan Islam dan siswa MTS Najahiyah Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis kualitatif meliputi tahapan mereduksi data, menampilkan data, verifikasi data untuk menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh adalah Implementasi Model Pembelajaran flipped classroom pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam di MTs Najahiyah Palembang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam tahap perencanaan guru mempersiapkan perangkat pembelajaran yaitu RPP, menentukan pendekatan, metode, model, dan media pembelajaran yang telah disesuaikan dengan pembelajaran sejarah kebudayaan Islam, serta menyiapkan penugasan sebagai produk dari pembelajaran flipped classroom. Pada tahap pelaksanaan guru melakukan kegiatan pembuka, inti, dan penutup yang telah sesuai dengan RPP. Pada tahap evaluasi dilakukannya penilaian pada 3 domain yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Pembentukan Perilaku Keagamaan Peserta Didik Melalui Metode Mengajar Guru dalam Kegiatan Pembelajaran Setiawan, Ananda; Karoma, Karoma; Maryamah, Maryamah
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 2 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i2.15178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku keagamaan peserta didik yang muncul dalam kegiatan pembelajaran serta metode yang digunakan guru dalam membentuk perilaku keagamaan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 3 guru yaitu guru fiqih, Al-Qur’an hadits, dan akidah akhlak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Proses dalam menganalisis data dimulai dengan menelaah terlebih dahulu seluruh data yang telah didapatkan dari berbagai sumber, melakukan reduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Perilaku keagamaan peserta didik yang didapatkan melalui proses pembelajaran yaitu disiplin mengerjakan sholat, rajin membaca Al-Qur’an, mengucapkan salam ketika masuk kelas, memulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan berdoa, serta mempunyai adab saat bertemu guru. 2) Guru dalam pembentukan perilaku keagamaan pada peserta didik menggunakan 4 metode yakni metode pembiasaan, metode keteladanan, metode nasihat, dan metode punishment.
Pelaksanaan Pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) pada Pengajaran Kitab Kuning Bulūġu Al-Marām Ludiman, Ludiman; Zainuddin, Cholidi; Mukmin, Mukmin
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 2 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i2.15181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) pada Pengajaran Kitab Kuning Bulūġu al-Marām serta mendeskripsikan apa saja yang menjadi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field reseach) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data-data dalam penelitian ini diperoleh dari para informan yakni pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hikmah Banyuasin sekaligus guru pengajar kitab kuning Bulūġu al-Marām, wakil mudir bidang kurikulum, wakil mudir bidang kesantrian, wakil mudir bidang sarana prasarana, serta para santri perwakilan kelas melalui teknik wawancara. Data juga diperoleh dari pengamatan langsung di lapangan melalui observasi serta pemeriksaan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: 1) pembelajaran CTL pada pengajaran kitab kuning Bulūġu al-Marām dilaksanakan secara klasikal menggunakan pendekatan holistik yang mencakup pengembangan potensi murid pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik dengan strategi kegiatan belajar terpusat pada murid (student centered) memakai pola pembelajaran berbasis dalam kelas (indoor) dan luar kelas (outdoor) untuk menyeimbangkan antara teori dan praktek serta kedelapan komponen CTL telah terwujud pada pembelajaran tersebut yang meliputi making to find meaning, self-regulated learning, collaboration, critical and creative thinking, nurturing the individual, reaching high standards dan autentic assessment. 2) faktor pendukung pada pelaksanaan tersebut yaitu tersedianya tenaga pengajar yang kompeten, adanya pembinaan guru secara rutin oleh lembaga, adanya mata pelajaran penunjang, tersedianya lingkungan belajar yang kondusif, tersedianya sarana dan prasarana yang menunjang serta adanya program lomba membaca kitab kuning. Sedangkan faktor penghambat yaitu kondisi santri non-mukim yang terkadang tidak hadir karena cuaca, padatnya jadwal kegiatan harian santri, serta kurangnya kitab-kitab penunjang untuk menjadi referensi bagi santri.
Pelaksanaan Program Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Junita, Kaira; Idi, Abdullah; Rusdi, Amir
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 2 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i2.15242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program tahsin dan tahfidz Al-Qur’an, kontribusinya dalam pembentukan karakter, dan karakter yang terbentuk setelah pelaksanaan program tahsin dan tahfidz Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini di Lembaga Pembelajaran Terpadu Nurul Ilmi Banyuasin. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data-data penelitian diperoleh dilakukan uji keabsahan data dengan teknik triangulasi yang meliputi triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Kemudian analisis data yang digunakan adalah melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh: 1) Pelaksanaan program tahsin dan tahfidz Al-Qur’an di Lembaga Pendidikan Terpadu Nurul Ilmi Banyuasin diawali dari berdo’a, muraja’ah hafalan dengan menggunakan metode talqin, setoran hafalan yang dilakukan peserta didik menggunakan metode tasmi’, dan adanya evaluasi terhadap kemampuan hafalan peserta didik, metode dan pembelajaran yang digunakan guru dalam menghafal Al-Qur’an, dan pencapaian target peserta didik. 2) Pelaksanaan program tahsin dan tahfidz Al-Qur’an di Lembaga Pendidikan Terpadu Nurul Ilmi Banyuasin memberikan kontribusi dalam pembentukan karakter religius, kedisiplinan, dan sikap tanggung jawab peserta didik. 3) Karakter yang terbentuk pada peserta didik setelah mengikuti program tahsin dan tahfidz Al-Qur’an adalah religius terlihat dari peserta didik selalu berdoa, berwudhu sebelum belajar, shalat dhuha dan dzuhur berjamaah. Disiplin terlihat dari peserta didik datang tepat waktu dan disiplin dalam menghafal dan menyetorkan hafalannya. Tanggung jawab terlihat dari kesungguhan peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an, menyetorkan dan mengulangi hafalannya. Namun, dalam mengerjakan tugas masih terdapat peserta didik yang lupa dalam mengerjakannya.
Pemberdayaan Guru dan Dampaknya Terhadap Kreativitas Peserta Didik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Junima Sari, Seli; Iqbal, Moch
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 2 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i2.10298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemberdayaan guru dan dampaknya terhadap kreativitas siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang memungkinkan untuk memahami secara mendalam bagaimana proses pemberdayaan kreativitas siswa dilakukan oleh guru. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di kelas, wawancara dengan guru, dan analisis dokumen terkait dengan kegiatan pembelajaran dan pengembangan profesional di sekolah. Selanjutnya, data tersebut dikelola dan dianalisis untuk mengungkapkan temuan terkait dengan peran guru dalam meningkatkan kreativitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan guru memiliki dampak yang signifikan dalam mengembangkan kreativitas siswa. Partisipasi aktif guru dalam kegiatan pengembangan profesional, seperti MGMP, seminar, dan workshop, telah terbukti memberikan kontribusi positif. Melalui kolaborasi dengan rekan-rekan sejawat dan pertukaran ide, guru mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kreativitas siswa. Mereka dapat saling berbagi pengalaman, mengeksplorasi solusi untuk tantangan pembelajaran, dan mengadopsi praktik terbaik dalam mengajar. Selain itu, guru juga menggunakan strategi pembelajaran yang inovatif untuk merangsang kreativitas siswa. Mereka menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menantang, di mana siswa didorong untuk berpikir kritis, mengeksplorasi gagasan baru, dan menyelesaikan masalah dengan pendekatan yang kreatif. Dukungan dan penghargaan yang diberikan kepada siswa yang menunjukkan kreativitas juga menjadi faktor penting dalam memotivasi mereka untuk terus berinovasi. Temuan ini menegaskan bahwa peran guru sangatlah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang merangsang kreativitas siswa. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan pengembangan profesional, guru dapat terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka, sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi siswa. Dengan demikian, pemberdayaan guru bukan hanya tentang meningkatkan kompetensi mereka sebagai pendidik, tetapi juga tentang menciptakan kesempatan bagi siswa untuk berkembang secara kreatif dan mencapai hasil belajar yang optimal.

Page 7 of 10 | Total Record : 97