cover
Contact Name
Angge Sapto Mubharokh
Contact Email
unggul.sapto26@gmail.com
Phone
+628127144404
Journal Mail Official
muaddib@radenfatah.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. K.H. Zainal Abidin Fikri KM. 3,5
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Muaddib: Islamic Education Journal
ISSN : 27229564     EISSN : 27229572     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Muaddib: Islamic Education Journal (P-ISSN: 2722-9564) and (E-ISSN: 2722-9572) is a peer-reviewed journal published biannually (June & December) by Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia. This journal specializes in islamic education sources, Islamic educational institutions, Islamic education curriculum, utilization and development of learning resources in Islamic education, Islamic educational values, and contemporary issues in Islam. Muaddib: Islamic Education Journal researchers, scholars, as well as professionals in the realm of Islamic education to communicate their original research and current issues on the subject.
Articles 97 Documents
Pembaharuan Pemikiran Islam Mahmud Yunus dan Kontribusinya Bagi Pendidikan Islam di Indonesia Fauziah, Risya Dzulfika
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 2 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i2.10708

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis konsep dan pembaharuan pendidikan yang dirumuskan oleh Mahmud Yunus, termasuk definisi pendidikan, tujuan pendidikan Islam, peran pendidik, sistem lembaga pendidikan, kurikulum, dan metode pembelajaran Melalui metode studi pustaka, penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif analitis, di mana kajian literatur terhadap karya-karya Mahmud Yunus serta pemikiran-pemikirannya menjadi pusat analisis. Penelitian ini tidak hanya memetakan pemikiran Yunus, tetapi juga menganalisis sejauh mana kontribusinya telah memengaruhi perkembangan sistem pendidikan Islam di Indonesia. Hasil penelitian ini adalah Mahmud Yunus mengembangkan definisi pendidikan yang mencakup aspek intelektual, jasmani, dan moral, dengan tujuan akhir mencapai keseimbangan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Ia juga memperkenalkan reformasi dalam sistem pendidikan Islam yang mencakup pengenalan sistem pendidikan klasikal, kurikulum terpadu yang menggabungkan ilmu agama dan ilmu umum, serta metode pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Kontribusi Yunus dalam mendirikan lembaga pendidikan, seperti Jami'ah al-Islamiyah dan Normal Islam, serta implementasi kurikulum terintegrasi, telah membawa perubahan signifikan dalam cara pendidikan Islam dilaksanakan di Indonesia.
Peran Guru Agama Islam dalam Mengembangkan Sikap Toleransi Beragama Peserta Didik Nugraha, Praja; Waspodo, Waspodo; Zainuri, Ahmad
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 2 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i2.15575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana guru agama Islam di SMPN 08 Palembang mengembangkan sikap toleransi beragama di kalangan siswa, serta untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan sikap tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan langsung di SMPN 08 Palembang, dengan subjek penelitian terdiri dari guru agama Islam yang mengajar di sekolah tersebut dan siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi terkait kegiatan pembelajaran dan interaksi di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran guru agama Islam dalam membentuk sikap toleransi beragama siswa melibatkan berbagai strategi dan pendekatan. Guru tidak hanya menanamkan nilai-nilai seperti persaudaraan, penghargaan, dan rasa hormat terhadap sesama, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kerjasama, solidaritas, tenggang rasa, tanggung jawab, serta kasih sayang pada siswa. Pendekatan yang digunakan guru agama Islam dalam mengembangkan sikap toleransi meliputi penggunaan metode keteladanan, nasehat, pendekatan, dan pembiasaan. Metode ini diterapkan baik di dalam maupun di luar kelas untuk memberikan contoh nyata dan memberikan pemahaman yang mendalam kepada siswa tentang pentingnya toleransi beragama. (2) Faktor pendukung dalam pengembangan sikap toleransi antara lain adanya kekompakan di sekolah dan kerjasama yang baik antara sekolah dengan orang tua siswa. Guru juga memiliki peran penting sebagai contoh dalam menunjukkan toleransi antar umat beragama kepada siswa. Namun, terdapat juga faktor penghambat seperti pengaruh lingkungan dan media yang kurang mendidik, serta perbedaan sudut pandang antara siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara sekolah, guru, dan orang tua untuk mengatasi tantangan ini demi menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan toleran.
Problematika Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengimplementasikan Nilai-Nilai Keislaman Arista, Helsi; Aprilianto, Teddy
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 2 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i2.16445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam saat ini dilakukan di SMPN 12 Rejang Lebong, mengidentifikasi berbagai masalah yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam menerapkan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran serta mengevaluasi upaya-upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam untuk mengatasi masalah-masalah yang muncul dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman pada pembelajaran agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam proses pembelajaran agama Islam dan tantangan yang dihadapi oleh para guru dalam menerapkan nilai-nilai keislaman di SMP N 12 Rejang Lebong. Untuk mengumpulkan data, digunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Selain itu, teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif Miles and Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan yaitu: (1) Proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam sudah dimulai secara normal, namun pada era covid 19 terdapat pengurangan jam pembelajaran yang mempengaruhi implementasi materi. (2) Berbagai masalah dihadapi oleh guru, seperti kurangnya efektivitas pembelajaran, keterbatasan waktu pembelajaran, dan kekurangan sarana yang memadai untuk mendukung pembelajaran yang efektif. (3) Para guru telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Upaya tersebut meliputi evaluasi pembelajaran secara berkala, menerapkan kegiatan dzuhur berjamaah, mengadakan kegiatan dhuha bersama, mengadakan kegiatan imtaq di hari Jum'at, dan mengorganisir kegiatan pesantren kilat selama bulan suci Ramadan.
Implementasi Metode Jibril dalam Menghafal Al-Qur’an Para Santri Umami Ningsih, Inggit; Komalasari, Bakti; Nurtika, Asma; Sari, Sugita; Saputri, Riski
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 1 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i1.18973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Jibril dalam proses menghafal Al-Qur'an oleh para santri di Pondok Pesantren Tahfiz Al-Kautsar Curup serta kelebihan dan kekurangan dari penerapan metode tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Tahfiz Al-Kautsar Curup. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menyajikan hasil temuan dengan jelas dan mendalam serta menghasilkan kesimpulan yang solid terkait dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang implementasi metode Jibril dalam penghafalan Al-Qur'an oleh para santri di Pondok Pesantren Tahfiz Al-Kautsar Curup, serta memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan metode pembelajaran Al-Qur'an di lembaga serupa di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Metode Jibril yang diterapkan di Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an Al-Kautsar Curup melibatkan langkah-langkah terstruktur, termasuk pembacaan ayat oleh guru, peniruan oleh santri, dan penilaian terhadap kemampuan bacaan. Ini membentuk dasar yang kuat untuk pembelajaran Al-Qur'an yang efektif. Meskipun demikian, penilaian dan pemantauan terus-menerus diperlukan untuk memastikan setiap santri menguasai hafalan dengan baik. Selain itu, jadwal terstruktur lima kali sehari yang diterapkan Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an Al-Kautsar Curup juga mampu meningkatkan kedisiplinan belajar. (2) Metode Jibril di Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an Al-Kautsar Curup memiliki kelebihan dalam pembelajaran Al-Qur'an, seperti adanya audio murattal yang memfasilitasi pemahaman dan motivasi yang diberikan oleh guru. Namun,terdapat kekurangan juga seperti kesulitan siswa dalam menangkap bacaan guru, variasi latar belakang kemampuan, dan kendala waktu memengaruhi efektivitas pembelajaran.
Peran Tokoh Agama dalam Membina Akhlak Remaja Melalui Aktivitas Dakwah Nurjannah, Nurjannah; Amelia, Cindi; Serena, Amalia; Selpiana, Ayu; Nur Aprida, Triyanti
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 1 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i1.18978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami Peran Tokoh Agama dalam membentuk akhlak remaja di Kelurahan Talang Benih Curup, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi oleh Tokoh Agama dalam melakukan kegiatan dakwah di wilayah tersebut, serta menemukan solusi untuk membina akhlak remaja di sana. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan dua sumber data, yaitu data primer dan sekunder, yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dilakukan analisis degan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa tokoh agama memiliki peran penting dalam membimbing remaja menuju perilaku yang lebih baik dan pengembangan karakter yang bertanggung jawab melalui kegiatan dakwah dan pendekatan yang terstruktur. Pembentukan wadah-wadah seperti TPA, RISMA, dan Majelis Taklim menjadi sarana utama dalam memberikan pemahaman agama yang mendalam kepada remaja. Partisipasi dalam kegiatan keagamaan berkorelasi positif dengan perilaku remaja, tetapi tantangan muncul dalam menghadapi pengaruh negatif media sosial, membutuhkan pengawasan dan pendampingan dari tokoh agama dan orang tua. Pembinaan akhlak remaja memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk peran ibu sebagai pendidik utama. Di Kelurahan Talang Benih Curup, tokoh agama menghadapi hambatan seperti kesibukan sebagai PNS, kurangnya dukungan orang tua, dan kurangnya motivasi remaja. Solusi konkret yang diajukan mencakup pembentukan kaderisasi pemuda dan peran aktif generasi muda dalam aktivitas di masjid dan langgar, dengan penyelenggaraan program pelatihan, pembinaan akhlak, pengembangan kepemimpinan, dan pembentukan jaringan sosial. Ini menjadi landasan dalam membina akhlak remaja, menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan moral dan spiritual.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Tingkat SD pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Wulandari, Siska; Basuni, Firdaus; Febriyanti, Febriyanti
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 1 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i1.19025

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dan desain quasi experimental nonequivalent control group. Penelitian dilakukan pada peserta didik kelas IV A (eksperimen) dan IV B (kontrol) dengan jumlah masing-masing 31 peserta didik. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) diberikan dengan menggunakan media audio visual pada kelompok eksperimen, sementara kelompok kontrol menerima pembelajaran tanpa media tersebut. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur pengaruh dari penggunaan media audio visual. Data yang telah terkumpul dilakukan analisis menggunakan teknik paired samples t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk mengevaluasi pengaruh media audio visual. Sebelumnya, dilakukan uji normalitas dan homogenitas data. Selain itu, validitas instrumen diukur menggunakan validitas internal dengan rumus Product Moment dari Pearson. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan media audio visual dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah dasar (SD) memiliki dampak yang signifikan terhadap pencapaian hasil belajar peserta didik. Hal ini terlihat pada uji hipotesis menggunakan t test. Setelah semua pengujian dilakukan dapat diperoleh nilai posttest thitung sebesar 5,220, sedangkan ttabel 2,000. Dengan kata lain thitung > ttabel. Selain itu, analisis data menunjukkan bahwa kelompok eksperimen, yang menerima pembelajaran dengan media audio visual, memiliki rata-rata skor posttest yang lebih tinggi kelas eksperimen (85,32) dibandingkan dengan kelas kontrol (71,61). Meskipun tidak terdapat perbedaan signifikan dalam hasil pretest dan posttest antara kedua kelompok, uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara keduanya. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dalam pembelajaran dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar yang pada akhirnya mempengaruhi hasil belajar peserta didik.
Strategi Guru PAI dalam Membina Karakter Peduli Sosial Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Fidarsih, Izen Yevien; Erlina, Dian; Yuniar, Yuniar
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 1 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i1.21999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk karakter peduli sosial peserta didik,) menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina karakter peduli sosial peserta didik, serta menganalisis faktor yang pendukung dan penghambat guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina karakter peduli sosial peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan sumber data yang terdiri dari dua macam yakni sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data meliputi: reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Sedangkan teknik pengujian keabsahan data yakni triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter peduli sosial peserta didik terbagi menjadi dua. Pertama, sikap kepada sesama teman berupa berbagi makanan, meminjamkan alat tulis kepada teman, dan takziah ke rumah teman yang sedang tertimpa musibah. Kedua sikap kepada masyarakat sekitar berupa menggalang dana untuk korban bencana alam, berkunjung ke panti asuhan dan lain sebagainya. Selain itu, peserta didik tidak pilih-pilih untuk bersikap peduli dan peserta didik juga merasa senang saat membantu orang lain. Adapun strategi yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membina karakter peduli sosial peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Palembang adalah pembiasaan infaq secara sukarela, pemberian nasihat, motivasi dan keteladanan dari guru, mencantumkan serta menghubungkan materi ajar dengan karakter peduli sosial, serta program-program ekskul yang  baik agar dapat membina karakter peduli sosial peserta didik. Kemudian faktor pendukung guru PAI dalam membina karakter peduli sosial peserta didik adalah dibentukanya kepengurusan OSIS dan ROHIS, fasilitas sekolah yang cukup dan karakter peduli sosial dicantumkan pada RPP. Sedangkan faktor penghambat dalam membina karakter peduli sosial peserta didik adalah tidak semua peserta didik termotivasi untuk bersikap peduli sosial, kurangnya perhatian orang tua dan pengaruh media sosial serta Games Online.
Sistem Pembelajaran Tahfizh di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Azhar Center Baturaja Churairoh, Churairoh; Munir, Munir; Wigati, Indah
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 1 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i1.22125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan mengevaluasi sistem, implementasi, serta faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi pembelajaran tahfizh di MTs Al-Azhar Center Baturaja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif, yang melibatkan pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi observasi langsung di lokasi, wawancara dengan stakeholder terkait, serta studi dokumen terkait dengan program pembelajaran tahfizh. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan verifikasi untuk memastikan keabsahan, dengan memanfaatkan triangulasi untuk memperkuat kevalidan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembelajaran tahfizh di MTs Al-Azhar Center Baturaja terdiri dari beberapa komponen yang penting, seperti penetapan tujuan pembelajaran yang jelas, pengidentifikasian karakteristik peserta didik dan pendidik, pengembangan materi/bahan ajar yang sesuai, pemanfaatan media pembelajaran yang efektif, penerapan metode pembelajaran yang variatif, dan evaluasi yang terstruktur. Implementasi pembelajaran tahfizh dilakukan secara rutin dua kali sehari, di pagi dan sore hari, dengan durasi pembelajaran sekitar 90 menit setiap sesinya. Kegiatan pembelajaran mencakup muraja'ah hafalan, mengaji hafalan, dan setoran hafalan, yang semuanya berkontribusi pada pencapaian tujuan pembelajaran. Faktor pendukung yang memengaruhi pembelajaran tahfizh di MTs Al-Azhar Center Baturaja mencakup aspek internal, seperti kemampuan, kesehatan, motivasi yang tinggi, dan usia peserta didik yang masih muda, serta aspek eksternal, seperti dukungan yang kuat dari orang tua, ketersediaan guru tahfizh yang berkualitas, lingkungan keluarga dan madrasah yang mendukung, serta konsistensi dalam penjadwalan pembelajaran tahfizh. Meskipun demikian, dalam penelitian ini tidak ditemukan faktor penghambat yang signifikan dalam proses pembelajaran tahfizh di madrasah tersebut.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Maryamah, Maryamah; Karolina, Asri; Apriansyah, Andika
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 1 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i1.22153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum merdeka dan kontribusinya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 57 Palembang. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman mendalam tentang konteks, proses, dan pengalaman peserta didik serta guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui reduksi, display, dan kesimpulan. Triangulasi dilakukan untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka Belajar memberikan dampak positif. Pembelajaran berpusat pada peserta didik dengan pendekatan beragam dan inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek dan pemanfaatan teknologi Canva, mampu memperkuat keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, kurikulum ini juga mendukung pengembangan karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Guru Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui metode pembelajaran yang beragam. Hal ini terbukti dari peningkatan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan Kurikulum Merdeka Belajar yang dilakukan guru yakni dari 84 menjadi 88. Kontribusi Kurikulum Merdeka Belajar sangat signifikan, meskipun awalnya sebagian siswa belum menunjukkan kemampuan berpikir kritis. Kurikulum ini memberikan kebebasan belajar bagi siswa, dengan menyediakan rencana pembelajaran yang sesuai dan memperluas ruang diskusi. Selain itu, guru juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan mengajar mereka.
Implementasi Quantum Teaching pada Pembelajaran PAI bagi Anak Sekolah Dasar Khairudin, Khairudin
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 1 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i1.22154

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi Quantum Teaching pada pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak sekolah dasar. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tinjauan pustaka (library research) yaitu berasal dari buku, artikel, dokumen, dan materi terkait PAI di Sekolah Dasar yang mencakup konsep-konsep Quantum Teaching. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis konten dengan tahapan menampilkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu dalam pembelajaran PAI di SD, implementasi Quantum Teaching dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek kunci yaitu korelasi emosional antara peserta didik dan pendidik, atmosfer kelas yang kondusif dan menyenangkan, dan peran aktif pendidik dalam proses pembelajaran. Quantum Teaching menekankan pentingnya membangun hubungan emosional yang kuat antara peserta didik dan pendidik. Kemudian, lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan adalah kunci dalam implementasi Quantum Teaching. Pendidik perlu menciptakan suasana kelas yang santai namun tetap mendukung, di mana peserta didik merasa aman untuk berekspresi dan bertanya. Dengan menciptakan atmosfer yang kondusif, peserta didik akan lebih termotivasi untuk belajar dan terlibat dalam proses pembelajaran PAI.

Page 8 of 10 | Total Record : 97