cover
Contact Name
Subaidi
Contact Email
subaidi@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
subaidi@unisnu.ac.id
Editorial Address
JL. Taman Siswa No.09 Tahuna Jepara Jawa Tengah 59427
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 23391979     EISSN : 25492632     DOI : https://doi.org/10.3400/intelegensia
Core Subject : Education,
Jurnal Intelegensia is a periodic scientific journal published in Indonesian Language published twice in a year on every Juni Desember and Desember. The manuscript submission process is open year-round. All submitted manuscripts are reviewed with blind-peer reviews and editorial reviews before being accepted for publication. Jurnal Intelegensia is an information media and scientific knowledge mainly publishes research articles in the field of Islamic Education Management manuscripts from the following areas with an interdisciplinary and multidisciplinary approach: Islamic studies Islamic education and institutional management Islamic curriculum management and learning resources Islamic facilities and finance management Islamic education psychology Islamic education management information systems and technology Islamic education leadership Islamic counseling management Islamic education planning Islamic education evaluation
Articles 132 Documents
PENDIDIKAN NILAI: UPAYA MENGATASI KONFLIK IDENTITAS DAN KRISIS NILAI Ahmad Saefudin; Subaidi Subaidi
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Intelegensia - Vol. 03 No. 01 Januari-Juni 2015
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v3i1.1336

Abstract

Abstrak:Penelitian ini mendeskripsikan pentingnya pendidikan nilai sebagai upaya mengatasi konflik identitas pada diri peserta didik. Fokus penelitian ini adalah untuk menjawab beberapa pernyataan fundamental antara lain; (1) memahami terminologi nilai dan pendidikan nilai, (2) mengelaborasi strategi dan landasan pendidikan nilai, dan (3) mengetahui urgensi pendidikan nilai. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitik. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan: 1) Nilai adalah sesuatu yang dipandang baik, bermanfaat, dan paling benar menurut keyakinan seseorang atau sekelompok orang. Pendidikan nilai ialah penanaman dan pengembangan nilai-nilai dalam diri peserta didik, 2) strategi pendidikan nilai meliputi value identifications (identifikasi nilai), activity (kegiatan), learning aids (alat bantu belajar), unit interaction (interaksi kesatuan), dan evaluation segment (bagian penilaian). Adapun landasan yang digunakan adalah landasan filosofis, psikologis, sosial, dan estetik, dan 3) urgensi pendidikan nilai adalah untuk mengatasi konflik identitas dan krisis nilai dalam diri peserta didik.       Kata kunci: pendidikan nilai, konflik identitas, krisis nilai 
FORMULASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF TAUHID Barowi Barowi
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Intelegensia - Vol. 04 No. 2 Juli-Desember 2016
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v6i2.1358

Abstract

Tulisan ini mengurai tentang rumusan (formulasi) pendidikan Islam dalam pertspektif tauhid. pendidikan Islam merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk menciptakan manusia-manusia yang seutuhnya; beriman dan bertaqwa kepada Allah serta mampu mewujudkan eksistensinya sebagai khalifah Allah dimuka bumi, yang berdasarkan kepada ajaran al-Qur’an dan as-Sunnah, maka tujuan dalam konteks ini adalah terciptanya insan kamil setelah proses pendidikan berakhir. Menurut Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah bahwa rumusan pendidikan Islam perspektif tauhid dapat dibangun melalui hal-hal sebagai berikut: Tarbiyah Imaniyah,Tarbiyah Ruhiyah, Tarbiyah Fikriyah,Tarbiyah Athiyah, Tarbiayh Khulukiyah, Tarbiyah Ijtima’yah, Tarbiyah Iradah,Tarbiyah Badaniyah,Tarbiyah Riyadlah dan Tarbiyah Jinsiyah. Rumusan tersebut akan berimplikasi kepada bangunan tauhid yang mampu menyiapkan kader-kader khalifah, sehingga secara fungsional keberadaannya menjadi pemeran utama terwujudnya tatanan dunia yang rahmatan lil‘alaminKata Kunci: Pendidikan, tauhid, Islam.
PENGARUH KUALITAS PEMBELAJARAN DAN INTENSITAS MEMBACA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS SISWA MI KECAMATAN DONOROJO KABUPATEN JEPARA Djaring Subondo; Barowi Barowi; Moh Nasuka; Munasir Munasir
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Intelegensia - Vol. 08 No. 1 Januari-Juni 2020
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v8i1.1274

Abstract

AbstractThis research is aimed to find out how big the influence of learning quality toward Qur’an Hadits learning output, to find out how big the influence of reading intensity toward Qur’an Hadits learning output, and to find out how big the influence of learning quality and reading intensity toward Qur’an Hadits learning output of MI students in Donorojo Sub-district Jepara Regency. This research is quantitative research with the kind of field research. Data obtained by interview, documentation, and questionnaire. Data analyzed by using quantitative analysis. The obtained data then analyzed using three analysis techniques, which are preliminary analysis, hypothesis analysis, and advanced analysis. Based on the result of research, it is known that: 1) Learning quality affects the Qur’an Hadits learning output. Shown by the correlation coefficient of 0.57 while the simultaneous contribution is 0.325 and the remaining 0.675 is determined by other variables. (2) Reading intensity affects the learning outcomes of the Al-Qur'an Hadith. Shown by the correlation coefficient is 0.582 while the contribution simultaneously is 0.339 and the remaining 0.661 is determined by other variables. (3) Learning quality and reading intensity affect the learning outcomes of the Qur'an. The correlation coefficient is shown to be 0.662 while the simultaneous contribution is 0.438 or the remaining 0.562 is determined by other variables.Keywords: Reading Intensity; Learning Quality; Learning Outcomes
GURU PROGRESIF (TELAAH PEMIKIRAN PAULO FREIRE TENTANG PENDIDIKAN YANG MEMBEBASKAN) Ahmad Saefudin; Subaidi Subaidi
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Intelegensia - Vol. 02 No. 2 Juli-Desember 2014
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v2i2.1331

Abstract

Abstrak Penelitian ini mendeskripsikan tentang guru progresif yang di tawarkan oleh Paulo Freire terkait dengan pendidikan yang membebaskan. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui guru progresif menurut Paulo Freire antara lain; (1) mengetahui bagaimana pandangan Paulo Freire tentang guru progresif, (2) mengetahui pemaknaan istilah progresif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian interpretatif. Hasil penelitian ini mencakup lima hal, antara lain: 1) progresivisme kurang sepakat dengan pendidikan yang bercorak otoriter, 2) konsentrasi perhatian progresivisme selalu bergerak maju (progres), 3) progresivisme menjunjung tinggi pengalaman sebagai ciri dinamika hidup, 4) progresivisme tidak saja mengakui ide-ide, teori-teori, atau cita-cita sebagai hal yang ada, tetapi yang ada itu harus dicari artinya bagi suatu kemajuan atau maksud-maksud baik lain, 5) progresivisme mengharuskan manusia dapat memfungsikan jiwanya untuk membina hidup di tengah persoalan yang menghimpit.Kata kunci: guru progresif, pendidikan membebaskan, Paulo Freire.
MUTU PESANTREN, IKHTIAR MENJAWAB TANTANGAN GLOBAL Fahrurrozi Fahrurrozi
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Intelegensia – Vol. 04 No. 1 Januari-Juni 2016
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v6i1.1352

Abstract

AbtrakTulisan ini dilatarbelakangi oleh tantangan globalisasi dengan segala karakteristiknya. Era global merupakan era pasca industri (post industrial), yang ditandai dengan munculnya gejala ilmu dan teknologi (informasi), setelah sebelumnya melewati fase era agraris dan fase industri. Bertolak dari itu, pendidikan nasional menghajatkan dirinya pada suatu bentuk pendidikan yang kompetitif dan mencerdaskan serta mendewasakan anak bangsa agar tetap eksis dengan karakteristik sosial dan budaya aslinya di tengah era global. Pondok pesantren dengan karakteristik kuluturalnya memiliki potensi tersendiri, terutama dalam kaitannya dengan pelestarian karakter dan budaya asli bangsa yang relijius. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik globalisasi dan kecenderungan pendidikan pesantren, pengelolaan pendidikan yang bermutu, dan manajemen pesantren berbasis mutu dalam menjawab tantangan globalisasi.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI AJARAN ISLAM WASATHIYAH DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 Sri Lestari
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Intelegensia - Vol. 08 No. 1 Januari-Juni 2020
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v8i1.1269

Abstract

AbstractThis research describes the implementation the values of Islam wasathiyah teaching in facing of the COVID-19 pandemic. In accordance with the policy of the Prophet Muhammad peace and blessing for him said “If you hear about plague in a country, then don’t enter it. But if there is an outbreak somewhere you are be, then don’t you leave that place.” (Hadiths from Bukhari and Muslim). So referring to current conditions, with the presence of the corona virus taht is currently sweeping around the world including Indonesia, it is very relevant if the Prophet Muhammad’s policy is applied in the context of facing the current situation and consition, namely by implementimg social distancing or even locking down red zones places. We must endeavor and be patient and increase prayer and worship to draw closer to Allah during COVID-19 pandemic. In dealing with epidemic, we must remind and help each other in various matters including in terms of worship and economy. One of the way is forming WhatsApp group for Qotmil Qur’an.Keywords: COVID-19; Islam Wasathiyah; Islamic Values
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PENDIDIKAN Selamet B. Hartanto
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Intelegensia - Vol. 03 No. 2 Juli-Desember 2015
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v3i2.1343

Abstract

Abstrak:Pengembangan sumber daya manusia merupakan proses mengembangkan sumber daya manusia kekeadaan yang lebih baik untuk menyiapkan tanggung jawab dimasa yang akan datang guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pengembangan sumber daya manusia dapat dilakukan melalui dua strategi, yaitu: pelatihan di tempat kerja (on the job training) dan pelatihan di luar tempat kerja (off the job training). Pelatihan di tempat kerja dapat dilakukan dengan empat cara, yaitu: rotasi pekerjaan (job rotation), bimbingan dan penyuluhan (coaching and counseling), magang (understudy), demonstrasi dan pemberian contoh (demonstration and example). Sedangkan pelatihan di luar tempat kerja dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: simulasi (simulation), dan presentasi informasi (information presentation). Strategi yang dimaksud disini adalah berbagai cara yang dilakukan lembaga atau organisasi, khususnya pendidikan untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi saat ini maupun pada saat yang akan datang.Kata kunci: pengembangan sumber daya manusia, pendidikan.
URGENSI METODE PENDIDIKAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM Nur Hidayatun Ni'mah; Turaekhan Turaekhan; W.E. Triningsih
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Intelegensia - Vol. 04 No. 2 Juli-Desember 2016
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v6i2.1364

Abstract

AbstrakDalam pendidikan Islam bukan hanya satu metode saja yang digunakan oleh seorang pendidik dalam mentransfer ilmu kepada peserta didik, akan tetapi ada berbagai macam etode dengan cara, tujuan dan teknik yang berbeda dalam setiap penyampaian materi yang berbeda pula agar materi tersebut dapat tersampaikan secara maksimal, dan yang paling penting adalah harus seuai dengan syari’at Islam. Adapun varian metode dalam pendidika Islam anatara lain: Metode situasional, yang menorong manusia didik untuk belajar dengan perasaan gembira dalam berbagai tempat dan keadaan, Metode tarhib wat targhib mendorong manusia didik untuk belajar suatu bahan pelajaran atas dasr minat yang berkesadaran pribadi, terlepas daripaksaan atau tekanan mental, Metode belajar yang yang berdasarkan conditioning dapat menimbulkan konsentrasi perhatian anak didik kea rah bahan-bahan pelajaran yang disajikan oleh guru (pendidik), Metode yang berdasarkan prinsip bermakna, menjadikan anak didik menyukai dan bergairah untuk mempelajari bahan pelajaran yang diberikan oleh guru, Metode dialogis yang melahirkan sikap saling keterbukaan antara guru dan murid, akan mendorong untuk saling memberi dan mengambil antara guru dan murid dalam proses belajar mengajar, Prinsip inovasi dalam proses belajar mengajar, menjaikan menusia didik diberi pelajaran ilmu pengetahuan baru yang dapat menarik minat mereka, Metode pemberian contoh teladan yang baik (uswatun hasanah) terhadap manusia didik, terutama anak-anak yang beluk mampu berpiki kritis, akan banyak mempengaruhi pola tingkah laku mereka dalam kehidupan sehari-hari, Metode cerita, banyak terdapat di dalam Al-Qur’an, yang tujuan pokoknya adalah untuk menunjukkan fakta kebenaran, Metode Tanya jawab atau dialogis, Metode metafora, yang tujuannya adalah untuk memudahkan pengertian manusia didik tentang suatu konsep dengan melalui pertimbangan akal, Metode hukuman dan hadiah, atau pemberian tsawab (pahala) dan iqab (siksa), yang tujuan pokoknya untuk membangkitkan perasaan tanggungjawab manusia didik. Efektifitas metode ini terletak pada hubungannya dengan kebutuhan individual. Syarat dari penerapan hukuman adalah hukuman yang bersifat edukatif, yaitu pemberian rasa nestapa pada diri anak didik akibat dari kelalaian perbuatan atau tingkah laku yang tak sesuai dengan tata nilai yang diberlakukan dalam lingkungan hidupnya.Kata Kunci : Urgensi Metode Pendidikan, Pendidikan Islam
KAJIAN KEISLAMAN BERWAWASAN KEMASYARAKATAN: SEBUAH TELAAH FILOSOFI AKAN ARAH BANGUN PENGEMBANGAN KEILMUAN DI PTAI Muhmidayeli Muhmidayeli
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Intelegensia - Vol. 07 No. 1 Januari-Juni 2019
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v7i1.403

Abstract

Kajian ini mwnyuguhkan kajian peran PTAI sebagai gerakan perubahan suatu masyarakat meniscayakan pendidikan tinggi agama Islam mesti diarahkan untuk menjawab ragam persoalan dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan tinggi agama Islam pun mesti diselenggarakan atas dasar prinsip-prinsip epistemologi yang benar-benar reflektif dengan model gerak manusia dalam mengatur dirinya sebagai penggerak potensial perubahan di berbagai sektor kehidupan. Sedemikian rupa sehingga pendidikan tinggi agama Islam itu tidak asing bagi pemiliknya, yaitu masyarakat. Kata kata kunci; kajian keislaman, berwawasan kemasyarakatan, dan pengembangan keilmuan PTAI
STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS PESANTREN DI MA ROUDLOTUL MUBTADIIN BALEKAMBANG NALUMSARI JEPARA Maftuhatun Nurul Millah
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Intelegensia - Vol. 07 No. 2 Juli-Desember 2019
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v7i2.1280

Abstract

Abstract      This research focused on English learning strategies based on pesantren at MA Roudlotul Mubtadiin Balekambang Nalumsari Jepara. The purpose of this study was to find out how the English learning strategy based on pesantren at MA Roudlotul Mubtadiin Balekambang Nalumsari Jepara. This research was a qualitative descriptive study. This type of research was a case study. The population of this study was all students at MA Roudlotul Mubtadiin Balekambang. Then the sample is 10th and 11th grade students at MA Roudlotul Mubtadiin Balekambang. In taking samples researchers used a purposive sampling technique. The data in this study were taken from two sources, namely primary data and secondary data. Data collection instruments in this study were observation, interviews, and documentation. The stages of data analysis in this research are data reduction, data presentation, and conclusion and verification. From the analysis of the data obtained that: 1) Planning started from the determination of academic calendar, making annual programs and semester programs, making syllabus and lesson plan (RPP). 2) The teacher implemented the plans that have been designed previously in the teaching and learning process. In the teaching and learning process there are three stages, namely pre activities, main activities, and post activities. 3) Learning reflection was carried out to find out the strengths and weaknesses during the learning process. So the teacher could find solutions to the shortcomings of the previous learning process.Keywords: English; Learning based on Pesantren; Learning Strategies

Page 2 of 14 | Total Record : 132


Filter by Year

2014 2025