cover
Contact Name
Paikun
Contact Email
paikun@nusaputra.ac.id
Phone
+6285624679888
Journal Mail Official
teslink@nusaputra.ac.id
Editorial Address
Jl. Cempaka 1 No. 5 Gunungjaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teslink : Teknik Sipil dan Lingkungan
Published by Universitas Nusa Putra
ISSN : 27154831     EISSN : 27156141     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini, yaitu Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Indonesia, singkatnya, TESLINK didirikan pada tahun 2019 dan dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Nusa Putra. Jurnal ini dirancang untuk mengembangkanluaskan makalah akademis dan berkualitas yang disetujui untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik sipil dan lingkungan untuk mendukung pengembangan berkelanjutan. Jurnal ini memuat semua informasi tentang teknik sipil dan lingkungan, seperti struktur, transportasi, teknik sumber daya udara , geomatika, dan lingkungan. Jurnal menerima makalah asli dari berbagai kontributor,seperti akademisi, ilmuwan, ilmuwan, peneliti dan mahasiswa dari seluruh dunia. Makalah yang akan dikirim dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dengan hanya abstrak dalam bahasa Inggris. The makalah disampaikan akan ditinjau Oleh setidaknya doa pengulas Tbk. Penulis yang akan mengirimkan makalah untuk download yang disediakan templat yang tersedia dan di sana
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2022): September 2022" : 9 Documents clear
Analisis pengaruh keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja karyawan dengan metode uji regresi linear berganda di PT Hitachi Power System Indonesia Alloysius Vendhi Prasmoro; Isdaryanto Iskandar; Abdul Bashit; Apriyani; Ucu Agustini Srimulyani
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i2.124

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) karyawan merupakan faktor penentu keberhasilan perusahaan, baik yang bergerak dalam bidang produksi barang maupun jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif denganpendekatan survei. Jumlah sampel sebanyak 80 orang, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel acak sederhana. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas dan ujireliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keselamatan kerja (X1) dan kesehatan kerja (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produktifitas kerja karyawan PT Hitachi Power System Indonesia dimana didapatkan nilai produktivitas Y adalah 0,772, untuk nilai koefisien kesehatan kerja (X1) sebesar 0,848 dan keselamatan kerja (X2) sebesar 0,823. Sehingga variabel independen tersebut mempunyai pengaruh positifterhadap produktivitas karyawan di PT Hitachi Power System Indonesia (Y), dimana setiap adanya kenaikan variabel independen, variabel dependen produktivitas karyawan (Y) akansemakin meningkat pula.
Analisis efektivitas mesin dengan total productive maintenance (studi kasus pada proses mixing) Oki Sunardi; Mardiana; Isdaryanto Iskandar
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i2.127

Abstract

Agar tetap kompetitif, para pelaku industri manufaktur senantiasa berusaha agar proses produksinya tetap kompetitif dan berusaha mencari metode untuk meningkatkan kualitas, efisiensi dan produktivitas melalui perawatan berkala terhadap mesin-mesin produksi yang dimiliki. Mesin-mesin yang beroperasi 24 jam/hari memiliki kemungkinan mengalami kerusakan mesin (breakdown). Penelitian ini berfokus pada proses mixing, dengan tujuan mencegah breakdown mesin sehingga proses mixing dapat terus berjalan sesuai target. Data studi kasus menunujukkan persentase rata-rata breakdown tertinggi terjadi pada mesin proses mixing sebesar 7,23%. Perhitungan Availibility, Performance dan Quality (APQ) dilakukan untuk dapat mengkalkulasi nilai Overall Equipment Effectiveness. Kemudian dilakukan pendekatan Six Big Losses untuk mengetahui penyebab-penyebab utama ketidaksesuaian. Perhitungan dengan pendekatan Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time To Repair (MTTR) dilakukan. Berdasarkan pendekatan-pendekatan tersebut, usulan-usulan perbaikan dan preventive maintenance guna meningkatkan usia mesin direkomendasikan.
Aplikasi arc-swat pada analisis debit banjir rencana di daerah aliran sungai Cimandiri kabupaten Sukabumi Utamy Sukmayu Saputri; Moch. Aditya Saputra; Isdaryanto Iskandar; Daniel Arie Susanto; Selfin Anugrah Amdani
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i2.128

Abstract

DAS Cimandiri adalah salah satu Daerah Aliran Sungai yang mengalir di provinsi Jawa barat. Sungai ini merupakan sungai yang berhulu dari Kompleks pegunungan Gede-Pangrango pada bagian Timur laut dan Gunung salak pada bagian utaranya, mengalir menuju teluk Pelabuhan Ratu di Selatan Jawa Barat. Sungai Cimandiri menjadi salah satu sungai yang terkenal akan aktivitas Jeram dan Muaranya di Pelabuhan Ratu. Tentunya keberadaan Das ini ditunjang oleh Aspek-aspek Fisik seperti Geomorfologi, geologi, Iklim dan juga factor social Ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemodelan debit sungai DAS Cimandiri dengan model SWAT dan pendugaan debit banjir dengan periode ulang 2, 5, 10, 50, dan 100 tahun di DAS Cimandiri menggunakan analisis time series dengan hydrognomon. Berdasarkan Kalibrasi menunjukan NSE=0,54 sedangkan validasi NSE=0,69. Melalui uji Kolmogorov - Smirnov dan uji X2 maka dapat disimpulkan bahwa distribusi Log Normal lebih sesuai untuk menggambarkan debit banjir yang terjadi di DAS Cimandiri. Berdasarkan distribusi Log normal, besar debit banjir dengan periode ulang 2 tahun adalah 76,38 m3/det, periode ulang 5 tahun adalah 110,82 m3/det, periode ulang 10 tahun adalah 134,62 m3/det, periode ulang 50 tahun adalah 189,42 m3/det, dan debit banjir dengan periode ulang 100 tahun adalah 213,69 m3/det.
Analisa keretakan material mounting boom hydrolic axcavator merk hitachi ZX-470 LC-3f di PT. Darma Henwa Tbk tambang Asam-asam Kalimantan Selatan Rahmat; Isdaryanto Iskandar
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i2.129

Abstract

Excavator adalah sebuah jenis alat berat yang terdiri dari mesin di atas roda khusus yang dilengkapi dengan lengan (arm) dan alat pengeruk (bucket) yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan berat berupa penggalian tanah yang tidak bisa dilakukan secara langsung oleh tangan manusia. Salah satu fungsi utama dari komponen eksavator yang bernama Boom atau stick adalah sebagai tuas utama untuk menggerakan ke atas atau ke bawah Arm. Karena posisinya yang sangat vital, maka pada boom akan terjadi gaya yang sangat besar terutama pada sambungan las dan bagian lain seperti bracket mounting (pegangan) silinder hidrolik.
Analisis perbandingan perkerasan jalan (studi kasus ruas jalan Palayangan-Cibodas) Ardin Rozandi; Megasari Putri; cece suhendi
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i2.130

Abstract

Dalam rangka mendukung perkembangan suatu daerah diperlukan adanya sarana dan prasarana pendukung, dalam hal ini jalan sebagai pendukung mobilitas dari suatu tempat ke tempat lainnya. Mengingat jalan di daerah Palayangan-Cibodas sudah dalam kondisi harus diperbaiki pada penelitian ini dilakukan survei dan pengujian untuk mengetahui permasalahan pada perkerasan tersebut. Survei yang dilakukan adalah survei traffic counting dan pengujian lendutan dengan alat Falling Weight Deflectometer (FWD) maka diperlukan metode yang tepat agar menghasilkan tebal perkerasan lentur jalan yang efektif dan efisien, maka penulis akan membandingkan tebal Perkerasan Jalan Palayangan-Cibodas dengan menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 dan Metode American Associasin of highway and Transportation Official (AASHTO 1993). Berdasarkan hasil analisis perhitungan diperoleh hasil yang berbeda. Faktor yang mempengaruhi nilai CESA Manual Desain 2017 adalah nilai VDF, sedangkan AASHTO 1993 menggunakan alat FWD. Hasil analisis tebal lapis tambah ruas jalan Palayangan-Cibodas KM 1+900-5+000 dengan tingkat kepercayaan 98% melalui pengujian lendutan dengan menggunakan alat FWD metode AASHTO 1993 dengan nilai CESA yang berbeda didapat metode Manual Desain 2017 dengan nilai CESA 151. 479.002 diperoleh 47,42 cm dan AASHTO 1993 dengan nilai CESA 53.641.295 diperoleh 38,74 cm.
Studi kinerja jaringan irigasi pada daerah irigasi renggung kabupaten Lombok Tengah Restusari Evayanti
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i2.131

Abstract

Dampak kemunduran kinerja irigasi bersifat langsung dan tidak langsung. Dampak langsung adalah turunnya produktivitas, turunnya intensitas tanam dan meningkatnya risiko usahatani. Dampak tidak langsung adalah melemahnya komitmen petani untuk mempertahankan ekosistem sawah karena buruknya kinerja irigasi mengakibatkan lahan tersebut kurang kondusif untuk usaha tani terutama tanaman padi. Dalam rangka memperoleh gambaran tentang kondisi daerah irigasi yang dikelola, maka perlu adalanya kajian terhadap daerah irigasi, untuk mengetahui kondisi kinerja irigasi dan menentukan prioritas penanganan rehabilitasi jaringan irigasi serta pengambilan kebijakan. Nilai hasil evaluasi penilaian kinerja DI. Renggung adalah 75,8 % dimana kondisi kinerja Irigasi Daerah Irigasi Renggung adalah Kinerja Baik.
Penggunaan metode analitycal hierarchy process (AHP) untuk mengevaluasi kinerja waktu penyelesaian project pembangunan PLTU Jeranjang Sri Maulin Noviyanthi
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i2.132

Abstract

PLTU adalah pembangkit listrik yang mengubah energi kinetik uap menjadi energi listrik. Pembangunan PLTU sangat dibutuhkan utuk menunjang optimalisasi daerah pariwisata. Salah satu daerah pariwasata yang sedang berkembang dalam pariwisata di Indonesia yakni Lombok. Namun optimalisasi Lombok sebagai daerah wisata masih terhalang beberapa kendala yakni salah satunya adalah kondisi infrastruktur kelistrikannya yang belum memadai karena masih mengalami defisit. Untuk itu PT. PLN (Persero) membangun PLTU yang terletak di Dusun Jeranjang. Akan tetapi PLTU Jeranjang belum dapat beroperasi dengan optimal dikarenakan masih terdapat beberapa kendala selama pembangunan. Karena itu perlu dilakukan evaluasi pelaksanaan pembangunan PLTU Jeranjang untuk mengetahui faktor utama penyebab keterlambatan penyelesaian PLTU Jeranjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analitycal Hierarchy Process (AHP). Metode AHP digunakan untuk mendapatkan faktor utama penyebab keterlambatan pembangunan. Dari hasil AHP, diperoleh hasil yaitu perubahan desain dengan bobot 43,8 % menjadi faktor utama dalam penyelesaian proyek. Faktor – faktor lainnya yang berpengaruh yaitu biaya dengan bobot 26,3 %, tenaga kerja dengan bobot 15,7% serta alat dan bahan dengan bobot 14,1 %. Perubahan desain menyebabkan pembengkakan biaya pembangunan, sehingga kontraktor perlu melakukan penambahan tenaga kerja untuk menyesuaikan kebutuhan pembangunan, dan berdampak kepada penambahan kebutuhan alat dan bahan. Untuk itu hal – hal yang dapat dilakukan untuk mencegah keterlambatan adalah stakeholder tidak melakukan perubahan desain dalam kapasitas besar saat proyek berlangsung, melakukan penambahan tenaga kerja dan penambahan jam kerja.
Analisis harga pokok produksi desain eksperimen batako berbahan bottom-ash Tsullis Iq'bal Khairul Amar; Paikun; Utamy Sukmayu Saputri; Muhammad Hidayat
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i2.134

Abstract

Pengembangan inovasi bahan konstruksi dibutuhkan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan pasar. Batako sebagai komoditi besar di sektor pembangunan ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan kekuatan namun dengan harga yang sesuai. Sebagian besar penelitian mengenai pengembangan bahan penyusun batako melakukan subtitusi agregat halus dengan material bottom-ash. Material sisa ini seringkali tidak dimanfaatkan dengan baik, sehingga jumlahnya melimpah tanpa manfaat. Eksperimen dilakukan untuk mengetahui nilai kuat tekan batako dengan agregat bottom-ash, kemudian dihitung analisis biaya kebutuhan produksi dengan metode full-costing. Sehingga disimpulkan kelayakan batako untuk dapat dipasarkan. Studi terdahulu menunjukan campuran 1PC:5BA termasuk kategori mutu II, III, dan IV menurut SNI 03-0349. Hasil perhitungan dengan komposisi tersebut menghasilkan harga produksi Rp. 2.254,2 per batako. Hal ini menunjukan dari segi harga, batako campuran bottom-ash layak untuk dipertimbangkan sebagai komoditi baru.
Estimasi biaya rehabilitasi berat pada bangunan sekolah menggunakan metode cost significant model Muhammad Hidayat; Muhammad Danur Arya Pratama; Nadhya Susilo Nugroho
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i2.135

Abstract

Rehabilitasi dan pemeliharaan gedung sekolah termasuk kedalam agenda proyek konstruksi yang biasanya dilakukan setiap tahunnya, untuk melaksanakan proyek konstruksi rehabilitasi bangunan sekolah diperlukan perencanaan yang akurat dan cepat agar bisa mencapai target dan tidak menghalangi proses belajar di lembaga pendidikan tersebut. Bill of Quantity merupakan salah satu komponen dari perencanaan konstruksi yang biasa digunakan sebagai acuan untuk pembangunan proyek konstruksi, namun kurangnya data yang detail dan waktu yang cukup lama dalam pembuatan rencana anggaran biaya terkadang menjadi kendala dalam pembuatan rencana anggaran biaya yang cepat dan akurat. Solusi dari masalah tersebut adalah Cost Significant Model, Cost Significant Model adalah model yang dibuat berdasarkan data-data yang sudah didapat dari beberapa proyek yang kemudian diintegrasikan kadalam suatu rumus sehingga pengguna hanya tinggal menginput beberapa data maka Bill of Quantity akan teridentifikasi. Untuk mendapatkan model serta menyusun program dilakukan penelitian menggunakan metode kuantitatif, penelitian didukung dengan data yang tersedia dari pihak kontraktor pelaksana konstruksi dan situs layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), data diolah dan selanjutnya dilakukan analisis regresi, sehingga menghasilkan model sebagai formula dalam menyusun program Bill of Quantity. Dari hasil penelitian didapatkan model Y= 164.276.541 + 2,739X4 + 6,43X7. Dimana Y = Biaya per m2 pekerjaan rehabilitasi bangunan sekolah di Kota dan Kabupaten Sukabumi (Rp/m2), X4= Biaya pekerjaan kusen (Rp/m2 ), X7= Biaya pekerjaan plafond (Rp/m2 ) dengan kisaran persentase senilai -9,99% sampai dengan 6,807% maka Menurut AACE International kisaran nilai akurasi tersebut masuk dalam klasifikasi kelas 1, cocok digunakan untuk cost control atau evaluasi harga tender.

Page 1 of 1 | Total Record : 9