cover
Contact Name
Teti Sugiarti
Contact Email
agriscience@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285232044703
Journal Mail Official
agriscience@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture Trunojoyo University, Indonesia Jl. Raya Telang 02 Kamal Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
AGRISCIENCE
ISSN : -     EISSN : 27457427     DOI : https://doi.org/10.21107/agriscience
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness, Agriculture Economics, Social Science, Rural Development, Rural Sociology, Risk Management, Agriculture Extension, Financial Management, Marketing Management, Human Resource Management, Corporate Governance, Strategic Management, Entrepreneurship
Articles 237 Documents
Analisis pemasaran garam di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Arba'in, Mia; Subari, Slamet
Agriscience Vol 4, No 2: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i2.17736

Abstract

Petani garam dalam kegiatan usahanya menghadapi berbagai masalah salah satunya pada aspek pemasaran terkait dengan saluran pemasaran yang tidak tepat serta adanya informasi yang tidak seimbang (asimetrik informasi) antara  petani dengan lembaga pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui saluran pemasaran serta menganalisis besarnya bagian yang diterima oleh petani, efisiensi saluran pemasaran, margin pemasaran serta keuntungan pemasaran. Data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan informasi terkait margin pemasaran, biaya pemasaran, keuntungan pemasaran, farmer’s share serta efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran garam di Desa Bunder. Pada saluran pemasaran satu total margin rata-rata sebesar Rp.550.000/ton atau 40,74%, dengan total rata-rata keuntungan sebesar Rp.144.762/ton atau 10,72%, sedangkan pada saluran pemasaran dua total margin rata-rata sebesar Rp.500.330/ton atau 38,48%, dengan total rata-rata keuntungan sebesar Rp.233.422/ton atau 17,95%. Berdasarkan farmer’s share, saluran pemasaran dua memiliki nilai persentase tertinggi sebesar 61,52%. Kedua saluran pemasaran yang ada diketahui belum efisien. Disarankan untuk mengefisiensi saluran pemasaran yang ada dengan memperkecil biaya pemasaran dan menjalin kerjasama maupun kemitraan dengan PN garam melalui peran kelompok tani, kerjasama dan kemitraan dinilai juga mampu mengoptimalisasi distribusi margin dan keuntungan dalam saluran pemasaran serta meningkatkan farmer’s share.
Peningkatan pendapatan petani melalui intensifikasi sapi di Kelompok Tani Al Hikmah Shidqi, Ananda Zufar; Hayati, Mardiyah
Agriscience Vol 4, No 2: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i2.21794

Abstract

Sapi merupakan komoditas ternak di Indonesia yang tingkat konsumsinya tidak sebanding dengan tingkat produksinya. Hal ini menyebabkan adanya kebijakan impor sapi untuk memenuhi konsumsi masyarakat. Namun kebijakan itu dikhawatirkan membuat Indonesia menjadi bergantung kepada daging sapi impor. Oleh karena itu, perlunya peningkatan produktivitas sapi dalam negeri dengan memberdayakan daerah yang memiliki potensi dalam usaha ternak sapi seperti wilayah PAPABARU (Pakong, Pasean, Batu Marmar dan Waru). Upaya dalam peningkatan produktivitas sapi dapat dilakukan dengan intensifikasi sapi dan manajemen pemeliharaan yang baik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis manajemen pemeliharaan, dan pendapatan petani dalam usaha ternak sapi. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk menganalisis manajemen pemeliharaan sapi berdasaran Good Farming Practice Permentan No.46 tahun 2015, dan analisis pendapatan untuk menganalisis pendapatan petani dalam usaha ternak sapi. Hasil penelitian menyatakan bahwa manajemen pemeliharaan sapi yang dilakukan petani sudah cukup baik. Namun ada beberapa aspek yang masih perlu diperbaiki seperti aspek prasarana dan sarana, serta aspek pola pemeliharaan. Sedangkan itu, petani juga dinyatakan mengalami kerugian dalam melakukan usaha ternak sapinya melalui analisis pendapatan. Hal itu disebabkan besarnya biaya yang dikeluarkan, terutamanya biaya variabel
Persepsi masyarakat terhadap rencana pengembangan wisata di Desa Tlontoraja Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan Lahagu, Aslina; Fauziyah, Elys; Ariyani, Aminah Happy Moninthofa
Agriscience Vol 4, No 2: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i2.21009

Abstract

Desa Tlontoraja merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan yang memiliki potensi di bidang pariwisata. Namun, objek wisata yang ada masih belum tersentuh pembangunan sama sekali dikarenakan kurangnya dukungan dari masyarakat dan pemerintah setempat. Selain itu, pola pikir masyarakat juga masih awam yang belum sepenuhnya mau menerima modernitas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi masyarakat Desa Tlontoraja terhadap rencana pengembangan wisata. Penelitian ini menggunakan 40 responden. Penentuan sampel ditentukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Persepsi masyarakat terhadap rencana pengembangan objek wisata di Desa Tlontoraja ditinjau dari 6 variabel yakni keadaan objek wisata, perekonomian, masyarakat dan stakeholder, perencanaan, norma, dan aksesibilitas. Berdasarkan dari hasil penelitian, 6 variabel tersebut diperoleh gambaran bahwa masyarakat Desa Tlontoraja berpersepsi positif yang berarti menyetujui dengan adanya pengembangan wisata di desa tersebut. Berdasarkan objek wisata sebagian besar mereka berpersepsi bahwa desa ini memiliki banyak objek wisata yang berpotensi untuk di kembangkan. Selain itu, mereka juga memiliki persepsi bahwa pariwisata akan mendorong perekonomian desa. Hasil lain mereka juga berpersepsi bahwa rencana pengembangan pariwisata hendaknya dilakukan dengan melibatkan masyarakat lokal dan memastikan tersedia aturan yang tidak melanggar norma masyarakat setempat. 
Faktor-faktor yang mempengaruhi petani jagung bermitra dengan PT. Jiva Agriculture Indonesia di Kabupaten Pamekasan Falahi, Handanu Akbar; Hayati, Mardiyah
Agriscience Vol 5, No 1: Juli 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i1.26460

Abstract

Pertanian menjadi salah satu sektor penting dalam pembangunan ekonomi pada lingkup nasional maupun daerah. Jagung merupakan komoditas palawija utama di Indonesia yang memiliki kegunaan relatif luas, terutama untuk konsumsi manusia dan kebutuhan pakan ternak. Kabupaten Pamekasan mampu membudidayakan usahatani jagung dengan baik, namun meningkatkan produksi serta produktivitas bukan berarti petani tidak mengalami beberapa kendala dalam proses usahatani jagung. Desa Plakpak menjadi lokasi penelitian karena mayoritas petani membudidayakan jagung serta terdapat petani yang menjalin kemitraan dengan perusahaan agribisnis. Masalah yang sering dihadapi petani adalah sulitnya mendapatkan input produksi, akses pasar terbatas, terlalu lama menyimpan hasil panen serta kurangnya informasi. Solusi untuk mengatasi permasalahan dengan menjalin kemitraan, sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi petani menjalin kemitraan dengan perusahaan agribisnis di Kabupaten Pamekasan. Penelitian dilakukan di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan dengan metode pengambilan sampel total dan jumlah populasi yang digunakan oleh 50 anggota Kelompok Tani Rayhan serta alat analisis yang digunakan yaitu analisis regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh yaitu pengalaman bertani, jumlah anggota keluarga, jumlah ternak dan keikutsertaan penyuluhan. Saran bagi petani untuk meningkatkan intensitas mengikuti kegiatan penyuluhan serta meningkatkan pendampingan dari perusahaan kepada petani.
Strategi pengembangan usahatani jagung lokal di Desa Batukerbuy Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan Hotija, Norul; Ariyani, Aminah Happy Moninthofa; Zuhriyah, Amanatuz
Agriscience Vol 4, No 3: Maret 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i3.19012

Abstract

Desa Batukerbuy menjadi salah satu daerah potensi penghasil jagung di Kabupaten Pamekasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor internal dan eksternal, serta mengetahui alternatif dan prioritas strategi pengembangan usahatani jagung lokal di Desa Batukerbuy Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Responden penelitian ini yaitu petani yang terdiri dari lima petani dan tiga informan kunci. Metode yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari matriks IFAS dan EFAS, matriks IE, SWOT, dan QSPM. Hasil analisis menunjukkan terdapat faktor internal yang memiliki skor tertinggi yaitu keadaan lahan yang mendukung untuk budidaya jagung lokal dan kurangnya minat generasi muda di sektor pertanian. Sedangkan faktor eksternal meliputi keterlibatan lembaga penyuluh pertanian serta serangan hama dan penyakit. Terdapat 2 prioritas strategi yang bisa digunakan yaitu: optimalisasi lahan dalam usahatani jagung lokal dengan adanya dukungan pemerintah berupa program sistem tanam tumpangsari dan mengembangkan teknik budidaya jagung lokal untuk mengatasi dampak produksi akibat cuaca tidak menentu yang memiliki pengaruh terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas produksi jagung lokal.
Preferensi petani dalam menggunakan varietas benih bawang merah di Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang Islam, Moh. Sohibul; Hasan, Fuad
Agriscience Vol 5, No 1: Juli 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i1.17008

Abstract

Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) adalah salah satu komoditas hortikultura yang cukup banyak memiliki manfaat dan kegunaanya, serta bawang merah juga menjadi salah satu komoditas strategis  dan bernilai ekonimis tinggi, hal itu disebabkan karena tingginya permintaan dipasaran. Produksi bawang merah di Kabupaten Sampang sebagian besar berasal dari Kecamatan Sokobanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang menjadi pertimbangan petani dalam menentukan varietas benih bawang merah yang akan dibudidayakan. Sampel diambil dengan teknik Accidental Sampling dan analisis data yang digunakan pada penelitian ini berupa deskriptif. semua karakteristik atribut bawang merah yaitu harga benih, kemudahan diperoleh, ketersediaan di pasar, kualitas hasil produksi, produktivitas, kemudahan pemeliharaan, harga jual produksi, ketahanan terhadap hama dan penyakit, dan pemasaran dianggap sangat penting oleh petani. Varietas bawang merah yang paling disukai oleh petani adalah varietas bima dan potensial disukai adalah Manjung yang merupakan varietas lokal dengan potensi produktivitas tinggi, hasil produksi berkualitas, dan harga lebih  murah.
Strategi pengembangan usaha budidaya ikan bandeng di Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan Hafifah, Nur; Subari, Slamet
Agriscience Vol 4, No 3: Maret 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i3.16889

Abstract

Ikan bandeng memiliki banyak manfaat salah satunya dapat meningkatkan gizi masyarakat. Selain itu, ikan bandeng memiliki rasa yang enak dengan harga yang terjangkau. Berdasarkan manfaat tersebut menjadikan komoditas ikan bandeng sebagai komoditas ekspor yang dapat meningkatkan perekonomian rakyat. Kecamatan Blega merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bangkalan yang memiliki potensi budidaya ikan bandeng namun belum termanfaarkan secara optimal. Perkembangan budidaya ikan bandeng di Kecamatan Blega belum begitu maju. Perikanan tambak di kecamatan Blega sering mengalami permasalahan terkait kontinuitas produksi. penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan budidaya ikan bandeng yang tepat  di Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytical Hierarchy Prosess (AHP). Penyusunan strategi pengembangan usaha budidaya ikan bandeng di Kecamatan blega yang sesuai yang pertama yaitu meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan teknis. Kemudian yang kedua yaitu menyediakan atau mempermudah persyaratan akses modal serta memberikan bantuan modal untuk mempermudah petambak memperbesar usahanya.
Faktor yang mempengaruhi pembelian roti UD. Rachbini Kabupaten Bangkalan Firdaus, Ikhwan; Ihsannudin, Ihsannudin
Agriscience Vol 5, No 1: Juli 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i1.15635

Abstract

UD.Rachbini merupakan perusahaan roti yang didirikan Ali Rachbini dan Hj. Mashodah. Usaha tersebut dirintis sejak tahun tanggal 31 juli 1971 dengan produk roti kering dan basah. Bentuk kepemilikan usaha roti UD. Rachbini adalah perseorangan yang dimiliki oleh S. Rohana Sukmawati. UD.Rachbini sampai saat ini belum memiliki cabang, meskipun demikian usahanya terbilang besar karena mampu memproduksi 24 jenis roti dengan rasa dan bentuk berbeda, serta potensi tenaga kerja yang mencapai 35 orang. Seiring berkembangnya pengetahuan, maka terbentuklah para pesaing baik pesaing sekitar maupun pesaing luar yang telah memasarkan produknya di kawasan Blega. Mengacu dari kenyataan tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Faktor Yang Mempengaruhi Pembelian Roti UD.Rachbini Kabupaten Bangkalan”. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui : (1) tingkat minat dan daya beli konsumen pada produk roti UD. Rachbini Bangkalan, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen pada perusahaan UD. Rachbini Blega, Bangkalan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan linier berganda. Hasil penelitian ini yaitu konsumen UD. Rachbini Rata-rata lelaki, tingkat usia tebilang produktif (21-40 tahun), mempunyai pekerjaan selain petani dan guru, serta berpendidikan SMA sederajat. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian roti UD. Rachbini adalah harga dan budaya. Nilai signifikansi harga sebesar 0,00 dengan t hitung senilai 4,380, sementara nilai signifikansi budaya sebesar 0,004 dengan t hitung senilai 3.056. Artinya, dalam menarik konsumen untuk terus melakukan pembelian terhadap roti UD.Rachbini, maka hal utama yang harus dipertahankan dan dikembangkan adalah penetapan harga dan budaya.
Analisis pendapatan usaha tani bawang merah di Desa Waru Barat Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan Nisak, Hoirun; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi
Agriscience Vol 4, No 3: Maret 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i3.20175

Abstract

The agricultural sector is divided into 3 subsectors, namely food crops, plantations, and horticulture. One of the agricultural commodities in the horticulture subsector is shallots. Waru Barat village is one of the villages that produce shallot commodities in Pamekasan Regency. However, there are problems faced by farmers including harvesting activities simultaneously causing a decline in selling prices, farmers have not made records related to costs incurred and profits obtained, as well as the lack of availability of inorganic fertilizers. The purpose of this study is to: (1) analyze the income of shallot farmers in Waru Barat Village, (2) analyze the feasibility of shallot farming in Waru Barat Village. The methods used are revenue analysis and feasibility analysis. The Data used are primary data obtained from interviews directly with farmers using questionnaires. The results showed that the average income of shallot farmers amounted to Rp146,971,031/Ha in 2 planting seasons. The results of the feasibility analysis of shallot farming are feasible to be developed because the value of R/C ratio is 3.26 1 and the value of B/C ratio is 2.26 1. Farmers can use seeds, fertilizers as needed and take care of the means of production for a longer service life.
Strategi peningkatan pendapatan usaha ternak Sapi Madura di Sumenep Manalu, Nopia Hilda Octapia; Tamami, Novi Diana Badrut
Agriscience Vol 5, No 1: Juli 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i1.18481

Abstract

Kontribusi peternakan rakyat terhadap persediaan daging sapi di Indonesia sangatlah tinggi. Sehingga pengembangan sapi potong dipedesaan penting dilakukan. Kelompok Ternak karya Bangsa merupakan satu-satunya kelompok ternak yang ada di Desa Ellak Daya Kabupaten Sumenep. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pendapatan peternak dan faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan tersebut serta strategi yang tepat untuk pengembangan usaha sapi potong di daerah tersebut. Penentuan sampel dilakukan dengan metode sensus yaitu sebanyak 30 responden yang berasal dari peternak itu sendiri dan 3 key informan terdiri dari ketua gapoktan, penyuluh dan dinas terkait. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis pendapatan, analisis regresi linier berganda dan Analytical Hierarcy Process (AHP). Rata-rata pendapatan peternak berdasarkan hasil penelitian adalah sebesar Rp 2.401.845. Seluruh variabel bebas yang diteliti berpengaruh signifikan terhadap pendapatan peternak secara serempak sedangkan pada uji parsial variabel yang berpengaruh adalah jumlah ternak, biaya tenaga kerja, dan biaya bibit sapi. Hasil analisis AHP menyatakan bahwa faktor yang terpenting yaitu permodalan dan jumlah ternak serta tiga kriteria alternatif yakni pengadaan KUR, meningkatkan jumlah ternak, dan pengembangan pembibitan.