cover
Contact Name
Muhammad Anwar
Contact Email
jaringansantri95@gmail.com
Phone
+6285814031363
Journal Mail Official
jaringansantri95@gmai.com
Editorial Address
Wisma Usaha UIN Jakarta Lt 2 Jl Ir Juanda No 95 Ciputat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
The International Journal of Pegon Islam Nusantara Civilization
Published by Islam Nusantara Center
ISSN : 26214938     EISSN : 26214946     DOI : 10.51925
This journal specialized academic journal dealing with the theme of religious civilization and literature in Indonesia and Southeast Asia. The subject covers textual and fieldwork studies with perspectives of philosophy, philology, sociology, antropology, archeology, art, history, and many more. This journal invites scholars from Indonesia and non Indonesia to contribute and enrich the studies published in this journal. This journal published twice a year with the articles written in Pegon, Arabic and English and with the fair procedure of blind peer-review.
Articles 110 Documents
Manajemen Komitmen Dalam Profesi Mengajar Fauziyah, Ade Eva; s, Suhada
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 13 No 02 (2024): Teks Suci, Ortografi Pegon dan Sejarah Sosial dalam Kajian Islam Nusantara
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v13i02.122

Abstract

Organizations must pay attention to human resource factors in increasing commitment to the organization to fully optimize their competencies. Organizational commitment is a high sacrifice made by employees to the organization and certain beliefs in accepting organizational values. This research aims to present a number of study results regarding strategies for increasing employee performance and loyalty through organizational commitment. Commitment is an attitude that reflects the extent to which an individual knows and is attached to his organization. Some commitments in the teaching profession include care, responsibility and loyalty. Elements of organizational commitment include a strong desire to remain a member of the organization, a willingness to really strive for the interests of the organization and a strong belief in and acceptance of the organization's values ​​and goals. Next is the approach to commitment, namely the ability and willingness to align personal behavior with the needs, priorities and goals of the organization. This includes ways of developing goals or meeting organizational needs that essentially prioritize the organization's mission over personal interests. Organisasi harus memperhatikan faktor sumber daya manusia dalam meningkatkan komitmen terhadap organisasi untuk mengoptimalkan sepenuhnya kompetensi yang dimiliki. Komitmen organisasi merupakan pengorbanan yang tinggi yang dilakukan oleh karyawan kepada organisasi dan keyakinan tertentu dalam penerimaan nilai- nilai organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan sejumlah hasil studi tentang strategi peningkatan kinerja dan loyalitas karyawan melalui komitmen organisasi. Komitmen merupakan sikap yang mencerminkan sejauh mana seorang individu mengenal dan terikat pada organisasinya. Beberapa komitmen dalam profesi mengajar meliputi kepedulian, tanggungjawab dan loyalitas. Unsur-unsur komitmen organisasi diantaranya adalah keinginan yang kuat untuk tetap menjadi anggota dalam organisasinya, kerelaan untuk sungguh-sungguh berusaha demi kepentingan organisasi dan keyakinan yang kuat dan menerima nilai dan tujuan organisasi. Selanjutnya adalah pendekatan terhadap komitmen yaitu kemampuan dan kemauan untuk menyelaraskan perilaku pribadi dengan kebutuhan, prioritas dan tujuan organisasi. Hal ini mencakup cara-cara mengembangkan tujuan atau memenuhi kebutuhan organisasi yang intinya mendahulukan misi organisasi dari pada kepentingan pribadi.
Dinamika Kelompok, Daya Tarik Interpersonal Dan Perkembangannya Suhada, Maulida Umi; s, Suhada
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 13 No 02 (2024): Teks Suci, Ortografi Pegon dan Sejarah Sosial dalam Kajian Islam Nusantara
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v13i02.123

Abstract

Humans are the most perfect living creatures compared to other creatures. The goal that humans want to achieve in their lives is a better life. Therefore, humans need to be formed or directed through education or knowledge which influences knowledge about themselves and their world, social life, and through religion. The formation of better humans is not in the sense of morals or whether humans are good or bad, but rather the formation of humans into living and cultured creatures from the perspective of cultural philosophy, namely wiser and more critical lives. As humans living in an environment, humans are never free from the need for other people. Because there are limitations within himself that must be covered by the presence of other people. However, sometimes other people's needs are more due to similar goals and motives to be achieved. This causes a person to try to build a bond to solve each problem by means of a so-called association. Each individual in the group will develop their abilities to achieve the goal. So the group plays a major role in fulfilling the goals of its members. This is where group dynamics, theories of group formation, group characteristics, types of groups, the basics of interpersonal attraction, and stages of group development will be discussed in full. Manusia merupakan mahluk hidup yang paling sempurna apabila dibandingkan dengan makhluk lainnya. Tujuan yang ingin dicapai oleh manusia dalam kehidupannya adalah kehidupan yang lebih baik. Untuk itu, manusia perlu dibentuk atau diarahkan melalui pendidikan atau ilmu yang mempengaruhi pengetahuan tentang diri dan dunianya, kehidupan sosial, dan melalui agama. Pembentukan manusia yang lebih baik bukan dalam arti moral atau baik buruknya manusia, melainkan pembentukan manusia sebagai makhluk yang hidup dan berbudaya dalam perspektif filsafat budaya, yaitu hidup yang lebih bijaksana dan lebih kritis. Sebagai insan yang hidup dalam suatu lingkungan, manusia tidak pernah terlepas dari kebutuhan akan orang lain. Karena adanya keterbatasan dalam dirinya yang harus ditutupi dengan kehadiran orang lain. Namun, terkadang kebutuhan akan orang lain lebih disebabkan karena adanya persamaan tujuan maupun motif yang ingin dicapai. Hal tersebut menyebabkan seseorang berupaya membangun suatu ikatan untuk menyelesaikan setiap persoalannya dengan cara perkumpulan yang disebut kelompok. Setiap individu di dalam kelompok akan mengembangkan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai tujuan. Sehingga kelompok berperan besar dalam memenuhi pancapaian tujuan para anggotanya. Disinilah akan dibahas lengkap mengenai dinamika kelompok, teori-teori pembentukan kelompok, ciri-ciri kelompok, jenis-jenis kelompok, dasar-dasar daya tarik interpersonal, dan tahap-tahap perkembangan kelompok.
Sejarah Awal Perkembangan Islam di Indonesia M, Mardia; Febriani, Sari
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 14 No 01 (2025): Ulama dan Umara Nusantara: Koneksi dan Problem Solving
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v14i01.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah awal perkembangan Islam di Indonesia dengan pendekatan studi literatur, berfokus pada teori-teori utama mengenai proses islamisasi, yaitu teori Gujarat, Persia, Arab, dan Cina. Data diperoleh dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengevaluasi kronologi masuknya Islam, jalur utama penyebaran melalui rute maritim, serta peran masyarakat lokal dalam adaptasi dan penyebaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa islamisasi di Nusantara terjadi melalui jalur damai, seperti perdagangan, pendidikan, dan perkawinan, dengan kontribusi signifikan dari masyarakat lokal dalam mengintegrasikan ajaran Islam ke dalam budaya Nusantara. Penelitian ini memberikan pemahaman holistik tentang dinamika interaksi budaya dalam penyebaran Islam serta mengevaluasi kelebihan dan kekurangan teoriteori yang ada untuk memperkaya kajian sejarah islamisasi di Indonesia. This research aims to examine the early history of the development of Islam in Indonesia using a literature study approach, focusing on the main theories regarding the Islamization process, namely Gujarati, Persian, Arabic and Chinese theories. Data was obtained from relevant scientific books and journals, then analyzed descriptively-analytically to evaluate the chronology of the entry of Islam, the main routes of spread via maritime routes, as well as the role of local communities in the adaptation and spread of Islam. The research results show that Islamization in the archipelago occurred through peaceful channels, such as trade, education and marriage, with significant contributions from local communities in integrating Islamic teachings into Indonesian culture. This research provides a holistic understanding of the dynamics of cultural interactions in the spread of Islam and evaluates the advantages and disadvantages of existing theories to enrich the study of the history of Islamization in Indonesia. Daftar Pustaka: Ahmad Hapsak Setiawan, Roby Segara. (2024). Sejarah Masuknya Islam di Indonesia. Jurnal Ilmu Al Quran Dan Hadis, 15(1), 37–48. Al-bayan, J., Agung, S., & Dakwah, G. (2018). Gerakan dakwah sultan agung. 24(1), 128–144. Alnoza, M. (2021). Makna Artefak Masa Hindu-Buddha Di Kraton Kasepuhan, Cirebon: Tinjauan Semiotika Peirce. Berkala Arkeologi Sangkhakala, 24(2), 107–120. https://doi.org/10.24832/bas.v24i2.457 Ardita, Rahma Dwi. (2023). Peran Laksamana Cheng Ho Dalam Menyebarkan Agama Islam Di Nusantara 1405-1433. Nucl. Phys., 13(1), 104–116. Baiti, R. R. A. (2014). Teori dan Proses Islamisasi di Indonesia. Wardah, 15(2), 133–143. http://jurnal.radenfatah.ac.id/ index.php/warda/article/view/193 Dan, T., Islam, B., & Aceh, D. I. (n.d.). CARITA : Jurnal Sejarah dan Budaya, ISSN : 2985-9077 Pengaruh dan Praktik Dalam Konteks Sosial, Muhibuddin Usman Universitas Islam Al-Aziziyah, Indonesia Identitas Islam di Aceh Mulai Menguat, Terutama Saat Memasuki Masa Kejayaannya Pada Abad Ke-17 . 1 . https://doi.org/10.35905/carita.v3i1.10666 Erasiah, E. (2018). Korelasi Perdagangan Dengan Islamisasi Nusantara. Majalah Ilmiah Tabuah: Ta`limat, Budaya, Agama Dan Humaniora, 22(2), 29–42. https://doi.org/10.37108/tabuah.v22i2.30 Fajri, M., & Silahuddin, M. (2022). Tinjauan Undang-Undang Dalam Perceraian di Luar Pengadilan Agama. An Nawawi, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.55252/annawawi.v2i1.16 Fitriana, R. (2014). Islam, Literasi dan Budaya Lokal. In Procedia Manufacturing (Vol. 1, Issue 22 Jan). Ghofur, A. (2011). Tela’ah Kritis Masuk dan Berkembangnya Islam di Nusantara. Jurnal Ushuluddin, Vol. 17(2), 159–169. Hakim, L. (2018). Dari Persia Hingga Cina: Diskursus tentang Teori Kedatangan Islam di Melayu Nusantara. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 3798, 1–16. https://doi.org/10.15548/khazanah.v0i0.11 Husada, H. (2016). Islamisasi Nusantara. Jurnal Adabiya, 18(35), 17–28 Idris, U. M. (2013). Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam. Al Hikmah, XIV(1), 101–119. Imran, M. (2020). Sejarah islam dan tradisi keilmuan di aceh. Mudarrisuna, 10(2), 190–207. Jahroni, J. (2016). Islamisasi Pantai Utara Jawa. Jurnal Lektur Keagamaan, 14 (2), 369–418. Jasmine, K. (2014). 済無 No Title No Title No Title. Khilafah dan Kerajaan Dalam Perspektif Abu A’la Al-Maududi (Analisis Kritis atas Sejarah Pemerintahan Islam) Information, 10 (2), 51–66. Khoirul Anwar, M. A., & Afiyanto, H. (2022). Tuban Dan Gelombang Pasang Islamisasi Abad Ke-15 Sampai Dengan Ke-17. Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 19(1), 136–157. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v19i1.15421 Kori, S., & Sumardiyanto, B. (2023). Simbol Harmonisasi: Akulturasi Budaya Islam Dan Cina Pada Ornamen Masjid Cheng Hoo Surabaya. Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur, 2(2), 74–85. https://doi.org/10.37477/lkr.v2i2.359 Lubis, M. (2021). Analisis Teori Kedatangan dan Perkembangan Islam di Indonesia. 22(1), 191–210. Lutfiyani, Fadlan, A. H. (2018). Islam Nusantara (a Theory of the Arrival of Islam Until the Process of Islamization In The Nusantara). Islam Nusantara, 167–174. Maler, W. (2024). Potential of Islamic Cemetery Complexes in Barus-North Sumatra as. September. https://doi.org/10.25077/aijosh.v6i2.66 Muasmara, R., & Ajmain, N. (2020). Akulturasi Islam Dan Budaya Nusantara. Tanjak: Journal of Education and Teaching, 1(2), 111–125. https://doi.org/10.35961/tanjak.v1i2.150 Muljawan, D., & Dkk. (2020). Buku Pengayaan pembelajaran Ekonomi Syari’ah untuk sekolah menengah atas kelas x. Departemen Ekonomi Dankeuangan Syariah Bank Indonesia, 5(2), 14. Muslihun. (2017). Pesantren Sebagai Identitas Islam Nusantara. Al-Tsiqoh: Jurnal Ekonomi Dan Dakwah Islam , 1(01), 38–48. Nurrahmah Laili, A., Restu Gumelar, E., Ulfa, H., Sugihartanti, R., & Fajrussalam, H. (2021). Akulturasi Islam Dengan Budaya Di Pulau Jawa. Jurnal Soshum Insentif, 4(2), 137–144. https://doi.org/10.36787/jsi.v4i2.612 Paisal, J. (2021). Peran Ulama Dalam Masyarakat Aceh Dari Masa Kemasa. P. Pelabuhan, P., Djati, M., & Islamisasi, D. (n.d.). Permatasari, I., & Hudaidah, H. (2021). Proses Islamisasi dan Penyebaran Islam di Nusantara. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.29408/jhm.v8i1.3406 Purhasanah, S., Rohmatulloh, R., & Al Ayyubi, I. I. (2023). Peran Wali Songo Dalam Menyebarkan Agama Islam Di Indonesia. Jazirah: Jurnal Peradaban Dan Kebudayaan, 3(1), 206–213. https://doi.org/10.51190/jazirah.v3i1.66 Purnamasari, I., Simaremare, E. M., Dhalimunte, S. Y., Marpaung, A., Sihotang, M., & Nazwa, M. D. (2024). Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa. Islam & Contemporary Issues, 4(1), 14–20. https://doi.org/10.57251/ici.v4i1.1357 Purnamasari, I., Zai, D., SM, I. C., Sembiring, S. H., & Harifin. (2024). Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara. Islam & Contemporary Issues, 4(1), 8–13. https://doi.org/10.57251/ici.v4i1.1356 Ramadoni, M. D., & Badrun, B. (2022). Perdagangan Arab dan Kedatangan Islam ke Nusantara: Rekonstruksi Pemikiran Orientalis. Local History & Heritage, 2(1), 17–22. https://doi.org/10.57251/lhh.v2i1.313 Roza, E. (2017). Aksara Arab-Melayu di Nusantara dan Sumbangsihnya dalam Pengembangan Khazanah Intelektual. Tsaqafah, 13(1), 177. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v13i1.982 Rudiansyah, R., & Sijabat, T. S. (2022). Pengaruh Budaya Tionghoa Terhadap Kuliner Di Kota Medan. Jurnal Cakrawala Mandarin, 6(2), 486. https://doi.org/10.36279/apsmi.v6i2.110 Rusdin. (2005). Islam Dan Sastra Melayu Klasik Oleh Rusdin STAIN Datokarama Palu, Jurusan Tarbiyah. Jurnal Hunafa, 2(3), 273–286. https://www.jurnalhunafa.org/index.php/hunafa/article/download/324/311 Salabi, A. (2024). Pengaruh Kaligrafi terhadap Perkembangan Seni Rupa di Dunia Islam. 266–276. Saputri, I., & Zakariah, A. (2024). Kedudukan Perempuan dan Kesetaraan Gender dalam Pandangan Islam, The Position Of Women And Gender Equality. September, 2620–2629. Sari, I. P., Putri, S. A., Ananda, R. D., Andira, B. I., Manalu, A. I. A., & Zalukhu, D. (2024). Pengaruh Perdagangan Maritim terhadap Penyebaran Islam di Indonesia pada Abad ke15 M hingga ke-17 M. Polyscopia, 1(3), 74–79. https://doi.org/10.57251/polyscopia. v1i3.1342 Saumantri, T. (2022). Islamisasi Di Nusantara Dalam Bingkai Teoritis. AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 2(02). https://doi.org/10.57210/trq.v2i02.161 Syafrizal, A. (2015). Sejarah Islam Nusantara. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 2 (2), 235–253. https://doi.org/10.19105/islamuna.v2i2.664 Via Umi Fadila. (2020). Peran Muslim Cina dalam Proses Islamisasi di Jawa Pada Abad XV-XVI. 1–107. http://digilib.uinsa.ac.id/45016/2/Via Umi Fadila_A92216157.pdf Viranny & Wardhono, 2024. (2024). Cendikia pendidikan. Cendekia Pendidikan, 4(4), 50–54. https://doi.org/10.9644/sindoro.v3i9.252 Yaqin, H. (2019). Islam Jawa : lokalitas dalam konteks keindonesiaan. 5, 1–12. Yusuf, C. F. (2014). Islamisasi di Jawa : Kritik atas Islamisation and its opponents in Java, Karya Ricklefs. Lektur Keagamaan, 12(2), 441–464. Zainuri, A. (2021). Integrasi Islam dan Budaya Lokal dalam Seni Arsitektur Masjid Kuno di Jawa: Sebuah Tinjauan Umum. Heritage, 2(2), 125–144. https://doi.org/10.35719/hrtg.v2i2.58 Zikriadi, Bahaking Rama, & Muhammad Rusdi Rasyid. (2023). Perkembangan Pendidikan Islam Masa Awal Di Sumatera Barat, Lembaga dan Tokohnya. PIJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(2), 142–150. https://doi.org/10.58540/pijar.v1i2.155 Ahmad Hapsak Setiawan, Roby Segara. (2024). Sejarah Masuknya Islam di Indonesia. Jurnal Ilmu Al Quran Dan Hadis, 15(1), 37–48. Amin, F., & Ananda, R. A. (2019). Kedatangan dan Penyebaran Islam di Asia Tenggara: Telaah Teoritik tentang Proses Islamisasi Nusantara. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 18(2), 67–100. https://doi.org/10.24042/ajsk.v18i2.3069 Anwar, M. A. K., & Afiyanto, H. (2022). Gelombang Pasang Dakwah Islam Di Tuban Pada Abad 15 Hingga Sampai Abad 17 M. 33. http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/25272%0A http://repo.uinsatu.ac.id/25272/1/GELOMBANG PASANG DAKWAH ISLAM DI TUBAN PADA ABAD KE 15 SAMPAI DENGAN ABAD 17 M..pdf El, Y., Azwanda, H., Yusuf, S., & Roza, E. (2024). Edu Global : Jurnal Pendidikan Islam, Proses Masuk Dan Penyebarluasan Islam Pada Masa Kerajaan Samudera Pasai Di Aceh. 5(2), 1–6. Faizin, N. (2011). Peradaban Islam. In Journal Academia. Fikri, M., & Roqib, M. (2023). Menggali kearifan lokal nusantara melalui integrasi islam, sains, dan budaya: perspektif historis era walisongo. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 6(3), 673–690. Handoko, W. (2013). Perniagaan dan Islamisasi di Wilayah Maluku. Kalpataru, 22(1), 17–30. Hidayah, H., Atiya Bahzatul Maulida, Alda Dwi Agustiana, & Fahri Hidayat. (2023). Transformasi Budaya Nusantara Dalam Proses Islamisasi Di Indonesia. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 13(2), 1–11. https://doi.org/10.15548/khazanah.v13i2.1078 Huda, M. D. (2015). Volume 4 , Oktober 2015 ISSN 2089-7537. 4. Iswandi, I. (2019). Pilar-Pilar Pendidikan Islam Di Kesultanan Aceh. Edudeena : Journal of Islamic Religious Education, 3(2), 109–121. https://doi.org/10.30762/ed.v3i2.1740 Jamalie, Z. (2016). Pelabuhan Sungai Banjarmasin Dan Penyebaran Islam Di Kalimantan Selatan. In Penelitian. https://idr.uin-antasari.ac.id/8158/ Nur Waqid, A. (2020). Metode Dakwah Sunan Kalijaga Melalui Akulturasi Budaya dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam. September, i–82. http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/12938%0Ahttp://etheses.iainponorogo.ac.id/12938/1/SKRIPSI_210316292_ACHMAD NUR WAQID..pdf Saputri, D. W. & A. A. (2023). Proses Islamisasi di Indonesia. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1, 41–48. Thalib, U. (2012). Sejarah Masuknya Islam di Maluku 2012. 40. Wijaya, W., Barat, B., Putri, A., & Barat, B. (n.d.). Pengaruh Kolonialisme Terhadap Penulisan Sejarah Islam di Indonesia : Perbandingan History Abstrak : Penulisan sejarah Islam di Indonesia mengalami perubahan signifikan akibat pengaruh kolonialisme , yang dapat dilihat dari tiga periode utama : sebelum ko. Dahlan M.. (2013). Proses Islamisasi Melalui Dakwahdi Sulawesi Selatan Dalam Tinjauan Sejarah. 1, 1–9. Eliza, E., & Hudaidah, H. (2021). Proses Islamisasi dan Perkembangan Islam di Kesultanan Banjarmasin. Heuristik: Jurnal Pendidikan Sejarah, 1(2), 54–62. https://doi.org/10.31258/hjps.1.2.54-62 Ghofur, A. (2011). Tela’ah Kritis Masuk dan Berkembangnya Islam di Nusantara. Jurnal Ushuluddin, Vol. 17(2), 159–169. Hakim, L. (2018). DARI PERSIA HINGGA CINA: Diskursus tentang Teori Kedatangan Islam di Melayu Nusantara. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 3798, 1–16. https://doi.org/10.15548/khazanah.v0i0.11 Handoko, W. (2014). The Islamization and The Development of Hoamoal Kingdom of Western Seram. Kapata Arkeologi, 10(2), 99–112. Ichsan Azis, M. N. (2019). Islamisasi Di Kawasan Laut Sulawesi Pada Abad Ke-19. Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 5(1), 1–22. https://doi.org/10.36424/jpsb.v5i1.14 Ipaenin, S. (2018). Dakwah Kultural Dan Islamisasi Di Ternate. Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 14(1). https://doi.org/10.24239/al-mishbah.vol14.iss1.110 Jamalie, Z. (2016). Pelabuhan Sungai Banjarmasin Dan Penyebaran Islam Di Kalimantan Selatan. In Penelitian. https://idr.uin-antasari.ac.id/8158/ Tyas Alvionita Zahara, N. (2023). Penerapan Syariat Islam Di Bidang Ekonomi. Jurnal Kewarganegaraan, 7(2), 2317–2331.
Kerangka Pemikiran Intelektual Islam Sultan Mahmud Badaruddin II di Kesultanan Palembang Darussalam (1803–1821) Febriani, Sari; Suaedi, Ahmad
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 14 No 01 (2025): Ulama dan Umara Nusantara: Koneksi dan Problem Solving
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v14i01.128

Abstract

Penelitian ini membahas kerangka pemikiran intelektual Islam Sultan Mahmud Badaruddin II (1803–1821) di Kesultanan Palembang Darussalam, sebuah kerajaan Islam yang berkembang pesat di wilayah Sumatera Selatan. Fokus kajian ini adalah eksplorasi gagasan, kebijakan, dan kontribusi Sultan Mahmud Badaruddin II dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam kedalam pendidikan, hukum syariah, dan jaringan ulama di kesultanan Palembang Melalui pendekatan historis dan analisis tekstual, studi ini mengungkap bagaimana Sultan Mahmud Badaruddin II terinspirasi oleh tradisi intelektual Islam, baik lokal maupun global, termasuk pengaruh tasawuf dan hukum Islam (syariah). Upaya beliau dalam mempromosikan pendidikan agama, mendukung para ulama, serta menjadikan Kesultanan Palembang sebagai pusat keilmuan Islam menunjukkan peran strategisnya dalam memperkuat identitas keislaman masyarakat. Penelitian ini juga menyoroti dinamika politik internal dan eksternal yang memengaruhi penerapan pemikiran Islam Sultan Mahmud Badaruddin II, termasuk interaksinya dengan kolonialisme Belanda. Hasil kajian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang peran pemimpin Muslim dalam membangun tradisi intelektual Islam di Nusantara pada abad ke-19. This study discusses the intellectual thought framework of Sultan Mahmud Badaruddin II (1803–1821) in the Palembang Darussalam Sultanate, a rapidly developing Islamic kingdom in the South Sumatra region. The focus of this study is the exploration of the ideas, policies, and contributions of Sultan Mahmud Badaruddin II in integrating Islamic values into education, sharia law, and the network of ulama in the Palembang Sultanate. Through a historical approach and textual analysis, this study reveals how Sultan Mahmud Badaruddin II was inspired by Islamic intellectual traditions, both local and global, including the influence of Sufism and Islamic law (sharia). His efforts in promoting religious education, supporting ulama, and making the Palembang Sultanate a center of Islamic knowledge demonstrate his strategic role in strengthening the Islamic identity of the community. This study also highlights the internal and external political dynamics that influenced the implementation of Sultan Mahmud Badaruddin II's Islamic thought, including his interactions with Dutch colonialism. The results of this study provide a significant contribution to the understanding of the role of Muslim leaders in building the Islamic intellectual tradition in the archipelago in the 19th century. Daftar Pustaka Abdullah, Taufik. Islam dan Masyarakat Nusantara, (Jakarta: LP3ES, 1985), hal. 175–180 Abdullah, Taufik. Schools and Politics: The Kaum Muda Movement in West Sumatra (1927–1933), (Ithaca: Cornell University, 1971), hal. 25-30. Abdullah, Wan Mohd Nor Wan Daud. The Educational Philosophy and Practice of Syed Muhammad Naquib Al-Attas: An Exposition of the Original Concept of Islamization. (Kuala Lumpur: ISTAC,1998) Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. Some Aspects of Sufism as Understood and Practised among the Malays, (Singapore: Malaysian Sociological Research Institute, 1963), hal. 45-48. Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu, (Kuala Lumpur: Universiti Kebangsaan Malaysia, 1972), hal. 103-105. Alfian, Ibrahim. "Peranan Ulama di Palembang pada Abad ke-19." (Dalam Jurnal Sejarah dan Budaya, 1983), Vol. 15, No. 2 Ahmad, Z. Peran Ulama dalam Dinamika Politik Islam di Indonesia. (Jakarta: Penerbit Islamiyah,2015) Ahmad Mansur Suryanegara, Api Sejarah: Peran Umat Islam dalam Sejarah Indonesia (Bandung: Salamadani, 2015), hal. 180–185. Ahmad Nuryadin, Peran Sultan Mahmud Badaruddin II dalam Perjuangan Melawan Penjajah di Kesultanan Palembang Darussalam (1803-1821). (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,2008) Ahmad Syafii Maarif, Islam dan Masalah Kenegaraan: Studi tentang Percaturan dalam Konstituante (Jakarta: LP3ES, 2015), hal 90–92. Ahmad Syafii Maarif, Islam dan Masalah Kenegaraan: Studi tentang Percaturan dalam Konstituante (Jakarta: LP3ES, 2015), hal. 100–103. Andaya, Leonard Y. The Kingdom of Johor, 1641–1728: Economic and Political Developments, (Kuala Lumpur: Oxford University Press, 1975), hal. 80–85. An-Na'im, Abdullahi Ahmed. Islam and the Secular State, (Harvard University Press, 2008), hal. 85 Anshori, Strategi Militer Sultan Mahmud Badaruddin II: Melawan Kolonial Belanda (Yogyakarta: Pustaka Islam, 2005) Arganata Putra, Laksana, Sultan Mahmud Badaruddin II dan Peranannya Dalam Perang Palembang 1819-1821. (Universitas Negeri Yogyakarta,2005) Antonio Gramsci, Selections from the Prison Notebooks (New York: International Publishers, 1971), Azra Azyumardi, The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern Ulama in the Seventeenth and Eighteenth Centuries (Honolulu: University of Hawaii Press, 2004), Azra Azyumardi, Islam Nusantara: Sejarah sosial Intelektual Islam di Indonesia, (Bandung: Mizan, 2024), Azra, Azyumardi. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII (Bandung: Mizan, 2004), Azra, Azyumardi. Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern 'Ulama' in the Seventeenth and Eighteenth Centuries, (Honolulu: University of Hawaii Press, 2004), Braginsky, Vladimir. The Heritage of Traditional Malay Literature: A Historical Survey of Genres, Writings and Literary Views, (Leiden: KITLV Press, 1993), Bruinessen, Martin van. Tarekat Naqsyabandiyah di Indonesia, (Bandung: Mizan, 1992), Bonner, Michael. Jihad in Islamic History: Doctrines and Practice, (Princeton: Princeton University Press, 2006), Carey, Peter. The British in Java, 1811–1816: A Javanese Perspective, (Oxford: Oxford University Press, 1992), Carey, Peter. The Power of Prophecy: Prince Dipanagara and the End of an Old Order in Java, 1785–1855, (Leiden: KITLV Press, 2007), Dobbin, Christine. Islamic Revivalism in a Changing Peasant Economy: Central Sumatra, 1784–1847, (London: Curzon Press, 1983), Drewes, G.W.J. and Brakel, L.F. The Poems of Hamzah Fansuri, (Dordrecht: Foris Publications, 1986), Effendy, R., Sriwijaya: Dari Kerajaan Maritim hingga Kesultanan Islam, (Jakarta: Gramedia, 2015), Febriani, sari. Pengelolaan Administrasi Birokrasi Pada Masa Sultan Mahmud Badaruddin II Di Kesultanan Palembang Darussalam Pada Tahun 1803-1821. (The International Journal of Pegon : Islam Nusantara Civilization,2022), Vol, 7. No, 1. Hamka, Sejarah Umat Islam (Jakarta: Bulan Bintang, 2012), Hamka, A. Sejarah Perkembangan Islam di Palembang. (Palembang: Yayasan Pendidikan Islam, 2012) Hamzah, H. "Majapahit dan Transisi Budaya Hindu-Buddha ke Islam di Palembang." (Jurnal Warisan Budaya Nusantara, 2019), Vol. 8, No. 1, Hanafiah, Benteng Pertahanan dan Strategi Perang Sultan Mahmud Badaruddin II, (Jakarta: Balai Pustaka, 1989), Hanafiah Djohan, Kuto Besak: Upaya Kesultanan Palembang Menegakkan Kemerdekaan. (Haji Masagung: Jakarta, 1989) Hanafiah, Umar. Kesultanan Palembang Darussalam: Sejarah Politik dan Budaya. (Palembang: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional,1989), Hanafiah, Muhammad. Sejarah Hukum Islam di Indonesia (Jakarta: PT Gramedia, 1989), Hasyim, Sejarah Perkembangan Islam di Sumatera Selatan, (Jakarta: PT Al-Haramain, 1999) Hasyim, M. Ulama dan Kekuasaan dalam Sejarah Islam Nusantara, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 1999) Hasyim, M. Syaikh Abdus Shamad al-Palimbani: Peranannya dalam Penyebaran Tasawuf di Nusantara (Jakarta: Yayasan Pustaka al-Amin, 2000) Irfan Anshori, Sejarah Perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II, (Palembang: Pustaka Palembang, 2005) Johns, A.H. "Sufism as a Category in Indonesian Literature and History." (Journal of Southeast Asian History, 1961), Vol. 2, No. 2 Johns, A.H. "Islam in Southeast Asia: Reflections and New Directions," (Journal of Southeast Asian History, 1961), Vol. 2, No. 2 Johns, A. H. "The Role of Sufism in the Spread of Islam to Southeast Asia,"( Journal of the Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society, 1979), Vol. 52, No. 1 Komaruddi, Defragmentasi Budaya Politik Aristokrat Melayu: Studi Terhadap Manuskrip Sejarah Palembang. (Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu,2023). Vol. 6, No. 1, 61-72 Kasim, Rusdi. "Sriwijaya dan Pengaruhnya di Asia Tenggara,"( Jurnal Kebudayaan Melayu, 2016), Vol. 15, No. 1, Lapidus, Ira M. A History of Islamic Societies, (Cambridge: Cambridge University Press, 2002) Laffan, Michael. The Makings of Indonesian Islam: Orientalism and the Narration of a Sufi Past. (Princeton: Princeton University Press,2011) Laffan, Michael. Islamic Nationhood and Colonial Indonesia: The Umma Below the Winds (London: Routledge, 2003) Leonard Y. Andaya. Leaves of the Same Tree: Trade and Ethnicity in the Straits of Melaka (Honolulu: University of Hawaii Press, 2008) Lombard, Denys. Nusa Jawa: Silang Budaya, Kajian Sejarah Terpadu, (Jakarta: Gramedia, 1996) Madin, A. Islam dan Perjuangan Melawan Kolonialisme, (Jakarta: Pustaka Ilmu, 2010) Mardanas Safwan "Sultan Mahmud Badaruddin II (1767-1852): Riwayat Hidup dan Perjuangannya" ,(Mutiara Sumber Widya:Jakarta, 2004) Masyrullahushomad dan Heryati, Peranan Syaikh Abdus-Samad Al-Palimbani dalam Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia Melawan Penjajah Abad XVIII, (Danadyaksa Historica, 2022), Vol. 2, No.1,: 35–53 Mukhlis, A. "Serangan Kerajaan Chola dan Dampaknya pada Kemunduran Sriwijaya." (Jurnal Historika Nusantara, 2017), Vol. 12, No. 3 Nasution, Harun. 1985. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. (Jakarta: Universitas Indonesia Press,1985) Nuryadin, "Peran Sultan Mahmud Badaruddin II dalam Perdagangan dan Politik Kesultanan Palembang,"( Jurnal Sejarah dan Budaya, 2024), Vol. 12, No. 1, hal. Putra, "Strategi Perang Gerilya Sultan Mahmud Badaruddin II Melawan Kolonial Belanda,"( Jurnal Sejarah Nusantara, 2013), Vol. 5, No. 1, Quraishi, Asifa. "Islamic Legal Principles and Social Justice," Journal of Islamic Law, Vol. 15 (2007), hlm. 32-35. Rahyu Zami, dkk. Undang-Undang Simbur Cahaya Dan Hukum Islam Di Kesultanan Palembang, (Nazharat:Jurnal Kebudayaan.2023), Vol. 29 No. 01, 64-80. Ravico, "Konflik Internal dalam Kesultanan Palembang: Sebuah Kajian Politik Sultan Mahmud Badaruddin II,"( Jurnal Sejarah dan Politik, 2016), Vol. 10, No. 2, Ravico, Dualisme Kepemimpinan Kesultanan Palembang Darussalam, (Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 2016), Vol. 5, No. 1, Reid, Anthony. Southeast Asia in the Age of Commerce, 1450-1680, Volume Two: Expansion and Crisis (New Haven: Yale University Press, 1993), Reid Anthony, Southeast Asia in the Age of Commerce 1450–1680, Volume Two: Expansion and Crisis (New Haven: Yale University Press, 1993), Ricklefs, M.C. A History of Modern Indonesia Since c. 1200, (Stanford: Stanford University Press, 2008), Ricklefs, M.C. 2005. Islamisation and Its Opponents in Java: A Political, Social, Cultural and Religious History, c. 1930 to the Present. (Singapore: NUS Press,2005) Riddell, Peter G. Islam and the Malay-Indonesian World: Transmission and Responses. (Honolulu: University of Hawai'i Press,2001) Sartono Kartodirdjo, Sejarah Nasional Indonesia Jilid III: Masa Kesultanan, (Jakarta: Balai Pustaka, 1992) Suryadi, Pendidikan Islam Tradisional di Nusantara (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2018) Suryadi, A. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2018) Suryadi, M. Pendidikan Islam dan Tradisi Pesantren di Nusantara, (Bandung: Pustaka Iman, 2018) Suryadinata, Leo. "Transformasi Politik dan Ekonomi Sriwijaya." (Jurnal Sejarah Indonesia, 2018), Vol. 10, No. 2 Tarling, Nicholas. The Cambridge History of Southeast Asia: Volume One, From Early Times to c. 1800 (Cambridge: Cambridge University Press, 1992) Taufik Abdullah, Indonesia dalam Arus Sejarah: Kesultanan dan Kolonialisme, (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2012) Ricklefs, M.C. 2007. Islamic Modernism and the Malay World, (Leiden: Brill,2007) Ricklefs, M. C. Polarising Javanese Society: Islamic and Other Visions (c.1830-1930) (Singapore: NUS Press, 2007) Ricklefs, M.C. A History of Modern Indonesia since c. 1200, (Stanford: Stanford University Press, 2008) Ricklefs, M.C. Islamisation and Its Opponents in Java: A Political, Social, and Cultural History (Singapore: NUS Press, 2012) Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam. (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2003) Wargadalem, Konflik Politik dan Militer di Kesultanan Palembang (Jakarta: Pustaka Timur, 2017) Wargadalem, Filosofi masa perbudakan di Palembang berkaitan dengan perilaku Masyarakat. (JPPI: Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 2023), Vol. 9,No. 3, pp. 1623-1631 Winstedt, R.O. "The Establishment of Islam in Palembang." (Journal of the Malayan Branch of the Royal Asiatic Society, 1934),Vol. 12, No. 2 Wela Celsi Anggela, Peranan Etnis Tionghoa Muslim Pada Masa Kolonial Belanda Abad Ke-19 Di Palembang, (Journal of Islamic History, 2021), Vol. 1, No. 1, 66-77
Studi Tafsir Pegon Nusantara Hami, Widodo
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 14 No 01 (2025): Ulama dan Umara Nusantara: Koneksi dan Problem Solving
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v14i01.130

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendemonstrasikan Tafsir Surat Yasin karya K.H. Bisri Mutofa dari beberapa aspek. Walaupun kitab tersebut kecil, namun memiliki isu yang beragam yang terkandung di dalamnya. Dengan gaya penafsiran khas jawanya, Tafsir Yasin ditulis dengan menggunakan tulisan Arab Pegon. Surat Yasin yang biasanya dibaca oleh masyarakat jawa dalam beberapa acara penting, misalnya 7 hari kematian mayit, menempati rumah, supaya hajatnya terkabul, dan sebagainya, dalam artikel ini akan dijelaskan analisis penafsiran dari segi metode penafsiran, aspek vernakularisasi, lokalitas, aspek tasawuf dan nilai moderasi yang terkandung di dalam penafsiran. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah pustaka (library research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis dan analisis isi (content analysis) untuk teknik analisisnya untuk menggali teks secara mendalam. This article aims to demonstrate the Tafsir Surat Yasin by K.H. Bisri Mutofa from several aspects. Although the book is small, it has various issues contained in it. With its typical Javanese interpretation style, the Tafsir Yasin is written using the Arabic Pegon script. Surat Yasin which is usually read by Javanese people in several important events, for example 7 days after the death of the deceased, moving into a house, so that their wishes are granted, and so on, this article will explain the analysis of the interpretation in terms of the interpretation method, vernacular aspects, locality, aspects of Sufism and the value of moderation contained in the interpretation. The methodology used in this study is a literature review (library research) using a descriptive analysis approach and content analysis for the analysis technique to explore the text in depth. Daftar Pustaka ‘Urif, Mohammad Zamzami, ‘LOCAL WISDOM DALAM TAFSIR NUSANTARA Studi Atas Kitab Tafsīr Al-Ibrīz Karya KH. Bisri Mustofa’, Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 07 Nomor 0 (2019), 337–74 Agama, Kemeterian, Moderasi Beragama (Jakarta Pusat: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2019) Al-Farmawi, Abd al-Hay, Al-Bidayah Fi Al-Tafsir Al-Maudhu’ (Mesir: Dar al-Mutabi’ wa al-Nasr al-Islamiyah, 2005) Al-Qaththan, Manna’ Khalil, Mabahis Fi Ulum Al-Qur’an (Riyadh: Maktabah al-Ma’arif, 2000) ASFAR, A. M.IRFAN TAUFAN, ‘ANALISIS NARATIF, ANALISIS KONTEN, DAN ANALISIS SEMIOTIK (Penelitian Kualitatif)’, ResearchGate Article, 1 (2019), 1–13 Badrudin, Akhlak Tasawuf (Serang: IAIB Pres, 2015) BAHASA, PUSAT, and DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL, Kamus Bahasa Indonesia (Jakarta: Pusat Bahasa, 2008) F Budi Hardiman, Seni Memahami; Hermeneutik Dari Schleiermacher Sampai Derrida, 4th edn (Sleman: PT Kanisius, 2015) Fauji, Jamaluddin dan Sidik, ‘Arab Pegon Dalam Khazanah Manuskrip Islam Di Jawa’, Jurnal Penelitian Agama, 23.1 (2022), 61–80 Fawaid, Ach, Asbabun Nuzul (Yogyakarta: Noktah, 2020) Goldziher, Ignaz, Mazhab Tafsir Dari Klasik Hingga Modern (M. Alaika Salamullah, Dkk., Terjemahan) (Yogyakarta: eLSAQ Press, 2006) Gusmian, Islah, ‘Tafsir Al-Qur’an Di Indonesia: Sejarah Dan Dinamika’, Jurnal NUN: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir Di Nusantara, 1.1 (2015), 1–32 Hami, Widodo, ‘PENAFSIRAN AYAT-AYAT TAHARAH (Studi Komparatif Antara Al-Gazali Dan Al-Jailani’ (UIN Walisongo, 2018) Jalal al-Din Abd al-Rahman al-Suyuti, Al-Itqan Fi ‘Ulum Al-Qur’an, Vol. I (Mekah: Dar al-Fikri) Kailani, Muhammad ibn Abdul Qadir, Abwab Al-Tasawuf (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 2010) Kalijaga, Dosen Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan, Metodologi Penelitian Living Qur’an Dan Hadis (Yogyakarta: TH-Pres, 2007) Katsir, Abu al-Fida’ Ibn, Tafsir Ibn Kasir, Vol. I (Damaskus: Maktabah Dar al-Fiha’) Quraish Shihab, Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan, Dan Aturan Yang Patut Anda Ketahui Dalam Memahami Ayat-Ayat Al-Qur’an Dilengkapi Penjelasan Kritis Tentang Hermeneutika Dalam Penafsiran Al-Qur’an (Tangerang: Lentera Hati, 2013) MAHYUDDIN, FAUDZINAIM BADARUDDIN & MUHAMMAD KHAIRI, ‘Sanad Tarekat Dan Peranannya Dalam Ilmu Tasawuf’, International Journal of Islamic Thought Autoriti, 20.1 (2021), 34–44 Maslukhin, ‘KOSMOLOGI BUDAYA JAWA DALAM TAFSÎR AL-IBRÎZ KARYA KH. BISRI MUSTHOFA’, Mutawâtir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadis, 5 (2015), 74–94 Muhammad Misbahuddin, ‘PEMBIASAANBERBAHASA KRAMA INGGIL SEJAK DINI, MENGUATKAN KEMBALI PERAN KEARIFAN LOKALUNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK’, Ournal of Peace Education and Islamic Studies, 1.1 (2018), 21–18 Mustakim, Abdul, Epistemologi Tafsir Kontemporer (Yogyakarta: LkiS Group, 2010) Mustofa, Bisri, Ausath Al-Masalik Li Al-Fiyah Ibn Malik (Kudus: Menara Kudus) ———, B. Al-Unsyuthi Syarh Nazm Sarf Al-Imrithi (Kudus: Menara Kudus, 1960) ———, Rawihat Al-Aqwam Fi Tarjamat Aqidatul Awam (Kudus: Menara Kudus) ———, Tafsir Surat Yasin (Menara Kudus, 1954) Muzairi, ‘EKSEKUSI MATI JAVANESE AL-HALLAJ DALAM SULUK JAWA’, Refleksi: Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Keislaman, 18.2 (2018), 157–81 Parwanto, Wendi, ‘VERNAKULARISASI TAFSIR AL-QUR’AN DI KALIMANTAN BARAT (Studi Atas Tafsir Ᾱyāt Aṣ-Ṣiyām Karya Muhammad Basiuni Imran)’, Suhuf, 15 Nomor 0, 107–22 Sunyoto, Agus, Atlas Walisongo (Depok: Pustaka Ilman, 2012) Werdiningsih, Yuli Kurniati, and Nazla Maharani Umaya, ‘VARIASI NAMA TUHAN DALAM TEKS SERAT SASTRA GENDHING, KAJIAN AKULTURASI TERHADAP SASTRA SULUK’, El Harakah, 19 No. 1 (2017), 79–93 Yusup, Bahtian, ‘QIRA’AT AL QURAN: Study of the Khilafiyah Qira’ah Sab’ah’, AL TADABBUR: JURNAL ILMU ALQURAN DAN TAFSIR, 4.2 (2019), 228–35
Transformasi Digital Di Pengadilan Agama Rofiq, Nur; Hadji, Kuswan; Arda Bily, Muhammad Yusuf
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 14 No 01 (2025): Ulama dan Umara Nusantara: Koneksi dan Problem Solving
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v14i01.132

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis sejauh mana transformasi digital di pengadilan agama dalam mengevaluasi efektivitas e-Court di Jawa Tengah selama dan setelah Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jumlah perkara yang didaftarkan melalui e-Court di Pengadilan Agama Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Semarang Jawa Tengah pada masa pandemi Covid-19 dan pasca pandemi Covid-19 belum optimal. Semakin tahun mengalami naik turun bahkan tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan. Ada beberapa hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan e-Court, yaitu rendahnya kemampuan pencari keadilan dalam menggunakan fitur e-Court, pencari keadilan tidak mengetahui nilai utility dari e-Court serta fasilitas internet yang tidak memadai. Kendala lainnya karena banyak masyarakat di Jawa Tengah khususnya yang barasal dari pedesaan tidak familiar dengan penggunaan e-mail. Maka daripada bingung, mereka memilih pendaftaran perkara melaui secara manual, padahal pendaftaran perkara melaui e-Court lebih parktis dan biayanya murah. Oleh karena itu, Pengadilan Agama Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Semarang Jawa Tengah perlu melakukan edukasi dan sosialisasi e-Court kepada masyarakat untuk mewujudkan cita-cita Mahkamah Agung dalam memodernisasi lembaga peradilan tanpa menyimpang dari prinsip hukum acara perdata. Kenaikan signifikan penggunaan fitur e-Court hanya terjadi di Pengadilan Agama Kelas II Magelang, dikarenakan adanya kebijakan agar sebisa mungkin seluruh masyarakat pencari keadilan mendaftarkan perkaranya secara elektronik. Meskipun terdapat kenaikan penggunaan fitur e-Court yang signifikan tetapi masih ada saja yang mengalami kesulitan, kecuali bagi masyarakat yang sudah melek Teknologi Informasi. The purpose of this study is to analyze the extent of digital transformation in religious courts in evaluating the effectiveness of e-Court in Central Java during and after Covid-19. The research method used is normative. The results of the study show that the number of cases registered through e-Court in the Religious Court of the High Religious Court of Semarang, Central Java during the Covid-19 pandemic and after the Covid-19 pandemic has not been optimal. Every year it experiences ups and downs and does not even show a significant increase. There are several obstacles encountered in the implementation of e-Court, namely the low ability of justice seekers to use the e-Court feature, justice seekers do not know the utility value of e-Court and inadequate internet facilities. Another obstacle is because many people in Central Java, especially those from rural areas, are not familiar with the use of e-mail. So rather than being confused, they choose to register cases manually, even though registering cases through e-Court is more practical and cheaper. Therefore, the Religious Court of the High Religious Court of Semarang, Central Java needs to educate and socialize e-Court to the public to realize the ideals of the Supreme Court in modernizing the judicial institution without deviating from the principles of civil procedural law. A significant increase in the use of the e-Court feature only occurred in the Class II Religious Court of Magelang, due to the policy that as much as possible all justice seekers register their cases electronically. Although there has been a significant increase in the use of the e-Court feature, there are still some who experience difficulties, except for people who are already literate in Information Technology. Daftar Pustaka Akhmad Shodikin dkk (2021), Efektivitas Penerapan Sistem e-Court Pengadilan Agama Dalam Perkara Perceraian, yang dimuat Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari’ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah P-ISSN: 2655-1497 E-ISSN: 2808-2303 Volume 4. No. 02. Juli-Desember 2021. Amiruddin dan H Zainal Asikin. Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006, halaman 118. Anggi Astari Amelia Putri. (2021) Keabsahan Pembuktian Perkara Pidana Dalam Sidang Yang Dilaksanakan Via Daring (Video Conference) Dalam Masa Pandemi Covid-19. 2021;6 (2):125–43 Dahwadin dkk, (2020), HAKIKAT PERCERAIAN BERDASARKAN KETENTUAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA, YUDISIA : JURNAL PEMIKIRAN HUKUM DAN HUKUM ISLAM, ISSN: 1907-7262 / e-ISSN: 2477-5339, Volume 11, Nomor 1, Juni 2020 Johnny, I, 2006, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif, Malang: Bayumedia Publishing, hal.49. Kaimuddin K dan Kasim AJ (2021). Efektivitas Berperkara Secara Elektronik (E-Court) Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Pengadilan Agama Polewali Kelas 1b). 2021;2:10–20. Populix:2022 Pengertian Data Primer & Perbedaannya dengan Data Sekunder, http://www.info.populix.co/post/data-primer-adalah Diakses pada 20 Maret 2022. Ricki. (2016). Efektifitas Penggunaan E-Court Dalam Berperkara Di Masa Pandemi Covid 19 Pada Pengadilan Agama Polewali Kelas Ib (Studi Terhadap Perma No. 1 Tahun 2019). 2016;(1):1–23. Rosady RSR. 2021. Sistem E-Court Dalam Pelaksanaan Peradilan Di Indonesia. 2021;6 (2):125–43. Rocky Marbun. 2011. Kiat Jitu Menyelesaikan Kasus Hukum. Visimedia, Hlm. 23 Sabti E. Implikasi Mediasi Bagi Para Pihak yang Berperkara di Pengadilan Agama Malang. 2020;5:41–53. Soerjono Soekanto dan Sri Mamuji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013, halaman 13. Shodikin A, dkk (2021). Efektivitas Penerapan Sistem E-Court Pengadilan Agama Dalam Perkara Perceraian. J MEDIASAS Media Ilmu Syari’ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah. 2021;4(2):135. Suyanto M dan H. (2021). Tinjauan Hukum E-Court di Masa Pandemi Covid-19 pada Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Ilmu Huk dan Hum. 2021;8(5):11-38. Sugiyono, 2013, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta. Virgin Jati Jatmiko, Skripsi HAKIKAT MAKNA MITSAQAN GHALIZA DALAM PERKAWINAN (Studi Analisis Pendapat Tokoh Agama Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Provinsi Lampung) 2018
Pengamatan Kritis Atas Penafsiran al-Qur'an Dan Gender Abidin, Zainal; Safuan, Muhammad
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 14 No 01 (2025): Ulama dan Umara Nusantara: Koneksi dan Problem Solving
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v14i01.133

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan upaya Prof. Dr. Kusmana dalam mengamati penafsiran Al-Qur’an dengan perspektif gender. Kajian ini terfokus pada library research yang secara khusus membicarakan gagasan mutakhirnya. Kajian yang diangkat berasal dari orasi ilmia h pengukuhan Guru Besarnya dengan judul Maksud Tuhan dalam Penafsiran Manusia: Dinamika Pembacaan Al-Qur’an Feminis. Selain itu, makalah ini juga mendiskusikan risetnya berkaitan dengan kodrat perempuan. Melalui Analisa deskriptif, makalah ini mengulas pembagian penafsiran egalitarianisme Al-Qur’an dan penafsiran androsentrisme Al-Qur’an. Penafsiran egalitarianisme Al-Qur’an kemudian terdiri dari tiga model metode yakni historis kontekstual, intratekstual, dan tawhidi. Sementara itu, penafsiran androsentrisme Al-Qur’an memiliki dua model metode yakni skripturalis dan kritis. Selain itu, makalah ini juga akan memaparkan pandangan Prof. Dr. Kusmana yang mendialogkan kedua penafsiran tersebut sebagai upaya untuk membuka pintu kajian penafsiran feminisme Al-Qur’an yang buntu. This article discusses Prof. Dr. Kusmana's efforts in observing the interpretation of the Qur'an from a gender perspective. This study focuses on library research that specifically discusses his latest ideas. The study that was raised came from his inaugural scientific oration of Professorship entitled God's Intention in Human Interpretation: Dynamics of Feminist Reading of the Qur'an. In addition, this article also discusses his research related to the nature of women. Through descriptive analysis, this article reviews the division of the interpretation of the Qur'an's egalitarianism and the interpretation of the Qur'an's androcentrism. The interpretation of the Qur'an's egalitarianism then consists of three models of methods, namely historical contextual, intratextual, and tawhidi. Meanwhile, the interpretation of the Qur'an's androcentrism has two models of methods, namely scripturalist and critical. In addition, this article will also present the views of Prof. Dr. Kusmana who dialogues the two interpretations as an effort to open the door to the study of the deadlocked feminist interpretation of the Qur'an. Daftar Pustaka Abidin, Munirul. Paradigma Tafsir Perempuan di Indonesia (Malang: UIN Maliki, 2011). al-Bukhârî. Sahîh al-Bukhârî, Vol. 4 (t.tp: Dâr Tawq al-Najâh, 1422). Butler, Judith. Undoing Gender, (New York & London: Routledge, Cet. X, 2004). Fajarwati, Ana Bilqis. “Tafsir Gender Dalam Tafsir Al-Manar Tentang Kejadian Perempuan”. Jurnal STAI Zainul Hasan Genggong.Volume 3 Nomor 1, Juni 2013. Kusmana. “Contemporary Interpretation of Kodrat Perempuan: Local Discourse of Muslim Women’s Leadership In Indonesia.” Erasmus Rotterdam University, 2017. ———. “Kodrat Perempuan Dalam Al-Qur’an: Sebuah Pembacaan Konstruktrivistik.” Ilmu Ushuluddin 6, no. 1 (2019): 55–74. ———. “Kodrat Perempuan Dan Al-Qur’an Dalam Konteks Indonesia Modern: Isyarat Dan Persepsi.” Al-Musawa 19, no. 1 (2020). ———. “Maksud Tuhan Dalam Penafsiran Manusia: Dinamika Pembacaan Al-Qur’an Feminis,” 2022. ———. “Menimbang Kodrat Perempuan Antara Nilai Budaya Dan Kategori Analisis.” Refleksi 13, no. 6 (2014): 779–800. Ma’luf, Luis. Al-Munjid fi Al-Lughah wa al-A’lam, (Beirut: Dar al_Masyriq 1984). al-Manzur, Ibnu. Lisan al-Arab. (mesir: al-Muassasah al-Misriyyah) juz VI Mead, Margaret. Sex and Temperament in Three Primitive Societies (New York: Morrow, Cet. III, 1963). al-Naysâbûrî, Muslim b. al-Hajjâj. Sahîh Muslim, Vol. 2 (Mesir: „Isâ al-Bâbî al-Halabî, t.th). Ridâ, Muhammad Rashîd. Tafsîr al-Manâr, Vol. 4 (Beirut: Dâr al-Ma„rifah li al-Tibâ„ah wa al-Nasr, t.th). Rofiq, Muhammad. Islam sebagai Tradisi Diskursif: Tawaran Konsep Talal Asad, dalam ibtimes.id. (19/06/2019). Rokhmansyah, Alfian. Pengantar Gender dan Feminisme, (Yogyakarta: Garudawaca, 2016) al-Tabarî, Muhammad b. Jarîr. Jâmi‘ al-Bayân ‘an Ta’wîl Ây al-Qur’ân, Vol. 4 (Beirut: Dâr al-Fikr, 1978) Usman, Fatimah. “Wacana Keadilan Gender Dalam Islam”, dalam Sri Suhandjati Sukri (ed.), Pemahaman Islam dan Tantangan Keadilan Gender (Yogyakarta: Gama Media dan PSG IAIN Walisongo Semarang, 2002. al-Zamakhsharî. al-Kashshâf ‘an Haqâ’iq al-Tanzîl wa ‘Uyûn al-‘Aqâwîl fî Wujûh al-Ta’wîl, Vol. 1 (Beirut: Dâr al- Fikr, t.th)
Kredibilitas Ibnu Mas’ud dalam Tafsir Al-Qur’an dan Kontribusinya terhadap Pengembangan Tafsir Maqasidi S, Syamsuri
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 14 No 01 (2025): Ulama dan Umara Nusantara: Koneksi dan Problem Solving
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v14i01.134

Abstract

Ibnu Mas’ud, salah satu sahabat Nabi, mеmbеrikan kontribusi bеsar dalam pеnafsiran Al-Qur'an. Bukti kontribusinya adalah pеnamaan bеbеrapa kitab tafsir yang dinisbatkan kepadanya, sеpеrti “Natsru al-Wurud fi Jam'i Tafsir Ibni Mas'ud” olеh al-Bukanuni dan “Tafsir Ibnu Mas'ud” olеh Muhammad Ahmad Isawi. Pеnеlitian ini bеrtujuan untuk mеngulas mеtodе dan karaktеristik tafsir Ibnu Mas'ud. Pеnеlitian ini didasarkan pada studi kеpustakaan atau litеratur dеngan mеtodе analisis tеks. Studi ini juga mеnggunakan pеndеkatan historis dеngan fokus pada Ibnu Mas'ud dan tafsirannya. Hasil pеnеlitian mеnunjukkan bahwa mеtodе Ibnu Mas'ud dalam mеnafsirkan Al-Qur'an sеnantiasa mеmpеrtimbangkan aspеk maslahah dan mafsadah. Dia mеnеkankan bahwa intеrprеtasi, khususnya dalam masalah hukum, harus tеtap rеlеvan dеngan kontеks zaman dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Prinsip ini sangat ditеkankan kеtika ia bеrpеran sеbagai mufti di Irak. Mеtodе Ibnu Mas'ud ini kemudian mеnjadi sumbеr inspirasi dan landasan bagi gеnеrasi bеrikutnya dalam mеnyoroti bagaimana Al-Qur'an dapat mеmbеrikan solusi tеrhadap tantangan kontеmporеr sambil mеmpеrtimbangkan manfaat dan mudaratnya. Mеtodе ini pada akhirnya mеmbеntuk dasar pеngеmbangan “Tafsir Maqasidi." Ibnu Mas'ud, onе of thе Prophеt's companions, madе a significant contribution to thе intеrprеtation of thе Quran. Evidеncе of his contribution is thе attribution of sеvеral tafsir works to his namе, such as “Natsru al-Wurud fi Jam'i Tafsir Ibni Mas'ud” by al-Bukanuni and “Tafsir Ibnu Mas'ud” by Muhammad Ahmad Isawi. This rеsеarch aims to dеlvе into thе mеthodology and charactеristics of Ibnu Mas'ud's еxеgеsis. Thе rеsеarch is basеd on a litеraturе rеviеw with a tеxtual analysis mеthod. Thе study also еmploys a historical approach with a focus on Ibnu Mas'ud and his еxеgеsis. Thе rеsеarch findings indicatе that Ibnu Mas'ud's mеthodology in intеrprеting thе Quran consistеntly considеrs aspеcts of bеnеfit and harm (maslahah and mafsadah). Hе еmphasizеs that intеrprеtations, particularly concеrning lеgal mattеrs, must rеmain rеlеvant to thе contеmporary contеxt. This principlе was highly еmphasizеd during his rolе as a jurist in Iraq. Ibnu Mas'ud's mеthodology sеrvеs as a sourcе of inspiration and foundation for subsеquеnt gеnеrations, highlighting how thе Quran can providе solutions to contеmporary challеngеs whilе considеring its bеnеfits and harms. This mеthodology ultimatеly laid thе groundwork for thе dеvеlopmеnt of Maqasidi Tafsir. Daftar Pustaka Anggara, Deki Ridho Ari Mohammad Ridwan, Mawarid Khairul Arifin & Ikrimah Retno Handayani. (2023). A Study of Al-Alusi's Thought on the Concept of Ruh in Tafsir Ruh Al-Maani. Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir 3(1). http://ojs.stiudq.ac.id/JUQDQ/article/view/135 Al-Baghawi. (1993) Tafsir al-Baghawi. Ihya al-Turats: al-Maktabah al-Syamilah. Albayrak, Ismail. (2022). Revisiting the Meaning of the Divine Preservation of the Qur’an: With Special References to Verse 15: 9. Religions 13(11). https://www.mdpi.com/2077-1444/13/11/1064 Abidah, Atik, Erfan Muhammad & Masykuri Bakri. (2022). Al-Qu’ran dan Islamic Entrepreneur: Abdurrahman Bin Auf. El Barka: Journal of Islamic Economics and Business 5(1). https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/elbarka/article/view/3881 Al-Bukanuni, Halil Muhammad. (t.th.). Natsru al-Wurud fi Jam’i Tafsiri Ibni Mas’ud. Sabakat al-Alukah. Bushra, Mariam & Shahzadi Pakeeza. (2022). Contextual Qur’anic Interpretation And Islamic Tradition Of Ijtihad. International Research Journal on Islamic Studies (IRJIS) 4(2). http://islamicjournals.com/ojs/index.php/IRJIS/article/view/225 Davod, Ranjbaran Bani Ardalan Esmail & Habibi Afratakhti Masoumeh. (2023). Comparative study of ashura's mystical aesthetics with quranic jameel verses. South Asian Journal of Marketing & Management Research 13(1). https://www.indianjournals.com/ijor.aspx?target=ijor:sajmmr&volume=13&issue=1&article=001 Al-Dzahabi, Muhammad. (2013). (Tadzkirah al-Huffazh, t.tp.). Ghazanfari, Ali Soghra Dorzi Ramandi & Abdollah Mirahmadi. (2022). Analysis of the Readings of Contemporary Commentators and Researchers of the Qur’an on the Social Status of Women. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding 9(4). https://ijmmu.com/index.php/ijmmu/article/view/3732 Hafifah, Nur & Rochmahand Ahmad Munir. (2023). Interpretation Of The Quran With A Philantrophic Approach (Tafsir At-Tanwir Study By Majelis Tarjih Dan Tajdid Pp Muhammadiyah). QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies 2(3). https://journals2.ums.ac.id/index.php/qist/article/view/1903 Hameed, Abdul and Mian Saadat Ali Nadeem. (2023). A Brief Review of Historical Promotions of Interpretive Methods of the Holy Quran in Early Times. Al-Qamar, 6(3). https://alqamarjournal.com/index.php/alqamar/article/view/1350 Hasan, Fuad dan Koentjaraningrat. (1977). Beberapa Asas Metodologi Ilmiah, dalam Koentjaraningrat [ed]. Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramadeia. Fikriyah, Nur. (2023). The Use of Hadith About Women’s Leadership in The Family in the Thematic Interpretation of the Ministry of Religion. SCIENTIA: Social Sciences & Humanities 2(1). https://amcapress.amca2012.org/index.php/sssh/article/view/182 Fitriansyah, Nuzul. (2022). Literary Discourse on Quranic Studies: A Historical Study on The Model of Literary Interpretation to The Quran. Thaqafiyyat: Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam 21(2). https://ejournal.uin-suka.ac.id/adab/thaqafiyyat/article/view/2374 Hendren, Kathryn, Kathryn Newcomer, Sanjay K. Pandey, Margaret Smith & Nicole Sumner. (2023). How Qualitative Research Methods Can be Leveraged to Strengthen Mixed Methods Research in Public Policy and Public Administration?. Public Administration Review 83(30). https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/puar.13528 Isawi, Muhammad Ahmad. (2016). Tafsir Ibnu Mas’ud. Jakarta: Pustaka Azzam. Al-Jauziyah, Ibn al-Qayyim. (1997). I’lamal-Muwaqqi’in ‘an Rabb al-‘alamin. Beirut: Dar al-Fikr. Lubis, Muya Syaroh Iwanda & Nurhayati Nurhayati. (2023). Hadiths Related To The Ethics Of Honest And Responsible Communication. Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis 4(1). https://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/dharmawangsa/article/view/3521 Mustafa, Aısyah & Asmak AB. Rahman. (2023). Potential of Tabarru’Fund’s Coverage for Pandemics within Framework of Takaful: Does it Necessitate Ijtihad?. International Journal of Islamic Economics and Finance Studies 9(1). https://dergipark.org.tr/en/pub/ijisef/issue/76444/1173921 Mustaqim, Abdul. (2012). Dinamika Sejarah Tafsir Al-Qur’an, Studi Aliran-Aliran Tafsir Periode Klasik, Pertengahan, Hingga Modern-Kontemporer. Yogakarta: Adab Press. Nidom, Khairun. (2023). The Influence of Context and Position of Words in the Qur'an on Hamka's Interpretation of the Verses of Ahkam Fiqhiyyah. In Proceeding International Conference on Quranic Studies, 1(1). http://proceeding.iainkudus.ac.id/index.php/ICQS/article/view/372/199 Al-Qurthubi, Muhammad bin Ahmad al-Anshari. (2006). al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an. Beirut: Muassasat al-Risalah. Ramadhan, Rizqi, Widya Eka Putri & Muhammad Aqsho. (2022). The Writing Of The Mushaf Of The Qur’an During The Time Of Umar Bin Khattab Ra. Prosiding Fakultas Agama Islam Universitas Dharmawangsa 2. https://proceeding.dharmawangsa.ac.id/index.php/PFAI/article/view/63 Rambe, Ali Sanusi, Khoirul Saleh Harahap & Mawan Rinaldi Silalahi. (2023). Analysis of Religious Studies: Getting to Know the Interpretation of the Al-Qur'an. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah 8(2). http://jim.usk.ac.id/sejarah/article/view/24642 Ramle, Muhamad Rozaimi & Miftachul Huda. (2022). Between Text and Context: Understanding Ḥadīth through Asbab al Wurud. Religions 13(2). https://www.mdpi.com/2077-1444/13/2/92 Riza, Zikri. (2023). Esoteric Interpretation of the Quran in “The Study Quran”: A New Translation and Commentary (2015) by Seyyed Hossein Nasr et al. Al-Bayan: Journal of Qur'an and Hadith Studies 21(2). https://brill.com/view/journals/jqhs/21/2/article-p243_5.xml Shihab, Quraish. (1992). Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan Suraji, Suraji. (2023). The Salaf Scholars’ Response towards differences of Legal Opinion in Islamic Law. International Journal of Social Science and Religion (IJSSR), 4(2). http://www.ijssr.net/index.php/ijssr/article/view/173 Al-Syaukani, Muhammad bin Ali bin Muhammad. (2016). Irsyad al-Fuhul. Dar al-Fikr. Al-Syathibi, Abu Ishaq Ibrahim bin Musa bin Muhammad Al-Lakhmi. (2006). Al-I’tisham. Jakarta: Pustaka Azzam. Al-Syirazi, Abu Ishaq. (1970). Thabaqat al-Fuqaha’. Beirut: Dar al-Ra‘id al-Arabi. Al-Suyuthi, Jalaluddin, Jalaluddin al-Mahalli. (2009). Tafsir Jalalain. Kairo: Muassasah Risalah Nasyirun. Al-Shabuni, Muhammad Ali. (1970). Al-Tibyan fi Ulum Qur’an. Beirut: Dar al-Irsyad. Tim Penyusun. (1988). Kamus Bahasa Indonesia, cet. Ke-I. Jakarta: Balai Pustaka. Al-Thabari, Abu Jakfar. (2006). Tafsir al-Thabari Jami’ al-Bayan. Dar al-Tarbiyah wa al-Turats, al-Maktabah al-Syamilah. Al-Zuhaily, Wahbah. (1998). Ushul al-Fiqh al-Islami. Beirut: Dar al-Fikr. Al-Zuhri, Muhammad ibn Sa’ad ibn Mani’ Abu Abdullah al- Bashri. (1968). Thabaqat al-Kubra li Ibn Sa’ad. Beirut: Dar al-Shadr.
Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19 Nabilah, Siti; Febriani, Sari
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 14 No 01 (2025): Ulama dan Umara Nusantara: Koneksi dan Problem Solving
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v14i01.135

Abstract

Penelitian ini mengguanakan metode kualitatif dan pendekatan kepustakaan yang berasal dari buku, dan jurnal. Melalui data ini mendeskripsikan tentang Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Model kepemimpinan Nyai pada pesantren modern menggunakan model kepemimpinan managerial, kharismatik, otentik dan transformasional dengan gaya kepemimpinan yang dikombinasi dari demokratis dan otoriter. Pada pondok pesantren salaf, menggunakan model kepemimpinan kharismatik dan spiritual. Dan pada pesantren berbasis tasawuf cenderung menerapkan sistem otoriter. Kebijakan manajemen kepemimpinan Nyai saat pandemi menerapkan manajemen fisik (internal) melalui peningkatan protocol kesehatan,peningkatan kebersihan, kesehatan, olahraga teratur, penambahan gizi santri, dan memberlakukan social distencing. Dan manajemen non fisik (eksternal) membangun kerjasama dan pembentukan gugus covid-19 pada level kecamatan/puskesmas, memberikan penyuluhan, tracking dan layanan kesehatan, meniadakan penjengukan untuk waktu tertentu, konsisten menggunakan kurikulum sorogan, bandungan, hafalan dan metode gabungan, memangkas jam pelajaran baik daring maupun luring, alokasi waktu pembelajaran daring dikurangi menjadi 2 pertemuan, pembelajaran melaui media zoom, saat luring pembelajaran menjadi 4-5 kali pertemuan. This study uses qualitative methods and a literary approach derived from books and journals. Through this data it describes the leadership of Nyai Nusantara in East Java and West Java during the Covid-19 Pandemic so that it can be concluded that the Nyai leadership model in modern Islamic boarding schools uses a managerial, charismatic, authentic and transformational leadership model with a leadership style that is a combination of democratic and authoritarian. At the salaf Islamic boarding school, using a charismatic and spiritual leadership model. And the Sufism-based Islamic boarding schools tend to apply an authoritarian system. Nyai's leadership management policy during a pandemic implemented physical (internal) management through improving health protocols, improving hygiene, health, regular exercise, supplementing student nutrition, and enforcing social distancing. And non-physical (external) management builds cooperation and establishes a co-19 cluster at the sub-district/health center level, provides counseling, tracking and health services, eliminates visits for a certain time, consistently uses the sorogan, bandungan, rote and combined method curricula, cuts lesson hours both online and offline, when online, the allocation of learning time is reduced to 2 meetings, learning through zoom media, when offline learning becomes 4-5 meetings. Daftar Pustaka Achmad Muchaddam Fahham. Pembelajaran Di Pesantren Pada Masa Pandemi Covid-19. (Pusat Penelitian BK Setjen DPR RI,2020). 12 (14),13-18 Anih Sri Suryani. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Saat Adaptasi Kebiasaan Baru di Pesantren, (Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 2021),12 (2),157-177 Azra, A. The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern Ulama in the Seventeenth and Eighteenth Centuries. (Honolulu: University of Hawai'i Press, 2004), AZRA, A. "COVID-19 AND ITS IMPACT ON INDONESIAN SOCIETY." (JOURNAL OF INDONESIAN SOCIAL STUDIES, 2020), 45(3), Bahrul Ulum. Kepemimpinan Wanita Sebagai Gerakan Emansipasi Berbasis Gender Awarnessdi Pondok Pesantren.( Salwatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2020.) 1(1),1-26 Bruinessen, M. van. Pesantren and Kitab Kuning: Continuity and Change in a Tradition of Religious Learning in Indonesia. (Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde, 1994) DEWI, A. P. "KEBIJAKAN PSBB DI INDONESIA: TANTANGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENGENDALIAN COVID-19." (JURNAL KEBIJAKAN PUBLIK, 2021),10(1), HLM. Dhofier, Z. Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kiai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. (Jakarta: LP3ES, 1982) Eka Damayanti Dkk, Menakar Eksistensi Lembaga Pendidikan Pesantren Di Tengah Pandemi Covid-19.(Jurnal Inspirasi Pendidikan,2021), 10 (1),227-241 Fadhilal Amir. Struktur Dan Pola Kepemimpinan Kyai di Jawa. Jurnal Studia Islamika, 2011. 8(1),102-120 Fikriyah Istiqlaliyani. Ulama Perempuan di Pesantren: Studi Tentang Kepemimpinan Nyai Hj. Masriyah Amva. (Jurnal Education, 2022), 8(1),104-109 Ihin Solihin, Dkk.Tantangan Pondok Pesantren Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Di Pesanten Al-Quran As-Syafi’iyah Pulo Air Sukabumi). (Research Journal Of Islamic Education Managemen, 2022), 5(1),78-90 Irawan, A. Relasi Pesantren dan Keraton: Perspektif Antropologi-Sejarah era Kerajaan Demak Bintoro dan Mataram Islam. (ISLAM NUSANTARA:Journal for the Study of Islamic History and Culture,2022), 3(2), 57–76. Khusnul Khotimah. Peran Kepemimpinan Bu Nyai Dalam Memanajemen Pesantren (Studi Kasus Pesantren Al-Hidayah Putri Karang Suci Purwokerto Utara).(Jurnal Penelitian Agama, 2017),18(2),337-355 Muhammad, F.Islam and Women in Aceh: The Legacy of Sultanah Safiatuddin Tajul Alam. (Jakarta: Islamic Studies Journal, 1994) Muhyiddin Zainul Arifin. Peran Kepemimpinan Nyai Di Pondok Pesantren (Studi Multi Situs Di Pondok Pesantren Al-Lathifiyah II Tambakberas Jombang, Pondok Pesantren Nur Khadijah Den Anyar Jombang dan Pondok Pesantren Al-Hikmah Purwoasri Kediri). (Jurnal Sains dan Teknologi,2014), 7(2), 25-47 Munawwaroh Alfiatun, dkk. Gaya Kepemimpinan Nyai Hajah Masriyah Amva Di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Islamic Education Journal,2020), 1(2),78-93 Muslichan Noor. Gaya Kepemimpinan Kyai. (Jurnal Kependidikan is licensed under a Creative Commons Attribution, 2019),7(1),141-156 Nailal Muna nailal dan Hamam. Kepemimpinan Nyai di Pesantren Al Hajar Kapurejo Pagu Kediri. (jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 2020),10(1), 46-57 Nur Alia, Nursalamah Siagian. Respons dan Adaptasi Pesantren Daar El-Qolam Tangerang terhadap Pandemi Covid 19. (Jurnal Smart, Studi Masyarakat, Religi Dan Tradisi, 2022), 8(1), 65-82 PEMERINTAH INDONESIA. LAPORAN RESMI KASUS COVID-19. (JAKARTA: BNPB.2022) Ricklefs, M.C. A History of Modern Indonesia Since c. 1200 (4th ed.). (Stanford: Stanford University Press,2008) Saptari, R. "Ratu Kalinyamat: A Maritime Leader in Java." (Journal of Southeast Asian Studies,2012), 43(3) Sulthon Syahril. Teori -Teori Kepemimpinan. (Ri’ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan. 2019),4(2),209-215. Shofiyullahul Kahfi dan Ria Kasanova. Manajemen Pondok Pesantren Di Masa Pandemi Covid -19 (Studi Pondok Pesantren Mambaul Ulum Kedungadem Bojonegoro).(Jurnal Pendidikan Berkarakter,2020), 3(1),26-30 Taufikin. Pesantren: Pendidikan Khas Indonesia, Tangguh di Masa Pandemi Covid-19.( Jurnal Ilmiah Pendidikan,2021), 5 (2), 152-170 Widiani Hidayati dan Widia Khumaira. Pembelajaran Tahfizul Quran Di Pesantren Pada Masa Pandemi.(Khasanah, Jurnal Mahasiswa, 2020),12 (1),1-9
Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia Estuningtiyas, Retna Dwi
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 14 No 01 (2025): Ulama dan Umara Nusantara: Koneksi dan Problem Solving
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v14i01.136

Abstract

This study aims to analyze contemporary challenges in Islamic scholarship by highlighting the intellectual connections between Central Asia and Southeast Asia. Using a qualitative approach and literature-based analysis, the research explores the modern reinterpretation of classical Islamic texts in the context of globalization, as well as the role of scholarly discourse in countering extremism and Islamophobia. Additionally, the study examines the contribution of digital humanities to the preservation of Islamic manuscripts as a shared intellectual heritage across regions. The findings indicate that the historical scholarly networks between the two regions provide a strong foundation for the development of moderate and progressive Islamic thought. This research underscores the urgency of strengthening transregional intellectual connectivity and utilizing digital technologies in addressing global challenges to Islamic scholarship. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kontemporer dalam kajian Islam dengan menyoroti hubungan intelektual antara Asia Tengah dan Asia Tenggara. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis berbasis literatur, penelitian ini mengeksplorasi penafsiran ulang modern atas teks-teks Islam klasik dalam konteks globalisasi, serta peran wacana ilmiah dalam melawan ekstremisme dan Islamofobia. Selain itu, penelitian ini mengkaji kontribusi humaniora digital terhadap pelestarian manuskrip Islam sebagai warisan intelektual bersama di seluruh wilayah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jaringan ilmiah historis antara kedua wilayah tersebut memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan pemikiran Islam yang moderat dan progresif. Penelitian ini menggarisbawahi urgensi penguatan konektivitas intelektual transregional dan pemanfaatan teknologi digital dalam mengatasi tantangan global bagi kajian Islam. Daftar Pustaka Azwar, A. (2024). Illuminating the Path of Contemporary Islamic Scholarship. al-Irsyad: Journal of Islamic and Contemporary Issues, 9(2), xvi-xx. Afsaruddin, A. (2015). Contemporary issues in Islam. Edinburgh University Press. Sahin, A. (2019). Islam, Muslims and education: Framing an interdisciplinary field of research, critical scholarship and professional practice. The Muslim World Book Review, 40(1), 6-29. Rahmawati, N. A., & Supriyanto, S. (2023). Tantangan dan pembaharuan pendidikan Islam kontemporer pada era revolusi industri 4.0. Journal Of Human And Education (JAHE), 3(4), 34-44. Rani, S. (2023). Transformasi Komunikasi Dakwah dalam Era Digital: Peluang dan Tantangan dalam Pendidikan Islam Kontemporer. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(1), 207-216. Ridwan, M., & Maryati, S. (2024). Dari Tradisi Ke Masa Depan: Tantangan Pendidikan Islam dalam Masyarakat Kontemporer. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu Dan Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 630-641. Muhammad, N., & Murtafiah, N. H. (2023). Strategi Manajemen Pendidikan Islam dalam Menghadapi Tantangan Kontemporer. An Najah (Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Keagamaan), 2(2), 41-46. Fatimah, L. N., & Shohib, M. W. (2023). Problematika dan Tantangan Pendidikan Islam dalam Kajian Kontemporer. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 6(3), 362-366. Asror, A. (2014). Dakwah Transformatif Lembaga Pesantren Dalam Menghadapi Tantangan Kontemporer. Sunan Kalijaga State Islamic University. Fata, A. K., & Noorhayati, S. M. (2016). Sekularisme dan Tantangan Pemikiran Islam Kontemporer. Madania: Jurnal Kajian Keislaman, 20(2), 215-228. Dalmeri, D., Parhan, M., Hilmiyah, A., Bastiar, R. D. N., Wiyana, R., Balqissa, S., & Fatima, S. N. (2022). Sekularisme sebagai tantangan pendidikan Islam kontemporer. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 222-239. Pakarti, M. H. A., Utama, S. M., & Farid, D. (2023). Peran Hukum Keluarga dalam Menghadapi Tantangan Poligami dalam Masyarakat Kontemporer. At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah, 11(2), 36-43. Soehadha, M. (2021). Menuju Sosiologi Beragama: Paradigma Keilmuan dan Tantangan Kontemporer Kajian Sosiologi Agama di Indonesia. Jurnal Sosiologi Agama, 15(1), 1-20. Rifai, A., Andari, A. A., & Solihati, E. (2024). Pemikiran Al-Kindi dan Tantangan Pendidikan Islam Kontemporer. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(01). Anshory, S., Citriadin, Y., & Maujud, F. (2024). Tata Kelola Pendidikan Islam: Strategi Manajemen Dan Tantangan Kontemporer. ASCENT: Al-Bahjah Journal of Islamic Education Management, 2(1), 36-41.\ Uccang, M. R., & Aras, A. (2022). Tantangan dan Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Kontemporer dalam Menginternalisasikan Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam Kepada Peserta Didik. Swasono, P. A., & Miftakhussurur, M. (2024). PENDEKATAN MULTIDISIPLIN TERHADAP KONSEP HUDA DALAM AL-QUR’AN: SOLUSI UNTUK TANTANGAN KONTEMPORER. Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman, 8(2), 250-264. Pratama, D. Y., Aji, D. B., & Thobroni, A. Y. (2024). Memberdayakan Perempuan Melalui Pendidikan Islam: Perspektif dan Tantangan Kontemporer: Konsep Pendidikan Perempuan dalam islam, Orientasi Pendidikan Perempuan di Era Kontemporer. TARLIM: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 7(2), 167-178. Ismail, N. (2022). Tantangan-Tantangan Dakwah di era Kontemporer. Samudra Biru. Suaib, S., Riswan, R., & Hasnawati, H. (2025). Dinamika Ijtihad Dalam Menjawab Tantangan Kontemporer Hukum Islam. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(3), 4405-4414. Hayati, M., Putri, F., Hafizh, M., & Januar, J. (2023). Transformasi Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Perspektif Sosial dan Tantangan Kontemporer. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 2(4), 224-235. Darwis, M., Sazliana, S., Ulfa, M., Harsa, F., Fauzan, M. A., & Gusthio, R. (2024). Islam dan Dinamika Kajian Kontemporer. Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation, 1(2), 732-737. Kiftiah, M. (2024). Tantangan Tantangan Global dan Peluang Lokal: Dinamika Ekonomi Islam dalam Konteks Kontemporer. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(3), 97-107. Al Faruq, U., Qadhafi, A. H., Khoeron, A., & Izzah, F. (2023). Memahami metode tafsir Al-Qur'an: Pendekatan tradisional dan kontemporer dalam memahami pesan pesan Ilahi. Ta’limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 4(1), 213-225. Rusli, M. (2023). Teologi Islam di Era Modern: Antara Tantangan dan Peluang dalam Pemikiran Kontemporer. Jurnal Ilmiah AL-Jauhari: Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner, 8(2), 232-246.

Page 10 of 11 | Total Record : 110