cover
Contact Name
Eri Setia Romadhon
Contact Email
ftsp.uj@gmail.com
Phone
+6281280186063
Journal Mail Official
jurnal@ftspjayabaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Bogor Km 28,8 Jakarta- Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil-Arsitektur
Published by Universitas Jayabaya
ISSN : 14129299     EISSN : 27454738     DOI : https://doi.org/10.54564/jtsa
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini menerima naskah asli dari penelitian yang original, artikel tentang kebijakan, dengan cakupan penelitian di bidang teknik sipil dan teknik arsitektur. Scope Jurnal ini sebagai berikut: - Traffic Engineering - Water Resources Engineering, - Construction Management - Structural Engineering, - Geotechnical Engineering, - Transportation Engineering, - Architechture Engineering, - Environmental Engineering.
Articles 170 Documents
RASIO TULANGAN OPTIMUM PADA BAJA TULANGAN BJTP DAN BJTD BALOK EMPAT PERSEGI PANJANG TULANGAN TUNGGAL Eri Setia Romadhon
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 21 No. 1 (2022): EDISI BULAN MEI 2022
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v21i1.111

Abstract

What is the optimum reinforcement ratio that can be achieved for plain reinforcing steel (BJTP) and deformed reinforcing steel (BJTD) to obtain the maximum moment of resistance in a single reinforced rectangular beam? The optimum reinforcement ratio is achieved when the moment of resistance reaches the maximum value for a certain optimum reinforcement ratio value. By knowing the optimum reinforcement ratio, it will be very easy to make the most efficient increase in beam strength. This study uses a case study of rectangular beams with various dimensions which are often used in high-rise building projects. At the moment of maximum resistance for single-reinforced rectangular beams, the optimum reinforcement ratio for BJTP steel is 0.0885 and BJTDreinforcing steel is 0.0531.
KAJIAN PENERAPAN PERSYARATAN KENYAMANAN KONDISI RUANG, PANDANGAN, TINGKAT KEBISINGAN DAN TINGKAT GETARAN PADA BANGUNAN GEDUNG Hurip Hidayat
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 21 No. 1 (2022): EDISI BULAN MEI 2022
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v21i1.112

Abstract

This study intends to find representative problems in the application of requirements for comfort, spatial conditions, views, noise levels and vibration levels in buildings referring to Government Regulation Number 36 of 2005 concerning Regulations for Implementing Law Number 28 of 2002 concerning Buildings. Data obtained from observations and measurements of research objects in the form of four buildings with different functions and locations compared to related standards resulted in several problems, including: the room felt hot, the building was damaged due to increased humidity in the building, the room felt cramped, disturbing privacy, disturbing view, glare effect, visual disturbance, disturbing conversation and quietness in space, and noise in space. in particular and the reliability of the building.
PENINGKATAN KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN PASAR SETU KABUPATEN BEKASI (Studi Kasus: Jl. WR Supratman Pasar Setu) Pratama, Fikri Dwi; Nur, Doni Haidar
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan merupakan salah satu permasalahan khas perkotaan yang kerap terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di jalan raya pantura cibitung-pasar induk. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu kawasan dengan laju pertumbuhan ekonomi tercepat dibandingkan wilayah lain di Kabupaten Bekasi.Ruas Jalan Raya Pasar Setu Kabupaten Bekasi memiliki intensitas pergerakan lalu lintas yang tinggi serta memiliki tingkat pelayanan yang buruk. Ruas Jalan Raya Pasar Setu Kabupaten Bekasi memiliki kinerja ruas jalan eksisting dengan kapasitas sebesar 2.769,20 smp/jam, volume lalu lintas 1574 smp/jam, V/C Ratio sebesar 0,76, kecepatan arus bebas 34 km/jam, kecepatan perjalanan 20 km/jam dengan kepadatan sebesar 78 smp/km dan tingkat pelayanan ruas C. Usulan yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja ruas jalan pada ruas Jalan Raya Pasar Setu Kabupaten Bekasi yaitu dengan melakukan pemindahan parkir onstreet menjadi parkir off street pada lahan yang tersedia di ruas jalan.Kinerja ruas jalan meningkat setelah penerapan alternatif usulan. Kapasitas meningkat dari 2.070,88 smp/jam menjadi 2.769,2 smp/jam, V/C Ratio menurun dari 0,76 menjadi 0,57, kecepatan arus bebas meningkat dari 34,06 km/jam menjadi 40,1 km/jam, kecepatan tempuh meningkat dari 20 km/jam menjadi 32 km/jam, kepadatan menurun dari 78 smp/km menjadi 48,88 smp/km dan tingkat pelayanan ruas dari C menjadi B
ANALISIS KUAT TEKAN BETON DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH BATU BATA SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI AGREGAT HALUS Sobirin, Hakim; Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin bertambahnya permintaan terhadap bahan bangunan, muncul kebutuhan untuk melakukan inovasi dengan menggunakan limbah bata sebagai pengganti alternatif semacam pasir. Salah satu cara pemanfaatan limbah adalah dengan mengolah kembali limbah bata yang dihasilkan dari aktivitas konstruksi untuk dicampurkan ke dalam beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan limbah bata sebagai pengganti agregat halus dengan variasi 0%, 10%, dan 15% dari berat total pasir. Penelitian ini menetapkan standar kualitas beton sebesar 20 MPa dengan periode perawatan beton selama 28 hari. Perencanaan campuran beton dihitung berdasarkan SNI 03-2834-2000. Total sampel yang dibuat dalam penelitian ini berjumlah 27 buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggantian limbah bata sebagai agregat halus terhadap kekuatan tekan beton. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penggunaan limbah batu bata sebagai substitusi agreget halus dengan variasi 0%, 10% dan 15% dapat meningkatkan kuat tekan beton. Nilai kuat tekan optimum didapatkan pada variasi limbah batu bata 10% sebesar 27,521MPa.
Perhitungan Struktur Pada Box Culvert STA. 0+050 Proyek Bendungan Bener Paket 3, Purworejo Ryandika, Ahmad; Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to fulfill the requirement for andesite rock in the construction of the dam body, it is necessary to provide an access road to the quarry site. Accordingly, a box culvert structure is designed to facilitate this access road as it traverses a tributary, thereby ensuring that the construction activities do not disrupt the function of the existing river flow. This study aims to calculate the structural strength of a box culvert for the Bener Dam Project using a quantitative approach. The research began with initial stages including data collection, determination of the planned loads acting on the structure, and the development of a preliminary design for the structural dimensions. The collected data were then analyzed using SAP2000 software, allowing for the structural behavior to be evaluated in detail. The results of the analysis were used to determine the required reinforcement so that the final conclusion could be made regarding the safety and feasibility of the designed structure. The outcome of this research is expected to serve as a reference for ensuring that the planned box culvert structure can adequately support the intended loads and maintain safety standards during the construction of the access road for the quarry at the Bener Dam Project. The calculation results show that the cross-sectional dimensions of the box culvert are 4.5 meters by 4.5 meters. For flexural reinforcement, the ultimate moment (Mu) is less than the nominal moment capacity (Mn), and for shear reinforcement, the ultimate shear force (Vu) is less than the nominal shear capacity (Vn), indicating that the structural design is safe to withstand the applied loads. The maximum deflection for the floor slab is 1.046 mm and for the wall slab is 8.626 mm, both of which are below the allowable limit of L/250. Therefore, it can be concluded that the designed structure is safe and sufficiently strong to carry the intended loads.
PERENCANAAN DRAINASE UNDERPASS BOJONGGEDE KABUPATEN BOGOR Imamudin, Fajar; Darmadi
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan underpass pada perlintasan sebidang kereta api dengan jalan raya ditujukan untuk meningkatan keselamatan serta kelancaran lalu lintas. Studi kasus penelitian ini mengambil lokasi pada perlintasan sebidang JPL 26 Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor yang direncanakan akan ditingkatkan menjadi underpass. Salah satu aspek penting dalam pembangunan underpass adalah perencanaan sistem drainase yang baik, mengingat underpass rentan terhadap genangan air akibat limpasan hujan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem drainase yang meliputi perhitungan debit banjir rencana, dimensi saluran, kapasitas kolam retensi dan jumlah pompa air yang diperlukan dalam pengoperasian Underpass Bojonggede. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis hidrologi dan analisis hidrolika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literartur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa curah hujan harian maksimum sebesar 212,591 mm dan total debit bajir rencana sebesar 0,2652 m3/det. Dimensi saluran U-ditch pada sisi utara dan selatan 30x30x1200 cm, sedangakan saluran U-ditch box culvert 40x50x1200 cm. Perencanaan kolam retensi mampu menampung curah hujan konstan selama 25 menit dengan debit masuk sebesar 0,2652 m3/det, sehingga diperlukan kolam retensi berukuran 1800x680x330 cm dengan volume tampungan maksimum 403,92 m3. Kebutuhan pompa air direncanakan sebanyak 2 unit beroperasi dan 1 unit cadangan yang dapat digunakan secara bergantian.
EVALUASI KEBUTUHAN LUASAN APRON PADA RENCANA PENGEMBANGAN BANDAR UDARA BUDIARTO Hakiki, Lola Fajar; Oemar, Fatmawati
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan adanya pengembangan Bandar Udara Budiarto menjadi General Aviation yaitu bandara yang melayani penerbangan sipil yang bukan penerbangan komersial berjadwal atau militer, melainkan seperti penerbangan pribadi, pelatihan penerbangan atau penerbangan untuk keperluan khusus. Guna memastikan kelancaran operasional dikarenakan adanya peningkatan traffic penerbangan perlu dilakukan evaluasi pada fasilitas sisi udara yang agar mampu menampung pergerakan pesawat. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan kebutuhan serta menghitung kebutuhan dimensi pada apron. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear sederhana yang bertujuan untuk menganalisis hubungan linier antara tahun rencana (X) dan jumlah pergerakan pesawat (Y)sehingga diperoleh proyeksi kebutuhan dimensi apron pada tahun rencana sesuai dengan rencana pengembangan sebagai General Aviation. Maka hasil penelitian diperoleh jumlah pergerakan pada jam puncak adalah sebesar 28 pergerakan yang terdiri dari keberangkatan (departure) dan kedatangan (arrival). Dengan jumlah parking stand rencana sejumlah 54 maka dimensi apron pada tahun rencana 2029 adalah 887,1 m x 114,6 m dengan luasan 101.661,66 m2. Dengan konfigurasi apron menggunakan angled nose in.
Analisis Keselamatan Pada Perlintasan Sebidang JPL 118 Jalan Raya Lemah Abang Bekasi Firdaus, Muhammad Fa’iq; Widayatie, Sri; Yuniarti, Sri
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Level crossings between railway tracks and highways are critical points in the transportation system that require serious attention to safety aspects. One location of concern is the JPL 118 Level Crossing on Lemah Abang Highway, Bekasi Regency. In the last three years (2022–2024), there have been three accidents at this location resulting in fatalities. This study aims to evaluate safety at the crossing through analysis of traffic volume, road infrastructure, road geometric conditions, and road user behavior. The data or information used consists of secondary data obtained from the Directorate General of Railways and primary data obtained from direct field surveys. Data processing methods include calculating the average daily traffic volume to determine the average daily traffic volume, using the basic capacity formula to calculate road capacity, using the V/C Ratio formula to calculate the service level, using the Railway Passenger Car Unit (SMPK) formula, analyzing road facility completeness, analyzing road geometry, and conducting risk analysis using the HIRARC approach. The research results indicate that the service level is at D or unstable flow, with an SMPK value of 382,044 SMPK. Some safety elements do not meet technical standards, safety facilities are incomplete, and there is a high level of road user behavior violations.
TEBAL PERKERASAN LENTUR PADA LANDASAN PACU BANDARA MENGGUNAKAN METODE FAA (Studi Kasus : Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang) Aponno , Abraham Friesheka; Wijaya , Nika Devi Permata
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandara Abdulrachman Saleh memiliki panjang runway 2250 m dengan jenis pesawat Airbus 300,Boeing 737-800 dan ATR72-500, yang memiliki panjang runway 2250 m dengan tebal total perkerasan lentur runway sebesar 90 cm. Ada 3,1 juta wisatawan yang berkunjung ke kota Malang tahun 2024, dengan 11.791 wisatawan diantaranya adalah wisatawan asing. Untuk mendukung hal ini, maka tingkat layan bandara menjadi faktor penting yang harus diperhatikan termasuk daya kerja runway yang dianalisis dengan menggunakan metode FAA. Tujuan dari penenlitian ini adalah untuk merencanakan tebal perkerasan lentur landasan Pacu Bandar Udara Abdulrachman Saleh – Malang dengan pesawat rencana B 737-900 menggunakan metode metode FAA (Federal Aviation Administration) serta menganalisis perencanaan tebal perkerasan lentur dari metode tersebut mampu melayani hingga 20 tahun kedepan. Berdasarkan hasil perencanaan dari kedua metode perencanaan struktur perkerasan lentur yang digunakan diperoleh bahwa metode FAA (Federal Aviation Administration) memiliki tebal sebesar 33 inchi atau 84 cm, yang artinya tidak mampu melayani hingga umur rencana 20 tahun karena nilai tebal perkerasan dengan pesawat rencana B737-900 lebih kecil dari nilai tebal perkerasan eksisting.
ANALISIS KINERJA DAN KEPUASAN PENGGUNA KRL DI STASIUN CAWANG SAAT JAM SIBUK Wahyuningsih, Ela; Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun Cawang merupakan salah satu transportasi terintegrasi di Jakarta yang menghubungkan berbagai moda transportasi seperti KRL, LRT, dan BRT. Seiring dengan meningkatnya integrasi moda transportasi, volume pengguna KRL di Stasiun Cawang juga mengalami peningkatan signifikan, yang berdampak pada kepadatan penumpang, terutama pada jam sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pelayanan KRL di Stasiun Cawang pada jam sibuk, mengukur tingkat kepuasan penumpang, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang perlu ditingkatkan untuk menjaga kualitas layanan. Data dikumpulkan melalui survei lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden dengan mengacu kepada Standar Pelayanan Minimum (SPM) berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019. Kemudian dianalisis menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil analisis IPA menunjukkan dengan tingkat kesesuaian antara kinerja dan kepentingan pengguna mencapai 80%. Sedangkan analisis CSI menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang cukup tinggi yaitu sebesar 71%. Namun masih terdapat beberapa faktor yang perlu diperbaiki, seperti fasilitas stasiun (toilet, mushola, ruang tunggu), kebersihan, dan aksesibilitas bagi penumpang berkebutuhan khusus.

Page 8 of 17 | Total Record : 170