cover
Contact Name
Eri Setia Romadhon
Contact Email
ftsp.uj@gmail.com
Phone
+6281280186063
Journal Mail Official
jurnal@ftspjayabaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Bogor Km 28,8 Jakarta- Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil-Arsitektur
Published by Universitas Jayabaya
ISSN : 14129299     EISSN : 27454738     DOI : https://doi.org/10.54564/jtsa
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini menerima naskah asli dari penelitian yang original, artikel tentang kebijakan, dengan cakupan penelitian di bidang teknik sipil dan teknik arsitektur. Scope Jurnal ini sebagai berikut: - Traffic Engineering - Water Resources Engineering, - Construction Management - Structural Engineering, - Geotechnical Engineering, - Transportation Engineering, - Architechture Engineering, - Environmental Engineering.
Articles 152 Documents
PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN BREAKWATER DAN REVETMEN LABUHAN TAROK MEUKEK KOTA ACEH SELATAN Slamet Haryadi; Nafhan Isfahani
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 20 No. 2 (2021): EDISI BULAN NOVEMBER 2021
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v20i2.150

Abstract

Rencana anggaran biaya adalah suatu perhitungan rencana terhadap kebutuhan pelaksanaan pembangunan yang mana didalamanya sudah termasuk profit keuntungan. Sedangkan rencana anggaran pelaksanaan adalah suatu anggaran yang ditetapkan untuk batas pelaksanaan suatu bangunan agar pengeluaran biaya dapat terkontrol dengan baik serta terhindar dari resiko kerugian. Rencana anggaran pelaksanaan penting untuk dilakukan karena sangat menentukan suatu profit atau keuntungan sebuah pelaku jasa konstruksi dimana rencana anggaran biaya dapat di maksudkan dengan kata lain adalah suatu harga jual sebuah jasa atau prodak tertentu agar dapat bersaing di dunia konstruksi.perencanaan anggaran pelaksanaan juga penting dilakukan untuk menghindari suatu kegagalan dalam pelaksanaan suatu proyek.
SISTEM SIGNAGE RUANG LUAR TERINTEGRASI BANGUNAN STUDI KASUS JAKARTA INTERNATIONAL STADIUM Pawitra Sari; Retno Fitri Astuti
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.152

Abstract

The case study is an international standard stadium with a capacity of 82,000 football spectators creating a diversity of signage in outdoor spaces. Signage is needed by humans to be understood so that it is recorded on cognitive maps. The cognitive map is then translated from the diversity of signage that is cohered into a movement to become an integrated system. This research uses a qualitative method that is analysed descriptively with a case study is the Post Occupancy Evaluation (POE) method. The results show how football spectators understand the various types of signage are colors. The similarity in color indicates integrated zones so that in their cognitive maps there is information to facilitate structured decision making to lead to destination. The same symbol and form of signage refers to international standard rules so that it is easy to guide the spectator. The uniqueness of the signage can be used as a decision point for the next movement. Proper placement in a strategic position in the middle of access roads or circulation paths facilitates legibility and carrying out destination livelihood. Visually on form and function that have similarities or uniqueness can increase awareness and help in orienting oneself and finding destination. In the outdoor space, signage is found that functions as an identification sign, directional sign, and regulatory sign. The success of an integrated signage system can lead spectators from the outdoor space to the inside of the stadium building precisely and quickly.
ANALISA KESTABILAN STRUKTUR BANGUNAN TINGGI PADA TANAH LEMPUNG DI PROYEK TOSERBA YOGYA KOTA BARU PARAHYANGAN Olivia Aziza Balqis; Irika Widiasanti
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.154

Abstract

Tanah lempung sering kali menjadi tantangan dalam perencanaan dan konstruksi bangunan tinggi. Artikel ini menyajikan hasil analisis kinerja struktural sebuah bangunan tinggi yang terletak di daerah dengan tanah lempung yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi respons struktural bangunan terhadap beban vertikal dan lateral yang berhubungan dengan kondisi tanah lempung. Metodologi penelitian melibatkan survei geoteknikal yang mendalam untuk karakterisasi tanah lempung di lokasi proyek. Data geoteknikal ini digunakan sebagai dasar untuk menganalisis pembebanan struktural pada bangunan. Analisis struktural dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak simulasi struktural terkini yang memperhitungkan efek-efek nonlinier. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanah lempung memiliki pengaruh signifikan terhadap respons struktural bangunan. Pada beban vertikal, penurunan dan deformasi tanah lempung mengakibatkan pergeseran pada struktur. Pada beban lateral, kemampuan tanah lempung untuk mentransfer gaya geser menjadi faktor penting dalam mencegah pergerakan yang berlebihan. Studi ini juga mencakup analisis alternatif untuk perbaikan struktural, seperti penggunaan pondasi dalam yang lebih dalam atau teknik perkuatan tanah. Hasil dari analisis ini memberikan wawasan yang berharga bagi insinyur struktural dalam merancang bangunan tinggi pada tanah lempung.  
ANALISIS PERANCANGAN PELAT LANTAI JEMBATAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL CIMANGGIS - CIBITUNG SEKSI 2 Annihayatul Muna; Indartono Rivai; Tri Rahmat Utama
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.156

Abstract

Pelat lantai jembatan merupakan salah satu komponen dari jembatan yang berfungsi untuk mendukung beban-beban yang terjadi ketika kendaraan melintas diatasnya. Masalah utama dalam perencanaan pelat lantai jembatan adalah lendutan, sehingga pada saat perencanaan harus diperhitungkan dengan baik agar lendutan yang dihasilkan tidak melebihi dari batas toleransi, karena pada dasarnya dalam perencanaan pelat lantai jembatan yang baik adalah pelat lantai jembatan cukup kuat untuk menahan beban kerja. Tujuan dalam tugas akhir ini adalah untuk menganalisis pembebanan yang bekerja pada pelat lantai jembatan dan menganalisis nilai lendutan yang terjadi pada pelat lantai jembatan pada proyek pembangunan jalan tol Cimanggis – Cibitung seksi 2 apakah sudah memenuhi ketentuan yang berlaku. Analisis perancangan pelat lantai jembatan ini dilakukan dengan menggunakan metode SNI 1725:2016 (pembebanan untuk jembatan) sebagai pedoman. Data yang akan dianalisis meliputi data primer dan data sekunder yang didapatkan dari survei langsung dilapangan maupun dari instansi releven yang terkait. Dari analisis yang dilakukan menghasilkan nilai beban-beban sebagai berikut: Berat Sendiri (MS) sebesar 5,00 kN/m, Berat Mati Tambahan (MA) sebesar 2,690 kN/m, Beban Truk (TT) sebesar 162,500 kN, Beban Angin (EW) sebesar 3,30 kN, Pengaruh temperatur sebesar 12,5 ?, Nilai lendutan pada pelat lantai jembatan sebesar 4,119 mm < 9,583 mm (nilai Lx / 240) yang berarti aman, dan Kontrol kuat geser ponds sebesar 292.500 N < 474.248,6 N (? x Pn) yang berarti juga aman.
ANALISA KUAT TEKAN BETON DENGAN BAHAN BEKAS RECYCLING ASPAL BATAS KOTA SERANG – BATAS KOTA TANGERANG Nur Mukhlisin; Eri Setia Romadhon
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.157

Abstract

Penggunaan material bangunan merupakan salah satu ortla penting dalam dunia konstruksi, seiring dengan perkembangannya perlu adanya inovasi – inovasi bahan konstruksi yang ramah lingkungan untuk mengurangi dampak lingkungan dan   ortl dalam berinovasi menggunakan bahan konstruksi. Salah satunya adalah menggunakan bahan bekas Recycling aspal. Recycling aspal merupakan sisa-sisa kupasan lapis perkerasan jalan yang tidak lagi dipergunakan, karena seiring dengan laju perkembangan jalan nasional perlu diberi perbaikan dan pemeliharaan apabila mengalami kerusakan akibat beban lalu lintas maka limbah aspal jalan semakin banyak, maka dilakukan penelitian Recycling aspal yang digunakan untuk campur beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisa kuat tekan beton yang dihasilkan dengan penambahan dengan bahan bekas Recycling aspal sebagai pengganti material agregat halus, untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan antara beton tanpa campuran dengan beton menggunakan campuran Recycling aspal sebesar 10%, 20%, dan 30% dengan beton rencana dengan ƒc’20 Mpa, kemudian kedua beton tersebut akan diuji dengan pengujian kuat tekan beton pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Penelitian Analisa Kuat Tekan Beton dengan bahan bekas Recycling aspal ini menggunakan metode mix design SNI 03 – 2834 – 2000. Setelah melakukan perawatan beton selama 28 hari kuat tekan beton nomal mencapai ƒc’23 Mpa, beton dengan bahan bekas Recycling aspal 10% ƒc’24, Mpa, 20% ƒc’24 Mpa, 30% ƒc’26 Mpa.
ANALISIS PERANCANGAN BOX TUNNEL STA 42+352 PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL CIMANGGIS-CIBITUNG SEKSI 2 Rizky Nabila Hasibuan; Doni Haidar Nur
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.158

Abstract

Pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung seksi 2 melewati beberapa ruas jalan desa di daerah Setu-Burangkeng, khususnya di titik sta 42+352 yang mengakibatkan terhambatnya pergerakan aktivitas bagi warga sekitar, sehingga diperlukan sebuah persimpangan tidak sebidang. Underpass direncanakan menggunakan struktur box tunnel. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang pembebanan, tulangan, serta stabilitas dinding penahan tanah pada box tunnel tersebut. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi serta studi pustaka. Metode pengolahan data menggunakan aplikasi Microsoft excel. Hasil analisis diperoleh box tunnel memiliki dimensi tinggi = 6,30 meter, lebar = 7,00 meter, dengan momen ultimit pada pelat atas = 714,47 KNm, momen ultimit pada pelat dinding = 1440,53 KNm, serta momen ultimit pada pelat bawah = 1243,13 KNm. Tulangan yang digunakan pada pelat atas adalah tulangan utama D22-100 dengan tulangan bagi D16-200, sedangkan pada pelat dinding dan pelat bawah menggunakan tulangan utama D22-50 dengan tulangan bagi D16-200. Stabilitas dinding penahan tanah diperoleh nilai aman dengan stabilitas terhadap penggeseran sebesar 2,39, stabilitas terhadap penggulingan sebesar 2,27, dan stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas dukung tanah sebesar 4,56.
ANALISIS STABILTIAS LERENG PADA PEMBANGKIT LISTRIKTENAGA MINIHIDRO (PLTM) BATANGHARI Alfian Oktarizki; Eri Setia Romadhon
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.159

Abstract

PLTM Batanghari merupakan pembangkit listrik tenaga air yang memanfaatkan bendungan eksisting milik Kementerian PUPR. Ditinjau dari letak geografis PLTM Batanghari terdapat diantara bukit dan membentuk lereng. Pada lereng PLTM Batanghari, perlu dilakukan pekerjaan galian tanah membentuk lereng buatan (man made slope) yang berguna untuk menempatkan suatu bangunan pada elevasi rencana. Galian tanah PLTM Batanghari menggunakan metode galian terbuka (open cut). Semakin tinggi kedalaman galian tanah, semakin besar kemungkinan pemicu terjadinya longsor. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis stabilitas lereng guna mendapatkan nilai faktor keamanan dan perencanaan galian yang tepat pada lereng proyek pembangunan PLTM Batanghari. Analisis menggunakan program GeoStudio 2012 dengan 3 kondisi yaitu, desain awal, perubahan geometri, dan kondisi pada saat gempa. Dari hasil analisis desain awal lereng dengan program GeoStudio 2012 menujukkan pada lokasi STA.0+120 dan STA.0+160 khususnya bidang lereng 2 nilai SF sebesar 1,229 dan 1,106. Kondisi ini dapat disimpulkan lereng tidak stabil. Perubahan geometri lereng dengan melandaikan kemiringan lereng menjadi 1:1.00 sesuai dengan yang dipersyaratkan menunjukkan bahwa perubahan kondisi lereng menjadi stabil. Pada permodelan yang sama dilakukan peninjauan pada kondisi gempa menunjukan perubahan nilai SF yang signifikan tetapi lereng tetap stabil.
PERENCANAAN ULANG PERKERASAN TAXIWAY N1-NP2 DARI FLEXIBLE KE RIGID DI BANDAR UDARA JUANDA SURABAYA Fahri Gunawan; Darmadi
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.160

Abstract

Juanda Airport Surabaya have increase in annual flight, which it result in decreasing the capable of airside to facilitate the growth of aircraft movement. The damage of NP2’s taxiway caused by pavement temperature that reaches softening point of taxiway pavement and the height of water table in that area so when damage occur it may disturb the aircraft’s take off, so that need assessment to improving facility, which’s the plan is improving facility of NP2’s taxiway. In the plan to develop a taxiway facility, it able to plan the improving the taxiway using FAA (Federal Aviation Administration) in geometric calculation and pavement thickness with manual method and compare to software support program FAARFIELD, then the result entered in COMFAA. The plan to improving pavement are changing existing pavement from flexible pavement to rigid pavement. After comparison, the result of calculation for each pavement layer are geometric of taxiway with 806,77m x 30m, with each thickness of foundation is 10 inch and the thickness of concrete slab is 15,2 inch. Then obtain the value of PCN with 88,2 and the change of flexible pavement to rigid pavement.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUASJALAN PASIR PUTIH KELURAHAN PASIR PUTIH KECAMATAN SAWANGAN KOTA DEPOK Supriyanti; Darmadi
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.161

Abstract

Kelurahan Pasir Putih merupakan wilayah yang penduduknya cukup padat dan pembangunan perumahan berkembang dengan cukup pesat, sehingga pertumbuhan jumlah kendaraan juga meningkat dengan pesat. Dengan kondisi jalan yang rusak mengakibatkan kelancaran lalu lintas menjadi terganggu terutama pada jam sibuk selalu terjadi kemacetan panjang akibat dari penumpukan kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung tebal perkerasan kaku yang diperlukan, menghitung ukuran ruji, batang pengikat dan ukuran tulangan dan menghitung rencana anggaran biaya yang dibutuhkan.Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh langsung di lapangan seperti panjang dan lebar jalan yang rusak, kondisi kerusakan dan volume lalu-lintas harian rata-rata dan juga data sekunder yang diperoleh dari instansi setempat dan jaringan internet . Dari hasil perhitungan dan pembahasan yang dilakukan mengenai perkerasan kaku (Rigid Pavement) pada Jalan Pasir Putih Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Sawangan kota Depok kaku dengan menggunakan metode Bina Marga di dapatkan tebal perkerasan kaku adalah Beton yang digunakan untuk struktur atas adalah K-400 dengan ketebalan 20 cm, pondasi bawah beton kurus menggunakan beton mutu K-125 dengan ketebalan 15 cm, tulangan memanjang : D- 16 mm, jarak 750 mm, tulangan melintang : D-16 mm, jarak 750 mm,Dowel (ruji) : D-33 mm, panjang 450 mm, jarak 300 mm, tie bar : D-16 mm, panjang 700 mm, jarak antar batang 750 mm dan rencana anggaran biaya yang dibutuhkan Rp. 1.646.062.678,52
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS SIMPANG BERSINYALBITUNG YANG BERKESELAMATAN Chandra Fauzi; Sri Yuniarti
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.163

Abstract

Kemacetan lalu lintas sering terjadi di Simpang 3 Bitung di Jl. Raya Serang KM.10Kadu, Kec. Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dimana jumlah kendaraanmelebihi kapasitas jalan dan tidak adanya fasilitas pejalan kaki. Persimpangan inimerupakan penghubung lalu lintas bagi pengguna jalan dan pejalan kaki, sehinggapenting untuk menjamin tingkat keselamatan yang tinggi. Survei dilakukan denganmelakukan pengukuran geometrik simpang dan pengambilan data lalu lintasmenggunakan kamera. Waktu pengambilan sampel setiap 15 menit selama 2 jam padapagi, siang, dan malam hari pada jam sibuk dengan cara menghitung jumlahpergerakan belok kanan, belok kiri, dan lurus kendaraan sepeda motor (MC),kendaraan ringan (LV), kendaraan berat (HV), kendaraan tak bermotor (UM) yangkeluar dari masing-masing lengan simpang. Terdapat tiga lengan persimpangan, yangmemerlukan kamera dengan posisi kamera yang menangkap data arus lalu lintas diseluruh persimpangan untuk melakukan survei terbaik. Jika dihitung dengan metodeManual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), ditemukan tingkat kejenuhan sebesar 1,02yang tidak memenuhi standar MKJI yakni kurang dari 0,75. Pada jam sibuk, volumelalu lintas kendaraan sangat tinggi dan lebar jalan relatif sempit, sehingga arus lalulintas di persimpangan menjadi jenuh. Lalu lintas pada jam sibuk menyebabkanketerlambatan 125,5 detik per kendaraan. Terjadi antrian 301,1 meter yang diakibatkandari tundaan kendaraan pada simpang tersebut

Page 10 of 16 | Total Record : 152