cover
Contact Name
Eri Setia Romadhon
Contact Email
ftsp.uj@gmail.com
Phone
+6281280186063
Journal Mail Official
jurnal@ftspjayabaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Bogor Km 28,8 Jakarta- Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil-Arsitektur
Published by Universitas Jayabaya
ISSN : 14129299     EISSN : 27454738     DOI : https://doi.org/10.54564/jtsa
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini menerima naskah asli dari penelitian yang original, artikel tentang kebijakan, dengan cakupan penelitian di bidang teknik sipil dan teknik arsitektur. Scope Jurnal ini sebagai berikut: - Traffic Engineering - Water Resources Engineering, - Construction Management - Structural Engineering, - Geotechnical Engineering, - Transportation Engineering, - Architechture Engineering, - Environmental Engineering.
Articles 170 Documents
PERBANDINGAN METODE ERECTION PIERHEAD SEGMENTAL MENGGUNAKAN BEAM LIFTER DAN CRAWLER CRANE DARI SEGI WAKTU DAN BIAYA Oksi Rahmad Sila; Eri Setia Romadhon
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 1 (2023): EDISI BULAN MEI 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i1.138

Abstract

Proyek Toll Jakarta – Cikampek Elevated 2 merupakan salah satu proyek strategis nasional dan salah satu proyek percepatan, maka dari itu pada area PT Acset Indonusa Tbk ini dipilih dan dipakai 2 metode erection pierhead segmental dengan menggunakan beam lifter dan crawler crane secara bersamaan untuk mempercepat waktu selesainya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan produktivitas metode erection pierhead segmental menggunakan beam lifter dan crawler crane dari segi waktu dan biaya. Data atau informasi yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan yaitu dengan pengamatan langsung di lapangan serta dokumentasi. Sedangkan data sekunder yang digunakan berupa data proyek serta referensidari buku dan jurnal-jurnal terkait erection pierhead segmental. Berdasarkan data yang sudah diolah didapat hasil perhitungan produktivitas pada pekerjaan erection pierhead segmental dari segi waktu menggunakan beam lifter yaitu 358,444 menit sedangkan menggunakan crawler crane yaitu 321,172 menit. Hasil perhitungan produktivitas pada pekerjaan erection pierhead segmental dari segi biaya menggunakan beam lifter sebesar Rp. 23.775.280,- sedangkan menggunakan crawler crane yaitu Rp. 27.518.430,-.
ANALISIS PERBANDINGAN TEBAL PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN BINA MARGA 2017 DAN METODE AASHTO 1993 PADA JALAN SIMPANG GEDANGAN SIDOARJO Arrasis Sandekala; Doni Haidar Nur
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 1 (2023): EDISI BULAN MEI 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i1.139

Abstract

Peningkatan volume lalu lintas dapat menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, terutama pada persimpangan Gedangan yang merupakan kawasan industri. Penyebabnya adalah lalu lintas yang padat, terutama pada jam puncak. Untuk mengatasi masalah ini, perlu dibangun jembatan layang (flyover) di persimpangan Gedangan Kabupaten Sidoarjo.Dalam menentukan ketebalan perkerasan lentur terdapat beberapa metode untuk digunakan, termasuk pada penelitian ini mengunakan Metode yang digunakan adalah analisa kuantitatif komparatif hasil perhitungan perkerasan menggunakan Manual Desain Perkerasan (MDP) 2017 dan American Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO) 1993. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan tebal perkerasan hasil analisis dari kedua metode tersebut.Penelitian ini membandingkan parameter tebal perkerasan jalan dibawah simpang tidak sebidang, sehingga akan diketahui perbedaan dan persamaan parameter tersebut. Perencanaan tebal perkerasan dengan kedua metode tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perbedaan yang terdapat dari kedua metode tersebut dalam merencanakan tebal perkerasan lentur jalan raya. Berdasarkan perbandingan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tebal perkerasan lentur yang dihitung dengan metode MDP 2017 yaitu untuk tebal lapis permukaan AC-WC 4 cm dan AC-BC 6 cm, lapis AC-Base 16 cm, dan lapis pondasi bawah 30 cm, sedangkan dengan metode AASHTO 1993 antara lain tebal lapis permukaan AC-WC 4 cm dan AC-BC 7 cm, lapis pondasi atas 20 cm, dan lapis pondasi bawah 27 cm.. Hasil lapisan perkerasan dengan metode MDP 2017 didapat lebih efisien untuk digunakan dari pada metode AASHTO 1993. Sedangkan dari segi harga untuk metode AASHTO 1993 di dapat lebih ekonomis.
Desain Gedung Auditorium Ubb Menggunakan Konsep Green Building Lituhayu, Gladys Trista; Putri, Ananda Ariski; Akbar, Yuska Ainal; Yofianti, Desy
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Auditorium Building of Universitas Bangka Belitung is designed by applying the green building concept as an effort to support sustainable development within the campus environment, which remains natural and surrounded by green areas. This research uses a descriptive-qualitative method with a sustainable architectural design approach that includes site analysis, space requirements, and design modeling using AutoCAD, SketchUp, and D5 Render software. The design results show that the application of green building principles is realized through the building’s efficient orientation toward the direction of the sun and wind, the use of cross ventilation and natural lighting, the utilization of local environmentally friendly materials such as Wood Plastic Composite (WPC) and low-e glass, as well as a rainwater management system for water efficiency. The roof design is inspired by the shape of a crab shell as a representation of Bangka’s local identity and a symbol of environmental resilience. Overall, this design is expected to become a prototype of an environmentally conscious campus building that is energy-efficient, functional, and reflects local wisdom.
EVALUASI DAYA DUKUNG PERKERASAN RUNWAY BANDARA BUDIARTO Samosir, Felix Anggi; Darmadi
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan landas pacu merupakan infrastruktur transportasi yang paling penting, karena perannya dalam memastikan operasional pesawat yang aman di suatu bandar udara. Pada perkembanganya dalam metode analisis perkerasan landas pacu, Pada April 2022, Federal Aviation Administration (FAA) merilis pembaruan Metode standar pelaporan kekuatan Perkerasan Bandara – PCR. Dokumen mewajibkan penggunaan sistem Aircraft Classification Rating/Pavement Classification Rating (ACR/PCR). Sistem ACR/PCR sepenuhnya berlaku pada November 2024 dan menggantikan sistem sebelumnya, yaitu Aircraft Classification Number/Pavement Classification Number (ACN/PCN). Tujuan dari penelitian ini adalah evaluasi perkerasan landas pacu Bandar Udara Budiarto guna memastikan operasi fasilitas bandara yang tepat. Selain analisis metode ACR/PCR dengan menggunakan program komputer FAARFIELD 2.1. dilakukan juga analisis manual dengan metode grafis yang memiliki perkerasan lentur. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah nilai ACN, PCN, ACR, dan PCR. Pada studi kasus bandara Budiarto yang digunakan sebagai penelitian yaitu runway azimuth 12-30 memerlukan beberapa data yaitu, data perkerasan bandar udara, data air traffic movement dan data hasil pengujian alat HWD. Hasil analisis, diketahui untuk nilai ACN adalah 51 dan PCN adalah PCN 52 F/C/X/T sedangkan dengan analisis software diperoleh nilai ACR adalah 461,6 dan kekuatan perkerasan yang ada diperoleh hasil PCR 440 F / C / X / T dengan nilai CDF lebih kecil dari 1 menunjukkan runway masih mampu untuk menerima beban pesawat yang beroperasi.
PENGENDALIAN BIAYA KONTRAKTOR PT. GREENSTAR ARTEK INDONESIA PADA PROYEK JAKARTA GARDEN CITY Nathaniel Zega Solomasi; Eri Setia Romadhon
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 1 (2023): EDISI BULAN MEI 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i1.142

Abstract

Dalam suatu pekerjaan konstruksi manajemen proyek sangat diperlukan untuk dapat menaksir berapa kira-kira keuntungan dalam pekerjaan proyek konstruksi tersebut. Agar keuntungan yang diinginkan tidak jauh dari keuntungan yang ditaksir dalam rencana anggaran pelaksanaan, maka perlunya pengendalian biaya di proyek konstruksi tersebut. Sebelum pengendalian proyek dilakukan, perlunya data-data proyek ruko dianalisis untuk mengambil langkah-langkah strategis. Data yang dianalisis tersebut pada saat proyek sedang berjalan hingga minggu ke-27 (progres fisik lapangan 74,04 %). PT. Greenstar Artek Indonesia yang mengerjakan satu paket pekerjaan dari PT. Mitra Sindo Makmur yang terdiri dari 6 unit ruko atau rumah toko di Kawasan Jakarta Garden City dengan nilai paket pekerjaan Rp. 4.140.000.000. Data-data proyek dianalisis menggunakan metode nilai hasil (earned value). Hasil dari analisis data-data proyek ruko, yaitu selisih nilai kontrak dengan biaya aktual di lapangan hingga minggu ke-27 sebesar Rp. 1.827.210.814 dan selisih biaya perkiraan biaya penyelesaian akhir dengan biaya aktual (perkiraan profit) sebesar Rp. 1.016.083.267.
ANALISIS BETON SELF COMPACTED MENGGUNAKAN SEMEN PCC Muhammad Imany Romadhon; Indartono Rivai
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 1 (2023): EDISI BULAN MEI 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i1.143

Abstract

Abstrak Self Compacting Concrete (SCC) merupakan hasil riset di Jepang pada awal tahun 80- an. Beton SCC merupakan beton yang inovatif yang tidak memerlukan getaran ataupun alat pemadat karna baton SCC dapat memadat sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu (1) memperoleh kekuatan tekan beton self compacted pada beberapa umur yaitu 3 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari, (2) memperoleh kekuatan tekan beton self compacted pada beberapa kadar fly ash yaitu 0, 15, 30 dan 45%, 3) memperoleh besaran kuat tarik beton self compacted. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan antara lain yaitu penentuan komposisi beton scc melalui tinjauan pustaka. Kemudian pembuatan model uji menggunakan silinder 100 x 200 mm untuk dilakukan pengujian tekan dan tarik beton SCC. Tahapan terakhir yaitu pembuatan model dengan regresi power untuk melihat hubungan kuat tarik belah dengan kuat tekan beton self compacted. Hasil perhitungan menunjukkan beton SCC memiliki nilai kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 25,8 KN dengan kenaikan mutu rata sebesar 2,37 KN. Komposisi fly ash 15% memiliki nilai mutu beton yang paling tinggi yaitu sebesar 25,8 KN. Nilai kuat tarik belah pada beton SCC yaitu berikisar dari 2. 10 – 2.80 KN. Beton SCC memiliki keterkaitan yang kuat antara nilai kuat tekan dan kuat tarik belah.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA JL. PANJANG ARTERI KELAPA DUA RAYA-JL. RAYA POS PENGUMBEN JAKARTA BARAT Sri Hartati Turnip; Sudarwati; Tri Rahmat Utama
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 18 No. 2 (2019): EDISI BULAN NOVEMBER 2019
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v18i2.147

Abstract

Simpang bersinyal raya pos pengumben merupakan suatu wilayah di kota Jakarta barat, dengan tingginya volume lalu lintas akan menyebabkan berbagai macam masalah lalu-lintas antara lain: panjangnya antrian, tundaan lalu lintas yang tinggi dan juga kecelakaan lalu lintas. studi ini bertujuan untuk menganalisa kinerja simpang bersinyal raya pos pengumben dan memberikan alternatif pemecahan masalah berdasarkan kapasitas, derajat kejenuhan,dan tingkat pelayanan (Level of Service). Data yang diperlukan dalam proses Analisa simpang pos pengumben adalah data primer yaitu berupa data volume lalu lintas, waktu siklus dan geometrik simpang. Serta data sekunder berupa peta lokasi dan jumlah penduduk dan menggunakan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997. Hasil analisis simpang bersinyal pos pengumben tingkat pelayanan nya pada pagi E (40), siang D (31) dan sore F (116) dengan derajat kejenuhan S=0.61, T=0.80, B=0.94, U=0.59 tingkat pelayanan pada simpang pos pengumben termasuk dalam buruk sekali pada sore, buruk pagi dan kurang pada siang.
PERANCANGAN STRUKTUR MENARA TRANSMISI SALURAN UDARA TEGANGAN EKSTRA TINGGI KOMBINASI BEBAN 150 kV & 500 kV Salma ST Zakiah; Fatmawati Oemar; Sri Widayatie
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 18 No. 2 (2019): EDISI BULAN NOVEMBER 2019
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v18i2.148

Abstract

Berdasarkan data Kementrian ESDM, konsumsi listrik di Indonesia tahun 2017 mencapai 1.012 Kilowatt per hour(KWH)/ kapita, naik 5,9% dari tahun sebelumnya, itu berarti tugas pemerintah ditahun ini untuk melaksanakan pembangunan dibidang kelistrikan harus ditingkatkan. Indonesia yang merupakan negara yang terdiri dari rangkaian beberapa pulau pun, menjadi tantangan sendiri pemerintah untuk memasok jaringan listrik hingga ke penjuru daerah. Input data: Clearance Diagram Loading Tree SNI 1729-2015, Memodelkan struktur menara pada MS Tower, Run analysis struktur menara, Mengeluarkan gaya-gaya dalam, reaksi, displacement, dan berat menara, Mengecek kapasitas penampang sesuai SNI 1729 2015, Menggambar outline drawing menara transmisi. Hasil perencanaan menara transmisi dengan beban kombinasi 500 kV dan 150 Kv dengan 4 sirkuit didapat tinggi menara yaitu 91.25 m dengan lebar atas 2.6 m dan lebar bawah 18 m berdasarkan gambar diagram clearance yang telah dibuat. Berat menara berdasarkan data MS Tower yaitu 173865.22 kg atau 173.865 ton. Reaksi akibat beban sendiri menara yaitu FX (beban aksial) sebesar 418.574 ton. Nilai displacement memenuhi persayarat d? h/120 yaitu 0.749 m. Salah satu rasio hasil MS Tower pada member 5853 yaitu pada bagian horizontal member sebesar 0.96 dan hasil perhitungan manual sebesar 0.159, denganpersyaratan rasio ? 1 maka penampang tersebut memenuhi dan aman untuk digunakan
EVALUASI DESAIN DERMAGA KLOTOK DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Yurika Septiani; Fatmawati Oemar
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 19 No. 2 (2020): EDISI BULAN NOVEMBER 2020
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v19i2.149

Abstract

Dermaga klotok di Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan dermaga tradisional yang berperan penting sebagai penghubung antara Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara yang dipisahkan oleh Teluk Balikpapan. Pada dermaga ini jenis kapal yang beroperasi adalah kapal klotok yang dapat mengangkut penumpang dan sepeda motor. Pada kondisi eksisting, dermaga tetap yang dibangun tidak selaras dengan tunggang pasang yang terjadi, penumpang dan sepeda motor mengalami kesulitan untuk proses naik turun dan bongkar muat dari kapal ke dermaga atau sebaliknya. Sepeda motor harus diangkut terlebih dahulu untuk keluar masuk kapal. Selain itu, jika dalam kondisi hujan lantai dermaga sangat licin. Hal ini dapat membahayakan penumpang dan memperlambat prosesnya bongkar muat di dermaga tersebut.  Data yang digunakan dalam analisa adalah data produktivitas kapal yang digunakan dalam menganalisis jumlah kedatangan dan keberangkatan kapal, data naik turun penumpang untuk menganalisis tingkat pemakaian dermaga dan data karakteristik kapal digunakan untuk dimensi dermaga yang direncanakan. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, maka dermaga klotok yang direncanakan adalah dermaga ponton dengan panjang dermaga sebesar 8,34 m, lebar dermaga sebesar 4,52 m, freeboard dermaga sebesar 0,57 m. Dan pada fasilitas dermaganya terdapat 6 buah bolder, 12 unit ban mobil bekas untuk fender, panjang jembatan gerak 9,6 m, jarak dermaga ke trestle 8,66 m, panjang rel jembatan gerak 0,72 m dan lebar jembatan gerak 2,47 m.
PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN BREAKWATER DAN REVETMEN LABUHAN TAROK MEUKEK KOTA ACEH SELATAN Slamet Haryadi; Nafhan Isfahani
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 20 No. 2 (2021): EDISI BULAN NOVEMBER 2021
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v20i2.150

Abstract

Rencana anggaran biaya adalah suatu perhitungan rencana terhadap kebutuhan pelaksanaan pembangunan yang mana didalamanya sudah termasuk profit keuntungan. Sedangkan rencana anggaran pelaksanaan adalah suatu anggaran yang ditetapkan untuk batas pelaksanaan suatu bangunan agar pengeluaran biaya dapat terkontrol dengan baik serta terhindar dari resiko kerugian. Rencana anggaran pelaksanaan penting untuk dilakukan karena sangat menentukan suatu profit atau keuntungan sebuah pelaku jasa konstruksi dimana rencana anggaran biaya dapat di maksudkan dengan kata lain adalah suatu harga jual sebuah jasa atau prodak tertentu agar dapat bersaing di dunia konstruksi.perencanaan anggaran pelaksanaan juga penting dilakukan untuk menghindari suatu kegagalan dalam pelaksanaan suatu proyek.

Page 9 of 17 | Total Record : 170