cover
Contact Name
Ahmad Fatah
Contact Email
fatahkudus1@gmail.com
Phone
+6281228228123
Journal Mail Official
fatahkudus1@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Kudus Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51 Telp. (0291) 432677 Fax. (0291) 441613 Kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian
ISSN : 16936019     EISSN : 24776580     DOI : 10.21043/jp
Core Subject : Religion,
Focus: Jurnal Penelitian fokus pada penyediaan artikel ilmiah sosial keagamaan berbasis pada tema-tema yang berkembang yang hadir melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope: Jurnal Penelitian mengkhususkan diri dalam studi sosial keagamaan, yang meliputi islamic studies, tarbiyah, syariah, ushuluddin, dakwah, sosiologi agama, antropologi agama, serta disiplin ilmu lainnya yang terkait dengan disiplin keagamaan.
Articles 203 Documents
MAQASHID SYARI’AH DAN HAK ASASI MANUSIA (IMPLEMENTASI HAM DALAM PEMIKIRAN ISLAM) Kasdi, Abdurrahman
Jurnal Penelitian Vol 8, No 2 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v8i2.836

Abstract

MAQASHID SYARI’AH AND HUMAN RIGHTS (IMPLEMENTATION OF HUMAN RIGHTS IN ISLAMIC THOUGHT).  This  research  intends  analysed  relationship between ‘maqashid shari’ah’ and human rights in the context of  Islamic thought. In some text and context of  Islamic civilization, Islam respects equality. Islam gives freedom, both thinking and doing. Humans have a sense that is used to assess and see the surroundings. God gives the freedom of expression, criticizing and rectifying the country steps. Related to human rights, human being is a central point that gets attention. All the concepts and theory directed towards how to maintain mankind virtue. In the classification stage, these rights can be grouped into the most important, important and less important. To provide a solution to the phenomenon, the most ideal is to use a ‘maqashid’ concept that is implemented with ‘fiqh aulawiyat’ (priority). To promote and realize the ‘maqashid’ concept, it requires skillful people. Incorporating the concept of  Islamic human rights in the International level becomes an indicator of the implementation of these two relations.keywords:   ‘Maqashid   Syari’ah’,   Human   Right,  ‘Dlaruriyah’, ‘Hajjiyah’, ‘Tahsiniyah’Penelitan ini bermaksud mengkasji relasi antara maqashid syari’ah dan hak asasi manusia dalam konteks pemikiran  Islam. Dalam beberapa teks dan konteks peradaban Islam, Islam sangat menghormati persamaan hak. Dalam masalah kebebasan; baik berfikir maupun berbuat, Islam memberikan  keluasaan  selebar–selebarnya.  Manusia  memiliki  akal yang dipergunakan untuk menilai dan melihat alam sekitarnya. Allah memberikan kebebasan mengutarakan pendapat, mengkritik dan meluruskan langkah–langkah negara. Dalam perbincangan tentang HAM, manusia adalah titik sentral yang mendapatkan perhatian. Semua konsep dan teori diarahkan  bagaimana untuk menjaga kemashlahatan umat manusia. Dalam tahap klasifikasi, hak–hak tersebut bisa dikelompokkan menjadi paling penting, penting dan kurang penting. Untuk memberikan solusi atas fenomena tersebut yang paling ideal adalah dengan memakai konsep maqashid yang diimplementasikan dengan fiqh aulawiyat (prioritas). Untuk mengedepankan konsep maqashid ini diperlukan tangan–tangan terampil sehingga bisa terealisir. Memasukkan konsep HAM Islam dalam tingkat International, menjadi indikator implementasi dua relasi ini.kata kunci: Maqashid Syari’ah, HAM, Dlaruriyah, Hajjiyah, Tahsiniyah
Hubungan Financial Deepening dan Pertumbuhan Ekonomi: Studi Empiris di Indonesia Panjawa, Jihad Lukis; Widianingrum, Ira Fitriani
Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2018): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v12i1.4131

Abstract

Financial deepening has been identified as one of the strategies which can accelerate the rate of development. Deepening the financial sector is one important step in the effort to develop the country's financial markets especially developing countries one of which Indonesia. In this research will identify is the relationship between finacial deepening, the exchange rate of rupiah, interest rates and economic growth in Indonesia year of 1985-2015. The approach used in this study is the causality granger. The results in this study was the performance of the financial sector is still shallow. Financial deepening and economic growth have a one-way relationship, namely economic growth affects the financial deepening. Evidence that the introduction of Demand-Following Hypothesis in Indonesia. The exchange rate of the rupiah and financial deepening do not influence each other, as well as economic growth and the exchange rate of the rupiah not influence each other.
Pembentukan Akhlak Anak di Kota Metro Lampung Melalui Film Kartun Doraemon Aprina Chintya; Redawati Redawati
Jurnal Penelitian Vol 11, No 1 (2017): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film Doraemon merupakan salah satu film kartun yang bertahan lama di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa film Doraemon merupakan sarana dakwah yang baik bagi pembentukan akhlak anak. Beragam karakter yang ada dalam film Doraemon membuat anak akan meniru apa yang ada dan dicontohkan dalam film tersebut dan akan berpengaruh pada pembentukan akhlak anak. Untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara (interview) dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah area sampling. Setelah data dikumpulkan kemudian data dianalisis menggunakan metode berfikir deduktif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan film Doraemon memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap akhlak anak di Kota Metro, baik pengaruh positif maupun negatif. Berdasarkan pengaruh yang ada, kebanyakan anak-anak cenderung  mengikuti sifat-sifat  positif dalam film tersebut. Untuk  mengatasi pengaruh negatif film Doraemon terhadap pembentukan akhlak anak, maka sebaiknya ada pendampingan dan pengawasan dari orang tua.Kata Kunci: Film Kartun, Doraemon, film kartun, akhlak anak, dakwah.
KONSEP PEMBIAYAAN DALAM PERBANKAN SYARI’AH Rahmat Ilyas
Jurnal Penelitian Vol 9, No 1 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v9i1.859

Abstract

THE FINANCING CONCEPT IN SHARIA BANKING. Defrayal or financing is funding provided by one party to another to support the planned investment, either by themselves or institution. In other words, the financing is funding incurred to support the planned investment. Financing terms in effect means that I believe, I trust. The word financing means (trust) that means financial institutions as s}a>h} ib al-ma>l put their trust in someone to carry out the given mandate. The fund should be used properly, fairly, and must be accompanied by a bond and the terms are clear and mutually beneficial for both parties. Each financial institution has syari’ah philosophy to seek the pleasure of  Allah. to obtain good in the world and the hereafter. Therefore, any activities of  financial institutions which feared deviate from the guidance of  religion should be avoided. In the implementation of  the financing, Islamic bank must fulfill two very important aspects, namely: (1) syar’i aspect, where in each realization of  financing to customers, the Islamic bank must be oriented to the Islamic Shariah; and (2) the economic aspect, which is still considering the gains, both for banks and for Shariah bank customers.Keywords:   Financing,   Islamic   Banking,   Islamic Financial Institutions Pembiayaan atau financing adalah pendanaan yang diberikan oleh suatu pihak kepada pihak lain untuk mendukung investasi yang telah direncanakan, baik dilakukan sendiri maupun lembaga. Dengan kata lain, pembiayaan adalah pendanaan yang dikeluarkan untuk mendukung investasi yang telah direncanakan. Istilah pembiayaan pada intinya berarti I believe, I trust, saya percaya, saya menaruh kepercayaan. Perkataan pembiayaan yang berarti (trust) berarti lembaga pembiayaan selaku sa}  h>  i} b al-mal>  menaruh kepercayaan kepada seseorang untuk melaksanakan amanah yang diberikan. Dana tersebut harus digunakan dengan benar, adil, dan harus disertai dengan ikatan dan syarat-syarat yang jelas dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Setiap lembaga keuangan syari’ah mempunyai falsafah mencari keridaan Allah swt. untuk memperoleh kebajikan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, setiap kegiatan lembaga keuangan yang dikhawatirkan menyimpang dari tuntunan agama harus dihindari. Dalam pelaksanaan pembiayaan, bank syari’ah harus memenuhi dua aspek yang sangat penting, yaitu: (1) aspek syar’i, di mana dalam setiap realisasi pembiayaan kepada para nasabah, bank syari’ah harus tetap perpedoman pada syari’at Islam; dan (2) aspek ekonomi, yakni tetap mempertimbangkan perolehan keuntungan, baik bagi bank syari’ah maupun bagi nasabah bank syari’ah.Kata kunci: Pembiayaan, perbankan syariah, lembaga keuangan syariah
Pendekatan Konservatif dalam Pendidikan Islam (Kajian Teori Al Muhafidz Al-Ghazâli dalam Pendidikan Islam) Al Muiz, Mochamad Nasichin; Miftah, Muhammad
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.6993

Abstract

Watak Pendidikan Islam yang dinamis menjadi satu alasan bahwa pemikiran terhadapnya senantiasa memerlukan terobosan baru. Banyak di antara para pemikir Pendidikan Islam yang berijtihad dalam merumuskan pendidikan yang ideal, termasuk dalam menentukan sistem, kurikulum, metode, pendekatan dan lain sebagainya. Salah satu aliran pendidikan Islam menurut Muhammad Jawwad Ridla adalah Aliran Religius-Konservatif (al diny al muhafidz), dengan tokohnya al-Ghazali. Konsep dasar dalam pendidikan Islam adalah upaya transformasi nilai-nilai yang sesuai dengan ajaran Islam, yakni berdasar pada Al-Qur’an dan As-Sunah termasuk ijtihad dalam pelaksanaanya. Secara umum sistem pendidikan Islam mempunyai karakter religious, maka pendidikan yang benar menurut al-Ghazali adalah pendidikan dijadikan sebagai sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan pendidikan yang mampu mengantarkan pada kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka kemudian, epistimologi pemikiran pendidikan al-Ghazali adalah berorientasi pada sumber ilmu dan bagaimana cara mendapatkannya, sekaligus penentuan kesesuaian kurikulum dan metode pendidikannya terhadap peserta didik dan perkembangan jaman.
KOSMOLOGI DANYANG MASYARAKAT DESA SEKOTO DALAM RITUAL BERSIH DESA Muhammad Masruri
Jurnal Penelitian Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Penelitian
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v7i2.813

Abstract

THE  DANYANG  COSMOLOGY  OF  COMMUNITY  IN SEKOTO VILLAGE TO THE RITUAL OF BERSIH DESA. Cosmology is the outlook (world view) or a very basic belief  system in humans. Cosmology exists on individuals and communities. Cosmology refers to the perception of the universe and man and the relationship with his Lord. Danyang for most of the Javanese community has an important role in the existence of  people in an area. Bersih Desa as rituals or traditions of Javanese values show the characteristic or typical of Javanese society, namely gotong-royong and tepo-seliro. Further, it has the values of  religiosity for those who believe so that by Bersih Desa, the respect (unggah-ungguh) to Danyang can be realized by always praying for them who are also in the teachings of  Islam, namely “charitable person would be lost unless there is a prayer of  his successor”. Therefore, Bersih Desa should be preserved as cultural heritage of Java and actualization of  the teachings of  Islam. Bersih Desa in Sekoto village is as a manifestation to honor their Danyang who is considered to be the one responsible in the village. Cosmology Danyang is much more related to the Sekoto village community. Therefore, people at that village conduct the ritual of  Bersih Desa every year.Keywords: Cosmology, Danyang, Bersih Desa, Sekoto.Kosmologi merupakan cara pandang (world view) atau sistem keyakinan yang sangat mendasar pada manusia. Kosmologi ada pada tiap individu dan komunitas. Kosmologi mengacu pada persepsi tentang alam semesta dan manusia serta relasi dengan Tuhannya. Danyang bagi sebagian masyarakat Jawa memiliki peran penting dalam keberadaan masyarakat di sebuah daerah. Bersih Desa sebagai ritual atau tradisi Jawa memiliki nilai-nilai sebagai karakteristik atau ciri khas masyarakat Jawa, yaitu gotong-royong dan tepo-seliro. Juga memiliki nilai-nilai religiositas bagi yang meyakini, sehingga melalui Bersih Desa, rasa hormat (unggah- ungguh) kepada Danyang dapat direalisasikan dengan selalu mendoakan mereka yang juga merupakan ajaran dalam Islam, yaitu “amal seseorang akan hilang kecuali ada doa dari penerusnya”. Karenanya, Bersih Desa harus dilestarikan sebagai warisan budaya Jawa dan aktualisasi ajaran Islam. Bersih Desa di Desa Sekoto sebagai manifestasi untuk menghormati adanya Danyang yang selama ini dianggap orang yang berjasa di desa tersebut. Kosmologi Danyang sangat kental dalam masyarakat Desa Sekoto. Karenanya, di Desa Sekoto setiap tahun dilaksanakan ritual Bersih Desa.Kata Kunci: Kosmologi, Danyang, Bersih Desa
Dinamika Pemikiran Keislaman Ikhwan Mantan Preman di Kelurahan Semanggi Surakarta Warsito, W.
Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2018): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v12i1.4129

Abstract

The term hoodlum is associated with vicious activities while ikhwan is associated with religious activities. Phenomenon appeared when religious activities conducted by ikhwan eks hoodlum. This phenomenon appeared in Mojo village, Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta. This village had bad history. Any kind of bad activities were found in this village but the social life changed since 1999. The villagers agreed to close three prostitution locations in this village. Then, Islamic invitation came to hoodlums, step by step, their lives changed to be better. Researcher divides their lives into three periods. First, they were being good Muslims; second, they joined to lascar activities, third, the period after the general leader of lascars died. Based on this reality, researcher focused this study on the Islamic understanding of ikhwan eks hoodlum, some factors that shaped their understandings, and the impacts of their Islamic understandings. This study used qualitative method with interactiosme symbolic approach. This theory said that human being activities based on their symbol understanding. This understanding was formed by social interacts. To support this method, the writer used social learned and Islamic invitation (dakwah) that shaped their Muslim personalities. Among three periods, lascar period took more proportions. They joined sweeping violent activities and they against many hoodlums physically. These activities made many hoodlums areas be Islamic village. Apart from that, second period have produced extreme thought of some ikhwan.
Integritas Ilmu dalam Perpekstif Pendidikan Setiawati, Rokhis
Jurnal Penelitian Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v9i2.1323

Abstract

ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA LULUSAN TERHADAP ALUMNI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM IAIN PAREPARE Sulvina Jayanti; Iskandar Iskandar; Nahrul Hayat
Jurnal Penelitian Vol 13, No 2 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i2.6002

Abstract

AbstrakEksitensi lulusan di masyarakat atau pasar akan selalu menjadi atribut penilaian masyarakat terhadap perguruan tinggi asalnya. Jika alumni terserap pasar dengan baik maka perguruan tinggi akan mendapatkan kredit positif. Setiap perguruan tinggi berkepentingan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna lulusannya sebagai bagian instrumental evaluasi dan proyeksi institusi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan pengguna lulusan program studi KPI memiliki kepuasan yang tinggi pada kualitas profesionalisme kerja lulusan. Adapun tujuh kriteria penilaian kualitas kinerja lulusan KPI, peringkat kepuasaan pengguna lulusan dari yang tertingi ke yang terendah yaknik kemampuan integritas, kemampuan kerjasama tim, kemampuan teknologi informasi, kemampuan pengembangan diri, kemampuan komunikasi, kemampuan profesionalisme, kemampuan bahasa inggris. Selain itu terdapat rekomendasi pengguna lulusan terhadap pengelolaan program studi Komukasi dan Penyiaran Islam IAIN Parepare di antaranya: perbanyak mata kuliah praktikum pada semester akhir, perbanyak pelatihan dalam bidang teknologi informasi dan bahasa asing, mengadakan pembekalan soft skill dan hard skill sesuai bidang ilmu, merintis kerjasama dengan pemerintah daerah tana toraja, meningkatkan kompetensi kepemimpinan mahasiswa, serta melaksanakan kajian ilmu terintegrasi. 
MENGGAGAS PAYUNG HUKUM BAITUL MAAL WATTANWIL (BMT) SEBAGAI KOPERASI SYARI’AH DALAM BINGKAI IUS CONSTITUENDUM Murdiana, Elfa
Jurnal Penelitian Vol 10, No 2 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v10i2.1816

Abstract

Baitul Maal Wat Tanwil (BMT) merupakan lembaga keuangan mikro syari’ah yang secara faktual telah memberikan pengaruh positif terhadap berlangsungnya pembangunan ekonomi di Indonesia. BMT sebagai koperasi syari’ah berada di bawah naungan Dinas Koperasi, konsekuensinya , segala aktivitas keuangan yang terjadi dilindungi oleh kebijakan Undang-undang Koperasi. Namun secara faktual keberadaan UU Koperasi justru belum mampu memberikan dasar hukum yang sesuai dengan praktik BMT yang ada. Oleh karenanya pembentukan aturan hukum yang pasti merupakan hal yang tak bisa ditunda lagi mengingat keberadaan BMT kian tumbuh dan semakin berkembang baik dari aspek jumlah maupun permodalannya. Dengan dibatalkannya UU Koperasi No.17 Tahun 2012 maka perlu bagi BMT memiliki aturan hukum tersendiri sebagai payung hukum bagi aktivitas BMT sebab Koperasi dan BMT (yang disejajarkan dengan Koperasi Syari’ah) berbeda secara operasional dan prinsip. Oleh karenanya pembentukan Undang-Undang Koperasi Syari’ah sebagai dasar Hukum BMT harus segera dilaksanakan. Dalam rangka pembentukan UU Koperasi Syari’ah dalam kerangka Ius Constituendum  maka hendaknya perlu diperhatikan 3 nilai dasar , nilai dasar tersebut adalah: pertama Nilai Keadilan yang mendasari secara filosofis terbentuknya suatu aturan hukum ( Filosofiche Geltung ) dimana dasar ini merupakan suatu landasan ideal yang mengandung cita-cita kolektif masyarakat tentang nilai luhur yang  terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945. Kedua adalah nilai kemanfaatan yang mendasari secara sosiologis ( soziologische geltung) agar hukum memiliki kekuatan berlaku dimasyarakat. Ketika adalah nilai kepastian yang lahir sebagai dasar yuridis suatu aturan hukum( Juridische Geltung), dasar ini terkait dengan  persyaratan formal pembentukan suatu peraturan selanjutnya Landasan politis artinya bahwa keberadaan suatu aturan hukum merupakan suatu upaya menuangkan cita-cita kolektif masyarakat Indonesia dalam suatu aturan hukum melalui kekuatan politis yang ada dengan kata lain dasar ini memiliki keterkaitannya dengan kekuasaan yang berperan sebagai

Page 9 of 21 | Total Record : 203