cover
Contact Name
Ahmad Fatah
Contact Email
fatahkudus1@gmail.com
Phone
+6281228228123
Journal Mail Official
fatahkudus1@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Kudus Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51 Telp. (0291) 432677 Fax. (0291) 441613 Kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian
ISSN : 16936019     EISSN : 24776580     DOI : 10.21043/jp
Core Subject : Religion,
Focus: Jurnal Penelitian fokus pada penyediaan artikel ilmiah sosial keagamaan berbasis pada tema-tema yang berkembang yang hadir melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope: Jurnal Penelitian mengkhususkan diri dalam studi sosial keagamaan, yang meliputi islamic studies, tarbiyah, syariah, ushuluddin, dakwah, sosiologi agama, antropologi agama, serta disiplin ilmu lainnya yang terkait dengan disiplin keagamaan.
Articles 203 Documents
INTERNALISASI NILAI-NILAI AKHLAQUL KARIMAH SISWA PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAQ DI MADRASAH IBTIDAIYAH KECAMATAN WINDUSARI KABUPATEN MAGELANG Utomo, Sigit
Jurnal Penelitian Vol 11, No 1 (2017): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v11i1.2170

Abstract

Internalisasi atau penanaman nilai akhlaqul karimah terhadap peserta didik menjadi sangat penting dalam era globalisasi seperi sekarang ini, karena moral semakin tergerus adanya gesekan kamajuan zaman. Peran pendidik dan sistem pendidikan serta metode dalam pembelajaran perlu diupayakan seoptimal mungkin agar tujuan pendidikan dapat tercapai sesuai yang diharapakan.Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif deskriptif dengan metode dalam memperoleh data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam analisis data dengan menggunakan reduksi data, karena pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, bertujuan untuk mendeskripsikan Internalisasi Nilai-Nilai Akhlaqul Karimah dalam hal ini siswa Kelas V pada Pembelajaran Akidah Akhlaq di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Windusari kabupaten Magelang studi kasus di MI Al-Islam Balesari, MI Al-Islam Kembangkuning, dan MI Nurul Huda Candisari. penelitian ini merupakan penelitian lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kelas V pada Pembelajaran Akidah Akhlaq di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Windusari kabupaten Magelang studi kasus di MI Al-Islam Balesari, MI Al-Islam Kembangkuning, dan MI Nurul Huda Candisari.  meliputi beberapa tahapan seperti: (a) tahapan pengenalan dan pemahaman terhadap materi yang diajarkan, (b) tahap penerimaan dengan menginginkan proses belajar merasakan berkaitan konteks lingkungan seperti dalam kegiataan keagamaan, keteladanan, pembiasaan  seta motivasi, (c) tahapan pengintegrasian, yaitu seorang pelajar mulai memasukkan nilai ke dalam keseluruhan sistem nilai yang di anutnya.  2) Kelas V pada Pembelajaran Akidah Akhlaq di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Windusari kabupaten Magelang studi kasus di MI Al-Islam Balesari, MI Al-Islam Kembangkuning, dan MI Nurul Huda Candisari.  meliputi: strategi transinternal, yaitu strategi yang melibatkan guru dan siswa dalam komunikasi yang aktif, baik verbal, fisik maupun batin. Selain itu juga terdapat faktor pendukung, seperti adanya penambahan jam mata pelajaran pada kegiatan keagamaan dengan materi tersendiri, kemudian sekolah berada di lingkungan pedesaan yang strategis untuk proses belajar, kegiatan-kegiatan keagamaan, tata tertib, situasi lingkungan sekolah, keteladanan dan pembiasaan secara bersama-sama telah mengarah pada internalisasi nilai-nilai akhlaqul karimah. Adapun faktor penghambatnya meliputi tingkat pemahaman siswa terhadap ajaran Islam yang berbeda.
Ayat al-Qur’an dan Hadis Nabi Tentang Prinsip Penyampaian Pelajaran Sesuai Kemampuan Siswa Hidayat, Aat
Jurnal Penelitian Vol 10, No 1 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v10i1.1335

Abstract

Pendidikan Nilai dalam Pembelajaran PAI dan Implikasinya terhadap Perkembangan Moral Siswa (Studi Kasus di SMA I Bae Kudus) Dzofir, Mohammad
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.7401

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada implemntasi pendidikan nilai dalam mata pelajaran PAI di SMA Negeri I Bae Kudus dan implikasinya terhadap perkembangan moral siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode kualitatif digunakan karena metode ini dapat menjawab permaslahan yang telah ditentujan secara komprehensif. Selain itu dengan metode ini akan diperoleh data yang lebih lengkap, lebih mendalam, kredibel dan bermakna. Adapun hasil penelitiannya adalah bahwa Pembelajaran PAI di SMA I Bae Kudus diarahkan untuk mencapai standar kompetensi yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Dan Pembelajaran nilai melalui mata pelajaran PAI memberi dampak bagi perkembangan moralitas siswa yang tercermin dalam perilaku keberagamaan mereka. Salah satu indikator yang dapat diukur adalah adanya perubahan dan kemajuan dalam perilaku keberagmaan siswa, seperti peningkatan komitmen keberagamaan siswa, tumbuhnya kepedulian social kepada sesama serta ketaatan dalam menjaga etika pergaulan.
MENYINGKAP HUBUNGAN AGAMA DAN FILSAFAT: MERENDA KESESATAN FILSAFAT AL-GHAZALI, MERESPONS KETERHUBUNGAN FILSAFAT DAN AGAMA IBNU RUSYD Mas'udi, Mas'udi
Jurnal Penelitian Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Penelitian
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v7i2.816

Abstract

THE RELATIONSHIP BETWEEN RELIGION AND PHILOSOPHY (Searching the Fallacy Philosophy of  al-Ghazali, Responding the Connection between Philosophy and Religion of  Ibn Rushd). Philosophy and religion are considered as the two entities as if  different. Religion is indicated on revelation as the primary foundation and affiliated to the principles of  normativity. Meanwhile, the philosophy is more leaning on the principles of rationality embodies the values of divinity rububiyyah in the historical domain. Necessarily, the two aspects above adhere to the principles of  various viewpoints. From these points, both of  them want to achieve the ultimate truth in interpreting the texts of  the Lord that is still abstract. Textuality and contextuality become the important determinants ultimately carried by the two segments of  thought. The originality of  religious doctrine becomes an important aspect which was presented by al-Ghazali in order to confront the world of philosophy-laden fiction. Philosophy and religion in the view of  al-Ghazali are the two different entities and existences. Meanwhile, Ibn Rushd struggled to establish the two entities and the existences of  this ijtihad which become an aspect that can be integrated. Both are struggling to find the truth.keywords: Philosophy, Religion, Theology, Logic, Confusion,.Filsafat dan agama dinilai sebagai dua entitas yang “seakan-akan” berbeda. Agama lebih berindikasi pada wahyu sebagai landasan primernya dan berafiliasi pada prinsip-prinsip normativitas. Sementara itu, filsafat yang lebih berhaluan pada prinsip-prinsip rasionalitas mewujudkan nilai-nilai ketuhanan rububiyyah dalam domain historis. Secara niscaya, kedua aspek di atas menganut prinsip-prinsip sudut pandang angle yang bervariasi. Dari variasi sudut pandang keduanya ingin mencapai suatu kebenaran hakiki dalam menafsirkan teks-teks Tuhan yang masih bersifat absrak. Tekstualitas dan kontekstualitas menjadi dua determinasi penting yang akhirnya diusung oleh kedua segmentasi  pemikiran  tersebut.  Pengusungan  orisinalitas  doktrin agama  menjadi  aspek  penting  yang  diketengahkan  al-Ghazali guna  mengkonfrontasi  dunia  filsafat  yang  sarat  rekaan.  Filsafat dan agama dalam pandangan al-Ghazali merupakan dua entitas dan eksistensi yang berbeda. Sementara itu, Ibnu Rusyd berjuang untuk mengukuhkan bahwa kedua entitas dan eksistensi ijtihad ini merupakan aspek yang dapat dipadukan. Keduanya berjuang untuk mencari suatu kebenaran.kata kunci: Filsafat, Agama, Teologi, Logika, Kerancuan, Hukum, Fikih.
Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Pendidikan Pondok Pesantren Ritonga, Anas Habibi; Jamil, Muhammad; Harvius, H.; Mukhlishin, Ahmad
Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2018): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v12i2.4140

Abstract

Human resource management works in the area of an organization's processes and policies by managing the human resources in it. Islamic boarding schools are da'wah and da'wah institutions that require HRM to achieve their expected goals. A strategy is needed to achieve the intended goals, including setting the direction of the organization, making environmental analysis, formulating strategies, implementing starategi, and evaluating. The presentation in this report uses the Preliminary formation, discussion and closing. Data collection uses a qualitative-descriptive and analysis-critical approach. Data sources are extracted from the literature relating to the formulation of the problem.
Keberbakatan Anak Berkebutuhan Khusus di SD LB Purwosari Kudus Rahman, Muzdalifah M
Jurnal Penelitian Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v9i2.1322

Abstract

PEMANFAATAN GAME MONOPOLI AYO MENGAJI DALAM MENINGKATKAN KEGEMARAN MENGAJI AL-QUR'AN Arifin, Zaenal
Jurnal Penelitian Vol 13, No 2 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i2.6239

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk: 1) mengetahui pelaksanaan kegiatan mengaji Al-Qur’an di Masjid Al-Mustofa Sukobubuk Margorejo Pati, 2) mengetahui penggunaan media game monopoli ayo mengaji dalam kegiatan mengaji Al-Qur’an di Masjid Al-Mustofa Sukobubuk Margorejo Pati, dan 3) mengetahui kegemaran siswa yang mengaji al-Qur’an dengan menggunakan media monopoli Ayo Mengaji di Masjid Al-Mustofa Sukobubuk Margorejo Pati. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber primernya adalah guru mengaji, ta’mir masjid dan para santri. Sedangkan sumber sekundernya dalah orangtua santri dan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan  wawancara observasi  dan dokumentasi. Teknik  pengolahan  dan  analisis data kualitatif menggunakan  3 tahapan yaitu 1) reduksi data, 2) display data, dan 3) pengambilan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah bahwa 1) pelaksanaan pembelajaran mengaji al-Qur’an di Masjid al-Mustofa yaitu pengenalan huruf hija’iyah, cara bacanya, penyambungannya, tajwid dan gharib menggunakan kitab Yanbu’a (susunan yayasan Arwaniyah Kudus) yang terdiri dari 7 jilid. 2) Penggunaan media monopoli Ayo Mengaji dalam belajar mengaji merupakan terobosan dalam penggunaan metode yang bervariasi dalam belajar mengaji, sehingga siswa tidak merasa bosan dan selalu semangat dalam belajar. Pelaksanaannya disesuaikan dengan permainan monopoli hanya saja materinya disesuaikan dengan materi belajar al-Qur’an. 3) Peserta didik yang mengikuti kegiatan mengaji menggunakan media monopoli cenderung sangat antusias, senang dan merasa tidak bosan. Hal ini dapat dilihat pada kehadiran peserta didik dan antusiasme mereka dalam mengikuti kegiatan mengaji. Mereka secara bersama-sama bekerja sama dan saling mengingatkan untuk menjawab perintah yang mereka dapatkan dari kartu umum. 
PENDIDIKAN ISLAM DI KELUARGA DALAM PERSPEKTIF DEMOKRASI (Studi Pemikiran Hasan Langgulung dan Abdurrahman an Nahlawi) Musmualim, Musmualim; Miftah, Muhammad
Jurnal Penelitian Vol 10, No 2 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v10i2.1781

Abstract

ISLAMIC EDUCATION IN FAMILY IN THE PERSPECTIVE OF DEMOCRACY (Study Thought and Abdurrahman Hasan Langgulung an Nahlawi),       The family as a pillar of society has an important position in building civilization. In Islam, family educational responsibilities given to parents as control over the development of the child's personality, which has the function of education to foster children. Given the current social problems that occur in the community originate from the interaction of the family. If a good family, the community would be good as well and vice versa. Islamic education in the family then become the focus for assessment as a fundamental means of educating children. Study thinking and Abdurrahman Hasan Langgulung an Nahlawi on Islamic education in the family do to get the formulation of Islamic education to address the challenges of the future. Study these two men thought sharpened with the perspective of democracy to be more focus on getting the formulation of Islamic education in the family. This study is a literature study (library research) or the study of literature (literature research). Data collection techniques with documentation data analysis using descriptive analysis (descriptive analysis), a content analysis (content analysis) and a comparative analysis (comparative analysis). The approach used is hermeunetik, philosophical and democracy.      Keywords: Islamic Education, Family and Perspectives of Democracy. 
Strategi Etnografi dalam Implementasi KMA 183 Tahun 2019 pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Sutarno, Sutarno; Fiqih, Uky Fatanun
Jurnal Penelitian Vol 15, No 2 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i2.10808

Abstract

National education has a function of developing cognitive, affective and psychomotor aspects, as well as the formation of noble personality as a dignified nation's identity. Global changes that are very quick to demand the world of education to respond and adjust to compiling a curriculum that is able to adopt these changes, one that must adjust to the madrasa curriculum. In the KMA regulates graduation standards, core competencies (KI), and basic competencies (KD) for the field of Hadith Qur'an Studies, Akidah Akhlak, Fiqh, SKI, and Arabic which are the peculiarities of madrasas. The purpose of this study was to analyze the application of the application of ethnographic methods in the implementation of KMA 183 of 2019. One aspect that can be measured using an ethnographic approach is an aspect of attitude. To get valid data quality, ethnographic studies have stages 1) selecting community groups (class), 2) investigating to obtain information, 3) processing and interpreting data, and 4) Finalization of data and compiling reports. This research has implications for the application of ethnography in the implementation of KMA 183 of 2019 in PAI learning in madrasah. It is expected that more madrassas are expected to use ethnography to do the size of the quality of attitude.  
PEMAKNAAN AYAT AL-QURAN DALAM MUJAHADAH: Studi Living Qur’andi PP Al-Munawwir Krapyak Komplek Al-Kandiyas Moh. Muhtador
Jurnal Penelitian Vol 8, No 1 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v8i1.1343

Abstract

DEFINITION OF THE VERSES OF THE QUR’AN IN MUJAHADAH (THE STUDY OF THE LIVING QUR’AN IN PP Al-MUNAWWIR KRAPYAK Al-KANDIYAS COMPLEX). The Qur’an as a guideline of life for Muslims and became the authoritative source in the realm of social reality has developed its meaning. Relation to the development of meaning in al-Qur’an is the potential of the Qur’an itself that keeps studied and preserved in the realm of the theoretical and praxis. In the theoretical realm of the Qur’an continues to experience the reconstruction of understanding, reconstruction is related to the Qur’an itself, as is the case. About what enclosing the Qur’an when down and what is contained in the Qur’an itself. Both of them does not close the possibility to continue to be developed with different variants of the science to be an approach in digging the content of its science value, such as sociology, anthropology, historiy, and hermeneutic. On the other hand the study of praxis, in relation to the Qur’an is how the verses of the Qur’an are understood and practiced. This study assesses the reality of the society with the Qur’an. In that sense, the strive of mujahadah devotee community when interacting with verses of the Qur’an which become the practices and had a magical and mystical power. Because in practice a conviction verses are read when mujahadah contains a value that cannot be expressed. So the verses of the Qur’an become alive amongst the people, but it’s merely as a discourse and perception, it also confines the substantial meaning of a verse which contained in it when being interpretated or takwil.

Page 1 of 21 | Total Record : 203