cover
Contact Name
Ahmad Fatah
Contact Email
fatahkudus1@gmail.com
Phone
+6281228228123
Journal Mail Official
fatahkudus1@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Kudus Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51 Telp. (0291) 432677 Fax. (0291) 441613 Kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian
ISSN : 16936019     EISSN : 24776580     DOI : 10.21043/jp
Core Subject : Religion,
Focus: Jurnal Penelitian fokus pada penyediaan artikel ilmiah sosial keagamaan berbasis pada tema-tema yang berkembang yang hadir melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope: Jurnal Penelitian mengkhususkan diri dalam studi sosial keagamaan, yang meliputi islamic studies, tarbiyah, syariah, ushuluddin, dakwah, sosiologi agama, antropologi agama, serta disiplin ilmu lainnya yang terkait dengan disiplin keagamaan.
Articles 329 Documents
PERKEMBANGAN ONTOLOGI DALAM FILSAFAT ISLAM Mufid, Fathul
Jurnal Penelitian Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Penelitian
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v7i2.815

Abstract

THE ONTOLOGY DEVELOPMENTS IN ISLAMIC PHILOSOPHY. The primary basis in the study of ontology is what it is, where it exists and, what the truth is. The fundamental and profound of these issues, so that people are faced with different answers. The first question, “what is there”, gives different answers according to their beliefs. Monism, which is only one and that one was spirit and ideas, then gave the flow of spiritualism and idealism. But if that one is full of material, then gave materialism. Dualism, that is round two, for example, body and soul, it gives the existentialism flow. Pluralism, that is composed of  many elements, there is something that cannot be known, then gave the flow of agnosticism. The second problem, “where it exists”, the answer is that dwells in the world of  ideas, abstract, fixed and immutable. That is living in the world of  ideas that are concrete and individual, so that the truth is limited and changeable. The third issue, “what the truth is”, if  the truth is eternal and immortal, then it is God. However, if the truth is capricious, then the problem is how to change it and what determines the change.Keywords: Ontology, Philosophy, Existence, Essence, Metaphysics.Dasar  utama  dalam  kajian  ontologi  adalah  apa  yang  ada,  di mana yang ada dan, apa itu kebenaran. Sedemikian mendasar dan mendalamnya persoalan-persoalan ini, sehingga manusia dihadapkan pada  jawaban-jawaban  yang  berbeda.  Persoalan  pertama,  “apa yang ada”, memberikan jawaban yang berbeda-beda sesuai dengan keyakinan mereka. Monisme, yang ada hanya satu dan yang satu itu serba spirit dan ide, maka melahirkan aliran spiritualisme dan idealisme. Tetapi jika yang satu itu serba materi, maka melahirkan materialisme.  Dualisme,  yang  ada  serba  dua,  misalnya  jiwa  dan raga, maka lahirlah aliran eksistensialisme. Pluralisme, yang ada terdiri atas banyak unsur, yang ada adalah sesuatu yang tidak dapat diketahui, maka melahirkan aliran agnostisme. Persoalan kedua, “di mana yang ada”, jawabannya adalah yang bersemayam dalam dunia ide, bersifat abstrak, tetap, dan abadi. Yang ada bermukim di dunia ide yang bersifat kongkret dan individual, sehingga kebenarannya terbatas dan berubah-ubah. Persoalan ketiga, “apakah kebenaran itu”, jika yang dimaksud kebenara itu kekal dan abadi, maka itu adalah  Tuhan.  Akan  tetapi,  jika  kebenarannya  berubah-ubah, maka persoalannya adalah bagaimana perubahan itu dan apa yang menentukan perubahan itu.Kata Kunci: Ontologi, Filsafat, Ada, Hakikat, Metafisika.
Penguatan Manajemen Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Garawangi dan Desa Rancaputat Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka Firmansyah, Egi Arvian; Wardhana, Wardhana
Jurnal Penelitian Vol 10, No 2 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v10i2.1673

Abstract

The institutions of ECD (Early Childhood Development) have a vital role in a nation education sector because they are the very first institutions to instill educational values to learners, either religious values or universal values. The management of ECD institutions has been seemingly considered less important or less prestigious compared with the management of higher education institutions such as high school or university level. This paper portrays the activity results of Community Service Program focusing on early childhood development in the Garawangi and Rancaputat village, Sumberjaya District, Majalengka. This paper is expected to increase the awareness of all parties regarding the importance of early childhood education management,  particularly in financial management aspect. In addition, it is expected to add insight about the Community Service Program with a focus on small institution in village such as early childhood development. Keywords: early childhood development, Garawangi, Rancaputat, Financial Management of Small Institutions
IMPLEMENTASI PRINSIP ISLAM DALAM AKTIVITAS EKONOMI: ALTERNATIF MEWUJUDKAN KESEIMBANGAN HIDUP Suhadi, Mursal dan
Jurnal Penelitian Vol 9, No 1 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v9i1.851

Abstract

IMPLEMENTING ISLAMIC PRINCIPLE IN ECONO- MIC ACTIVITIES: ALTERNATIV TO REALIZE THE LIFE BALANCE. This paper aims to explain the principles of Islam in economic activity contained in the al-Quran and Hadith. The principle of  balance occupy a decisive role in human life to reach al-Falah. The balance is the Sunnah of  Allah, balanced life is one of  the essence of  Islam, so Muslims were referred to as the people of the middle (Ummatan wasthan). Islamic Economics aims to create a balanced life, which includes, among others, the physical with the mental balance, the material with the spiritual, the individual with the social, the present with the future, and the world to the hereafter. This is because, physical balance with mental, spiritual or the material will create a holistic for the welfare of man. Economic development are too concerned with material aspects and ignore the spiritual aspect only will bear false happiness, even quite disastrous.keyword: Islam, Economic, Balanced.Tulisan  ini  bertujuan  untuk  menjelaskan  tentang  prinsip  Islam dalam aktivitas ekonomi yang tertuang dalam al-Quran dan Hadis. Prinsip keseimbangan menduduki peran yang sangat menentukan dalam kehidupan manusia untuk mencapai al-Falah. Keseimbangan merupakan sunnah Allah, kehidupan yang seimbang merupakan salah satu esensi ajaran Islam, sehingga umat Islam pun disebut sebagai umat pertengahan (Ummatan wasthan). Ekonomi Islam bertujuan untuk menciptakan kehidupan yang seimbang, yang mencakup antara lain keseimbangan fisik dengan mental, material dengan spiritual, individu dengan sosial, masa kini dengan masa depan, serta dunia dengan akhirat. Hal ini karena, keseimbangan fisik dengan mental, atau material dengan spiritual akan menciptakan kesejahteraraan  holistik  bagi  manusia.  Pembangunan  ekonomi yang terlalu mementingkan aspek material dan mengabaikan aspek spiritual hanya akan melahirkan kebahagiaan semu, bahkan justru menimbulkan petaka.keywords: Islam, Ekonomi, Keseimbangan
Kiai, Transformasi Pesantren dan Pencarian Model Gender Mainstreaming di Pesantren Subulussalam Tulungagung Abidin, Ahmad Zainal; Ahmadi, Imam; Imamah, Fardan Mahmudatul
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.7128

Abstract

Artikel ini berusaha mengungkap bagaimana peran kiai dapat dimaksimalkan untuk melakukan transformasi pesantren dengan menitikberatkan pada aspek keadilan gender di lingkungan pesantren. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan metode deskriptif-partisipatoris, tulisan ini menunjukkan peran kiai sebagai sumber kebijakan yang memiliki implikasi langsung terhadap proses pengarusutamaan gender. Hal ini bertolakbelakang dengan pemahaman umum yang merujuk pada pandangan Geertz dimana Kiai sebagai penjaga tradisi dan konservatisme beragama, sulit untuk menerima perubahan. Namun saat ini, ditemukan berbagai upaya yang membuktikan argumentasi Dhofir terhadap Geertz, bahwa kiai dapat menjadi pusat inovasi di lingkungan pesantren yang secara signifikan. Melalui perencanaan dan pembiasaan, seluruh aktivitas yang melibatkan santri putra maupun putri di pesantren Subulussalam Tulungagung diupayakan untuk menunjukkan model gender mainstreaming, dimana keduanya memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menjalankan program pondok pesantren. Kerja sama tersebut untuk mengajarkan dengan santri bahwa kedudukan putra dan putri adalah setara baik dalam ruang publik maupun ruang domestik.
Pengembangan Multimedia Interaktif Pengenalan Salat untuk Meningkatkan Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Marlisa, Lusi; Purnama, Sigit
Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2018): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v12i2.4142

Abstract

The aims of the reaserch was: (1) to know how the development of interactive multimedia in praying introduction; (2) to know the effectiveness of the use of interactive multimedia the introduction of prayer for aspects of  child development in integrated isamic kindergarten Mutiara Banguntapan, Bantul Yogyakarta. The method that used in this research was Research and Development (R&D) R&D used for measuring the feasibility of interactive multimedia product by refering to development style of Borg & Gall through 6 stages of development, namely: (1) potential and problem; (2) data collection; (3) design product; (4) validation product; (5) revision product; (6) trials product. The result of the research showed that: (1) interactive multimedia of prayer introduction was developed based on the development prosedure Borg and Gall. The appropriateness of product based on the validation of media experts and material experts with an overall rating of 3.83 in the good category. So that, can be concluded that multimedia developed was suitable to use in the learning media of prayer introduction, then; (2) Application of multimedia interactive prayer performed on 15 child in the class A2 abu sufyan bin harist, by conducting experimental trials by looking at the effectiveness of the use of interactive multimedia introduction of pre and post prayers on aspects of child development. Average effectiveness before use interactive multimedia introduction prayer on aspects child development 36,54% and Average effectiveness after use interactive multimedia introduction prayer on aspects child development 76,66% with motoric physical development 73,33%,  language 80%, cognitive 80%, social emotional 73,33%. So it can be concluded that by using interactive multimedia the introduction of prayer to aspects of development is more effective than not using interactive multimedia recognition of prayer on aspects of development.
MAINSTREAMING ISU DISABILITAS DI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN PENELITIAN MAUPUN PENGABDIAN MASYARAKAT DI STAIN KUDUS Ningsih, Ekawati Rahayu
Jurnal Penelitian Vol 8, No 1 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v8i1.1342

Abstract

MAINSTREAMING DISABILITIES ISSUE IN THE COMMUNITY IN REASEARCH ACTIVITIES AND COMMUNITY SERVICES IN STAIN KUDUS. This paper aims to build important issues surrounding the services and facilities development for disabled people, especially in college. In the last three decades, the process of change and a shift in meaning and disability paradigm in both the national and international realm, capable of carrying a significant impact on policy direction and agenda of disable movement (disability movement) as well as academic studies which support it. This is important, because people with disabilities should have the same role and the opportunity to explore their potential, particularly in higher education and work. However, disabled people only have a much lower participation rate than non-disabled, amounting to 0.01 percent. While the government’s policy on inclusive education has not been understood and implemented properly due to various reasons. So that these conditions further aggravate the disabled to be able to develop optimally as befits a normal human being. Therefore, this study was conducted in an effort to maximize services for disabled people, especially in the STAIN Kudus.
Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Ahklak di Madrasah Ibtidaiyah Kurniawati, Fitri Erning; Miftah, Muhammad
Jurnal Penelitian Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v9i2.1326

Abstract

PENGARUH MINAT DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR INSERT EKONOMI SYARIAH DENGAN INTERVENING KECERDASAN SPIRITUAL PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI MADRASAH ALIYAH KOTA MALANG Waluya, Eko Budi
Jurnal Penelitian Vol 13, No 2 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i2.6001

Abstract

Abstrak :Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari tiga madrasah aliyah yang ada di Kota Malang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur dari sampel yang ada di tiga madrasah yaitu MA Nurul Ulum Malang, MA Alhayatul Islamiyah Malang, dan MA Hamid Rusydi Malang. Hasil deskripsi minat belajar diperoleh mayoritas jawaban responden adalah jawaban setuju dengan dengan frekuensi 104 dan jumlah prosentase sebanyak 73 %, Variabel motivasi belajar didapati bahwa diperoleh mayoritas jawaban responden adalah jawaban setuju dengan frekuensi 94 dengan prosentase 66%, dan variabel hasil belajar diperoleh mayoritas responden pada saat post test mendapatkan nilai 80 dengan frekuensi 63 dan prosentase 44%, sedangkan pada saat pre test mendapatkan nilai 60 dengan frekuensi 59 dan prosentase 41%, sedangkan pada variabel intervening kecerdasan spiritual didapati bahwa diperoleh mayoritas jawaban responden adalah jawaban setuju dengan frekuensi 96 dan prosentase 67 %. Berdasarkan perhitungan tersebut didapatkan nilai koefisien determinasi total sebesar 0,667 artinya bahwa model path yang terbentuk mampu menjelaskan sekitar 66,7% variasi data penelitian.Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa minat dan motivasi memiliki pengaruh positif baik langsung maupun melalui variabel kecerdasan spiritual terhadap hasil belajar insert ekonomi syariah pada MA Nurul Ulum Malang, MA Alhayatul Islamiyah Kota Malang, dan MA Hamid Rusydi Kota Malang.
STUDI ISLAM PENDEKATAN HERMENEUTIK Farida, Elok Noor; Kusrini, Kusrini
Jurnal Penelitian Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Penelitian
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v7i2.820

Abstract

ISLAMIC STUDIES USING HERMENEUTICS APPRO- ACH. Al-Qur’an as the Islam’s holy book is a miracle that has been revealed to the Prophet Muhammad as a guide for muslim’s life. As a Muslim, we necessarily have to understand exactly what the message of  the Quran. Al-Qur’an is not only readable even it is a worship, but more than that, how to implement the contents of  the Qur’an in everyday life. In understanding asbab al-nuzul certainly should understand that there are verses in the Qur’an. In addition, it should also understand various methods to understand the Qur’an, one of them is the hermeneutic approach. Hermeneutics as a method of reading the text has been widely recognized in various fields of  traditional Islamic scholarship, especially in the tradition of  fiqh and tafsir al-Qur’an. Meanwhile, modern hermeneutics in Islamic thought can basically be called a great leap in the formulation of  the methodology of  Islamic thought in general and methods of  interpretation of  the Kor’an in particular.Therefore, the approach of  hermeneutics in Islamic studies also need to be studied to add to the treasures of  knowledge and can provide new insights on how to understand the text and interpretation of the text that will be studied.keywords: Islamic Studies, Hermeneutics.Kitab Suci Al-Qur’an sebagai kitab suci agama Islam merupakan mukjizat yang telah diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. sebagai pedoman umat Islam sepanjang hayat. Sebagai Muslim yang mempedomani tentu harus memahami betul apa pesan-pesan dalam Al-Qur’an.  Al-Qur’an  tidak  hanya  dibaca  meskipun  bernilai ibadah, akan tetapi lebih dari itu, bagaimana mengimplementasikan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dalam memahami tentu harus memahami asbabun nuzul ayat-ayat yang terdapat dalam Al-Qur’an. Di samping itu, juga harus memahami berbagai macam metode dalam memahami Al-Qur’an, di antaranya dengan pendekatan hermeneutik. Hermeneutika sebagai metode membaca teks telah dikenal luas dalam pelbagai bidang keilmuan Islam tradisional, terutama dalam tradisi fikih dan tafsir Al-Qur’an. Sementara itu, hermeneutika modern dalam pemikiran Islam pada dasarnya dapat disebut lompatan besar dalam perumusan metodologi pemikiran Islam pada umumnya dan metode penafsiran Al-Qur’an pada khususnya.Oleh karena itu, pendekatan hermeneutika dalam kajian Islam juga perlu dipelajari untuk menambah khazanah keilmuan dan dapat memberikan pengetahuan baru terhadap bagaimana memahami  teks  serta  penafsiran  terhadap  teks  yang akan  diteliti.kata kunci: Studi Islam, Hermeneutik.
Pemanfaatan Modal Sosial Dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Mantan Tenaga Kerja Indonesia Di Kabupaten Lampung Timur Ambarwati, Diana
Jurnal Penelitian Vol 13, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i1.4191

Abstract

Artikel ini akan memfouskan pada bagaimana modal sosial yakni trust, norms, network, reciprocity dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemandirian mantan Tenaga Kerja Indonesia di Pasar Rintisan TKI Lampung Timur, dengan melakukan field research dan menggunakan pendekatan sosiologis.Menjadi mandiri secara ekonomi adalah mimpi setiap mantan TKI di Lampung Timur. Modal sosial yang dimiliki cukup untuk mnghantarkan pada kemandirian mantan TKI secara ekonomi. Modal sosial yang telah dimiliki mantan TKI di Lampung Timur meliputi (1) kepercayaan (trust). Kepercayaan yang tinggi (hight trust) akan menghasilkan kemauan dan keberanian untuk bekerjasama. (2) Norm (tatanan/pranata sosial yang berlaku). Norma yang disepakati bersama menjadikan setiap orang bertindak atass dasar kesepakatan dan tujuan bersama dari komunitas mantan TKI yang sedang membangun kemandirian ekonomi. (3) Network (jaringan antar anggota), jejaring yang kuat menjadikan para mantan TKI cepat mendapatkan informasi baik berkaitan dengan pemasok, peluang pasar, dan peluang usaha baru, serta peluang mendapatkan pendidikan pelatihan bekerjasama dengan pihak luar. (4) Reciprocity (hubungan timbal-balik) inilah yang kemudian menjadikan anggota pasar Labuhan Ratu sebagai sesama mantan TKI yang senasib sepenanggungan untuk saling membantu, saling menguatkan dan saling memotivasi untuk mencapai kemandirian. Untuk melihat seberapa besar modal sosial memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemandirian mantan TKI. Secara garis besar modal sosial memberikan pengaruh positif bagi peningkatan kemandirian TKI di Labuhan Ratu Lampung Timur.

Page 7 of 33 | Total Record : 329