cover
Contact Name
Ahmad Fatah
Contact Email
fatahkudus1@gmail.com
Phone
+6281228228123
Journal Mail Official
fatahkudus1@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Kudus Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51 Telp. (0291) 432677 Fax. (0291) 441613 Kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian
ISSN : 16936019     EISSN : 24776580     DOI : 10.21043/jp
Core Subject : Religion,
Focus: Jurnal Penelitian fokus pada penyediaan artikel ilmiah sosial keagamaan berbasis pada tema-tema yang berkembang yang hadir melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope: Jurnal Penelitian mengkhususkan diri dalam studi sosial keagamaan, yang meliputi islamic studies, tarbiyah, syariah, ushuluddin, dakwah, sosiologi agama, antropologi agama, serta disiplin ilmu lainnya yang terkait dengan disiplin keagamaan.
Articles 162 Documents
PERANAN ASOSIASI PENGACARA SYARI’AH INDONESIA (APSI) DALAM UPAYA PENYELAMATAN ASET KREDITUR MELALUI FIDUSIA Achmad Nur Qodin
Jurnal Penelitian Vol 8, No 2 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v8i2.845

Abstract

THE ROLE OF ISLAMIC INDONESIAN LAWYERS ASSOCIATION IN RESCUING CREDITORS ASSET THROUGH FIDUCIARY. One type of collateral material that is often used by the BMT Fastabiq is fiduciary. Collateral objects pledged by the debtor to the bank are such as vehicles and machinery equipment. They are burdened fiduciary and apparently damaged, destroyed, and the value of  the moving objects will shrink every year. This study intended to study the role of  the role of  Islamic Indonesian lawyers association  (APSI)  in  rescuing  creditors  assests  through  fiduciary at KJKS BMT Fastabiq Pati and APSI efforts in conducting legal protection toward creditors on the collateral objects destruction in KJKS BMT Fastabiq Pati. Model of this research was a socio-juridical study. That was based on a legal provision (regulations) with the phenomenon or the fact that occur in the field as well as in practice, according to what happened and the truth. The results showed that APSI has an important role in rescuing the creditors assets through fiduciary at BMT KJKS Fastabiq Pati. In rescuing the assets, APSI made several attempts, namely: 1). Preventive measures. 2). Fiduciary Registration. 3. Repressive efforts. According to UU No. 42 of  1999, debtors are still responsible to repay their loans even after they fiduciary loans are insured or not insured.Keywords: ‘Shari’ah’ Lawyers, Creditors, Debtors, FiduciarySalah satu jenis jaminan kebendaan yang sering dipakai oleh pihak BMT Fastabiq adalah jaminan Fidusia. Benda jaminan yang dijaminkan oleh pihak debitur kepada pihak bank terutama pada benda jaminan seperti kendaraan bermotor, peralatan mesin  yang dibebani jaminan Fidusia ternyata rusak, musnah, dan nilai dari benda bergerak tersebut setiap tahun akan menyusut. Penelitian ini bermaksud mengkaji peranan  APSI  dalam  upaya  penyelamatan asset kreditur melalui Fidusia di KJKS BMT Fastabiq Pati, serta upaya APSI dalam melakukan perlindungan hukum terhadap kreditur atas musnahnya benda jaminan Fidusia di KJKS BMT Fastabiq Pati. Model penelitian ini adalah penelitian yuridis-sosiologis yaitu  suatu  penelitian  yang  didasarkan  pada  suatu  ketentuan hukum (peraturan yang berlaku) dengan fenomena atau kenyataan yang  terjadi  di  lapangan  serta  dalam  prakteknya  sesuai  dengan yang terjadi dan sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa APSI mempunyai peranan penting dalam upaya penyelamatan asset kreditur  melalui  Fidusia  di KJKS BMT Fastabiq Pati. Dalam penyelamatan asset tersebut, APSI melakukan beberapa upaya, yaitu: 1). Upaya preventif. 2). Pendaftaran Jaminan Fidusia. 3. Upaya represif. Menurut Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 adalah debitur tetap bertanggungjawab mengembalikan pinjaman kredit walaupun benda jaminan Fidusia tersebut diasuransikan maupun tidak diasuransikan.Kata kunci: Pengacara Syari’ah, Kreditur, Debitur, Fidusia
Pemanfaatan Modal Sosial Dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Mantan Tenaga Kerja Indonesia Di Kabupaten Lampung Timur Diana Ambarwati
Jurnal Penelitian Vol 13, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i1.4191

Abstract

Artikel ini akan memfouskan pada bagaimana modal sosial yakni trust, norms, network, reciprocity dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemandirian mantan Tenaga Kerja Indonesia di Pasar Rintisan TKI Lampung Timur, dengan melakukan field research dan menggunakan pendekatan sosiologis.Menjadi mandiri secara ekonomi adalah mimpi setiap mantan TKI di Lampung Timur. Modal sosial yang dimiliki cukup untuk mnghantarkan pada kemandirian mantan TKI secara ekonomi. Modal sosial yang telah dimiliki mantan TKI di Lampung Timur meliputi (1) kepercayaan (trust). Kepercayaan yang tinggi (hight trust) akan menghasilkan kemauan dan keberanian untuk bekerjasama. (2) Norm (tatanan/pranata sosial yang berlaku). Norma yang disepakati bersama menjadikan setiap orang bertindak atass dasar kesepakatan dan tujuan bersama dari komunitas mantan TKI yang sedang membangun kemandirian ekonomi. (3) Network (jaringan antar anggota), jejaring yang kuat menjadikan para mantan TKI cepat mendapatkan informasi baik berkaitan dengan pemasok, peluang pasar, dan peluang usaha baru, serta peluang mendapatkan pendidikan pelatihan bekerjasama dengan pihak luar. (4) Reciprocity (hubungan timbal-balik) inilah yang kemudian menjadikan anggota pasar Labuhan Ratu sebagai sesama mantan TKI yang senasib sepenanggungan untuk saling membantu, saling menguatkan dan saling memotivasi untuk mencapai kemandirian. Untuk melihat seberapa besar modal sosial memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemandirian mantan TKI. Secara garis besar modal sosial memberikan pengaruh positif bagi peningkatan kemandirian TKI di Labuhan Ratu Lampung Timur.
Model Pendidikan Budaya Bugis dalam Penerapan Nilai-nilai Pluralisme di IAIN Palopo Yunus Salik
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8251

Abstract

IAIN Palopo sebagai lembaga Pendidikan Tinggi yang memiliki tata kelolah dengan pola kepemimpinan yang efektif dan efisien, akuntabel, kredibel, transparan, bertanggung jawab, dan adil. Adapun deskripsi nilai utama kearifan lokal yang dijadikan sistem manajemen yang diinternalisasikan terlebih dahulu sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan manajerial namun juga diterapkan ke mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan  pendekatan etnopedagogi. Penerapan budaya Bugis pada IAIN dilakukan model tudassipulung, pelaksanaan ini cukup efektif, Hal ini terlihat nilai Bugis (Pesse) diterapkan dalam kampus maupun di luar kampus. Nilai pluralisme empati dalam pendidikan kearifan lokal budaya Bugis terjelma konsep pesse seperti nilai Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakaingge, Sipakatou. Budaya Bugis punya cinta dan kasih sayang terhadap sesama ditunjukkan dengan pepatah seperti Mali siparappe, rebba sipatokkong, malilu sipakainge (orang lain terhanyut, dibantu, orang lain terjatuh dibantu agar bangkit, orang lain keluar dari norma-norma diingatkan/diinsyafkan). Orang Bugis menghargai kedamaian, senang membantu sesama manusia, apalagi jika itu saudara sesama manusia. kearifan lokal, misalnya; Sipakatau artinya saling memanusiakan manusia, Sipakalebbi artinya saling memuliakan, Sipakaingge’, artinya saling mengingatkan. Hal tersebut harus tetap dipelihara dan disosialisasikan, sehingga menjadi perekat bagi terciptanya serta terpeliharanya kerukunan umat beragama di Kota Palopo.
Hubungan Financial Deepening dan Pertumbuhan Ekonomi: Studi Empiris di Indonesia Jihad Lukis Panjawa; Ira Fitriani Widianingrum
Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2018): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v12i1.4131

Abstract

Financial deepening has been identified as one of the strategies which can accelerate the rate of development. Deepening the financial sector is one important step in the effort to develop the country's financial markets especially developing countries one of which Indonesia. In this research will identify is the relationship between finacial deepening, the exchange rate of rupiah, interest rates and economic growth in Indonesia year of 1985-2015. The approach used in this study is the causality granger. The results in this study was the performance of the financial sector is still shallow. Financial deepening and economic growth have a one-way relationship, namely economic growth affects the financial deepening. Evidence that the introduction of Demand-Following Hypothesis in Indonesia. The exchange rate of the rupiah and financial deepening do not influence each other, as well as economic growth and the exchange rate of the rupiah not influence each other.
Pembentukan Akhlak Anak di Kota Metro Lampung Melalui Film Kartun Doraemon Aprina Chintya; Redawati Redawati
Jurnal Penelitian Vol 11, No 1 (2017): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film Doraemon merupakan salah satu film kartun yang bertahan lama di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa film Doraemon merupakan sarana dakwah yang baik bagi pembentukan akhlak anak. Beragam karakter yang ada dalam film Doraemon membuat anak akan meniru apa yang ada dan dicontohkan dalam film tersebut dan akan berpengaruh pada pembentukan akhlak anak. Untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara (interview) dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah area sampling. Setelah data dikumpulkan kemudian data dianalisis menggunakan metode berfikir deduktif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan film Doraemon memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap akhlak anak di Kota Metro, baik pengaruh positif maupun negatif. Berdasarkan pengaruh yang ada, kebanyakan anak-anak cenderung  mengikuti sifat-sifat  positif dalam film tersebut. Untuk  mengatasi pengaruh negatif film Doraemon terhadap pembentukan akhlak anak, maka sebaiknya ada pendampingan dan pengawasan dari orang tua.Kata Kunci: Film Kartun, Doraemon, film kartun, akhlak anak, dakwah.
KONSEP PEMBIAYAAN DALAM PERBANKAN SYARI’AH Rahmat Ilyas
Jurnal Penelitian Vol 9, No 1 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v9i1.859

Abstract

THE FINANCING CONCEPT IN SHARIA BANKING. Defrayal or financing is funding provided by one party to another to support the planned investment, either by themselves or institution. In other words, the financing is funding incurred to support the planned investment. Financing terms in effect means that I believe, I trust. The word financing means (trust) that means financial institutions as s}a>h} ib al-ma>l put their trust in someone to carry out the given mandate. The fund should be used properly, fairly, and must be accompanied by a bond and the terms are clear and mutually beneficial for both parties. Each financial institution has syari’ah philosophy to seek the pleasure of  Allah. to obtain good in the world and the hereafter. Therefore, any activities of  financial institutions which feared deviate from the guidance of  religion should be avoided. In the implementation of  the financing, Islamic bank must fulfill two very important aspects, namely: (1) syar’i aspect, where in each realization of  financing to customers, the Islamic bank must be oriented to the Islamic Shariah; and (2) the economic aspect, which is still considering the gains, both for banks and for Shariah bank customers.Keywords:   Financing,   Islamic   Banking,   Islamic Financial Institutions Pembiayaan atau financing adalah pendanaan yang diberikan oleh suatu pihak kepada pihak lain untuk mendukung investasi yang telah direncanakan, baik dilakukan sendiri maupun lembaga. Dengan kata lain, pembiayaan adalah pendanaan yang dikeluarkan untuk mendukung investasi yang telah direncanakan. Istilah pembiayaan pada intinya berarti I believe, I trust, saya percaya, saya menaruh kepercayaan. Perkataan pembiayaan yang berarti (trust) berarti lembaga pembiayaan selaku sa}  h>  i} b al-mal>  menaruh kepercayaan kepada seseorang untuk melaksanakan amanah yang diberikan. Dana tersebut harus digunakan dengan benar, adil, dan harus disertai dengan ikatan dan syarat-syarat yang jelas dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Setiap lembaga keuangan syari’ah mempunyai falsafah mencari keridaan Allah swt. untuk memperoleh kebajikan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, setiap kegiatan lembaga keuangan yang dikhawatirkan menyimpang dari tuntunan agama harus dihindari. Dalam pelaksanaan pembiayaan, bank syari’ah harus memenuhi dua aspek yang sangat penting, yaitu: (1) aspek syar’i, di mana dalam setiap realisasi pembiayaan kepada para nasabah, bank syari’ah harus tetap perpedoman pada syari’at Islam; dan (2) aspek ekonomi, yakni tetap mempertimbangkan perolehan keuntungan, baik bagi bank syari’ah maupun bagi nasabah bank syari’ah.Kata kunci: Pembiayaan, perbankan syariah, lembaga keuangan syariah
Pendekatan Konservatif dalam Pendidikan Islam (Kajian Teori Al Muhafidz Al-Ghazâli dalam Pendidikan Islam) Mochamad Nasichin Al Muiz; Muhammad Miftah
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.6993

Abstract

Watak Pendidikan Islam yang dinamis menjadi satu alasan bahwa pemikiran terhadapnya senantiasa memerlukan terobosan baru. Banyak di antara para pemikir Pendidikan Islam yang berijtihad dalam merumuskan pendidikan yang ideal, termasuk dalam menentukan sistem, kurikulum, metode, pendekatan dan lain sebagainya. Salah satu aliran pendidikan Islam menurut Muhammad Jawwad Ridla adalah Aliran Religius-Konservatif (al diny al muhafidz), dengan tokohnya al-Ghazali. Konsep dasar dalam pendidikan Islam adalah upaya transformasi nilai-nilai yang sesuai dengan ajaran Islam, yakni berdasar pada Al-Qur’an dan As-Sunah termasuk ijtihad dalam pelaksanaanya. Secara umum sistem pendidikan Islam mempunyai karakter religious, maka pendidikan yang benar menurut al-Ghazali adalah pendidikan dijadikan sebagai sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan pendidikan yang mampu mengantarkan pada kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka kemudian, epistimologi pemikiran pendidikan al-Ghazali adalah berorientasi pada sumber ilmu dan bagaimana cara mendapatkannya, sekaligus penentuan kesesuaian kurikulum dan metode pendidikannya terhadap peserta didik dan perkembangan jaman.
KOSMOLOGI DANYANG MASYARAKAT DESA SEKOTO DALAM RITUAL BERSIH DESA Muhammad Masruri
Jurnal Penelitian Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Penelitian
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v7i2.813

Abstract

THE  DANYANG  COSMOLOGY  OF  COMMUNITY  IN SEKOTO VILLAGE TO THE RITUAL OF BERSIH DESA. Cosmology is the outlook (world view) or a very basic belief  system in humans. Cosmology exists on individuals and communities. Cosmology refers to the perception of the universe and man and the relationship with his Lord. Danyang for most of the Javanese community has an important role in the existence of  people in an area. Bersih Desa as rituals or traditions of Javanese values show the characteristic or typical of Javanese society, namely gotong-royong and tepo-seliro. Further, it has the values of  religiosity for those who believe so that by Bersih Desa, the respect (unggah-ungguh) to Danyang can be realized by always praying for them who are also in the teachings of  Islam, namely “charitable person would be lost unless there is a prayer of  his successor”. Therefore, Bersih Desa should be preserved as cultural heritage of Java and actualization of  the teachings of  Islam. Bersih Desa in Sekoto village is as a manifestation to honor their Danyang who is considered to be the one responsible in the village. Cosmology Danyang is much more related to the Sekoto village community. Therefore, people at that village conduct the ritual of  Bersih Desa every year.Keywords: Cosmology, Danyang, Bersih Desa, Sekoto.Kosmologi merupakan cara pandang (world view) atau sistem keyakinan yang sangat mendasar pada manusia. Kosmologi ada pada tiap individu dan komunitas. Kosmologi mengacu pada persepsi tentang alam semesta dan manusia serta relasi dengan Tuhannya. Danyang bagi sebagian masyarakat Jawa memiliki peran penting dalam keberadaan masyarakat di sebuah daerah. Bersih Desa sebagai ritual atau tradisi Jawa memiliki nilai-nilai sebagai karakteristik atau ciri khas masyarakat Jawa, yaitu gotong-royong dan tepo-seliro. Juga memiliki nilai-nilai religiositas bagi yang meyakini, sehingga melalui Bersih Desa, rasa hormat (unggah- ungguh) kepada Danyang dapat direalisasikan dengan selalu mendoakan mereka yang juga merupakan ajaran dalam Islam, yaitu “amal seseorang akan hilang kecuali ada doa dari penerusnya”. Karenanya, Bersih Desa harus dilestarikan sebagai warisan budaya Jawa dan aktualisasi ajaran Islam. Bersih Desa di Desa Sekoto sebagai manifestasi untuk menghormati adanya Danyang yang selama ini dianggap orang yang berjasa di desa tersebut. Kosmologi Danyang sangat kental dalam masyarakat Desa Sekoto. Karenanya, di Desa Sekoto setiap tahun dilaksanakan ritual Bersih Desa.Kata Kunci: Kosmologi, Danyang, Bersih Desa
Dinamika Pemikiran Keislaman Ikhwan Mantan Preman di Kelurahan Semanggi Surakarta W. Warsito
Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2018): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v12i1.4129

Abstract

The term hoodlum is associated with vicious activities while ikhwan is associated with religious activities. Phenomenon appeared when religious activities conducted by ikhwan eks hoodlum. This phenomenon appeared in Mojo village, Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta. This village had bad history. Any kind of bad activities were found in this village but the social life changed since 1999. The villagers agreed to close three prostitution locations in this village. Then, Islamic invitation came to hoodlums, step by step, their lives changed to be better. Researcher divides their lives into three periods. First, they were being good Muslims; second, they joined to lascar activities, third, the period after the general leader of lascars died. Based on this reality, researcher focused this study on the Islamic understanding of ikhwan eks hoodlum, some factors that shaped their understandings, and the impacts of their Islamic understandings. This study used qualitative method with interactiosme symbolic approach. This theory said that human being activities based on their symbol understanding. This understanding was formed by social interacts. To support this method, the writer used social learned and Islamic invitation (dakwah) that shaped their Muslim personalities. Among three periods, lascar period took more proportions. They joined sweeping violent activities and they against many hoodlums physically. These activities made many hoodlums areas be Islamic village. Apart from that, second period have produced extreme thought of some ikhwan.
Integritas Ilmu dalam Perpekstif Pendidikan Rokhis Setiawati
Jurnal Penelitian Vol 9, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v9i2.1323

Abstract

Page 7 of 17 | Total Record : 162