cover
Contact Name
Samuel Patra Ritiauw
Contact Email
pritiauw@gmail.com
Phone
+6281320006339
Journal Mail Official
jurnalpedagoogika@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PGSD Jl. dr. Tamaela, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 22526676     EISSN : 2746184X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, theory of learning, and dinamika education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 253 Documents
APPLICATION OF INTEGRATIVE LEARNING MODULES IN IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN SOCIAL SCIENCES LESSONS IN CLASS IV PRIVATE ELEMENTARY SCHOOL 06 KEPALA MADAN Facey, Ima; Ritiauw, Samuel Patra; Mahananingtyas, Elsinora; Ritiauw, Leonid
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page109-116

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dengan penerapan model pembelajaran integratif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS di kelas IV dengan materi perjuangan para pahlawan. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus dalam penelitian terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, observasi, evaluasi dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan yang terdiri dari 17 siswa. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi tes, observasi, analisis data dilakukan dengan kuantitatif yakni menggunakan analasis deskritif, Uji N- Gain. Rumus dalam penelitian ini adalah presentase, mean untuk mencari nilai akhir dan uji normalitas Gain menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan model pembelajaran integratif pada pembelajaran IPS kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan, hasil tes awal dengan jumlah siswa 17, siswa yang mencapai KKM sebanyak 3 siswa dan 14 siswa lainnya belum berhasil mencapai KKM. Dan setelah dilakukan tes lanjutan hingga pada siklus II, tes akhir menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dengan hasil tes akhir pada siklus II menunjukkan bahwa jumlah siswa yang memiliki nilai >60 sebanyak 17 siswa dengan kategori tinggi. Hal ini dilihat berdasarkan perhitungan normalisasi gain dengan nilai rata-rata pretest adalah 30,58 dan nilai rata-rata posttest adalah 87,58 serta nilai rata-rata n-gain adalah 81,93. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran integratif pada pelajaran IPS kelas IV dengan materi perjuangan para pahlawan dapat meningkatkan hasil belajara pada siswa kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan.Penelitian ini merupakan penelitian dengan penerapan model pembelajaran integratif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS di kelas IV dengan materi perjuangan para pahlawan. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus dalam penelitian terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, observasi, evaluasi dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan yang terdiri dari 17 siswa. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi tes, observasi, analisis data dilakukan dengan kuantitatif yakni menggunakan analasis deskritif, Uji N- Gain. Rumus dalam penelitian ini adalah presentase, mean untuk mencari nilai akhir dan uji normalitas Gain menggunakan aplikasi SPSS versi 26.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan model pembelajaran integratif pada pembelajaran IPS kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan, hasil tes awal dengan jumlah siswa 17, siswa yang mencapai KKM sebanyak 3 siswa dan 14 siswa lainnya belum berhasil mencapai KKM. Dan setelah dilakukan tes lanjutan hingga pada siklus II, tes akhir menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dengan hasil tes akhir pada siklus II menunjukkan bahwa jumlah siswa yang memiliki nilai >60 sebanyak 17 siswa dengan kategori tinggi. Hal ini dilihat berdasarkan perhitungan normalisasi gain dengan nilai rata-rata pretest adalah 30,58 dan nilai rata-rata posttest adalah 87,58 serta nilai rata-rata n-gain adalah 81,93. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran integratif pada pelajaran IPS kelas IV dengan materi perjuangan para pahlawan dapat meningkatkan hasil belajara pada siswa kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan.
THE EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTING SUMMARY WRITING TO IMPROVE STUDENTS’ READING COMPREHENSION Hukom, Salmon J; Ferdinandus, Marcy S
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page66-74

Abstract

Students’ reading comprehension cannot be measured only by answering the questions, but it could be seen through summary writing as a product of integrating reading and writing skills. This study aims to see the effectiveness of implementing summary writing in improving students’ reading comprehension. There were 35 students as a sample and the research employed Experimental research with pre-test and post-test used to take the data. The description of statistics and inferential statistics were used to analyze the data, and the SPSS program also was used in the process of data analysis. The results show that the maximum pre-test score is 2.000, while the maximum post-test score is 4.000. Furthermore, the mean score of the pre-test is 1.890 with a deviation standard is 0,323, whereas the mean score of the post-test is 3,030 with a deviation standard is 0,453. After doing the requirement test of normality and homogeneity, the mean difference test is done by using the Mann-Whitney Test (assumption that data is not normal) with the SPSS program. The result of the Mann-Whitney Test shows that the significance value is smaller than 0,05 means that H1 is accepted. To sum up, this indicates that there are significant changes between the data in the pre-test and post-test after getting treatment using summary writing to improve students’ reading comprehension.
PERAN GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPAS MELALUI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 01 NAMROLE Soumena, Silva; Mahananingtyas, Elsinora; Ritiauw, Samuel Patra
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page182-194

Abstract

The curriculum functions to regulate and serve as a guide for teachers, as well as efforts to realize educational goals. The emergence of a new curriculum, namely the independent learning curriculum. One implementation is that science and social studies subjects are combined into one under the name IPAS. This is based on the fact that elementary school age children see everything in an integrated manner, even though not in detail. This research uses a qualitative approach with descriptive research type. The research subjects were school principals, science and science teachers for classes IA, IB and IVA, IVB. Data collection was carried out by observation, interviews and documentation. The data analysis techniques are carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that: First, at SD Negeri 01 Namrole, the Independent Curriculum has been implemented by implementing project-based learning, diagnostic, formative and summative assessments, subject-based learning, science, report cards, ATP and Teaching Modules carried out in groups. Second, the role of teachers in implementing the Independent Curriculum. There are 13 teacher roles, namely corrector, inspirer, informator, organizer, motivator, initiator, facilitator, guide, demonstrator, class manager, mediator, supervisor and evaluator. in planning, implementing and assessing learning are difficulties in analyzing CP, formulating TP and compiling ATP and Teaching Modules, determining learning methods and strategies, lack of ability to use technology, limited student books, lack of ability and readiness to use learning methods and media, teaching materials are too broad , determining class I and IV projects, lack of time allocation for project-based learning, determining the form of assessment and form of assessment in project-based learning. Third, the efforts applied by teachers in overcoming problems in implementing the Independent Learning Curriculum are regular meetings with KKG, PMO assistance and specifically coaching school principals, using alphabet books, writing on the board, typing, making worksheets, and creating formats for their own projects, continuing the project. at home, make notes, and take part in training to implement the Merdeka Curriculum.
THE INFLUENCE OF THE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING MODEL ON FRACTION LEARNING OUTCOMES AT STATE ELEMENTARY SCHOOL 1 KAMARIAN, SERAM BAGIAN BARAT PROVINSI MALUKU Pattimukay, Nessy; Takaria, Johanis; Kainama, Benny
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page75-82

Abstract

This research aims to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on fraction learning outcomes. The method used is quantitative with a quasi-experimental type of research and is designed using one group pretest-posttest. The research involved fifth-grade students at Kamarian 1 State Elementary School, West Seram Regency. The research results show that there is an influence of the CTL model on fraction learning outcomes. The use of the CTL model can improve fraction learning outcomes, where the average increase in the high category is 71%, medium 48%, and low 29%. The increase is due to the effective use of contextual models, where with contextual learning students can relate the real world to mathematical problems. Contextual learning can facilitate students to see the meaning of the problems they encounter and can relate these problems to the students' real-life context.
MANAJEMEN PENDIDIKAN MANAJEMEN PENDIDIKAN MASA DEPAN BERBASIS KEDAMAIAN DI SMP NEGERI 2 SENTANI Butu, Dorce
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page83-100

Abstract

This study analyzes the implementation of peace education at Junior High School 2 Sentani and its impact on peace-based education management. Through a qualitative approach, data were collected through surveys, interviews and analysis of school documents. The results show that this school successfully integrates peace values in the lesson plans of several subjects and utilizes the Merdeka Curriculum to support the dimension of peace values. Teachers actively teach peace values through strategies such as the “Bestie Day” program and successfully overcome conflicts between schools and teach peace values. Measuring the integration of peace values in lesson plans and monitoring student character are used to measure peace-based education management. Peace education creates a harmonious school environment and peace-loving student characters, with positive impacts on society. The importance of a positive school climate and the role of teachers in shaping students' peaceful character. Teaching mutual understanding also helps create a harmonious environment and students' social skills. Thus, investing in peace education is a progressive step towards shaping students' character, creating a peaceful school environment and making a positive contribution to society. The implementation of peace education at the Junior High School 2 Sentani is an important step in the development of peace-based education management.
ANALISIS PEMILIHAN MINAT MATA PELAJARAN PILIHAN SISWA SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS PATTIMURA Mahaly, Sawal; Papilaya, Jeanete Ophilia; ', Jumail
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page101-108

Abstract

Pemilihan mata pelajaran yang tepat untuk mendukung pertumbuhan siswa sangat penting karena harus mempertimbangkan minat, bakat, dan kemampuan siswa. Satuan pendidikan sangat berperan dalam membantu eksplorasi ini dengan melaksanakan pemeriksaan minat dan tes psikologi untuk mengetahui kecenderungan dan potensi siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan pemilihan minat mata pelajaran pilihan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunaka variabel penelitian tunggal. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 30 orang, di mana teknik pengambilan sampelnya dilakukan dengan menggunakan total populasi. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa rumpun IPA, mata pelajaran biologi adalah yang paling diminati peserta didik, dengan jumlah 26 peserta didik (86,7 %) dan presentasi rata-rata 63,04%. Di rumpun IPS, geografi adalah yang paling diminati peserta didik, dengan jumlah 15 peserta didik (50%) dan presentasi rata-rata 25,36%. Di rumpun Bahasa, Bahasa Inggris lanjutan berjumlah 10 peserta didik (33,3) dan presentasi rata-rata 20%. Dengan kata lain mata pelajaran yang paling diminati peserta didik adalah rumpun IPA pada mata pelajaran Biologi
PENERAPAN METODE OUTING CLASS DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DI KELAS IV SDN 11 KOTA TUAL Beruatwarin, Aprilia Mingsi; Johannes, Nathalia Yohana; Ritiauw, Leonid
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page117-123

Abstract

Penelitian ini dibelakangi karena masalah permbelajaran yang terus mengalami perkembangan, oleh karena itu tuntutan untuk mencapai tujuan keberhasilan dalam pembelajaran terus ditingkatan, baik untuk mengkatkan keaktifan, minat, maupun hasil belajar peserta didik. Pembelajaran merupakan suatu hal penting yang dilakukan dlam sebuah proses pendidikan. Oleh karena itu dibutuhkan metode pembelajaran yang tepat. Adapun penerapan yang dapat dilakukan melalui kegiatan metode outing class. Kegiatan outing class juga dapat membantu meningkatkan aspek perkembangan anak. Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui pengaruh dan hasil pembelajaran pada anak usia dini melalui metode ouing class. Dengan metode ini bisa menciptakan suasana belajar yang baru, proses pembelajaran bukan hanya didalam kelas saja melainkan diluar kelas juga. Dengan metode ini juga membuat siswa semangat dalam proses pembelajaran siswa merasa tidak jenuh dan semangat dalam belajar
PERAN GURU DALAM MENGATASI KENAKALAN SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 02 NAMROLE Wailusu, Rahmawati; Ritiauw, Samuel Patra; Mahananingtyas, Elsinora
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page131-144

Abstract

This research aims to find out "The Role of Teachers in Overcoming Class IV Student Delinquency at SD Negeri 02 Namrole". The research method used is qualitative. The sample used in this research was class IV teachers with a sample size of 4 teachers. Data collection methods are carried out by interviews, documentation, observation methods. Based on the results of interviews conducted by researchers with resource persons, researchers found data that class teachers and subject teachers in class IV had sufficient understanding of the situation and circumstances of class IV students.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KELILING DAN LUAS PERSEGI PANJANG DI KELAS III SD NEGERI 68 AMBON Sallira, Heninda; Ishabu, La Suha; Pattimukay, Nessy
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page175-181

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif dalam menyelesaikan soal keliling dan luas persegi panjang pada siswa kelas III SD Negeri 68 Ambon yang berkemampuan tinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode penelitian yaitu penelitian kualitatif deskriptif yang secara sistematis dan akurat mengacu pada sifat populasi atau daerah tertentu yang mengarahkan untuk memberikan suatu fakta, gejala atau kejadian yang sebenarnya. Dari setiap soal yang diberikan peneliti analisis terdapat siswa yang berpikir sedang, dan rendah kesulitan dalam mengerjakan persoalan yang diberikan. Selain itu siswa kelas 3 SDN 68 Ambon perlu penguatan kemampuan mengintegrasikan informasi, serta mengeneralisir pengetahuan yang dimiliki ke hal-hal lain. Siswa kelas 3 masih perlu dikembangkan lagi untuk kemampuan matematika tingkat tinggi, salah satu berpikir tingkat tinggi adalah kemampuan berpikir kreatif.
PENGARUH VIDIO ANIMASI BERBASIS YOUTUBE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATAPELAJARAN IPAS DI KELAS IV SD N 091273 KARANG BANGUN Siburian, Yesika; Sirait, Esti M.; Purba, Natalina; Thesalonika, Emelda
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page169-174

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui adanya pengaruh video animasi berbasis YouTube terhadap motivasi belajar siswa pada Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Kelas IV SD Negeri 091273 Karang Bangun Kabupaten Simalungun Tahun Ajaran 2023/2024. Populasi Penelitian ini sebanyak 226 peserta didik dan dengan sampel sebanyak 24 siswa di kelas IV SD Negeri 091273 Karang Bangun Kabupaten Simalungun. Peneliti melakukan rancangan kuesioner dengan menggunakan metode kuantitatif. . Instrumen yang digunakan adalah tes berupa kuesioner skala likert, dengan taraf nilai signifikan untuk variabel (x) secara simultan terhadap variabel (y) adalah sebesar 0,00 < 0,05 dan hasil analisis dari regreasi linear sederhana yaitu nilai 4,696600669 > 4.26. Maka dapat disimpulkan bahwa video animasi berbasis YouTube berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa pada Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Kelas IV SD Negeri 091273 Karang Bangun Kabupaten Simalungun

Filter by Year

2016 2025