cover
Contact Name
Defliyanto
Contact Email
defliyanto@unib.ac.id
Phone
+6281380737343
Journal Mail Official
gymnastics.penjas@unib.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Raden Fatah No. 100, Kel. Pagar Dewa kec. Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu, Indonesia 38211.
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
SPORT GYMNASTICS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2746055X     DOI : 10.33369/sg
Description : SPORT GYMNASTICS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, It is a place for the dissemination and publication of research results from undergraduate theses or final assignments for Undergraduate Study Program Physical Education which is the duty of every student to upload scientific work as a condition for graduation and graduation. The article was written with the supervisor and was published online after going through a review process by two reviewers and the editorial team. The article also has been through the Plagiarism Check using turnitin. Focus and Scope : SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, bianually publishes research on various aspects of the sports and exercise sciences, physical education, health, sports, physical, recreation and others, articles written in Indonesian and English. Sub topics can be as follows: 1. Physical Education 2. Sports 3. Health 4. Physical 5. Recreation 6. Biomechanics 7. Physiology 8. Anatomy 9. Psychology 10. Sports medicine 11. Sports nutrition 12. The learning model 13. The learning methods
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2026): April" : 8 Documents clear
Pengaruh Metode Latihan Hurdle Jump Terhadap Kemampuan Blocking Dalam Permainan Bola Voli Ekstrakurikuler Putra di SMKN 1 Kota Bengkulu Aka Kusuma Aspiah; Yarmani; Oddie Barnanda Rizky; Septian Raibowo; Andika Prabowo
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.45343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan Hurdle Jump terhadap kemampuan blocking dalam permainan bola voli ekstrakurikuler putra di SMKN 1 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa ekstrakurikuler bola voli putra di SMKN 1 Kota Bengkulu sebanyak 25 orang, yang sekaligus menjadi sampel penelitian dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan blocking sebanyak 10 kali percobaan. Latihan Hurdle Jump dilakukan selama 16 kali pertemuan dalam empat minggu (empat kali per minggu). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil blocking dari nilai pretest rata-rata 23,6 menjadi 35,2 pada posttest dengan selisih 11,64 dan peningkatan sebesar 49,3%. Hasil uji t diperoleh t hitung = 2,07 > t tabel = 1,711, yang berarti terdapat pengaruh signifikan latihan Hurdle Jump terhadap kemampuan blockingsiswa. Dengan demikian, latihan Hurdle Jump efektif dalam meningkatkan kemampuan blocking pada siswa ekstrakurikuler bola voli putra SMKN 1 Kota Bengkulu. Abstract This study aims to determine the effect of the Hurdle Jump training method on blocking ability in extracurricular male volleyball games at SMKN 1 Bengkulu City. This study used a pre-experimental method with a One Group Pretest–Posttest Design. The study population was all 25 male volleyball extracurricular students at SMKN 1 Bengkulu City, who also became the research sample with a total sampling technique. The research instrument was a blocking ability test with 10 trials. Hurdle Jump training was carried out for 16 meetings in four weeks (four times per week). The results showed an increase in blocking results from an average pretest score of 23.6 to 35.2 in the posttest with a difference of 11.64 and an increase of 49.3%. The t-test results obtained t count = 2.07 > t table = 1.711, which means there is a significant effect of Hurdle Jump training on students' blocking ability. Thus, Hurdle Jump training is effective in improving blocking ability in extracurricular male volleyball students at SMKN 1 Bengkulu City.
Pengaruh Latihan Small Sided Games terhadap Ketepatan Shooting Siswa Ekstrakurikuler Futsal di SMAN 10 Kota Bengkulu Abdul Aziz Jainuri; Syafrial; Ari Sutisyana; Yahya Eko Nopiyanto; Andes Permadi
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.45411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Small Sided Games (SSG) terhadap ketepatan shooting siswa ekstrakurikuler futsal di SMAN 10 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa ekstrakurikuler futsal SMAN 10 Kota Bengkulu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes shooting untuk mengukur kemampuan siswa sebelum dan sesudah perlakuan latihan Small Sided Games yang dilaksanakan selama 16 kali pertemuan dalam empat minggu. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t (paired sample t-test). Hasil pretest menunjukkan rata-rata 17,9 (kategori "Kurang"). Setelah latihan SSG, rata-rata posttest meningkat signifikan menjadi 33,05, dengan presentase peningkatan kemampuan shooting mencapai 84,64%. Uji-t menunjukkan nilai t-hitung sebesar -43,286 < t-tabel 1,729, yang berarti terdapat pengaruh signifikan latihan Small Sided Games terhadap peningkatan ketepatan shooting siswa ekstrakurikuler futsal di SMAN 10 Kota Bengkulu. Dengan demikian, latihan Small Sided Games efektif dalam meningkatkan keterampilan shooting dalam permainan futsal. Abstract This study aims to determine the effect of Small Sided Games (SSG) training on the shooting accuracy of futsal extracurricular students at SMAN 10 Bengkulu City. The research used an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 20 students selected using purposive sampling. The research instrument was a shooting accuracy test conducted before and after 16 sessions of Small Sided Games training over four weeks. Data were analyzed using normality, homogeneity, and paired sample t-tests. The pretest mean score was 17.9 (categorized as “Low”), while the posttest mean increased significantly to 33.05, indicating an improvement of 84.64%. The t-test showed a t-count of -43.286 < t-table 1.729, indicating that Small Sided Games training had a significant effect on students’ shooting accuracy. Therefore, Small Sided Games training is proven effective in improving shooting skills in futsal.
Analisis efektivitas pembelajaran PJOK ditinjau dari keterampilan guru dalam menempatkan diri dan memberi umpan balik Niken Berliantika; Bayu Budi Prakoso; Fifukha Dwi Khory; Vega Candra Dinata; Suroto Suroto
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48024

Abstract

Tujuan: Menganalisis pengaruh keterampilan interpersonal guru, khususnya kemampuan menempatkan diri dan memberikan umpan balik, terhadap efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kontribusi kedua aspek tersebut dalam menciptakan interaksi edukatif yang kondusif di dalam kelas. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan temuan empiris yang dapat memperkuat bukti mengenai pentingnya keterampilan interpersonal guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di lingkungan pendidikan. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan melibatkan guru PJOK dan siswa sebagai sumber data. Keterampilan menempatkan diri dan keterampilan memberi umpan balik diukur melalui instrumen observasi, sedangkan efektivitas pembelajaran diukur melalui angket FCE yang diisi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi dengan pendekatan bootstrap. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa baik keterampilan menempatkan diri maupun memberi umpan balik memiliki koefisien regresi yang kecil dan tidak signifikan, sehingga tidak menjadi prediktor langsung terhadap efektivitas pembelajaran pada sampel penelitian ini. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar dua variabel yang diuji, seperti motivasi, metode, atau dinamika kelas. Temuan ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman tentang faktor interpersonal guru dan mengindikasikan perlunya penelitian lanjutan dengan cakupan variabel yang lebih luas dan jumlah sampel yang lebih besar untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Pengaruh Latihan Wall Smash dengan Menggunakan Media Gambar terhadap Ketepatan Smash pada Permainan Bola Voli Thresa Januaria Ngola Dhena; Luqmanul Hakim; Eka Kurnia Darisman
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh latihan wall smash dengan bantuan media gambar terhadap peningkatan akurasi smash dalam permainan bola voli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pre-test and post-test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 peserta, yang seluruhnya mengikuti program latihan selama tiga minggu, dengan frekuensi latihan tiga kali per minggu. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes ketepatan smash, yang dilaksanakan sebelum dan sesudah program latihan berlangsung. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan smash peserta setelah diberikan latihan menggunakan media gambar. Peningkatan tersebut ditunjukkan melalui perbandingan nilai rata-rata antara pre-test dan post-test. Uji statistik yang dilakukan, termasuk uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan uji-t, menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan bahwa latihan wall smash dengan media gambar memiliki pengaruh nyata terhadap peningkatan ketepatan smash. Abstract This study aimed to analyze the effect of wall smash training assisted by visual image media on improving smash accuracy in volleyball. The research employed a quantitative approach using a one-group pretest–posttest experimental design. The sample consisted of 20 participants who took part in a training program conducted over three weeks with a frequency of three sessions per week. Data were collected using a smash accuracy test administered before the treatment (pretest) and after the completion of the training program (posttest). The results of the data analysis indicated a significant improvement in participants’ smash accuracy after undergoing the wall smash training with image media. This improvement was reflected in the increase in the average scores between the pretest and posttest results. Statistical testing, including the Shapiro–Wilk normality test, homogeneity test, and paired t-test, showed a significance value of 0.000 (< 0.05). These findings indicate that wall smash training supported by image media has a significant effect on improving smash accuracy in volleyball.
The Influence of Instagram Use on the Consistency of Recreational Runners’ Activity in Semarang City Aldy Nurul Iman; Purwono Sidik Permono
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Instagram terhadap konsistensi aktivitas pelari rekreasional di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 113 responden (90 laki-laki dan 23 perempuan) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria berusia 20-40 tahun, aktif menggunakan Instagram, dan melakukan aktivitas lari minimal dua kali dalam seminggu. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner skala Likert yang mengukur intensitas penggunaan Instagram (X1), interaksi dan keterlibatan (X2), serta konsistensi aktivitas lari (Y). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram dan konsistensi aktivitas lari berada pada kategori sedang hingga tinggi. Secara simultan, X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap konsistensi aktivitas lari dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,829. Namun, secara parsial hanya variabel interaksi dan keterlibatan yang berpengaruh signifikan, sedangkan intensitas penggunaan tidak signifikan. Dengan demikian, konsistensi aktivitas lari lebih dipengaruhi oleh kualitas interaksi dibandingkan frekuensi penggunaan Instagram   Abstract This study aimed to analyze the influence of Instagram use on the running consistency of recreational runners in Semarang. The sample consisted of 124 runners aged 20–40 years (94 males and 30 females) who actively used Instagram and ran at least twice a week. Respondents completed a questionnaire measuring Instagram usage frequency, exposure to sports content, digital social interaction, and involvement in running communities, while running consistency was assessed through frequency, duration, and continuity of training. Descriptive results indicated that Instagram use was at a moderate to active level (mean = 60), while running consistency was fairly consistent (mean = 59). Simple linear regression analysis revealed a positive and significant effect of Instagram use on running consistency (t-calculated = 16.380 > t-table = 1.98, α = 0.05). These findings suggest that the more frequently runners use Instagram, the more consistent their training, influenced by personal motivation, exploratory drive, and community social support. The results can serve as guidance for running communities and relevant stakeholders in promoting an active lifestyle in urban settings.
Pengaruh Mindfulness Sport Performance Enhancement (MSPE) Terhadap Choking Under Pressure Atlet Taekwondo Junior Alodia Syahda; Bambang Erawan; Sagitarius
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program Mindfulness Sport Performance Enhancement (MSPE) terhadap choking under pressure pada atlet taekwondo junior. Penelitian menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 atlet taekwondo junior yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Sport Anxiety Scale-2 (SAS-2), Athletic Coping Skills Inventory-28 (ACSI-28), Self-Consciousness Scale (SCS), dan Mindfulness Inventory for Sport (MIS). Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji normalitas, serta uji t berpasangan untuk membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MSPE berpengaruh terhadap penurunan choking under pressure serta peningkatan tingkat mindfulness pada atlet. Tingkat choking under pressure mengalami penurunan dari 66,33% pada pre-test menjadi 59,10% pada post-test, sedangkan tingkat mindfulness meningkat dari 59% menjadi 80%. Temuan ini menunjukkan bahwa program MSPE efektif dalam membantu atlet mengelola tekanan performa, meningkatkan fokus, serta memperkuat kesadaran diri saat bertanding. Dengan demikian, penerapan program MSPE dapat menjadi salah satu pendekatan psikologis yang bermanfaat untuk mendukung performa optimal atlet taekwondo junior. Abstract This investigation seeks to determine the impact of the MSPE program on choking under pressure in junior taekwondo athletes. This research employed a quasi-experimental method using a one-group pretest-posttest design, involving 15 junior taekwondo athletes as participants.. The instruments that encompassed the Sport Anxiety Scale-2 (SAS-2), Athletic Coping Skills Inventory-28 (ACSI-28), Self-Consciousness Scale (SCS), together with the Mindfulness Inventory for Sport (MIS) The gathered data were examined through descriptive statistical analysis, normality testing, along with a paired samples t-test was used to compare the scores obtained in the pre-test and post-test. The findings showed that the MSPE program contributed to reducing choking under pressure and improving athletes’ mindfulness levels. The level of choking under pressure decreased from 66.33% to 59.10%, while mindfulness increased from 59% to 80%. These results indicate that MSPE is effective in helping athletes manage performance pressure, improve focus, and enhance self-awareness during competitions.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Passing Bawah Bola Voli Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 1 Cijambe Ridwan Abduloh; Aris Risyanto; Gempar Al-Hadist
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48720

Abstract

Penelitian ini membahas upaya meningkatkan kemampuan mengoper bola dengan teknik bawah dikalangan siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Cijambe saat belajar voli. Masalah pokok dalam pengajaran voli di sekolah SMP Negeri 1 Cijambe adalah teknik passing bawah yang masih tidak tepat dan rendahnya minat siswa dalam keterlibatan selama proses belajar. Pendekatan Problem Based Learning (PBL) menjadi alternatif dalam mengatasi hal itu, karena mendorong anak-anak untuk mengenali kesalahan gerakan sendiri, mencari solusi, serta melatih keterampilan lewat pengalaman nyata. Penelitian memakai desain pra-eksperimen dengan pola pretest-posttest pada satu kelompok saja, melibatkan 33 siswa kelas IX yang dipilih secara random. Tes kemampuan passing bawah dilakukan sebelum dan setelah intervensi, dengan penilaian mencakup sikap awal, eksekusi gerakan, serta sikap akhir. Analisis data pakai uji normalitas, homogenitas, dan statistik parametrik untuk lihat perubahan kemampuan siswa pasca-perlakuan. Hasilnya, metode pembelajaran berbasis masalah berhasil dorong peningkatan skill passing bawah, terlihat dari naiknya rata-rata skor tes akhir dibanding pretest. Penemuan ini bukti bahwa cara belajar seperti ini bisa bantu siswa paham lebih dalam soal gerakan passing bawah voli, tingkatkan teknik mereka, dan aktifkan partisipasi. Makanya, model ini layak jadi pilihan alternatif untuk mengembangkan teknik dasar permainan bola besar di jenjang SMP. Abstract This research discusses efforts to improve the underhand passing skills of ninth-grade students at SMP Negeri 1 Cijambe during volleyball lessons. The main issue in volleyball teaching at that school is the improper underhand passing technique and the low interest of students in taking part in the educational experience. The Issue Focused Learning (PBL) approach becomes an alternative in addressing this issue, as it encourages children to recognize their own movement errors, seek solutions, and practice skills thru real experiences. The research used a pre-experimental design with a pretest-posttest pattern on a single group, involving 33 randomly selected ninth-grade students. The underhand passing A skills assessment took place prior to and following the intervention, with assessments covering initial stance, movement execution, and final stance. Data analysis used normality tests, homogeneity, plus parametric statistics to observe changes in students' abilities post-treatment. The findings indicate that learning through problem-solving method successfully encouraged an improvement in underhand passing skills, as demonstrated by the rise in the typical final test scores compared to the pretest. This finding is evidence that this learning method can help students understand the underhand volleyball passing movement more deeply, improve their technique, and activate participation. Therefore, this model is worth considering as an alternative to develop basic techniques of major ball games at the junior high school level
Latihan terhadap Daya Tahan Fisik Siswa dalam Permainan Sepak Bola di SDN 4 Dawuhan Maria Ulfa; Tria Muhammad Aris; Nurcholis Istiawan; Ahmad Junaidi; Yusvidha Ernatha; Reza Aofal
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan terhadap peningkatan daya tahan fisik siswa dalam permainan sepak bola di SDN 4 Dawuhan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest design group. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas V, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengikut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan circuit training terhadap peningkatan daya tahan fisik siswa dalam permainan sepak bola. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan pretest posttest design. Sampel terdiri dari 30 siswa kelas V yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (latihan selama 6 minggu, 3 kali per minggu) dan kelompok kontrol (latihan konvensional). Instrumen pengukuran daya tahan fisik menggunakan Multistage Fitness Test untuk memperoleh nilai VO₂max. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan VO₂max dari rata-rata 29,98 ml/kg/menit menjadi 34,77 ml/kg/menit. Uji statistik menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok dengan nilai p < 0,05. Latihan circuit training secara signifikan meningkatkan daya tahan fisik siswa dalam permainan sepak bola di SDN 4 Dawuhan. Abstract This study aims to determine the effect of training on improving students’ physical endurance in soccer at SDN 4 Dawuhan. The method used was an experiment with a pretest-posttest control group design. The study subjects consisted of 30 fifth-grade students, divided into an experimental group and a control group. The experimental group participated in a 6-week training program three times a week, while the control group participated in conventional physical education classes. The Multistage Fitness Test (MFT) was used to measure physical endurance. The results of the analysis showed a significant increase in physical endurance in the experimental group compared to the control group. Training proved effective in improving aerobic capacity and soccer endurance. Thus, this approach can serve as a practical and efficient alternative training method to improve the physical fitness of elementary school students, particularly in the context of soccer instruction  

Page 1 of 1 | Total Record : 8