cover
Contact Name
Dinasti Publisher
Contact Email
dinasti.info@gmail.com
Phone
+62 811-7404-455
Journal Mail Official
dinasti.info@gmail.com
Editorial Address
Case Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS)
Published by DINASTI REVIEW
ISSN : 27163768     EISSN : 2716375X     DOI : https://doi.org/10.38035/jmpis.v1i1
Focus and Scope FOCUS Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memfokuskan diri pada riset tentang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial. Pendekatan metode penelitian meliputi: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memiliki tujuan sebagai berikut: Menyediakan sarana publikasi penelitian empiris dan alternatif bidang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial. Menyebarkan hasil penelitian ilmiah baru kepada masyarakat. Mempercepat alih pengetahuan dari hasil penelitian empiris dan alternatif ke praktik. Oleh karena itu jurnal ini memuat artikel empiris dan tinjauan kritis baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif (mainstream), pendekatan kualitatif (alternatif), maupun metode lainnya. SCOPE Topik yang dapat dimuat dalam jurnal ini adalah topik yang berhubungan dengan: PENDIDIKAN Pengelolaan Kurikulum, Pengelolaan Lulusan, Pengelolaan Proses Pembelajaran, Pengelolaan Sarana dan Prasarana, Pengelolaan Pendidikan, Pengelolaan Pembiayaan, Pengelolaan Penilaian, Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Pendidikan Kepemimpinan, Kebijakan dan Perencanaan Pendidikan, Ekonomi Pendidikan, Politik Pendidikan, Sekolah, Akademis, Pendidikan Sains, Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa, Sosial, dll Ilmu Sosial Manajemen Ekonomi Politik Hukum Psikologi Komunikasi Humaniora (Budaya, Bahasa, dll) Seni Bidang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial terapan Scopenya tidak terbatas hanya pada bidang-bidang tersebut. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) juga mempublikasikan hasil penelitian yang relevan dengan bidang ilmu manajemen dan terapannya.
Articles 1,916 Documents
Hidden Fears and Defense Mechanisms of Becky Sharp and Amelia Sedley in William Makepeace Thackeray’s Vanity Fair Anita; Teguh Kasprabowo
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9598

Abstract

This study examines the hidden fears and defense mechanisms of Becky Sharp and Amelia Sedley in William Makepeace Thackeray’s Vanity Fair. The objective of this study is to identify the hidden fears experienced by the two main characters, analyze the defense mechanism that employ, and explain how these psychological factors influence their relationship and life decisions. This research employs a qualitative descriptive method and applies Sigmund Freud’s psychoanalytic theory, particularly the concepts of anxiety and defense mechanisms. The data were collected from the novel Vanity Fair and analyzed through textual interpretation of the characters’ thoughts, actions, and interactions. The findings reveal that Becky Sharp’s Hidden fears remain associated with poverty, social rejection, loss of status, and emotional vulnerability. To cope with these fears, she employs defense mechanisms such as rationalization, denial, projection, repression, and reaction formation. Meanwhile, Amelia Sedley’s hidden fears are related to abandonment, emotional loss, insecurity, and fear of disappointment. Her defense mechanisms include repression, denial, idealization, and displacement. These defense mechanisms influence the characters’ behavior, relationship important life decisions throughout the novel. The study concludes that hidden fears play a significant role in shaping the psychological development of both characters and contribute to the progression of the narrative.
Respon Emosional sebagai Prediktor Pariwisata yang Bertanggung Jawab: Sebuah Model Menggunakan Konektivitas Lingkungan Andien Agustin; Yosef Abdul Ghani
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9599

Abstract

Peningkatan kunjungan wisatawan ke destinasi alam seperti Kawah Putih dan Gunung Tangkuban Perahu memberi manfaat ekonomi, namun juga menimbulkan tekanan terhadap daya dukung lingkungan sehingga menuntut perilaku wisatawan yang lebih bertanggung jawab. Penelitian terdahulu mengenai perilaku pariwisata yang bertanggung jawab lebih banyak bertumpu pada pendekatan rasional, sedangkan peran pengalaman emosional wisatawan dan keterhubungannya dengan alam masih jarang diteliti pada destinasi alam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh respon emosional wisatawan terhadap perilaku pariwisata yang bertanggung jawab, dengan keterhubungan emosional terhadap alam sebagai variabel penghubung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 214 wisatawan di kedua destinasi, kemudian data diolah menggunakan pemodelan persamaan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon emosional berpengaruh signifikan terhadap keterhubungan tersebut berperan sebagai penghubung yang memperkuat pengaruh tersebut secara parsial. Kebaruan penelitian ini terletak pada model yang menghubungkan emosi, keterhubungan dengan alam, dan perilaku wisatawan secara berjenjang, sehingga memperkaya pemahaman mengenai pariwisata berkelanjutan pada destinasi alam dengan tekanan kunjungan tinggi.
Efektivitas Implementasi Kebijakan Revitalisasi Pemasyarakatan dan Pembinaan Melalui Klasifikasi Narapidana di Lapas Kelas 1 Tangerang Ali Muhammad; Triyuni Soemartono; T. Herry Rachmatsyah; Pandji Sukmana
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9612

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis efektivitas implementasi kebijakan tersebut melalui klasifikasi narapidana, mengidentifikasi hambatan utama, serta klasifikasi narapidana yang diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pembinaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap pimpinan UPT, petugas pembinaan, pengamanan, wali pemasyarakatan, serta narapidana. Analisis dilakukan dengan teori implementasi kebijakan Edward III, teori efektivitas Gibson–Ivancevich–Donnelly, dan Model Risk–Need–Responsivity (RNR) Andrews & Bonta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan melalui tahap mapenaling, asesmen risiko-kebutuhan, input data ke SDP, penataan blok hunian, dan program pembinaan. Namun, konsistensi pelaksanaan masih terganggu oleh komunikasi kebijakan yang belum merata, keterbatasan SDM asesor dan kompetensinya, sarana-prasarana yang tidak memadai, serta koordinasi lintas fungsi yang lemah. Klasifikasi narapidana telah mengadopsi prinsip Risk and Need, dengan mayoritas narapidana berisiko minimum ditempatkan di blok tertentu, sementara kasus high-risk ditangani melalui koordinasi eksternal dan pemindahan.
Implementasi Kebijakan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) di Lingkungan Politeknik Imigrasi Kementerian Hukum Republik Indonesia Isidorus Anung Prabadhi; Triyuni Soemartono; Johanes Basuki; Gatot Hery Djatmiko
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9645

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) di Politeknik Imigrasi. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi keberhasilan sistem melalui model DeLone & McLean dengan mengintegrasikan Kepemimpinan Transformasional dan Manajemen Perubahan sebagai variabel anteseden. Masalah utama yang diangkat adalah adanya gap antara desain sistem yang canggih dengan aktualitas penggunaan di lapangan yang masih terkendala oleh keterbatasan kompetensi SDM dan hambatan organisasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi di lingkungan Politeknik Imigrasi. Analisis data dilakukan secara sistematis untuk membedah bagaimana faktor manajerial memengaruhi dimensi kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan sistem informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas teknologi SAKTI tidak secara otomatis menjamin keberhasilan implementasi tanpa dukungan faktor non-teknis. Kepemimpinan transformasional berperan krusial dalam memberikan stimulasi intelektual untuk mengatasi hambatan kompetensi pengguna. Sementara itu, manajemen perubahan dengan pendekatan ADKAR menjadi instrumen penting dalam memitigasi resistensi dan menjamin keberlanjutan transisi digital. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi kepemimpinan yang kuat dan manajemen perubahan yang terstruktur secara signifikan meningkatkan kepuasan pengguna dan dampak organisasional. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas manajerial sebagai prasyarat mutlak keberhasilan transformasi digital di sektor publik.
Model Kebijakan Pemetaan Residivis Berbasis Single Identity Number (SIN) Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Indonesia Iman Santoso; Triyuni Soemartono; Johanes Basuki; Gatot Hery Djatmiko
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan model kebijakan pemetaan residivis berbasis Single Identity Number (SIN) warga binaan. Studi ini dilaksanakan di Lapas Kelas I Cipinang, dengan menggunakan metode Sequential Explanatory Mixed Methods. Pada tahap pertama, data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat struktural dan teknis pemasyarakatan serta pemangku kepentingan dalam sistem identitas tunggal, yang akan menghasilkan hipotesis atau proposisi yang akan diuji secara kuantitatif pada petugas pemasyarakatan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Single Identity Number (SIN) di Lapas Kelas I Cipinang belum optimal akibat keterbatasan regulasi, integrasi sistem, sumber daya manusia, dan infrastruktur teknologi. Upaya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui pengembangan Sistem Database Pemasyarakatan, integrasi data dengan Dukcapil, dan pemanfaatan teknologi biometrik menjadi landasan pemetaan residivis berbasis data. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan data (β = 0,41), kesiapan petugas (β = 0,36), dan ketersediaan infrastruktur (β = 0,27) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penerapan SIN (R² = 0,68). Penelitian ini menghasilkan Bryson 2.0 yang berhasil menutup celah teoritis dalam literatur perencanaan strategis, khususnya terkait dengan penerapannya pada institusi publik yang memiliki karakteristik kompleks, koersif, dan berisiko tinggi seperti lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi SIN dalam Sistem Data Base Pemasyarakatan merupakan inovasi strategis yang mendukung transformasi tata kelola pemasyarakatan menuju sistem yang akuntabel, adaptif, dan berbasis bukti, serta berpotensi menekan angka residivisme dan permasalahan overcrowding secara berkelanjutan.
Pengaruh Kualitas Informasi, Kualitas Sistem dan Kualitas Layanan terhadap Nilai Publik Kantor Imigrasi di Indonesia Rasona Sunara Akbar; Triyuni Soemartono; Pandji Sukmana; T. Herry Rachmatsyah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9647

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem, dan kualitas layanan terhadap nilai publik, serta menguji peran kepuasan pengguna sebagai variabel moderasi pada layanan M-Paspor di DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 393 responden pemohon paspor pengguna M-Paspor pada lima Kantor Imigrasi di DKI Jakarta, dan data dianalisis dengan SEM-PLS (SmartPLS) melalui pengujian outer model (validitas–reliabilitas) dan inner model (koefisien jalur, signifikansi, dan daya jelaskan model). Hasil menunjukkan bahwa kualitas informasi, kualitas sistem, dan kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai publik, sementara kepuasan pengguna juga berpengaruh positif signifikan terhadap nilai publik, namun, seluruh jalur moderasi kepuasan pengguna pada hubungan kualitas informasi/sistem/layanan terhadap nilai publik tidak signifikan, sehingga kepuasan pengguna lebih tepat diposisikan sebagai prediktor langsung. Model menjelaskan variasi nilai publik dengan R² adjusted sekitar 0,243. Kesimpulannya, peningkatan nilai publik M-Paspor terutama ditentukan oleh penguatan kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan kepuasan pengguna sebagai efek langsung, dengan implikasi praktis pada peningkatan keandalan sistem, pengalaman pengguna, serta mekanisme verifikasi–validasi–otentikasi untuk menjaga integritas layanan.
Evaluasi Program Hari Belajar Guru Berorientasi Tri Parartha dalam Pengembangan Profesionalisme Guru di SMP Negeri 2 Tabanan Putu Nurcita Paramitasari; Kadek Rihendra Dantes; I Putu Wisna Ariawan
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9660

Abstract

Program Hari Belajar Guru (HBG) berorientasi Tri Parartha di SMP Negeri 2 Tabanan telah berjalan selama dua semester sebagai bentuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) berbasis sekolah, namun belum pernah dievaluasi secara formal dan komprehensif sehingga kekuatan dan kelemahan program belum terpetakan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi Program HBG berdasarkan model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang ditautkan dengan nilai lokal Tri Parartha (Asih, Punia, Bhakti) sebagai lensa etik-kultural, guna menilai kesesuaian konteks, kecukupan masukan, keterlaksanaan proses, hasil program, serta keterkaitan antarkomponen dalam pengembangan profesionalisme guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-evaluatif dengan melibatkan 16 informan yang ditentukan melalui purposive sampling, meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, fasilitator MGMP internal, guru peserta HBG, dan pengawas sekolah, dilengkapi data dokumen kebijakan, notulen, portofolio, jurnal refleksi, dan data Penilaian Kinerja Guru (PKG). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan Focus Group Discussion, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan pengodean dua lapis CIPP dan Tri Parartha. Hasil penelitian menunjukkan komponen context tergolong sesuai meski belum ditopang panduan teknis dari dinas pendidikan kabupaten; komponen input cukup memadai namun rentan secara struktural akibat ketiadaan pos anggaran dan honorarium fasilitator; komponen process kurang konsisten dengan rata-rata kehadiran 65 persen yang bervariasi antarrumpun mata pelajaran dan sangat bergantung pada desain tematik sesi; serta komponen product menunjukkan hasil bervariasi positif, dengan 69,2 persen guru mengalami peningkatan skor PKG yang berkorelasi dengan intensitas kehadiran, sementara 7,7 persen mengalami penurunan. Nilai Asih dan Punia terbukti termanifestasi kuat pada relasi horizontal antarguru, sedangkan Bhakti lebih dominan bermakna kepatuhan administratif dibandingkan dedikasi filosofis. Temuan menegaskan bahwa keempat komponen CIPP saling terkait secara berjenjang, di mana kerapuhan input menjalar menjadi inkonsistensi process dan bermuara pada heterogenitas product, sehingga perbaikan program perlu dimulai dari penguatan struktural pada input. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis berupa operasionalisasi nilai kearifan lokal Bali sebagai lensa evaluasi program pengembangan guru, serta kontribusi metodologis melalui matriks silang CIPP dan Tri Parartha sebagai instrumen audit trail yang memperkuat kredibilitas analisis kualitatif-evaluatif.
Implementasi Kebijakan Revitalisasi Pelayanan Tahanan dalam Pemenuhan Hak dan Peningkatan Kesadaran Hukum Tahanan pada Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Pusat Ade Cici Rohayati; Triyuni Soemartono; Pandji Sukmana; T. Herry Rachmatsyah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9662

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan revitalisasi pelayanan tahanan terhadap pemenuhan hak dan peningkatan kesadaran hukum tahanan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Pusat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan pejabat, petugas, tahanan, serta pihak terkait. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilaksanakan melalui penguatan komunikasi, koordinasi, optimalisasi sumber daya, dan penataan struktur birokrasi yang mendukung pemenuhan hak tahanan melalui layanan kesehatan, bantuan hukum, pendidikan, serta program pembinaan. Kesadaran hukum juga meningkat melalui penyuluhan dan pendampingan hukum. Implementasi didukung oleh regulasi, komitmen pimpinan dan petugas, kerja sama lintas instansi, serta pemanfaatan teknologi informasi. Namun, pelaksanaan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, sarana dan prasarana, overkapasitas, serta rendahnya pemahaman kebijakan oleh sebagian petugas dan pengetahuan hukum tahanan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sumber daya, tata kelola, koordinasi, inovasi layanan berbasis teknologi informasi, serta sinergi antarpemangku kepentingan agar implementasi kebijakan semakin efektif dalam menjamin pemenuhan hak dan meningkatkan kesadaran hukum tahanan.
Efektivitas Kebijakan Sistem Peradilan Pidana Anak dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di Balai Pemasyarakatan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Se-Provinsi Banten Naniek Pangestuti; Triyuni Soemartono; Pandji Sukmana; Gatot Hery Djatmiko
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) pada Balai Pemasyarakatan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak di Provinsi Banten, Indonesia. Implementasi sistem peradilan pidana terpadu berbasis teknologi informasi merupakan upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam penanganan perkara anak. Namun demikian, bukti empiris menunjukkan masih adanya berbagai tantangan yang berkelanjutan, antara lain ketidakkonsistenan data, keterlambatan sinkronisasi data, keterbatasan fungsi sistem, serta kapasitas sumber daya manusia yang belum memadai dalam pengelolaan database pemasyarakatan. Permasalahan tersebut berpotensi memengaruhi efektivitas implementasi kebijakan serta pencapaian prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, survei, observasi, dan analisis dokumen dengan melibatkan informan kunci, termasuk petugas pemasyarakatan, operator sistem, dan pimpinan lembaga. Kerangka analisis penelitian ini mengintegrasikan teori implementasi kebijakan Sabatier dan Mazmanian, Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone dan McLean, kerangka organisasi McKinsey 7S, serta prinsip-prinsip good governance. Pendekatan multidimensional ini memungkinkan dilakukannya penilaian secara komprehensif terhadap efektivitas kebijakan dari perspektif kelembagaan, teknologi, dan tata kelola pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan SPPA melalui Sistem Database Pemasyarakatan telah berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi administrasi, aksesibilitas data, serta koordinasi antarinstansi. Sistem ini mendukung transparansi dan akuntabilitas melalui penyediaan informasi perkara anak yang terstruktur dan terpusat. Namun demikian, efektivitas implementasi masih belum optimal karena adanya berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknis, integrasi sistem yang belum optimal, kurangnya pelatihan bagi petugas, serta tantangan dalam koordinasi organisasi. Selain itu, ketidaksesuaian antara data digital dan data manual menunjukkan masih adanya kesenjangan dalam keandalan sistem dan kesiapan kelembagaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa penguatan kualitas sistem, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi kelembagaan, serta optimalisasi infrastruktur teknologi merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan.
Optimalisasi Strategi Pengelolaan Beasiswa KIP Kuliah dalam Meningkatkan Prestasi Mahasiswa di IPB Munawaroh; Alim Setiawan Slamet; Megawati Simanjuntak
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i5.9671

Abstract

Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan kebijakan strategis Pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada penyaluran bantuan finansial, tetapi juga pada pengelolaan beasiswa yang efektif serta kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dengan kondisi sosial ekonomi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan beasiswa KIP Kuliah terhadap prestasi mahasiswa, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui adaptasi sosial ekonomi sebagai variabel mediasi pada penerima KIP Kuliah di IPB University. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2026 dengan melibatkan 395 penerima KIP Kuliah dari angkatan 59–62 di IPB University. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0, yang dilengkapi dengan Importance-Performance Map Analysis (IPMA) untuk menyusun rekomendasi strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan beasiswa tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap prestasi mahasiswa (koefisien jalur = 0,056; p-value = 0,222), tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap adaptasi sosial ekonomi (koefisien jalur = 0,569; p-value < 0,001). Adaptasi sosial ekonomi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi mahasiswa (koefisien jalur = 0,686; p-value < 0,001), serta secara signifikan memediasi hubungan antara pengelolaan beasiswa dan prestasi mahasiswa (koefisien jalur = 0,390; p-value < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi pengelolaan KIP Kuliah tidak cukup hanya melalui pemberian dukungan finansial, tetapi juga perlu disertai dengan sistem pendampingan, pemantauan, dan dukungan adaptasi yang terintegrasi guna meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik mahasiswa.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026) Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025) Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2025) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025) Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober - November 2024) Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2024) Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2024) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2024) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2024) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2023 - Januari 2024) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2023 - November 2023) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2022 - Mei 2023) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2022 - November 2022) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2021 - Mei 2022) Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Januari 2022) Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2021 - November 2021) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2020 - Mei 2021) Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2020 - November 2020) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2019 - Mei 2020) More Issue