cover
Contact Name
Asrar Aspia
Contact Email
jppg@umsu.ac.id
Phone
+6281361147192
Journal Mail Official
jppg@umsu.ac.id
Editorial Address
Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP
ISSN : -     EISSN : 27217795     DOI : 10.3059
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian, studi mendalam, pemikiran kreatif, inovatif atau karya-karya dalam pendidikan, pengajaran. Fokus jurnal adalah karya inovatif yang terkait dengan pengembangan media pembelajaran, pengembangan proses pembelajaran dan analisa kesulitan dalam pembelajaran serta penerapan e-learning yang dapat secara efektif dalam memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan lembaga pendidikan tinggi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2025)" : 8 Documents clear
Evaluasi Dampak Program Literasi terhadap Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Rahayu, Tri; Arafat, Yasir; Selegi, Susanti Faipri
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i3.27126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program literasi terhadap kemampuan membaca siswa kelas IV SD Negeri 140 Palembang. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam kelancaran membaca dan pemahaman teks. Program literasi yang diterapkan mencakup kegiatan membaca sebelum pelajaran dimulai, penyediaan sudut baca di setiap kelas dan perpustakaan, serta kegiatan menulis ringkasan dari bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model evaluasi kesenjangan (Provus Discrepancy Evaluation Model). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa program literasi memberikan dampak positif terhadap kemampuan membaca siswa, ditandai dengan meningkatnya kelancaran membaca, pemahaman bacaan, dan minat membaca siswa. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan bahan bacaan, kurangnya dukungan orang tua, serta motivasi membaca siswa yang masih rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah program literasi perlu terus dikembangkan dan didukung oleh seluruh pihak agar hasilnya semakin optimal
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Kahoot Sebagai Media untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Evaluasi Geografi Siswa Putra, Leon Emdika; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i3.27165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui penggunaan aplikasi Kahoot untuk kemampuan pemahaman dan evaluasi geografi siswa dan 2) Mengetahui efektivitas aplikasi Kahoot dalam kemampuan pemahaman dan evaluasi geografi siswa kelas X di MAN 1 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berbasis eksperimen semu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga menghasilkan dua kelompok sampel yang masing-masing terdiri dari 35 dan 25 siswa, yaitu kelas X Fase E 3 sebagai kelompok eksperimen yang melakukan pembelajaran dengan aplikasi Kahoot dan kelas X Fase E 11 sebagai kelompok kontrol yang melakukan pembelajaran dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui lembar pretest dan posttest untuk mengetahui hasil belajar siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor hasil belajar dari hasil uji hipotesis (uji t) signifikan 0,033 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh signifikan penggunaan aplikasi Kahoot terhadap hasil belajar geografi siswa Fase E di MAN 1 Bukittinggi. Diperkuat dengan uji N-Gain Score, kelas eksperimen memperoleh nilai sebesar 60,37% dan kelas kontrol sebesar 43,55%, sehingga penggunaan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman siswa pada mata pelajaran Geografi.
Peningkatan Kemampuan Menghitung Luas Segitiga melalui Game Edukasi Berbasis HTML Rhomdani, Rohmad Wahid; Thoyibah, Fifi
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i3.26678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menghitung luas segitiga menggunakan pendekatan aljabar melalui penerapan game interaktif berbasis HTML. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa siswa SMP masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep luas segitiga, khususnya jika disajikan dalam bentuk aljabar dan soal kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus di kelas VII A SMP N 7 Jember dengan jumlah 26 siswa. Media pembelajaran berupa game HTML dilengkapi fitur timer dan tombol acak soal, serta digunakan dalam penentuan ketua kelompok secara interaktif. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, dan observasi aktivitas siswa menggunakan lembar observasi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan: rata-rata nilai siswa meningkat dari 58 (pretest) menjadi 72 (posttest siklus I), dan 85 (posttest siklus II), serta persentase ketuntasan naik dari 31% menjadi 92%. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan mampu memahami serta menerapkan konsep aljabar dalam konteks geometri.
Empowering or Replacing? A Systemic Functional Linguistic Analysis of Anies Baswedan’s Discourse on AI in Education Syafrayani, Putri Rizki
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i3.28537

Abstract

The rapid integration of Artificial Intelligence (AI) in education has generated global debates over whether technology empowers or replaces human educators. This study analyzes the ideological construction of AI in Indonesian educational discourse through Anies Baswedan’s public statements using Systemic Functional Linguistics (SFL) and Critical Discourse Analysis (CDA) frameworks. Drawing on ten segments from Baswedan’s 2025 thread on X (formerly Twitter), the study examines linguistic patterns across ideational, interpersonal, and textual metafunctions to uncover how language encodes power relations, values, and policy orientations. The findings reveal a consistent rhetorical balance between technological optimism and humanistic caution. Baswedan’s use of contrastive structures (e.g., “bukan alat kendali, tapi alat bantu”), inclusive pronouns (“kita,” “mari”), and metaphors of journey and balance constructs an ideology of regulated progress—positioning AI as a supportive instrument rather than an autonomous agent. His discourse promotes participatory governance, moral education, and human-centered innovation, aligning with UNESCO’s (2023) principles of ethical AI while diverging from efficiency-driven global models. However, the analysis also exposes limitations, including the absence of concrete policy mechanisms to address structural inequities and commercial influences in AI implementation. This research contributes to the growing body of Global South scholarship on AI and education, demonstrating how political leaders linguistically negotiate the tensions between technological advancement and cultural preservation. It underscores the need for locally grounded, ethically informed approaches to AI integration that preserve human agency and educational integrity.
Pengaruh Model Inquiry terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Pratiwi, Rachmawatika; Supendi, Dita Pertiwi; Shena, Aristo; Siregar, Berlian; Sugiantoro, Sugiantoro; Pratiwi, Rina Hidayati
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i3.28295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar peserta didik kelas X pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan pretest-posttest control group . Sampel penelitian terdiri atas 72 peserta didik yang tergabung dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri , sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar kognitif dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,82. Analisis data dilakukan menggunakan uji independen sample t-test . Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelas eksperimen (rata-rata = 82,45) dan kelas kontrol (rata-rata = 74,23) dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati.
Philosophy of Science as a Catalyst for Curriculum Change in Response to Global Challenges Fadhillah, Lola; Robandi, Babang
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i3.28615

Abstract

Global developments characterized by technological advances, social changes, and multidimensional challenges demand a responsive, adaptive, and reflective education system. This article aims to analyze how philosophy of science acts as a catalyst in curriculum change in Indonesia in facing global challenges. This research uses a literature study method by reviewing 22 scientific articles from reputable national and international journals. The results show that philosophy of science plays a strategic role in shaping a transformative curriculum through epistemological, axiological, and ontological approaches. The integration of schools such as pragmatism, progressivism, humanism, and Islamic approaches is proven to strengthen the relevance of the curriculum to the demands of the 21st century. In addition, philosophy of science enables synergy between local values and global competencies, and provides direction for curriculum development that focuses on character, morality and critical skills. Nevertheless, implementation challenges still occur, such as institutional resistance and limited capacity of educators. Therefore, strengthening philosophical literacy, policy reform, and multi-stakeholder collaboration are needed so that curriculum change can take place effectively and sustainably. This article emphasizes that philosophy of science is not only a theoretical framework, but also a driving force for the transformation of national education.
Pembelajaran Pemrograman berbasis Machine Learning sebagai Upaya Peningkatan Computational Thinking Sari, Indah Purnama; Zulherry, Andi; Basri, Mhd.; Hayani, Wirda
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i3.28679

Abstract

Kemampuan computational thinking merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Namun, pembelajaran pemrograman konvensional masih berfokus pada sintaks dan prosedur, sehingga belum optimal dalam mengembangkan kemampuan berpikir komputasional secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran pemrograman berbasis machine learning dalam meningkatkan kemampuan computational thinking. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa program studi pendidikan komputer yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menerapkan pembelajaran pemrograman dengan pendekatan machine learning melalui pengenalan konsep data, pelatihan model, serta evaluasi hasil prediksi, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran pemrograman konvensional. Instrumen penelitian berupa tes computational thinking yang mencakup aspek dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan perancangan algoritma. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan computational thinking pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi machine learning dalam pembelajaran pemrograman mampu mendorong mahasiswa untuk berpikir analitis, logis, dan sistematis. Dengan demikian, pembelajaran pemrograman berbasis machine learning berpotensi menjadi strategi inovatif dalam pendidikan komputer untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan peserta didik menghadapi era kecerdasan buatan.
Peran AI dalam Inovasi Pembelajaran MIPA di Sekolah: Peluang dan Tantangan Sejati, Wahyu Tresno; Rizki, Rizki; Nirmalasari, Intan; Sundari, Septia; Pratiwi, Rina Hidayati
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i3.28320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kecerdasan buatan dalam mendorong inovasi pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis artikel jurnal, prosiding ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Sumber literatur diperoleh dari data dasar ilmiah dan dijelaskan secara tematik untuk mengelompokkan temuan dalam aspek peran, peluang, dan tantangan penerapan kecerdasan buatan dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecerdasan buatan dalam mendukung pembelajaran adaptif, visualisasi konsep abstrak, otomatisasi asesmen, dan perencanaan pembelajaran berbasis data. Pemanfaatan teknologi ini membuka peluang peningkatan kualitas pembelajaran, peningkatan literasi ilmu pengetahuan dan numerasi, serta efisiensi kerja guru. Namun implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesiapan sumber daya manusia, keterbatasan infrastruktur, isu etika dan keamanan data, ketidakseimbangan digital, serta risiko ketergantungan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan buatan berpotensi menjadi penggerak inovasi pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam apabila diintegrasikan secara pedagogis, didukung kebijakan yang tepat, dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8