cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
19. Peran Dukungan Sosial Guru BK Dengan Penyesuaian Diri Siswa Bagas Prayoga Hidayat; Arri Handayani; Chr Argo Widiharto
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i02.2307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya  hubungan antara dukungan sosial Guru BK dengan penyesuaian diri siswa kelas X SMA Institut Indonesia Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif koresional. Populasi penelitian ini sejumlah 164 siswa. Sampel yang di ambil adalah 116 siswa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu skala psikologis. Hasil uji korelasi person product moment memperoleh hasil sebesar (r) = 0,392, r Hitung ≥  r tabel atau 0,392 ≥ 0,195 apabila dicocokan dengn tabel interpretasi menunjukan bahwa antara dukungan sosial Guru BK dengan penyesuaian diri memiliki tingkat hubungan yang rendah. Besar sumbangan variabel dukungan sosial Guru BK memberikan kontribusi sebesar 15,3% dan sisanya ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Sedangkan nilai signifikannya 4,546 lebih besar r tabel 0,195, berdasarkan penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial Guru BK dengan penyesuaian diri. Kata kunci: penyesuaian diri, dukungan sosial Guru BK, siswa SMA
1. Penggunaan Media Canva Untuk Daya Tarik Siswa Dalam Mengikuti Layanan Informasi Bimbingan Dan Konseling jamiatul ilmi; Irman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i02.4316

Abstract

Artikel ini merupakan penelitian pengembangan yang mengandalkan beberapa literasi yang didapat dan dijabarkan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pembahasan ini mengenai pemanfaatan Canva sebagai media layanan informasi bimbingan dan konseling.. Khususnya layanan informasi, diharapkan siswa dapat memahami dirinya sendiri agar sanggup mempertahankan diri dan bertingkah laku wajar, sesuai tuntutan dan keadaan lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Melalui canva ini sangatlah diperlukan oleh guru BK dalam menunjang dan mendukung suatu layanan bimbingan dan konseling dalam pendidikan. Media merupakan alat bantu yang digunakan guru BK dalam memberikan layanan kepada siswa, selain menggunakan buku atau metode ceramah, guru pun diharapkan mempunyai media pembelajaran yang berbeda dan menyesuaikan materi serta kondisi pada siswa. Perkembangan teknologi semakin pesat dan maju, salah satunya canva. Canva merupakan aplikasi berbasis online dengan menyediakan desain menarik berupa template, fitur, dan kategori yang ada. Dengan desain yang beragam dan menarik, membuat proses layanan bimbingan dan konseling menjadi tidak membosankan dan menarik. Kata kunci: media canva, daya tarik, siswa, layanan informasi
3. Hubungan Antara Teman Sebaya Pada Siswa Laki-Laki Dan Perempuan Di SMP Yiying; Irman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i02.4394

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dan menyelidiki bagaimana hubungan interaksi social antar teman sebaya siswa kelas 8 di SMP N 2 Gunung Talang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif deskriptif. Dan teknik yang digunakan adalah Interview (wawancara). SubJek dalam penelitian ini adalah siswa. Analisis data dengan cara reduksi data, display data dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu bahwa dalam menjalin hubungan dekat dengan teman lawan jenis (berpacaran), subjek lebih mementingkan faktor keintiman sebagai pendorong terbentuknya hubungan, sedangkan faktor passion hanya sebagai faktor pendukung dalam menjalin hubungan. terbentuknya pergaulan remaja tersebut, karena penampilan fisik tidak akan membuat seseorang bahagia yang dibutuhkan adalah kenyamanan dalam suatu hubungan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah hubungan antara teman sebaya laki-laki dan perempuan memiliki hubungan yang sangat baik. Kata kunci: siswa SMP, teman sebaya, interaksi sosial
Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Peserta Didik MTs NU 01 Hasyim Asyari Tarub Kabupaten Tegal Ira Palupi Inayah Ayuningtyas
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i03.4396

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui keadaan kesulitan belajar di MTS NU 01 Hasyim Asy’ari Tarub dan upaya yang dilakukan guru BK dalam mengatasi kesulitan belajar. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara dan pedoman observasi. Analisis data penelitian ini yaitu tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan triangulasi sumber. Subjek dalam penelitian ini adalah guru BK, koordinator BK dan siswa. Hasil penelitian menunjukan peran guru BK dalam mengatasi kesulitan belajar dengan melalui beberapa upaya diantaranya mengingatkan dan memberikan arahan yang positif kepada siswa, berkolaborasi dengan pengajar atau guru kelas, mendekati siswa dengan cara persuasive dan instruktif. Kesimpulannya Pelaksanaan layanan BK oleh guru BK MTS NU 01 Hasyim Asy'ari Tarub sudah baik, kerjasama dan kontribusi stake holder disekolah serta guru BK dalam menangani kesulitan belajar sudah efektif. Kata kunci: peran guru bimbingan dan konseling, kesulitan belajar, peserta didik
2. Pendidikan Karakter Berbasis Konseling Oleh Guru SD IT Mandailing Natal Elida Hapni; Irman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i02.4427

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat implementasi pendidikan karakter di SDIT Al Furqan Panyabungan Mandailing Natal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara secara langsung. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa. Analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, dan penampilan data. Uji kebasahan dengan triangulasi data. Hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa implementasi pendidikan karakter di SDIT Al Furqan Mandailing Natal dilaksanakan secara sistematis dan terjadwal. Penerapan pendidikan karakter dilaksanakan dalam berbagai bentuk program dan kegiatan melalui proses pembelajaran, pemberian keteladanan, dan ekstrakulikuler sekolah dengan memperhatikan 7 nilai-nilai karakter. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa nilai-nilai ini diimplementasikan pada program sekolah one day one program, seperti pembiasaan baca doa, praktik shalat duha, menghafal al Quran, pembacaan asmaul husna, pengembangan bakat dan minat tilawatul Quran, Jumat sirah, dan ekstrakulikuler. Kata kunci: pendidikan karakter, konseling, siswa sekolah dasar
4. Literature Riview: Keefektifan Layanan Informasi Guru BK Dalam Mencegah Kenakalan Remaja Ulfa Surya Mawaddah; Nefi Darmayanti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i02.4446

Abstract

Kenakalan remaja juga merupakan masalah remaja yang sangat kompleks. Selain menyangkut masalah remaja itu sendiri, masalah lain juga dapat menyangkut dengan masyarakat di sekitarnya. Terkait masalah ini perlu adanya layanan informasi Guru BK guna menghindari kasus kenakalan remaja yang sering terjadi di sekolah. Umumnya kenakalan remaja terjadi disekolah disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Dimana faktor internal yang berasal dari diri remaja, sedangkan faktor eksternal yang berasal dari luar yang menyangkut dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun pergaulannya. Penelitian ini menggunakan metode Literature Riview yang bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisa serta mencari  pandangan umum tentang manfaat dan pengaruh layanan informasi terhadap kenakalan remaja yang sering terjadi di sekolah. Hasil penelitian diketahui bahwa layanan informasi yang diberikan secara rutin efektif dalam mencegah kenakalan remaja, serta memberikan peningkatan pemahaman kepada siswa, dibanding dengan siswa yang kurang mendapatkan layanan informasi. Kata Kunci : layanan informasi, pencegahan, kenakalan remaja
5. Literatur Review : Pengaruh Faktor Psikososial Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Laila Najmi; Nefi Darmayanti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i02.4452

Abstract

Stres kerja terjadi karena perasaan yang mengganggu, memberikan tekanan pada lingkungan tempat kerja, Keadaan tempat kerja yang tidak nyaman dan aman fisik dan mental bagi para pekerja akan mengakibatkan pekerja merasa sulit untuk menyelesaikan pekerjaannya, mengganggu ketenangan pekerja, memberikan rasa tertekan pada pekerja  yang akan menyebabkan stres pada pekerja. Pencarian artikel-artikel  dilakukan dengan basis data mengguakan Google Scholar. Dengan kata kunci pencarian “Faktor Psikososial” dan “ Stres Kerja” yang berkaitan dengan Psikososial terhadap Stres pada pekerja. Hasil pencarian pada artikel-artikel terpilih ditemukan bahwa terdapat faktor-faktor pada psikososial, lingkungan kerja, fungsi dan budaya organisasi, konflik peran, hubungan interpersonal, beban kerja dan kecepaan kerja, pengembangan karir, ketidakjelasan peran, tuntutan kerja, pengendalian, partisipasi atau pengawasan, berhubungan signifikan terhadap terjadinya stres pada pekerja. Kata Kunci: faktor psikososial, stres kerja, pekerja
Peran Konselor Menghadapi Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada Konseli di Era Society 5.0 Khoirunnissa; Syamsu Yusuf; Ipah Saripah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i03.4456

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah mengkaji dan membahas peran konselor menghadapi fenomena FOMO pada konseli pada era Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kajian pustaka. Artikel dan analisis artikel yang ditentukan untuk dikaji merupakan literatur terkait FOMO. Memasuki era society 5.0 penggunaan smartphone saat ini sudah menjadi kebutuhan. Data APJII menunjukan banyak pelajar dan remaja yang terkoneksi media sosial dan internet. Salah satu dampak negatifnya adalah penggunaan smartphone yang problematik dan fear of missing out (FOMO). FOMO dan dampak negatifnya bisa mengganggu tahap perkembangan remaja. Hasil dari penelitian ini adalah kajian peran konselor diantaranya membuat lingkungan sekolah yang terhindar dari FOMO, membantu siswa mengaplikasikan manajemen waktu, dan membantu peralihan dari FOMO ke JOMO pada konseli era society 5.0. Kata kunci: FOMO, konselor, konseli
Kecenderungan Academic Burnout Pada Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia Rahmi Rajfalni Amarsa; Rina Nurhudi Ramdhani; Agus Taufiq; Ipah Saripah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i03.4477

Abstract

Berbagai tuntutan akademik seperti kurikulum, tugas, dan non akademik menjadi tekanan tersendiri bagi mahasiswa tak jarang mahasiswa mengalami stress ekstrim dan kecemasan berlebih yang mengarah pada academic burnout. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil academic burnout pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan berdasarkan aspek academic burnout (exhaustion, cynicism, professional efficacy), jenis kelamin, dan angkatan. Metode yang digunakan adalah descriptive cross-sectional study dengan Teknik survey dan menggunakan analisis deskriptif. Sampel mahasiswa sebanyak 105 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan adalah Maslach Burnout Inventory – Student Survey (MBI-SS) yang terdiri dari 15 pernyataan. Hasil penelitian dan analisis data 73,3% (77 mahasiswa) cenderung mengalami academic burnout tingkat sedang. Berdasarkan aspek academic burnout mahasiswa BK UPI cenderung tinggi pada aspek exhaustion dan cynicism. Lalu cenderung rendah pada aspek professional efficacy. Keterbatasan dari penelitian ini diantaranya dalam pencarian responden dan persebaran data yang kurang merata. Kata kunci: academic burnout, mahasiswa, mahasiswa BK UPI
6. Upaya Guru BK Dalam Membina Interaksi Sosial Siswa Pasca Pandemi Irma Suryani Nasution; Nurussakinah Daulay
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i02.4530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi sosial siswa di MAN 1 Medan pada pasca pandemic. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mengkaji fenomena yang terjadi di lapangan.Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang pakai ialah dengan menggunakan model Miles and Huberman. Uji keabsahan data dalam penelitian ini dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini bahwa interaksi sosial siswa MAN 1 Medan memiliki faktor yang memicu kurangnya interaksi sosial yaitu handphone dan adanya circle pertemanan. Upaya yang dilakukan Guru BK untuk mengatasi interaksi sosial yaitu dengan memberikan layanan bimbingan konseling seperti bimbingan kelompok, konseling individual dan home visit. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ketika Guru BK memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada siswa ternyata memiliki perubahan yang baik dalam berinteraksi sosial di sekolah. Kata kunci: interaksi sosial, upaya  guru bk, hambatan

Page 22 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue