cover
Contact Name
Robertus Fahik
Contact Email
selidik.jurnal@gmail.com
Phone
+6281339970159
Journal Mail Official
selidik.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Pastoral Santo Petrus Kefamenanu - Atambua Jalan Elt Tari, KM 9, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kefamenanu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan)
ISSN : 27457443     EISSN : 27237176     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal SELIDIK is a Jurnal - publishes twice each year, by the Forum Kajian Pendidikan Keagamaan NTT. Jurnal Selidik publishes research articles in the field of religious education which report empirical research on topics that are significant across educational context, in term of design and finding. The topic could be in education, teaching, learning, evaluation, measurement, management of education, management of organization, psychology of education, and learning technology. Jurnal SELIDIK was first published in 2020. Jurnal SELIDIK focuses on scientific studies or scientific research in the field of religious education which is useful for the public, policy actor and education practitioner. While the scope of the Jurnal SELIDIK cover the field of education, teaching, learning, evaluation, measurement, education management, organizational management, educational psychology, and learning technology. Therefore, every article or manuscript published in Jurnal SELIDIK following the reference bellow: 1. Have a strong and clear theoretical framework. 2. Have clear literature that correlate with the research topic discuss. 3. Have a clear and precise design and analysis. 4. Provide recommendation for further practical policy in the field of religious education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025): Desember" : 5 Documents clear
DAMPAK PENGHAYATAN DEVOSI KEPADA BUNDA MARIA TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN UMAT DI PAROKI ST.MARIA PEMBANTU ABADI WERI Alli, Anastasia; Wakei, Ricardo; Kein, Stefania Jedo; Gobay, Novianti; Lebuan, Bernadete Lingi
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61717/sl.v5i2.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penghayatan devosi kepada Bunda Maria terhadap perkembangan iman umat Katolik di Paroki St. Maria Pembantu Abadi Weri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari umat yang secara aktif mengikuti kegiatan devosional, seperti doa rosario, novena, dan perayaan bulan Maria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghayatan devosi secara konsisten mampu menumbuhkan sikap iman yang lebih mendalam, memperteguh pengharapan, serta membentuk karakter kristiani dalam kehidupan sehari-hari umat. Devosi kepada Bunda Maria juga terbukti menjadi sarana pendidikan iman yang efektif, terutama dalam membangun kesadaran akan pentingnya ketekunan, kerendahan hati, dan kesetiaan kepada kehendak Allah. Dengan demikian, devosi kepada Bunda Maria bukan sekadar ritual, tetapi menjadi jalan konkret dalam menumbuhkan kedewasaan iman umat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi pembinaan iman umat di tingkat paroki secara lebih kontekstual dan pastoral.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEJADIAN HAMIL DI LUAR NIKAH PADA REMAJA PUTRI DI DESA KAKANIUK Dahu, Yanuaria; Cornelis Usboko, Wilibrordus; Amsikan, Modesta
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61717/sl.v5i2.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pola asuh orang tua terhadap kejadian hamil di luar nikah pada remaja putri di Desa Kakaniuk.  Penelitian ini menggunakan metode kausal komparatif karena bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian hamil di luar nikah pada remaja putri. Populasi penelitian ini adalah remaja putri dengan jumlah responden 60. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa ketiga pola asuh orang tua yaitu, otoriter, demokratis, dan permisif berpengaruh signifikan terhadap kejadian hamil di luar nikah pada remaja putri. Nilai signifikansi masing-masing berada di bawah 0,05 yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara pola asuh dan risiko kehamilan di luar nikah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pola asuh berpengaruh signifikan terhadap kejadian hamil diluar nikah.
MARTABAT MANUSIA DI ERA DIGITAL: ANALISIS TEOLOGI MORAL KATOLIK TERHADAP AI DAN IMPLIKASINYA BAGI KEHIDUPAN AKADEMIK MAHASISWA KUPANG Masan, Valentinus Kopong; Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Bria, Bonafentura Jemmy
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61717/sl.v5i2.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pandangan mahasiswa katolik di Kupang terhadap penggunaan AI dan otomatisasi, mengidentifikasi nilai-nilai teologi moral yang relevan dan menganalisis potensi konflik antara nilai-nilai tersebut dengan implementasi AI dalam kehidupan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jumlah informan utama 12 mahasiswa dan informan pendukung 2 dosen di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang AI sebagai alat bantu yang bermanfaat untuk efisiensi akademik. Nilai-nilai teologi moral yang ditekankan adalah martabat manusia, keadilan social dan tanggung jawab etis. Konflik etis utama berpusat pada kekhawatiran tentang integritas akademik, resiko ketergantungan dan potensi penurunan pemikiran kritis dan interaksi interpersonal. Pandangan umum menunjukkan bahwa teknologi harus menjadi mitra yang mendukung, bukan menggantikan perkembangan manisiawi. Dengan demikian, penggunaan AI diterima dengan persyaratan etis. Diperlukan kerangka teologi moral yang kuat untuk memastikan bahwa AI digunakan dengan bijak, menjunjung tinggi martabat manusia dan mendukung kebaikan bersama sehingga sejalan dengan prinsip-prinsip katolik.
RELASI GEREJA KATOLIK DAN BUDAYA DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI JOHN FRAME Siau, Bernadus Ferian Nover; Making, Valentino Candra Ului; Sudhiarsa, Raymundus I Made
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61717/sl.v6i2.138

Abstract

Karya ilmiah ini membahas relasi antara Gereja Katolik dan budaya dalam perspektif teologi John Frame, khususnya melalui konsep Lordship of Christ dan etika triperspektival (normatif, situasional, eksistensial). Dalam konteks ini, Gereja dipanggil untuk menilai, mengkritisi, serta mengarahkan perkembangan budaya agar sejalan dengan kehendak Allah. Pendekatan triperspektival menawarkan kerangka analisis teologis yang menyeimbangkan antara kebenaran firman Tuhan, pemahaman terhadap situasi budaya, dan respons iman pribadi umat. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa dalam konteks Gereja Katolik, pandangan Frame sejalan dengan ajaran Magisterium yang menekankan keterlibatan inkarnasional Gereja di tengah dunia. Dalam penyusunan karya ilmiah ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan beberapa buku dan jurnal dan membaca kritis atas sumber tersebut. Penulis menemukan sintesis antara teologi Frame dan ajaran Katolik memberikan dasar bagi model keterlibatan budaya yang transformatif, relevan, dan tetap setia pada kebenaran Injil di tengah perubahan zaman. Karya ilmiah ini menyimpulkan bahwa integrasi kedua pendekatan teologis tersebut memperkaya strategi pastoral Gereja dalam merespons dinamika budaya modern. Oleh karena itu, disarankan agar Gereja terus mengembangkan dialog teologis lintas tradisi serta memperluas pendidikan digital pastoral bagi para pelayan dan umat.
KONSEP KEBAJIKAN THOMAS AQUINAS SEBAGAI LANDASAN PARADIGMATIS BAGI MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN KRISTIANI Tjang, Yanto Sandy; Prasetyo, Laurentius; Astuti, Rosalia Enny; Wyatno, Anthony Kurniawan; Sinaga, Alexander Maruli Tua; Muliawati, Vincencia Arnita; Andry, Vensius Rico Novi
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61717/sl.v5i2.140

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep kebajikan Thomas Aquinas sebagai dasar untuk membangun model manajemen kepemimpinan Kristiani yang menggabungkan aspek moral dan spiritual dalam konteks tantangan global. Di tengah kompleksitas sosial, ekonomi, dan teknologi saat ini, kepemimpinan Kristiani dituntut untuk tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga pada pembentukan karakter yang berbasis kasih, integritas, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui kajian pustaka terhadap karya Aquinas, Katekismus Gereja Katolik, serta literatur filsafat dan manajemen kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin dimotivasi untuk bertindak secara etis oleh empat kebajikan moral: kebijaksanaan, keadilan, keberanian, dan penguasaan diri. Di sisi lain, tiga kebajikan teologal: iman, pengharapan, dan kasih, memberikan orientasi spiritual menuju kesempurnaan moral dan persatuan dengan Allah.  Integrasi kedua jenis kebajikan ini memperkaya fungsi manajemen modern: perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, agar berjalan dengan dasar keadilan, empati, dan kasih. Studi kasus Santo Óscar Arnulfo Romero y Galdámez menunjukkan bahwa kebajikan dapat diterapkan secara efektif dalam kepemimpinan Kristiani melalui keberanian, solidaritas, dan komitmen terhadap martabat manusia di tengah ketidakadilan sosial. Dengan demikian, paradigma kepemimpinan Kristiani yang didasarkan pada kebajikan Aquinas memberikan model kepemimpinan yang etis, transformatif, dan berfokus pada bonum commune (kebaikan bersama) yang mencerminkan kesempurnaan moral dan kasih ilahi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5