Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KINERJA KETUA KUB DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PASTORAL DI WILAYAH V PAROKI STA. FAMILIA SIKUMANA Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Dhambo, Veronika Merlina
Pastoralia Jurnal Penelitian Dosen Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : STIPAS Keuskupan Agung Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70449/pastoral.v5i2.146

Abstract

Pastoral care is an important aspect of church life to accompany people on their journey of faith and daily life. In Region V of the Santa Familia Sikumana Parish, the performance of the Head of the Base Community Community (KUB) really determines the quality of pastoral care. This research aims to analyze the relationship between the performance of the KUB Chair and the quality of pastoral care in the region. The method used is quantitative with a correlational design to identify relationships between variables. Data collection was carried out through a survey of 106 heads of families who represented the research population. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques such as Pearson correlation tests, linear regression analysis, and validity and reliability tests. The research results show that there is a positive and significant relationship between the performance of the KUB Chair and the quality of pastoral care. The coefficient of determination of 56.6% shows that the performance of the KUB Chair contributes significantly to the quality of pastoral care, while 43.4% is influenced by other factors. Research also finds that indicators such as goals, standards, and feedback have a strong influence on the quality of pastoral care. In conclusion, the performance of the KUB Chair plays an important role in improving the quality of pastoral care. Increasing communication, motivation and understanding of the responsibilities of the KUB Chair are very necessary to optimize services to the people. This research recommends strengthening the capacity of the KUB Chair and the active participation of the congregation to support the success of pastoral services.
MODEL PEMBACAAN KITAB KIDUNG AGUNG YANG BENAR MELALUI SOSIALISASI BAGI MAHASISWA STIPAS KEUSKUPAN AGUNG KUPANG Abatan, Yofince; Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Satrio , Didimus Adventus; Seran , Yohana Fransiska; Naif , Stela Maria
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i2.5142

Abstract

Mahasiswa STIPAS Keuskupan Agung Kupang menunjukkan kecenderungan menafsirkan Kitab Kidung Agung secara keliru, seperti memahami teks tersebut sebagai karya vulgar atau dongeng puitis tanpa makna teologis yang mendalam. Permasalahan ini mencerminkan kesenjangan pemahaman terhadap Kitab Suci yang perlu segera diatasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meluruskan pemahaman tersebut melalui sosialisasi model pembacaan Kitab Kidung Agung yang tepat dan kontekstual. Mitra kegiatan terdiri atas 40 mahasiswa dari berbagai jenjang semester dengan latar belakang pendidikan teologi dasar. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi partisipatif, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta: jumlah mahasiswa dengan kategori pemahaman “baik” meningkat dari 5 menjadi 35 orang, sementara kategori “kurang” menurun dari 35 menjadi 2 orang. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami dan menafsirkan Kitab Kidung Agung secara lebih kritis, kontekstual, dan teologis, serta menumbuhkan minat baru terhadap Kitab Suci sebagai pedoman hidup spiritual.
PENGARUH PERSEPSI TENTANG KEKUDUSAN TERHADAP SIKAP SPIRITUAL MAHASISWA KATOLIK UNDANA KUPANG Abatan, Yofince; Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Mbasa, Kletua Nganga; Mamuk, Sofia; Klau, Fransiska
LOGOS Vol. 22 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan artikel adalah untuk menganalisis pengaruh presepsi tentang kesucian terhadap sikap hidup spiritual mahasiswa UNDANA Kupang. Data diambil didasarkan pada adanya dugaan bahwa ketika adanya kesalahpahaman tentang konsep kesucian maka akan berpengaruh pada sikap hidup spiritualnya. Hal ini dialami oleh kebanyakan mahasiswa katolik yang menganggap bahwa kesucian hanya diperuntukkan bagi kaum religious saja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitiatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuestioner, observasi dan dokumentasi. Sampel yang diambil berdasarkan sampel sensus dari 83 mahasiswa katolik. Data dianalisis dengang menggunakan data statistik deskriptif dan inferensial yang mencakup uji validitas, uji reabilitas, normalitas heteroskedastisitas, linearitas dan analisis sederhana. Hasil analisis menunjukan bahwa presepsi mahasiswa tetang kesucian tergolong tinggi (78,20%), begitu juga Sikap spiritual mahasiswa yang tergolong tinggi (79,06%). Ini mencerminkan bahwa konsep kesucian yang benar akan berpengaruh positif terhadap perilaku sikap keagamaan, baik itu dalam kehidupan kampus yang tercermin dalam tanggung jawab akademik maupun pada kehidupan sosial. Penelitian ini diharapakan mampu memberikan pedoman dan pemahaman yang positif tentang konsep kesucian sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan terutama bagi para mahasiswa di kampus.
PENGARUH PERSEPSI TENTANG KEKUDUSAN TERHADAP SIKAP SPIRITUAL MAHASISWA KATOLIK UNDANA KUPANG Abatan, Yofince; Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Mbasa, Kletua Nganga; Mamuk, Sofia; Klau, Fransiska
LOGOS Vol. 22 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan artikel adalah untuk menganalisis pengaruh presepsi tentang kesucian terhadap sikap hidup spiritual mahasiswa UNDANA Kupang. Data diambil didasarkan pada adanya dugaan bahwa ketika adanya kesalahpahaman tentang konsep kesucian maka akan berpengaruh pada sikap hidup spiritualnya. Hal ini dialami oleh kebanyakan mahasiswa katolik yang menganggap bahwa kesucian hanya diperuntukkan bagi kaum religious saja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitiatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuestioner, observasi dan dokumentasi. Sampel yang diambil berdasarkan sampel sensus dari 83 mahasiswa katolik. Data dianalisis dengang menggunakan data statistik deskriptif dan inferensial yang mencakup uji validitas, uji reabilitas, normalitas heteroskedastisitas, linearitas dan analisis sederhana. Hasil analisis menunjukan bahwa presepsi mahasiswa tetang kesucian tergolong tinggi (78,20%), begitu juga Sikap spiritual mahasiswa yang tergolong tinggi (79,06%). Ini mencerminkan bahwa konsep kesucian yang benar akan berpengaruh positif terhadap perilaku sikap keagamaan, baik itu dalam kehidupan kampus yang tercermin dalam tanggung jawab akademik maupun pada kehidupan sosial. Penelitian ini diharapakan mampu memberikan pedoman dan pemahaman yang positif tentang konsep kesucian sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan terutama bagi para mahasiswa di kampus.
PENGUATAN SPIRITUALITAS DAN KARAKTER ORANG MUDA KATOLIK PAROKI SANTA MARIA IMMACULATA-BATUNA MELALUI IMPLEMENTASI NILAI IMAN DALAM KEHIDUPAN Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Taek, Emilia Dolorosa; Rusae, Yohanes
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5485

Abstract

Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, Orang Muda Katolik (OMK) menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan nilai-nilai iman Katolik. Pengaruh budaya sekuler, dominasi media sosial, serta terbatasnya pembinaan rohani mengakibatkan pemahaman iman yang dangkal, rendahnya partisipasi dalam kegiatan gereja, dan meningkatnya kerentanan terhadap nilai-nilai materialistik. Menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Paroki Santa Maria Immaculata-Batuna dengan melibatkan 47 OMK sebagai mitra utama. Tujuan kegiatan adalah memperkuat spiritualitas dan karakter OMK melalui internalisasi nilai-nilai iman Katolik dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan yaitu Shared Christian Praxis (SCP) dengan pendekatan partisipatif yang mencakup seminar, diskusi, dan sharing pengalaman iman. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan pre-test, penyampaian materi, diskusi kelompok, sharing pengalaman, serta evaluasi post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman nilai-nilai iman Katolik, yang terlihat dari perbandingan skor pre-test dan post-test. Selain itu, peserta lebih aktif dalam diskusi, berani mengungkapkan pengalaman iman, dan menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai iman dalam kehidupan nyata di gereja maupun masyarakat. Kesimpulannya, penerapan metode SCP terbukti efektif dalam membangun spiritualitas, memperkuat karakter, serta meningkatkan partisipasi aktif OMK. Model ini berpotensi untuk direplikasi di paroki lain guna mendukung pembinaan iman generasi muda Katolik secara berkelanjutan dan kontekstual.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI STIPAS KEUSKUPAN AGUNG KUPANG Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Duka, Gerardus Bernardus
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 1 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The focus of this research is to discover whether leadership style, work motivation, work discipline influence employee performance at the Pastoral Institution of Higher Learning of Kupang Archdiocese. This research is also designed for analyzing which of those three variables that becomes the most dominant factor on employee performance. The results of the descriptive statistics analysis showed that the leadership style was catagorized as good (60,76 %), work motivation as good (59,52 %), work discpline as good (60,77 %), and employee performance was also catagorized as good (60,81 %). The results of t-test showed that partially leadership style (4.117, sig. 0.000 < 0,05), work motivation (4.373, sig. 0.000 < 0,05), work discpline (2.769, sig. 0.006 < 0,05) had a positive and significant effect on the employee performance of Pastoral Institution of Higher Learning, Kupang Archdiocese. The results of F-test indicated that simultaneously the three independent variables: leadership style, work motivation, work discpline (13,777, sig. 0,000 < 0,05) had a positive and significant effect on the employee performance. It is suggested to the management of Pastoral Institution of Higher Learning, Kupang Archdiocese has to make a evaluation on the leadership style and work motivation, evaluation on the work discipline and employee performance, to make a research of the others factor that influence on employee performance. The management of Pastoral Institution of Higher Learning, Kupang Archdiocese is responsibility to improve the leadership style, work motivation, work discipline and employee performance.
MENGANALISIS HUBUNGAN PROKRASTINASI AKADEMIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Bani , Maria Francisce; Taek, Emilia Dolorosa; Ngongo, Maria Hendritha Lidya
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 3 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61717/sl.v3i2.73

Abstract

The purpose of this study was to find out the description of academic procrastination on student achievement for class of 2020 for the 2022/2023 academic year STIPAS Archdiocese of Kupang, to find out the relationship between academic procrastination on student achievement for class 2020 for the 2022/2023 academic year STIPAS Archdiocese of Kupang. This study used a descriptive quantitative method with research locations at STIPAS, Kupang Archdiocese. The population in this study were 78 people consisting of 38 students in class A and 40 students in class B and the sample used was the same as the population. The data collection technique used in this research is. While the data analysis techniques in this study are descriptive data analysis and inferential data analysis techniques. The results of the research based on statistical analysis show that the relationship between academic procrastination and student achievement in class 2020 at STIPAS Archdiocese of Kupang is 68.2%, meaning that academic procrastination has a significant relationship to learning achievement. Based on the results of the hypothesis testing it was found that the significance value was 0.00 with a probability of 0.05, so the decision was to reject the hypothesis (Ho) and accept the hypothesis (Ha) meaning that the academic procrastination variable has a significant relationship to learning achievement.
PENGARUH PENERAPAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP PEMBERIAN PUNISHMENT KEPADA PESERTA DIDIK DI SMAK SINT CAROLUS KUPANG Heu, Kristina Maria Puu; Bele, Graciana Amanda; Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Tukan, Antonius Ignatius Nggino; Bria, Bonefantura Jemy
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61717/sl.v5i1.90

Abstract

This study aims to examine the effect of the implementation of the Child Protection Law on the practice of giving punishment at Sint Carolus Catholic High School, Kupang. This study uses a quantitative method with a descriptive correlational approach. The results of data analysis using descriptive techniques indicate that the implementation of the Child Protection Law at Sint Carolus Catholic High School, Kupang is very good (93.13%) and the giving of punishment is very good (90.21%). In addition, the results of a simple linear regression analysis show a significant positive effect between the implementation of the Child Protection Law and the giving of punishment (regression coefficient = 0.922, p < 0.05). Even though there is an effect between these two variables, the most important thing to note is that the use of punishment in education must be educational and not exceed the limits regulated by the Child Protection Law. This finding illustrates that although punishment at Sint Carolus Catholic High School, Kupang is implemented well, it is necessary to continue to monitor it so as not to violate children's rights. The implications of this study suggest the need for a more careful approach in giving punishment in order to be in accordance with the objectives of educating and protecting children.
MENELAAH PERAN PARA KATEKIS DALAM SPIRITUALITAS PEWARTAAN DI PAROKI SANTA MARIA ASSUMPTA KEUSKUPAN AGUNG KUPANG Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Taslulu, Beata Kristina; Luruk, Maria Inarita
Pastoralia Jurnal Penelitian Dosen Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : STIPAS Keuskupan Agung Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70449/pastoral.v4i2.99

Abstract

The Catholic Church teaches that all Christian believers who have received the sacrament of baptism are called to carry out their responsibilities to be priests, prophets and kings. Lay people who are given a special task by the Church in the field of preaching the faith are called Catechists. Catechists should have a certain spirituality or enthusiasm for life to support their existence and ministry duties, especially in carrying out the five tasks of the Church. The aim of this research is to determine the role of catechists in church life, especially in the field of preaching. The method used is qualitative with a descriptive approach. The results of the research show that some catechists in the Santa Maria Assumpta Parish, Kupang Archdiocese have not taken an active part in carrying out their roles. Therefore, several activities are needed that can raise awareness within themselves so that catechists can involve themselves fully and actively in every ecclesiastical activity, especially assisting categorical groups in the Parish area in the field of preaching or catechesis.
PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA PADA UMAT KAPELA SANTA MARIA GORETI FATUTETA KEUSKUPAN AGUNG KUPANG Maly, Emanuel Inocentius D. Je’e; Masan, Valentinus Kopong; Ngongo, Maria Hendritha Lidya
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i4.6315

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap tantangan kehidupan sosial-keagamaan umat di Kapela Santa Maria Goreti Fatuteta, Paroki Santa Maria Fatima Taklale, Keuskupan Agung Kupang, yang masih menghadapi persoalan rendahnya pemahaman dan praktik moderasi beragama. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat karakter religius umat melalui proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama yang mencakup sikap toleransi, keseimbangan, dan keterbukaan terhadap perbedaan. Mitra pengabdian adalah umat Fatuteta yang berjumlah 65 kepala keluarga dengan latar sosial ekonomi yang beragam. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan partisipatif, dan advokasi pastoral. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner pre-test dan post-test, serta refleksi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 29,8% pada pemahaman dan sikap moderasi beragama setelah umat mengikuti rangkaian penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan ini juga menunjukkan perubahan positif dalam pola interaksi sosial dan kesadaran beragama umat yang menjadi lebih inklusif dan harmonis. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan karakter religius berbasis moderasi beragama dapat menjadi strategi pastoral yang efektif untuk membangun komunitas iman yang berakar pada ajaran Kristiani sekaligus terbuka terhadap pluralitas sosial. Hasil pengabdian ini penting karena memberikan model pemberdayaan iman umat berbasis komunitas yang dapat direplikasikan dalam konteks pastoral Gereja Katolik di wilayah lain.