cover
Contact Name
Dini Retnowati
Contact Email
journal_iso@umaha.ac.id
Phone
+6281231507642
Journal Mail Official
journal_iso@umaha.ac.id
Editorial Address
Publisher: LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif Jl. Ngelom Megare, Taman, Sidoarjo 61257 031-7884034, Fax. 031-7884034 e-mail: journal_iso@umaha.ac.id URL: https://e-journal.umaha.ac.id/index.php/jiso
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization
ISSN : 26228971     EISSN : 2622898X     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
JISO merupakan jurnal ilmiah yang menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitiannya di bidang rekayasa sistem dan industri diterbitkan oleh LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif (eISSN 2622-898X) (pISSN 2622-8971). Dengan fokus dan materi tentang Industrial engineering, Supply chain, manajemen kinerja, keselamatan dan kesehatan kerja, Ergonomi,
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025" : 15 Documents clear
PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA ARMADA TRUK DI CV. RAGIL JAYA ABADI Firnanda, Muhammad Dikri; Widiasih, Wiwin
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.10-16

Abstract

ABSTRAKBagi perusahaan yang beroperasi di sektor distribusi dan logistik seperti CV. Ragil Jaya Abadi, keberadaan armada truk memegang peranan yang sangat krusial dalam menunjang aktivitas operasional sehari-hari. Armada truk yang handal dan dalam kondisi optimal menjadi kunci utama untuk menjamin kelancaran pengiriman barang serta menjaga kepuasan pelanggan. Namun, pendekatan yang digunakan bersifat korektif, di mana perbaikan hanya dilakukan setelah kerusakan terjadi. Akibatnya, truk-truk ini sering mengalami waktu henti yang mengganggu jadwal pengiriman. Tujuan penelitian ini yaitu merancang sebuah penjadwalan penggantian komponen di CV. Ragil Jaya Abadi. Penelitian ini menggunakan metode reliability centered maintenance. Hasil penelitian waktu interval perawatan beberapa komponen penting pada armada truk Nissan CKA-12 BTX di CV. Ragil Jaya Abadi antara lain komponen ban memerlukan penggantian setiap 16,501 km, oli setiap 6,881 km, dan untuk kopling setiap 20,614 km. ABSTRACTFor companies operating in the distribution and logistics sector such as CV. Ragil Jaya Abadi, the existence of a truck fleet plays a very crucial role in supporting daily operational activities. A reliable truck fleet in optimal condition is the main key to ensuring smooth delivery of goods and maintaining customer satisfaction. However, the approach used is corrective, where repairs are only carried out after damage occurs. As a result, these trucks often experience downtime that disrupts the delivery schedule. The purpose of this study is to design a component replacement schedule at CV. Ragil Jaya Abadi. This study uses the reliability centered maintenance method. The results of the study of the maintenance interval of several important components on the Nissan CKA-12 BTX truck fleet at CV. Ragil Jaya Abadi. Tire components require replacement every 16,501 km. Oil every 6,881 km, and for the clutch every 20,614 km.
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM MIE AYAM: PENDEKATAN SOAR & QSPM Fais, Moh. Ainul; Sri Widari, Nyoman; I Gusti Ayu Sri, Deviyanti; Prihartanti, Wiwik; Rasmito, Agus
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.43-48

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengembangkan strategi pertumbuhan UMKM Pangsit Mie Ayam SMADASA di Surabaya Timur dengan menggunakan metode SOAR dan QSPM. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada harga yang terjangkau (skor 0,65) dan lokasi yang strategis (skor 0,65), sedangkan peluang terbesar adalah peningkatan kepuasan pelanggan (skor 0,68). Evaluasi QSPM mengungkapkan diversifikasi menu sebagai strategi prioritas (TAS=2,48), diikuti oleh kolaborasi event (TAS=1,95). Rekomendasi implementasi meliputi: (1) Pengenalan 2 varian menu baru per kuartal, (2) Kemitraan dengan event sekolah, dan (3) Pelatihan karyawan berbasis layanan pelanggan. Penelitian ini dibatasi pada 30 responden, sehingga generalisasi hasil perlu dilakukan secara hati-hati. ABSTRACTThis study develops the growth strategy of Pangsit Mie Ayam SMADASA UMKM in East Surabaya using the SOAR and QSPM methods. The results of the analysis indicate that the main strengths lie in affordable prices (score 0.65) and strategic location (score 0.65), while the biggest opportunity is to increase customer satisfaction (score 0.68). QSPM evaluation reveals that menu diversification is a priority strategy (TAS = 2.48), followed by event collaboration (TAS = 1.95). Implementation recommendations include: (1) Introduction of 2 new menu variants per quarter, (2) Partnership with school events, and (3) Customer service-based employee training. This study is limited to 30 respondents, so the generalization of the results needs to be made carefully.
SUPPLY CHAIN PERFORMANCE MEASUREMENT USING SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE, BEST WORST METHOD, OBJECTIVE MATRIX, AND TRAFFIC LIGHT SYSTEM AT DOMESTIC INVESTMENT COMPANY Maleakhi, Yutecia Karunia; Heryanto, Rainisa Maini; Arisandhy, Vivi
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.17-26

Abstract

ABSTRAKPerkembangan industri di era globalisasi berjalan sangat pesat dan diiringi dengan meningkatnya persaingan antar perusahaan. Untuk mempertahankan daya saing yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan pasar, kinerja operasional suatu perusahaan harus terus ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) yang diberikan bobot dengan Best Worst Method (BWM) serta diukur dengan Objective Matrix (OMAX) dan Traffic Light System (TLS) untuk evaluasi kinerja pada salah satu perusahaan penanaman modal dalam negeri di Indonesia. Perusahaan telah menetapkan target bisnis kinerja rantai pasok pada sektor pelapis dan aksesoris pipa. Pengukuran kinerja diperlukan untuk meningkatkan kinerja rantai pasok. Pengolahan data menghasilkan 17 indikator kinerja untuk mengukur kinerja rantai pasok. Berdasarkan pengukuran OMAX, kinerja berada pada angka 5,496 yang menunjukkan kategori 'rata-rata' namun memerlukan peningkatan pada masing-masing indikator. Peningkatan kinerja rantai pasok dilakukan dengan cara mengatasi empat indikator yang masuk kategori 'buruk' dan meningkatkan enam indikator yang masuk kategori 'rata-rata'. ABSTRACTIndustrial development during globalization is rapid and is accompanied by increasing competition among companies. To maintain high competitiveness in meeting market needs, a company's operational performance must continuously improve. This research utilizes the Supply Chain Operations Reference (SCOR) model, weighted using the Best Worst Method (BWM), and measured using the Objective Matrix (OMAX) and Traffic Light System (TLS) for performance evaluation at a domestic investment company in Indonesia. The company has set business targets for supply chain performance in the coating and pipe accessories sector. Performance measurements are necessary to enhance supply chain performance. Data processing yields 17 performance indicators for measuring supply chain performance. According to the OMAX measurements, the performance is rated at 5.496, indicating a 'average' category but requiring improvement in each indicator. Improving supply chain performance involves addressing the four indicators in the 'poor' category and enhancing the six indicators in the 'average' category.
LEAN ERGONOMIC UNTUK MINIMASI WAKTU SIKLUS PRODUKSI LINK D61 OUTER DI PT. GANZU GISMA SEIKO Dirda Nareswari; Mardi Safitri, Dian; Farhan, Ahmad
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.27-23

Abstract

ABSTRAKEksplorasi tambang batu bara terjadi peningkatan pesat sehingga kebutuhan alat berat bertambah dan produksi komponennya memerlukan distribusi dengan cepat, tetapi dalam produksinya PT. Ganzu Gisma Seiko terdeteksi adanya ketidakmampuan produsen untuk memenuhi permintaan konsumen yang hanya terpenuhi sebanyak 89%. Hasil studi pendahuluan menunjukkan adanya loss time yang membuat tingginya waktu siklus produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi aktivitas yang menyebabkan loss time. Penelitian ini menggunakan mapping aktivitas dengan tools Process Activity Mapping dan mengklasifikasi waste dengan pendekatan Lean Ergonomic. SNI 9011:2021 digunakan menilai potensi bahaya ergonomi dari aktivitas pada aliran produksi yang menyebabkan loss time. Tahap analisis menemukan aktivitas penyebab loss time didominasi oleh aktivitas menunggu dan mencari alat bantu produksi. Waste yang teridentifikasi yaitu waste of motion, waste of waiting, dan waste of hazard. Hal ini memerlukan implementasi (5+1)S. Usulan yang diberikan yaitu mengoptimalkan peran dari implementasi (5+1)S di perusahaan khususnya area produksi yang selama ini belum terlaksana dengan baik. Hasil penerapan perbaikan produksi Link D61 Outer menunjukkan penurunan waktu siklus sebanyak 36% yang mengakibatkan kenaikkan produksi 12%. ABSTRACTCoal mining exploration has increased rapidly so that the need for heavy equipment has increased and the production of its components requires fast distribution, but in its production, PT. Ganzu Gisma Seiko detected the inability of producers to meet consumer demand which was only met by 89%. The results of the preliminary study showed loss time which caused the high production cycle time. This study aims to identify activities that cause loss time. This study uses activity mapping with the Process Activity Mapping tool and classifies waste with the Lean Ergonomic approach. SNI 9011:2021 is used to assess the potential ergonomic hazards of activities in the production flow that cause loss time. The analysis stage found that the activities that cause loss time are dominated by waiting and looking for production aids. The identified wastes are waste of motion, waste of waiting, and waste of hazard. This requires the implementation of (5+1)S. The proposal given is to optimize the role of the implementation of (5+1)S in the company, especially in the production area which has not been implemented properly so far. The results of the implementation of Link D61 Outer production improvements showed a 36% reduction in cycle time which resulted in a 12% increase in production.
ANALISIS PENGARUH TEMPERATUR RUANGAN, JENIS KELAMIN, DAN PENGALAMAN TERHADAP GEJALA CYBERSICKNESS DAN KELELAHAN FISIK DALAM PENGGUNAAN VIRTUAL REALITY Puspita, Sintika; Sarvia, Elty
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.57-66

Abstract

AbstrakSalah satu teknologi yang menarik perhatian dan terus mengalami perkembangan yaitu teknologi virtual reality (VR). Namun dalam penggunaannya dapat menimbulkan gejala cybersickness dan kelelahan fisik. Faktor internal dan eksternal dapat berpengaruh terhadap munculnya gejala cybersickness dan kelelahan fisik sehingga adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal berupa temperatur ruangan, jenis kelamin, dan pengalaman terhadap munculnya gejala cybersickness dan kelelahan fisik, menganalisis hubungan skor Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) dan kelelahan fisik dan mengidentifikasi dan menganalisis beban kerja yang dirasakan pengguna, mengidentifikasi serta memberikan usulan untuk meminimasi terjadinya gejala cybersickness dan kelelahan fisik dalam menggunakan virtual reality. Adapun aktivitas yang akan dilakukan responden pada penelitian ini yaitu bermain video games beat saber selama 30 menit pada temperatur ruangan panas dan dingin. Pada penelitian ini akan digunakan alat pengukur berupa Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) dan pengukuran denyut jantung. Adapun pengujian yang akan dilakukan pada penelitian ini yaitu pengujian Mixed ANOVA, Regresi Linear Berganda, dan Korelasi Pearson serta akan dilakukan perhitungan energi. Hasil pengujian Mixed ANOVA menunjukkan bahwa adanya pengaruh temperatur ruangan dan jenis kelamin terhadap skor Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) dan adanya pengaruh temperatur ruangan terhadap kelelahan fisik. Hasil Regresi Linear Berganda didapatkan bahwa besar pengaruh temperatur ruangan dan jenis kelamin terhadap Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) sebesar17,3% dan sisanya sebesar 82,7% dijelaskan oleh faktor penyebab lainnya. Skor VRSQ didapatkan bahwa 9 orang responden pada temperatur ruangan panas dan 6 orang responden pada temperatur ruangan dingin merasakan gejala cybersickness lebih dari 50% Tingkat klasifikasi beban kerja yang dirasakan oleh responden berbeda-beda serta hubungan berlawanan arah sangat lemah untuk skor VRSQ dan kelelahan fisik. ASTRACTOne technology that attracts attention and continues to experience development is virtual reality (VR) technology. However, its use can cause symptoms of cybersickness and physical fatigue. Internal and external factors can affect the appearance of symptoms of cybersickness and physical fatigue so the objectives of this study are to identify and analyze the effect of internal and external factors in the form of room temperature, gender, and experience on the appearance of symptoms of cybersickness and physical fatigue, identify and analyze the relationship between Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) scores and physical fatigue, identify and analyze the workload felt by users, and provide suggestions for minimizing the occurrence of symptoms of cybersickness and physical fatigue in using virtual reality. Respondents will play beat saber video games for 30 minutes at hot and cold room temperatures in this study. In this study, measuring instruments will be used in the form of the Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) and heart rate measurements. The tests that will be carried out in this study are Mixed ANOVA testing, Multiple Linear Regression, and Pearson Correlation and energy calculations will be carried out. The results of Mixed ANOVA testing show that there is an effect of room temperature and gender on the Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) score and the effect of room temperature on physical fatigue. The results of Multiple Linear Regression found that the effect of room temperature and gender on Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) was 17.3% and the remaining 82.7% was explained by other causal factors. The VRSQ score found that 9 respondents at hot room temperature and 6 respondents at cold room temperature felt cybersickness symptoms of more than 50% The level of workload classification felt by respondents varies and the opposite relationship is very weak for VRSQ scores and physical fatigue
ANALISIS BOTTLENECK DAN PENINGKATAN KINERJA LINI PRODUKSI PADA INDUSTRI MAKANAN DENGAN PENDEKATAN SIMULASI Baihaqy, Ahmed Raecky; Muhammadi, Hamdan; Siswanto, Nurhadi
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.1-9

Abstract

ABSTRAK Sebuah lini produksi dirancang untuk memastikan bahwa aktivitas produksi berlangsung lancar dengan output maksimal. Namun, kelancaran lini produksi dapat terganggu jika terjadi bottleneck dalam aktivitas atau proses tertentu, yang dapat menurunkan tingkat produksi secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bottleneck dalam lini produksi industri makanan menggunakan pendekatan simulasi. Hasil simulasi kondisi eksisting menunjukkan bahwa proses packing menjadi bottleneck utama. Melalui skenario perbaikan berupa kombinasi penugasan mesin manual packing yang lebih fleksibel dan penambahan konveyor, simulasi membuktikan bahwa throughput produksi per jam dapat meningkat sebesar 8,6%. ABSTRACT A production line is designed to ensure that production activities run smoothly and achieve maximum output. However, its smooth operation can be disrupted if a bottleneck occurs in certain activities or processes, significantly reducing the production rate. This research aims to identify and analyze bottlenecks within a food industry production line using a simulation-based approach. The simulation results of the existing conditions indicate that the packing process is the primary bottleneck. Through an improvement scenario involving a combination of more flexible manual packing machine assignments and the addition of conveyors, the simulation demonstrated that hourly production throughput could increase by 8.6%.  
END-TO-END ENGINEERING WORKFLOW FOR TURMERIC (KUNYIT) SLICING MACHINES: CAD, FEM, AND 3D SIMULATION Setiawan, Tri Andi; Juniani, Anda Iviana; Ningrum, Pranidiya Otaviya; Purnomo, Dhika Adithya; Faruq, Habib Ngumar; Amin, Khoirul
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.34-42

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini memaparkan alur kerja teknik end-to-end untuk pengembangan mesin pengiris kunyit, yang meliputi desain berbantuan komputer (CAD), analisis metode elemen hingga (FEM), dan pengujian fisik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis struktur mesin pemotong kabel tipe pengiris yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pemotongan kabel skala industri. Desain mesin dikembangkan dengan menggunakan perangkat lunak Autodesk Fusion 360, yang mendukung pemodelan 3D yang komprehensif, analisis tegangan, dan simulasi struktur. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Finite Element Method (FEM) untuk mengevaluasi kekuatan, deformasi, dan distribusi tegangan pada struktur rangka mesin. Hasil simulasi menunjukkan faktor keamanan yang tinggi, dengan nilai minimum yang melebihi ambang batas operasional yang aman, deformasi maksimum yang sangat rendah, dan tegangan yang terdistribusi secara merata. Simulasi ini menunjukkan bahwa rangka dapat menahan beban operasional tanpa mengalami kegagalan struktural. Alur kerja ini menunjukkan keefektifan penggabungan CAD 3D, simulasi FEM, desain keselamatan, dan validasi eksperimental dalam menghasilkan mesin pengiris kunyit yang andal. Hal ini mengatasi kesenjangan penelitian yang diidentifikasi dalam penelitian yang sudah ada. Desain ini menekankan efisiensi material, kemudahan perakitan, dan stabilitas selama proses pemotongan. Penelitian ini juga mencakup perhitungan mekanis untuk komponen-komponen utama seperti sabuk transmisi dan torsi poros untuk memastikan kinerja dunia nyata yang optimal. Output desain menunjukkan bahwa desain berbasis simulasi secara signifikan meningkatkan prediksi kinerja, meminimalkan kesalahan, dan mempercepat pengembangan produk. Simulasi menunjukkan bahwa desain memiliki faktor keamanan tinggi dengan nilai minimum melebihi batas aman, deformasi maksimum yang sangat kecil, serta distribusi tegangan yang merata. Hal ini menunjukkan bahwa rangka mesin mampu menahan beban operasional tanpa mengalami kegagalan struktural. Selain itu, desain memperhatikan efisiensi penggunaan bahan, kemudahan perakitan, dan stabilitas selama proses pemotongan. Studi ini juga menguraikan perhitungan mekanis komponen utama, seperti sabuk transmisi dan torsi poros, untuk memastikan kinerja optimal dalam operasional nyata. Dengan pendekatan desain terintegrasi dan simulasi berbasis perangkat lunak. ABSTRACT This study details an end-to-end engineering workflow for the development of a turmeric slicing machine, encompassing computer-aided design (CAD), finite element method (FEM) analysis, and physical testing. This research aims to design and analyze the structure of a slicing-type cable-cutting machine intended to meet industrial-scale cable-cutting demands. The machine design was developed using Autodesk Fusion 360 software, which supports comprehensive 3D modelling, stress analysis, and structural simulation. The study was conducted using the Finite Element Method (FEM) to evaluate strength, deformation, and stress distribution on the machine frame structure. Simulation results reveal a high safety factor, with minimum values exceeding safe operational thresholds, very low maximum deformation, and evenly distributed stress. This simulation indicates that the frame can withstand operational loads without structural failure. The workflow demonstrates the effectiveness of combining 3D CAD, FEM simulation, safety design, and experimental validation in producing reliable turmeric slicing machinery. It addresses a pronounced research gap identified in existing studies. Additionally, the design emphasizes material efficiency, ease of assembly, and stability during the cutting process. The study also includes mechanical calculations for key components such as transmission belts and shaft torque to ensure optimal real-world performance. This research successfully delivers a technically reliable machine design suitable for modern cable manufacturing applications by combining integrated design and simulation tools. The results demonstrate that simulation-based design significantly enhances performance prediction, minimizes errors, and accelerates product development.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENCARIAN KERJA DENGAN INTEGRASI MEKANISME KETERLACAKAN DOKUMEN UNTUK TRANSPARANSI REKRUTMEN Amelia, Putri; Juniani, A. I; Trisna Nugraha, Anggara; Hendrata, Ferial
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.49-56

Abstract

ABSTRAK Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak besar terhadap sektor ketenagakerjaan di Indonesia, salah satunya ditandai dengan meningkatnya jumlah pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja secara masif. Penelitian ini akan merancang sistem pencarian lowongan kerja berbasis website yang dilengkapi dengan mekanisme keterlacakan dokumen digital untuk meningkatkan transparansi dalam proses rekrutmen. Sistem ini dirancang pada segmentasi pengguna seperti user guest (pengunjung), kandidat (pencari kerja), perusahaan (penyedia lowongan), dan superadmin (pengelola sistem). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pembuatan sistem, dan pengujian. Sistem yang dikembangkan menyediakan fitur seperti login pengguna, pencarian lowongan, unggah lamaran, serta dashboard untuk pengelolaan data oleh admin. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box untuk memastikan bahwa setiap fungsi berjalan sesuai dengan spesifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik dan memenuhi kebutuhan dan peran masing-masing pengguna. Sehingga manfaat yang diperoleh dari penelitian ini yaitu dapat membentuk ekosistem rekrutmen digital yang efisien, terintegrasi, dan adaptif, serta berpotensi mendukung penurunan tingkat pengangguran melalui optimalisasi proses pencarian dan penempatan kerja secara digital. ABSTRACT The COVID-19 pandemic has had a significant impact on the employment sector in Indonesia, notably marked by an increase in unemployment due to mass layoffs. This study aims to design a web-based job search system equipped with a digital document traceability mechanism to enhance transparency in the recruitment process. The system is designed to accommodate different user segments, including guest users (visitors), candidates (job seekers), companies (job providers), and superadmins (system administrators). The methodology used in this research is the Waterfall model, which consists of requirement analysis, system design, system development, and testing stages. The developed system provides features such as user login, job vacancy search, application submission, and a dashboard for data management by the admin. System testing is conducted using the Black Box method to ensure that each function operates according to the specified requirements. The results indicate that the system functions properly and meets the needs and roles of each user segment. Therefore, this research contributes to the development of an efficient, integrated, and adaptive digital recruitment ecosystem, with the potential to help reduce unemployment through the optimization of digital job search and placement processes.
ANALISIS KEKUATAN BANGKU TAMAN BERBAHAN CEMENTITIOUS COMPOSITE DENGAN CAMPURAN FLY ASH DAN PASIR LIMBAH SANDBLASTING Fahmi, M. Rizal; Wiwik Dwi Pratiwi; Fitroh Resmi; Luqman Cahyono; Endang Fitria Rahmawati; Hanum Wardah Anggraeni
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.67-75

Abstract

ABSTRAK Meningkatnya kebutuhan akan ruang terbuka yang nyaman dan berkelanjutan mendorong inovasi dalam pemilihan material furnitur luar ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bangku taman berbahan cementitious composite ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah industri berupa fly ash, pasir sandblasting, dan fiberglass sebagai bahan penguat. Cementitious composite yang kuat, tahan cuaca ekstrem, tahan terhadap serangan serangga serta jamur serta fleksibilitas dalam desain membuatnya menjadi pilihan ideal untuk penggunaan di luar ruangan. Empat variasi campuran dibuat dengan substitusi fly ash sebesar 0%, 20%, 30%, dan 40%. Pembuatan spesimen sampel uji tekan dan tarik dilakukan pada 4 variasi dengan 3 kali replikasi untuk masing-masing varian. Hasil cetakan didiamkan terlebih dahulu selama 24 jam kemudian dilanjutkan dengan proses curing selama 28 hari. Seluruh spesimen uji tekan dan tarik diuji dengan menggunakan standar ASTM C-39 dan C-307. Pengujian kuat tekan dan tarik dilakukan untuk menentukan varian dengan performa mekanik terbaik. Hasil menunjukkan bahwa substitusi fly ash sebesar 20% menghasilkan kekuatan tekan dan tarik tertinggi, yaitu 30,27 MPa dan 4,16 MPa. Desain bangku taman selanjutnya disimulasikan menggunakan software Fusion 360 dengan masukan data material dari hasil uji laboratorium. Analisis menunjukkan bahwa desain memiliki nilai safety factor minimum 3,46 dan nilai von misses stress maksimum 0,884 MPa yang berada jauh di bawah batas kerusakan material. Dengan demikian, bangku taman yang dirancang terbukti aman dan layak digunakan, sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan limbah industri dan peningkatan estetika ruang publik secara berkelanjutan. ABSTRACT The increasing need for comfortable and sustainable outdoor spaces drives innovation in the selection of outdoor furniture materials. This study aims to develop an environmentally friendly cementitious composite park bench by utilizing industrial waste in the form of fly ash, sandblasting sand, and fiberglass as reinforcing materials. Strong cementitious composite, resistant to extreme weather, resistant to insect and fungal attacks and flexibility in design make it an ideal choice for outdoor use. Four variations of the mixture were made with fly ash substitution of 0%, 20%, 30%, and 40%. The manufacture of compressive and tensile test sample specimens was carried out on 4 variations with 3 replications for each variant. The mold results were left for 24 hours first and then continued with a curing process for 28 days. All compressive and tensile test specimens were tested using ASTM C-39 and C-307 standards. Compressive and tensile strength tests were carried out to determine the variant with the best mechanical performance. The results showed that 20% fly ash substitution produced the highest compressive and tensile strengths, namely 30.27 MPa and 4.16 MPa. The park bench design was then simulated using Fusion 360 software with input of material data from laboratory test results. The analysis shows that the design has a minimum safety factor value of 3.46 and a maximum von misses stress value of 0.884 MPa which is far below the material damage limit. Thus, the designed park bench is proven to be safe and suitable for use, while contributing to the reduction of industrial waste and the improvement of the aesthetics of public spaces in a sustainable manner.
IMPLEMENTASI ANALISIS JARINGAN METODE PERT DAN CPM PEMBANGUNAN GEDUNG RAWAT INAP KLINIK PRATAMA AMAL SEHAT KUDUS Wijayanti, Mu'aida; Hakim, Cikita Berlian
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.76-84

Abstract

ABSTRAK Teknik yang umum digunakan untuk perencanaan dan penjadwalan adalah analisis jaringan. Dalam perencanaan suatu proyek banyak hal penting yang memengaruhi keberhasilan dan kelancaran, salah satunya perencanaan waktu pelaksanaan aktivitas atau pekerjaan yang tepat, efektif dan efisien. Critical Path Method (CPM) atau metode jalur kritis dan Program Evaluation and Review Technique (PERT) adalah dua metode berbasis jaringan yang dikembangkan secara independen untuk membantu manajer proyek dalam menjadwalkan proyek-proyek yang kompleks. Dari data penelitian hasil perhitungan dengan POM QM versi 5 menunjukkan bahwa durasi waktu penyelesaian proyek dengan menggunakan metode CPM adalah 182 hari, durasi waktu penyelesaian proyek dengan menggunakan metode PERT adalah 184 hari dengan nilai standar deviasi sebesar 4,58 dan varians sebesar 21. Artinya pekerjaan aktivitas proyek ini diharapkan peluang (probabilitas) paling cepat dapat diselesaikan selama 182 hari dan paling lambat 184 hari atau tingkat ekspektasi dari peluang pekerjaan tersebut sebesar 46,41%. Rendahnya probabilitas ini disebabkan oleh perbedaan yang sangat signifikan antara durasi waktu aktivitas yang direncanakan yaitu 238 hari dengan rekomendasi hasil perhitungan metode CPM 182 hari dan PERT 184 hari. Perhitungan menggunakan metode CPM dan PERT menghasilkan durasi waktu lebih pendek dari jadwal perencanaan yang direncanakan yaitu selama 238 hari. Hal ini dikarenakan ari kedua Metode CPM dan PERT dengan mempertimbangkan kondisi aktual yang ideal. ABSTRACT Network analysis is a widely adopted technique for project planning and scheduling. Within project planning, several critical factors influence success and smooth execution; among these, the precise, effective, and efficient scheduling of activities or tasks is paramount. The Critical Path Method (CPM) and the Program Evaluation and Review Technique (PERT) are two independently developed network-based methodologies designed to assist project managers in orchestrating complex projects. Empirical data derived from calculations utilizing POM QM version 5 reveal that the project completion duration via the CPM method is 182 days, whereas the PERT method yields a duration of 184 days with a standard deviation of 4.58 and a variance of 21. These findings suggest that the project's activities are anticipated to conclude within a window spanning a minimum of 182 days to a maximum of 184 days. This specific completion timeframe carries a probability (expectation level) of 46.41%. The observed low probability is largely attributable to the substantial divergence between the initially planned activity duration of 238 days and the recommended durations of 182 days (CPM) and 184 days (PERT). Notably, both CPM and PERT methodologies consistently generated shorter durations compared to the original 238-day planned schedule. This outcome stems from both CPM and PERT methods' inherent consideration of ideal actual conditions.

Page 1 of 2 | Total Record : 15