cover
Contact Name
M. Farkhan
Contact Email
farkhan@dosen.umaha.ac.id
Phone
+6231-7884034
Journal Mail Official
among.pengmas@umaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Ngelom Megare No. 30 Taman Sidoarjo
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26225328     EISSN : 26227738     DOI : -
Among Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM) adalah publikasi layanan publik secara berkala untuk mengakomodasi layanan masyarakat bagi dosen di Universitas Maarif Hasyim Latif dan dari universitas lain dalam bentuk literatur, penelitian dan pengembangan yang mencakup berbagai topik yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat lokal atau topik lain yang terkait dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2025)" : 8 Documents clear
Analisis Potensi Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Media Tanam dan Biosilika Di Desa Kemuning Sidoarjo Ali Mujakki, Muhammad; Purnama, Septiyan Intan; Prasetiyo, Nyoto Bakti; Aditya, Muhammad Rio; S, A. Habib Aji; Puspita, Asri Dwi; Farkhan, M.
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v7i1.16949

Abstract

Desa Kemuning merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Desa ini memiliki potensi dalam bidang pertanian karena banyaknya laha pertanian. Kemudian timbul permasalahan setelah masa panen yaitu melimpahnya limbah penggilingan padi yaitu sekam. Oleh karena itu kelompok 1 KKN Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo 2024 berinisiatif melakukan kegiatan guna memanfaatkan limbah sekam dengan tujuan memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan serta ekonomi masyarakat sekitar. Kegiatan yang dilakukan oleh kelompok 1 KKN Umaha Sidoarjo 20024 ini yaitu pembuatan fermentasi sekam sebagai bahan media tanam dan mengkaji inovasi potensi sekam menjadi biosilika. Metode yang dilakukan yaitu dengan uji coba pembuatan fermentasi sekam sebagai media tanam dan melakukan studi literatur serta review tentang penggunaan sekam menjadi biosilika. Hasil fermentasi sekam sebagai media tanam telah berhasil dilakukan dan menghasilkan ciri-ciri fermentasi sekam yang bagus, kemudian digunakan pada penanaman benih cabai serta dilakukan distribusi media tanam fermentasi sekam ini kapada masyarakat sekitar. Hasil review inovasi pembuatan biosilika dari sekam mengingat silika berpotensi sebagai biomassa masa depan maka diharapkan uji coba pembuatan biosilika dari sekam dapat dilakukan di kesempatan mendatang.
Pengabdian Masyarakat Peningkatan Kapasitas Usaha Pokdakan Bissiba Melalui Diversifikasi Budidaya Ikan Lele Ekasari, Ratna; Yucha, Nikma; As Syukri, Khoirul Anam; Farkhan, M.
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v7i1.16952

Abstract

Program pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo tepatnya bermitra dengan POKDAKAN (Kelompok Pembudidaya Ikan) BISSIBA. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas usaha dari POKDAKAN BISSIBA yang awalnya hanya membudidayakan ikan lele menjadi usaha yang berorientasi pada hulu dan hilir. Dari hulu melalui peningkatan kegiatan budidaya dengan menyediakan pakan secara mandiri, dan hilir sampai pada produk olahan ikan lele. Peningkatan kapasitas usaha juga ditunjang dari pelatihan dan pendampingan mulai dari aspek manajemen SDM, manajemen keuangan, hingga pemasaran. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman mitra dalam pengelolaan organisasi usaha, membuat laporan keuangan, dan pemasaran dengan rata-rata peningkatan hingga 82% yang memahami manajemen SDM setelah program. Sebelumnya, tidak ada pembagian jobdesc, namun kini ada pembagian tugas di bagian SDM pada masing-masing divisi, diantaranya divisi SDM, produksi, keuangan, dan pemasaran. Keterlibatan masyarakat Desa Barengkrajan dalam POKDAKAN BISSIBA meningkat dari 9 orang menjadi 25 orang. Pendampingan juga berhasil menghasilkan profil usaha, kemasan produk hingga pendaftaran Nomor Induk Berwirausaha (NIB) dan sertifikat Halal, di samping legalitas SK keanggotaan. Dalam aspek pakan budidaya, sebelumnya pakan dibeli dari pasaran, kini disuplai dari mesin pencetak pelet vertikal secara mandiri. Selain itu, produk “keripik ikan lele Barengkrajan” berhasil dikembangkan, dan akun media sosial untuk usaha kini tersedia di Instagram, Facebook, dan TikTok. Melalui adanya program pengabdian ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha POKDAKAN BISSIBA dari segi kuantitas dan kualitas.
Pelatihan Budidaya Menggunakan Sistem Akuaponik Berbasis Water Level Sensor Di Banyuajuh Bangkalan Prayoga, Aditya; Ibadillah, Achmad Fiqhi; Laksono, Deni Tri; Farkhan, M.
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v7i1.16953

Abstract

Lahan sempit merupakan permasalahan yang terjadi di desa Banyuajuh, Kamal, Bangkalan. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan dalam pemanfaatan lahan sempit yakni penerapan sistem pertanian akuapoik. Sistem akuaponik merupakan integrasi budidaya ikan dan tanaman yang mendukung pemanfaatan lahan sempit secara efisien. Komoditas yang dibudidayakan pada system akuaponik kali ini adalah tanaman kangkung dan ikan lele. Dengan pengembangan teknologi berbasis water level sensor, sistem ini dapat dipantau secara otomatis untuk memastikan keberlangsungan ekosistem dan efisiensi penggunaan air. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan budidaya akuaponik berbasis water level sensor kepada kelompok tani karya bumi dan masyarakat sekitar Desa Banyuajuh. Kegiatan pelatihan terdiri atas pengenalan teknologi sensor, instalasi, hingga pengelolaan sistem akuaponik. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam penggunaan teknologi untuk meningkatkan produktivitas sistem akuaponik. Implementasi sensor terbukti membantu peserta dalam mengelola ketersediaan air dan menurunkan risiko kegagalan budidaya.
Pelatihan Perbaikan Dan Pemeliharaan Alat Listrik Rumah Tangga Bagi Warga Desa Banyuajuh Ibadillah, Achmad Fiqih; Daniyal, Moh.; Jannan, Ahmad Muthoharul; Agus Rifai, Abdul Aziz; Kurniawan, Adi; Laksono, Deni Tri; Farkhan, M.
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v7i1.16967

Abstract

Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura menjadi salah satu wilayah penerapan program pelatihan pemeliharaan alat listrik rumah tangga. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat dalam merawat dan memperbaiki peralatan listrik rumah tangga untuk mendukung kehidupan sehari-hari. Pelatihan melibatkan warga di tiga RT, yaitu RT 4, RT 5, dan RT 6, dengan total peserta sebanyak 20 orang. Setelah pelatihan, terdapat peningkatan pemahaman warga mengenai perawatan peralatan elektronik di rumah. Peserta diberikan materi tentang identifikasi kerusakan, langkah-langkah perbaikan sederhana, dan pemeliharaan rutin alat elektronik. Pelatihan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan sesi diskusi. Evaluasi menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, yang mayoritas baru pertama kali mendapatkan pelatihan semacam ini.
Pendampingan UKM Emas Hitam Untuk Meningkatkan Penjualan Mundari, Siti; Herlina; Farkhan, M.
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v7i1.16968

Abstract

Limbah batok kelapa banyak dimanfaatkan sebagai bahan bakar dan keperluan rumah tangga, jika dijual harganya sangat murah. Batok kelapa yang banyak terdapat di daerah Sawahan Tuban dan sekitarnya diolah oleh UKM Emas Hitam (mitra PKM Untag Surabaya) menjadi produk bernilai tinggi, khususnya briket arang batok kelapa. Briket arang batok kelapa menghasilkan panas yang lebih baik dibandingkan bahan bakar alternatif lainnya. Briket arang batok kelapa lebih aman dan ramah lingkungan karena tidak merusak tanaman dan tidak berasap. UKM Emas Hitam menghadapi pemasalahan untuk menjual produknya yaitu produk dijual secara grosir oleh tengkulak dari Tuban dan Bojonegoro dalam jumlah terbatas, yang dikemas menggunakan kemasan karung tanpa merek. Strategi pemasaran ini membuat barang-barangnya tidak kompetitif di pasaran, sehingga harganya menjadi lebih murah. Ide untuk mengatasi permasalahan penjualan ini adalah perlunya media informasi, pemasaran, dan penjualan produk melalui Website.Melalui Website tersebut bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar dan memfasilitasi akses pelanggan terhadap informasi produk yang lengkap. Sinergi antara branding yang kuat dan desain Wesite yang menarik akan meningkatkan kepercayaan pelanggan, sehingga memudahkan perolehan pelanggan baru. Masalah penjualan produk secara grosir tanpa merek dalam karung mengharuskan penggunaan branding dan kemasan yang tepat untuk meningkatkan daya saing pasar dan memungkinkan harga yang lebih tinggi.
Pemanfaatan Media Digital Dalam Rekrutmen Tutor Di Sebuah Bimbel Menggunakan Sosial Media Instagram Adi Mega Putra, Anak Agung Gede; Alam, Helmy Syakh; Kreshna Dhana, I Putu Adik; Ebenhaezer, Christian; Florencia, Stella Modesty; Farkhan, M.
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v7i1.16969

Abstract

Perkembangan teknologi secara signifikan mempengaruhi efektivitas dan kemudahan pengguna dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam proses perekrutan karyawan. Penyebaran informasi lowongan pekerjaan melalui platform digital terbukti efektif dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan. Studi kasus ini berfokus pada pemanfaatan media sosial sebagai platform perekrutan tenaga kerja di Bimbingan Belajar (Bimbel) Cheerful Course, yang menghadapi permasalahan kekurangan tenaga pengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan pemilik Bimbel serta para tutor yang telah bekerja di sana. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, sangat disetujui oleh pihak Bimbel. Fitur-fitur yang tersedia di Instagram, seperti feeds, reels, stories, dan iklan, memungkinkan jangkauan publik yang lebih luas. Oleh karena itu, penggunaan media sosial sebagai platform perekrutan tenaga kerja merupakan solusi inovatif yang efektif bagi Bimbel Cheerful Course dalam menjangkau kandidat potensial.
Penerapan Alat Pengering Cumi-Cumi Semi Otomatis Untuk Meningkatkan Produktifitas dan Kualitas Cumi-Cumi Kering Muhaji; Ismawati, Rita; Romadhoni, Ita Fatkhur; Perdana, Dony; Farkhan, M.
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v7i1.16970

Abstract

Sedayulawas suatu desa di pantai utara Kec. Brondong Kab. Lamongan Jawa Timur, merupakan pusat tempat pelelangan ikan (TPI) terbesar di Indonesia. Mata pencaharian penduduknya sebagai nelayan, pedagang, dan pengering ikan. Alat pengering ikan saat ini menggunakan para-para dengan sinar matahari, saat musim penghujan hasilnya rusak dan berjamur, sedangkan manajemenya belum dilaksanakan dengan baik. Industri kecil mitra program PKM-PU ini adalah kelompok usaha pengering cumi UMKM “Cipta Karya”. Tujuan program PKM-PU ini adalah: (1) untuk meningkatkan produktivitas pengeringan cumi-cumi, (2) meningkatkan manajemen keuangan. Metode yang digunakan dalam melaksanaan kegiatan PKM-PU melipiti wawancara, observasi dan surve lapangan, dan rancang bangun alat pengering. Hasil dari PKM-PU (1) alat pengering cumi-cumi, (2) hasil uji lama pengeringan hanya 1 hari, hal lebih cepat jika dibandingkan dengan pengeringan sinar matahari sampai 4 hari, (3) produksi pengeringan cumi besar dan sedang menghasilkan 5 kg cumi-cumi kering, dari bahan cumi basah 20 kg, (4) keuntungan UKM untuk jenis cumi-cumi besar Rp.435.000,-/pengeringan, sedangkan jenis cumi-cumi sedang Rp.310.000,-/pengeringan, (5) sedangkan dari hasil pelatihan dan pendapingan manajemen, menunnjukkan bahwa semua yang mengikuti kegiatan tersebut sangat antusias, 16% peserta yang mengikuti kegiatan menyatan puas, dan 84% peserta yang ikut kegiatan sangat puas terhadap pelaksanaan pendampingan dan pelatihan.
Penerapan Digitalisasi Pada Pandai Besi Tradisional Dusun Pandean Desa Kalimati Kecamatan Tarik Saputra, Beniqno Ardi; Rahmah, Fita Yulia; Putri, Alifia Ananda; Syaifuddin, Ahmad; Saputra, Ahmad Bayu; Ningrum, Dewi Agustya; Farkhan, M.
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v7i1.16971

Abstract

Artikel ini membahas penerapan teknologi digital dalam usaha pandai besi tradisional yang berlokasi di Dusun Pandean, Desa Kalimati, Kecamatan Tarik, yang merupakan warisan budaya dengan nilai ekonomi yang signifikan. Di tengah perkembangan zaman, usaha ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk kompetisi yang semakin ketat dan kebutuhan untuk mempertahankan keberlangsungan usaha. Tujuan dari studi ini adalah untuk menelusuri bagaimana penerapan digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi proses produksi, memperluas akses pasar, dan memperbaiki pengelolaan usaha pandai besi tersebut. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan pengrajin, serta telaah terhadap literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi membawa manfaat positif, seperti percepatan proses pembuatan dengan alat modern, ekspansi pasar melalui platform daring, serta pendaftaran usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB). Pemanfaatan media sosial dan marketplace juga membuka peluang bagi usaha ini untuk menjangkau konsumen lebih luas, termasuk pasar internasional. Namun, terdapat tantangan seperti tingkat literasi digital pengrajin yang masih rendah, keterbatasan fasilitas teknologi, serta perlunya pelatihan untuk meningkatkan pemahaman terhadap teknologi baru. Oleh karena itu, penerapan digitalisasi dapat berkontribusi secara signifikan terhadap keberlanjutan usaha pandai besi tradisional, asalkan didukung oleh pelatihan yang memadai dan pembangunan infrastruktur yang mendukung.

Page 1 of 1 | Total Record : 8