cover
Contact Name
Isyatul Hazar Awaliyah
Contact Email
syaegelskatigh@yahoo.co.id
Phone
+6282315783899
Journal Mail Official
lppmstikesbinaputera@gmail.com
Editorial Address
LPPM STIKes Bina Puter Banjar Lt. 2 Jl. Mayjen Lili kusumah No.33 Sumanding Wetan No. 33 Kota Banjar
Location
Kota banjar,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
ISSN : 26205955     EISSN : 27470911     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif (p-ISSN) 2620-5955 (e-ISSN) 2747-0911 Established in 2018 with a printed journal publication system, Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif has shifted from print to the Open Journal Systems (OJS) which the publication is issued online since 2020. Therefore, writers, readers, and students can access this journal at any time. The Jurnal Kesehatan Mandiri is meant to be a media for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analysis studies regarding health research such as Midwifery, Environmental Health Sciences, Nursing, Nutrition, Dental Nursing, and Health Promotion Sciences, Medicine, Pharmacy, Health Analysis, Physiotherapy, Electromedical, Medical Records, Occupational Health and Safety, Information Technology related to health.
Articles 40 Documents
BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA RAMPAN KARIES PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK (TK) MELATI DARMAWANITA KOTA BANJAR Muntiati Sri Handani
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies yang terjadi pada gigi anak memang tidak berbahaya, namun kejadian ini biasanya berlanjut sampai anak memasuki usia remaja, bahkan sampai dewasa. Data dari Community Dental Oral Epidemiologi menyatakan bahwa anak-anak TK di Indonesia mempunyai risiko besar terkena karies. Anak di pedesaan dengan usia 4-5 tahun yang telah terkena karies yaitu sebanyak 95,9%, sedangkan di perkotaan sebanyak 90,5%. Dengan permasalahan tersebut ingin diketahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan terjadinya rampan karies pada anak TK Melati Darmawati Kota Banjar. Penelitian ini menganalisis hubungan antara variabel bebas dengan variabel perantara, dan hubungan variabel perantara dengan variabel terikat. Jenis penelitiannya merupakan penelitian survei dengan pendekatan cross sectional. faktor yang terbukti secara statistik berhubungan yaitu pengetahuan pemberian susu botol, sikap pemanfaatan fasilitas kesehatan gigi, sikap pemberian susu botol, sikap kebiasaan menyikat gigi, perilaku pemanfaatan fasilitas kesehatan gigi, perilaku konsumsi makanan kariogenik dan perilaku pemberian susu botol.
FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD KOTA BANJAR Fenty Rosmala
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner sebagai bagian dari penyakit jantung dan pembuluh darah di seluruh dunia merupakan kausa utama kematian. Berbagai hasil penelitian di masyarakat menunjukkan prevalensi yang meningkat mengenai kasus PJK dengan berbagai faktor risiko yang menyertainya. Di RSUD Kota Banjar, jumlah penderita PJK mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Uji yang dilakukan dalam analisis ini adalah uji chi square yang digunakan untuk mencari hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genetik, riwayat hipertensi dan riwayat DM berhubungan dengan penyakit jantung koroner di RSUD Kota Banjar.
HUBUNGAN ANTARA STIMULASI IBU DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD MELATI 2 KELURAHAN KARANGPANIMBAL KECAMATAN PURWAHARJA KOTA BANJAR A Abdurrauf
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stimulasi diperlukan untuk mengarahkan perkembangan, mencegah terjadi keterlambatan perkembangan dan mencerdaskan anak. Stimulasi pasca indra penting untuk kecerdasan ibarat pesawat telepon, manfaat stimulasi adalah mengembangkan hubungan (network) antara satu syaraf dengan syaraf lain. Periode penting dalam perkembangan anak adalah masa balita, karena masa ini perkembangan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Dalam perkembangan anak terdapat masa kritis dimana diperlukan rangsangan dan stimulasi yang berguna agar potensi anak berkembang. Perkembangan psikososial sangat dipengaruhi lingkungan dan interaksi sosial diusahakan sesuai dengan kebutuhan anak pada berbagai tahap perkembangannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan menggunakan cross sectional. Dari hasil analisa terlihat bahwa dari 36 ibu yang memberikan stimulasi aktif lebih banyak yang perkembangan anaknya dalam kategori abnormal 7 orang (38.8%), meragukan 5 orang (27,8%) dan tidak dapat di test sebanyak 1 orang dengan hasil p-value sebesar 0,000. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stimulasi ibu dengan perkembangan anak, untuk itu disarankan agar Paud melati dapat memberikan bimbingan kepada ibu peserta didik, untuk selalu memberikan stimulasi sehingga perkembangan anak menjadi normal.
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMI KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATARUMAN II KOTA BANJAR TAHUN 2016 Deuis Nurdiawati
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Banjar bahwa pada tahun 2014 jumlah ibu hamil KEK sebanyak 201 orang dan tahun 2015 jumlah ibu hamil yang menderita KEK menurun menjadi 179 orang, dimana dari jumlah 179 orang tersebut terjadi di Kecamatan Pataruman. Sedangkan pada tahun 2016 di Kecamatan Pataruman terdapat 92 ibu hamil dengan KEK yaitu PKM Pataruman 1 sebanyak 24 orang, PKM Pataruman 2 sebanyak yaitu 41 orang, dan PKM Pataruman 3 sebanyak 24 orang (Dinkes Banjar, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Pataruman II Kota Banjar Tahun 2016.Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kuantiatif dengan rancangan studi retrospektif. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang mengalami KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Pataruman 2 Kota Banjar pada tahun 2016 yaitu sebanyak 41 responden. Teknik sampling yang digunakan total sampling sehingga sampel sebanyak 41 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Pataruman II Kota Banjar Tahun 2016 sebanyak 30 responden (73,2 %) adalah reproduksi sehat, paritas ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 22 responden (53,7 %) adalah primipara, pendidikan ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 34 responden (82,9 %) adalah pendidikan dasar, pekerjaan ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 35 responden (85,4 %) adalah tidak bekerja, sosial ekonomi ibu hamil yang mengalami KEKsebanyak 22 responden (53,7 %) adalah tidak miskin, pengetahuan ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 18 responden (43,9 %) berpengetahuan kurang.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KAPASITAS VITAL PARU TUKANG OJEK DI TERMINAL BANJAR KOTA BANJAR TAHUN 2018 Ide Suhendar
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan kapasitas vital paru tukang ojek di terminal Kota Banjar tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kapasitas vital paru tukang ojek di terminal Kota Banjar tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah explanatory reseach (penelitian penjelas) dengan menggunakan pendekatan crossectional. Data primer diperoleh melalui wawancara, pengukuran kapasitas vital paru, pengukuran berat badan dan tinggi badan. Data sekunder diperoleh melalui dokumen-dokumen yang ada pada organisasi tukang ojek dan data tukang ojek di terminal Kota Banjar. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan statistik uji chi-square dengan tingkat kemaknaan =0,05. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan merokok dengan kapasitas vital paru (p= 0,002) dan riwayat penyakit paru dengan kapasitas vital paru (p= 0,012). Tidak ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan olah raga (p=0,150) dengan kapasitas vital paru, status gizi dengan kapasitas vital paru (p= 0,272), pemakaian APD (pernafasan) dengan kapasitas vital paru (p= 0,729), dan masa kerja dengan kapasitas vital paru (p= 0,689).
PENGARUH PENERAPAN METODE EDUKASI KESEHATAN TERHADAP EFIKASI DIRI PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI BLUD RSU KOTA BANJAR Aneng Yuningsih
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi Penyakit Jantung Koroner (PJK) baik di dunia maupun di Indonesia terus meningkat. Upaya untuk menurunkan angka kejadian penyakit jantung diperlukan tindakan pencegahan dan penanganan dengan pendekatan multifaktoral dan dilakukan sepanjang kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode edukasi kesehatan terhadap efikasi diri pasien penyakit jantubg koroner (PJK) di RSUD Kota Banjar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu One Group Pretest Postest Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Pennetuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total samping, maka jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan efikasi diri pasien penyakit jantung koroner (PJK) di RSUD Kota Banjar sebelum intervensi edukasi kesehatan mendekati kurang yakin berada pada rentang 92,63 median 97 dan standae deviasi 9,32. Efikasi diri pasien penyakit jantung koroner (PJK) di RSUD Kota Banjar setelah intervensi edukasi kesehatan memiliki efikasi diri kurang yakin walaupun tampak peningkatan skor efikasi diri berada pada rentang setelah intervensi edukasi kesehatan adalah 119,07, median 120 dan standar deviasi 10,79. Ada pengaruh penerapan metode edukasi kesehatan terhadap efikasi diri pasien penyakit jantung koroner (PJK) di RSUD Kota Banjar dengan nilai p-value 0,001< alpha 0,05.
HUBUNGAN ANTARA SANITASI TOTAL DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJAR III KOTA BANJAR TAHUN 2017 Oman Rokhman
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan dan penyebab kematian pada balita. Sanitasi lingkungan yang kurang mendukung dapat menyebabkan tingginya angka kejadian diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sanitasi total dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja puskesmas Banjar III Kota Banjar Jawa Barat. Metode penelitian ini menggunakan rancangan Observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Subjek penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang mempunyai balita dan pernah menderita penyakit diare pada periode Juni – Desember 2017 dengan populasi 328 orang. Pemilihan sampel dengan simple random sampling menghasilkan sampel sebanyak 60 orang. Uji statistic menggunakan Chi Square dengan bantuan software komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara sumber air minum (p=0,001), kepemilikan jamban (p=0,018), jenis lantai rumah (p=0,036) dengan kejadian diare pada balita dan tidak ada hubungan antara kualitas fisik air bersih (p=0,307) dengan kejadian diare pada balita.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGI AIR SUMUR GALI DI PEMUKIMAN (STUDI DESA CIBEREUM KECAMATAN BANJAR) Isyeu Sriagustini
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber kehidupan diantaranya adalah air, selain sebagai media penularan penyakit (water borne disease). Water borne disease meliputi penyakit-penyakit: tifoid, kholera, diare dan hepatitis infeksiosa. Keberadaan bakteri di dalam air disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan menjelaskan beberapa faktor yang berhubungan dengan kualitas bakteriologis air sumur gali di suatu wilayah permukiman, mengkaji pengaruh jarak sumber pencemar, jumlah sumber pencemar, kondisi bangunan fisik sumur yang paling mempengaruhi kandungan bakteriologis air sumur gali, mengkaji pengaruh perilaku pemakai sumur gali dalam pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap kandungan bakteriologis air sumur gali dan memberikan saran/masukan pengelolaan lingkungan dalam pembangunan bangunan fisik sumur gali di Desa Cibereum Kecamatan Banjar Kota Banjar Provinsi Jawa Barat. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu observasional research dengan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan purposive, proporsional, dan random sampling (multistate), keseluruhan sampel yang diambil berjumlah 40 buah. Beberapa faktor yang diduga mempengaruhi dianalisis dengan statistik korelasi dan regresi. Analisis statistik tersebut menghubungkan kandungan bakteriologis air sumur gali (total coliform) dengan faktor jarak sumur gali dengan sumber pencemar, jumlah sumber pencemar, konstruksi/bangunan sumur gali, perilaku pemakai sumur gali dalam bentuk pengetahuan, perilaku pemakai sumur gali dalam bentuk sikap serta perilaku pemakai sumur gali dalam bentuk tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara kandungan bakteriologis air sumur gali dengan konstruksi/bangunan sumur gali (p value = 0,002) dan perilaku dalam bentuk praktek (p value = 0,001) memberikan pengaruh dan sumbangan yang signifikan.
HUBUNGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA TERHADAP DAYA TARIK VEKTOR MUSCA DOMESCITA (LALAT RUMAH) DENGAN RESIKO DIARE PADA BADUTADI KELURAHAN BANJAR TAHUN 2018 Isma Nurfitri
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), diare adalah penyebab nomor satu kematian balita di seluruh dunia. Sejumlah penyakit Diare di Kecamatan Banjar cukup tinggi dari data Dinas Kesehatan Kota Banjar Jawa Barat. Timbunan sampah yang terdapat di Kecamatan Banjar cukup tinggi bila dibandingkan dengan kecamatan lain di Kota Banjar Jawa Barat. Volume sampah yang dihasilkan dari aktivitas manusia seperti di rumah tangga dapat meningkat terus sehingga terjadi penumpukan sampah. Penumpukkan sampah perlu diteliti untuk melihat hubungan daya tarik vektor Musca domestica dengan risiko diare. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang dilakukan sejak bulan Aprili tahun 2015 di Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar Kota Banjar Provinsi Jawa Barat. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik stratified random sampling dengan jumlah sampel 90 baduta dan menggunakan analisis univariat, dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 25 baduta (28 %) yang mengalami risiko diare dan terdapat hubungan antara pengumpulan sampah dengan resiko diare pada baduta (p value 0,035). Variabel lain yang berhubungan dengan resiko diare adalah hubungan penyimpanan sampah dengan risiko diare pada baduta (p value 0,010). Sedangkan dalam penelitian ini tidak dapat dibuktikan hubungan antara jarak tempat sampah dengan risiko diare dan daya tarik vektor Musca domestica dengan risiko diare. Untuk mengurangi risiko diare dapat dilakukan dengan membuat dan menjalankan program bank sampah. Hal ini sebagai upaya mengurangi volume penumpukkan sampah sehingga sampah dapat di kelola dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat.
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN YANG DIMODERASI OLEH VARIABEL NILAI (Studi pada Pasien Instalasi Rawat RSUD Kota Banjar) Nandang Wahyu
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 2 of 4 | Total Record : 40