cover
Contact Name
Isyatul Hazar Awaliyah
Contact Email
syaegelskatigh@yahoo.co.id
Phone
+6282315783899
Journal Mail Official
lppmstikesbinaputera@gmail.com
Editorial Address
LPPM STIKes Bina Puter Banjar Lt. 2 Jl. Mayjen Lili kusumah No.33 Sumanding Wetan No. 33 Kota Banjar
Location
Kota banjar,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
ISSN : 26205955     EISSN : 27470911     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif (p-ISSN) 2620-5955 (e-ISSN) 2747-0911 Established in 2018 with a printed journal publication system, Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif has shifted from print to the Open Journal Systems (OJS) which the publication is issued online since 2020. Therefore, writers, readers, and students can access this journal at any time. The Jurnal Kesehatan Mandiri is meant to be a media for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analysis studies regarding health research such as Midwifery, Environmental Health Sciences, Nursing, Nutrition, Dental Nursing, and Health Promotion Sciences, Medicine, Pharmacy, Health Analysis, Physiotherapy, Electromedical, Medical Records, Occupational Health and Safety, Information Technology related to health.
Articles 40 Documents
HUBUNGAN PRE EKLAMSIA BERAT (PEB) DENGAN KEJADIAN INTRA UTERINE FETAL DEATH (IUFD) DI RUANG TERATAI I BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM KOTA BANJAR TAHUN 2016 Djaja S
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian bayi dalam kandungan (Intra Uterine Fetal Death) dapat dikarenakan berbagai hal seperti terkena lilitan tali pusat, pendarahan serta akibat tekanan darah tinggi pada ibu hamil (pre eklamsia berat). Pre eklamsia/eklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pre eklamsia berat dengan kejadian Intra Uterine Fetal Death (IUFD) di Ruang Teratai IBadan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Kota Banjar Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi rancanganRetrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang bersalin pada tahun 2016 dan tercatat dalam rekam medis BLUD RSU Kota Banjar yaitu 1.698 orang. Tekhnik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik randomsampling, oleh karena itu jumlah sampel yang diteliti sebanyak 95 orang. Hasil penelitian menunjukkanKejadian preeklamsia berat pada ibu bersalin di Ruang Teratai I BLUD RSU Kota Banjar Tahun 2016 yaitu 32 orang (33,7%).Kejadian IUFD di Ruang Teratai I BLUD RSU Kota Banjar sebanyak 30 orang (31,6%).Ada hubungan preeklamsia berat dengan kejadian Intra Uterine Fetal Death (IUFD) di Ruang Teratai IBadan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Kota Banjar Tahun 2016 dengan r-value sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha 0.05.
HUBUNGAN PERSALINAN PRETERM DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM BANJAR TAHUN 2014 Deuis Nurdiawati
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asfiksia neonatorum terjadi ketika bayi tidak cukup menerima oksigen sebelumnya, selama atau setelah kelahiran. Faktor yang menyebabkan asfiksia neonatorum antara lain faktor keadaan ibu yaitu persalinan preterm. Persalinan preterm menimbulkan efek berbahaya baik terhadap ibu maupun anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persalinan preterm dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Banjar.Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian korelatif dengan rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu ibu yang bersalin pada tahun 2014 sebanyak 3304 dengan sampel yang dipilh secara random sebanyak 357 orang. Hasil penelitian di Ruang Teratai I BLUD RSU Kota Banjar menunjukkan kejadian persalinan preterm sebanyak 92 orang (25,8%). Kejadian asfiksia pada bayi baru lahir sebanyak 77 orang (21,6%). Ada hubungan persalinan preterm dengan kejadian asfiksia pada Bayi Baru Lahir di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum (RSU) Banjar dengan p-value 0,001 < alpha 0,05
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN PENCAPAIAN 14 INDIKATOR PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SEKOLAH SD NEGERI 2 WARINGINSARI KEC LANGENSARI KOTA BANJAR Aneng Yuningsih
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH KEMAMPUAN KERJA PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI PUSKESMAS LANGENSARI 2 KOTA BANJAR Rahardi Mahardika
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan dipersepsikan baik dan memuaskan, jika jasa yang diterima melampaui harapan konsumen dan sebaliknya. Kemampuan kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mendapatkan pelayanan di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar, tekhnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kemampuan kerja dan kualitas pelayanan. Analisa data hubungan menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian dari segi kemampuan kerja pegawai yaitu berkemampuan baik (55,6%), dan kualitas pelayanan menunjukan kualitas baik (59,3%) Hasil uji statistik chi- square menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kemampuan kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar, dengan hasil p-value = 0,000 lebih kecil dari alpha = 0.05. Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Langensari 2 Kota Banjar, maka disarankan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan kerja pegawai agar kualitas pelayanan tetap terjaga.
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERILAKU PERSONAL HYGIENE DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI PUTERI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA AL-AZHAR CITANGKOLO KOTA BANJAR Fenty Rosmala; Ai Siti Fatimah
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Skabies menduduki peringkat ke-3 dari 12 penyakit kulit tersering di Indonesia. Penderita skabies banyak ditemukan di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar, terutama pada santri puteri yang setiap tahunnya mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2016 sebanyak 40 kasus dan mengalami peningkatan pada tahun 2017 yaitu menjadi 60 kasus (Poskestren Puteri, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor perilaku personal hygiene dan lingkungan dengan kejadian skabies pada santri puteri di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian case-control. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh santri puteri yang menderita skabies yaitu sebanyak 60 kasus, dan populasi kontrol adalah seluruh santri puteri yang tidak menderita skabies yaitu sebanyak 664 santri puteri. Sampel yang diambil sebanyak 120 santri puteri yang terdiri dari 60 kelompok kasus dan 60 kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian pada kelompok kasus didapatkan perilaku personal hygiene santri puteri sebagian besar mempunyai perilaku buruk sebesar 61,7%, ventilasi yang tidak memenuhi syarat sebesar 100%, kelembaban yang tidak memenuhi syarat sebesar 90,0%, dan pencahayaan yang tidak memenuhi syarat sebesar 86,7%, sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan perilaku personal hygiene santri puteri sebagian besar mempunyai perilaku baik sebesar 63,3%, ventilasi yang memenuhi syarat sebesar 85,0%, kelembaban yang memenuhi syarat sebesar 95,0%, dan pencahayaan yang memenuhi syarat sebesar 95,0%. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa ada hubungan antara perilaku personal hygiene dengan kejadian skabies (0,006 < 0,05), ventilasi dengan kejadian skabies (0,000 < 0,05). kelembaban dengan kejadian skabies (0,000 < 0,05) dan pencahayaan dengan kejadian skabies (0,000 < 0,05).
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (AVERHOA BILIMBI) TERHADAP NILAI ANGKA KUMAN PADA PEREBUSAN TELUR ASIN DI INDUSTRI RUMAH TANGGA BAPAK OTONG DESA SUKASARI KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS Ide Suhendar; Leni Sri Agustiani
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur merupakan salah satu produk pangan berasal dari ternak unggas yang mudah rusak dan busuk.Penanganan yang cermat sejak pemungutan dan pengumpulan telur dari kandang sampai penyimpanan pada konsumen sangat dibutuhkan.Penggunaan pengawet ekstrak daun belimbing wuluh (Averhoa bilimbi) bertujuan untuk menghilangkan angka kuman sehinggatelur tidak mudah rusak, tahan lama tidak merubah struktur atau tekstur makanan tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh (averhoa bilimbi) terhadap nilai angka kuman pada perebusan telur asin. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan sampel sebanyak 30 telur.untuk pengujian Angka Kuman sesudah diberi ekstrak daun belimbing wuluh dengan konsentrasi 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%. Hasil penelitian menunjukkan penambahan konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh (averhoa bilimbi) 0%, 1% dan 2% belum mampu menurunkan angka kuman sampai batas 0 pada semua telur (100%), penambahan konsentrasi 3% mampu menurunkan angka kuman sampai batas 0 sebanyak 3 telur (60%). Selanjutnya penambahan konsentrasi 4% mampu menurunkan angka kuman sampai batas 0 sebanyak 4 telur (80%). Kemudian penambahan konsentrasi 5% mampu menurunkan angka kuman sampai batas 0 untuk semua telur (100%). Hasil uji statistik didapatkan p-value sebesar 0,002 < alpha 0,05 dan t hitung sebesar 2,578 > t table 1,699 maka H1 diterima yaitu terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh (averhoa bilimbi) terhadap nilai angka kuman pada perebusan telur asin di Industri Rumah Tangga Bapak Otong Desa Sukasari Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif pengawet alami dalam makanan terutama pada telur asin dengan penambahan ekstrak daun belimbing wuluh (Averhoa bilimbi) 5%.
BESAR RISIKO GANGGUAN KESEHATAN DAN TINGKAT KEBAHAGIAN MASYARAKAT DI SEKITAR TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH CIBEUREUM KOTA BANJAR Arie Ardiyanti Rufaedah
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN PERAWAT PELAKSANA TERHADAP TINDAKAN RESUSITASI PADA NEONATUS YANG MENGALAMI KEGAWATAN PERNAFASAN DI RUANG PERINATOLOGI RUMAH SAKIT MITRA IDAMAN KOTA BANJAR Abdurrauf Abdurrauf; Pia Pitriawati
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN PEMAHAMAN PERAWAT PELAKSANA TENTANG ETIK PROFESI KEPERAWATAN DENGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DIRUANG RAWAT INAP BLUD RSU KOTA BANJAR Nandang Wahyu; Rita Rochaeni
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) RUMAH SAKIT UMUM (RSU) KOTA BANJAR Supriyatun Supriyatun; Rina Diana
Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Publisher : LPPM STIKes Bina Putera Banjar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abortus merupakan kegawatdaruratan yang berdampak pada kejadian perdarahan dan infeksi yang dapat menyebabkan kematian ibu. Kejadian abortus di Indonesia diperkirakan sekitar 2 – 2,5 % dari jumlah kehamilan setiap tahun. Dari data Kemenkes pada tahun 2017 jumlah kematian ibu yang terjadi 21,7 % terjadi karena abortus, terjadi peningkatan dari kejadian tahun 2016 yaitu sebesar 18,5 %. Jarak kehamilan merupakan salah satu factor predisposisi terjadinya abortus dilihat dari faktor maternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jarak kehamilan dengan kejadian abortus. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik asosiatif dengan rancangan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin sebanyak 2009 responden. Penentuan jumlah sampel menggunakan tekhnik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Instrument yang digunakan adalah lembar checklist, dengan analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisa data menunjukan jarak kehamilan kurang dari 2 tahun sebanyak 56 responden ( 58,9%), jarak kehamilan lebih dari dua tahun sebanyak 39 responden ( 41,15). Terdapat hubungan antara jarak kehamilan dengan kejadian abortus dengan p-value sebesar 0,000.

Page 4 of 4 | Total Record : 40