cover
Contact Name
Cecep Romli
Contact Email
cecep.romli@uinjkt.ac.id
Phone
+6281210424703
Journal Mail Official
jurnal.dakwah@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Gedung Faklutas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta Jl. Ir. H. Juanda no 95 Ciputat Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan
ISSN : 14112779     EISSN : 26861283     DOI : https://10.15408/dakwah
DAKWAH: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan is a journal that publishes original research and current issues on dawah and communication studies in Indonesian and Asean society. The focus study of DAKWAH: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan are Dakwah Management Islamic Guidance and Counseling Study Communication and Broadcasting of Islam Journalistic Social Welfare. Development of Islamic Society.
Articles 98 Documents
Gerakan Islam: Problem Ideologi Radikal, Global Jihad dan Terorisme Keagamaan tasman tasman; Aisyah Aisyah
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 26, No 2 (2022): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v26i2.29322

Abstract

Dalam beberapa dasawarsa terakhir, peta dunia ditandai dengan gerakan Islam radikal. Meskipun agama bukan satu-satunya faktor, gerakan tersebut jelas banyak dipengaruhi (paham) agama. Misalnya tragedi serangan atas WTC 11 September 2001. Aksi terorisme ini dilancarkan oleh fundamentalisme (Islam) radikal yang menghalalkan segala cara untuk melawan kepentingan Amerika Serikat, Barat, dan modernitas beserta nilai-nilai yang dibawanya (HAM, demokrasi, liberalisme, dan lain-lain). Di Indonesia sendiri, kita juga melihat berbagai fenomena keagamaan yang seperti membenarkan asumsi bahwa fundamentalisme memang sedang mengukuhkan keberadaannya, fundamentalisme radikal sedang bangkit. Misalnya terjadi peristiwa peledakan bom Bali dan bom Mariot di Jakarta. Gerakan radikal mendapat perhatian utama di kalangan pengamat politik global sebagaimana dilansir oleh Karen Armstrong yang menyatakan: bahwa di abad 20 (dan berlanjut di abad 21) fundamentalisme sedang bangkit di setiap agama-agama besar (major religion) dan merupakan sebentuk revolusi yang tersebar luas di seluruh penjuru dunia melawan modernitas dan masyarakat sekular. Persoalannya adalah apakah gerakan radikal tersebut sesuai dengan karakter dan watak Islam? Jawaban terhadap pertanyaan ini tentu saja tidak mudah apalagi menempelkan istilah radikal kepada agama tertentu. Oleh karena itu, tulisan ini mencoba mengurai pengertian Gerakan Islam:, radikalisme, jihad, dan terorisme berbasis Agama. Kajian ini akan memfokuskan pada fenomena gerakan Islam kontemporer, pasca tahun 2000.
Membangun Harmoni Kehidupan Dengan Etika Komunikasi Islam Burhanudin Burhanudin; Abdul Rahman Rojali
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 26, No 1 (2022): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v26i1.28835

Abstract

Komunikasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia karena segala gerak langkah kita selalu disertai dengan komunikasi. Menciptakan kondisi dan iklim kehidupan yang harmonis menuntut suatu tuntunan atau etika komunikasi yang baik. Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi yang islami, yaitu komunikasi beretika yang mempunyai efek mashlahat dalam kehidupan.  Dalam perspektif Islam, komunikasi yang beretika bersumber dari al-Quran dan hadis. Di dalam agama Islam paling tidak ada enam etika dalam berkomunikasi yang harus dibangun dan merupakan pilar dalam kehidupan yaitu, ucapan yang benar (qaulan syadidan), ucapan yang efektif dan efisien (qaulan baligha),ucapan yang mulia (qaulan karima), ucapan yang baik (qaulan ma’rufan),  ucapan yang lemah lembut (qaulan layyinan), ucapan yang layak dan pantas (qaulan maysura). Rasulullah SAW mengingatkan, "(Muslim terbaik) ialah orang yang orang-orang muslim lainnya selamat dari (bahaya) lisan dan tangannya (perbuatannya)" (HR. Bukhari dan Muslim). Islam mengilustrasikan nilai etika komunikasi islami meliputi nilai kebenaran, nilai kebaikan, dan selanjutnya nilai tabayyun.
Saya Cinta Muslim dan Non Muslim: Potret Dakwah Moderat Dai Global Habib Ali Al-Jufri Zainal Abidin R. Cecep Romli; Rd. Ima Mariam Parida
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 26, No 2 (2022): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v26i2.29323

Abstract

Artikel ini bermaksud mengulas sejumlah isu kontroversial dari ceramah-ceramah dan karya tulis Habib Ali Al-Jufri, seorang ulama yang diakui luas sangat otoritatif sekaligus da‘i “seleb”—follower akun media sosialnya lebih dari 12 juta. Habib Ali termasuk ulama yang tidak menghindar dari isu-isu keagamaan yang dianggap “tabu” dan sensitif, yang hampir tak pernah dibicarakan dalam pengajian-pengajian tradisional, misalnya isu tentang mencintai orang kafir termasuk tentang ragam kekafiran, hukuman mati bagi orang murtad, khilafah, ucapan selamat natal, dan prinsip kemanusiaan di atas keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode tafsir maudhu‘i (tematik) dan analisis konten untuk mengulas dan membandingkan pandangannya dengan pandangan para ulama lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan, walau tak jarang membidik dan berupaya memberi jawaban atas isu-isu tabu, namun ceramah-ceramahnya yang memberi tawaran moderat tetap diterima luas dan disukai jamaahnya, sehingga ia berperan penting dalam upaya menebar ajaran Islam yang penuh cinta dan humanis serta dalam mencegah polarisasi dan perpecahan umat. Ini antara lain berkat ilmunya yang begitu luas terkait Al-Quran, hadis, biografi Nabi dan sahabat, fiqih dan tasawuf. 
Pembinaan Keagamaan Santri Transpuan Pada Pondok Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta suparto suparto; Khoerun Nisa
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 27, No 1 (2023): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v27i1.33329

Abstract

Pondok Pesantren Waria Al-Fatah merupakan pondok yang dijadikan penghubung layanan jejaring dan advokasi untuk komunitas waria dan institusi lainnyat. Di dalam proses pendidikannya, pondok pesantren ini menjadi salah satu pusat sosial dan pendidikan utama untuk santri waria di Yogyakarta. Melalui artikel ini penulis mendeskripsikan penerimaan diri kelompok transpuan ini melalui program bimbingan keagamaan. Bimbingan keagamaan yang dilaksanakan dalam pesantren ini diupayakan untuk menggerakan dimensi bathiniyah dan lahiriyah para santri untuk menjadi insan yang lebih baik. Mereka di pesantren ini diakui sebagai manusia utuh yang mampu berperan dalam ranah sosial sekaligus memenuhi kebutuhan spiritualnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, dengan menggunakan sumber data primer yang terdiri dari pembina, pengasuh, pembimbing agama, santri, dan warga. Sumber sekundernya yaitu berupa buku-buku, jurnal, dan laporan penelitian terkait. Penelitian ini menegaskan bahwa bimbingan keagamaan merupakan faktor penting dalam proses penerimaan diri santri. Bimbingan keagamaan yang diimplementasikan di pesantren ini menggunakan group guidance dengan penguatan spiritual serta metode direktif melalui pengajian kitab Bulughul Marom dan Bidayatul Hidayah oleh pembimbing agama di Pondok Pesantren Waria Al-fatah Daerah Istimewa Yogyakarta.
STATE AND RELIGION: INDONESIA CASE m hudri; Rozalia Rozalia
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 27, No 1 (2023): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v27i1.33321

Abstract

Perdebatan antara Islam sebagai agama ataupun ideologi dengan roda perpolitik di rezim orde baru penuh dengan dinamika. Masa awal Orde Baru sampai akhir tahun 1980-an bisa dikatakan bahwa Islam di Indonesia banyak berada di luar arena kekuasaan (Sukamto, 2008: 4). Namun di awal tahun 1990- an Suharto selaku presiden mulai merangkul kalangan Islam. Perubahan sikap rezim tersebut berdampak pada munculnya berbagai kajian-kajian keislaman dan pada akhirnya bersentuhan dengan kelompok kesenian. Salah satunya adalah kelompok teater di Jakarta yang dimotori oleh Zak Sorga, yaitu Teater Kanvas yang pada akhirnya mentransformasikan ideologi pertunjukannya menjadi sebuah pertunjukan Teater Islami. Yang menjadi pertanyaan dalam penelitian adalah bagaimana proses transformasi ideologi pertunjukan Teater Kanvas dan mengapa Teater Kanvas melakukan transformasi ideologi dalam pertunjukannya? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses transformasi ideologi Teater Kanvas dari ideologi alienasi menjadi Teater Islami. Dari proses tersebut penulis ingin mengetahui penyebab teater kanvas melakukan transformasi ideologi dalam pertunjukannya dan melihat dampak transformasi ideologi tersebut terhadap pertunjukan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang bertujuan untuk melihat bagaimana proses transformasi ideologi pertunjukan pada salah satu kelompok Teater di Jakarta, yaitu Teater Kanvas. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan data wawancara, naskah pertunjukan dan beberapa kliping pemberitaan seputar pertunjukan, ataupun pemberitaan ekslusif tentang Teater Kanvasyang diambil pada Oktober 2019 hingga Juli 2020. Setelah memperoleh data dari naskah, dokumentasi, kliping berita dan wawancara, langkah selanjutnyaadalah mengklasifikasikan data sesuai  dengan  permasalahan  yang diteliti,  kemudian  data  tersebut  disusun, dianalisis dan dikelompokkan. Hasil penelitian ini adalah proses transformasi Ideologi pertunjukan Teater Kanvas yang terdiri dari tiga fase, yaitu; fase ideologi pertunjukan awal, fase transisi ideologi pertunjukan dan fase ideologi baru pertunjukan Teater Kanvas. 
Persepsi Alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dengan Stakeholder terhadap Kesesuaian Kurikulum dalam Dunia Kerja Fita Fathurokmah; Masran Muin; Iin Ulfatul Hasanah
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 27, No 1 (2023): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v27i1.33331

Abstract

The success of an institution that produces its graduates is seen from the extent to which graduates can practice knowledge in their fields in society. Therefore, to see to what extent graduates of the Islamic Communication and Broadcasting study program, Faculty of Dakwah and Communication Studies, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta can benefit society, it is necessary to carry out tracking (Tracer Study). This alumni tracking seeks information regarding the whereabouts of graduates. It is difficult to know the number of graduates absorbed in the world of work. The suitability of graduates' work fields cannot be known, as well as the abilities of graduates from the point of view of users (stakeholders). Therefore, this research was conducted.               The main findings are the perceptions of alumni from the Islamic Communication and Broadcasting Study Program with Stakeholders regarding the suitability of the curriculum in the world of work that is not optimal according to the profile of graduates. A professional certificate is required for KPI Study Program graduates issued by UIN Syarif Hidayatullah Jakarta along with trade involving collaborations such as the Ministry of Manpower and the Ministry of Communication and Information. In fact, only graduates from the class of 2015 are the first to receive a diploma companion, which is called a Diploma Companion Certificate (SKPI).               Based on gender, it was found that the alumni of the Islamic Communication and Broadcasting Study Program (KPI) of the Faculty of Da'wah and Communication Sciences of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta alumni from 2011 to 2015 received 59.47% for males and 67.53% for females. Respondents who have not worked amounted to 13 people or the equivalent of 13 percent, and those who have worked amounted to 113 people or the equivalent of 90 percent. The variations in the work of alumni of the Islamic Communication and Broadcasting Study Program, Faculty of Da'wah and Communication Sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Class of 2011 to 2015, consist of three major groups, namely working in private agencies, government agencies, and entrepreneurs or self-employed.
Nasionalisme Mahasiswa Lembaga Dakwah Kampus (Ldk) Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Muflihah Muflihah
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 27, No 1 (2023): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v27i1.33323

Abstract

Mahasiswa diharapkan memiliki sikap nasionalisme yang tinggi agar mampu menjaga keutuhan budaya bangsa dan negara. Upaya penanaman sikap nasionalisme di kalangan mahasiswa perlu adanya pembinaan nasionalisme melalui diskusi atau bimbingan yang mendukung akan pentingnya sikap nasionalisme. Karena dengan adanya pembinaan tersebut mahasiswa dapat terus meningkatkan kualitasnya dalam menjaga sikap nasionalisme. Salah satu pembinaan yang mendukung dalam meningkatkan sikap nasionalisme yaitu pada pembinaan liqo di LDK UIN Syahid. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pembinaan liqo dengan sikap nasionalisme mahasiswa di UIN Syahid.Penelitian ini menggunakan pendekatan metodelogi kuantitatif dengan metode survei. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 80 responden yaitu mahasiswa aktif dalam LDK UIN Syahid angkatan 2018 dan telah mengikuti pembinaan liqo. Dengan menggunakan teknik analisis data korelasi Pearson Product Moment. Untuk mengolah data menggunakan program Microsoft Excel dan SPSS for Windows 20.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara variabel pembinaan liqo dan variabel sikap nasionalisme mahasiswa di LDK UIN Syahid dengan nilai korelasi sebesar 0.867** pada taraf signifikasi 0.000 atau kurang dari 0.05 hubungan tersebut termasuk dalam kategori kuat, sehingga dapat dikatakan Ha diterima dan Ho ditolak. (2) 25% responden atau sebanyak 20 dari 80 responden menjalankan dan memahami pembinaan liqo secara maksimal dengan kategori tinggi. (3) Variabel pembinaan liqo dan variabel sikap nasionalisme dikatakan normal dengan nilai sig. Lebih besar dari nilai alpha (0.05).
Kebangkitan Gerakan Islam Struktural: Studi Gerbang Marhamah di Cianjur Jawa Barat Tasman Tasman; Aisyah Aisyah
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 27, No 1 (2023): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v27i1.33332

Abstract

Bangkitnya aspirasi penegakan syariat Islam dari Pemerintah Daerah merupakan fenomena manarik untuk dikaji. Di tengah kehidupan bangsa yang sedang tidak menentu itu, kembali kepada Islam sebagai landasan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bemegara digaungkan oleh Pemerintah Daerah. Bagi sebagian masyarakat, kembali kepada Islam dipandang sebagai solusi dalam memecahkan berbagai krisis yang sedang terjadi. Namun dari sisi konstitusi tidak sesuai dengan dasar negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 45, dan di samping itu katena Indonesia bukan negara agama.Yang menjadi pijakan penelitian ini adalah pembacaan terhadap sejarah perjuangan syariat Islam menjadi hukum negaru di Indonesia. Dalam banyak hal, seringkali kemunculan gerakan Islam menghendaki tatanan sosial politik yang berdasar pada syariat Islam sebagai jawaban dan solusi ketika terj adi dekadensi moral dan kebuntuan politik. Namun, gerakan penerapan syariat Islam itu selalu menemui kegagalan ketika berhadapan dengan kekuatan negara. Dalam peneletian ini, gerakan Islam diartikan sebagai kolektifitas muslim yang bangkit melakukan tindakan menentang penguasa, kelompokkelompok sosial lain, norma-norma yang ada di masyarakat yang dianggap mengancam kepercayaan dan norma-norma Islam sebagaimana dipahami oleh partisipan gerakan, dan yang dianggap menghambat penegakan nilai nilai dan norma-noma dalam kehidupan pribadi maupun publik melalui cara yang relatif terorganisasi yang didasarkan atas sentimen dan solidaritas Islam.Tulisan ini mencoba meneropong proses Gerakan Islam Struktural Pemerintah Daerah Cianjur, Jawa Barat, dalam konteks sosial-politik lokal. Latar belakang pemikiran dan konsep diterapkannya syariat Islam di Kabupaten Cianjur merupakan respon terhadap perkembangan sosial dan politik lokal maupun nasional. Seiauh ini, gerakan pembangunan yang bersifat Islamis tersebut tetap eksis berhadapan dengan pembangunan yang berasaskan Pancasila. Tulisan ini berhasil memberikan jawaban atas pertanyaan penting; sejauhmana pembangunan syariat Islam di Cianjur itu dapat memberikan solusi terhadap persoalan yang terjadi di tengah- tengah masyarakat. 
Strategi Dakwah Islam Berkearifan Lokal di Kalangan Suku Anak Dalam Jambi Sihabudin Noor; Kiky Rizky; Rulli Nasrullah; Lazuardi Lazuardi
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 27, No 1 (2023): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v27i1.33327

Abstract

Strategi dakwah adalah salah satu upaya untuk memediasikan Islam sebagai sebuah sistem nilai dan ajaran kepada objek yang didakwahi (mad’u); yaitu suatu cara/metode yang dipakai dai dalam mengaktualisasikan keimanan/kepercayaannya, sehingga memengaruhi cara berkebudayaan mad’u meliputi cara berpikir, merasa, bersikap, dan bertindak dalam semua aspek kehidupannya. Penelitian ini adalah untuk meneliti strategi dakwah berkearifan lokal di kalangan suku terasing “Orang Rimbo Suku Anak Dalam” Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) Jambi. Penelitian ini penting untuk dikaji karena akan mengelaborasi: pertama, bagaimana komunikasi antarbudaya dibangun oleh dai dengan Orang Rimbo Suku Anak Dalam; kedua, interaksi antara nilai-nilai Islam yang universal dengan nilai-nilai lokal lewat komunikasi antarbudaya antara dai dan mad’u (dai/orang Islam dan Orang Rimbo Suku Anak Dalam). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tantangan dakwah di kalangan SAD bagi para dai adalah kemampuan untuk dapat diterima menjadi bagian dari mereka tanpa kemudian menimbulkan kecurigaan. Yang demikian itu menjadi modal dalam pendekatan dakwah mengingat selama ini keberadaan orang luar dianggap merugikan dan tidak menyelesaikan, bahkan menambah masalah; Selain itu dalam berdakwah dengan memanfaatkan kearifan lokal dilakukan salah satunya dengan pemanfaatan budaya dan kebiasaan setempat.
Kontribusi dan Tipologi Kajian Keislaman Dosen UIN Jakarta sebagai Kampus Pembaharu: Studi Kasus Sitasi Google Scholar Periode 1960-2018 Study Rizal LK; Kholis Ridho; Helmi Hidayat; Karbala Madania
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 27, No 1 (2023): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v27i1.33328

Abstract

Riset ini secara khusus ditujukan untuk memotret peta keilmuan dosen yang dimiliki UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,  dengan mengkaji tipologi kajian keislaman para dosen dalam aspek teologi, filsafat Islam, tasawuf, dan problematika umat Islam modern. Estafet keilmuan studi Islam yang dikembangkan UIN Jakarta dinilai perlu untuk terus ditumbuhkembangkan pada generasi pendidik berikutnya sebagai bentuk konsistensi pengembangan ilmu pengetahuan agar ciri UIN Jakarta sebagai Kampus Pembaharu Islam tidak memudar.Data dalam riset ini diperoleh dan dianalisis dari dokumen sitasi google scholar periode 1960-2018. Hasil riset ini diharapkan menjadi pijakan strategis para pengambil keputusan dalam merencanakan, mengelola dan menjamin mutu sumberdaya pendidik berbasis kekhasan visi dan misi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai pusat studi Islam dunia. Secara akademis, kontribusi riset ini menjadi bagian dari sejarah perkembangan pemikiran Islam di Indonesia sekaligus menggambarkan corak pemikiran yang berkembang di setiap fase generasi pendidik pada institusi ini.

Page 7 of 10 | Total Record : 98