cover
Contact Name
Retno Rusdjijati
Contact Email
ce@ummgl.ac.id
Phone
+62811258883
Journal Mail Official
ce@ummgl.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Muhammadiyah Magelang JL. Bambang Sugeng km.05 Mertoyudan Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Empowerment
ISSN : 26144964     EISSN : 26214024     DOI : https://doi.org/10.31603/ce
Community empowerment is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2019)" : 6 Documents clear
Briket Kotoran Kambing (BRIKOKA) Fermentasi Sebagai Media Planter Bag Budidaya Vanili Desa Jelok Kaligesing Purworejo Wibawanti, Jeki Mediantari Wahyu; Fadhiliya, Lukman; Pamungkas, Sapto
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.411 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.2980

Abstract

Kaligesing merupakan sentra pengembangan Kambing Kaligesing di Jawa Tengah. Pemanfaatan kotoran ternak dari kambing belum dilakukan secara optimal dan budidaya Vanili secara konvensional. Tujuan pengabdian PKM (Program Kemitraan Masyarakat) ini memberikan sebagai inovasi pemanfaatan kotoran kambing yang diproses menjadi Briket Kotoran Kambing Fermentasi (Brikoka) serta memberikan inisiasi budidaya tanaman vanili dengan penggunaan Brikoka sebagai media dalam metode planter bag dan menjadi Produk Ungggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) di Desa Jelok Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Brikoka menjadi sumber nutrisi bagi tanaman. Teknik ini dapat memaksimalkan pertumbuhan vanili. Akar vanili akan menjalar dalam media tanam planter bag sehingga akan mendapat pasokan nutrisi yang cukup.
PPDM Guna Mewujudkan Desa Mandiri Herbal Berbasis Masyarakat Yang Berkelanjutan di Desa Growong, Tempuran, Magelang Pramesti, Diesyana Ajeng; Rusdjijati, Retno; Al Manan, Oesman Raliby; Hidayat, Imron Wahyu
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.094 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3047

Abstract

Agrobisnis tanaman obat (herbal) di Desa Growong, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang belum dapat berkembang secara optimal. Padahal wilayah ini cukup potensial untuk pengembangan komoditas tersebut. Didukung dengan keberadaan hutan rakyat seluas 14 hektare yang menawarkan konsep agroforestry yaitu suatu sistem pemanfaatan lahan yang memadukan budidaya tanaman keras berkayu (pohon-pohon, perdu, jenis palm, bambu, dan lain-lain) dengan tanaman pertanian dan atau budidaya hewan. Petani hanya memanfaatkan lahan tegalan dan pekarangan yang dimiliki untuk budidaya tanaman obat (herbal). Hasil panen komoditas tersebut, umumnya dijual segar atau diolah menjadi simplisia dengan cara manual dan dipasarkan di sekitar wilayah Kabupaten Magelang. Aktivitas para petani di Desa Growong tersebut, belum mampu untuk menyejahterakan keluarga masing-masing sehinga wilayah ini masih termasuk daerah merah dengan tingkat kesejahteraan masyarakat sangat rendah. Dengan adanya program PPDM Kemenristekdikti yang menggunakan metode Participatory Rural Apraisal (PRA) memberikan banyak manfaat dan nilai positif bagi masyarakat Growong, antara lain peningkatan dari jumlah dan kualitas produk, perluasan wilayah pemasaran, omzet mitra rata-rata meningkat 10% terutama pada penjualan simplisia, penguatan kelembagaan, serta pengaplikasian teknologi tepat guna.
Program ”Mari Bantu Anak Selesaikan Tugas Perkembangan” di Yayasan Rumahku Tumbuh Zahra, Aning Az; Qomariyah, Laili
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.61 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3050

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu kurangnya pengetahuan guru terkait dengan perkembangan anak dan pembelajaran yang cocok dalam menstimulasi anak. Guru dan pengasuh cenderung menggunakan permainan- permainan yang biasanya dilakukan di sekolah- sekolah anak usia dini namun sering kali tidak memiliki tujuan yang jelas. Selain itu dalam aplikasi problem solving juga membutuhkan pendampingan. Tujuan dari program ini yaitu memberikan pelatihan bagi guru dan pengasuh terkait dalam usaha untuk membantu anak menyelesaikan tugas perkembangannya. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu melalui metode psikoedukasi, pelatihan, serta evaluasi. Hasil pengabdian ini yaitu bertambahnya pengetahuan guru terkait dengan perkembangan anak dan penyelesaian permasalahan anak dan guru lebih terampil dalam menangani anak.
Program PPUPIK BESTCARE Universitas Islam Sultan Agung Semarang Janitra, Fitria Endah; Wahyuningsih, Indah Sri; Wijayanti, Kurnia; Apriyanti, Hani Werdi
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.125 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3064

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang mengancam bagi seorang wanita. Angka kejadian kankerkhususnyakankerpayudaradi Indonesia setiap tahunnya juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam proses perjalananpenyakitkankerdapatterjadikomplikasisalahsatunyalukakanker. Karakteristik luka kanker sangat berbeda dengan luka lainnya yaitu jaringan luka yang rapuh sehingga mudah terjadi perdarahan, bau menyengat dan jumlah eksudat yang banyak, rasa nyeri yang dialami pasin, dan resiko infeksi. Masalah ini sangat mempengaruhi keadaan fisik dan psikologis pasien dan keluarga.Klinik BESTCARE Unissulaadalahsebuahbentukpengabdianmasyarakat yang didanaiKemenristekdiktidalam skim PPUPIK yang memberikan perawatan luka modern pada pasien kanker payudara dan memberikan layanan psikoedukasi bagi pasien dan keluarga. Hasil dari kegiatan PPUPIK BESTCARE adalah meningkatnya jumlah kunjungan pasien setiap bulannyasehinggamenjadi income gererating unit bagiFakultasIlmuKeperawatanUnissula.Setelahdilakukanperawatan, progres luka kankersemakin membaik yaitu pada kunjungan ke 3 pasien sudah mengalami penurunan nyeri, bau dan perdarahan yang minimal, infeksi terkontrol, dan jumlah eksudat yang berkurang.
Pendampingan Proses Produksi dan Kemasan Produk Industri Kecil Minuman Herbal Nurwidiana, Nurwidiana; Fatmawati, Wiwiek; Masidah, Eli
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.452 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3067

Abstract

Kegiatan pendampingan ini dilakukan terhadap industry kecil rumah tangga yang memproduksi beragam minuman herbal cair dengan kemasan botol plastik. Proses produksi dilakukan secara manual menggunakan alat-alat sederhana, label pada kemasan produk belum mengikuti kaidah yang berlaku. Hal itu mempengaruhi kepercayaan konsumen pada produk yang berimbas pada rendahnya tingkat penjualan. Pendampingan dilakukan pada aspek legalitas, proses produksi , labeling dan kemasan. Dari sisi legalitas dilakukan komunikasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang, didapatkan informasi bahwa untuk produk dengan daya tahan kurang dari 7 hari tidak perlu medaftar PIRT, cukup memenuhi proses produksi sesuai pedoman Cara Pembuatan Makanan yang Baik (CPMB). Dari aspek proses produksi, dilakukan penataan tempat produksi sesuai ketentuan CPMB, namun industri ini perlu menyediakan sarana cuci tangan di ruang produksi untuk menjaga higienitas pekerja saat proses produksi. Pada aspek label dilakukan pendampingan dalam penetapan informasi-informasi yang wajib tercantum pada label yaitu : merek, isi bersih, komposisi, tanggal kadaluarsa dan informasi produsen. Dilanjutkan dengan pembuatan desain label sesuai dengan informasi yang telah ditetapkan dan pemilihan botol dengan volume yang sesuai strategi pemasaran Kepada pemilik industri diberikan bantuan berupa label produk dan botol, sehingga dapat segera memasarkan produknya menggunakan kemasan sesuai peraturan yang berlaku. Melalui usaha-usaha tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk sehingga pemasaran akan meningkat.
Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang Margono, Margono; Handayani, Estrin; Mareta, Reni
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.607 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3123

Abstract

Menurut Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Bencana kekeringan merupakan suatu kekurangan curah hujan dalam periode tertentu ( umumnya dalam satu musim atau lebih) yang menyebabkan kekurangan air untuk memenuhi kebutuhan (UN-ISDR. 2009). Salah satu di kabupaten magelang yang menjadi langganan kekurangan air adalah di kecamatan grabag. Diwilayah desa banaran, ketawang dan sugirmas merupakan desa terparah yang mengalami kekeringan di tahun 2019. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan air di masyarakat di Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan yaitu Adactive Collaboration Management (ACM) dilakukan dengan pendekatan komunikasi masyarakat dalam menemukan dan mengenali permasalahannya, berusaha mempelajari permasalahan kemudian menentukan solusinya. Kegiatan tanggap darurat ini sebagai upaya dalam penanggulangan bencana di kekeringan di Kecamatan Grabag dengan melalukkan suplay air bersih dan pengadaan pipanisasi yang melibatkan warga masyarakat itu sendiri dan relawan di kabupaten Magelang

Page 1 of 1 | Total Record : 6