cover
Contact Name
Retno Rusdjijati
Contact Email
ce@ummgl.ac.id
Phone
+62811258883
Journal Mail Official
ce@ummgl.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Muhammadiyah Magelang JL. Bambang Sugeng km.05 Mertoyudan Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Empowerment
ISSN : 26144964     EISSN : 26214024     DOI : https://doi.org/10.31603/ce
Community empowerment is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,475 Documents
Optimalisasi Zakat Hasil Pertanian di Dusun Kebondalem, Bandarsedayu, Windusari, Magelang Pambuko, Zulfikar Bagus; Asyifa, Aulia Nurul; Indriastuti, Shafa Amalia; Zahidah, Zulfa Adzkia; Laela, Fitri Nur; Sofia, Upi
Community Empowerment Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.903 KB) | DOI: 10.31603/ce.v5i2.3832

Abstract

Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk mengedukasi masyarakat tentang kewajiban membayar zakat hasil pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Kebondalem, Desa Bandarsedayu, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang dengan melibatkan jamaah yasinan bapak-bapak dan ibu-ibu. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal yang dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah pemahaman masyarakat tentang konsep zakat hasil pertanian telah meningkat dan berkomitmen untuk mengimplementasikannya. Hal ini diketahui dari pengukuran akhir yang dilaksanakan oleh tim bahwa 6 dari 10 pertanyaan yang diajukan telah mampu dijawab sempurna oleh seluruh warga yang mengikuti pelatihan.
Pelatihan Media Pembelajaran Inovatif dengan VideoScribe Bagi Guru SDN Malangrejo Febrianto, Arip; Saputra, Nurirwan
Community Empowerment Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.215 KB) | DOI: 10.31603/ce.3835

Abstract

Pengabdian dengan judul pelatihan Media Pembelajaran Inovatif dengan VideoScribe Bagi Guru SDN Malangrejo, dilaksanakan di SDN Malangrejo terletak Jetis, RT.01/RW.43, Jetis, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengabdian ini dilakukan karena masih banyaknya guru yang belum menggunakan media pembelajaran interaktif dan belum memaksimalkan teknologi komputer. Dengan tidak adanya upgrading seorang guru dalam penyampaian materi kepada siswanya membuat penyampaian materi menjadi tidak optimal, serta guru yang mengajar terkait informatika sangat minim sekali, hanya ada 1 guru di SDN Malangrejo. Dengan adanya permasalahan yang ada, maka perlu dilakukan pelatihan dalam penggunaan media pembelajaran kepada guru SDN Malangrejo, salah satunya adalah Media Pembelajaran Interaktif berbasis video 2 Dimensi yaitu VideoScribe. Dengan menggunakan media pembelajaran ini, gambar yang ada terkait materi pembelajaran dapat disampaikan dalam bentuk animasi tangan bergerak disertai musik, sehingga siswa yang Visual, Auditori maupun Kinestetik dapat lebih mudah menangkap materi dibandingkan hanya berupa teks saja. Selain itu VideoScribe juga menyajikan banyak sekali gambar yang biasa digunakan dalam presentasi sehingga guru tidak usah mencari-cari gambar untuk dimasukkan ke dalam presentasinya. Pelatihan ini dilakukan tatap muka dengan protokol kesehatan yang saat ini menjadi pandemi yaitu Covid-19. Berdasarkan pengabdian yang dilakukan, terdapat hasil dan rekomendasi yang diterima dari para guru SDN Malangrejo. Dari 16 Guru yang mengikuti pelatihan, terdapat 54,5 % guru mengatakan “menarik” dan 45,5% guru mengatakan “sangat menarik” dalam menggunakan VideoScribe sebagai media pembelajarannya. Kemudian terkait pemahaman kepada siswa, 63,6 % Guru mengatakan bahwa dengan VideoScribe “sangat bisa” meningkatkan pemahaman kepada siswa dan 36,4% mengatakan “bisa”. Selain itu, 63,6% guru mengatakan bahwa VideoScribe “sangat mampu” meningkatkan Kreativitas Guru dalam mengajar, dan 36,4% mengatakan “mampu”. Dalam peningkatan belajar siswa, 63,6% guru mengatakan dengan media pembelajaran yang inovatif menggunakan VideoScribe ini “sangat mampu” meningkatkan belajar siswa, dan 36,4% mampu meningkatkan belajar siswa dibandingkan pembelajaran yang konvensional.
Smart Puzzle Map: Media Pembelajaran Cerdas untuk Meningkatkan Pengetahuan Geospasial Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SLB Kabupaten Purworejo Pratiwi, Umi; Sudar, Sudar; Ariningsih, Endah Pri
Community Empowerment Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.154 KB) | DOI: 10.31603/ce.v5i2.3979

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan anak yang memiliki keunikan pada jenis dan karakter tertentu. Anak-anak ABK yang kehilangan salah satu indra tubuhnya akan menggunakan sisa indra yang ada, hal ini menyebabkan terganggunya fungsi penerimaan informasi sebagai kebutuhan pengetahuannya. Mereka memerlukan perhatian khusus untuk hidup seperti anak-anak normal lainnya seperti pemenuhan kebutuhan informasi untuk mendapatkan penghidupan yang layak. Kehidupan yang layak salah satunya pemenuhan pendidikan agar anak-anak ABK dapat menikmati pendidikan yang sama dengan anak normal lainnya sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan anak berkebutuhan khusus di SLB terpadu Muhammadiyah Purworejo, dikembangkan media pembelajaran smart puzzle map, sebuah media pembelajaran peta cerdas dalam bentuk puzzle untuk meningkatkan pengetahuan geospasial. Pembuatan media pembelajaran menggunakan model pengembangan ADDIE yang dimulai dari proses analisis kebutuhan, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Media yang dihasilkan menghasilkan kemampuan kognitif sebesar 78,3 %, kemampuan afektif sebesar 80%, dan kemampuan psikomotorik sebesar 86,25%. Adanya 3 kemampuan ini, siswa paling tidak dapat menunjukkan letak kecamatan siswa tinggal beserta batas-batas kecamatannya.
Pendampingan dan Optimalisasi Kompetensi Guru dalam Penulisan Artikel Ilmiah melalui Web Seminar pada masa pandemi COVID-19 di Papua Barat Yudiawan, Agus; Rusdin, Rusdin; Chudzaifah, Ibnu; Sari, Fatma
Community Empowerment Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.929 KB) | DOI: 10.31603/ce.v5i2.4021

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi menulis artikel ilmiah melalui webinar pada guru di Papua Barat. Metode dampingan menggunakan Participatory Action Research (PAR). Peserta dampingan sebanyak 35 orang dari Kota dan Kabupaten Sorong. Digunakan empat tahapan dalam melakukan pendampingan yaitu, tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam menulis artikel ilmiah mengalami peningkatan. Pada kondisi awal, guru memiliki kompetensi kurang baik (59,7) dan berhasil ditingkatkan menjadi baik (72,6). Dari pelaksanaannya, kegiatan webinar direspons positif dan sangat dibutuhkan guru (84,2) dalam upaya peningkatan kompetensi menulis artikel ilmiah. Kesimpulannya, pendampingan menggunakan webinar dapat menjadi pilihan dalam meningkatkan kompetensi guru di Papua Barat saat pandemi Covid-19.
Pengelolaan Sampah Anorganik Sebagai Upaya Pemberdayaan Nasabah Bank Sampah Santoso, Setiyo Budi; Margowati, Sri; Dyah, Kartika; Pujiyanti, Umi; Pudyawati, Prabandaru Esthi; Prihatiningtyas, Sutiara
Community Empowerment Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.991 KB) | DOI: 10.31603/ce.4045

Abstract

Kegiatan PPMT ini dilaksanakan di Dusun Timoho yang merupakan wilayah teritorial Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Selama dua tahun terakhir, masyarakat telah memperoleh sejumlah fasilitasi pendampingan pemberdayaan masyarakat untuk pengelolaan sampah dari sejumlah perguruan tinggi. Hasilnya masyarakat secara komunal memiliki kesadaran konservasi lingkungan melalui pengelolaan bank sampah. Namun perilaku masyarakat dalam memilah sampah masih terbatas menjual barang bekas tanpa nilai jual yang baik. Hal ini merupakan akibat dari minimnya keterampilan yang dimiliki masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan mitra dalam mengelola recycle sampah anorganik. Metode yang diterapkan adalah sosialisasi, pelatihan, serta praktik dan pendampingan. Upaya pemberdayaan masyarakat terhadap nasabah bank sampah dilakukan dengan transfer keterampilan recycle sampah anorganik. Kemauan masyarakat dalam mengaplikasikan keterampilan merupakan salah satu indikator keberhasilan program pemberdayaan ini. Meski begitu, kami menggarisbawahi bahwa kegiatan pemberdayaan membutuhkan pendampingan secara berkala. Sehingga keterampilan yang dimiliki terus berkembang dan terasah. Selain itu diperlukan jaringan kerja sama dengan pihak luar yang mampu melakukan pembinaan secara berkelanjutan dan menampung serta memasarkan karya masyarakat sesuai dengan kriteria kelayakan komersial
Praktik Pembibitan Dan Revitalisasi Mangrove Guna Mengembangkan Ekoeduwisata Hutan Mangrove di Wilayah Pesisir Desa Agel Kecamatan Jangkar Situbondo Romadhona, Sukron; Mutmainnah, Laily; Setiawati, Tri Candra
Community Empowerment Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.797 KB) | DOI: 10.31603/ce.v5i2.4050

Abstract

Mangrove atau di Indonesia biasa disebut bakau adalah nama sekelompok tumbuhan dari marga Rhizophora, suku Rhizophoraceae. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri yang mencolok, yaitu berupa akar tunjang yang besar dan berkayu, pucuk yang tertutup daun penumpu yang meruncing, serta buah yang berkecambah serta berakar ketika masih di pohon (vivipar). Hutan mangrove terdapat di sepanjang garis pantai di kawasan tropis, dan menjadi pendukung berbagai jasa ekosistem, termasuk produksi perikanan dan siklus unsur hara. Namun luas hutan mangrove telah mengalami penurunan sampai 30–50% dalam setengah abad terakhir ini. Termasuk kondisi ekosistem mangrove khususnya di Jawa Timur sebagian besar rusak, sebagai akibat kekurangan pemahaman, kurangnya kepedulian baik masyarakat maupun stakeholder yang terkait. Tujuan dan sasaran tersebut dicapai melalui kegiatan kunjungan ke stakeholder (dinas/instansi) terkait dengan pengembangan dan pengelolaan ekosistem mangrove di wilayah kabupaten yang memiliki kawasan pantai, untuk melakukan pendekatan dan serap informasi mengenai kondisi mangrove dan pengelolaannya, kemudian kita menjalin pendekatan melalui workshop dan praktik pembibitan serta kegiatan penanaman 1500 bibit mangrove di lahan seluas 3 Ha sebagai bagian dari program untuk menciptakan alternatif pendapatan dari sektor pengelolaan lingkungan. Kegiatan pengabdian terutama ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat di wilayah pesisir terhadap pengembangan dan pengelolaan ekosistem mangrove, dengan target khusus tersusunnya strategi pengembangan dan pengelolaan ekosistem mangrove serta terbentuknya Kelompok Kerja Petani Mangrove di wilayah Desa Agel, Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo. Harapannya, kedepan masyarakat di wilayah pesisir semakin berdaya memiliki alternatif pendapatan yang sekaligus juga dalam rangka menjaga ekosistem alami di wilayah pesisir dan menjadikan kawasan pesisir khususnya kawasan hutan mangrove nantinya menjadi kawasan ekoeduwisata yang menarik bagi para pengunjung, lebih jauh lagi tujuan inti dari kegiatan pengabdian ini adalah pengembangan dan pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan.
Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kampung Tulung RW.02 Kota Magelang Marleni, Ni Nyoman Nepi; Legono, Djoko; Triatmodjo, Bambang; Istiqomah, Nurul Alvia
Community Empowerment Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.651 KB) | DOI: 10.31603/ce.v5i2.4060

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) sangat penting untuk suatu perkotaan karena selain menjadi fungsi ekologis, RTH juga dapat memelihara fungsi sosial budaya, dan estetika suatu wilayah perkotaan. Pembuatan RTH di RW 02 Kampung Tulung, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang dinilai penting untuk mengimbangi tingginya densitas penduduk ditambah dengan adanya beberapa bengkel motor dan mobil yang berpotensi pada pencemaran udara yang tinggi. Selain itu, RW ini minim ruang publik yang dapat mendukung sarana berinteraksi warga. Pembangunan RTH ini bertujuan untuk merancang dan membangun RTH yang dapat memenuhi fungsi ekologis, ekonomi, sosial-budaya, dan estetik. Dasar perencanaan kebutuhan luas RTH minimum dihitung dengan metode berdasarkan jumlah penduduk yang merujuk pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 05 tahun 2008. Konsep yang digunakan yaitu pengembangan RTH eksisting dengan penambahan tanaman fungsional, fasilitas dan teknologi ramah lingkungan pada lahan seluas 461,58 m2. Teknologi ramah lingkungan yang dibangun berupa 48 lubang resapan biopori sebagai kompensasi resapan untuk air limpasan dari lahan yang diperkeras untuk fasilitas olahraga. Fasilitas bangku, mainan, dan rumah organik dibangun guna mendukung fungsi sosial budaya, ekonomi dan estetik. RTH yang telah dibangun menjadi pusat kegiatan warga dalam bidang kesehatan dan inovasi serta berhasil menjadi Juara Harapan 1 untuk lomba taman se Kota Magelang tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Magelang.
Optimalisasi Tanaman Jahe Sebagai Pendukung Ekonomi Rumah Tangga Melalui KWT Di Dusun Sanggrahan, Bumirejo, Magelang Pramesti, Diesyana Ajeng; Fadni, Muhammad Choirul; Wibowo, Yuni Setyo; Huda, Nurul; Sunaryo, Sunaryo; Jati, Indra Ratna Kusuma
Community Empowerment Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.933 KB) | DOI: 10.31603/ce.4063

Abstract

Dusun Sanggrahan, Desa Bumirejo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus yang perlu diperhatikan oleh Pemerintah dikarenakan letaknya yang strategis di jalur utama wisata menuju Candi Borobudur. Adanya kawasan ekonomi khusus tersebut, menjadikan peluang bagi warga Sanggrahan untuk dapat memasarkan produk yang dimiliki dan menjadi tujuan wisata selain Candi Borobudur. Peluang tersebut sepertinya ditangkap oleh warga Sanggrahan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki baik potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang dimiliki. Adanya kerja sama yang baik antara perangkat desa, pengurus PKK dan dibantu oleh tim pengabdian UNIMMA memunculkan beberapa ide cemerlang guna memperkenalkan Sanggrahan sebagai tujuan pendamping selain Candi Borobudur. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah Participatory Rural Apraisal (PRA) dimana ibu-ibu rumah tangga sangat aktif dalam setiap kegiatan yang dilakukan yang dibagi menjadi 4 tahap, yaitu survei, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring evaluasi. Hasil yang didapat dalam kegiatan pengabdian ini adalah dibentuknya Kelompok Wanita Tani (KWT) yang merupakan embrio dari pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BumDes), KWT dapat membuat dan mengemas beberapa macam produk olahan jahe seperti selai jahe, sirop jahe, kue jahe, serta permen jahe. KWT dapat memasarkan produk melalui website yang dimiliki, dan yang terpenting adalah perencanaan bersama dengan perangkat desa untuk pembuatan tempat peristirahatan sementara (Rest Area) di tanah bengkok yang berada di pinggir jalan raya Mungkid, Magelang arah Candi Borobudur.
Penguatan Peran Masyarakat dalam Upaya Preventif Terhadap Covid-19 di Dusun Bercak Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang Widyasari, Ika; Matussilmiyuliyani, Ida; Nurjana, Susiati; Nusandani, Magriza Tiara; Wahyuningtyas, Eka Sakti; Nasruddin, Nasruddin
Community Empowerment Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.411 KB) | DOI: 10.31603/ce.4224

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) ini dilaksanakan di Dusun Bercak, Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. PPMT dilaksanakan dengan melibatkan kader, perwakilan setiap RT, dan karang taruna dengan tujuan untuk meningkatkan peran masyarakat dalam upaya preventif terhadap Covid-19. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Perubahan pola pikir dan gaya hidup masyarakat saat pandemik ini memerlukan adanya sosialisasi dan pelatihan untuk meningkatkan peran masyarakat dalam upaya preventif terhadap Covid-19. Beberapa kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi sosialisasi penanggulangan serta pencegahan Covid-19, sosialisasi tanaman obat untuk kekebalan tubuh selama masa pandemik, sosialisasi handwashing, dan praktik cuci tangan 6 langkah, penanaman tanaman obat keluarga (toga), pelatihan pembuatan handsanitizer, pelatihan pembuatan face shield, pelatihan pemanfaatan tanaman toga untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam bentuk jamu empon-empon. Pelaksanaan kegiatan PPMT tersebut mampu memberikan penguatan peran masyarakat terhadap Covid-19.
Penggunaan Digital Marketing untuk Memperluas Pasar dan Meningkatkan Daya Saing UMKM Susanto, Barkah; Hadianto, Akrim; Chariri, Fardan Nur; Rochman, Miftachul; Syaukani, Muhammad Mirza; Daniswara, Aditya Ari
Community Empowerment Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.75 KB) | DOI: 10.31603/ce.4244

Abstract

Salah satu permasalahan yang membuat daya saing UMKM masih rendah adalah terbatasnya kemampuan para pelaku usaha dalam melakukan pemasaran. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengenalkan produk UMKM keripik singkong ke pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing UMKM melalui pemanfaatan digital marketing. Dalam pengabdian ini, metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan adalah memberikan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada pelaku UMKM yang menjadi mitra. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap selama 2 bulan. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan, mitra cukup memahami tentang konsep digital marketing dan mampu menggunakan internet untuk melakukan pemasaran. Meningkatnya kemampuan mitra dalam melakukan pemasaran diharapkan dapat membantu mitra untuk memperoleh pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing mitra sebagai pelaku UMKM

Page 7 of 148 | Total Record : 1475