cover
Contact Name
Tohir Solehudin
Contact Email
jpg@uika-bogor.ac.id
Phone
+6282110975474
Journal Mail Official
jpg@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162 Jawa Barat, Indonesia Telp/Fax: 0251-8335335
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru (JPG)
ISSN : 27221504     EISSN : 27211002     DOI : 10.32832/jpg
Core Subject : Education,
Merupakan Jurnal Pendidikan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Ibn Khaldun Bogor. Ruang lingkup meliputi penelitian para guru terkait pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 242 Documents
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING TERINTEGRASI POSTER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS III SDN HARGOSARI 2 Revika Dihana Putri; Wachidatul Linda Yuhanna; Kaminah
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 3 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i3.14617

Abstract

Perihal yang mendasari pelaksanaan riset ini yakni adanya permasalahan kelas III SDN Hargosari 2 yaitu guru belum menerapkan model pembelajaran yang menarik, belum menggunakan media pembelajaran interaktif, metode mengajar guru dominan ceramah, dan peserta didik tidak diarahkan pada kegiatan yang mengasah kreativitas, sehingga mengakibatkan kecakapan peserta didik dari segi kreativitas maupun kognitifnya menurun. Pelaksanaan riset ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keefektifan model PjBL (Project Based Learning) terintegrasi poster sebagai upaya peningkatan kecakapan kognitif maupun kreativitas peserta didik kelas III SDN Hargosari 2 pada tema 5 cuaca. Pelaksanaan riset ini berjenis PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang menerapkan dua siklus dan setiap siklus memerlukan 2 pertemuan. Kemudian riset ini menggunakan subyek peserta didik kelas III SDN Hargosari 2 terdiri atas 11 orang anak. Terdapat tiga metode PTK yang diimplementasikan yakni dokumentasi, observasi, dan test. Selanjutnya instrumen dalam riset yakni soal tes dan rubrik penilaian kreativitas. Analisis datanya menggunakan kualitatif dan komparatif. Berdasarkan pengujian yang dilakukan ditemukan kemampuan kognitif peserta didik pada siklus I yakni 45% lebih besar dibandingkan nilai ketuntasan pada pra siklusnya sebesar 27%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 100%. Lalu dari segi kemampuan kreativitas peserta didik pada siklus I yakni 45% lebih tinggi dibandingkan nilai ketuntasan pada pra siklusnya sebesar 27%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 91%. Kesimpulan yang bisa diambil yakni pengimplementasian model PjBL (Project Based Learning) terintegrasi poster bisa meningkatkan kecakapan kognitif maupun kreativitas peserta didik kelas III SDN Hargosari 2 pada tema 5 cuaca. Kata kunci: Project Based Learning (PjBL), kemampuan kognitif, kreativitas.
IMPLEMENTASI METODE BEYOND CENTER AND CIRCLE TIME (BCCT) DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS 3 SD/MI Ayuni Nurkholifah Maulida; Muhammad Fahri; Reni Sinta Dewi
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 4 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i4.14623

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan implementasi metode Beyond Center and Circle Time (BCCT) dalam membangun pendidikan karakter peserta didik di SD/MI. Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah saat kasus Covid-19 sedang melonjak dua tahun kebelakang yang mengakibatkan pembelajaran dilaksanakan secara daring. Hal tersebut menyebabkan menurunnya karakter anak bangsa yang ditandai dengan berkurangnya motivasi belajar, kemandirian, dan rasa hormat serta ketidakmampuan dalam menerima pembelajaran. Sehingga perlu adanya penguatan karakter kembali melalui proses pendekatan metode pembelajaran. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan pada pola pendidikan, dengan muncunya beberapa masalah sosial yang dihadapi oleh generasi bangsa, serta pengaruh negatif dari media sosial. Dalam upaya memenuhi kebutuhan tersebut, proses pembelajaran telah bertansformasi dengan memperkenalkan metode pembelajaran yang sesuai tahap perkembangan peserta didik. Dalam mengimplementasikan metode pembelajaran tersebut dibutuhkan peran penting seorang guru. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga tahap, 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi Penelitian dilakukan di kelas 3 SD Bosowa Bina Insani. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode BCCT dapat membangun pendidikan karakter melalui empat tahap pijakan dalam posisi circle, discipline with love, dan program pembiasaan sekolah berbasis karakter. Kata kunci : Beyond Center and Circle Time, Pendidikan Karakter , Implementasi BCCT
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Peserta didik Kelas IV Materi Volume Bangun Ruang melalui Model Experiential Learning Berbantuan Alat Peraga: Peningkatan Hasil Belajar Matematika Peserta didik Kelas IV Materi Volume Bangun Ruang melalui Model Experiential Learning Berbantuan Alat Peraga Afifatul Afifatul Musyafiah; Davi Davi Apriandi; Ida Ida Sriyami
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 4 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i4.14650

Abstract

Hasil pengamatan yang telah dilakukan menunjukan bahwa hasil belajar peserta didik di Kelas IV masih dibawah rata-rata dikarenakan dalam proses pembelajaran guru masih belum menggunakan media dan model pembelajaran yang menarik dan memudahkan peserta didik dalam pemahaman materi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Volume Bangun Ruang peserta didik di kelas IV SDN Geneng 4 tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan model Experiential Learning berbantuan media alat peraga bangun ruang melalui kegiatan eksperimen dan observasi untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus pembelajaran. Partisipan dalam penelitian ini yaitu 10 peserta didik kelas IV SDN Geneng 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media alat peraga dan model Experiential Learning secara signifikan meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik dalam materi volume bangun ruang sebesar 70% pada siklus pertama dan 100% pada siklus kedua. Terjadi peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata peserta didik yaitu ketika tes pre-test yang dilaksanakan ketika pra siklus sebesar 59 sedangkan skor rata-rata ketika tes post-test yang dilaksanakan setelah siklus kedua sebesar 86. Penggunaan media alat peraga dan model Experiential Learning mampu meningkatkan keterlibatan yang lebih tinggi dari peserta didik selama proses pembelajaran serta pemahaman peserta didik terhadap materi volume bangun ruang. Kata kunci : Hasil Belajar; Volume bangun ruang; Model Experiential Learning
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMATIK DENGAN MODEL TEAM GAME TOURNAMENT MELALUI WORDWALL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 GIRIREJO: PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMATIK DENGAN MODEL TEAM GAME TOURNAMENT MELALUI WORDWALL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 GIRIREJO Yuli Tri Wahyuni; Sri Lestari; Sugiarto
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 4 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i4.14655

Abstract

Pada penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilatarbelakangi dengan hasil belajar siswa di SD Negeri 1 Girirejo yang rendah terhadap mata pelajaran tematik, hal tersebut disebabkan karena penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru. Guru saat mengajar tidak menggunakan media pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran tematik tersebut yang didalamnya terdapat hubungan antara mata pelajaran satu dengan yang lain sehingga siswa harus membutuhkan pemahaman yang lebih signifikan. Hal tersebut dibuktikan dengan peneliti melakukan observasi saat guru mengajar di kelas kemudian peneliti melakukan praktek mengajar pada siklus 1 dengan menggunakan bantuan media power point saja tanpa adanya game atau permainan. Dari siklus 1 didapatkan hasil belajar siswa dengan presentase 40,62 %, Kemudian peneliti melakukan siklus II dengan menggunakan media pembelajaran IT melaluii Wordwall dengan model team game tournament didapatkan hasil belajar yang naik secara signifikan yaitu 87,5 %. Dari hasil tersebut peneliti menyimpulkan bahwa ada peningkatan dalam ketuntasan hasil belajar siswa dengan menggunakan model TGT melalui game Wordwall pada mata pelajaran tematik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengatahui hasil belajar siswa kelas IV dengan mata pelajaran tematik menggunakan model tgt dengan berbantuan media wordwall.
PENGARUH MEDIA PUZZLE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK PADA SISWA KELAS 3 SDN 1 SELUR Widianingrum; Edy Suprapto; Welly Martinus
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 3 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i3.14667

Abstract

Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas 3 di SDN 1 Selur dengan rata-rata kelas yaitu 60. Secara klasikal juga belum memenuhi target pencapaian Kriteria Ketuntasan Klasikal yaitu ≥ 85%, ini dibuktikan dengan hasil observasi peneliti kepada guru yang mengajar dikelas, bahwa siswa yang tuntas sebanyak 2 siswa dari 14 siswa dengan presentase 14,29%. Hal ini disebabkan siswa cenderung pasif dalam pembelajaran, siswa kurang tertarik dengan kegiatan pembelajaran, kurang adanya kerjasama antar siswa dalam bekerja kelompok, kemudian guru yang tidak menggunakan media pembelajaran pada saat mengajar tematik. Tujuan diadakan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tematik tema 8 pada kelas 3 SDN 1 Selur. PTK ini dilaksanakan dengan dua siklus, pada saat peneliti melakukan praktik mengajar siklus I dengan bantuan media gambar presentase hasil belajar yang dicapai adalah 57,14% (8 siswa), Kemudian peneliti melakukan siklus II dengan menggunakan media puzzle didapatkan hasil belajar yang naik secara signifikan yaitu 92,86% (13 siswa). Dengan demikian hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode Puzzle dapat meningkatkan Hasil Belajar Tematik.
PERAN GURU PAIBP DALAM PEMBERIAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SDN BABAKAN SUKAMULYA KABUPATEN BANDUNG Aryani Dyah Aryani; Iwan Anggara Nova; Samsudin Arif; Arif Fikri
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 4 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i4.14668

Abstract

Guidance and counseling are very important in providing the basics of religion and character for elementary school students. The aim of the study was to determine the role of Islamic religious education and morals (IREM) teachers in providing Guidance and Counseling. This study uses a descriptive qualitative approach, and data collection through interviews, observation and document study. The results of the study show that the role of IREM teachers is in providing guidance and counseling to students through personal, social, career and learning guidance. Personal guidance through habituation in attitude and speech, advice and giving exemplary examples. Social guidance, namely providing an understanding of how to communicate and interact with the social environment and school regulations. Career guidance, namely providing stimulus and introduction to advanced levels of education. Learning guidance, namely providing motivation and special services for students who experience problems in learning. Keywords: Role of IREM Teachers, Counseling Guidance, Elementary Schools
Pengguaan Metode Permainan Treasure Clue untuk Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil belajar Materi Transformasi Energi Kelas IV SDN 1 Ganungkidul Siti Nur Aisyah; Sri Lestari; Dahlia Ulum Alimi
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 4 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i4.14670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas proses dan hasil belajar materi transformasi energi peserta didik kelas IV SDN 1 Ganungkidul melalui metode permaianan Treasure Clue. Penelitian ini dilakukan karena rendahnya prestasi belajar peserta didik kelas IV SDN 1 Ganungkidul dalam mata pelajaran IPAS, khususnya pada topik transformasi energi. Penyebab rendahnya prestasi dikarenakan guru tidak menggunakan metode lain dalam pembelajaran hanya menggunakan metode cermah dan guru hanya mengandalkan buku ajar dan LKS tanpa menambahkan media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang terdiri sari dua siklus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode permainan Treasure Clue dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik kelas IV SDN 1 Ganungkidul. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil belajar siklus I ke siklus II, serta peningkatan nilai ketuntasan belajar secara klasikal, di mana pada siklus I hanya mencapai 42,85 %, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 89,28 %. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode permainan Treasure Clue pada materi transformasi energi di kelas IV SDN 1 Ganungkidul dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami materi transformasi energi. Kata kunci : Treasure Clue ; Hasil belajar ; Transformasi Energi.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK KELAS V SDN SINGGAHAN 01 chosita primadani; Dwi Rohman Soleh; Siti Maro'ah
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 3 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i3.14672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas V di SDN Singgahan 01 melalui implementasi model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian tindakan kelas dilakukan selama empat siklus dengan melibatkan 14 siswa. Model Discovery Learning mengubah materi tematik menjadi aktivitas eksplorasi mandiri dan kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Discovery Learning secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, motivasi, dan partisipasi siswa. Siswa menunjukkan antusiasme dan minat yang tinggi terhadap pembelajaran tematik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas V. Rekomendasi yang diusulkan adalah penerapan terus-menerus model ini dan penyesuaian materi tematik sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa.
Efektivitas Pembelajaran Daring Menggunakan Media WhatsApp Group Menurut Persepsi Orang Tua Ervandra Oktarianto Oktarianto; Ika Yatri
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 4 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i4.14675

Abstract

Pandemi covid-19 membuat adanya sistem pembelajaran daring di indonesia. Pembelajaran daring menggunakan media whatsapp group menjadi salah satu media pembelajaran yang digunakan untuk mempermudahkan proses pembelajaran dan sebagai penunjang keberhasilan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas media pembelajaran daring Whatsapp group terhadap pembelajaran menurut persepsi orang tua siswa kelas Vb di SDN 7 Koba. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah orang tua siswa di kelas Vb sebanyak 29 orang . Teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuisioner yang diisi oleh orang tua siswa kelas Vb di SDN 7 Koba. Angket yang digunakan telah divalidasi oleh ahli dan juga mengikuti aturan likert. Analisis data yang digunakan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu dengan melakukan uji efektivitas dengan syarat jika nilai keefektifan berada dalam interval ≤ 55% maka dikatakan media whatsapp group menurut persepsi orang tua siswa tidak efektif sedangkan jika jawaban keseluruhan dari orang tua siswa berada di interval ≥ 55% maka dapat dikatakan media whatsapp group itu efektif menurut persepsi orang tua siswa. pada penelitian ini didapatkan hasil jawaban keseluruhan dari orang tua berada di angka presentase 74,08% yang artinya menurut pandangan orang tua media whatsapp group ini dikatakan efektif untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran daring.
Peningkatan Hasil Belajar Kelas 2A Materi Huruf Kapital Melalui Model Kooperatif Jigsaw MELISA YULIANASARI; Soirah; Reza Kusuma Setyansah; Octarina Hidayatus Sholikhah
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 4 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i4.14714

Abstract

Perihal dasar dari penelitian ini yakni terdapat permasalahan kelas 2A SDN 1 Balong masih menggunakan model pembelajaran yang kurang menarik, monoton, dan tidak adanya sesi diskusi dengan teman sejawat. Guru cenderung menggunakan metode ceramah dan penugasan mandiri. Hal ini berakibat pada kurangnya keaktifan, kurangnya pemahaman siswa terhadap materi, dan hasil belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model kooperatif Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar materi huruf kapital kelas 2A SDN 1 Balong. Pelaksanaan penelitian ini, berjeniskan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang dikembangkan oleh Kurt Lewin dan terdapat 2 siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan subjek siswa kelas 2A SDN 1 Balong yang terdiri dari 16 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan metode observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan hasil belajar meningkat. Dibuktikan dari penerapan oleh guru pada siklus I mencapai 87 % dan pada siklus II mencapai 92,5 %. Hasil belajar siklus I pada siswa menunjukkan ketuntasan kelas mampu mencapai 81,25 % dan pada siklus II mencapai 93,75 %. Hasil penelitian tersebut berhasil meningkat dibandingkan dengan pra siklus yang hanya sebanyak 37,5 %. Kesimpulan dari penelitian ini yakni dengan penerapan model kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar kelas 2A materi huruf kapital SDN 1 Balong Ponorogo.

Page 10 of 25 | Total Record : 242