Articles
232 Documents
PENGARUH MEDIA DOMINO MATEMATIKA TERHADAP KEMANDIRIAN DAN KEAKTIFAN BELAJAR PADA MATERI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN DI SDN MEDANGKAMULYAN
Meri Marwiah
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 2 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Matematika merupakan salah satu komponen dari serangkaian mata pelajaran yang mempunyai peranan penting dalam pendidikan. Matematika merupakan salah satu bidang studi yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Namun masih banyak peserta didik yang beranggapan bahwa Matematika merupakan mata pelajaran yang paling sulit sehingga menimbulkan kebosanan dan menjadi hal yang menakutkan. Hal ini diakibatkan oleh sebagian peserta didik yang mengalami kesulitan saat mengerjakan soal matematika dan kurangnya penggunaaan media yang menyenangkan. Sehingga diperlukan media yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu alternatif yang tepat yaitu dengan menerapkan media Domino Matematika pada materi perkalian dan pembagian. Dengan diterapkanya media Domino Matematika ini diharapkan dapat berpengaruh terhadap kemandirian dan keaktifan belajar peserta didik. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan merasakan pengaruh media Domino Matematika dalam meningkatkan kemandirian dan keaktifan belajar serta untuk Menguji kelayakan Domino Matematika sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemandirian dan keaktifan peserta didik . Penelitian ini dilaksanakan di SDN Medangkamulyan Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah siswa 21 peserta didik.Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode Eksperimental dengan desain penelitian Non Equivalent DesainPenelitian ini dilaksanakan di SDN Medangkamulyan Kabupaten Tasikmalaya. Adapun Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu menjadikan peserta didik mandiri dan aktif dalam mengikuti pembelajaran matematika Untuk teknik pengumpulan data nya menggunakan observasi tentang kemandirian dan keaktifan peserta didik.Hasil data yang telah dianalisis terdapat hasil yang signifikan yaitu 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan Hâ‚€ ditolak dan Hâ‚ diterima karena terdapat pengaruh media domino matematika terhadap kemandirian dan keaktifan peserta didik pada materi perkalian dan pembagian.Kata Kunci: Media Domino Matematika, Hasil Belajar, Pembelajaran Matematika.
PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMK ADI SANGGORO BOGOR
Panji Angkasa
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 2 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Smartphone adalah salah satu dari sekian banyaknya teknologi yang berkembang, saat ini. telepon genggam yang mempunyai kemampuan dengan penggunaan dan fungsi yang menyerupai komputer. Kehadiran smartphone yang dapat dibeli dengan mudah menjadi alternatif keterbatasan sumber belajar bagi guru dan siswa. Penggunaan smartphone pada saat ini bukan lagi menjadi suatu kebutuhan melainkan sudah menjadi tren pada masa kini, fitur yang lengkap setara dengan prangkat laptop sekalipun sudah bisa didapat dalam satu prangkat smartphone yang canggih. Penggunaan smartphone sudah menyebar luas seara merata, baik dikalangan anak-anak, remaja, dan dewasa. Temuan pada penelitian ini adalah berdasarkan pengujian melalui regresi linear sederhana diketahui Konstanta sebesar 87.779, mengandung arti bahwa nilai konisten variabel prestasi belajar adalah sebesar 87.779. Koefisien regresi X sebesar 0,002 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai pengaruh smartphone, maka nilai prestasi berkurang sebesar 0,002. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X (smartphone) terhadap Y (prestasi belajar) bersifat positif
Paired Story Telling Cerita Bergambar Teknologi Pangan Kuliner Lokal Bali Meningkatkan Berbicara
Ketut Ayu Lola Monika;
Ida Bagus Putrayasa Bagus Putrayasa;
I Nyoman Sudiana;
Sariyasa Sariyasa Sariyasa
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 2 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Students lack the ability to properly express their opinions and use media, a class action research was conducted to improve students' speaking skills using the Paired Story Telling model supported by media images.The subjects of this review were 20 understudies from class III SDN 7 Sangsit Bali, and the data were investigated utilising subjective and quantitative distinct methods. The results of this study are pre-cycle students' speaking skills scores of 63.55 on average, 64 on the median, 62 on the mode, and 20% classical mastery; the students' speaking skills are not very good.The mean was 71.5, the median was 70, the mode was 63, and classical mastery was 65% in the first cycle.Speaking skills improved in cycle II, with mean 90, median 92, mode 92, and 90 percent classical completeness falling into the category of very good. As a result, the Paired Story Telling model supported by picture media improves elementary school students' speaking abilities
ANALISIS UNSUR MATHEMMATICS PADA PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN STEAM UNTUK ANAK USIA DINI
Rizky Robi’atul Badriyah;
Heri Yusuf Muslihin;
Edi Hendri Mulyana
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 2 No. 2 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/jpg.v2i2.14246
Matematika merupakan ilmu yang penting dalam kehidupan. Para peneliti telah mengamati anak-anak pada saat bermain dan mencatat bahwa pemikiran matematika sering muncul dalam peraturan bermain. Maka sudah menjadi tugas guru untuk megembangka konsep pembelajaran bermain sambil belajar yang khususnya di PAUD yaitu dengan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Enginering, Art and Mathematics) ditinjau dari unsur mathematics. Konsep pembelajaran STEAM dapat membantu mendukung keingintahuan itu melalui pengalaman dan peluang bagi mereka untuk terlibat dalam pembelajaran dan bermain mathematics karena dalam pembelajaran STEAM, anak-anak sering bermain dan terlibat dalam dunia angka, geometri, dan pengukuran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dasar kebutuhan analisis unsur mathematics pada pengembangan pembelajaran STEAM subtema kendaraan darat untuk anak usia dini. Metode yang digunakan yaitu EDR (Educational Design Reseach) dengan meninjau tahapan satu yaitu analisis dan eksplorasi. Kesimpulannya bahwa dasar kebutuhan analisis unsur mathematics dalam pengembangan kemampuan mathematics untuk anak sangat berpengaruh terhadap proses berpikir anak pada seluruh aspek perkembangannya.
Peran Manajemen Pembelajaran dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini
Herlin Nurliana;
Mutia Rachma Dilla;
Sukma Pakungwati;
Ria Yuliana Prasojo
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 1 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/jpg.v4i1.7415
Usia dini merupakan pondasi awal dalam tumbuh kembang anak. Di usia ini anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat melebihi usia lainnya. Oleh karena itu, perlu manajemen pembelajaran untuk membantu tumbuh kembang anak terutama dalam kemampuan sosial anak sehingga perkembangannya mampu berjalan dengan optimal. Sesuai dengan pembahasan di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan sosial anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah diskusi kelompok terarah dan studi literatur. Temuan yang peneliti peroleh adalah manajemen pembelajaran itu sangat penting dan memberikan pengaruh terhadap perkembangan kemampuan sosial anak terutama anak usia dini. Oleh karena itu, manajemen ini harus selalu dilibatkan dalam kontek pembelajaran. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk membantu memberikan wawasan kepada pembaca tentang pentingnya peran manajemen pembelajaran.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MAS PAB 2 HELVETIA
Muhammad Ikhsannul Khoir;
Nabila Syafinka Putri;
Aisyah Rahma Fitri Tanjung
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 1 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/jpg.v4i1.7767
Peranan teknologi dalam dunia pendidikan berkembang pesat, kebutuhan terhadap teknologi sangat diperlukan di era globalisasi saat ini. Kemajuan suatu lembaga pendidikan salah satunya dapat dilihat dari bagaimana sekolah tersebut memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sesuai kebutuhan dan memanfaatkan dengan optimal. Penelitian ini menekankan kepada perkembangan teknologi dan dunia pendidikan yang juga mengalami kemajuan pesat. Guru dituntut untuk lebih aktif dalam menciptakan model-model/media pembelajaran baru yang lebih modern dan dapat meningkatkan minat belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dalam menjabarkan analisis yang telah dilakukan atau melihat dari situasi yang ada. Hasil dari penelitian ini menekankan pada penggunaan teknologi berbasis media Classroom dimana dengan google classroom, pengajar dapat menghemat waktu dan kertas. Mereka dapat membuat kelas, memberikan tugas, berkomunikasi, dan melakukan pengelolaan, semuanya di satu tempat. Google Classroom juga menawarkan pengelolaan yang lebih baik. Siswa dapat melihat tugas di halaman Tugas, di aliran kelas, atau di kalender kelas. Semua materi kelas otomatis disimpan dalam folder Google Drive.Selain itu, google classroom memungkinkan alur komunikasi antara pengajar dengan murid atau antar-murid lebih efektif. Pengajar dapat membuat tugas, mengirim pengumuman, dan memulai diskusi kelas secara langsung.
NILAI KARAKTER DISIPLIN DAN MANDIRI SISWA KELAS 3 MELALUI GERAKAN LITERASI SEKOLAH
Widya Krismon Sri Palupi;
Eka Yuliana Sari
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 1 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/jpg.v4i1.8158
Discipline and independence of students in schools is very necessary in order to support the teaching and learning process in schools to achieve the expected educational goals. One of the ways used by the school to improve student discipline and independence in literacy activities is by implementing the School Literacy Movement program in accordance with government programs. The purpose of this study was to describe the value of the disciplined and independent character of grade 3 students through the GLS at SDN 3 Jabalsari Tulungagung. This research method uses descriptive qualitative method. Methods of data collection using observation, questionnaires and interviews. The results of the analysis of observations, questionnaires and interviews with 16 subjects, it is known that not all students meet all the indicators of discipline and are independent of the implementation of the GLS. Grade 3 students get a very good category on the value of discipline, but the value of discipline in the implementation of the GLS of superior students is found in indicators of good behavior, where students get a percentage of 90%. While the independent indicators in the implementation of the GLS overall students get a good category, but students are superior in indicators of responsibility in each learning activity, which is getting a percentage of 90%.
Analisis Nilai Karakter Peduli Sosial Melalui Pendekatan Living Values Education
Ismi Nadhiroh Larasati
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 1 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/jpg.v4i1.8183
Nilai karakter peduli sosial menjadi salah satu dari 18 pendidikan karakter yang diatur oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Penerapan pendekatan Living Values Education melibatkan seluruh masyarakat sekolah meliputi kepala sekolah, guru, dan petugas sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana nilai karakter peduli sosial melalui pendekatan Living Values Education pada siswa kelas 5 di SDN 1 Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Negeri 1 Wonorejo. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, display data dan kesimpulan. Hasil analisis penelitian memperoleh data berupa dalam implementasi nilai karakter peduli sosial melalui pendekatan Living Values Education guru menerapkan pembiasan berupa memberikan pengarahan penerapan disertai contoh penerapan 4 nilai Living Values Education yaitu kerjasama, tanggung jawab, kejujuran dan persatuan. Hasil observasi menunjukkan bahwa dari 33 siswa kelas 5 SDN 1 Wonorejo menunjukkan nilai peduli sosial memiliki kategori tinggi. Pernyataan tersebut di dukung dan diperkuat hasil wawancara dan angket yang memperoleh hasil bahwa terdapat 27 siswa kategori tinggi dan 6 siswa kategori sangat tinggi.
DESA RINDU HATI SEBAGAI KELOMPOK DESA BERPERADABAN MELALUI PEMBERDAYAAN PROGRAM WASH "Water Sanitation and Hygiene” DAN GERMAS "Gerakan Masyarakat Sehat”
Irfan Supriatna;
Pebrian Tarmizi
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 1 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/jpg.v4i1.8499
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman pengetahuan melalui pelatihan berupa workshop pemberdayaan warga desa rindu hati melalui program WASH (Water Sanitation and Hygiene) dan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat), memberikan pendampingan melalui program WASH (Water Sanitation and Hygiene) dan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat), sebagai upaya mewujudkan kelompok desa rindu hati yang berperadaban: (1) Moral yaitu nilai-nilai dalam masyarakat yang hubungannya dengan kesusilaan, (2) Norma yaitu aturan, ukuran atau pedoman yang dipergunakan dalam menentukan sesuatu yang baik atau salah. (3) Etika yaitu nilai-nilai dan norma moral tentang apa yang baik dan buruk yang menjadi pegangan dalam mengatur tingksh laku manusia. (4) Estetika yaitu berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam keindahan, kesatuan, keselarasan dan kebalikan. Bentuk kegiatan ini berupa pendampingan/ pelatihan dan Tindakan Lanjut. Dari hasil pengabdian dalam kegiatan workshop pendampingan pemahaman program WASH (Water Sanitation and Hygine) dan GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) respon warga desa rindu hati dari 3 dusun sangat positif dimana warga mengikuti dan menyerap materi yang diberikan oleh pakarnya dengan baik, kemudian pada kegiatan implementasi tindak lanjut melalui perlombaan dusun terbersih menunjukkan hasil angket dari ke 3 dusun tersebut hampir seluruh warga desa rindu hati mengikuti kegiatan ini dengan sangat antusias. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini berjalan sesuai dengan tujuan yang diinginkan dan dapat ditindakanjuti untuk program pengabdian berikutnya.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TEA PARTY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR
Zein Arifka Hanun
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 1 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/jpg.v4i1.8605
AbstrakPembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di tingkat sekolah dasar menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah. Model tea party merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat merangsang keaktifan siswa dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Tea Party terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas II di SDN Tiudan I. Metode yang digunakan adalah true experimental design dengan menggunakan quasi experimental design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SDN Tiudan I, kelas II A sebanyak 25 orang sebagai kelas kontrol dan kelas II B sebanyak 25 orang sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah adalah test. Hasil penelitian diperoleh nilai t-hitung > t-tabel dengan taraf sigfikansi 0,05 sebesar 2,060 yaitu 12,629 > 2,060 dengan nilai Sig (2-tailed) < 0,05 yaitu sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat dikatakan ada pengaruh penggunaan model cooperative learning type tea party dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas II SDN Tiudan I. Kata kunci : model pembelajaran Tea Party, hasil belajar