cover
Contact Name
Tohir Solehudin
Contact Email
jpg@uika-bogor.ac.id
Phone
+6282110975474
Journal Mail Official
jpg@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162 Jawa Barat, Indonesia Telp/Fax: 0251-8335335
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru (JPG)
ISSN : 27221504     EISSN : 27211002     DOI : 10.32832/jpg
Core Subject : Education,
Merupakan Jurnal Pendidikan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Ibn Khaldun Bogor. Ruang lingkup meliputi penelitian para guru terkait pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 232 Documents
Secondary School Students' Readiness for Autonomous English Learning in West Java Hanifah Nur' Aini; Anita Dewi Ekawati
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 1 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i1.14941

Abstract

Autonomous English learning grows student’s ability to take responsibility for their own English learning process. The level of student’s awareness of learning English independently is still uneven. Some students’ are ready to learn English independently, whereas others still depend too much on the role of an EFL teacher. Regarding this condition, the study was interested in discovering the secondary school students’ readiness for autonomous English learning in West Java. This study used a quantitative research methodology and a survey as the research tool. Secondary school students from various West Javan schools participated in this study. The data was gathered through a questionnaire. The findings revealed that the students believed that teachers are in charge of almost every aspect of the English learning process. Further, most students are ready enough to learn English independently. Also, students’ have a plan for learning English based on their willingness. The result indicated the teacher had to start applying learning autonomy and encouraging student autonomy in English learning.
The Use of Instagram for Students' Writing Skills Nida Uswatun Hasanah; Anita Dewi Ekawati
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 2 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i2.14942

Abstract

One of the most popular social media sites among young people is Instagram. With its many features, Instagram can be used as a fun and non-monotonous writing lesson. This study examined the students’ perceptions of using Instagram for their writing skills. In this study, the descriptive quantitative method was used. This study included 150 participants from students’ universities, and questionnaires distributed over WhatsApp were used to collect research data. There were 10 items and the participants were expected to choose the most appropriate option from the 4-level Likert Scale labeled by: Strongly Disagree, Disagree, Agree, and Strongly Agree. According to the study’s findings, Instagram is an effective tool for improving learners’ vocabulary range and grammatical accuracy. Learners also gain better ideas prior to writing tasks and develop their own writing style. If used and supervised properly, Instagram could be an effective pedagogical tool for learning a second language.
Analisis Penerapan Pendidikan Karakter di Kelas 4 SD Negeri Jamsaren 1 Kota Kediri Tutik Rahayu, Ghea Natasha Damayanti
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 2 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i2.14954

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman bahwa Guru SD Negeri Jamsaren 1 Kota Kediri berhasil menerapkan Pendidikan Karakter di kelas 4. Sehingga dapat menciptakan siswa yang memiliki karakter yang baik sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari karakter siswa selama melaksanakan kegiatan di sekolah, kerjasama antar pihak sekolah, orang tua siswa, dan pihak diluar sekolah, seperti masyarakat dan pihak terkait. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan karakter dan apa saja faktor pendukung dan penghambat yang dialami selama menerapkan pendidikan karakter di kelas 4 SD Negeri Jamsaren 1 Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subyek siswa kelas 4. Penelitian dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu observasi di lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pendekatan yang dilakukan oleh penulis pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Jenis peneltian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian deskriptif. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah Guru kelas 4 memberikan penguatan nilai-nilai pendidikan karakter melalui pemberian pengertian makna dan membimbing siswa dalam menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter seperti religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas saat maupun diluar pembelajaran. Guru bekerja sama dengan berbagai pihak seperti warga sekolah, orang tua siswa, dan pihak di luar sekolah.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Elisa Ermawati; Pradana, Agrissto Bintang Aji; Suryawan, Ari
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 2 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA materi manusia dan lingkungan merupakan salah satu materi yang tergolong mudah tetapi untuk tingkat berpikir siswa dalam materi ini tergolong masih rendah. Hal ini mengakibatkan kemampuan berpikir kritis mereka masih kurang baik, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V yang ada di Desa Sambong Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian Pre Experimental Design dengan tipe One-Grup Pretest-posttest design. Dengan pengambilan sampel siswa sebanyak 24 yang akan dijadikan sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampeling jenuh. Pengumpulan data menggunakan tes uraian. Tes dilakukan guna menguji sejauh mana siswa mengalami peningkatan dalam berpikir kritis sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji prasyarat dengan menggunakan uji normalitas, dan uji hipotesis yang meliputi uji t (Paired Sampel T-Test) dengan program SPSS versi 25.0. Hasil menunjukan bahwa nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, hasil menunjukan perbandingan hasil pretest rata-rata 52,54 dan hasil posttest rata-rata 79,75 dengan hal ini menunjukan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA. Kata kunci : Problem Based Learning; Berpikir Kritis; IPA
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE 3 BERBASIS VIDEO PADA MATERI BATIK JUMPUTAN UNTUK SISWA KELAS V SDN BAWANG 2 KOTA KEDIRI Fatmawati, Diyah
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 2 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the results of observations and experiences of researchers, that SBdP learning on Jumputan Batik material at SDN Bawang 2 only uses student books. As a result, the atmosphere of the class becomes boring. This can be seen from the low motivation of student learning, so that the learning outcomes are also low. In this case, teachers should be able to increase their creativity and make the best use of school facilities to create learning media that suit the needs of students. With that, researchers want to develop video-based Articulate Storyline 3 learning media which aims to create valid, practical, and effective learning media for fifth grade students at SDN Bawang 2 Kediri. In addition, by inviting students to make Jumputan Batik, researchers can find out the level of creativity of students. In developing Video-based Articulate Storyline 3 learning media in this study using the RnD (Research and Development) method with the ADDIE model. The research instruments used were observation sheets, tests, and questionnaires. The validation test in this study obtained a score of 77% for media validation and 92% for material validation. The results of the practicality of the media from the teacher's response obtained a score of 90% and 81% for student responses. In the wide trial, students obtained an average score of 58% for the pre test and 81% for the post test. In addition, the average score of students' skills is 83%. Based on these results, it can be stated that Video-based Articulate Storyline 3 learning media on Batik Jumputan material for class V SDN Bawang 2 Kediri is valid, practical, and effective.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Kelas III Menggunakan Media Vidio Pembelajaran Interaktif Dwianing Febriyanti; Edy Suprapto; Langgeng Widoyo
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 3 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i3.15103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan media video pembelajaran interaktif dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada materi mencari keliling bangun datar di SDN 1 Wonoketro, kelas III, tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest-posttest. Sampel penelitian sebanyak 30 siswa kelas III yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data menggunakan soal pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan hasil belajar mereka. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t berpasangan untuk membandingkan skor pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar matematika siswa setelah menggunakan media video pembelajaran interaktif. Rata-rata skor posttest (M = 80,5, SD = 7,2) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan skor pretest (M = 65,2, SD = 6,9); t(29) = 9,78, p < 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media video pembelajaran interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam mencari keliling bangun datar.
Pengaruh Model Pembelajaran Example Non Examples Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Salsabila Fauziyah; Ari Suryawan; Putri Meinita Triana; Rr. Ratna Hapsari Puspitawati
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 1 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i1.15414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pemebelajaran example non examples berbantuan media gambar terhadap hasil belajar peserta didik kelas II. Populasi pada penelitian ini sebanyak 13 peserta didik kelas II Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Al-Muttaqien. Pemenilitan ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode Pre-Eksperimental Design dengan One Group Pre-Test Post-Test Desing. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen soal pilihan ganda yang diuji prasyarat analisis data dan pengujian hipotesis. Sebelum pengambilan data lembar instrumen soal terlebih dahulu di validitas dan reliabilitasnya. Untuk teknik analisis data yakni uji normalitas menggunakan uji kolmogorov-Smirnov dan shapiro-Wilk, untuk uji hipotesis menggunakan sample pired t-Test dengan softwear SPSS versi 20. Hasil uji hipotesis menujukkan nilai signifikasi sebesar 0,000 yang artinya kurang dari taraf signifikasi (α) 0,05 maka Ho ditolak. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan nilai posttest. Dari hasil tersebut dapat dilihat t hitung bernilai negatif yaitu -5,133 yang berarti rata-rata sebelum diberikan perlakuan lebih rendah daripada setelah diberikan perlakuan. Maka berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa “terdapat pengaruh model pembelajaran Example Non Example berbantuan media gambar terhadap hasil belajar PPKn kelas II Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Al-Muttaqien”.
Pengembangan Modul IPA Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas VII SMP/MTs Berbasis Sains Islam Shinta Adelina; Hasbi Indra; Budi Handrianto; Haikal Adra
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 2 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i2.15434

Abstract

Pembelajaran IPA saat ini masih didominasi oleh pemikiran barat yang tertuang di dalam bahan ajarnya,seperti teori, konsep, dan pemikiran yang dipelajari oleh peserta didik, sehingga tidak mampu melahirkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagaimana tujuan pendidikan nasioanl di Indonesia. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengembangkan sebuah modul IPA berbasis sains islam dengan merujuk pada referensi dan sumber yang otoritatif dalam menyusun bahan ajar IPA yang dapat mengarahkan peserta didik menjadi peserta didik yang diharapkan tujuan pendidikan nasional, yakni beriman dab bertaqwa kepada Allah swt. Metode yang digunakan pada penulisan ini adalah RnD dengan model ADDIE, Diawali dengan melakukan analisis kebutuhan, analisis kurikulum dan analisis perserta didik, yang dilakukan dengan wawancara dan angket. Tahap berikutnya adalah desain, yakni melakukan perancangan modul yang akan dikembangkan, dilanjutkan dengan pengembangan modul, pada tahap ini penulis melakukan validasi ahli, dengan hasil 83% dari ahli materi, sebesar 87,5% dari ahli media/desain, sebesar 95,8% dari ahli bahasa, dan 94% dari praktisi guru IPA, persentase yang diperoleh dari masing-masing ahli disimpulkan bahwa modul IPA berbasis sains islam valid untuk digunakan, sebelum mengujicoba kepada kelompok besar, terlebih dahulu peneliti mengujicoba kepada kelompok kecil, didapatkan hasil keterbacaan modul yaitu sebesar 82,3% atau dinilai terbaca. Tahapan berikutnya adalah implementasi atau uji coba kelompok besar, untuk mengetahui keefektivan modul dilakukan menggunakan data pretest dan posttest pada dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan membandingkan hasil posttest masing-masing kelas, bahwa terdapat perbedaan rata-rata posttest dari kelas eksperimen dan kelas kontrol, sehingga disimpulkan bahwa modul IPA pada materi klasifikasi makhluk hidup efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VII.
Urgensi Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak di Jenjang Sekolah Dasar Pada Era Merdeka Belajar: Urgensi Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak di Jenjang Sekolah Dasar Pada Era Merdeka Belajar Nanditasari, Kadek Dwi; Basilius Redan Werang; Ni Putu Nita Loka; I Putu Arya Dimas Sugiarta Dhani; Kadek Dwi Prawira Utama; I Gede Reka Widiyantara
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 2 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i2.15501

Abstract

The aim of this research is to obtain data on how involved parents are in their children's education at the elementary school level. This research method is descriptive quantitative with a survey research type. The research was carried out in elementary schools in the city of Buleleng Regency. The number of samples and population in this study were 43 parents of class VI students at SD N 1 Kaliuntu. The results of this research are based on survey results obtained in the aspect of mentors 65% in the good category, motivators 77% in the very good category, facilities 80% in the very good category, visits to schools 68% in the good category, discipline 95% in the very good category, use of gadgets 90% in the very good category good, communication 85% very good category, communication 85% very good category, nutrition and health 90% very good category. With this survey, it is recommended that parents improve aspects of guidance and visits to schools to achieve children's success and continue to maintain and improve all aspects that cause children to become successful and have character in the era of independent learning.
PENGARUH KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD Susanti, Putri; Ni Luh Reza , Oktariani; I Ketut Suma Adi , Putra; I Putu Indra, Dharmayudha; Basilius Redan , Werang
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 3 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i3.15666

Abstract

Abstrak Pendidikan memainkan peran krusial dalam mengoptimalkan potensi individu sejak awal kehidupan. Sarana dan prasarana di sekolah menjadi elemen penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif, sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Penelitian ini mengeksplorasi dampak ketersediaan sarana dan prasarana di SD Negeri 4 Suwug terhadap motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas seperti buku mata pelajaran, LCD, Chrome Book, proyektor, dan media beton memberikan dampak positif terhadap minat siswa dalam pelajaran. Wawancara dengan siswa, guru, dan orang tua mengkonfirmasi bahwa sarana dan prasarana yang mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Penelitian ini memiliki relevansi signifikan dengan menyoroti peran penting sarana dan prasarana dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Implikasi praktisnya mencakup pengembangan strategi pembelajaran inovatif, integrasi teknologi, dan pemeliharaan fasilitas pendidikan untuk meningkatkan motivasi belajar. Temuan penelitian juga membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut, termasuk fokus pada jenis teknologi tertentu dan melibatkan dampak jangka panjang. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang hubungan yang kompleks antara sarana, prasarana, dan motivasi belajar siswa, dengan harapan memberikan panduan praktis bagi pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. : Sarana dan Prasarana, Motivasi Belajar Siswa, Teknologi Pendidikan Abstrak Pendidikan memegang peranan penting dalam mengoptimalkan potensi individu sejak dini. Sarana dan prasarana di sekolah merupakan elemen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif, sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Penelitian ini mengeksplorasi dampak ketersediaan sarana dan prasarana di SD Negeri 4 Suwug terhadap kinerja siswa. motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas seperti buku pelajaran, LCD, Chrome Book, proyektor, dan media konkrit memberikan dampak positif terhadap kinerja siswa. minat terhadap pelajaran. Wawancara dengan siswa, guru, dan orang tua memastikan bahwa fasilitas yang memadai menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini memiliki relevansi yang signifikan dengan menyoroti pentingnya peran sarana dan prasarana dalam meningkatkan kecerdasan siswa. motivasi belajar. Implikasi praktisnya meliputi pengembangan strategi pengajaran yang inovatif, integrasi teknologi, dan pemeliharaan fasilitas pendidikan untuk meningkatkan motivasi belajar. Temuan penelitian ini juga membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut, termasuk fokus pada teknologi spesifik dan melibatkan analisis dampak jangka panjang. Kesimpulannya, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang hubungan kompleks antara sarana, prasarana, dan pendidikan siswa. motivasi belajar, dengan harapan dapat memberikan pedoman praktis bagi pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Kata Kunci: Sarana dan Prasarana, Motivasi Belajar Siswa, Teknologi Pendidikan