cover
Contact Name
Hikmatur Rahmah
Contact Email
jurnalanabulava@iainpalu.ac.id
Phone
+6281373895653
Journal Mail Official
jurnalanabulava@iainpalu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, FTIK, IAIN Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Ana Bulava Jurnal Pendidikan Anak
Core Subject : Religion, Education,
Ana Bulava Jurnal Pendidikan Anak dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu. Terbit dua kali dalam setahun, jurnal ini mengundang para dosen, peneliti, dan pemerhati pendidikan anak untuk berpartisipasi dengan mempublikasikan hasil riset pada jurnal ini.
Articles 65 Documents
PERAN ORANG TUA DAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DARING DI TK SATAP INPRES 1 BALUASE KECAMATAN DOLO SELATAN KABUPATEN SIGI Sri Alfianti; Ahmad Syahid; M. Ikhsan Kahar
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol2.Iss2.38

Abstract

Penelitian ini membahasa tentang peran orang tua dan guru terhadap anak pada pembelajaran daring di TK Satap Inpres 1 Baluase Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa peran orang tua dan guru terhadap anak pada pembelajaran daring di TK Satap Inpres 1 Baluase Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi tidak lepas dari peran dan tanggung jawab orang tua apalagi pada masa pandemi saat ini yang mengharuskan anak untuk belajar di rumah dengan didampingi oleh orang tua. Selain orang tua, guru juga sangat berperan penting dalam melakukan upaya tertentu agar pembelajaran daring dapat bermanfaat dan tentunya menyenangkan, guru juga harus menciptakan suasana belajar jadi lebih menyenangkan bagi anak didik agar anak tidak mudah bosan. Pembelajaran daring dapat berjalan dengan lancar, bermakna, serta tercapai hasil belajar yang baik harus didukung oleh kemampuan guru terhadap penguasaan komputer dan internet.
GANGGUAN KESEHATAN PADA ANAK USIA DINI AKIBAT KEKURANGAN GIZI DAN UPAYA PENCEGAHANNYA Ufiyah Ramlah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol2.Iss2.40

Abstract

Kesehatan adalah hal terpenting dan sangat berharga bagi masyarakat pada umumnya untuk mewujudkan kondisi ini, diperlukan asupan gizi yang cukup. Gizi merupakan zat makanan yang apabila dikonsumsi seseorang maka bisa mendatangkan kesehatan.Jadi kesehatan dan gizi sangat berhubungan. Menyiapkan asupan gizi untuk anak usia dini merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh orangtua. Karena asupan gizi yang diterima anak usia dini akan mempengaruhi proses tumbuh kembang mereka diusia dewasa kelak.Gizi pada anak tidak dapat dipisahkan dan erat kaitannya dengan kesehatan dan kecerdasan anak. Selain itu, melalui gizi yang diterima anak akan menjadi faktor pendukung dari pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pendidik maupun orang tua tentang pentingnya kecukupan asupan gizi untuk Anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kajian pustaka hasil dan pembahasan penelitian yang searah dengan program yang akan diterapkan. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pendidik ataupun orang tua yang ada di rumah, sebagai bentuk kesadaran pengawasan akan asupan dan kecukupan gizi anak yang juga sebagai salah satu faktor penting pendukung dari pertumbuhan dan perkembangnnya. factor penyebab kurang gizi; 1). Penyebab langsung, Makanan anak dan penyakit infeksi yang mungkin diderita anak. 2). Penyebab tidak langsung, Ketahanan pangan di keluarga, pola pengasuhan anak, serta kesehatan dan kesehatan lingkungan. Upaya pencegahan dini pada anak yang mengalami gizi buruk; dengan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1).Upaya perbaikan status gizi ibu sejak masa remaja, 2). Pemenuhan kebutuhan gizi balita yang dimulai dari ejak lahir dengan “standar emas makanan bayi”: 3). Penapisan massal untuk menemukan hambatan pertumbuhan dan gizi kurang pada anak usia dini. 4). Perhatian khusus diberikan kepada bayi dan balita dengan factor resiko mengalami kekurangan gizi. 5). Dukungan program terkait. 6). Dukungan lintas sector. 7). Perhatian khusus diberikan kepada balita yang rentan memiliki gizi buruk.
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF SAPI PERAH DALAM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Husaimah; retoliah retoliah; Hikmatur Rahmah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol2.Iss2.41

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan alat permainan edukatif sapi perah dalam pembelajaran anak usia dini. Adapun rumusan masalah sebagai berikut: Pertama, bagaimana kelayakan alat permaianan edukatif sapi perah dalam pembelajaran anak usia dini. Kedua, bagaimana pengaruh alat permainan edukatif sapi perah dalam pembelajaran anak usia dini. Adapun metode penelitian dalam skripsi ini adalah menggunakan metode Research And Development (R&D) merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji kelayakan produk tersebut, Penelitian ini menggunakan teknik potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, dan revisi produk. Berdasarkan hasil uji validasi oleh tim validator mendapatkan persentase dengan kategori valid oleh validator I dengan memberikan nilai sebesar 87, dan penilaian validator II memberikan nilai 87 dengan kategori valid , dan validator III. Kategori valid dengan memberikan nilai 86, dan validator IV kategori valid dengan memberikan nilai 80. kemudian penilaian coba terbatas di RA Ummahat DDI Ujuna oleh Ibu Ratnawati S.Pd memberikan nilai 4 dengan kategori sangat layak, RA DWP 1 Kanwil Depertemen Agama oleh Ibu Samsia S.Pd.I memberikan nilai 4 dengan kategori sangat layak, RA DWP 2 Kanwil Depertemen Agama oleh Ibu Ria Ika Rahayuningtyas memberikan nilai 3,7 dengan kategori sangat layak. penilaian uji coba lapangan mendapatkan respon baik oleh peserta didik. Berdasarkan hasil penilaian pengembangan alat permainan edukatif sapi perah dalam pembelajaran anak usia dini dikatakan layak karena perolehan persentase skor tiap aspek valid dan sangat baik sehingga media alat permainan edukatif sapi perah sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran anak usia dini.Implikasi bagi semua komponen dapat mengembangkan media pembelajaran beru alat permainan edukatif sapi perah sehingga dapat meningkatkan evektivitas pembelajaran, yang edukatif, inovatif dan kreatif dalam pembelajaran anak usia dini sehingga perkembangan anak dapat berkembang secara optimal.
PERAN PENDAMPINGAN ORANG TUA ANAK TK AL-KHAIRAAT DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS LURING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA PAKULI UTARA KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI Zahratun Mawahda; Gusnarib; Kasmiati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol2.Iss2.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pendampingan Orang Tua Anak Tk Al-khairaat dalam Pembelajaran Berbasis Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 dan untuk mengetahui Faktor Penghambat dan Pendukung Orang Tua Anak Tk Al-khairaat dalam Pendampingan Pembelajaran Berbasis Luring Pada Masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pendampingan orang tua anak tk al-khairaat dalam pembelajaran berbasis luring pada masa pandemi covid-19 yaitu : 1. Orang Tua Berperan Sebagai Guru. 2. Orang Tua Sebagai Motivator 3. Orang Tua Sebagai Fasilitator. Sedangkan Faktor Penghambat Orang Tua Anak Tk Al-khairaat dalam Pendampingan Pembelajaran Berbasis Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Pakuli Utara Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi yaitu : 1. Faktor Internal yang berasal dari dalam diri anak, yang dapat menyebabkan kesulitan belajar bagi anak antara lain kemampuan intelektual, perasaan dan kepercayaan diri, motivasi kematangan untuk belajar, serta faktor psikologis dan biologis anak seperti kondisi anak yang kurang sehat, dll. 2. Faktor Eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar diri anak itu sendiri, berupa faktor non-sosial dan faktor sosial. Faktor non-sosial berupa peralatan belajar atau media belajar yang kurang baik atau kurang lengkap. Sedangkan faktor sosial berupa faktor keluarga, teman bermain, dan lingkungan masyarakat. 3. Gadget. Sedangkan Faktor Pendukung Orang Tua Anak Tk Al-khairaat Dalam Pendampingan Pembelajaran Berbasis Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 yaitu. 1. Faktor Orang Tua 2. Faktor Situasi 3. Faktor Motivasi Belajar Anak dan 4. Faktor Psikologis anak Dalam Belajar. Implikasi dari penelitian ini adalah orang tua hendaknya menyadari bahwa peran nya dalam mendukung pendidikan anak sangat mempengaruhi keberhasilan anak dalam belajar dan bersosialisasi. Orang tua perlu membuat anak menyadari bahwa belajar adalah hal yang penting, menyenangkan dan harus dilakukan termasuk menanamkan pentingnya menempuh pendidikan setinggi-tingginya sebagai pondasi membentuk masa depan yang cerah.
MANUSIA SEBAGAI KONSELOR DAN SASARAN KONSELING DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Sarib Abdul Rasak
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol2.Iss2.52

Abstract

Mengenai konselor dan konseling yang merupakan salah satu proses dalam pendidikan untuk membantu manusia baik secara kelompok maupun individu dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi, urgensi dari fungsi konselor dalam dunia pendidikan memang sangat dibutuhkan oleh karena itu penting bagi kita mengkaji lebih lanjut terkait diskursus ini sehingga, diformulasikan judul Manusia Sebagai Konselor dan Sasaran Konseling Dalam Pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian pustaka atau library research, yang akan menguraikan terkait konsep manusia baik sebagai konselor maupun sebagai konseli. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan mengutip sebagian atau seluruh data dari berbagai bacaan yang ada hubungannya dengan masalah yang sedang diteliti, Kemudian dianalisis data dilakukan oleh penulis selanjutnya, menginterpretasi data tersebut berdasarkan kaidah- kaidah penelitian, dan mendeskripsikannya dengan teknik berpikir deduktif dan induktif. Manusia sebagai Khalifah Allah memiliki potensi untuk menjadi seorang konselor (memberi bimbingan) dan klien (menerima bimbingan). Hal ini dikarenakan manusia sejak zaman Nabi Adam sampai sekarang dan pada masa yang akan datang, manusia dipandang sebagai makhluk yang senantiasa penuh dengan masalah. Dan oleh karena itu perlu adanya bimbingan. Kelak Manusia senantiasa dihadapkan dengan berbagai permasalahan (problem) kehidupan yang mau tidak mau atau siap tidak siap harus diselesaikan/di berikan solusinya. Maksudnya penyelesaian problem agar manusia dapat meraih kebahagian-kesenangan hidup. Manusia sebagai Khalifah Allah dengan segudang potensi yang dimilikinya, namun mereka tidak dapat melepaskan diri dari bimbingan dan konseling baik secara langsung yang berasal dari Allah maupun secara tidak langsung dari sesama manusia. Konseling dalam perspektif pendidikan islam adalah sesuatu yang penting, dan hendaknya dapat diimplementasikan dalam pendidikan, sebab konseling bukan sekadar memberikan secara direct, melainkan menjadi teman bertukar pikiran serta teman yang mampu mengantarkan konseli dalam menemukan solusi terhadap permasalahan yang tengah dihadapinya.
THE EFFECTIVENESS OF THE ROLE OF PARENTS IN ASSISTING SOCIAL SKILLS LEARNING ACTIVITIES IN ONLINE LEARNING AT THE AGE OF KINDERGARTEN (TK) CHILDREN Puspa Isya Qoblia; Akbar Nicholas Saputra; Wahyunengsih
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol3.Iss1.51

Abstract

This study aims to determine the role of parents in assisting social skills learning activities in online learning in Kindergarten (TK) age children. The reason for taking this research is because of the physical distancing policy which makes social activities limited. At the same time, making children's play needs become unfulfilled. So it demands not to interact directly with their friends socially. Usually studying happily at school, meeting and socializing with teachers and friends, now they are forced to study in unusual conditions, namely learning from home. The method used in this research is a survey method with quantitative research. The data collection instrument used a closed statement with these indicators adjusted to what the role of parents and those faced by children in the Covid-19 pandemic condition and distributed online. In this study, 44 parent respondents were collected from the results of distributing questionnaires via WhatsApp, Facebook broadcasts. Based on the results of the study, it was found that knowing the role of parents in assisting learning activities for social skills in online learning for Kindergarten-aged children cannot be separated from the roles and responsibilities of parents during the current pandemic which requires children to learn, play, and play. interact at home accompanied by parents.
PENERAPAN ALAT PERAGA PAPAN HABITAT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK MENGENAL HEWAN DAN HABITATNYA DI TK ALKHAIRAAT KABONENA fitri rahayu
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol3.Iss1.53

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang penerapan alat peraga papan habitat dalam meningkatkan kemampuan anak untuk mengenal hewan dan habitatnya di TK Alkhairaat Kabonena. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, interviu dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan penerapan alat peraga papan habitat dalam meningkatkan kemampuan anak untuk mengenal hewan dan habitatnya di TK Alkhairaat Kabonena yaitu dengan cara lebih awal guru menjelaskan konsep hewan dan habitatnya, agar anak memiliki pengetahuan dan pemahaman awal tentang makhluk-makhluk ciptaan Allah setelah itu Anak ditugaskan mengambil, memilah dan mencocokkan gambar yang telah disiapkan kemudian direkatkan berdasarkan habitatnya, sehingga anak lebih mudah memahami hewan dan habitatnya masing-masing. Dampak penerapan alat peraga papan habitat, anak semakin menyayangi makhluk ciptaan Tuhan dan melatih daya ingat dan logika berpikir anak. Melalui alat peraga papan habitat anak dapat membedakan hewan yang hidup di darat, di air dan di udara, selain itu dapat melatih daya ingat anak-anak untuk mengingat kembali makhluk-makhluk ciptaan Tuhan yang pernah dijumpainya dan dapat melatih gerak motorik anak. Faktor pendukung penerapan alat peraga papan habitat yaitu tidak membutuhkan banyak biaya, kreativitas dari guru dalam membuat alat peraga dan adanya dukungan dari Yayasan untuk memfasilitasi kebutuhan TK dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Penerapan Alat Peraga, Papan Habitat, Kemampuan Anak untuk Mengenal Makhluk Ciptaan Allah
ANALISIS PENGARUH LAGU ANAK TERHADAP SIKAP PROSOSIAL ANAK USIA 2-4 TAHUN DI TPA PENA PRIMA SEMARANG Ayu Lestari; Purwadi; Ratna Wahyu Pusari
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol3.Iss1.55

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh suatu permasalahan yaitu anak-anak di TPA Pena Prima Semarang yang dalam rentang usia 2-4 tahun belum menunjukan sikap prososial. Sikap prososial ditunjukkan melalui perilaku-perilaku anak ketika berinteraksi dengan teman-temannya ataupun dengan bunda, yaitu anak yang tidak peduli dengan temannya. Ketika dalam permainan kelompok anak belum bisa bekerjasama dengan teman dalam kelompoknya. Focus penelitian berdasarkan latar belakang di atas adalah bagaimana pengaruh lagu dalam Channel Nussa Official terhadap sikap prososial anak usia 2-4 tahun khususnya di TPA Pena Prima Semarang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, untuk meneliti pengaruh lagu dalam Channel Nussa Official terhadap sikap prososial anak. Data dalam penelitian ini dimulai dari masuk sekolah hingga kepulangan anak yang mencakup hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu dalam Channel Nussa Official dapat menumbuhkan sikap prososial anak meliputi aspek sikap berbagi, kerjasama, menolong dan jujur. Saran yang dapat disampaikan adalah hendaknya lagu yang diberikan pada anak memuat pengetahuan-pengetahuan baik akademik maupun penanaman sikap dan nilai karakter serta lagu yang sesuai dengan tingkat usia anak.
PERANAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI MEDIA KARTU HURUF HIJAIYAH DI RAUDHATUL ATHFAL DWP 1 KANWIL KEMENTRIAN AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGAH Najmi Nur Nadia; Rusdin; Hildawati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol3.Iss1.56

Abstract

Salah satu aspek perkembangan bahasa yang perlu disiapkan dan dikembangkan pada anak usia Taman Kanak-Kanak untuk menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya adalah kemampuan mengenal huruf. Kemampuan mengenal huruf merupakan bagian dari aspek perkembangan bahasa anak yang perlu dikembangkan dengan memberi stimulasi secara optimal sejak usia Taman Kanak-Kanak. Stimulasi perkenalan huruf pada anak adalah dengan cara merangsang anak untuk mengenali dan memahami simbol huruf yang ada didalam huruf abjad sehingga pada saat memasuki sekolah dasar anak tidak mengalami kesulitan untuk menguasai keterampilan membaca awal.Hasil penelitian ini menunjukkan tiga peran guru dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui media kartu huruf hija’iyah, Guru sebagai pendidik,Guru sebagai pembibing dan Guru sebagai Evaluator.
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI SENAM IRAMA DI TK PERMATA BUNDA LOLI OGE KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA Siti Rahmawati; Gusnarib; Ufiyah Ramlah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol3.Iss1.57

Abstract

Peran guru sangat penting dalam mengembangkan motorik anak, khususnya pada anak usia dini. Sebab, jika guru kurang berperan semaksimal mungkin, maka akan berpengaruh pada proses tumbuh kembang anak, salah satunya adalah perkembangan motorik kasar pada anak. Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam mengembangkan motoric kasar anak melalui senam irama. Hasil penelitian ini menunjukan tiga tahapan, pertama perencanaan, kedua pelaksanaan, ketiga tahapan evaluasi.