Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan merupakan media komunikasi dan publikasi artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian dan kajian pustaka bagi para akademisi, praktisi, dan peneliti dalam bidang kewarganegaraan dan pendidikan. Jurnal mulai diterbitkan pada tahun 2014 dalam bentuk cetak dan pada tahun 2017 mulai diterbitkan secara online maupun cetak.Fokus dan ruang lingkup kajian: 1) pancasila dan kewarganegaraan; 2) pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; 3) hukum dan ketatanegaraan; 4) perundang-undangan dan kebijakan publik; dan 5) pendidikan dan pembelajaran
Articles
157 Documents
Implementasi Etika Publik
Tamtanus, Agus Sediadi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 1 (2022): Vol. 9 No.1 Maret 2022
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v9i1.y2022.p53-65
Salah satu materi pembelajaran Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Tahun 2016, dan Pelatihan Dasar (Latsar) Tahun 2017 yang dilaksanakan oleh Pusdiklat Kemenristekdikti, adalah Etika Publik. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi implementasi etika publik pasca Prajab/Latsar. Responden dari berbagai universitas, yaitu peserta Prajab/Latsar dari Universita Brawijaya (UB) di Malang, dan Universitas Indonesia (UI) di Depok. Responden 32 orang (6 mentor, dan 6 teman kerja). Metode yang dilakukan interview dan menggunakan analisa kualitatif. Wawancara dilakukan saat responden sudah menjadi PNS. Hasil wawancara, para responden merasakan adanya perubahan kinerja dan perilaku, khususnya dalam kompetensi spiritual.Kata-kata kunci: Etika Publik, Interview, Prajab/Latsar Gol.III.
Pengaruh Perspektif Hukum HOAX Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Emillia, Emillia
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol.9 No.2
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v9i2.y2022.p66-81
HOAX merupakan budaya baru yang timbul akibat dari ketidaksiapan masyarakat dalam menggunakan kemajuan teknologi informasi yang disertai dengan perilaku yang tidak bertanggung jawab dari pelaku yang memiliki tujuan yang tidak baik untuk memutarbalikan informasi menjadi berisikan berita dan pesan yang tidak benar yang sengaja dibuat untuk menimbulkan pemahaman yang keliru bagi pembacanya. Dengan demikian HOAX menimbulkan permasalahan yang menyebabkan perpecahan masyarakat, ketidakstabilan politik bahkan ancaman dan gangguan keamanan. Dalam tulisan ini menggunakan metode penelitian yang bersifat kualitatif dan normatif yang menghasilkan data primer berupa hasil interview terhadap 50 orang sample mahasiswa Institut Teknologi PLN. Data sekunder yang diperoleh berupa peraturan perundangan tentang diskriminasi ras dan etnis serta perundangan tentang informasi dan transaksi elektronik. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Sila Ketiga Pancasila secara tegas telah menentang semua bentuk tindakan yang dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara karena mengabaikan kodratnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berbudi pekerti luhur. Sehingga yang menjadi saran dalam tulisan ini adalah agar pemerintah melakukan kegiatan yang dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyebarluasan berita dan pesan yang tidak benar (fake news) atau HOAX dalam bentuk soialisasi, seminar, dialog interaktif sebagai pelengkap dari peraturan perundangan terkait.Kata-kata kunci: sosial media; berita dan pesan yang tidak benar; HOAX; persatuan bangsa
Pengaruh Intensitas Penggunaan Aplikasi Media Sosial Tiktok Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Di MTs Albashriyyah Bogor
Nabila, Rika Asoka;
Setiawati, Setiawati;
Nurdiyana, Nurdiyana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol.9 No.2
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v9i2.y2022.p82-90
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media sosial tiktok terhadap hasil belajar siswa di MTs Albashriyyah Bogor. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif korelasi dengan mengumpulkan data angket. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validasi, uji normalitas, uji reliabilitas, uji linearitas dan uji T (uji hipotesis). Pengelolaan data dalam penilitian ini menggunakan aplikasi SPSS dan Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh yang sangat signifikan antara Media Sosial Tiktok terhadap Hasil Belajar Siswa. Hal ini sesuai dengan perhitungan peneliti dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, yang menggunakan Uji-correlations diperoleh nilai t(hitung) > t(tabel) yaitu 4,447470105 > 2,001717484 yang berarti adanya pengaruh yang signifikan antara Media Sosial Tiktok dengan Hasil Belajar Siswa di MTs Albashriyyah Bogor
Implementasi Peraturan Berpakaian Adat terhadap Pendidikan Karakter Siswa
Anaputri, Landung Reicika;
Bidadari, Nailatul Binti;
Virdaningrum, Whike Mei
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol.9 No.2
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v9i2.y2022.p91-100
Penelitian ini berlatar belakang kebijakan baru pemerintah yang menjadikan pakaian adat sebagai bagian dari seragam sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dari penerapan peraturan penggunaan pakaian adat di SDN Karangtengah 4. Penelitian dilaksanakan dengan cara melakukan observasi dan wawancara mengenai implementasi pemakaian pakaian adat di sekolah, dengan metode pengolahan data deskriptif kualitatif. Sehingga didapat hasil bahwa penggunaan pakaian adat di sekolah dapat meningkatkan rasa bangga peserta didik menggunakan pakaian adat serta untuk menjadi ajang pelestarian budaya melalui dunia pendidikan. Yang mana hal ini selaras dengan pendidikan karakter berbudaya yang dijadikan salah satu pendidikan karakter utama yang diterapkan di SDN Karangtengah 4.
Pemahaman Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (ITE) Terhadap Perilaku Penggunaan Media Sosial Instagram
Saputri, Ichsandriani;
Suanto, Suanto;
Sulastri, Sulastri
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol.9 No.2
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v9i2.y2022.p101-110
Pada saat ini para pengguna media sosial juga bukan hanya orang dewasa saja, tetapi para remaja bahkan anak-anak dibawah umur sudah mengenal internet dan juga media sosial. Salah satu penggunaan media sosial yang paling sering digunakan oleh para remaja pada saat ini yaitu Instagram. Adanya kemajuan teknologi dan juga media sosial juga bukan hanya merubah pola perilaku yang ada di masyarakat, tetapi juga menambah berbagai macam kejahatan yang bisa dilakukan. Disinilah peran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) untuk menindak pelaku-pelaku yang melakukan pelanggaran di dalam media sosial dan juga internet, guna menciptakan ketertiban di dalam menggunakan media sosial internet. Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh antara Pemahaman Undang-Undang ITE terhadap perilaku di dalam media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMK Sasmita Jaya 2. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman Undang-Undang ITE terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Perilaku Penggunaan Media Sosial Instagram. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pemahaman Undang-Undang ITE, semakin tinggi pula tinggat Perilaku Penggunaan Media Sosial Instagram.Kata-kata kunci: Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE); Perilaku Penggunaan Media Sosial; Instagram
Analisis Implementasi Perdirjen Dikdasmen Kemendikbud Nomor 07/D.D5/Kk/2018 Tentang Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
Rustandi, Roni;
Rosmiati, Yatti
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol.9 No.2
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v9i2.y2022.p111-120
Berdasarkan hasil observasi awal yang telah dilakukan dengan metode literatur dan wawancara kepada pihak SMK Sasmita Jaya 2, menunjukan hasil kondisi dunia usaha dan industri, SMK, dan sistem ketenagakerjaan belum tertata dantersinkronisasi dengan baik. Hal ini menjadikan perlakuan dan kedudukan lulusan SMKbervariasi disetiap industri, sehingga terdapat lulusan SMK yang dihargai samadengan lulusan bukan sekolah kejuruan yang tidak mempersipakan lulusannya untukbekerja. Selain permasalahan tersebut, Kurikulum di SMK Sasmita Jaya 2 belum secaraoptimal mengacu pada Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) sebagiamana tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 07/D.D5/Kk/2018. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metodepenelitian deskriptif kualitatif. Sementara itu, untuk teknik pengumpulan data yangdigunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dimana teknik analisis datayang digunakan adalah analisis induktif. Prosedur yang dilakukan proses pengkodean yaitu dengan melakukanperbandingan secara terus menerus dan melakukan pengajuan pertanyaan-pertanyaan.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi kepada pihak SMKSasmita Jaya 2 Pamulang mengenai struktur kurikulum SMK yang sesuai denganPeraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah KementerianPendidikan dan Kebudayaan Nomor: 07/D.D5/Kk/2018 tentang Struktur KurikulumSekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)KataKunci: Implementasi; Peraturan; Kurikulum; SMK
Fenomena Echo Chamber di Media Sosial dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Politik bagi Mahasiswa
H. W., Jasmine Khairina;
Rizkyawan, Kresna Faza;
Haris, Muhammad Zhafran;
Muzaqi, Rury Kharisma;
Afifah, Yasmin Nayla
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol.9 No.2
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v9i2.y2022.p121-130
Artikel ini mencoba untuk meneliti efek dari echo chamber pada sosial media terhadap sudut pandang politik. Efek echo chamber terhadap sudut pandang politik telah menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir khususnya karena platform sosial media yang telah menjadi sumber utama berita dan informasi. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah mixed method research yang didalamnya menggunakan kuesioner sebagai data kuantitatif dan wawancara semi-terstruktur sebagai data kualitatif dengan total responden 47 orang. Pada hasil penelitian ditemukan mayoritas responden merasakan dampak fenomena ini tanpa mengetahui apa itu echo chamber. Dengan penelitian ini diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan efek echo chamber di media sosial. Penelitian dengan sampel yang lebih beragam dan banyak diperlukan untuk menentukan efek echo chamber bagi masyarakat secara luas.
Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membentuk Kepribadian Gen Z di Era 5.0
Praharani, Diah Ayu;
Sukmayadi, Trisna
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v10i2.y2023.p66-74
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam mengembangkan karakter dan kepribadian bangsa Indonesia. Metode yang dipakai merupakan kajian literatur yang mengkaji 22 jurnal yang berkaitan dengan pendidikan kewarganegaraan dan Generasi Z di era society 5.0. Berdasarkan hasil kajian literature ini peneliti menemukan PKN memiliki peran yang penting dalam membentuk karakter generasi Z di era Society 5.0. Melalui pendidikan kewarganegaraan, generasi Z dapat memahami nilai-nilai demokrasi, berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan politik, serta memiliki rasa peduli terhadap isu-isu global dan memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara. Hal ini akan membantu mereka berperan sebagai anggota masyarakat yang beradab, menyisir terbuka,
Strategi Laboratorium dalam Meningkatkan Literasi Kewarganegaraan Mahasiswa (Studi Kasus Laboratorium PPKn FKIP Universitas Ahmad Dahlan)
Wijaya, Cecep;
Afriansyah, Ardi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v10i2.y2023.p75-87
Laboratorium merupakan lembaga pendidikan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi. Selain itu laboratorium juga digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan melalui gerakan literasi. Literasi kewarganegaraan merupakan sebuah kegiatan yang sifatnya positif dengan tujuan untuk menambah wawasan keilmuan serta memecahkan masalah dengan kemampuan berfikir kritis disuatu bidang, berdasarkan survei yang dilakukan oleh lembaga Program for International Student Assesment (PISA) yang dirilis oleh Organization for Economic Co-operation and Development (EOCD) pada 2019 Indonesia berada diurutan 62 dari 70 negara yang ikut serta literasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Studi Kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, display data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Strategi Laboratorium PPKn UAD dalam Meningkatkan Literasi Kewarganegaraan Mahasiswa terbagi menjadi 2 yaitu (1) Strategi pengelolaan laboratorium PPKn UAD melalui pemahaman tentang hakikat dari Laboratorium PPKn. perencanaan program kerja, pelaksanaan program kerja dan evaluasi program kerja. (2) Strategi laboratorium PPKn dalam meningkatkan minat literasi mahasiswa PPKn UAD yaitu dengan cara pengoptimalan program kerja laboratorium, adanya fasilitas yang mendukung literasi kewarganegaraan seperti adanya ruangan literasi yang tersedia berbagai jenis buku dan bacaan skripsi.
Sanksi Kebiri Terhadap Pelaku Pedophile Ditinjau dari Konstitusi (UUD 1945) dan HAM
Marasabessy, Abd. Chaidir;
Nurdiyana, Nurdiyana;
Hidayat, Arif
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/jpkn.v10i2.y2023.p88-97
Riset ini berangkat dari dugaan kasus predator seksual yang mencuat di tahun 2021, serta menjadi sorotan publik. Pasalnya tindakan yang dilakukan oknum dapat dikatakan sangat biadab dan mencoreng dunia pendidikan. Riset ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk sanksi kebiri terdahap pelaku pedofil dan penerapan sanksi kebiri ditinjau dari UUD 1945 dan HAM. Jenis penelitian adalah hukum normatif. Pengumpulan bahan hukum melalui studi dokumen. Data dianalisis secara normatif kualitatif. Pendekatan penelitian yakni perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Kesimpulan bahwa; 1) kebiri merupakan suatu cara sterilisasi atau injeksi obat khusus dengan maksud menurunkan atau menghilangkan kinerja seksual pelaku. Dalam proses kebiri biasanya dilakukan dengan 2 (dua) metode yaitu dengan cara kebiri kimiawi dan operasi atau bedah; 2) Sanksi kebiri bertentangan hukum dasar tertinggi Negara (UUD 1945) dan tidak sejalan dengan komitmen Negara dalam penegakkan, perlindungan hak-hak asasi warga negaranya.Kata kunci: Kebiri; pedofil; konstitusi; HAM