cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalppkn@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalppkn@unpam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 23020865     EISSN : 2621346X     DOI : 10.32493/jpkn
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan merupakan media komunikasi dan publikasi artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian dan kajian pustaka bagi para akademisi, praktisi, dan peneliti dalam bidang kewarganegaraan dan pendidikan. Jurnal mulai diterbitkan pada tahun 2014 dalam bentuk cetak dan pada tahun 2017 mulai diterbitkan secara online maupun cetak.Fokus dan ruang lingkup kajian: 1) pancasila dan kewarganegaraan; 2) pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; 3) hukum dan ketatanegaraan; 4) perundang-undangan dan kebijakan publik; dan 5) pendidikan dan pembelajaran
Articles 218 Documents
Peran Media Sosial Tiktok dalam Membangun Preferensi Politik Gen Z Di Kalangan Mahasiswa Universitas Islam Nusantara Kusnadi, Edi; Andita Auna Zakra; Devi Fatmawati Nurfadilah; Serli Aulia Permana; Amelia Nikita
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jurnalpkn.v12i2.52896

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola komunikasi politik, terutama di kalangan Generasi Z. TikTok, sebagai platform favorit Gen Z, kini menjadi sumber informasi politik yang memengaruhi preferensi politik pemilih muda. Mahasiswa Universitas Islam Nusantara yang masuk ke dalam kategori Gen Z termasuk pengguna aktif TikTok yang terpapar berbagai konten politik. Penelitian ini bertujuan mengetahui intensitas penggunaan TikTok, tingkat literasi digital mahasiswa Uninus serta peran konten politik calon Gubernur Jawa Barat dalam membentuk preferensi politik. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode studi kasus, menelusuri pandangan mahasiswa terhadap kampanye digital di TikTok. Hasil menunjukkan bahwa konten politik di TikTok menarik perhatian mahasiswa melalui narasi visual yang kreatif dan sederhana dan humanis. Namun, rendahnya literasi digital membuat sebagian mahasiswa sulit membedakan informasi valid dan hoaks. Kesimpulannya, TikTok berpengaruh signifikan dalam membentuk preferensi politik Gen Z. Penguatan literasi digital politik sangat diperlukan agar pemilih muda lebih kritis dan cerdas dalam menyikapi informasi politik.
Penerapan Model Problem Based Learning dan Pendekatan Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mashita, Maya
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jurnalpkn.v12i2.53048

Abstract

Ketertarikan generasi muda terhadap budaya daerah yang ada di Malang mengalami penurun yang signifikan, terbukti dari beberapa temuan hasil penelitian yang didapatkan bahwa keterlibatan generasi muda dalam proses pewarisan terhadap budaya daerah Topeng Malangan sangatlah minim. Berdasarkan data yang diperoleh, partisipasi generasi muda asli malang 30% sedangkan generasi muda dari luar Malang justru lebih tinggi, yakni sekitar 70%. Tujuan penelitian ini melalui penggunaan model Problem Based Learning dan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT), siswa dapat mengimplementasikan hasil belajar budaya daerah di sekolah dalam kehidupannya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari beberapa tahap, diantaranya perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pratindakan, siklus pertama, dan siklus kedua mengalami adanya peningkatan yang signifikan atas pencapaian hasil belajar siswa, ditunjukkan dengan adanya presentase siklus pertama diperoleh hasil presentase ketuntasan siswa sebesar 68%, sedangkan pada siklus kedua hasil presentase ketuntasan siswa mencapai 93%. Diharapkan dengan adanya pembiasaan pendekatan Culturally Responsive Teaching dapat menambah ketertarikan generasi muda terhadap budaya daerah.
Penerapan Media Quizizz Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Anita, Ike; Sri Rohartati; Satria Nugraha, Hendy; Setiawan, Rachmat; Widyaningsih, Nurul
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jurnalpkn.v12i2.51324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan media quizizz dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di Sekolah Dasar. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep peserta didik kelas IV SDN 166 Ciateul Kota Bandung terhadap materi Pendidikan Pancasila, yang terlihat dari hasil evaluasi belajar. Permasalahan ini diduga karena kurangnya keterlibatan peserta didik pada saat pembelajaran berlangsung, juga media yang dipakai kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan tes. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik yaitu uji normaltas, uji non parametrik Wilcoxon,dan uji N-Gain melalui software SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep peserta didik setelah diterapkan media quizizz, yang dibuktikan melalui perbandingan nilai pretest dan posttest serta uji statistik gain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukan media quizizz efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila
Ketahanan Ideologi Pancasila dalam Bidang Politik, Pendidikan dan Kemasyarakatan Sopyan Hadi, Ade; Jamal, Ode
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jurnalpkn.v12i2.53047

Abstract

Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang berisi nilai-nilai kebaikan yang harusnya di jadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun pada Indonesia terdapat berbagi permasalahan yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila seperti bidang politik misalnya korupsi base transceiver station (BTS) pada kemenkominfo, Dalam bidang pendidikan kerapkali kebebasan beragama dinodai seperti seorang siswi non-muslim di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat, diminta mengenakan hijab oleh pihak sekolah, pada aspek masyarakat yaitu adanya kasus pengeroyokan bos rental mobil di Kabupaten Pati Jawa Tengah. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Ketahanan Ideologi Pancasila dalam Bidang Politik, Pendidikan, dan Kemasyarakatan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kepustakaan, adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan melakukan penelaahan terhadap buku, literatur, artikel jurnal serta berbagai liputan yang berkaitan dengan masalah yang akan dipecahkan. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan data bahwa peran pemerintah Indonesia seperti badan pembinaan ideologi Pancasila begitu penting dalam pendidikan dan pelatihan Pancasila, peran kementerian hak asasi manusia dalam menjamin keberlangsungan hak bangsa Indonesia, serta kementerian Pendidikan penting dalam pemelihara persatuan pada generasi muda. Selain itu, terdapat peran masyarakat juga menjadi aspek yang penting untuk mempertahankan ideologi Pancasila seperti melalui organisasi masyarakat yang bernama pemuda Pancasila dalam mengorganisasi masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang usia maupun pekerjaan agar tetap ingat dan membela Pancasila. Kesimpulan penelitian ini yaitu dapat diketahui bahwa peran berbagai pihak baik pemerintah maupun masyarakat begitu penting dalam penguatan ketahanan ideologi Pancasila.  
Studi Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila Untuk Mewujudkan Good Citizenship Pada Siswa Kelas VII di SMP IT Akhlaqul Karimah Kabupaten Rejang Lebong Yudha, Romadhona Kusuma; Asadillah, Permata Mahardin; Harisa, Novran
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jurnalpkn.v12i2.53340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan sikap warga negara yang baik (good citizenship) pada siswa kelas VII di SMP IT Akhlaqul Karimah, Kabupaten Rejang Lebong. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu generasi muda saat ini tampak mulai berkurang dalam pemahaman pengetahuan mengenai Pancasila dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kulitatif  deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman nilai-nilai Pancasila di sekolah pada siswa kelas VII tampak lebih membaik karena telah melakukan pengamalan nilai-nilai Pancasila melalui berbagai kegiatan pembelajaran, pembiasaan yang positif dan keteladanan, namun masih terdapat hambatan berupa kurangnya pemahaman dari beberapa siswa, pengaruh lingkungan luar, serta lemahnya kontrol sosial. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukannya pendukung yang kuat agar mendapatkan hasil yang seimbang, adapun faktor pendukung meliputi peran guru, lingkungan sekolah yang religius, serta program pembinaan karakter. Serta memerlukan pendekatan kolaboratif antar sekolah, keluarga dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila secara konsisten dan kontekstual. Penelitian ini menyarankan penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi yang beriman, nasionalis, dan berintegritas.
Strategi Pertahanan Nasional Indonesia dalam Menghadapi Ancaman Ideologi Radikalisme Al Maidah, Nissah Al Maidah; Al Maidah, Nissah; Muhammad Fathan Najiha; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v11i2.y2024.p100-110

Abstract

Radikalisme dikenal sebagai sistem kepercayaan yang bertujuan untuk mengubah struktur sosial dan politik secara drastis melalui penggunaan kekerasan. Di Indonesia, salah satu bentuk radikalisme yang ada adalah terorisme. Pada dasarnya, radikalisme menolak sistem dan struktur yang ada sebagai penindasan, tidak adil, atau tidak berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pertahanan nasional Indonesia dalam menghadapi dan menanggulangi ancaman ideologi radikalisme. Dua rumusan masalah yang dibahas adalah definisi strategi pertahanan dan strategi yang diterapkan oleh Indonesia dalam menghadapi ancaman ideologi radikalisme. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis dokumen dan literatur yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pertahanan nasional Indonesia mencakup aspek militer, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan. Dalam menghadapi ancaman ideologi radikalisme, Indonesia menerapkan pendekatan yang holistik melalui peningkatan kerjasama antarlembaga, pemberdayaan masyarakat, pembinaan ideologi Pancasila, serta penegakan hukum yang tegas. Maka, Indonesia telah mengembangkan strategi yang komprehensif untuk mengatasi permasalahan radikalisme dengan mengintegrasikan berbagai instrumen kebijakan dan tindakan preventif. Kata kunci : Radikalisasi, Pertahanan, Indonesia
Implementasi Program Adiwiyata Untuk Mewujudkan Perlindungan Hak Asasi Manusia Terhadap Lingkungan Hidup (Studi Kasus di SMP Negeri 3 Lembang) Sakinah, Triska Nur; Kania, Delila
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v11i2.y2024.p90-99

Abstract

Penelitian ini bersifat kualitatif yang mendeskripsikan implementasi Program Adiwiyata di SMP Negeri 3 Lembang dalam mewujudkan perlindungan hak asasi manusia terhadap lingkungan hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan temuan sebelumnya serta teori yang berikaitan dengan karakteristik sekolah adiwiyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Adiwiyata di SMP Negeri 3 Lembang telah berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya kebijakan sekolah membawa alat makan sendiri dari rumah, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. Implementasi Program Adiwiyata tersebut telah membawa dampak positif terhadap lingkungan hidup di sekitar sekolah, seperti berkurangnya sampah, meningkatnya kualitas air, dan terjaganya kelestarian tanaman. Selain itu, Program Adiwiyata juga telah meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Efektivitas Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kurniawan, Hananthya Firdhayanti; Elan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v11i2.y2024.p85-89

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun hubungan sebab akibat antara kemampuan berpikir kritis SMA Negeri 12 Bandung dengan model pembelajaran kontekstual (CTL). Fokus penelitian ini adalah quasi eksperimen “non-equal control group pre-test and post-test”. Kelas X-3 dijadikan sebagai kelompok kelas eksperimen dan kelas X-6 dijadikan sebagai kelompok kelas kontrol dalam sampelnya. Permasalahan yang akan diteliti adalah keterampilan berpikir kritis siswa, dan pendekatan pembelajaran berbasis masalah akan digunakan untuk menilainya. yang dipadukan dengan metode pembelajaran kontekstual (CTL). Tes tertulis dan non tes digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa adanya dampak besar pada kapasitas siswa untuk berpikir kritis pada kelompok kelas eksperimen yang setelah diberikan diberikan perlakuan dan siswa lebih terlibat ketika memanfaatkan pembelajaran kontekstual. Siswa yang menggunakan pembelajaran kontekstual mempunyai kemampuan berpikir kritisnya lebih unggul dari siswa yang terlibat pembelajaran ceramah.
Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ditinjau UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) Yulita Pujilestari; Amelia haryanti; Sri Utami Ningsih; Abd. Chaidir Marasabessy
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jurnalpkn.v11i2.44407

Abstract

Kekerasan yang terjadi lebih dominan kepada kekerasan dalam bentuk fisik. Faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga adalah masalah keuangan dan salah paham. Kemudian baru masalah orang tua, masalah saudara dan selanjutnya anggapan bahwa suami melakukan tindak kekerasan karena diluar kesadaran serta permasalahan yang terjadi adalah aib bagi keluarga sehingga tidak ada korban yang melapor dapat memicu terjadinya tindakan kekerasan dilakukan secara terus menerus. Masalah keuangan merupakan suatu permasalahan yang selalu timbul dalam rumah tangga, terutama bagi keluarga dengan penghasilan yang tidak dapat mencukupi kehidupan sehari-hari. Selain itu bagi keluarga yang sudah mempunyai anak, masalah anak juga dapat menjadi penyebab pertengkaran suami dan istri. Tindak kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di kalangan masyarakat memiliki berbagai macam bentuk. Secara psikis kekerasan dalam rumah tangga sebagai perwujudan ekspresi ledakan emosional bertahap yang berawal dari kekerasan psikis, mulai dari sikap dan perilak yang tidak dikehendaki, maupun lontaran-lontaran ucapan yang menyakitkan dan ditujukan pada istri. Metode Penelitian yang di gunakan adalah Pendekatan hukum normatif dalam penelitian ini adalah pendekatan yang menggunakan asas hukum dengan tujuan untuk memperjelas keadaan sosial yang sebenarnya mengenai permasalahan yang diteliti. Penekanan pada langkah observasi Penelitian yang tidak hanya memanfaatkan peraturan perundang-undangan tetapi juga data primer. Hasil penelitian adalah : Pelaku dapat dikenai pidana penjara dan/atau denda, sesuai dengan berat ringannya perbuatan menurut UU No. 23 Tahun 2004 yang menetapkan berbagai bentuk sanksi pidana terhadap pelaku KDRT, bergantung pada jenis kekerasan yang dilakukan, Adanya Pengaturan dalam pasal-pasal yang menjamin hak-hak korban untuk memperoleh keamanan, layanan rehabilitasi, dan pemulihan psikologis dimana dalam UU PKDRT tidak hanya mengatur sanksi terhadap pelaku, tetapi juga memberikan perlindungan kepada korban melalui mekanisme seperti pemberian surat perintah perlindungan, pengaturan hak pengasuhan anak, dan perawatan medis serta psikologis. Kata Kunci: Sanksi Pidana ; Tindak Pidana ; Kekerasan
Kesadaran hukum Masyarakat Terhadap Pemilikan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Di Desa Cisalam Kecamatan Baros Kabupaten Serang Ade MillatusSa'adiyyah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jurnalpkn.v11i2.44408

Abstract

Artikel ini berusaha untuk menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara hukum jelas menginginkan untuk setiap warga masyarkatnya memiliki Tingkat kesadaran yang  tinggi tentang hukum. Karena kesadaran hukum yang tinggi akan menciptakan ketentraman untuk setiap warga negara. Salah satu bentuk dari adanya kesadaran hukum Masyarakat adalah mengenai kesadaran hukum warga negara terhadap pentingnya kepemilikan sertifikat hak atas tanah. Undang-undang pokok agraria Indonesia dan juga Peraturan Pemerintah Nomor.24 tahun 1997 tentang pendaftaran tanah sudah sangat jelas menyatakan bahwa dalam Pasal 32 (1) Sertifikat merupakan surat tanda bukti hak yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat mengenai data fisik dan data yuridis yang termuat di dalamnya, sepanjang data fisik dan data yuridis tersebut sesuai dengan data yang ada dalam surat ukur dan buku tanah hak yang bersangkutan. Berdasarkan penelitian awal di Desa Cisalam Kecamatan Baros Kabupaten serang, masih banyaknya warga yang belum memiliki sertifikat tananh miliknya dikarenakan beberapa factor seperti rendahnya kesadaran hukum warga desa terhadap kepemilikan sertifikat tanah, kurangnya pemahaman warga desa terhadap kepemilikan sertifikat tanah, dan juag factor administrasi pengurusan kepemilikan sertifikat tanah dari pemerintah yang berbelit-belit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian empiris, yaitu berdasarkan pada kenyataan dilapangan dan melalui observasi langsung, dan data yang diperoleh berasal dari data primer yang didapatkan langsung dari masyarakat.Hasil dari penelitian ini adalah Masyarakat desa meningkat kesadaran hukum tentang pengurusan kepemilikan sertifikat  hak  atas tanah dan juga guna menertibkan administrasi bidang pertanahan di Indonesia.