cover
Contact Name
Akhmad Dakhlan
Contact Email
jrip@fp.unila.ac.id
Phone
+628127935826
Journal Mail Official
jrip@fp.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro no.1 Bandar Lampung 35145 Email: jrip@fp.unila.ac.id; jrippeternakan@gmail.com
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25983067     DOI : https://doi.org/10.23960/jrip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (JRIP) is a scientific journal covering various aspects of animal husbandry science published since 2017. JRIP is published three times a year in April, August and December by the Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung. JRIP received numerous research articles spanning the sciences, namely livestock nutrition science, food science, food technology, breeding and genetics, physiology and reproduction, biotechnology, processed products, behavior, health, livestock farming systems, socio-economic, and policy.
Articles 361 Documents
Pengaruh Silase Pucuk Tebu (Saccharum Officinarum) terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik pada Sapi Potong Alya, Anggit; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin; Tantalo, Syahrio
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.130-139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh silase pucuk tebu(Saccharum officinarum) terhadap kecernaan bahan kering dan bahanorganik pada sapi potong. Penelitian ini dilaksanakan di Margolembu99, Desa Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten LampungTengah pada November--Desember 2023. Rancangan penelitian yangdigunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok(RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan/kelompok, jumlahsapi yang digunakan 15 ekor. Adapun perlakuan yang digunakan sebagaiberikut: P0: Pucuk Tebu Hijauan (segar) 40% + Konsentrat 60%; P1:Silase Pucuk Tebu Formula ESTOSI 1 (Molases, Za, Urea) 40% +Konsentrat 60%; P2: Pucuk Tebu Formula ESTOSI 2 (Molases, Za,Urea, Dolomit) 40% + Konsentrat 60%. Analisis sampel dilaksanakandi Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pakan, Institut Pertanian Bogor,Bogor. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dengan taraf nyata5% apabila perlakuan berbeda nyata (P<0,05), maka diuji lanjut denganuji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian silase pucuktebu pada sapi berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap kecernaan bahankering P0: 67,79%, P1: 71,06%, dan P2: 73,51% dan bahan organiknyaP0: 68,74%, P1: 71,81%, dan P2: 74,64%. Pemberian silase pucuk tebuESTOSI 2 (P2) menjadi perlakuan terbaik berdasarkan pengaruhnyadengan nilai rata-rata tertinggi terhadap kecernaan bahan kering danbahan organik pada sapi potong
Pengaruh Penambahan Milk Replacer pada Pakan terhadap Respons Fisiologis pada Kambing Cross Boer Jantan Nainggolan, Mighuel Ariel Sharon; Qisthon, Arif; Suharyati, Sri; Santosa, Purnama
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.90-101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level pemberian milk replacer yang terbaik dalam ransum terhadap respons fisiologis kambing cross boer jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret 2024 sampai April 2024, bertempat di Peternakan Kambing Kahfi Farm. Jalan Terusan Raba Asyid, Gang Walet, Desa Fajar Baru, Kecamatan. Jati Agung, Kabupaten. Lampung Selatan. Kambing cross boer yang digunakan sebanyak 12 ekor dengan bobot awal 20,5 sampai 38,5 kg. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Data respons fisiologis yang diperoleh dianalisis dengan analysis of varian (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian milk replacer tidak berpengaruh nyata terhadap frekuensi respirasi (P>0,05), denyut jantung (P>0,05), dan suhu rektal kambing cross boer jantan. Dengan demikian penambahan milk replacer dapat dilakukan hingga 7,5 kg dalam ransum.
Efektivitas Suplementasi Temu Ireng (Curcuma Aeruginosa) Dalam Ransum Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Kecernaan Bahan Organik Pada Kambing Jawarandu Jantan FAIZ, HARUN; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto; Tantalo, Syahrio
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.140-148

Abstract

This study aims to determine the effect of providing ginger ireng supplementation on dry matter digestibility and organic matter digestibility of male Jawarandu goats. This research was carried out in April 2024 - May 2024 at the Margo Lembu cage, Adijaya, Central Lampung. This research was carried out using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments and 3 replications, using 12 male Jawarandu goats. The treatments used were P0: 100% basal ration, P1: 100% basal ration + 750mg temu ireng /head/day, P2: 100% basal ration + 1,500 mg temu ireng/head/day and P3: 100% basal ration + 2,250 mg ireng meeting/tail/day. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA). Results of research on the effectiveness of supplementation of temu ireng (cucurma aeruginosa) in rations on dry matter digestibility (P0: 79.42%, P1: 80.98%, P2: 84.94% and P3: 83.34%) and organic matter digestibility ( P0: 73.41%, P1: 76.57 %, P2: 82.38% and P3: 78.43%). The conclusion of this study was that the treatment of curcuma ireng supplementation had no significant effect (P>0.05) on the digestibility of dry matter and the digestibility of organic matter. P2 treatment on dry matter digestibility and organic matter digestibility with the addition of a 1,500mg dose of temu ireng was the best treatment compared to other treatments because it was able to increase dry matter digestibility and organic matter digestibility of male Jawarandu goats.
Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Herbal Ayam Ras pada Suhu Ruang terhadap Penurunan Berat Telur, Nilai Haugh Unit (HU), dan pH Telur Damayanti, Revina; Nova, Khaira; Riyanti, Rr; Septinova, Dian
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.65-77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan telur herbal ayam ras pada suhu ruang terhadap penurunan berat telur, nilai haugh unit (HU), dan pH telur dan mengetahui lama simpan yang dapat mempertahankan kualitas telur ayam ras herbal pada suhu ruang. Penelitian ini dilaksanakan pada 29 Januari 2024--27 Februari 2024 di Laboratorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan lama penyimpanan (0, 10, 20, 30 hari) dan 5 ulangan. Pada setiap perlakuan menggunakan 25 butir telur herbal dengan jumlah seluruh sampel 100 butir telur. Data yang diperoleh diuji sesuai dengan analisis ragam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan penyimpanan telur herbal memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap penurunan berat telur, nilai haugh unit (HU), dan pH telur. Lama penyimpanan telur herbal selama 30 hari pada suhu ruang dapat mempertahankan persentase penurunan berat telur, penurunan nilai haugh unit (HU), dan peningkatan pH telur.
Pengaruh Perbedaan Lama Penyimpanan pada Refrigerator terhadap pH Putih Telur, Indeks Putih Telur, dan Nilai Haugh Unit Telur Ayam Ras Herbal. Sari, Siska Patika; Nova, Khaira; Septinova, Dian; Riyanti, Rr
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.1-13

Abstract

This research aimed to determine the effect of differences in storage time for herbal chicken eggs in the refrigerator on egg quality, which includes egg white pH, albumen index, and haugh unit value and knowing the storage time that can maintain the quality of herbal chicken eggs in the refrigerator. This research was conducted out on January--March 2024, at Kampung Baru, Kedaton, Bandar Lampung as a place to store eggs during research and in the Animal Production Laboratory, Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung as a place for collecting research data. This research used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments of herbal egg storage time for 0, 12, 24, 36 days and 5 replications. In each treatment, 25 herbal eggs were used, with a total of 100 herbal eggs used with an average weight of 58,6±3,97 g. The data obtained were by tested using analysis of variance. If there is a real effect, the Least Significant Difference Test (LSD) is carried out at the 5% level. The result of this study showed that herbal egg storage time treatment had a significant effect (P<0.05) on the haugh unit value, albumen index, and egg white pH. In this reserch, storing herbal chicken eggs for 36 days in the refrigerator produced the lowest haugh unit value (65.08), the lowest albumen index (0.060), and the highest egg white pH (8.94), but still in good quality.
Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Herbal Ayam Ras Herbal pada Refrigerator terhadap Penurunan Berat Telur, Diameter Rongga Udara, dan Indeks Kuning Telur Nugraha, Yoga Indra; Nova, Khaira; Septinova, Dian; Riyanti, Rr
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.27-40

Abstract

This research aims to: (1) determine the effect of storage time in the refrigerator on egg weight loss, air cavity diameter, and yolk index of herbal chicken eggs, (2) determine the storage time that can maintain the quality of herbal chicken eggs in the refrigerator. This research was conducted out on January--March 2024, located in Kampung Baru, Kedaton, Bandar Lampung as a place to store eggs during research and the Animal Production Laboratory, Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung. The research material used 100 of herbal chicken eggs with an average weight of 58,6±3,97 g from second phase Isa Brown strain chickens (72 weeks old). The research was carried out using a Completely Randomized Design (CRD) experiment consisting of 4 treatments including 0, 12, 24, 36 days of storage and 5 replications. Each experimental unit consists of 5 eggs. The data obtained was analyzed based on Analysis of Variance at a real level of 5%. Results that have a real effect are further tested using the Least Significant Difference (BNT) test. The results of the study showed that the treatment of storage time herbal chicken eggs in the refrigerator had a significant effect (P<0.05) on reducing egg weight, air cavity diameter and yolk index of herbal chicken eggs. The conclusion of this research is that a storage time on 24 days has the best effect on egg weight loss (1.95%), air cavity diameter (22.1mm), and egg yolk index value (0.39) compared to storage periods of 24 and 36 days.
Pengaruh Penambahan Milk Replacer dalam Ransum terhadap Total Eritrosit, Kadar Hemoglobin, dan Nilai Packed Cell Volume pada Kambing Cross Boer Jantan Umur Lepas Sapih Sihombing, Paulus Ardiansyah; Santosa, Purnama Edy; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.115-129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan milkreplacer dalam ransum terhadap total eritrosit, kadar hemoglobin, dannilai packed cell volume pada Kambing Cross Boer jantan umur lepassapih, yang dilaksanakan pada Maret– April 2024 di Kahfi Farm, DesaFajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan,Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimentalmenggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuandan tiga kali ulangan. Perlakuan pada penelitian ini yaitu P0:100 kgransum basal; P1: 100 kg ransum basal+2,5 kg milk replacer; P2: 100kg ransum basal+5 kg milk replacer; dan P3:100 kg ransum basal+7,5kg milk replacer. Koleksi darah dilakukan melalui vena jugularis dandarah dimasukkan pada tabung EDTA. Pemeriksaan total eritrosit, kadarhemoglobin, dan nilai packed cell volume dilaksanakan di LaboratoriumPatologi Balai Veteriner Lampung. Analisis data dilakukan secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total eritrosit sebesarP0: 7,11x106/µL; P1: 7,80x106/µL; dan P2: 7,97x106/µL; dan P3:7,82x106/µL. Kadar hemoglobin sebesar P0: 8,00 g/dl; P1: 5,57 g/dl; P2:7,47 g/dl; dan P3: 6,30 g/dl, dan nilai packed cell volume sebesar P0:19,87%; P1: 22,43%; P2: 22,73%; dan P3: 22,27%. Berdasarkanpenelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwapenambahan milk replacer dalam ransum dapat mempertahankan totaleritrosit dan nilai packed cell volume, tetapi menurunkan kadarhemoglobin Kambing Cross Boer jantan umur lepas sapih.
Pengaruh Suplementasi Temu Ireng (Curcuma aeruginosa) dalam Konsentrat terhadap Total Leukosit dan Deferensial Leukosit pada Darah Kambing Jawarandu Mariska, Refi; Siswanto, Siswanto; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.102-114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas suplementasi temu ireng (Curcuma aeruginosa) dan untuk mengetahui level terbaik suplementasi temu ireng (Curcuma aeruginosa) pada ransum terhadap total leukosit dan diferensial leukosit kambing Jawa Randu.. Penelitian ini dilakukan pada Maret – Mei 2024 yang berlokasi peternakan kambing Desa Adi Jaya, Kecamatan Terbangi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Pemeriksaan total leukosit, dan diferensial leukosit yang dilaksanakan di Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi, Fakultas Kedokteran Hewan, Unversitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: Konsentrat; P1: Konsentrat + 750 mg/hari/ekor Temu ireng (Curcuma aeruginosa); P2: Konsentrat + 1.500 mg/hari/ekor Temu ireng (Curcuma aeruginosa); P3: Konsentrat + 2.250 mg /hari/ekor Temu ireng (Curcuma aeruginosa). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of variance (ANOVA). Apabila terdapat beda nyata antar perlakuan maka analisis akan dilanjutkan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi temu ireng tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap total leukosit dan deferensial leukosit.
Efektivitas Suplementasi Temu Ireng (Curcuma aeruginosa) dalam Konsentrat terhadap Total Eritrosit, Hemoglobin, Packed Cell Volume Darah Kambing Jawarandu Sazena, Mayang; Siswanto, Siswanto; Erwanto, Erwanto; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.173-182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level terbaik pemberian suplementasi temu ireng (Curcuma aeruginosa) dalam konsentrat terhadap total eritrosit, hemoglobin, dan Packed Cell Volume pada kambing Jawarandu. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret – Mei 2024 di Desa Adijaya, Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Pemeriksaan total eritrosit, hemoglobin, dan packed cell volume dilaksanakan di RSH Prof. Soeparwi Universitas Gadjah Mada. Percobaan dilakukan pada 12 ekor kambing Jawarandu jantan, dengan Rancangan Acak Kelompok berdasarkan bobot badan dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan P0 : Konsentrat, P1 : Konsentrat + 750 mg/ekor/hari Temu ireng (Curcuma aeruginosa), P2 : Konsentrat + 1.500 mg/ekor/hari Temu ireng (Curcuma aeruginosa), P3 : Konsentrat + 2.250 mg/ekor/hari Temu ireng (Curcuma aeruginosa). Peubah yang diamati adalah total eritrosit, hemoglobin, dan packed cell volume. Hasil penelitian diperoleh bahwa penambahan tepung temu ireng dalam konsentrat pada kambing Jawarandu memiliki nilai rata-rata jumlah hemoglobin dan packed cell volume dalam kisaran normal, sedangkan pada rata-rata total eritrosit berada diatas kisaran normal.
Pengaruh Perbedaan Lama Waktu Perebusan Terhadap Kualitas Organoleptik Yolk Telur Herbal Soffiana, Tasyana Luthfi; Riyanti, Rr; Nova, Khaira; Septinova, Dian
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.183-194

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan lama waktu perebusan telur herbal terhadap kualitas organoleptik telur. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari 2024 di Laboratorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian dilakukan secara deskriptif, perlakuan lama perebusan dikelompokan, setiap perlakuan menggunakan 15 butir telur dan mengumpulkan 30 orang panelis untuk mengamati kualitas organoleptik kuning telur. Perlakuan yang digunakan yaitu perebusan selama P1: 4 menit, P2: 8 menit, P3: 12 menit, P4: 16 menit. Data yang di peroleh dianalisis secara deskriptif. Peubah yang diamati yaitu karakteristik fisik dan kualitas organoleptik telur. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan lama waktu yang berbeda terhadap kualitas organoleptik memiliki rata-rata warna yolk 3,5, 3,26, 2,06, dan 3,36, rata-rata aroma yolk sebesar 3,23, 3,43, 2,1, dan 2,23, rata-rata skor rasa yolk sebesar 3,03, 3,46, 2,66, dan 3,3, rata-rata skor tesktur yolk sebesar 2,53, 3,7, 2,58, dan 3,4 pada skala 0-8.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025 Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025 Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2022 Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2022 Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2021 Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2020 Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2020 Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2020 Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2019 Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2019 Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2019 Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Desember 2018 Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Agustus 2018 Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : April 2018 Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Desember 2017 Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Agustus 2017 Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : April 2017 More Issue