cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 204 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2022)" : 204 Documents clear
Analisis Peran Ilmu Falak dalam Menentukan Arah Kiblat: Pendekatan Integratif antara Tradisional dan Teknologi Terkini Fais, Agus Khoirul; Izzudin, Ahmad; Mahfudz, Mahsun
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan arah kiblat memiliki signifikansi penting dalam praktik keagamaan Islam. Secara tradisional, ilmu falak (astronomi Islam) telah digunakan untuk tujuan ini. Namun, dengan kemajuan teknologi modern, telah muncul pendekatan baru yang mengintegrasikan pengetahuan tradisional dengan alat teknologi kontemporer. Makalah ini menyajikan analisis yang mengintegrasikan peran ilmu falak dalam menentukan arah kiblat, dengan menggunakan metodologi kualitatif melalui studi literatur dan penelitian pustaka. Studi ini menggali signifikansi historis falak dalam peradaban Islam, melacak evolusinya dari praktik kuno hingga metodologi kontemporer. Ini meneliti teks-teks klasik Islam dan karya ilmiah untuk menjelaskan prinsip-prinsip dasar falak dan aplikasinya dalam menentukan arah kiblat. Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi kemajuan teknologi baru, seperti GPS (Global Positioning System) dan alat pemetaan digital, serta integrasinya dengan prinsip-prinsip falak tradisional untuk memfasilitasi penentuan arah kiblat yang akurat. Melalui tinjauan literatur yang komprehensif, studi ini menyoroti sinergi antara pengetahuan tradisional falak dan inovasi teknologi modern dalam memastikan ketepatan dan kehandalan dalam menentukan arah kiblat. Ini membahas kelebihan dan kekurangan kedua pendekatan tersebut dan mengusulkan kerangka kerja yang menggabungkan kekuatan masing-masing metode sambil mengatasi kelemahan mereka. Temuan penelitian ini berkontribusi pada diskursus yang sedang berlangsung tentang persimpangan antara pengetahuan Islam tradisional dan teknologi kontemporer, terutama dalam konteks praktik keagamaan. Pendekatan integratif yang disajikan dalam makalah ini menawarkan wawasan tentang bagaimana ilmu tradisional dapat diadaptasi dan diperkaya oleh kemajuan modern untuk mengatasi kebutuhan kontemporer, memfasilitasi sintesis harmonis antara tradisi dan inovasi.
Peran Teknologi Informasi dalam Peningkatan Kepatuhan Pajak: Analisis Implementasi Sistem Pelaporan Elektronik Septidiany, Rizki
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Teknologi Informasi dalam Peningkatan Kepatuhan Pajak telah menjadi topik yang menarik dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem perpajakan di berbagai negara. Artikel jurnal ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Pelaporan Elektronik (e-Filing) dalam meningkatkan tingkat kepatuhan pajak, dengan menggunakan metode kualitatif studi literatur. Penelitian ini memadukan data dari berbagai sumber literatur yang relevan, termasuk artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian terkait implementasi teknologi informasi dalam konteks perpajakan. Melalui analisis kualitatif, artikel ini mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi e-Filing dalam meningkatkan kepatuhan pajak. Temuan menunjukkan bahwa aspek-aspek seperti aksesibilitas, keamanan data, kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang teknologi, serta dukungan regulasi memainkan peran kunci dalam mengoptimalkan efektivitas sistem e-Filing. Selain itu, artikel ini juga membahas tantangan yang dihadapi dalam implementasi e-Filing, termasuk masalah teknis, resistensi terhadap perubahan, dan tantangan hukum dan regulasi. Penelitian ini juga menguraikan strategi dan praktik terbaik yang dapat diadopsi oleh pemerintah dan lembaga terkait dalam memperbaiki dan meningkatkan keberhasilan implementasi e-Filing. Hasil dari studi literatur ini memiliki implikasi penting bagi praktisi, regulator, dan akademisi dalam upaya mereka untuk meningkatkan kepatuhan pajak melalui pemanfaatan teknologi informasi. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi e-Filing, pihak terkait dapat merancang strategi yang lebih efektif dan terarah untuk meningkatkan tingkat kepatuhan pajak secara keseluruhan. Penelitian lanjutan di bidang ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana teknologi informasi dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem perpajakan.
HUBUNGAN DIET RENDAH GARAM DAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN TEKANAN DARAH PRA-LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KELURAHAN TELUK PUCUNG Sudrajat, Ace; Suratun, Suratun; Y., Nelly; M., Santa; Nur H., Syifa
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi adalah penyakit yang tidak dapat diremehkan dan berbahaya. Penyakit ini sering disebut "Silent disease" karena tanda dan gejalanya tidak langsung terlihat saat melihat pasien dan dapat menyebabkan kematian yang tidak terduga. Mengidentifikasi hubungan diet rendah garam dan kepatuhann minum obat dengan tekanan darah pra-lansia hipertensi di Puskesmas Kelurahann Teluk Pucung. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan kuisioner. Uji statistik menggunakan chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah Pra-lansia yang berobat di Puskesmas Kelurahan Teluk Pucung dengan usia 45 – 59 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Dalam penelitian ini, variabel independen adalah diet rendah garam dan kepatuhan minum obat. Variabel dependen adalah tekanan darah dan variabel perancu adalah usia dan jenis kelamin responden. Hasil: Hasil penelitian dilakukan pada 62 responden, usia penderita hipertensi mayoritas berusia 57-59 tahun, berjenis kelamin perempuan. Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan antara diet rendah garam dengan tekanan darah (p-value 0,000) dan kepatuhan minum obat dengan tekanan darah (p value 0,014). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara diet rendah garam dan kepatuhann minum obat dengan tekanan darah pra-lansia hipertensi di Puskesmas Kelurahann Teluk Pucung.
ANALISIS YURIDIS TERHADAP AKTIVITAS FAKE ENGAGEMENT PADA SOCIAL MEDIA Dwinanto, Louis Paskalis; Napitupulu, Diana RW; Bethlen, Andrew
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum merupakan sumber acuan dari bagaimana manusia harus bertingkah laku dalam masyarakat, termasuk dalam penggunaan media sosial. Dewasa ini, media sosial digunakan sehari - hari oleh masyarakat bukan hanya untuk berinteraksi dengan sesama namun juga untuk melakukan kegiatan bisnis. Praktik fake engagement menjadi sesuatu yang sering dimanfaatkan oleh pemilik bisnis dan pengguna media sosial untuk mendongkrak popularitas mereka di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai praktik fake engagement ditinjau dari sisi hukum positif di Indonesia serta kerugian apa saja yang diakibatkan oleh praktik fake engagement. Penulis menggunakan metode perpustakaan, teknik penelitian deduktif, untuk menganalisis kasus dan masalah regulasi yang mengatur masalah penelitian ini. Informasi hukum diperoleh dari sumber primer, sekunder, dan tersier. Dalam tulisan ini, penulis menerapkan teori efektivitas hukum dan kepastian hukum. Kesimpulan yang didapat penulis dari penelitian ini adalah praktik fake engagement melanggar hukum positif yang berlaku di Indonesia serta membawa banyak dampak buruk bagi masyarakat khususnya sesama pengguna media sosial.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (SIAK) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA TANGERANG Rahayu, Tika Nur
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah telah menerapkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja pegawai yang menangani pelayanan administrasi kependudukan di Kota Tangerang. Sistem ini harus fleksibel dan efisiensi untuk menyimpan banyak data kependudukan. Sampai saat ini, Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) telah diakses melalui internet ke seluruh 13 kecamatan di Kota Tangerang. Melalui jaringan komunikasi yang ada di masing-masing kecamatan, data penduduk akan langsung dimasukkan ke dalam database Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi sistem informasi administrasi kependudukan yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian implementasi sistem informasi administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang. Penelitian dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan wawancara dengan jumlah informan penelitian ini adalah 16 orang. Sementara dokumentasi data yang merupakan catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, agenda dan sebagainya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mekanisme Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) ini sudah dikatakan berjalan dengan baik. Dengan adanya Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) ini dapat membantu petugas dalam pengelolaan data kependudukan secara lebih teratur dan akurat. Namun kualitas sumber daya manusia dalam mengelola Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) masih kurang dan terdapat kurangnya operator dari beberapa kecamatan. Dalam hal ini SDM yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang terus mengupayakan untuk dapat mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. Dengan adanya Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang ini proses waktu penyelesaian pelayanan menjadi lebih cepat dan mudah sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama dan rumit. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi SIAK dalam waktu penyelesaian pelayanan sudah cukup baik. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah implementasi SIAK di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang terbilang terlaksana dengan baik.
Pengaruh Inisiatif Keanekaragaman dan Inklusi terhadap Kepuasan Karyawan dan Kinerja Organisasi: Sebuah Meta-Analisis Satriawan, Dewa Gede
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiatif keanekaragaman dan inklusi telah menjadi fokus utama dalam literatur manajemen sumber daya manusia, karena potensinya untuk meningkatkan kepuasan karyawan dan kinerja organisasi secara keseluruhan. Artikel ini menggunakan metode kualitatif studi literatur untuk melakukan meta-analisis terhadap penelitian yang ada mengenai pengaruh inisiatif keanekaragaman dan inklusi terhadap kepuasan karyawan dan kinerja organisasi. Analisis menyeluruh terhadap berbagai artikel, buku, dan makalah ilmiah mengungkapkan bahwa inisiatif keanekaragaman dan inklusi memiliki dampak positif yang signifikan pada kepuasan karyawan dan kinerja organisasi. Dengan memperhatikan keberagaman dan mempromosikan inklusi di tempat kerja, organisasi mampu menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, yang mendorong karyawan untuk merasa dihargai, diakui, dan termotivasi untuk memberikan kontribusi maksimal. Selain itu, inisiatif keanekaragaman dan inklusi juga berkontribusi terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. Karyawan yang merasa diterima dan didukung dalam lingkungan kerja cenderung lebih berdedikasi, berinovasi, dan berkolaborasi, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Dengan demikian, artikel ini menegaskan pentingnya inisiatif keanekaragaman dan inklusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, mempromosikan kepuasan karyawan, dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Penelitian lanjutan di bidang ini diperlukan untuk lebih memahami dinamika yang terlibat dalam mengimplementasikan inisiatif keanekaragaman dan inklusi serta dampaknya pada kepuasan karyawan dan kinerja organisasi.
Determinasi Faktor Efisiensi Dan Inefisiensi Teknis Nelayan Kabupaten Padang Pariaman Menggunakan Pendekatan Stochastic Frontier Analysis (SFA) Driani, Emilia; Munzir, Abdullah; Suparno, Suparno; Simanungkalit, Donopan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi adalah tolak ukur pelaku usaha dalam menilai pengaruh penggunaan sejumlah input terhadap volume tangkapan ikan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September hingga Oktober 2023 dengan melakukan observasi terhadap 50 nelayan responden perikanan tangkap gillnet di Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kab. Padang Pariaman Sumatera Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor input produksi yang memengaruhi efisiensi dan inefisiensi teknis pada usaha perikanan tangkap gillnet di Kabupen Padang Pariaman menggunakan pendekatan fungsi produksi Stochastic Frontier-Cobb Douglass. Hasil tangkapan ikan nelayan secara nyata dipengaruhi oleh input produksi berupa jumlah bahan bakar (X2) frekuensi melaut (X3) dan jumlah es batu. Tingkat pendidikan nelayan secara nyata menjadi sumber inefisiensi teknis dan mempengaruhi hasil tangkapan secara tidak langsung.
PERANCANGAN ALAT ANGKAT UNTUK ROL KAIN Karmiati, Besse Titing; Rosihan, War’an; Fidanial, M
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengangkatan rol kain pada pabrik kain biasanya dilakukan oleh operatordengan cara manual yaitu diangkat oleh 2 orang atau menggunakan bantuanhandlift. Proses pengangkatan kain tersebut dilakukan pada saat kain akandigulung ulang atau pada saat akan dicek ulang dibagian inspection. Kecelakaankerja pada saat pengangkatan maupun peletakan rol sering terjadi dengan caramanual ini. Tangan dari operator bisa terjepit karena tidak kuat menahan bebandari rol kain dengan bobot sekitar 0,3 – 0,5 ton per rol kain, sehingga dibutuhkansuatu mekanisme alat angkat untuk mengangkat rol kain tersebut. Metode yangdilakukan yaitu mengumpulkan informasi selanjutnya dilakukan analisa untukmekanisme alat angkat yang sesuai. Alat angkat yang digunakan adalah alatangkat dongkrak ulir yang terbuat dari plat baja, dengan menggunakan batangberulir sebagai penggerak. Beban yang mampu ditahan oleh dongkrak ulir yaitu1- 6 ton. Mekanisme alat angkat rol kain adalah menggunakan sistem ulir dayayang berbentuk ulir yang mampu mengangkat beban maksimal hingga 0,5 ton.Jarak lebar antara alat angkat maksimal adalah 3 meter dikarenakan panjangmaksimal panjang rol kain adalah 3 meter. Kecepatan angkat pada saat prosespengangkatan adalah 0,005 m/detik.
PRINSIP KEHATI-HATIAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH DALAM PEMBUATAN AKTA JUAL BELI BERKAITAN DENGAN ALAS HAK DAN KETERANGAN PALSU Resvina, Ayi Vevi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pejabat Pembuat Akta Tanah adalah pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta-akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau Hak Milik atas Satuan Rumah Susun. Diantara akta otentik yang dibuat oleh PPAT yaitu Akta Jual Beli, dan apabila dalam data-data yang diberikan oleh para pihak terdapat unsur keterangan palsu maka akan berdampak hukum terhadap keabsahan akta yang dibuatnya. Maka dari itu PPAT dalam menjalankan jabatannya diwajibkan untuk mentaati peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan ke-PPAT-an dan diharuskan bertindak secara hati-hati dan senatiasa menerapkan prinsip kehati-hatian.Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, studi kasus putusan pengadilan nomor 270/Pdt. G/2019/PN. Plg dengan penelitian normatif terdapat isu hukum pembahasan dari rumusan masalah yang berkaitan dengan Apa yang seharusnya PPAT lakukan apabila para pihak penghadap tidak jujur terhadap dokumen yang sudah disyaratkan dalam pembuatan akta. Tujuan diberlakukannya prinsip kehati-hatian yaitu agar ppat selalu dalam rambu-rambu yang benar. Pengenalan penghadap dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah penghadap tersebut merupakan pihak yang cakap dan juga berwenang melakukan perbuatan hukum yang akan dituangkan ke dalam akta, serta memiliki kompetensi untuk itu. Selain itu untuk memastikan kebenaran identitas penghadap sebagai subyek di dalam akta adalah merupakan data identitas yang valid dan untuk memastikan keabsahan dan kelengkapan dokumen-dokumen terkait objek perjanjian.
ANALISIS KONTRIBUSI HUMAN FACTORS PADA KEJADIAN KECELAKAAN TAMBANG BERAKIBAT FATAL DI PERUSAHAAN PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA TAHUN 2022 Tardeli, Alles Sandra; Djunadi, Zulkifli; Nurdiansyah, Warid
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pertambangan merupakan industri yang padat modal dan padat risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3), yang meliputi tahapan kegiatan penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan/atau pemurnian, pengangkutan dan pencucian serta pascatambang, yang pada umumnya dilaksanakan di area yang terpencil (remote area), oleh karena itu kegiatan pertambangan sangat rentan terhadap risiko K3 terutama kecelakaan tambang. Tujuan penelitian ini melakukan kajian analisis gap Human Factors dengan metode HFACS dan Interaksi antar faktor yang berkontribusi terhadap kejadian Kecelakaan Tambang Berakibat Fatal pada tahun 2022. Metode Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) dikembangkan oleh Wiegmann dan Shapell pada tahun 2003 yang didasarkan pada model swiss cheese, pada penelitian ini akan secara lebih mendalam mengungkap bahwa faktor kontribusi manusia yang tidak muncul secara tiba-tiba atau akibat pelanggaran individual pekerja namun ada kontribusi dari kegagalan pengelolaan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain case study terhadap laporan Berita Acara hasil investigasi Kecelakaan Tambang berakibat 8 perusahaan pertambangan mineral dan batubara pada tahun selama periode bulan Januari sampai dengan Desember 2022. Hasil dari penelitian ini terdapat 43 penyebab dari sisi human factors, dengan distribusi terdiri atas skill-based error sebesar 2%, decision error sebesar 14%, perceptual error 2%, exceptional violation 0%, lingkungan fisik 5%, lingkungan teknis 9%, kondisi operator 7%, keterbatasan fisik/mental 0%, kegagalan pengelolaan pekerja 7%, kesiapan personil 2%, supervisi yang tidak memadai 16%, operasi yang tidak sesuai rencana 5%, gagal memperbaiki masalah 0%, pelanggaran kepemimpinan 2% dan proses organisasi sebesar 9%.